Anda di halaman 1dari 1

NAMA ANGGOTA: SHAFIRA IRMARINI (15112026), DORA ANNA H.

(15112042), SUCHI
RAHMADANI (15112082), FEBRIANA KUSCAHYADI (15112092)

TUGAS GEOGRAFI LINGKUNGAN
I. Siklus Nitrogen
Nitrogen merupakan suatu gas yang sangat tidak reaktif (inert). Keberadaannya di Bumi paling
mendominasi dibanding gas lainnya yakni sebesar 78%. Namun dengan jumlah sebesar itu, nitrogen tak
dapat langsung dimanfaatkan oleh makhluk hidup karena bentuknya yang berupa unsur bukan senyawa.
Oleh karena itu terdapat proses yang menjadikan nitrogen menjadi senyawa yang dapat memenuhi
kebutuhan makhluk hidup. Proses itulah yang disebut dengan Siklus Nitrogen.
Siklus nitrogen ini melibatkan atmosfer, tanah, dan di dalam tubuh makhluk hidup. Penjelasan singkat
mengenai siklus nitrogen yaitu sebagai berikut:
1. Nitrogen berada di atmosfer sebagai unsur bebas N
2
yang dapat diikat langsung (fiksasi) oleh
mikroorganisme fiksasi yaitu Rhizobium, Azotobacter, Clostridium pasteurianum, Nostoc, atau
Anabaena yang sebagian bersimbiosis dengan tanaman.
2. Nitrogen bebas di udara dapat menjadi senyawa nitrat (NO) saat petir terbentuk. Melalui petir yang
menyentuh permukaan tanah dan terbawa oleh hujan, nitrat dapat berada di dalam tanah.
3. Nitrat yang berada di dalam tanah mengalami 3 fenomena, yaitu:
a. Volatilazition: pupuk urea yang ada ditanah berubah menjadi gas
b. Runoff: nitrogen yang ada didalam pupuk terbawa oleh air ke sungai
c. Leaching: nitrat terbawa oleh air sangat jauh ke dalam tanah sehingga tumbuhan tidak dapat
memanfaatkannya (hal ini akan menyebabkan kualitas air sumur menjadi buruk karena kualitas
kesuburan tanah hilang.
4. Tumbuhan dapat menyerap nitrogen dalam bentuk nitrat (HNO
3
) untuk disusun menjadi protein.
5. Ketika tumbuhan tersebut dimakan oleh herbivora, protein tersebut turut berpindah ke dalam tubuh
hewan.
6. Hasil ekskresi hewan, matinya hewan dan tumbuhan akan menguraikan nitrat menjadi amonium
(NH
4
+
) dan amonia (NH
3
) oleh dekomposer. Proses ini disebut dengan amonifikasi.
7. Bakteri nitrifikasi (Nitrosomonas) akan mengubah amonia menjadi nitrit (HNO
2
). Proses ini disebut
dengan nitritasi.
8. Kemudian nitrit dengan bantuan bakteri nitrat (Nitrobacter) akan diubah menjadi nitrat (HNO
3
)
kembali. Proses ini disebut dengan nitratasi. Proses nitritasi dan nitratasi dapat disebut pula proses
nitrifikasi.
9. Selanjutnya apabila oksigen dalam tanah terbatas, nitrat ditransformasikan menjadi gas nitrogen
kembali dengan proses denitrifikasi. Bakteri detrifikans adalah Pseudomonas denitrifikans. Nitrogen
bebas akan kembali ke udara dan siklus nitrogen akan berjalan.
II. Eutrofikasi
Eutrofikasi merupakan pencemaran air yang disebabkan oleh munculnya nutrient yang berlebihan ke dalam
ekosistem air. Dengan kata lain eutrofikasi adalah sebuah proses alamiah dimana ekosistem air mengalami
penuaan secara bertahap dan menjadi lebih produktif bagi tumbuhnya biomassa, sebagaimana dikenal
dengan fenomena algae bloom. Keadaan eutrofikasi ini terkait dengan siklus nitrogen, dimana pada saat
nitrogen menyentuh tanah ada yang mengalami proses runoff dan leaching.