Anda di halaman 1dari 12

Perubahan Kepekaan Indera Rasa Akibat

Perubahan Suhu
Derry Azwar R
021211133013
Fakultas Kedokteran i!i " #ni$eristas Airlan!!a
ABSTRAK
Pada %anusia& pen!aruh suhu rasa intensitas dan persepsi kualitas& dan sti%ulasi
ther%al itu sendiri dapat %eni%bulkan sensasi rasa' (a%un& %ekanis%e sara) peri)er
rasa se*ara u%u% telah diteliti se*ara independen dari pen!aruh suhu' Se*ara u%u%&
respon rasa neuron besar %enurun se*ara siste%atis untuk se%ua ran!san!an den!an
%enurunkan suhu yan! disesuaikan' Respon selekti$itas Sukrosa"spesialis untuk
sukrosa dan (a+l"spesialis untuk (a+l tidak terpen!aruh oleh suhu' (a%un&
Sukrosa"spesialis yan! tidak responsi) terhadap sukrosa pada 10,+& sedan!kan (a+l"
spesialis %erespon sa%a untuk (a+l pada se%ua suhu' Seba!ai kesi%pulan suhu
yan! %en!atur respon rasa dan suhu %erupakan sti%ulus untuk akti$asi dala% -enis
tertentu dari sara) !ustatorib peri)er'
In hu%ans& te%perature in)luen*es taste intensity and .uality per*eption& and ther%al
sti%ulation itsel) %ay eli*it taste sensations' /owe$er& peripheral *odin!
%e*hanis%s o) taste ha$e !enerally been e0a%ined independently o) the
in)luen*e o) te%perature' In !eneral& the taste responses o) broadly tuned neurons
de*reased syste%ati*ally to all sti%uli with de*reasin! adapted te%peratures' 1he
response sele*ti$ity o) Su*rose"spe*ialists )or su*rose and (a+l"spe*ialists )or
(a+l was una))e*ted by adapted te%perature' /owe$er& Su*rose"spe*ialists were
unresponsi$e to su*rose at 10,+& whereas (a+l"spe*ialists responded e.ually to
(a+l at all adapted te%peratures' In *on*lusion& we ha$e shown that te%perature
%odulates taste responsi$eness and is itsel) a sti%ulus )or a*ti$ation in spe*i)i*
types o) peripheral !ustatory neurons'
Keywords : Taste, Cold temperature, Gustatory neurons
1
PENDAHULUAN
2anusia %e%iliki li%a alat indra yaitu
indra pen!lihatan& penden!ar&
pen*iu%an& peraba dan pen!e*ap'
Indra pen!e*ap adalah or!an pentin!
dala% tubuh %anusia yan! dapat
%e%buat %anusia dapat %erasakan
%akanan dan %en!hindari tubuh dari
substansi bera*in' 3idah adalah salah
satu indra pen!e*ap& lida tersusun atas
otot otot ran!ka yan! berbentun!
lon!ituditunal& trans$ersal dan sirkuler'
2anusia dapat %erasakan ber%a*a%
%a*a rasa %elalui or!an sensorik yaitu
taste buds yan! berada pada lidah kita&
Rasa 4 rasa ini dapat kita rasakan
%elalui sel 4 sel perasa' Taste buds
berukuran 50 4 60 7% dan %e%iliki
%e%iliki sekitar 50 serat sara) yan!
setiap sara)nya' Ada kuran! lebih
100'000 taste buds yan! berada di
lidah kita hin!!a keron!kon!an'
Sedan!kan untuk pen!e*apan& %anusia
%e%iliki 8 %a*a% rasa dasar yan!
dapat dirasakan oleh lidah& yaitu
%anis& asa%& pahit dan asin' 9at yan!
pahit teruta%a di ke*ap di belakan!
lidah& yan! asa% di sepan-an! tepi
lidah& yan! %anis di u-un! lidah& dan
yan! asin di dorsu% anterior lidah' 9at
yan! asa% dan pahit -u!a terasa di
palatu% yan! -u!a a!ak peka terhadap
%anis dan asin'
1e%peratur adalah suatu ele%en
pentin! untuk dapat %erasakan rasa'
2akanan dan %inu%an yan! biasanya
disa-ikan panas& terkadan! dirasa
kuran! dapat dinik%ati apabila
disa-ikan din!in& be!itu pula
sebaliknya':erdasarkan penelitian
sebanyak ti!a kali& 68 oran! yan!
berasal dari :ro*k #ni$ersity dan
ko%unitas lokal dia%ati den!an
%enya-ikan rasa %anis& asa%& pahit
%asin! %asin! pada suhu 5 + dan 35
+& %ereka akan dia%ati dari intensitas
rasa' Dari hal ini intensitas rasa yan!
