Anda di halaman 1dari 5

Jenis-jenis HADIS

-Syazwanie bt Mohamed
- Nor Hanizah bt Samod
MAKSUD
Hadis yang diriwayatkan oleh dua orang
perawi di dalam satu peringkat perawi
atau lebih, disyaratkan di dalam setiap
peringkat perawi itu tidak kurang dari
dua orang.

Sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas, dan Bukhari dari hadits Abu
Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,



Tidaklah (sempurna) iman salah seorang di antara kamu sampai aku lebih dicintainya daripada orang
tuanya, anaknya dan manusia semuanya.

Hadits ini diriwayatkan dari Anas hanya oleh Qatadah dan Abdul
Aziz. Kemudian Qatadah meriwayatkannya kepada Syubah dan Said dan
Abdul Aziz meriwayatkannya kepada Ismail bin Ulayyah dan Abdul
Warits. Lalu dari masing-masingnya diriwayatkan oleh banyak perawi
MAKSUD:
Hadis yang diriwayatkan oleh seorang
perawi (bersendirian) dalam satu lapisan
perawi atau lebih. Misalnya :


(diriwayatkan oleh al-Bukhari)

HUKUM HADIS AHAD
Hadis Ahad dihukumkan sahih jika ia mempunyai syarat-syarat hadis
sahih, dan dihukumkan Hasan jika ia mempunyai syarat-syarat hadis
Hasan.

-Kedua-duanya diterima (makbul) untuk dijadikan hujah.
- Hadis Ahad dihukumkan dhaif jika ia tidak mempunyai syarat-syarat
hadis sahih atau Hasan.
- Hadis dhaif pula adalah mencabar (boleh diperkuatkan) dan ada yang
tidak boleh dilakukan sedemikian itu.

Anda mungkin juga menyukai