Anda di halaman 1dari 9

A.

PENDAHULUAN
Gigi tiruan porselen sedang populer saat ini karena pilihan warna
yang estetis dan permukaan yang mengkilap dan mempunyai kekuatan
lebih tinggi dari akrilik namun tidak sekuat logam. Kekurangan dari bahan
porselen adalah bersifat rapuh dan harga yang relatif mahal. Resin akrilik
merupakan bahan alternatif yang bisa digunakan selain komposit yang
relatif murah dan pembuatannya yang mudah. Namun resin akrilik yang
digunakan saat ini juga masih mempunyai sifat mekanik yang kurang
bagus (McCabe et al., !!"#.
$ndonesia memiliki kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan untuk
material kedokteran gigi% salah satunya kaolin dan &irkonia. Kaolin dan
&irkonia mempunyai sifat mekanik yang cukup baik dan biokompatibel
yang dapat diaplikasikan dalam pembuatan material kedokteran gigi.
Kaolin mengandung alumina dan silika. 'lumina dan silika sudah
sering digunakan dalam kedokteran gigi. (enelitian sebelumnya alumina
dapat dikombinasikan dengan silika sebagai komponen bahan pengisi
restorasi komposit ()*elyna% !+!#. Kombinasi alumina dan &irkonia dapat
meningkatkan sifat mekanik dari &irkonia (Kawai% !++#. (enambahan
silika pada kombinasi alumina dan &irkonia akan meningkatkan nilai
estetik material yang dihasilkan ('yu% !+!#.
B. METODE
(enelitian yang dilakukan adalah eksperimental laboratoris.
,umber data adalah data primer yang diambil langsung selama proses
penelitian di laboratorium. (enelitian dilakukan pada bulan -uli sampai
dengan 'gustus !+. ,ampel penelitian dibagi menjadi kelompok% yaitu
klompok + kaolin.&irkonia konsentrasi /!01! yang diimpregnasi (MM'
dan kelompok kaolin &irkonia konsentrasi 1!0/! yang diimpregnasi
(MM'. -umlah sampel pada masing.masing kelompok adalah ++ buah (+
buah untuk karakterisasi ,)M% 2 buah untuk uji kekerasan% dan 2 buah
untuk uji modulus elastisitas#.
3ariabel bebas dalam penelitian ini adalah kaolin &irkonia
konsentrasi /!01! dan konsentrasi 1!0/! yang diimpregnasi (MM'.
3ariabel terikat penelitian ini adalah karakterisasi morfologi dan sifat
mekanik (kekerasan dan modulus elastisitas#% dan *ariabel terkendali
dalam penelitian ini adalah alat dan bahan% suhu% prosedur sintesis% dan
persentase bahan. 3ariabel.*ariabel penelitian ini dideskripsikan dan
dibandingkan hasilnya antara kelompok + dan kelompok untuk
mengetahui apakah terdapat perbedaan karakterisasi morfologi dan sifat
mekanik pada kaolin.&irkonia konsentrasi /!01! dengan konsentrasi 1!0/!
yang diimpregnasi (MM'.
C. HASIL DAN PEMBAHASAN
+. 'nalisil 4asil Karakterisasi ,)M
a. ,ampel ' kaolin.&irkonia konsentrasi /!01!
' 5
C 6
Gambar 4asil Karakterisasi ,)M ,ampel ' dengan perbesaran ('#
+2!7% (5# 2!!7% (C# +!!!7% (6# +!.!!!7
b. ,ampel 5 kaolin.&irkonia konsentrasi 1!0/!
Gambar 4asil Karakterisasi ,)M ,ampel 5 dengan perbesaran ('#
+2!7% (5# 2!!7% (C# +!!!7% (6# +!.!!!7
' 5
C 6
5erdasarkan hasil Scanning Electron Microscope (,)M# dapat
dibuktikan dental bridge dapat dibentuk dari bahan metakaolin dan
&irkonia menggunakan metode ceramic foaming yang diimpregnasi
(MM' sebagai bahan pengisi pori. Karakteristik kedua sampel
teridentifikasi menunjukkan struktur yang padat% halus% dan berpori.