%ereka dapatkan tidaklah sa%a'
Sehin!!a& dapat disi%pulkan bahwa
untuk beberapa indi$idu te%perature
dapat %eni%bulkan sensasi rasa yan!
berbeda& te%perature tertentu untuk
-enis rasa tertentu akan akan
%e%pen!aruhi intensitas rasa'
TINJAUAN PUSTAKA
Lidah
3idah adalah suatu or!an %uskular
yan! berhubun!an den!an
2
pen!uyahan& pen!e*apan dan
pen!u*apan yan! terletak pada
seba!ian di ron!!a %ulut dan )arin!'
3idah ber)un!si untuk %erasakan
ran!san!an rasa dari benda"benda
yan! %asuk ke dala% %ulut kita'
1
Anatomi Lidah
3idah dapat diba!i %en-adi ti!a
ba!ian& yaitu radiks& korpus& dan
apeks' Radiks lidah %elekat pada
tulan! hioid dan %andibula& di ba!ian
bawah kedua tulan! terdapat otot
!eniohioid dan otot %ilohioid' Korpus
lidah bentuknya *e%bun! dan bersa%a
apeks %e%bentuk duaperti!a anterior
lidah' Radiks dan korpus dipisahkan
oleh alur yan! berbentuk ;<; yan!
disebut sulkus ter%inalis'
1
Gambar 1. Anatomi lidah
Persarafan Lidah
Persara)an pada lidah dapat
diba!i %en-adi ti!a kelo%pok& yaitu=
8&5
1' Sara) sensoris& utuk %e%persara)i =
a' Duaperti!a anterior oleh ner$us
lin!ualis'
b' Seperti!a posterior oleh ner$us
lin!ualis& !loso)arin! dan
$a!us'
2' Sara) pen!e*ap& untuk
%e%persara)i=
a' Duaperti!a anterior oleh
serabut"serabut ner$us )asialis'
b' Satuperti!a posterior oleh
ner$us !loso)arin!'
3' Sara) %otorik
2e%persara)i otot"otot lidah yaitu otot
stilo!losus& hio!losus dan !enio!losus'
Taste Buds
#-un! or!an siste% !ustatory pada
$ertebrata ter%asuk di dala%nya
%anusia adalah taste bud' 1aste bud
ber)un!si untuk %e%ediasi sensasi
rasa pen!e*ap (taste)' 1aste bud
tersebar luas di ka$itas ron!!a %ulut
baik di ba!ian lin!ual %aupun
ekstralin!ual'
2
Ka$itas ron!!a %ulut %anusia
rata"rata terdiri dari sekitar 6000 taste
buds' Keseluruhan taste buds tersebut
tersebar pada keti!a -enis papilla lidah
yaitu pada papilla )un!i)or%is& papilla
)oliata dan papilla *ir*u%$alata'
3
Papilla )un!i)or%is %e%iliki bentukan
knob-like yan! %en!ala%i penin!!ian
keratinisasi yan! terlihat -elas' Taste
buds pada papilla dun!i)or%is terdapat
pada dua per ti!a ba!ian anterior lidah
(retractable) dan %eluas ke%bali pada
ba!ian dorsal& yan! pada tiap papilla
)un!i)or%is rata"rata terdiri dari 2"8
taste buds' Papilla )oliata terdapat pada
ba!ian tepi lateral lidah di dala%
lipatan $ertikal& yan! %e%iliki
bentukan se%a*a% parit yan! tersusun
ber-u%lah sekitar li%a pararel dan
%e%bentuk ku%pulan yan! berisi
ratusan taste buds' Serta pada papilla
*ir*u%$alata yaitu nodul"nodul
crateriform pada ba!ian posterior lidah
(immobile)' Satu ku%pulan papila
*ir*u%$alata terdiri dari sekitar 250
taste buds' Selain itu& taste buds -u!a
di-u%pai pada soft palate& )arin!&
larin!& epi!lotis& u$ula& dan pada
seperti!a ba!ian atas eso)a!us'
2eskipun -aran!& akan tetapi taste
buds -u!a di-u%pai pada ba!ian
ektopik seperti bibir dan pada dindin!
bukal'
3
Prinsip Kerja
Persepsi rasa pen!e*ap %un*ul dari
ran!san!an taste bud' Ran!san!an
ki%ia di dala% ka$itas ron!!a %ulut
di))use %asuk ke pori"pori taste bud
dan berinteraksi den!an u-un! apikal
dari tiap Taste eceptor Cells >1R+?'
