Anda di halaman 1dari 5

ANALISIS FISIKOKIMIA

PRINSIP DASAR METODE ANALISIS


Kimia analisis adalah suatu ilmu yang
mempelajari identifikasi suatu komponen dalam
sampel secara kualitatif maupun kuantitatif.
Digunakan 2 metode :
1. Metode klasik
a. Analisis pemisahan ( destilasi,
pengendapan, filtrasi
!. Analisis kuantitatif ( titrasi, gra"imetri
c. Analisis kualitatif ( !au, !erat jenis,
indeks refraktif
2. Metode instrumental
a. Analisis pemisahan
# $emisahan secara fisika
Kromatografi ( %& , '& dan
(lektroforesis ( gel , kapiler gel
elektroforesis
# $emisahan secara spektroskopi
!. Analisis kuantitatif ()*#*is, A(+,
AA+
c. Analisis kualitatif ( ,#ray, -., M+,
/M.
Kriteria pemilihan metode :
1. $resisi ( ukuran keterulangan
2. Akurasi ( ukuran ketepatan
0. +ensiti"itas ( kemampuan mem!edakan
antar konsentrasi dari analit
1. 2atas deteksi ( !atas terkecil suatu
metode dpt mendeteksi 3 '4D
5. Dynamic range ( !atas konsentrasi
terkecil yang dapat dikuantifikasi3 '46
7. +elektifitas ( kemampuan mem!edakan
analit dgn senya8a lain
Metode kali!rasi instrumen
1. Kur"a kali!rasi
Di!uat !er!agai macam konsentrasi dari
standar. Di !uat plot regresi linier.
2. +tandar adisi
Di!uat konsentrasi dari standar,
ditam!ahkan ke dalam sampel yang tidak
diketahui konsentrasinya. *olume sampel
sama, "olume standar !er!eda 9 !eda.
0. -nternal standar( !iasa digunakan pada '&
atau %&
*olume sama dr standar ditam!ahkan ke
dlm sampel.
DASAR SPEKTROSKOPI UV-Vis
(: h."
*: c3
(: energi radiasi h: tetapan planck
&: kec cahaya : pnjg gelom!ang
A!sorpsi
$roses saat radiasi elektromagnetik ditransfer ke
atom, ion, atau molekul dan menye!a!kan
perpindahan partikel dari keadaan dsr ke keadaan
tereksitasi.
A!sorpsi oleh molekul
(nergi suatu molekul : (trans ; ("i!r ; (rot ;
(elek
(translasi :energi keseluruhan pergerakan
molekul
("i!rasional: energi pergerakan krn nerkenaan
satu sma lain
(rotasional: energi !erotasi pada sum!unya
(elektronik: energi konfigurasi elektronik
.(Mmolekulinterraksi dgn .(M
meningkatkan ( potensial elektron pd tingkat
tereksitasi 1 a!sorpi garis spektrum
Agar terjadi eksitasi per!edaan energi antar
tingkat harus sama dgn dnergi yang diserap
$enyerapan radiasi meli!atkan 2 proses
1. (ksitasi M;h" M<
a. $enyerapan oleh transisi elektron ikatan dan
antiikatan
=enis elektron yg mengalami transisi:
# (lektron sigma ( ikatan tunggal
# -katan phi ( ikatan rangkap
# (lektron !kn ikatan ( sekitar atom /, +,
4, halogen
=enis transisi:
# +igma#sigma<
)* "akum >1?@nm
# /on!onding 9 sigma<
$ada senya8a organik jenuh yang
memiliki elektron !ukan ikatan. $jg
gelom!ang 15@#25@ nm. $ada pelarut
polar pnjang gelom!ang ke yang le!ih
pendek pergeseran !iru 3
hipsokromik
# /# A< atau A# A< ( 2@@#B@@nm
A# A< /# A<
A!sorpti"itas molar
1@#1@@
A!sorpti"itas molar
1@@@#1@@@@
Keadaan dsr non
polarkeadaan
tereksitasi polar
$elarut polar
interaksi dgn
keadaan eksitasi
sta!il per!edaan
energi kecil
pergeseran !iru
l!h pendek
hipsokromik
$elarut polar
keadaan dsr polar
keadaan tereksitasi
nonpolar pelarut
polar interaksi dgn
keadaan dsr
per!edaan energi
!esar pergeseran
merah l!h panjang
!atokromik
Kromofor : gugus fungsi yg mem!erikan
serapan pd pjg gelom!ang )*#*is ( alken,
alkuna, kar!oksil, kar!onil, aCo, nitro, nitroso,
nitrat
Ausokrom : gugus fungsi yg mempunyai
elektron !e!as ( 4D, 4, /D2, 4&D0
Konjugasi: !erupa ikatan rangkap yang
!erselang seling dgn 1 ikatan tunggal. elektron
phi akan terdelokalisasi dan menye!a!kan
penurunan energi.
