Anda di halaman 1dari 33

Fungsi dan jenis peralatan

Fungsi dan jenis peralatan


plambing
plambing
Fungsi peralatan plambing

Menyediakan air bersih ke tempat


2
tertentu yg dikehendaki dg
tekanan yang cukup

Menyalurkan air kotor dari tempat


2
tertentu tanpa mencemari
lingkungan

Menyediakan air untuk mencegah kebakaran


Kesalahan dalam perancangan, pemasangan atau perawatan dari
peralatan plambing dapat membahayakan jiwa manusia
Dapat disimpulkan bahwa Instalasi plambing tidaklah semudah
sebagai
Mana tampaknya dari luar. Oleh karena itulah maka banyak
negara telah
Menetapkan , !eraturan, pedoman !elaksanaan " code o#
practice $ yg
Menyangkut peralatan dan instalasi plambing.
Di Indonesia telah disiapkan % !edoman !lambing Indonesia&
oleh team yang dibentuk oleh Dirjen 'ipta Karya dan terdiri dari
berbagai unsur " !emerintah, konsultan,
kontraktor, industri dan !erguruan tinggi $
Jenis peralatan plambing
peralatan untuk penyediaan air bersih/minum
Peralatan untuk penyediaan air panas
Peralatan untuk penyaluran air buangan, ven dan unit pengolahannya bila
diperlukan
Peralatan saniter (plambing fixtures), peralatan dapur, mencuci (laundry)
Peralatan pemadam kebakaran
Peralatan pengolahan limbah padat

Peralatan penyediaan gas, oksigen, udara, dll.


!erencanaan sistem
!erencanaan sistem
plambing
plambing

(istem plambing merupakan bagian yg tak terpisahkan


dalam pembangunan gedung.

!erencanaan dan perancangan sistem plambing harus


dilaksanakan bersamaan dg arsitek, teknik sipil,
mekanikan, dan elektrikal.

!rosedur perencanaan

)ancangan konsep

*enis dan penggunaan gedung

Denah bangunan

*umlah penghuni

!enelitian lapangan

(ur+ai lokasi "in#rastruktur yang tersedia di lapangan$

Diskusi dengan instansi pemerintah yang berwenang

)encana dasar

Masalah umum,

pertemuan dg pemilik gedung dan perancang gedung

penyesuaian dg persyaratan gedunng dan peralatannya

!emilihan peralatan

)ancangan pendahuluan

)encana pelaksanaan

ndang-undang, peraturan, dan standar


!rinsip dasar sistem penyediaan
!rinsip dasar sistem penyediaan
air bersih
air bersih
Kualitas air

(esuaikan dg peraturan, dan standar yg berlaku di wilayah yg


akan dibangun. ntuk Indonesia, (.I .o. /0-/22/-0123 tentang
air minum yang boleh dialirkan ke alat plambing,
.o.1/34!5)M5.K5(46II42//2 tentang !ersyaratan Kualitas 7ir
Minum, Kep-/24Men K894I40112 tentang :aku Mutu !erairan Darat,
8aut dan dara. "ntuk (.I tentang !lambing,'ek di www.bsn.or.id
$
Pencegahan pencemaran air

Larangan hubungan pintas


yang dimaksud dengan hubungan pintas " cross conection $ adalah
hubungan ;sik
7ntara dua sistem pipa yang berbeda. !ipa air minum dengan
tangki air bukan air minum.
(istem perpipaan air minum dan peralatannya tidak boleh
terendam dalam air kotor atau bahan lain yang tercemar.

