Anda di halaman 1dari 20

BAGIAN KETERAMPILAN KLINIK

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS ISLAM SUMATERA UTARA
TAHUN 2013
Konseling adalah suatu bentuk bantuan. Ia
merupakan suatu proses pelayanan yang melibatkan
kemampuan profesional pada pemberi layanan.
Ia sekurangnya melibatkan pula orang kedua,
penerima layanan, yaitu orang yang sebelumnya
merasa ataupun nyata-nyata tidak dapat berbuat
banyak dan setelah mendapat layanan menjadi
dapat melakukan sesuatu.
Dilihat dari kedudukannya, dalam proses
keseluruhan bimbingan, guidance, konseling
merupakan bagian integral, atau teknik andalan,
bimbingan dan di sini orang lazim
menggabungkannya menjadi Bimbingan dan
Konseling.
1. Konseling pola dan gaya hidup
2. Konseling psikologis
Selain diet, pola dan gaya hidup sehat secara
umum diketahui sebagai prasyarat bagi
kesehatan, yang didefiniskan sebagai usaha
memajukan kualitas hidup, atau
kesejahteraan, dan pencegahan terhadap
penyakit terkait gizi.
Banyak orang yang salah dalam menata pola
dan gaya hidup. Sudah salah memilih menu,
salah pula ikhwal beristirahat, beraktivitas
fisik, dan mengelola hidup seturut kodrat
biologisnya.

Konseling pola dan gaya hidup
Untuk itu diperlukan usaha kesehatan
pribadi. Usaha kesehatan pribadi adalah daya
upaya dari seseorang untuk memelihara dan
mempertinggi derajat kesehatannya sendiri.
Sehat yang dimaksud disini bukan hanya
bebas dari penyakit, tetapi meliputi seluruh
kehidupan manusia, termasuk aspek sosial,
psikologis, spiritual, faktor-faktor
lingkungan, ekonomi, pendidikan dan
rekreasi.
Bila salah satu faktor di atas tidak terpenuhi
atau terganggu, dapat menyebabkan
gangguan perasaan yang akan menimbulkan
keadaan tidak sehat walaupun tidak terdapat
penyakit atau keadaan patologis.
Di dalam menjaga kesehatan, tubuh kita
harus memperhatikan pola dan gaya hidup
sebagai berikut:
Mandi dua kali sehari
Mengapa mandi harus dilakukan untuk menjaga
kesehatan? Alasan utama ialah agar tubuh sehat
dan segar bugar. Mengapa mandi membuat kita
sehat? Mandi membersihkan seluruh tubuh kita,
dengan demikian kulit serta pori-pori bersih dan
tidak tertutup atau tersumbat kotoran. Kulit
dapat lancar mengeluarkan kotoran dari badan
berupa keringat.
Rambut bersih
Rambut harus dirawat supaya tetap bersih dan rapi. Rambut
itu berlemak dan kotoran debu mudah melekat pada rambut.
Lemak dan kotoran pada rambut membusuk dalam waktu 24
jam. Oleh karena itu, kita harus mencuci rambut dan kulit
kepala tiap kali kita mandi. Rambut terasa segar dan sehat
kembali. Hilang rasa lesu, gairah berpikir pulih dan daya
berpikir menjadi cerah.
Tangan dan kaki bersih
Tangan adalah anggota tubuh yang paling banyak berhubungan
dengan apa saja. Sehabis memegang sesuatu yang kotor atau
mengandung kuman penyakit, tangan langsung menyentuh
mata, hidung, mulut, makanan, serta minuman. Berlangsung
sudah pemindahan sesuatu yang dapat berupa oenyebab
terganggunya kesehatan. Tangan merupakan perantara
penularan kuman. Tangan hendaknya setiap kali dicuci bersih
dengan air dan sabun, terutama sebelum makan, sesudah dari
kamar kecil, setelah memegang sesuatu yang kotor dan
sebelum tidur. Juga perlu diingat untuk ujung kuku dipotong
pendek, lalu dibersihkan, karena lipatan bawah kuku dapat
merupakan tempat kotoran yang menyangkut. Untuk kaki,
tidak berbeda dengan tangan, kaki kita dapat melangkah ke
mana-mana. Banyak kotoran yang ikut dengan kaki kita. Oleh
karena itu, hendaknya kaki selalu kita cuci bersih, apalagi
pada sebelum tidur.