!. $enyerapan yg meli!atkan elektron d dan f
&ontoh lantanid dan actinid
c. $enyerapan krn perpindahan muatan
Meli!atkan transfer muatan dari anion
( donor e dan logam ( akseptor e
2. .elaksasi M< M; panas
Aspek kualitatif
# $anjang gelom!ang maksimum
Aspek kuantitatif
$o: kekuatan radiasi se!elum mele8ati sample
$ : kekuatan radiasi setelah mele8ati sampel
# Eransmitan
E : $3$o
FE : E G 1@@
# A!sor!an
A: log $o3$
A: e ! c
Dukum 'am!ert !eer:
=umlah dari radiasi se!anding dgn kete!alan
ku"et(!, konsentrasi sampel (c, dan
a!sorpti"itas molar (e
Eipe instrumen )*#*is
1. +ingle !eam

2. Dou!le !eam
0. Dou!le !eam in time
Komponen )*#*is
1. +um!er radiasi
a. Eungsten ( untuk "isi!el 05@#?@@nm
Eer!uat dari kuarsa atau kacayg dilapisi
filamen tungsten
!. D2 atau D2( untuk )* 17@#05@ nm
Eer!uat dr kuarsa yang diisi deutrium
dan sepasang elektroda
c. ,e ( untuk 2@@#1@@@ nm
Mahal, dan 8aktu hidup singkat
2. Ku"et
Eer!uat dari kuarsa atau glass ( glass untuk
05@#2@@@ nm dan kuarsa untuk > 05@ nm
0. Detektor
1. $hotomutliplier detektor atau diode array
2 kelas instrumentasi
1. Hotometer
Digunakan filter untuk memilih panjang
gelom!ang ( hanya dapat mendeteksi 1
panjang gelom!ang
2. +pektrofotometer
Menggunakan monokromator yang dapat
mendeteksi semua panjang gelom!ang
FLURESENS dan CHEMILUNINESCENE
Hluresensi dan fosforesensi : eksitasi dise!a!kan
oleh adanya a!sorpsi radiasi
&hemiluminescence: eksitasi dise!a!kan adanya
reaksi kimia
+inglet : spin !erpasangan !erla8anan
Eriplet: spin searah
Hluresensi dan fosforesensi
Hluresensi : pemancaran kem!ali sinar oleh
molekul yang telah menyerap energi sinar terjadi
dalam 8aktu yang sangat singkat setelah
penyerapan ( 1@
#?
detik. Hluresensi !erasal dari
transisi antar tingkat tingkat energi elektronik
singlet dalam suatu molekul.
Hosforesensi: pemancaran kem!ali sinar oleh
molekul yang telah menyerap energi sinar dalam
8aktu yg relatif le!ih lama ( 1@
#1
detik . !erasal
dari transisi antara tingkat tingkat energi
elektronik triplet ke singlet dalam suatu molekul.
Dukum stokes
$anjang gelom!ang dr proses emisi le!if panjang
karena energi yang di!utuhkan le!ih rendah. (:
h. c3lam!da
Analisis kuantitatif fluoresensi
-ntensitasfluresens3intensitas a!sorpsi
-nstrumentasi
+um!er radiasi monokromator eksitasi
sampel monokromatos emisi detektor
recorder
+um!er gangguan
(fek filter: intensitas cahaya eksitasi tidak
konstan karena masing maisng
$engukuran dgn cara fluresensi
# 'angsung :mengukur secara langsung
sampel yg dpt !erfluresensi
# Eidak langsung : sampel yg tdk dpr
!erfluresensi di u!h agar dpt
!erfluresensi
# Metode 6uenching
&hemiluminescence
SPEKTROSKOPI MASSA
)ntuk menentukan massa atom atau moleku
!erdasarkan pem!elokkan partikel !ermuatan
dalam medan magnet.
