Anda di halaman 1dari 38

REFERAT

MULTIPLE DRUG RESISTANCE TUBERCULOSIS


Referat ini dibuat untuk melengkapi persyaratan mengikuti
Kepaniteraan Klinik Senior di bagian Ilmu Penyakit Dalam
RSUD Kelas C Kabupaten Ciamis
Oleh :
M.Yudhi Hardiyansah 08310184
Pembimbing:
dr. Setyo Raharo! S".P#
KEPANITERAAN KLINIK SENIOR BAGIAN ILMU
PENYAKIT DALAM RSUD KELAS C KABUPATEN CIAMIS
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI
BANDAR LAMPUNG
2013
1
KATA PENGANTAR
Pui syu$ur "enulis "anat$an $ehadirat %llah S&'! $arena atas i(in)ya
"enulis da"at menyelesai$an la"oran $asus yang berudul *Multi"le #rug
Resistan+e 'uber+ulosis
,a"oran $asus ini dibuat untu$ meleng$a"i "ersyaratan dalam mengi$uti
$egiatan -e"anitriaan -lini$ Senior dibagian .lmu Penya$it #alam yang
dila$sana$an di RS/# 0iamis
Pada $esem"atan ini "enulis mengu+a"$an terima$asih $e"ada dr. Setyo
Raharo! S".P# sela$u do$ter "embimbing yang telah bersedia meluang$an 1a$tu
untu$ memberi$an "engarahan agar la"oran $asus ini lebih a$urat dan
berman2aat.
'entunya "enulis menyadari bah1a la"oran $asus ini banya$ $e$urangan
untu$ itu "enulis menghara"$an $riti$ dan saran yang bersi2at membangun dari
"ara "emba+a agar $ede"annya "enulis da"at me"erbai$i dan menyem"urna$an
$e$urangan tersebut.
3esar hara"an "enulis agar la"oran $asus ini da"at berman2aat bagi "ara
"emba+a serta da"at memberi$an suatu "engetahuan baru bagi mahasis1a untu$
mening$at$an $eilmuannya.
0iamis! 4 Se"tember 5013
M. Yudhi Hardiyansah
5
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar B!a"a#$
Resisten ganda 6multidrugs resistant tuber+ulosis7'38M#R 9 meru"a$an
masalah terbesar terhada" "en+egahan dan "emberantasan '3 dunia. -asus
'38M#R meru"a$an $asus yang sulit ditangani! membutuh$an biaya yang
lebih besar! e2e$ sam"ing obat yang lebih banya$ dengan hasil "engobatan
yang $urang memuas$an.
1
,a"oran &HO tahun 500: menyata$an telah teradi mono resisten O%'
10!3;! "oli resisten O%' 1:!0; dan '38M#R 5!<;. Pada tahun 5010 &HO
menyata$an insidens '38M#R mening$at se+ara bertaha" merata 5;
"ertahun.
1
Pre=alens '38M#R di"er$ira$an mening$at lebih dari 500 $asus
baru teradi di dunia. ,a"oran mengheboh$an "ertama tentang resisitensi
ganda ini datang dari %meri$a dengan ang$a $ematian yang amat tinggi :08
<0; dalam 1a$tu yang amat sing$at. #i Hong$ong yang menyebut$an
bah1a setida$nya se$itar 50; in2e$si '3 teradi dari $uman yang telah
resisten. ,a"oran di 'ur$i dari :84 $asus tuber$ulosis "aru ditemu$an 34;
adalah resisten satu enis obat! 11!>; resisten dua ma+am obat! 3!<; tiga
ma+am obat dan 5!8; em"at ma+am obat. #i Pa$istan resistensi terhada"
RM! .)H! dan ?M3 dila"or$an masing8masing adalah 1:!:;! 14!:;! dan
8!:;. #i .ndia resisitensi terhada" .)H dan SM adalah 13!<; dan :!4;!
sementara resistensi terhada" dua obat atau lebih adalah 41;. Penelitian dari
3
Saudi %rabia menyebut$an bah1a resistensi terhada" RMP! SM dan .)H
adalah :!5;! 3!3; dan 1!5;.