Menggosok gigi
Kesehatan gigi dan rongga mulut bukan sekedar menyangkut
kesehatan di rongga mulut saja. Kesehatan mencerminkan
kesehatan seluruh tubuh. Orang yang giginya tidak sehat, pasti
kesehatan umum dirinya memudar. Sebaliknya yang giginya
sehat dan terawat baik, seluruh dirinya sehat dan segar bugar.
Menggosok gigi sebaiknya dilakukan setiap selesai makan. Sikat
gigi jangan ditekan keras-keras pada gigi kemudian digosokkan
cepat-cepat. Tujuan menggosok gigi ialah membersihkan gigi
dan seluruh rongga mulut. Dibersihkan dari sisa-sisa makanan,
agar tidak ada sesuatu yang membusuk dan menjadi sarang
bakteri. Bakteri patogen itu penyebab penyakit.
Tidur yang cukup
Tidur yang cukup diperlukan oleh tubuh kita untuk memulihkan
tenaga. Dengan tidur yang cukup, kemampuan dan
keterampilan kita meningkat. Susunan saraf serta tubuh
terpelihara agar tetap segar dan sehat. Tidurlah dalam kamar
yang udaranya bersih, suasana tenang dan cahaya lampu
remang-remang (tidak terang benderang). Sebaiknya tungkai
diletakkan agar tinggi sedikit agar memperlancar peredaran
darah di anggota gerak bawah.
Berolahraga
Kesehatan tubuh kita tidak hanya tergantung dari jenis
makanan yang kita konsumsi, tetapi juga kegiatan olahraga
atau latihan fisik yang kita lakukan. Dengan berolahraga secara
teratur dapat memelihara jantung, peredaran darah dan
frekuensi nadi. Beberapa olahraga yang dapat dilakukan antara
lain adalah bersepeda, lari, berenang dan senam. Di dalam
olahraga ini cukup dengan berlari-lari di tempat dan
menggerakkan otot-otot kaki, tangan, perut dan leher. Di
dalam olahraga ini biasanya cukup dengan waktu sepuluh atau
lima belas menit, namun dilakukan setiap hari.
Suatu kebiasaan yang kurang baik dapat mengganggu
kesehatan individu atau masyarakat sekitarnya. Apabila
setiap individu menjaga kesehatan masing-masing
berarti pula menjaga kesehatan masing-masing berarti
pula menjaga kesehatan masyarakat lingkungannya.
Sedangkan menjaga kesehatan orang lain atau
masyarakat berarti pula menjaga kesehatan diri sendiri.
Tindakan mencegah kebiasaan yang dapat mengganggu
kesehatan adalah jauh lebih sederhana daripada yang
yang dikeluarkan untuk berobat selama sakit. Beberapa
kebiasaan yang harus dijauhi karena dapat menganggu
kesehatan, antara lain minuman keras, narkotika,
merokok di tempat umum, meludah di sembarang
tempat, bersin dan batuk tanpa menutup mulut dan
mengudap (jajan).
Minuman keras (miras)
Minuman keras adalah minuman yang mengandung etanol yang
diperoleh dari hasil fermentasi bahan makanan dengan kadar
antara 1-55%. Merupakan suatu produk yang dapat
disalahgunakan sehingga berakibat merugikan dan berbahaya
bagi kesehatan baik jasmani, rohani maupun sosial.