Perlindungan terhadap pencemaran oleh peralatan lain berupa


pencegahan aliran balik (backflow) dan efek siphon balik (back siphonage)
fek siphon balik adalah ter!adinya aliran masuk kedalam pipa air minum dari air bekas , iar
tercemar dari peralatan saniter atau tangki yg ditimbulkan oleh adanya tekanan negatif
dalam pipa.

peralatan yg dapat menimbulkan efek siphon balik al"

penyimpan air (tanki air, tanki ekspansi, menara pendingin, kolam renang, kolam
lainnya,)

penampung air (bak cuci tangan, bak cuci dapur, dll)

peralatan khusus (peralatan dapur, kedokteran, mesin cuci, sprinkler, ketel


pemanas., dsb)

pencegahan aliran balik dapat dilakukan dengan menyediakan celah udara atau
memasang penahan aliran balik

celah udara adalah ruang bebas berisi udara beba#s antara bagian terencah
dari lobang pipa / kran yang akan mengisis air ke dalam tanki atau peralatan
plambing tersebut

pencegah aliran balik" pemecah vakum yang mencegah efek sipon balik secara
otomatis memasukkan udara ke dalam pipa penyediaan air apabila ter!adi
tekanan negatif didalam sistim pipa tersebut, tekan atmosfer, pemecah vakum
tekanan positif, pemasangan pemecah vakum

Pukulan air dan pencegahannya

dalam pipa secara umum


$ila aliran iar dalam pipa dihentikan secara mendadak oleh kran atau katub
tekanan pada sisi atas ( uptsream ) akan meningkat dengan ta!am dan
menimbulkan % gelombang tekanan % yang akan merambat dengan
kecepatan tertentu dan kemudian dapat dipantulkan kembali ketempat
semula. &e!ala ini menimbulkan kenaikan tekanan yang sangat ta!am
sehingga menyerupai suatau pukulan dan dinamakan pukulan air ( 'ater
hammer ) atau ( 'ater hummer preasure )

dalam pipa outlet pompa


Pada 'aktu motor penggerak pompa dihentikan tidak akan langsung
menimbulkan pukulan air, ini disebabkan karena motor pompa tidak akan
langsung berhenti oleh kelembabannya.
(istem penyediaan air bersih
(istem penyediaan air bersih
umum
umum

(istem sambungan langsung

pipa distribusi dalam gedung disambung langsung dengan pipa


utama penyediaan air.

(istem tangki atap

*ika system sambungan langsung tidak dapat diterapkan karena


terbatasnya tekanan dalam pipa utama. 7ir ditampung lebih dahulu
dalam tangki bawah "dipasang pada lantai terendah bangunan atau
di bawah muka tanah$, kemudian dipompakan ke suatu tangki atas
yang biasanya dipasang di atas atap atau di atas lantai tertinggi
bangunan. Dari tangki ini didistribusikan ke seluruh bangunan.

(istem tangki tekan

banyak diterapkan untuk perumahan dan hanya dalam kasus


tertentu diterapkan pada bangunan pemakaian air besar. !rinsip
kerja , air yang telah ditampung dalam tangki bawah dipompakan
ke dalam suatu bejana4tangki tertutup sehingga udara di dalamnya
terkompresi. :iasanya dirancang agar +olume udara tidak lebih dari
</= terhadap +olume tangki dan 3/= +olume tangki berisi air.

(istem tanpa tangki "booster system$

Dalam system ini tidak digunakan tangki apapun. 7ir dipompakan


langsung ke system distribusi bangunan dan pompa menghisap air
langsung dari pompa utama. (istem ini sebenarnya dilarang di
Indonesia, baik oleh !erusahaan 7ir Minum maupun pada pipa-piap
utama dalam pemukiman khusus.
8aju 7liran 7ir
8aju 7liran 7ir

