Anda di halaman 1dari 13

I MAM KHUSNAN SYAFI I ( 1 01 00021 7 )

I NDRA KURNI AWAN ( 1 01 000037 )


JOHN MARTUA MALAU ( 1 01 0001 05 )
MUHAMMAD ARI F ( 1 01 0001 1 2 )
GETARAN

PENGERTIAN

Getaran adalah gerakan yang teratur dari benda
atau media dengan arah bolak-balik dari
kedudukan keseimbangan (KEP-
51/MEN/1999). ). Getaran adalah suatu factor
fisik yang menjalar ke tubuh manusia, mulai
dari tangan sampai keseluruh tubuh turut
bergetar (oscilation) akibat getaran peralatan
mekanis yang dipergunakan dalam tempat kerja
(Emil Salim, 2002:253)


Vibrasi atau getaran mempunyai tiga parameter yang dapat dijadikan sebgai
tolak ukur yaitu :

a. Amplitudo :
adalah ukuran atau besarnya sinyal vibrasi
yang di hasilkan
b. Frekuensi :
adalah banyaknya periode getaran yang terjadi
dalam satu putaran waktu.
c. Phase Vibrasi ( Vibration Phase ) :
adalah penggambaran akhir dari pada
karakteristik suatu getaran atau vibrasi yang
terjadi pada suatu mesin


Karakteristik-karakteristik getaran yang
penting antara lain adalah :
a. Frekuensi getaran
b. Perpindahan getaran (vibration
displacement)
c. Kecepatan getaran (vibration velocity)
d. Percepatan getaran (vibration acceleration)
e. Phase getaran

Ada dua jenis getaran yaitu :
a. Getaran paksa adalah getaran yang terjadi
akaibat rangsangan gaya dari luar.
b. Getaran bebas adalah getaran yang terjadi
pada system itu sendiri tanpa mendapat gaya
dari luar system.
Menurut akibat yang ditimbulkan terhadap tubuh
getaran dapat dibagi menjadi dua yaitu :
a. Getaran setempat :
Getaran setempat merupakan getaran yang
ditimbulkan suatu mesin yang berakibat atau
menimbulkan efek getaran pada bagian tubuh
yang setempat.
b. Getaran menyeluruh :
Getaran menyeluruh merupakan getaran yang
ditimbulkan oleh suatu mesin yang mengakibatkan
atau berdampak pada seluruh tubuh.
Pengendalian resiko tersebut meliputi :
a. Engineering Control
b. Administratif Kontrol
c. Maintenance
d. Alat Pelindung Diri (APD)
e. Pemeriksaan Kesehatan
Getaran mekanis dibedakan berdasarkan jenis
pajanannya. Terdapat 2 bentuk yaitu:
1) Getaran seluruh badan (whole body
vibration) Akibat goncangan dari mesin,
kendaraan atau traktor.
2) Getaran alat-lengan (tool-hand vibration)
atau getaran pada tangan dan lengan (hand and
arm vibration).

Pengaruh getaran :
Pengaruh getaran pada tenaga kerja dapat di bedakan:
1) Gangguan kenikmatan dalam bekerja
2) Mempercepat terjadinya kelelahan.
3) Gangguan kesehatan
Pengukuran getaran yang ada di bandingkan dengan
NAB yang tercantum pada Keputusan Menteri Tenaga
Kerja Nomor: KEP.51/MEN/1999

Pengukuran getaran dilakukan dengan
menggunakan alat khusus, yaitu Vibration Meter.
Beberapa peralatan yang digunakan untuk
pengukuran getaran :
a. Alat penangkap getaran (Accelerometer atau
seismometer).
b. Alat ukur atau alat analisis getaran (Vibration
meter atau vibration analyzer).
c. Tapis pita 1/3 oktaf atau pita sempit (Filter 1/3
oktaf atau Narrow Band).
d. Pencatat tingkat getaran (Level atau X Y
recorder).
e. Alat analisis pengukur tingkat getaran (FFT
Analyzer).

Berdasarkan Kepmenaker Nomor : Kep-
51.Men/1999, NAB adalah standar faktor tempat
kerja yang dapat diterima oleh tenaga kerja tanpa
mengakibatkan penyakit atau gangguan kesehatan,
dalam pekerjaan sehari-hari untuk waktu tidak
melebihi 8 jam sehari atau 40 jam seminggu. Dan
nilai NAB getaran alat kerja yang kontak langsung
maupun tidak langsung pada lengan dan tangan
tenaga kerja ditetapkan sebesar 4 meter per detik
kuadrat (m/det2).

DAFTAR PUSTAKA
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/25608/4/Chapter%20II.pdf
http://arekteknik.com/vibration.html
http://batikyogya.wordpress.com/2007/08/16/63/
http://qodirnet.blogspot.com/2009/10/penyakit-akibat-getaran.html
http://www.rider-system.net/2009/10/getaran.html
TERIMA KASIH