5
#ata di .ndonesia menyata$an "ada '3 $asus baru dida"at$an '38M#R
5; dan $asus '3 yang telah diobati dida"at$an 1<;. 3erdasar$an data &HO!
.ndonesia berada "ada "ering$at $e88 dari 5: negara dengan $asus '38M#R
terbanya$ di dunia. Pola '38M#R di RS Persahabatan tahun 1<<481<<:
adalah resistensi "rimer 4!>;84!8; dan resistensi se$under 55!<4;85>!0:;.
Penelitian %ditama menda"at$an resistensi "rimer >!8>; sedang$an resistensi
se$under 14!>1;.
3
B. R%&%'a# Ma'a!a(
1. %"a$ah yang dima$sud Multidrugs Resistant 'uber+ulosis7'38M#R@
5. %"a saa yang menadi 2a+tor teradinya '38M#R@
3. 3agaimana me$anisme teradinya '38M#R@
4. 3agaimana +ara mendiagnosis '38M#R@
4. 3agaimana +ara "enatala$sanaan "asien '38M#R@
>. 3agaimana$ah "rognosis '38M#R@
C. T%)%a# P#%!*'a# R+rat
1. 'uuan /mum
a. Mengetahui dan mam"u menega$$an diagnosis dan memahami
"enatala$sanaan $asus '38M#R.
4
5. 'uuan -husus
a. Mengetahui dan memahami de2inisi '38M#R
b. Mengetahui dan memahami 2a+tor teradinya '38M#R
+. Mengetahui dan memahami me$anisme teradinya '38M#R
d. Mengetahui dan memahami "enaga$an diagnosis '38M#R
e. Mengetahui dan memahami "anatala$sanaan '38M#R
2. Mengetahui dan memahami "rognosis '38M#R
D. Ma#+aat P#%!*'a# R+rat
1. Menambah 1a1asan ilmu $edo$teran "ada umumnya! serta ilmu "enya$it
dalam "ada $hususnya.
5. Sebagai "roses "embelaaran bagi -oasisten yang sedang menalani
-e"aniteraan -lini$ Senior di bagian .lmu Penya$it #alam RS/# -elas
0 -abu"aten 0iamis Aa1a 3arat.
BAB II
4
TIN,AUAN PUSTAKA
A. D+*#*'*
Resisten ganda 6multidrugs resistant tuber+ulosis7'38M#R 9 adalah
M. tuberkulosis yang resisten minimal terhada" ri2am"isin dan .)H dengan
atau tan"a O%' lainnya. 3erdasar$an Buidelines 2or the "rogrammati+
management o2 drug resistant tuber+ulosis: emergen+y u"date oleh &HO
650089 resisten terhada" O%' dinyata$an bila hasil "emeri$saan laboratorium
menunu$$an adanya "ertumbuhan M. 'uber+ulosis in =itro saat terda"at satu
atau lebih O%'.
1
'erda"at em"at enis $ategori resistensi terhada" O%'! yaitu:
4
Mono resisten Resisten terhada" satu obat lini "ertama
Poli resisten Resisten terhada" lebih dari satu O%' lini
"ertama selain $ombinasi isonia(id dan
ri2am"isin.
Multi drug resistant 6M#R9 Resisten terhada" se$urang8$urangnya
isonia(id dan ri2am"isin
Extensiely drug resistant
6C#R9
'38M#R ditambah $e$ebalan terhada" salah
satu obat golongan 2louro$uinolon dan
sedi$itnya salah satu dari O%' ine$si lini
$edua 6$a"reomisin! $anamisin dan
ami$asin9.
!otal Drug Resistan"e6'#R9 Resisten bai$ dengan lini "ertama mau"un
lini $edua. Pada $ondisi ini tida$ ada lagi
obat yang bisa di"a$ai.
