Anda di halaman 1dari 5

MALARIA

Malaria adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi protozoa dari genus Plasmodium dan
mudah dikenali dari gejalanya yaitu meriang (panas dingin menggigil) serta demam
berkepanjangan.

Waktu kuliah dulu, dikenal ada beberapa jenis species malaria, yaitu
1. Plasmodium falciparum
2. Plasmodium vivax
3. Plasmaodium malariae
4. Plasmodium ovale
Gejala tiap-tiap jenis malaria biasanya berupa meriang, panas dingin menggigil dan keringat
dingin. Dlm beberapa kasus yg tidak disertai pengobatan, gejala-gejala ini muncul kembali
secara periodik.
Jenis malaria yg paling ringan adalah malaria tertiana yg disebabkan oleh Plasmodium vivax,
dgn gejala demam dapat terjadi setiap dua hari sekali setelah gejala pertama terjadi (dapat terjadi
selama 2 minggu setelah infeksi).
Demam rimba (jungle fever ) atau disebut juga malaria tropika disebabkan oleh Plasmodium
falciparum yg merupakan penyebab sebagian besar kematian akibat malaria karena parasit ini dpt
menghalangi jalan darah ke otak, menyebabkan koma, mengigau, serta kematian

PERBANDINGAN

MALARIA



Dalam kesempatan ini sy tidak akan membahas semua plasmodium tersebut, maklum ilmunya
sangat terbatas sekali. Sy akan membahas tentang P.vivax dan P.Falsiparum saja karena itu yg
sering ditemui dilapangan (bukan lapangan olahraga lo, tp maksudnya dunia kerja)

Kris Cahyo Mulyatno
ITD UA
Plasmodium falciparum
Yang harus diperhatikan dlm pemeriksaan parasit ini yaitu :
1. Eritrosit tidak membesar
2. Terdapat titik maurer disekitar parasit
3. Bentuk titik Maurer kasar
4. Stadium yang ditemukan umumnya trofozoit dan gametosit
5. Bila ditemukan stadium skizon di sediaan darah tepi menandakan adanya infeksi berat

Stadium trofozoit





Stadium skizon (jarang ditetmukan di dlm darah tepi)
Ciri-ciri:
Kris Cahyo Mulyatno
ITD UA
- Eritrosit tidak membesar
- Parasit: jumlah inti 2 - 24
- pigmen sudah menggumpal berwarna hitam




Stadium gametosit
- eritrosit tidak membesar
- Parasit:
* bentuk pisang agak lonjong atau seperti sosis (mikrogametosit)
* plasma biru atau merah muda (mikrogametosit)
* inti padat (kalau mikrogametosit tdk padat)
* pigmen di sekitar inti atau tersebar (mikrogametosit)



Kris Cahyo Mulyatno
ITD UA



Plasmodium vivax
Morfologi


Yang harus diperhatikan dlm pemeriksaan parasit ini yaitu :
1. Eritrosit membesar
2. Terdapat titik schuffner disekitar parasit
3. Titik Schuffner bentuknya halus dan tersebar merata di sekitar parasit
4. Stadium yang ditemukan :
trofozoit, skizon dan gametosit (semua stadium)

Kris Cahyo Mulyatno
ITD UA
Stadium trofozoit
Ciri-ciri : - eritrosit membesar
- bentuk cincin ( besarnya 1/3 eritrosit)
- mulai tampak titik schuffner.



Stadium skizon
Ciri-ciri : - eritrosit : membesar
- jumlah inti 12 - 24
- pigmen : kuning tengguli berkumpul
- titik schuffner masih tampak dibagian pinggir eritrosit




Stadium makrogametosit
Ciri-ciri : - eritrosit membesar
- inti kecil, padat, pigmen tersebar
- protoplasma biru
- titik schuffner masih tampak di pinggir
Kris Cahyo Mulyatno
ITD UA