Ran!san!an tersebut %en!akti$asi
reseptor pada subsets dari sel yan! ada
di dala% bud yan! ber)un!si untuk
%en!akti)kan proses transduksi awal
di dala% tiap indi$idual sel yan!
diikuti oleh proses transduksi
berikutnya pada kelo%pok sel yan!
salin! berhubun!an' Se*ara
bersa%aan& proses transduksi awal dan
lan-utan tersebut %en!hasilkan
potensial aksi di dala% peripheral
sensory neurons yan! ke%udian akan
disalurkan ke %edulla' Dari batan!
otak& in)or%asi rasa pen!e*ap diproses
%elalui -alur ascendin!
thalamiccortical lalu disa%paikan ke
daerah korteks so%atosensory yan!
pentin! untuk sensasi sadar yaitu
untuk %e%bedakan ran!san! rasa
pen!e*ap yan! -elas' Atau dapat -u!a
%elalui -alur descendin! hipothalamic
yan! pentin! untuk )un!si
ho%eostasis& yan! %e%un!kinkan
ter-adinya inte!rasi antara in)or%asi
rasa den!an )un!si "isceral yan!
4
berhubun!an den!an rasa lapar dan
%oti$asi untuk %akan'
3
Ran!san!an taste buds di
dala% ka$itas ron!!a %ulut
%en!hasilkan persepsi rasa pen!e*ap
khusus seba!ai awal refle#i"e actions
seperti oropharyn!eal %o$e%ents&
re)leks sali$asi& dan akti$asi respons
cephalic di!esti"e'
3
am!ar "# 1aste buds pada lidah
Jenis$jenis Se% Taste Bud
Sel taste bud diklasi)ikasikan
%en-adi ti!a kelo%pok berdasarkan
!a%baran ultrastrukturalnya yaitu sel
tipe I >dark cells?& sel tipe II (li!ht
cells?& dan sel tipe III (intermediate
cells)' Serta terdapat ta%bahan yaitu
sel basal >sel tipe I<? yan! berlokasi di
dekat dasar taste buds'
8
Sel tipe II se*ara spesi)ik
%e%beri respon terhadap ran!san!
rasa %anis& pahit atau u%a%i' :anyak
sel yan! sensisiti) terhadap rasa %anis
%a%pu %erespon banyak pe%anis
seperti sukrosa& !lukosa& sakarin& dan
D"phenylalanine' Seba!ian besar sel
yan! sensiti) terhadap rasa pahit -u!a
%a%pu %erespon banyak seenyawa
bitter seperti .uinine& *y*lohe0a%ide&
dan denatoniu%' /al ini %enyebabkan
tiap sel tipe II %e%iliki sensiti)itas
yan! luas terhadap senyawa rasa
pen!e*ap yan! %a%pu %e%berikan
kualitas rasa yan! sa%a' Sel tipe II
tidak untuk %enduduki sinaps
kon$ensional' Penelitian terkini
%enyatakan bahwa sel tipe II
%en!!unakan A1P seba!ai
neurotrans%iter yan! dilepaskan tanpa
%en!!unakan tehnnik sinaps
kon$ensional'
8
Sel tipe III %e%puyai sinaps
yan! den!an -elas berkontak terhadap
serabut sara)' Sel tipe III diba!i
%en-adi dua kelo%pok yaitu kelo%pok
yan! khusus %erespon rasa asa% dan
kelo%pok yan! %erespon rasa rasa
se*ara luas' 2irip den!an sel tipe II
yan! %erespon rasa %anis dan pahit&
seba!ian besar sel tipe III yan! sensiti)
terhadap rasa asa% -u!a %erespon
5
banyak senyawa asa% seperti /+l&
asa% sitrat dan asa% asetat' /al ini
%en!indikasikan adanya sensiti)itas
yan! luas terhadap ran!san! rasa
asa%' Adanya sensiti$itas terhadap
beberapa rasa pada sel tipe III
di%un!kinkan disebabkan oleh adanya
cel-to-cell communication atau adanya
beberapa reseptor ke%osensoris' Sel
tipe III %e%iliki struktur sinaps
kon$ensional dan trans%iter seperti 5"
/1& yan! %en!indikasikan bahwa sel
tipe III %elepas 5"/1 %elalui
trans%isi sinaps' 5"/1 pada sel tipe III
dilepas dari sel taste bud seba!ai
respon terhadap tin!!inya larutan
kaliu% >K
@?
