Anda di halaman 1dari 49

SYSTEMA INTEGUMENTUM

(KULIT DAN DERIVATNYA)


1
Fungsi Kulit:
1. Perlindungan terhadap pengaruh panas
2. Perlindungan terhadap pengaruh luar yang dapat menyebabkan
luka cakar, duri
3. Penerima rangsang dari luar
4. Alat bantu pernafasan katak
5. Pengatur suhu tubuh
6. Pengatur kadar garam dalam cairan tubuh kel. Keringat
7. Penyimpan persediaan makanan lemak di bawah kulit
8. Sumber bahan makanan (bagi anak mamal) gld. Mammae
9. Pergerakan ular (sisik ventral)
2
Pola dasar kulit Vertebrata, terdiri dari 2 lapisan:
1.Epidermis
2.Dermis (corium): pembuluh darah, syaraf dan pigmen

Dari ke dua lapisan tsb terjadi struktur yang berbeda berdasar
spesies al.:
Ada tidaknya tulang dermis
Banyaknya kelenjar pada jenis yang hidup di air
Spesialisasi lapisan permukaan kulit (lap corneum) pada hewan
darat

KULIT
3
4
terdiri dari lapisan:
Lapisan germinativum
(berbatasan dengan dermis)
Lapisan transisional (bag tengah)
Lapisan corneum (bag luar)
Epidermis
5
6
LAPISAN GERMINATIVUM
Sel membelah terus sel-sel
baru
Sel-sel lama terdesak ke
superfisial
Bentuk sel jadi pipih
LAPISAN TRANSISIONAL
Sel-sel terdesak terus~ ke
permukaan
Makin jauh dari kapiler darah Sel-sel jadi mati
Membentuk lapisan corneum KERATIN
(protein tidak larut dalam air)
7
Komponen utama jaringan pengikat kolagen
Komponen lain:
pembuluh darah,
syaraf,
sel pigmen,
kelenjar multiselular,
basis rambut atau bulu dan otot erektor
Dermis
8
9
Pada ikan dan Vertebrata akuatik serabut kolagen
tersusun berlapis stratum compactum
Pada Vertebrata terestrial stratum compactum kurang
jelas, sebab lokomosi >>bergantung pada tungkai
Pada Vertebrata
Dermis
hasilkan lempeng tulang
(osifikasi intramembran)
Tulang dermal
(pd ikan Ostracoderm)
10
IKAN: AMFIBI:
Tidak punya lapisan
corneum
Epidermis penuh kelenjar
Dermis ada sisik
Kulit tidak bersisik
Epidermis, ada kelenjar
Ada lapisan corneum tipis
(adaptasi kehidupan
semiterestrial)
KULIT
11
Kulit ikan
12
13
Kulit amfibi
14
15
REPTIL: BURUNG:
Lapisan corneum tebal
(adaptasi kehidupan
terestrial)
Kelenjar sedikit
Tipis, tidak melekat erat
dengan otot di sebelah
dalamnya
Permukaan tubuh tertutup
bulu
Kelenjar kulit sedikit, hanya
pada ekorkelenjar minyak
glandulla uropygialis
Epidermis
Dermis
Scale
Cornified
layer
Chromatophores
Kulit reptil
17
18
Kulit burung
19
MAMAL:
Epidermisada lapisan
corneum & kelenjar
multiseluler
Lapisan corneum mengalami
modifikasi menjadi:
o sisik, rambut, cakar, kuku,
tanduk
Kelenjar kulit
o Kelenjar susu
o Kelenjar keringat
o Kelenjar minyak
Lapisan dermis lebih tebal daripada
epidermis
Pada dermis mamal tidak terjadi
penulangan, kecuali pada trenggiling
mamal dengan sisik dermis
Dalam dermis banyak serabut
kolagenbila disamak dengan asam
taninkulit jadi liat (:leather)
Dibawah kulit ada timbunan lemak
(mis: ikan paus) ini adaptasi
kehidupan di laut yang dingin
20
Kulit mamal
DERIVAT KULIT
22
Pada reptil
Kornifikasi stratum corneum
asal epidermis
Sisik
Pada ikan:
Osifikasi bahan tulang
asal dermis
23
Terbentuk dari epidermis dengan bantuan dermis
terbentuk papilla dermis folikel bulu
Bagian lain dari bulu terbentuk oleh epidermis
Bulu
Khas pada burung
24
25
Calamus
Rachis
Shaft
Barb
Hooklets
Barbule
26
Rambut
Terbentuk dari invaginasi epidermis ke arah dermis
membentuk folikel rambuttumbuh rambut
Rambut tersusun atas keratin yang tahan terhadap
perubahan kimia. Molekulnya berupa rantai polipeptida
panjang & paralel, berhubungan satu sama yang lain,
tersusun zigzag bila basah membentang
sehingga rambut lebih panjang
Khas pada mamal
27
Bagian-bagian rambut akar rambut
Batang rambut
Kelenjar sebacea bermuara ke batang rambut
28
Potongan melintang rambut:
Medulla bagian paling dalam
Korteks bagian tengah
Kutikula bagian paling luar, tipis membentuk lapisan seperti sisik
Dasar lapisan folikel rambutmeluasbulbus (=akar
rambut) merupakan asal pertumbuhan rambut (disini
sel-sel stratum germinativum aktif membelah.
sel-sel lama yang lama secara perlahan matishg
rambut tersusun dari sel-selyang telah kornifikasi &
matibila rambut dipotong tidak terasa sakit.
29
30
Tanduk
Tanduk rambut: Ranggah (Antler):
Penggumpalan rambut,
melekat di daerah tulang
hidung disebut: cula
Tulang dermal, melekat
pada tulang dahi (kijang &
rusa)
Dalam pertumbuhan, selalu
dibungkus kulit (velvet)
Setelah pertumbuhan
berhenti, kulit
mengelupastinggal tulang
bercabang-cabang
Terdapat pada
31
Tanduk jerapah: Tanduk sejati:
Tonjolan tulang dahi
Tetap dibungkus kulit
Terdapat pada ( & )
Tersusun atas 2 bagian:
Bag tengah: tulang
(tonjolan tulang dahi)
Bag luar: bahan tanduk
Tidak pernah bercabang
atau tanggal
Terdapat pada lembu,
domba, kambing, kerbau (
& )
32
34
35
36
Kelenjar kulit
KELENJAR KERINGAT: KELENJAR SUSU
Tersebar luas dalam kulit
Kelenjar simplek bergelung
Saluran (ductus)nya tidak
bercabang lebih kecil dari
saluran sekretoris
Bagian sekretoris kelenjar,
tertanam dalam dermis
Cairan sekresi terdiri dari: air,
natrium klorida, urea, amonia
& asam urat
Modifikasi kelenjar kulit menghasilkan susu
Penyebaran dan jumlah kelenjar susu
berbeda antara satu species dan species
lain
Pada kera & manusia: satu pasang kelenjar
susu di daerah dada
Pada ikan paus, satu pasang di daerah lipat
paha
Pada babi anjing, berderet dari daerah
ketiak melalui badan ke lipat paha
37
KELENJAR KERINGAT:
38
KELENJAR MINYAK KELENJAR BAU
kelenjar alveoler holokrin,
sekresi minyak
Dekat rambut, sekret=sebum dicurahkan ke
folikel rambut
Pada saluran telinga luar kelenjar
ceruminous sekret=cerumen, bersama
rambut di saluran telinga luar berfungsi
sebagai perangkap insekta
Agar tidak masuk ke saluran yang lebih
dalam gendang telinga yang sangat
sensitif
Melindungi diri
Menarik pasangan
(kelenjar pada kaki kambing dan
badak)