+ampel3inlet ionisasi ( ion menjadi molekul
filter # detektor recorder
+ampel dlm !entuk gas di tem!aki elektron
!erenergi tinggi terionisasi ( melepas elektron
menjadi muatan positif mem!entuk ion positif
radikal lalu menjadi radikal !e!asion positif
dipercepat agar energi kinetik sama dan
diarahkan ke medan magnet ion mengalami
pem!elokan partikel !ermuatan listrik
di!elokan, partikel netral tdk di!elokan ##I
deteksi
$em!elokan tergantung pada :
1. Kuat medan listrik ( makin !esar
potensial listrik amkin !esar kec ion,
makin kecil pem!elokan
2. Kuat medan magnet ( makin kuat mdn
magnet makin !esar pem!elokan
0. Masa partikel ( makin !esar massa
makin kecil pem!elokan
1. Muatan partikel ( makin !esar muatan,
makin !esar pem!elokan
(lectron impact ionisasi
(nergi tinggi dapat memutuskan ikatan elektron
dan mem!entuk radikal !e!as. Danya kation
yang akan di!elokan oleh medan magnet.
Eergantung dari m3C nya.
(lektron yang diserang le!ih dahulu:
1. Atom yang mempunyai pasangan
elektron
2. (lektron phi pada ikatan rangkap
0. (lektron sigma pada ikatan tungga ( &#D
l!h mudah drpd &#&

Jang mempengaruhi fragmentasi:
1. (fek perca!angan
Hragmentasi terjadi terutama pada
ca!ang
2. (fek hetero atom atau gugus kar!onil
0. $elepasan molekul kecil ( D24, &42,
&4, &2D1
1. $enataan ulag Mc'afferty
SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM
A!sorpsi cahaya oleh atom. Atom akan
menyerap cahaya pada pjg gelom!ang tertentu.
&ahaya pada pjg gelom!ang ini mempunyai
cukup energi untuk mengu!ah tingkat elektronik
suatu atom
'angkah pertama dalam spektroskopi atom
AE4M-+A+-
Ada 1 metode atomisasi
atomisasi suhu Metode
dasar
/ama
umum
flame 1B@@#
015@
a!sorpsi AA+
elektrotermal 12@@#
0@@@
a!sorpsi (AA+
-nducti"ely
couple argon
plasma
7@@@#
?@@@
emisi -&$
Direct
current
plasma
7@@@#
1@@@@
emisi D&$
Eeknik atomisasi sampel
A. Hlame ionisasi
'arutan sampel ne!ulisasi spray
desol"asi padat3 gas aerosol
"olatilisasi molekul gas atom ion
atom
/e!ulisasi : kon"ersi dari cairan spray
Desol"asi : atom padat dicampurkan dgn gas
aerosol
*olatilisasi atom padat dikon"ersi mnjadi uap
air
sum!er +uhu
Asetilen3 air 21@@#21@@
Asetilen /42 27@@#2?@@
Asetilen 3 42 0@5@#015@
Hlame ionisasi mempunyai presisi !aik,
sensiti"itas rendah !ila di!andingkan dgn
elektrotermal, ke!anyakan sampel ter!uang saat
ne!ulisasi.
2. (lektrotermal ionisasi ((EA
1. Eungku pem!akaran grafit
+ampel cair dimasukan ke dlm grafit silinder
yang diselu!ungi oleh pirolitik untuk mencegah
adsorpsi analit ke dalam tu!e. pemanasan
dilakukan dengan menjalankan arus listrik
melalui ta!ung grafit dan terjadi kontak listrik di
ujung ta!ung.