& atau rasa %anis& pahit dan
asa% %en!!unakan sel biosensor 5"
/1' Sel tipe III -u!a %elepas
norepine)rin ketika diran!san! den!an
larutan kaliu% yan! tin!!i atau perasa
asa%'
8&5&A
Rasa Pen&e'ap
Rasa pen!e*ap adalah
ke%a%puan untuk %erespon %olekul
dan ion terlarut yan! disebut tastants'
2anusia dapat %endeteksi rasa
pen!e*ap %elalui sel reseptor rasa
yan! berkeru%un di lidah yaitu berupa
taste buds' Setiap taste bud %e%iliki
pori yan! terbuka keluar ke arah
per%ukan dari lidah yan!
%e%un!kinkan %olekul dan ion yan!
terlarut dapat dia%bil ke dala% %ulut
untuk %en*apai sel"sel reseptor yan!
ada di dala%nya'
1
(a'am Sin)a% Rasa Pen&e'ap
:erdasarkan penelitian psiko"
)isiolo!ik dan neuro)isiolo!ik& telah
dikenali sedikitnya 13 reseptor ki%ia
yan! %un!kin ada pada sel" sel
pen!e*ap& yaitu seba!ai berikut= 2
reseptor natriu%& 2 reseptor kaliu%& 1
reseptor klorida& 1 reseptor adenosin& 1
reseptor ionosin& 2 reseptor %anis& 2
reseptor pahit& 1 reseptor !luta%at& dan
1 reseptor ion hidro!en'ke%a%puan
reseptor tersebut diku%pulkan %en-adi
e%pat kate!ori u%u% yan! disebut
sensasi uta%a pen!e*apan' Kee%pat
kate!ori tersebut adalah asa%& asin&
%anis& dan pahit'
1
1' Rasa Asa%
Rasa asa% disebabkan oleh asa%& dan
intensitas dari sensasi rasa ha%pir
sebandin! den!an lo!arit%a dari
konsentrasi ion hidro!en' Baitu& %akin
asa% suatu asa%& %aka %akin kuat
sensasi yan! terbentuk'
1
2' Rasa Asin
6
Rasa asin dibentuk oleh !ara%"!ara%
yan! ter"ionisasi' Kualitas rasanya
berbeda"beda antara !ara% yan! satu
den!an yan! lain karena !ara% -u!a
%e%bentuk sensasi rasa yan! lain
selain rasa asin' Kation dari !ara%
teruta%a berperan %e%bentuk rasa
asin& tetapi anionnya -u!a ikut
berperan walaupun lebih ke*il'
1&2
3' Rasa 2anis
Rasa %anis tidak dibentuk oleh satu
!olon!an kelas substansi ki%ia sa-a'
:eberapa tipe substansi ki%ia yan!
%enyebabkan rasa ini %en*akup !ula&
!likol& alkohol& aldehid& keton& a%ida&
ester& asa% a%ino& beberapa protein
ke*il& asa% sul)onat& asa% halo!enasi&
dan !ara%"!ara% anor!anik dari ti%ah
dan beriliu%' Akan tetapi& perubahan
yan! san!at ke*il pada radikal
sederhana& serin!kali dapat %en!ubah
substansi dari %anis %en-adi pahit'
1&2
8' Rasa Pahit
Rasa pahit& seperti rasa %anis& tidak
dibentuk hanya oleh satu tipe substansi
ki%ia' Substansi yan! %e%bentuk rasa
pahit ha%pir seluruhnya %erupakan
substansi or!anik' Dua !olon!an
substansi tertentu yan! *enderun!
%eni%bulkan rasa pahit adalah = >1?
substansi or!anik rantai pan-an! yan!
