Anda di halaman 1dari 15

Peradangan pada tepi kelopak mata >> pada

lansia dan sering berhubungan dengan dry


eye syndrom
Berkurangnya air mata kecenderungan
invasi bakteri, karena air mata berfungsi
sebagai bakterisidal
Jenis blefaritis

Blefaritis squamosa/sebore/non ulserativa
Berhubungan denga dermatitis seborhoe
Terdapat pada anak dan remaja
Terlihat iritasi tepi kelopak, merah, bengkak, sisik pd bulu mata,
kecenderungan bulu mata lepas

Blefaritis ulserativa
Infeksi stafilokokus
Adanya abrasi/ulserasi pada kornea krn trikiasis akibat folikel
Kelopak mata merah sekali, bulu mata rontok, sisik yang keing,
kelopak tertutup krusta
Etiologi

Alergi: debu, asap, bahan kimia, zat iritatif, bahan kosmetik
Kuman: streptokokus, pneumokokus, pseudomonas, stafilokokus

Tanda dan gejala

Mata merah, bengkak, sakit, eksudat, lengket, disertai dengan
konjungtivitis dan keratitis
Diagnosa keperawatan

Ggn rasa nyaman: panas, gatal, nyeri
Ggn pola istirahat tidur bd peradangan
Pot. Penyebaran infeksi

Penanganan

Kompres, antibiotik
Health education : jangan menekan/ memijit
menyebarkan infeksi.
Membersihkan tepi palpebra
Peradangan/infeksi pada konjungtiva

Penyebab:
Alergen / iritan
infeksius:
Bakterial [gonokokus, klamidia]
Virus

Manifestasi klinis
Hiperemi konjungtiva bulbi
Lakrimasi
Eksudat >> pada pagi hari
Pseudoptosis
Seperti ada benda asing pada mata
folikel
Jenis konjungtivitis

Konjungtivitis purulen dan Konjungtivitis
mukopurulen
Nisseria gonorhoe, stafilokokus,
pnemokokus TBC
Konjungtivitis membran
Adanya pseudomembran akibat infeksi
pneumokokus, steptokokus hemolitik,
ifteria
Konjungtivitis folikuler
Adanya folikel disebabkan klamidia
trakoma kebutaan
Konjungtivitis vernal
Gatal di tempat yang panas dan
terbuka
Konjungtivitis flinkten
Berkaitan dengan penyakit TBC
Diagnosa keperawatan

Potensial penularan bd kurang pengetahuan
Ggn rasa nyaman nyeri bd proses peradangan
Ggn persepsi sensori penglihatan
Potensial tejadinya komplikasi perforasi kornea
Penanganan


Vasokonstriktor [tetes], kortikosteroid
Kultur
Antibiotik topikal spectrum luas
HE: cegah penyebarab infeksi
Cuci tangan setelah menyentuh mata yang sakit dan
sebelum meneteskan oba
jangan menggunakan handuk bersama-sama
Abses stafilokokus kecil pada kelenjar
sebaceous pada dasar bulu
mata[kelenjar zeis atau kelenjar moll]
Penggunaan kosmetik terbentuk
hordeolum
Tampak kemerahan

Bentuk abses yang lain adalah chalazion
[hordeolum internal] terbentuk di jaringan
penyambung dari kelopak mata khususnya
pada kelenjar meibom.
Chalazion lebih besar dibandingkan dengan
hordeolum eksternal ketidaknyamanan
pada mata
Hordeolum dapat sembuh sendiri dalam
beberapa hari dan tidak perlu mendapatkan
treatment. Chalazion mungkin perlu
mendapatkan insisi pembedahan dan
drainase jika tidak ada drainase spontan
Jika kedua abses tersebut tetap ada
pemberian antibiotik
Berikan kompres hangat
Patofisiologi dan etiologi

Merupakan peradangan pada kornea bisa akut/kronis bisa
dangkal atau dalam.
Berkaitan dengan konjungtivitis bakteri, infeksi virus spt;
herpes simpleks, ulkus kornea, TBC, syphilis
Anak-anak terkena akibat kurangnya vit A, reaksi alergi,
penyakit virus: campak/ cacar
Lensa kontak, infeksi jamur, mata kering. Pseudomonas
aeruginosa adalah patogen yg paling sering timbul berkaitan
dengan lesa kontak
Tanda dan gejala

Kornea memiliki banyak reseptor nyeri peradangan pada
kornea menyakitkan meningkatkan pergerakan kelopak
mata, blepharospasme
Penurunan penglihatan, fotopobia, air mata, konjungtiva
kemerahankornea menjadi keruh [lanjut].
Test diagnostik
Slit lamp / lampu kepala, fluorescein,
Treatment

Antibiotik topikal
Kompres hangat
Bila rusak transplantasai kornea
Komplikasi
Infeksi kornea gangguan penglihatan
Perforasi kornea
Scar permanen pada kornea hilang pengliohatan
permanen