Debit 7liran
Debit 7liran
7ir
7ir
Jenis Gedung
Pemakaian Air Rata-
rata sehari (liter)
Jangka waktu pemakaian air
rata-rata sehari (jam)
Perbandingan luas
lantai efektif/total (%)
eterangan
1. Apartemen 200-250 8-10 45-50 Mewah 250 liter
Menengah 180 liter
Bujangan 120 liter
2. Restoran 30 5-7 ntu! penghuni 1"0 liter
3. Restoran mum 15 7 ntu! penghuni 1"0 liter
#ela$an 100 liter% 70 & 'ari jumlah
tamu perlu 15 liter(orang utnu! !a!us%
)u)i tangan 's*.
4. Rumah +o!o 100-200 8 #enghuni 1"0 liter
5. ,antor 100 8 "0-70 -etiap pegawai
". +oser*a 3 7 55-"0 #ema!aian air han$a untu! !a!us
*elum termasu! untu! restorann$a
7. #er!umpulan -osial 30 " -etiap tamu
8. .e'ung i*a'ah 10 2 /i'asar!an jumlah jemaat per hari
0 1otel 250-300 10 ntu! tiap tamu.. -ta23 120-150l
10. .e'ung
per!umpulan
150-200 -etiap tamu
8aju aliran air dihitung berdasarkan kebutuhan air pada gedung
tersebut. 9al ini bergantung pada lokasi dimana gedung tersebut
berada, dan jenis pemakaian gedung itu sendiri.
Debit 4 7liran 7ir
Debit 4 7liran 7ir

Disamping itu perlu ditambahkan


sejumlah air untuk peralatan
2
seperti,

mesin pendingin kompresi-uap sebesar kira-


kira 0< lt4mnt, dan jenis absorpsi kira-kira 0>
lt4mnt, untuk setiap ton re#rijerasi.

menara pendingin "cooling tower$ sebesar


/,2>-/,<1 lt4mnt untuk setiap ton re#rijerasi,
sebagai air pengisi akibat terjadinya
penguapan "kira-kira 0=$ dan terjadinya kabut
"kira-kira 2-<=$

untuk kolam air dan air mancur, sejumlah yang


diperlukan untuk mengganti kehilangan airnya

!erhitungan diatas hanya untuk


menghitung kebutuhan air total.
(edangkan untuk ukuran pipa dihitung
berdasarkan kebutuhan puncak.
?ekanan 7ir dan Kecepatan
?ekanan 7ir dan Kecepatan
7liran
7liran

?ekanan air yang kurang mencukupi akan


menimbulkan kesulitan dalam pemakaian air.
?ekanan yang berlebihan dapat menimbulkan rasa
sakit terkena pancaran air serta mempercepat
kerusakan peralatan plambing, dan menambah
kemungkinan timbulnya pukulan air. :esarnya
tekanan air yang baik berkisar dalam suatu daerah
yang agak lebar dan bergantung pada persyaratan
pemakai atau alat yang harus dilayani.

(ecara umum dapat dikatakan besarnya tekanan


%standar& adalah 0,/ kg4cm
2
sedang tekanan statik
sebaiknya diusahakan antara @,/ hingga A,/ kg4cm
2

untuk perkantoran dan antara 2,A sampai <,A
kg4cm
2
untuk hotel dan perumahan. Disamping itu,
beberapa macam peralatan plambing tidak dapat
ber#ungsi dengan baik kalau tekanan airnya kurang
dari suatu batas minimum.
?ekanan minimum yang
?ekanan minimum yang
dibutuhkan
dibutuhkan
alat plambing
alat plambing
!ama Alat
"ekanan #ang
dibutuhkan
(kg/$m
%
)
"ekanan &tandar
(kg/$m
%
)
,atup gelontor !loset 0%7
14
1%0
,atup gelontor peturasan 0%42
24
,eran $ang menutup sen'iri 0%73
34
#an)uran man'i 'engan
pan)aran halus(tajam
0%7
#an)uram man'i *iasa 0%35
,eran *iasa 0%3
#emanas air langsung 'engan
*ahan *a!ar gas
0%25-0%7
44
Konstruksi tangki-tangki air
Konstruksi tangki-tangki air
ntuk diperhatikan dalam konstruksi tangki,

!emasangan tangki dalam bangunan,

?idak memakai lantai, dinding, langit2, dll

!erlu ruang bebas u4 pemeriksaan di sekeliling tangki

!ipa peluap

!emasangan tangki di luar bangunan,


*arak minimal dg pengumpul air kotor adalah A
meter.