%en!andun! nitro!en dan alkaloid'
Alkaloid %eliputi banyak zat yan!
di!unakan dala% obat"obatan seperti
kuinin& ka)ein& striknin dan nikotin'
:eberapa substansi yan! %ula"%ula
terasa %anis -u!a dapat berubah
%en-adi pahit sesudahnya& %isalnya
adalah sakarin'
Rasa pahit bila ti%bul den!an
intensitas yan! tin!!i& biasanya
%e%buat re)lek pada %anusia aupun
hewan untuk %e%buan! %akanan
tersebut' Sensasi rasa pahit %e%iliki
)un!si yan! ber%akna pentin! karena
banyak toksin yan! %e%atikan yan!
terdapat dala% tana%an bera*un yan!
%erupakan alkaloid& dan se%ua ini
dapat %eni%bulkan rasa yan! san!at
pahit'
1&2
Ja%ur Pajanan Suhu Din&in *e
(anusia
Panas hilan! dapat ter-adi %elalui
radiasi& konduksi& kon$eksi >%isalnya
per*epatan ke*epatan an!in?& respirasi&
dan e$aporasi' Radiasi %enyu%ban!
lebih dari A5C hilan!nya panas&
den!an nilai konduksi lebih dari 15C
>panas hilan! 25 kali lebih *epat di
dala% air?' /ilan!nya panas karena
7
respiratori dan e$aporasi ber!antun!
pada kele%baban relati) dan suhu
udara a%bien' :eker-a di suhu rendah&
ke*epatan an!in yan! tin!!i& dan
den!an berpakaian basah atau badan
yan! basah adalah berisiko tin!!i
untuk berke%ban! ter-adi *old stress
dan *old in-ury'
5
Efe* Suhu Din&in
Saat suhu tubuh turun& %eski hanya
beberapa dera-at di bawah suhu nor%al
yaitu 36
o
+& tubuh %en!!unakan
%ekanis%e pertahanan untuk
%e%elihara suhu inti tubuhnya' 1erus
%enerus terpa-an den!an din!in akan
%enyebabkan oran! tersebut
%en!!i!il& sehin!!a %en!hasilkan
panas den!an %enaikan ke*epatan
%etabolik tubuh' 1ubuh akan bereaksi
den!an %ulai %e%indahkan aliran
darah dari ekstri%itas tubuh dan kulit
ba!ian luar %enu-u inti tubuh >dada
dan perut?' /al ini %e%un!kinkan
kulit yan! tepa-an dan ekstri%itas
untuk din!in lebih *epat dan
%enin!katkan resiko )rostbit dan
hipoter%ia'
/ipotala%us otak %anusia %en!atur
suhu inti tubuh dala% %erespon suhu
baik panas %aupun din!in'
/ipotala%us bertan!!un! -awab untuk
%en-alankan siste% pertahanan suhu
tubuh untuk %elawan din!in& yaitu
$asokontriksi peripheral dan
%en!!i!il' 1ubuh dapat %en!atur suhu
intinya den!an %enurunkan hilan!nya
panas >$asokontriksi peripheral? dan
%enin!katkan produksi panas
>%en!!i!il?' 2e%perbanyak akti$itas
)isik -u!a dapat %enin!katkan
produksi panas'
<asokontriksi peripheral adalah respon
yan! dilakukan untuk %enurunkan
suhu kulit' <asokontriksi %en!arahkan
darah %en-auh dari per%ukaan kulit
%enu-u inti tubuh& di%ana panas lebih
%udah di-a!a' 2en!!i!il dihasilkan
dari kontraksi otot $oluntari dan
%en!hasilkan penin!katan produksi
panas %etabolik& yan! dapat
%en!!antikan panas yan! hilan!' Ada
hubun!an antara ke*epatan bernapas
dan detak -antun!' 2en!!i!il dapat
%enin!katkan %etaboli* rate 2"5 kali
lipat' :a!ai%anapun -u!a apabila suhu
inti tubuh %enurun karena terpa-an
din!in terus %enerus& %etabolik tubuh&
pernapasan dan detak -antun! akan
%enurun'
A
8
PR(BAHASAN
Dua penelitian sebelu%nya
%ene%ukan kepekaan asa% terhadap
suhu se*ara u%u%' (a%un& ini adalah
studi perta%a yan! %enun-ukkan
kepekaan sara) spesi)ik (a+l terhadap
suhu' Sara) spesi)ik (a+l %enan!!api
suhu din!in dan han!at dala% rentan!