Se+ara umum resistensi terhada" O%' dibagi menadi: resistensi
"rimer! resistensi se$under dan resitensi inisial. Resistensi "rimer adalah
>
resistensi yang teradi M. tuber+ulosis terhada" O%'! dimana "enderita tida$
memili$i ri1ayat "engobatan O%' atau telah menda"at "engobatan O%'!
namun $urang dari 1 6satu9 bulan. Sedang$an resistensi se$under! "asien telah
mem"unyai ri1ayat "engobatan O%' minimal 16satu9 bulan. Pada resistensi
inisial! bila tida$ di$etahui "asti a"a$ah "asien sudah ada ri1ayat "engobatan
O%' sebelumnya atau belum "ernah.
4
B. E-*.&*/!/$*
D&HO Re"ort On 'uber+ulosis ?"idemi+ 5008D menyata$an bah1a
resisitensi ganda $ini menyebar dengan amat +e"at di berbagai belahan dunia.
,ebih dari 40 uta orang mung$in telah terin2e$si oleh $uman tuber$ulosis
yang resisten terhada" bebera"a obat anti tuber$ulosis $hususunya Ri2am"isin
dan .)H! serta $emung$inan "ula ditambah obat lainnya.
4
Pada tahun 5010
&HO menyata$an insidens '38M#R mening$at se+ara bertaha" merata 5;
"ertahun. ?nam negara dengan $e$era"an '38M#R tinggi di dunia adalah
?stonia! -a(a$hstan! ,at=ia! ,ithunia! bagian dari 2ederasi Rusia dan
/(be$istan.
5
.ndonesia mendudu$i rang$ing $e 8 dari 5: negara8negara yang
mem"unyai bebantinggi dan "rioritas $egiatan untu$ M#R. 3eban '38M#R
di 5: negara ini menyumbang 84; dari beban '38M#R global. #i negara8
negara yang termasu$ dalam da2tar ini minimal di"er$ira$an terda"at 4000
$asus '38M#R atau se$urang$urangnya10; dari seluruh $asus baru '38
M#R. ,a"oran &HO mem"er$ira$an bah1a "ada tahun 5008 $asus '38
:
M#R di .ndonesia sebesar >.45:. %ng$a tersebut meruu$ "ada "er$iraan
ang$a '38M#R sebesar 5; dari $asus '3 baru dan 50; dari $asus '3
"engobatan ulang.
3
C. Fa"t/r +a"t/r tr)a.*#0a r'*'t#'*
-egagalan "ada "engobatan "oliresisten '3 atau '38M#R a$an
menyebab$an lebih banya$ O%' yang resisten terhada" $uman M.
tuber"ulosis. -egagalan ini bu$an hanya merugi$an "asien teta"i uga
mening$at$an "enularan "ada masyara$at. '3 resistensi obat anti '3 6O%'9
"ada dasarnya adalah suatu 2enomena buatan manusia! sebagai a$ibat dari
"engobatan "asien '3 yang tida$ ade$uat yang menyebab$an teradinya
"enularan dari "asien '38M#R $eorang lain 7 masyara$at. Ea$tor "enyebab
resitensi O%'terhada" $uman M. tuber"ulosis antara lain:
>
1. Ea$tor mi$robiologi$
a. Resisten yang natural
b. Resisten yang dida"at
". #mplifier effe"t
d. Firulensi $uman
e. 'ertular galur $uman GM#R
5. Ea$tor $lini$
a. Penyelenggara $esehatan
-eterlambatan diagnosis
Pengobatan tida$ mengi$uti guideline
Penggunaan "aduan O%' yang tida$ ade$uat yaitu $arena enis
obatnya yang $urang atau $arena ling$ungan tersebut telah terda"at
8
resitensi yang tinggi terhada" O%' yang diguna$an misal
ri2am"isin atau .)H
'ida$ ada guideline7"edoman
'ida$ ada 7 $urangnya "elatihan '3
'ida$ ada "emantauan "engobatan
Eenomena addition syndrome yaitu suatu obat yang ditambah$an
"ada satu "aduan yang telah gagal. 3ila $egagalan ini teradi
$arena $uman tuber$ulosis telah resisten "ada "aduan yang
"ertama ma$a D"enambahanD 1 enis obat tersebut a$an menambah
"anang da2tar obat yang resisten.