2. Keuntungan (EA
# +ampel sedikit @,5#2@ mikroliter
# +ensitifitas !aik
0. Kerugian
# $resisi dan kecepatan rendah
-nstrumentasi ++A
A. +um!er radiasi
1. 'ampu katoda !erongga
'ampu silinder yang !erisi Ar atau /e dan terdiri
dari katoda yang dilapisi logam tertentu dan
tungsten anoda. Ea!ung logam !erisi gas mulia
neon atau argon. Anoda dan katoda di!eriselising
tegangan tinggi , maka katoda akan
memancarkan !erkas elektron menuju anoda.
(lektron yang menuju anoda akan !erta!rakan
dgn gas mulia aki!atnya unsur gas mulia akan
kehilangan elektron dan menjadi muatan positif.
-on gas mulia yg !ermuatan positif akan !ergerak
ke katoda. $ada katoda terdapat unsur yang
sesuai dgn unsur yang akan dianalisis. )nsur ini
dita!rak oleh gas mulia aki!atnya unsur akan
trerlempar keluar dr katoda dan mengalami
eksitasi ketingkat elektron yang l!h tinggi dan
memancarkan spektrum .
2. (lectrodeless discharge lamp
Eer!uat dari logam atau garam dalam kuarsa
yang dipenuhi oleh gas mulia neon atau argon.
2. Eempat sample
(sample yg akan dianalisis diuraikan menjadi
atom , dengan nyala atau tanpa nyala
( pengeringan, penga!uan, pengatoman
&. Monokromator ( memilih panjang
gelom!ang
D. Detektor pengganda foton
(. .eadout
Spektroskopi IR
$rinsip: "i!rasi dan rotasi pada gugus fungsi,
menunjukkan serapan -. yang spesifik
+yarat sampel: punya gugus fungsi !erupa ikatan
ko"alen tunggal, dimana momen dipol !eru!ah
saat !er"i!rasi
+etiap ikatan mempunyai !ilangan gelom!ang
tertentu
-katan yang sama pada dua senya8a !er!eda
mempunyai spektra -. !er!eda
Eidak ada dua molekul yang !er!eda yang
mempunyai -. pesis sama
-. dapat digunakan untuk menentukan purity
indeks (indeks kemurnian
1@@@#15@@ cm
#1
: daerah "i!rasi terlokalisasi
15@@#K@@ cm
#1
: daerah sidik jari
=enis "i!rrasi
+treching (ulur: simetri (momen dipol :@,
asimetri
2ending (tekuk, meliputi:
E8isting
.ocking ( kanan 3 kiri dua2 nya
Lagging ( dpn !lakang
+cicoring
Haktor yang mempengaruhi frkuensi "i!rasi
1. Kopling "i!rasi
2. -katan hidrogen (intra molekulMantar
molekul
0. (fek elektronik (resonansiMinduksi
1. +udut ikatan
5. (fek ruang
VOLTAMETRI
$em!erian potensial pada sel elektrokimia yang
menghasilkana reaksi redoks dan tim!ul arus
pada reaksi terse!ut
(lektroda:
1. (lektroda kerja : merkuri ( dapat
melarutkan logam, permukaan elektroda
mudah diper!aharui tetapi merkuri
mudah teroksidasi dan solid ( emas, $t,
sil"er
2. (lektroda pem!anding
Difusi analit
'arutan sampel !anyak mengandung He 0;, dan
di elektroda He 0; direduksi menjadi He 2;.
$ada saat He0; direduksi , He 0; di elektroda l!h
sedikit di!andingkan a8al. Dan He 2; l!h
!anyak di!andingkan a8al
He 0; !anyak di sample larutan, dan akan
!erdifusi ke elektroda
He2; !nyak di elektroda dan akan !erdifusi ke
larutan
Metode "oltametri
1. 'inier scan ( reduksi atau oksidasi saja
2. +iklik ( re"ersi!el
0. +Nuare ( ada jeda saat perpindahan
potensial
1. +tripping
a. Anodic ( untuk analit yang
mem!entuk amalgam antara logam
dgn Dg ( &u Dg2
!. Katodik ( mem!entuk garam tidak
larut dgn Dg
c. Adsorpti" ( ter adsorpsi dgn logam
Dg