(ori.pori yang terbentuk menghasilkan porositas yang tidak
terdistribusi sempurna (tidak memiliki interkoneksi porus# dan
memiliki ukuran yang beragam. 8kuran pori yang dihasilkan memiliki
ukuran /9.+!: ;m pada sampel kaolin.&irkonia konsentrasi /!01! dan
ukuran antara /2.+"2 ;m pada sampel kaolin.&irkonia konsentrasi
1!0/!. 8kuran porus yang dihasilkan termasuk dalam klasifikasi
makroporus (< 2! nm# berdasarkan standar $8('C. 4al tersebut sesuai
ukuran porositas yang biasa dihasilkan dengan teknik direct foaming%
yaitu porus berukuran makro sekitar +!;m.+%mm ($8('C% +==/#.
. 'nalisis 4asil 8ji Kekerasan
a. ,ampel ' kaolin.&irkonia konsentrasi /!01!
>abel 4asil pengujian vickers kaolin.&irkonia /!01!
No ,ampel Kekerasan (34N#
+ '+ 9%:1
' 91%/=
9 '9 +"%9
/ '/ 9!%:
2 '2 9%9
Rata.rata "%9+"
b. ,ampel 5 kaolin.&irkonia konsentrasi 1!0/!
>abel 4asil pengujian vickers kaolin.&irkonia 1!0/!
No ,ampel Kekerasan (34N#
+ 5+ 9%
5 /9%21
9 59 //%2
/ 5/ /!%9
2 52 9=%
Rata.rata 9=%=21
8ji microhardness vickers menghasilkan nilai rata.rata
yang berbeda antara kaolin.&irkonia konsentrasi /!01! dengan nilai
rata.rata "%9+" 34N dan kaolin.&irkonia 1!0/! dengan nilai rata.
rata 9=%=21 34N. 8kuran pori.pori yang tidak homogen dan belum
mempunyai interkoneki antar porus inilah yang menyebabkan
(MM' tidak dapat masuk ke dalam pori.pori dengan sempurna%
sehingga didapatkan nilai kekerasan yang kurang tinggi karena
ikatan antar keramik kurang kompak. Nilai rata.rata kedua sampel
masih kurang mendekati nilai kekerasan dentin. 'plikasi dalam
bidang dental dibutuhkan kekerasan yang setidaknya sama dengan
dentin yaitu sebesar 1! 34N (McCabe% !!"#.
9. 'nalisis 4asil 8ji Modulus )lastisitas
a. ,ampel ' kaolin.&irkonia konsentrasi /!01!
>abel 4asil pengujian modulus elastisitas kaolin.&irkonia /!01!
No ,ampel >inggi 6iameter Modulus elastisitas (Mpa#
+ '+ / 1 2==%!/
' / 1 1":%9:
9 '9 / 1 /"%/9
/ '/ / 1 +9:2%
2 '2 / 1 /!9%92
Rata.rata :!=%/1
b. ,ampel 5 kaolin.&irkonia konsentrasi 1!0/!
>abel 4asil pengujian modulus elastisitas kaolin.&irkonia 1!0/!
No ,ampel >inggi 6iameter Modulus elastisitas (Mpa#
+ 5+ / 1 2/+%"!
5 / 1 +!+2%=
9 59 / 1 !21%/
/ 5/ / 1 /:1%2/
2 52 / 1 221%22
Rata.rata ==%/9"
8ji diametral tensile strength untuk menentukan modulus
elastisitas sampel menghasilkan nilai rata.rata yang berbeda antara
kaolin.&irkonia konsentrasi /!01! dengan nilai rata.rata :!=%/1
Mpa dan kaolin.&irkonia konsentrasi 1!0/! dengan nilai rata.rata
==%/9" Mpa. Nilai rata.rata kedua sampel masih kurang
mendekati nilai modulus elastisitas dentin. 'plikasi dalam bidang
dental dibutuhkan modulus elastisitas yang setidaknya sama
dengan dentin yaitu sebesar + Gpa (>akarini% !+#.
D. SIMPULAN DAN SARAN
,impulan penelitian ini adalah sebagai berikut0
+. 4asil karakterisasi morfologi ,)M pada kaolin.&irkonia dengan
konsentrasi /!01! dan konsentrasi 1!0/! yang diimpregnasi (MM'
menunjukkan persebaran (MM' yang belum merata menutupi seluruh
pori.pori. (ori.pori yang terbentuk tidak terdistribusi secara sempurna%
tidak homogen% dan tidak memiliki interkoneksi antar pori. 8kuran pori
pada kaolin.&irkonia /!01! adalah /9.+!:;m sedangkan pada kaolin.