39
KELENJAR MINYAK
40
KELENJAR TEMPORAL/PIPI
Terdapat pada gajah jantan
Membesar waktu birahi
Hasilkan getah warna
coklat Gajah beringas,
agresif bahaya
CAKAR, KUKU, TERACAK
Modifikasi stratum
korneum ujung jari
Tumbuh terus seumur
hidup
Terdiri dari 2 bagian:
Unguis lempeng dorsal
penandukan
Subunguislempeng
ventrallunak
41
42
Ujung jari pendukung cakar betuk runcing
Ujung jari pendukung kuku dan teracak bentuk tumpul
Cuneus bantalan seperti callus yang kornifikasipada ungulata,
pada teracak: unguis tebal &keras sepatu dapat dipakukan
Pada burung cakar terdapat juga pada sayap untuk memanjat
misal Hoatchin
43
TERACAK
CAKAR
KUKU
Sel pigmen kromatofor
asal: sel-sel crista neuralis
Letak: batas epidermis & dermis
44
Kromatofor pada epidermis
Khas pada hewan homeotherm
Satu tipe sel: melanoforada organel
migratoris=melanosom, berisi pigmen melanin (hitam,
coklat, merah)
Warna yang terjadi
oTetap
oPerubahan warna morfologik secara lambat
45
Kromatofor pada dermis
Khas pada hewan poikilotherm
Warna tetap
Perubahan warna morfologik dan perubahan warna fisiologik
relatif cepat misal: ikan & anggota Lacertilia adaptasi terhadap
substrat
46
47
48
3 tipe kromatofor: (melanofor serupa pada epidermis)
Iridofor: organel ada crystallin (terutama guanin)
Xantofor: warna kuning
Eritrofor: warna merah
Dalam organel
pigmen
(pteridin&carotenoid)
pterinosom
49