Pengaruhnya tidak hanya masing-masing individu, tetapi dapat
pula merubah tatanan kehidupan keluarga dan tatanan
hubungan dengan masyarakat sekitarnya. Gangguan kesehatan
karena minuman keras tidak timbul seketika tetapi dapat
terjadu pada pemakaian dalam waktu lama. Minuman keras
dapat menyebabkan seseorang menjadi ketagihan dan apabila
terjadi kelebihan takaran mengakibatkan penekanan fungsi
pernafasan, penurunan tekanan darah, gangguan pembentukan
darah, syok, koma dan dapat terjadi kematian.

Minuman keras (miras) - lanjutan
Gangguan lain yang dapat timbul yaitu: a) keracunan langsung
pada sel-sel hati, perlemakan hati, alkoholik hepatitis dan
pengerasan sel ahti (sirosis); b) pada saluran pencernaan:
peradangan pada esofagus, lambung dan duodenum; c) pada
jantung terjadi payah jantung; dan d) pada sel kelamin:
penurunan hormon androgen dan terjadi impotensi atau steril.
Gangguan pada kelenjar endokrin (gangguan pembentukan
glukosa), kelemahan otot, gangguan pada kulit (dermatitis),
beri-beri. Gangguan fungsi otak; gangguan intelektual atau
kecerdasan, gangguan emosi dan berpikir, pemadangan kabur
dan kelumpuhan saraf. Selain itu dapat terjadi kekurangan gizi
dalam bentuk kekurangan protein dan beberapa vitamin yang
penting bagi tubuh kita.
Pada kehidupan sosial, kebiasaan minum-minuman keras akan
terjadi penurunan daya apresiasi dan kreasi, penurunan
efisiensi fungsi hidup dalam bentuk kemunduran penghasilan,
kehilangan produktivitas dan daya kemampuan dan rusaknya
kehidupan keluarga. Hal tersebut dapat berpengaruh baik
langsung maupun tidak langsung terhadap kehidupan sosial
suatu lingkungan.

Narkotika
Peningkatan penyalahgunaan obat-obatan yang sangat cepat di
Indonesia pada dasawarsa terakhir telah menjadi keprihatinan
nasional yang semakin meningkat. Penelitian medis telah
membuktikan bahwa 33% dari pengguna jarum suntik telah terinfeksi
virus HIV positif dan 55% oleh virus Hepatitis C. Jenis obat-obatan
yang sering disalahgunakan adalah golongan psikoaktif, yang dalam
kedokteran digunakan untuk mengobati penyakit mental dan syaraf.
Penyalahgunaan golongan obat ini dapat menimbulkan efek
ketagihan atau adiksi.Penggunaan obat psikoaktif dalam dosis yang
tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada otak dan tubuh serta
dapat menimbulkan kematian. Zat psikoaktif masuk ke dalam tubuh
melalui: a) mulut (merokok dengan pipa atau sigaret), b) hidung
(menghisap zat dalam bentuk uang atau bubuk, misalnya kokain), c)
kulit (menyuntikkannya ke dalam otot atau vena). Cara yang paling
berefek langsung yaitu dengan penyuntikan melalui vena karena
hasilnya cepat dan dramatis.
Efek dari penyalahgunaan narkotika dan obat berbahaya yaitu: (1)
pendidikan sekolah yang buruk, (2) tekanan kelompok sebaya
sehingga sulit keluar dari kebiasaan penggunaan narkotika dan obat
berbahaya, (3) hubungan dengan orangtua yang bururk, (4) harga diri
rendah, (5) depresi, dan (6) keagamaan yang rendah.
Rokok
Merokok dapat merugikan kesehatan. Bagi beberapa orang merokok itu
nikmat, tapi sebenarnya kenikmatan yang membahayakan. Akibat buruk
merokok, misalnya menimbulkan sakit jantung, sakit lambung, batuk-batuk
dan kanker paru. Dari hasil penelitian oleh State Mutual Life Insurance Co,
yaitu sebuah perusahaan asuransi di Amerika Serikat disimpulkan bahwa
angka kematian pada perokok 2-4 kali lebih tinggi jika dibandingkan dengan
orang tidak merokok.