&irkonia adalah /2.+"2;m.
. Nilai rata.rata hasil uji kekerasan pada kaolin.&irkonia dengan
konsentrasi /!01! yaitu "%9+" 34N dan kaolin.&irkonia 1!0/! yaitu
9=%=21 34N. Nilai kekerasan tertinggi pada sampel dengan konsentrasi
kaolin.&irkonia konsentrasi 1!0/!.
9. Nilai rata.rata modulus elastisitas hasil uji diametral tensile strength
pada kaolin. &irkonia dengan konsentrasi /!01! yaitu :!=%/1 Mpa dan
kaolin.&irkonia 1!0/! yaitu ==%/9" Mpa. Nilai modulus elastisitas
tertinggi pada sampel dengan konsentrasi kaolin.&irkonia konsentrasi
1!0/!.
,aran penelitian ini adalah sebagai berikut0
+. (ersentase komposisi dari masing.masing komponen sebaiknya lebih
ber*ariasi agar dihasilkan pori homogen dan memiliki koneksi antar
porus agar (MM' dapat masuk ke dalam pori.
+. (roses pencampuran semua komponen diperlukan metode dan waktu
yang tepat agar dihasilkan suatu campuran yang lebih homogen
sehingga mendapatkan ukuran pori yang homogen.
. (roses impregnasi *akum diperlukan cara yang lebih tepat agar bahan
impregnan dapat masuk ke dalam pori.pori sampel serta dapat
menutup seluruh pori.porinya.
E. DAFTAR PUSTAKA
1. 'nusa*ice% K.M.% dan G.'.?.Robert% +=""% Advances in chitin science%
-ac@ues 'ndre (ress% ?rance.
2. 'nusa*ice% K.-.% !!9% Phillips science of dental materials:
Mechanical properties of dental materials, dental polymers, dental
ceramics, denture ase resin% ++
th
)d% Missouri0 A5 ,aunders
Company.
!. 'yu% ).>.% !++% Pengaruh kitosan terhadap diversifikasi partikel dari
seruk nanokomposit "#ro
2
$al
2
o
!
$sio
!
$%hitlockited& dalam
memperaiki sifat mekanik pada restorasi gigi direk% $nstitut
>eknologi 5andung.
'. 5arclay CA% Aalmsley '6. !!+% (i)ed and removale
prosthodontics.
nd
ed. >ottenham% Churchill li*ingstone
*. 5rinker% -.% +=="% +andook of iomaterial properties, Chapman and
4all% Bondon
,. Callister% A.6.% !!9% Materials science and engineering an
introduction, ,th Ed, -ohn Ailey and ,ons% $nc.8nited ,tate of
'merica
-. Chandra% 5.% !!"% Metodologi penelitian kesehatan, )GC% -akarta
.. Craig% R.G.% dan (owers% -.M.% !!% /estorative dental material, ++
th
ed% ,t. Bouis Missouri% Mosby
0. 6enry% $.% !!"% ,tate of >he 'rt of Cirkonia for 6ental 'plication,
1ournal of 2ental material, /0==.9!:
13. 6uguet% ).% !!"% 4ntroduction to hyrid organic inorganic materials:
sol$gel derived hyrid organic inorganic materials. 8ni*ersity
5ordeau7.+.
11. )san% >.'.% Dlusile% '.D.% 'keredolu% (.'.% )san% '.D.% !!/% Socio$
demographic factors and edentulism the nigerian e)perience% 5MC Dral
4ealth dalam http0EEwww.biomedcentral.comE+/:.1"9+E/E9E diakses
tanggal +2 juli !+
12. )*elyna% '.% !+!% Sintesis dan analisis mikrostruktur al2o!$sio2$#ro2
erukuran nano seagai ahan pengisi restorasi mahkota 5aket resin
polymethylmethacrylate heatcured serta u5i sifat mekanisnya, 6esis%
(rogram (endidikan Magister (rogram ,tudi $lmu Kedokteran Gigi%
8ni*ersitas (adjajaran
1!. Geerts% G. '. 3. M.% D*erturf% -. 4.% and >heuns% G.D.% !!"% 6he
effect of different reinforcements on the fracture toughness of
materials for interim restoration, - (rosthet 6ent% ==(1#0/1+.:
1'. 4anafi% R.% !++% Studi efek penamahan red mud seanyak *7 dan
2*7 erat pada karakteristik geopolimer erasis metakaolin% $nstitut
>eknologi 5andung.
