Anda di halaman 1dari 17

Reza Akbar Rafsanzani 110.2009.

240

PEMBIMBING :
dr. Yenni Sp.KK, M.Kes
Nama : Ny. A
Umur : 48 tahun
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Kaliwedi
Pekerjaan : Pedagang
Pendidikan terakhir : SMP
Suku Bangsa : Cirebon
Agama : Islam
Status perkawinan : Menikah
: Bercak merah pada
sisi badan sebelah kiri

Keluhan
utama
Gatal

Keluhan
tambahan
Pasien datang ke poliklinik RSUD Arjawinangun dengan
keluhan bercak merah yang terasa gatal pada sisi badan
sebelah kiri yang semakin melebar sejak 3 minggu SMRS
(Sebelum Masuk Rumah Sakit).
Dua bulan SMRS, pasien mengeluh timbul bercak
kemerahan pada sisi badan sebelah kiri sebesar uang logam
100 rupiah. Pasien merasa bercaknya tersebut terasa
sangat gatal terutama bila pasien berkeringat. Karena
terasa gatal, pasien sering menggaruknya hingga kulit
disekitarnya seperti bersisik dan terasa pedih. Pasien
menyangkal bahwa bercak tersebut terasa basah.
Satu bulan SMRS, pasien mengeluh bercak merah yang
timbul pada sisi badan sebelah kiri semakin melebar. Rasa
gatal dirasakan semakin bertambah terutama bila pasien
berkeringat. Pasien mengaku setelah berdagang, terkadang
pasien jarang mandi sore dan hanya mengganti bajunya
saja. Pasien menyangkal adanya kebiasaan bertukar
handuk dengan anggota keluarga lainnya.

Riwayat Penyakit
Dahulu
bercak merah
sebelumnya (-).
Asma (-)
DM (+) tak
terkontrol + 2
tahun yang lalu
Riwayat Penyakit
keluarga

Kakak pasien
menderita sakit
kulit dengan
gejala yang
sama, berupa
bercak merah
sekitar 1 tahun
yang lalu,telah
sembuh
Riwayat Alergi
Alergi makanan
(-)
Alergi obat (-)

Riwayat Pengobatan
Pasien sudah
pernah berobat ke
dokter umum,
diberi obat minum
lupa nama obat
yang diberikan.
Riwayat Sosial
Pasien pedagang
buah, dari pagi
hingga magrib.
Pasien tinggal di
sebuah rumah
dengan suami, dua
anaknya yang masih
bersekolah

sanitasi lingkungan cukup baik
Terkadang mandi 1x sehari dengan
air PAM & sabun
mengganti pakaian dalam 1xsehari
tidak menggunakan pakaian secara
berganti-gantian terutama pakaian
dalam.
mengganti seprai setiap 2 minggu
sekali
Riwayat HIGENITAS

Kesadaran
Compos mentis
Keadaan Umum
Sedang
Blood Preasure
120/80
Heart Rate
84x/min
Respiration Rate
22x/min
Temperature
36,7C
Vital Sign

Normochepal, rambut hitam, tidak
mudah rontok
Kepala
Madarosis -/-
Konjungtiva anemis -/-
Sklera ikterik -/-
Mata
Trakea ditengah, pembesaran
kelenjar getah bening (-)
Leher

Inspeksi : simetris saat statis dan dinamis
Palpasi : fremitus taktil dan fremitus vokal
ka=ki
Perkusi : sonor pada kedua lapang paru
Auskultasi : VBS ka=ki, ronki-/- , wh -/-
Thorax-
Paru
Inspeksi tidak tampak pulsasi ictus cordis
Palpasi teraba pulsasi ictus cordis
Perkusi : dalam batas normal
Auskultasi : bunyi jantung I - II reguler,
mumur- gallop -
Thorax-
Jantung

Distribusi : Regional
At Regio :Region hemithoraks sinistra
Sifat lesi :Lesi polisiklik, ukuran numular, sirkumkripta,
batas tegas, permukaan kasar, kering, menimbul, tepi aktif.
Disekitarnya tampak hiperpigmentasi dengan skuama. .
Efloresensi : Makula eritem tepi aktif, hiperpigmentasi,
skuama halus, papul eritema.

Pemeriksaan
mikroskopis
preparat kerokan
kulit dengan KOH
10% didapatkan :
hifa panjang
bercabang (+) spora
(+) meatball (+)
Pasien Ny. K, 48 tahun, sudah menikah datang dengan
keluhan bercak merah pada sisi badan sebelah kiri disertai
gatal. Awalnya bercak merah sebesar uang logam, semakin
melebar disertai gatal. Pasien sering menggaruknya hingga
perih. Pasien telah berobat ke dokter umum namun tidak
ada perubahan. Kakak pasien menderita sakit kulit dengan
gejala yang sama sekitar 1 tahun yang lalu namun sudah
sembuh. Pasien mengaku terkadang tidak mandi
soresetelah berdagang. Pasien menyangkal adanya
penggunaan pakaian sehari-hari secara bersamaan.
Status generalis tidak ada kelainan.
Status dermatologi terdapat makula eritem tepi
aktif, penyembuhan sentral, hiperpigmentasi, skuama
halus, papul eritema di region hemithoraks sinistra
Hasil dari pemeriksaan penunjang pewarnaan KOH
hifa bercabang (+) spora (+) meatball (+).

Diagnosa
Tinea Corporis
Diagnosis Banding
Candidosis,
Erytrasma, Psoriasis

penyakit ini disebabkan oleh jamur.
Memberi tahu pasien untuk menggunakan obat secara
teratur dan tidak menghentikan pengobatan tanpa seizin
dokter.
Menjaga kebersihan tubuh dan hindari berganti-ganti
pakaian dalam dengan orang lain.
Mencuci pakaian dalam terpisah, menyetrika pakaian
dalam, mengganti pakaian dalam sehari 2-3 kali
memakai pakaian yang menyerap keringat

NON
Medikamentosa

Antimikotik oral : Ketokonazol 1 x 200
mg/hari selama 2 minggu.
Antihistamin oral : Loratadin 1 x 10
mg/hari selama 10 hari
Antimikotik topikal : ketokonazol 2 %
dan hidrocortison 2,5% 2 x 1 selama
2-4 minggu
MEDIKAMENTOSA
Quo ad vitam : ad bonam
Quo ad functionam : ad bonam
Quo ad sanactionam : dubia ad bonam