Nikotin dan ter tembakau merupakan sejenis cairan kental yang dikandung
rokok menjadi penyebab utama terjadinya kanker paru-paru dan penyakit
jantung. Apabila perokok menghisap asap rokoknya dalam-dalam maka
ter akan mengendap dalam bagian paru-paru, juga akan masuk ke dalam
darah. Ter dapat menyebabkan perubahan pada selaput lendir atau
permukaan sel paru-paru, lidah, tenggorokan dan bibir. Perubahan tersebut
lambat-laun pada sebagian orang akan menjadi kanker.
Nikotin dapat menaikkan denyut jantung, meninggikan volume jantung
setiap denyutan serta menyempitkan pembuluh darah. Nikotin rokok sangat
berbahaya dan menjadi racun dan membuat para perokok ketagihan.
Segera mencapai otak setelah orang mengisap rokok pertama. Kemudian
dalam dalam waktu 20-30 menit nikotin tersebut dapat menjalar ke organ-
organ tubuh lainnya.
Apabila merokok di tempat umum misalnya bioskop, bis, kereta api atau di
ruangan tertutup maka dapat membahayakan orang lain di ruangan itu.
Oleh karena itu, hindarilah merokok, jangan dicemari darah dengan asap
rokok, sebab tidak ada manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita.
Ludah
Ludah atau air liur (saliva) adalah cairan yang dikeluarkan oleh
kelenjar ludah ke dalam mulut untuk dibasahi dan melicinkan
makanan. Selama berada dalam rongga mulut, ludah bersih.
Kebiasaan meludah di sembarang tempat adalah perbuatan yang
kurang patut. Apalagi kalau ludah itu mengandung dahak yang
berarti mengandung bermacam-macam kuman penyakit. Apalagi
ludah telah kering, kuman bersama-sama debu akan tertiup angin
dan tersebar ke mana-mana dan bibit penyakitnya dapat menulari
orang lain. Sediakan tempat ludah, terutama pada waktu sakit
atau bila kita meludah di kamar mandi, hendaknya berilah lisol
atau desinfektan lainnya.
Bersin dan batuk
Bersin dan batuk, kuman dari paru-paru, hidung dan mulut
berhamburan ke luar bersama-sama dengan ingus dan percikan-
percikan ludah. Hal ini berarti menyebarkan kuman-kuman
penyakit, lebih-lebih pada musin influenza. Influenza atau demam
pilek adalah penyakit yang disebabkan oleh virus. Oleh karena itu,
pada waktu melesit, bersin atau batuk, gunakanlah saputangan
untuk menutup mulut dan hidung agar tidak menyebarkan kuman-
kuman penyakit kepada orang lain. Setelah itu cucilah saputangan
dengan sabun sampai bersih benar.
Mengudap atau jajan
Mengudap di pinggir jalan dilakukan oleh masyarakat terutama
di kota. Banyak makanan di pinggir jalan yang dijajakan dalam
berbagai bentuk sehingga menarik kita untuk membelinya.
Apabila kita tidak selektif dalam memilih makanan yang bersih
maka penyakitlah yang akan diterima. Mengudap di pinggir
jalan mengandung banyak resiko. Debu-debu dan lalat yang
hinggap pada makanan yang tidak ditutupi dapat menyebabkan
penyakit terutama pada sistem pencernaan kita. Belum lagi
kalau persediaan air terbatas, maka alat-alat yang digunakan
seperti sendok, garpu, gelas dan piring tidak dicuci bersih. Hal
inilah yang membuat kita sering terserang disentri tifus atau
penyakit perut lainnya.
Stres mental kini sudah mendominasi banyak aspek kehidupan. Penyakit
akibat stres bukannya makin berkurang, tetapi justru semakin
bertambah. Dalam takaran yang lumrah, stres dibutuhkan agar
terbentuk jiwa yang tahan terhadap masalah. Stres membangun
ketahanan jiwa yang lebih kokoh. Namun, dalam kenyataan sehari-hari
faktor stres sering menguasai kebanyakan kehidupan. Badannya tampak
sehat, namun stres yang membuat badan menjadi tidak lagi sehat.