Organisasi "rogram nasional '3 yang $urang bai$
b. Obat
Pengobatan '3 ang$a 1a$tunya lama lebih dari > bulan sehingga
membosan$an "asien
Obat to$si$ menyebab$an e2e$ sam"ing sehingga "engobatan
$om"llit atau sam"ai selesai gagal
Obat tida$ da"at disera" dengan bai$ misal ri2am"isin diminum
setelah ma$an! atau ada diare
-ualitas obat $urang bai$ misal "enggunaan obat $ombinasi dosis
teta" yang mana bioa=ibiliti ri2am"isinnya ber$urang
Regimen 7 dosis obat yang tida$ te"at
Harga obat yang tida$ terang$au
Pengadaan obat ter"utus
+. Pasien
-urangnya in2ormasi atau "enyuluhan
-urang dana untu$ obat! "emeri$saan "enunang dll
?2e$ sam"ing obat
Sarana dan "rasarana trans"ortasi sulit 7 tida$ ada
Masalah sosial
Bangguan "enyera"an obat
3. Ea$tor "rogram
a. 'ida$ ada 2asilitas untu$ bia$an dan ui $e"e$aan
b. #mplifier effe"t
+. 'ida$ ada "rogram #O'S8P,/S
d. Program #O'S belum beralan dengan bai$
<
e. Memerlu$an biaya yang besar
4. Ea$tor %.#SGH.F
a. -emung$inan teradi '38M#R lebih besar
b. Bangguan "enyera"an
+. -emung$inan teradi e2e$ sam"ing lebih besar
4. Ea$tor $uman
-uman M. tuber"ulosis super strains
a. Sangat =irulen
b. #aya tahan hidu" lebih tinggi
+. 3erhubungan dengan '38M#R
,ima "enyebab teradinya '38M#R 6*SP.BO'SD9 :
>
1. Pemberian tera"i '3 yang tida$ ade$uat a$an menyebab$an mutants
resisten. Hal ini amat dita$uti $arena da"at teradi resisten terhada" O%'
lini "ertama
5. Masa in2e$sius yang terlalu "anang a$ibat $eterlambatan diagnosis a$an
menyebab$an "enyebaran galur resitensi obat. Penyebaran ini tida$ hanya
"ada "asien di rumah sa$it teta"i uga "ada "etugas rumah sa$it! asrama!
"enara dan $eluarga "asien
3. Pasien dengan '38M#R ditera"i dengan O%' ang$a "ende$ a$an tida$
sembuh dan a$an menyebar$an $uman. Pengobatan '38M#R sulit diobati
serta memerlu$an "engobatan ang$a "anang dengan biaya mahal
4. Pasien dengan O%' yang resisten terhada" $uman tuber$ulosis yang
menda"at "engobatan ang$a "ende$ dengan monotera"i a$an
menyebab$an bertambah banya$ O%' yang resisten 6HH'he am"li2ier
e22e+tD9. Hal ini menyebab$an sele$si mutasiresisten $arena "enambahan
obat yang tida$ multi"el dan tida$ e2e$ti2
4. H.F a$an mem"er+e"at teradinya terin2e$si '3 meadi sa$it '3 dan a$an
mem"er"anang "eriode in2e$sious
10
Sedang$an menurut %ditama d$$ ada bebera"a hal "enyebab teradinya
resistensi terhada" O%' yaitu:
:
1. Pema$aian obat tunggal dalam "engobatan tuber+ulosis.
5. Penggunaan "aduan obat yang tida$ ade$uat! yaitu enis obatnya yang
$urang atau di ling$ungan tersebut telah terda"at resistensi terhada" obat
yang diguna$an! misalnya memberi$an ri2am"isin dan .)H saa "ada
daerah dengan resistensi terhada" $edua obat tersebut.
3. Pemberian obat yang tida$ teratur! misalnya hanya dima$an dua atau tiga
minggu lalu berhenti! setelah dua bulan berhenti $emudian be"indah
do$ter menda"at obat $embali selama dua atau tiga bulan lalu berhenti
lagi! demi$ian seterusnya.