suhu yan! relati) se%pit& sesuai untuk
suhu ka%ar dan di bawahD sara)
spesi)ik (a+l tidak responsi) terhadap
penurunan suhu dari 80, %en-adi 25,
+& yan! konsisten den!an penelitian
sebelu%nya %enun-ukkan bahwa sara)
spesi)ik (a+l yan! tidak responsi)
terhadap penurunan dari suhu yan!
diadaptasi 35,+'
6
Penelitian sebelu%nya
%enun-ukkan bahwa tan!!apan serat
tun!!al tikus *horda ty%pani sara)
/+l dan E/+l positi) berkorelasi
den!an penurunan suhu yan! tiba"tiba
dari 80 sa%pai 20, +' Selain itu& asa%"
!eneralis neuron dari !an!lion
!eni*ulate %enin!kat ta-a% ketika
didin!inkan dari 35 sa%pai 10, +
den!an 1, +Fs
6
& %ulai %erespons A s
setelah ter-adinya pendin!inan ketika
suhu %en*apai 2G, + dan dilan-utkan
%eneruskan ran!san! di atas tin!kat
dasar untuk durasi pendin!inan'
(a%un& studi ini %eneliti kepekaan
suhu dari hanya satu suhu disesuaikan'
Den!an de%ikian se-alan den!an studi
sebelu%nya
6&H
& te%uan ka%i
%enun-ukkan bahwa tan!!apan yan!
kuat untuk pendin!inan oleh a*id"
responsi$e neuron %un!kin
%e%erlukan adaptasi terhadap suhu
I35 , + dan lebih spesi)ik untuk
pendin!inan seba!ai tidak pendin!inan
dari 25 10 , * atau pe%anasan dari 25
sa%pai 80 , + terpen!aruh la-u
pe%bakaran asa%"!eneralis neuron'
Protokol ka%i tidak %en!izinkan kita
untuk %enyin!kirkan ke%un!kinan
itu& seperti (a+l spesialis& a*id"
!eneralist neuron responsi) terhadap
kedua pendin!in dan pe%anasan tetapi
hanya dari suhu disesuaikan 80, *D
(a%un& ka%i %e%ilih 80, + seba!ai
batas atas untuk %en!hindari suhu
yan! bisa lan!sun! pen!aruh !ustatory
pen!olahan oleh %eran!san! heat-
sensiti"e nociceptors
G
'
2ekanis%e sara) tepi rasa
%anis& asin& asa% dan pahit u%u%nya
telah diteliti se*ara independen dari
pen!aruh suhu' Pada kenyataannya&
palin! banyak dala% penelitian
9
elektro)isiolo!is in$i$o& siste% peri)er
rasa %enerapkan rasa ran!san!an pada
suhu ruan!an' :erdasarkan penelitian
Joseph et al'200A? %en!identi)ikasi
ena% neuron kelo%pok pada !an!lion
!eni*ulate tikus& hal ini
diklasi)ikasikan berdasarkan respon
%ereka terhadap e%pat rasa dasar dan
diba!i %en-adi dua kelas uta%a
yaitu&neuron ke*il dan neuron besar&
selain itu %ereka -u!a %eneliti respon
terhadap berba!ai %a*a% suhu'
Kelo%pok"kelo%pok ini& tidak hanya
dibedakan oleh respon %ereka
10
& tetapi
-u!a oleh respons %ereka terhadap
ran!san!an ter%al dan e)ek dari
penyesuaian suhu pada tan!!apan
terhadap ran!san!an dasar' Suhu yan!
disesuaikan se*ara selekti) dipen!aruhi
oleh tan!!apan terhadap ran!san!an
e%pat rasa dasar dala% dua neuron
besar dari neuron (a+l"!eneralis'
Selain itu& asa%"!eneralis dan (a+l"
spesialis sensiti) terhadap suhu&
%ereka %erespon pendin!inan yan!
la%bat atau terhadap pendin!inan -u!a
pe%anasan' 1an!!apan ini ber!antun!
pada suhu yan! disesuaikan saat asa%"
!eneralis %e%beri respon terhadap
pendin!inan hanya ketika suhu yan!
diaptasi %endekati den!an suhu tubuh&
sedan!kan (a+l"spesialis %e%beri
respon pe%anasan dan pendin!inan
tetapi hanya -ika suhu yan!