Maka, stressor atau pencetus stres kini dianggap merupakan faktor
resiko juga. Tidak semua orang yang dirudung stressor akan jatuh stres.
Stres terjadi bila jiwa gagal beradaptasi dengan kondisi di bawah kuasa
stressor, lalu orang jatuh stres.
Stres dapat merusak tubuh kita. Stres, tekanan dan pola kebiasaan
reaktif telah dikaitkan dengan penyakit jantung, hipertensi, supresi
sistem kekebalan, dan berbagai penyakit lainnya. Pada saat stres,
hipotalamus memberitahukan kelenjar pituitari anterior untuk
mengeluarkan hormon adrenocorticotropic (ACTH), yaitu pembawa zat
kimia yang bergerak ke adrenocortex dan memerintahkan pelepasan
hormon yang disebut glucocoticoids (misalnya, cortisol). Hormon ini
penting untuk respon tubuh terhadap situasi menekan. Tanpa hormon
tersebut, tubuh tidak dapat berhadapan dengan stres.
Konseling psikologis
Situasi stres juga mendatangkan respon dalam sistem saraf simpatetik
yang mengeluarkan hormon dari adrenal medulla termasuk adrenalin
(epinefrin) dan norepinephrine. Hormon-hormon ini mengumpulkan
energi dan mendukung respon kardiovaskular terhadap stresor. Hormon
tersebut menyiapkan tubuh untuk berjuang atau berlari, tapi memiliki
pengaruh lain yang dapat merugikan kesehatan. Epinephrine membuat
gumpalan darah lebih cepat, sesuatu keuntungan dalam berusaha tapi
merugikan tubuh, dimana dapat mempercepat serangan jantung atau
stroke.
Suatu bidang yang relatif baru, psychoneuroimmunologi (PNI) meneliti
hubungan antara otak, sistem saraf dan sistem kekebalan. PNI
memfokuskan pada bagaimana pikiran, emosi dan sifat kepribadian
berinteraksi dengan sistem kekebalan dan menjadi manifes dalam
masalah penyakit dan kesehatan. Pikiran atau emosi dapat memantapkan
atau menekan sistem kekebalan, melalui neurotransmiter (transmiter
saraf) yang dikeluarkan oleh sistem saraf simpatetik, atau hormon yang
dilepaskan atas perintah otak (misalnya, ACTH). Sistem kekebalan sangat
rumit, yang terdiri atas lymphocyte, sel T, sel pembunuh natural,
antibodi, immunoglibulin dan banyak lagi. Sistem ini bertugas melindungi
tubuh dari serangan benda asing. Namun bila mengalami stres
berkepanjangan, sistem ini akan cenderung rusak, membiarkan serangan
mikroorganisme berkembang biak. Ilmu ini ingin menggeser cara pandang
kita bahwa apabila kita dapat mengurangi kecenderungan terhadap stres,
maka kita akan menyelamatkan sistem kekebalan.
Hasil yang terbaik untuk mendapatkan kesehatan adalah
dengan menggabungkan perubahan diet yang baik dan
seimbang, melakukan pola dan gaya hidup sehat dan juga
kemampuan menguasai stres. Suatu penelitian Mackinnon
(1992) menyebutkan bahwa aktivitas yang teratur dan
tidak berlebihan adalah cara yang ideal untuk menangani
stres karena cara tersebut efektif, bertahan lama dan
murah, disamping memberikan keuntungan kesehatan yang
positif. Maka dari itu, kita sebagai dokter harus mampu
menenangkan pasien dan membawa pasien jauh dari stres.
Karena apabila stres masih ada, keadaan sehat pasti
merupakan suatu yang tidak dapat dicapai.