Babungan dengan tangki pemadam kebakaran


!erancangan sistem pipa air
!erancangan sistem pipa air
dingin
dingin

(istem perpipaan,
Distribusi ke atas !engaliran
ke bawah
!emasangan katup
!emasangan katup

Dari pipa utama "tegak maupun mendatar$ biasanya


dibuat pipa-pipa cabang yang melayani tiap lantai.
!ada pipa cabang ini, sedekat mungkin dengan pipa
utamanya dipasang katup-katup penutup yang
berperan sebagai penutup aliran pada saat perawatan
atau perbaikan pada cabang tersebut, sehingga tidak
mengganggu sistem secara keseluruhan "gedung$.
Katup yang biasa digunakan adalah katup sorong
"gate +al+e$, namun apabila katup tersebut digunakan
juga sebagai katup pembatas aliran maka umum
digunakan katup bola "globe +al+e$.

Katup-katup penutup ini biasanya dipasang pada


tempat yang mudah untuk dioperasikan. Kalau
perpipaan tersebut dipasang pada ruang pipa "sha#t
plambing$, maka ruang tersebut harus cukup untuk
mengoperasikan katup-katup, termasuk untuk
penggantian katup tersebut. .amun apabila
perpipaan tidak menggunakan ruang pipa maka katup
penutup tersebut dapat ditempatkan dengan
melengkapi lubang pemeriksa "hand hole$. Hand hole
diletakkan pada lantai, langit-langit, dan di dinding.
!enaksiran Debit
!enaksiran Debit
"Kebutuhan$ 7ir
"Kebutuhan$ 7ir

!enaksiran kebutuhan air

!enaksiran berdasarkan jumlah pemakai "penghuni$


didasarkan pada pemakaian air rata-rata sehari dari setiap
penghuni, dan perkiraan jumlah penghuni. 7ngka ini dipakai untuk
menghitung pemakaian air rata-rata sehari berdasarkan standar
pemakaian air per orang per hari untuk si#at penggunaan gedung
tertentu. :ila jumlah penghuni tidak diketahui maka digunakan
penaksiran berdasarkan luas lantai e#ekti# dan menetapkan
kepadatan hunian per luas lantai."(o#yan C Morimura, ?abel <.02$

!enaksiran berdasarkan jenis dan jumlah alat plambing


digunakan apabila kondisi pemakaian alat plambing dapat
diketahui, misalnya untuk perumahan atau gedung kecil lainnya.
*uga harus diketahui jumlah dari setiap jenis alat plambing dalam
gedung tersebut "(o#yan C Morimura, ?abel <.0<$

!enaksiran berdasarkan unit beban alat plambing


Dalam metoda ini untuk setiap alat plambing ditetapkan suatu unit
beban "fxture unit; 1 fu=7,5 galon/menit$. ntuk setiap bagian
pipa dijumlahkan besarnya unit beban dari semua alat plambing
yang dilayaninya, dan kemudian dicari besarnya laju aliran air.

Disamping itu perlu ditambahkan sejumlah air untuk peralatan


2

seperti,

mesin pendingin kompresi-uap

menara pendingin "cooling tower$

untuk kolam air dan air mancur, sejumlah yang diperlukan untuk
mengganti kehilangan airnya.
nit
nit
:eban
:eban
7lat
7lat
!lambi
!lambi
ng
ng
Jenis alat plambing Jenis pen#ediaan air
'nit alat plambing
eterangan
pribadi umum
,loset ,atup gelontor " 10
,loset +ang!i gelontor 3 5
#eturasan 'engan tiang ,atup gelontor 10
#eturasan ter*u!a 5urinal
stall4
,atup gelontor 5
#eturasan ter*u!a 5urinal
stall4
+ang!i gelontor 3
Ba! )u)i 5!e)il4 ,eran 0%5 1
Ba! )u)i tangan ,eran 1 2
Ba! man'i ren'am
5Bath +u*4
,eran pen)ampur air 'ingin
'an panas
2 4
#an)uran man'i 5shower4 ,eran pen)ampur air 'ingin
'an panas
2 4
#an)uran man'i tunggal ,eran pen)ampur air 'ingin
'an panas
2
Ba! )u)i *ersama 5untu! tiap !eran4 2
Ba! )u)i pel ,eran 3 4 .e'ung !antor%
's*.
Ba! )u)i 'apur ,eran 2 4 ntu! umum 3
hotel atau
restoran% 'll
Ba! )u)i piring ,eran 5
Ba! )u)i pa!aian
5satu sampai tiga4
,eran 3
#an)uran minum ,eran air minum 2
#emanas air ,atup *ola 2
Bra;k hubungan unit beban
Bra;k hubungan unit beban
";Dture unit$ dengan debit
";Dture unit$ dengan debit
aliran
aliran
Bra;k hubungan unit beban
Bra;k hubungan unit beban
";Dture unit$ dengan debit
";Dture unit$ dengan debit
aliran
aliran
!erhitungan debit 4 aliran air
!erhitungan debit 4 aliran air