diadaptasikan ada tepat pada atau di
bawah suhu ka%ar'
(euron perasa %e%beri respon
terhadap ran!san!an suhu& sara)
sensorik %enya%paikan pesan yan!
diteruskan ke otak' Suhu hanya dapat
%en!atur kepekaan rasa& atau
ran!san!an ter%al dapat
%ensi%ulasikan rasa
G
' Ka%i
%enyadari ada penelitian yan! telah
%e%bahas isu"isu ini pada tikusD
(a%un& pada %anusia& suhu
%e%pen!aruhi intensitas rasa dan
kualitas persepsi& dan sti%ulasi ter%al
itu sendiri ta%paknya %eni%bulkan
sensasi rasa
G
' Dala% penelitian yan!
dilakukan& pendin!inan diakti)kan
asa%"!eneralis dan spesialis (a+l'
Serupa den!an hasil dari sebuah
penelitian sebelu%nya yan! %eneliti
*horda ty%pani serat pada tikus
H
&
pe%anasan itu tidak %eni%bulkan e)ek
pada neuron sukrosa"spe*ialist'
Di%un!kinkan bahwa pe%anasan
%un!kin lebih e)ekti) apabila berada
di lan!it"lan!it yan! kepekaan rasa
10
%anis lebih %enon-ol pada tikus
11
'
Pen!a%atan yan! %erespon
selekti$itas dari (a+l"spesialis untuk
(a+l tidak terpen!aruh terhadap suhu
yan! disesuaikan %enun-ukkan bahwa
ke%a%puan (a+l"spesialis untuk
%erespon (a+l di berba!ai suhu dapat
%e%astikan deteksi dan proses
penelanan (a+l& yan! san!at pentin!
untuk kelan!sun!an hidup'
KESI(PULAN
Indra pen!e*ap adalah or!an
pentin! dala% tubuh %anusia yan!
dapat %e%buat %anusia dapat
%erasakan %akanan dan %en!hindari
tubuh dari substansi bera*un'
2akanan dan %inu%an yan!
biasanya disa-ikan panas& terkadan!
dirasa kuran! dapat dinik%ati apabila
disa-ikan din!in& be!itu pula
sebaliknya
Suhu %e%pen!aruhi intensitas
rasa dan kualitas persepsi& dan
sti%ulasi ter%al itu sendiri ta%paknya
%eni%bulkan sensasi rasa'
(a+l"spesialis sesuai den!an
suhu rasa asa% dan asin pada %anusia'
DA+TAR PUSTAKA
1' Johnston 1:& Da$ies D<& Da$ies F'
Gray$s anatomy descripti"e and
applied' 32
nd
ed' 3ondon=
3on!%ans +o%' 1GH5' 206"G'
2' 1ortora J& Derri*kson :' 200G'
%rinciples of Anatomy and
%hysiolo!y' 12th ed' Dan$ers' John
Kiley L Sons'
3' R' Johnson& 3eonard' 2012'
%hysiolo!y of the Gastrointestinal
Tract: &ol'(' :ritish= Mlse$ier& p=
681"655
8' (' +haudari& S'D' Roper' 2010' The
Cell )iolo!y *f Taste' J+: ' $ol=
1G0 >3?& p= 2H5"2GA
5' M' Fin!er& 1ho%as' 200G'
+nternational ,ymposium on
*lfaction and Taste' (ew Bork =
1he (ew Bork A*ade%y o) S*ien*e&
p= A0"A2
A' Kald& Peter /' 2002& Physi*al and
:iolo!i*al /azards o) 1he
Korkpla*e 2
nd
Mdition NOnlineP'
6' 3undy RF Jr and +ontreras RJ'
ustatory neuron types in rat
!eni*ulate !an!lion' J (europhysiol
H2= 2G6042GHH& 1GGG
H' O!awa /& Kiyohara 1& and Sato 2'
2odi)i*ation by te%perature *han!e
o) !ustatory i%pulse dis*har!es in
*horda ty%pani )ibres o) rats' Jpn J
Physiol 20= 38H43A3& 1G60'
G' +ruz A and reen :' 1her%al
sti%ulation o)
11
taste' -ature 803= HHG4HG2& 2000
10' :oudreau J+, /oan! (K&
Ora$e* J& and Do 31# Rat
neurophysiolo!i*al taste responses
to salt solutions' Chem
,enses H= 1314150& 1GH3'
12