1*. 4arjanto% ,.% +=":% Bempung% &eolit% dolomit% dan magnesit% pulikasi
khusus, 6irektorat ,umber 6aya Mineral.
1,. 4ermawan% 4. !!=% Sintesis dan karakterisasi nanopartikel yttrium
staili#ed #irconia seagai dental ridge material. ?akultas >eknik
Mesin dan 6irgantara% $nstitut >eknologi 5andung.
1-. $M(CD% !+!% 4mpregnation resin, e8uipment, and services9 porosity
classification system helps determine solution to casting leaks% dalam
http0EEwww.impco.inc.comEpage+"2F:+.html diakses tanggal +
september !+.
1.. $8('C (hysical Chemistry 6i*ision% +==/ /ecomendation for the
characteri#ation of porous solid% (ure and 'ppl.Chem% 11("#0+:9=.
+:2"
10. Kawai% G.% !++, Phase transformation of #irconia ceramics y
hydrothermal degradation% >he -apanese ,ociety for 6ental Material
and 6e*ices
23. Buccaci% G.% !+!% Adsorption performances and aplication study of
ceramics foams, $nstituto ,uperior >ecnico% 8ni*ersidade >ecnica de
Bisboa.
21. Machfud&oh% (. '.% !++% Macam$macam gigi tiruan pada kasus
kehilangan gigi yang ereda% ?akultas Kedokteran Gigi% 8ni*ersitas
-ember dalam http0EEwww.scribd.comEdocE:!/=1:+Emakalah.
macam.gigi.tiruan.pd.kasus.kehilangan.gigi.yg.berbeda diakses
pada tanggal ! juni !+.
22. McCabe% -. ?.% Aalls% '.A.G.% !!"% Applied 2ental materials. =
th
)d%
5lackwell (ub Btd% 8nited Kingdom.
2!. DH5rien% A. -.% !!% 2ental materials and their selection, 9
th
ed%
Iuintessence% Canada
2'. (ark% -.5.% and 5ron&ino -.6.% !!9% :iomaterial: principles and
application, CRC (ress% 8,'.
2*. (echarsky% 3. K.% and Ca*alij (. G.% !!9% (undamental of po%er
diffraction and structural characteri#ation of material% ,pringer
,cience and 5usiness Media% New Gork
2,. (owers% -. M.% and Ronald% B. ,.% !!1% ;raig<s restorative dental
materials, +
th
ed% ,t. Bouis% Missouri% )lse*ier
2-. (radhan% M.% !!"% 6ailoring porosity and pore characteristics in
o)ide ceramic foams through controlled processing, >rans $nd Ceram
,oc.
2.. (ratama% R.% !++% Sintesis dan karakterisasi nanopartikel alumina
staili#ed #irconia seagai dental ridge material. ?akultas >eknik
Mesin dan 6irgantara% $nstitut >eknologi 5andung.
20. Reynen% (.% +=:=% 6he infact sintering theory on po%der technology,
(roceeding of the /th Gugosla*.Germany Meeting on Materials
,cience and 6e*elopment Gugosla*.
!3. Rosenstiel% ,.?.% Band% M.?.% ?ujimoto% -.% +==2% ;ontemporary fi)ed
prosthodontics 2
nd
, ed. ,t.Bouis.
!1. ,hima&u% M.% +==+% Principal differencis et%een fine and
conventional ceramics% C>C.,$R$M.% Malaysia.
!2. ,upranto% -.% !!!% 6eknik sampling untuk survei dan eksperimen, (>
Rineka Cipta% -akarta.
!!. ,uryatenggara% ?.% Gunadi% 4.% Margo% '.% ,etiabudi% $.% 5urhan% B.%
+==+% :uku a5ar ilmu geligi seagian lepasan% 4ipokrates% -akarta.
!'. >ahir% M. '. M.% >an% 4. G.% Aoo% '. '. ,.% and Gap% '. 8. -.% !!2%
Effect of p+ on the microhardness of resin$ased restorative
materials, - Dp 6ent% 9!(2#011+.1