Untuk perhitungan cara (1) dan


(2), perlu dikalikan dengan
faktor pengali debit puncak:

Qh(ma)!c1"Qh c1!1"#$2"%

Qm(ma)!c2"Qm c2!&"%$'"%

Untuk perhitungan
menggunakan fxture units (unit
beban) dan gra(k, angka )ang
dihasilkan langsung merupakan
debit pemakaian puncak"
Metode !enaksiran Debit 4
Metode !enaksiran Debit 4
7liran 7ir
7liran 7ir

:erdasar jumlah pemakai,

!raktis untuk tahap perencanaan. Dapat


memperkirakan jumlah pemakaian air per hari walau
jumlah dan jenis alat plambing belum ditentukan

Dapat digunakan untuk menghitung +olume tangki


bawah, tangki atap, pompa, dll. ntuk ukuran pipa,
hanya bisa dipakai untuk pipa penyediaan air, bukan
pipa jaringan

:erdasar jenis dan jumlah alat plambing,

Dapat mengetahui jumlah dari tiap jenis alat


plambing dalam gedung, dan kondisi pemakaiannya.

:erdasar unit beban alat plambing ";Dture


units$

ntuk menghitung dimensi pipa dalam jaringan

(umus yg sering dipakai dalam mencari debit aliran


yaitu "

)h * )d / +

)h max * c, x )h

)m max * c- x )h/./
dimana " )h * Pemakaian air rata0rata ( m1/!am )
)d * Pemakaian air rata0rata sehari ( m1 )
)m max * Pemakaian sir pada menit puncak
)h max * Pemakaian air pada !am puncak
+ * Jangka 'aktu pemakaian ( !am )
c, * 2onstanta antara ,,3 s/d -,/
c- * 2onstanta antara 1,/ s/d 4,/

5oal disuatu gedung kantor seluas -/// m- dan diperkirakan ada


tambahan sebesar -/6 untuk mengatasi kebocoran, penyiraman
taman dsb. serta constanta c, * - dan c- * 1 !ika !umlah penghuni
tidak diketahui maka diperkirakan kepadatan antara 3 s/d ,/ m-
per orang.
hitung berapa "
,. )h * Pemakaian air rata0rata ( m1/!am )
-. )d * Pemakaian air rata0rata sehari ( m1 )
1. )m max * Pemakaian sir pada menit puncak
4. )h max * Pemakaian air pada !am puncak

5oal disuatu gedung 7partemen untuk 3/ keluarga dimana untuk


1/ keluarga disediakan satu kamar tidur dan untuk -/ keluarga
disediakan dua kamar tidur, perlengkapan untuk setiap keluarga
disediakan satu klosed duduk dengan bak penggelontor, satu bak
mandi (bath tub), satu bak cuci tangan dan satu bak cuci dapur.
8ntuk penggunaan bersama seluruh penghuni gedung disediakan
9 bak cuci pakaian (termasuk mesin cuci listrik), faktor penggunaan
serentak seluruh alat plambing sebesar 196 kecuali untuk bak cuci
pakaian sebesar 336
hitung berapa "
,. :a!u aliran air yang ter!adi ( liter/!am )
-. )h * Pemakaian air rata0rata ( m1/!am )
1. )d * Pemakaian air rata0rata sehari ( m1/hari )