4. Eenomena *addition syndromeD yaitu suatu obat ditambah$an dalam suatu
"aduan "engobatan yang tida$ berhasil. 3ila $egagalan itu teradi $arena
$uman '3 telah resisten "ada "aduan yang "ertama! ma$a *"enambahanD
6addition9 satu ma+am obat hanya a$an menambah "anangnya da2tar obat
yang resisten saa.
4. Penggunaan obat $ombinasi yang "en+am"urannya tida$ dila$u$an se+ara
bai$ sehingga mengganggu bioa=ailabilitas obat.
6. Penyediaan obat yang tida$ reguler! $adang8$adang terhenti
"engirimannya sam"ai berbulan8bulan.
D. M"a#*'& tr)a.*#0a r'*'t#'*
11
Se+ara mi$robiologi resistensi disebab$an oleh mutasi geneti+! dan hal
ini membuat obat tida$ e2e$ti2 mela1an basil mutan. Mutasi teradi s"ontan
dan berdiri sendiri menghasil$an resistensi O%'. Se1a$tu tera"i O%'
diberi$an galur M. 'b 1ild ty"e tida$ ter"aan. #iantara "o"ulasi M. 'b 1ild
ty"e ditemu$an sebagian $e+il mutasi resisten O%'. Resisten lebih dari satu
O%' arang disebab$an geneti$ dan biasanya meru"a$an hasil "enggunaan
obat yang tida$ ade$uat. Po"ulasi galur M. 'b resisten mutan dalam umlah
$e+il da"at dengan mudah diobati! teta"i tera"i 'b yang tida$ ade$uat
menyebab$an "roli2erasi dan mening$at$an "o"ulasi galur resisten obat.
-emotera"i ang$a "ende$ "asien resistensi obat menyebab$an galur lebih
resisten terhada" obat yang diguna$an atau sebagai e2e$ "enguat resistensi.
Sebelum "enggunaan O%' sebai$nya di"asti$an M. 'b sensiti2 terhada" O%'
yang a$an diberi$an. Penularan galur resisten obat "ada "o"ulasi uga
meru"a$an sumber $asus resistensi obat baru.
8
1. Me$anisme Resistensi 'erhada" .)H
.sonia(id meru"a$an hydrasilasi dari asam isoni$otini$! mole$ul yang
larut air sehingga mudah untu$ masu$ $e dalam sel. Me$anisme $era obat
ini dengan menghambat sintesis dinding sel asam mi$oli$ 6stru$tur bahan
yang sangat "enting "ada dinding sel my$oba$terium9 melalui alur yang
tergantung dengan o$sigen se"erti re$asi $atase "ero$sidase.
8
Mutan M.tuber+ulosis yang resisten isonia(id teradi se+ara s"ontan
dengan $e+e"atan 1 dalam 104810> organisme. Me$anisme resistensi
isonia(id di"er$ira$an oleh adanya asam amino yang mengubah gen
15
$atalase "ero$sidase 6$atB9 atau "romotor "ada lo$us 5 gen yang di$enal
sebagai inh%. Mutasi missense atau delesi $atB ber$aitan dengan
ber$urangnya a$ti=itas $atalase dan "ero$sidase.
8
5. Me$anisme Resistensi 'erhada" Ri2am"isin
Ri2am"isin meru"a$an turunan semisinteti$ dari Stre"tomy+es
mediterranei! yang be$era sebagai ba$terisid intraseluler mau"un
e$straseluler. Obat ini menghambat sintesis R)% dengan mengi$at atau
menghambat se+ara $husus R)% "olymerase yang tergantung #)%.
8!<
Ri2am"isin ber"eran a$ti2 in=itro "ada $o$us gram "ositi2 dan gram
negati2! mi$oba$terium! +hlamydia! dan "oI=irus. Resistensi mutannya
tinggi! biasanya "ada semua "o"ulasi mii$oba$terium teradi "ada
2re$uensi 1: 10: atau lebih. Resistensi terhada" ri2am"isin ini disebab$an
oleh adanya "ermeabilitas barier atau adanya mutasi dari R)% "olymerase
tergantung #)%.
<
Ri2am"isin mengahambat R)% "olymerase tergantung #)% dari
mi$oba$terium! dan menghambat sintesis R)% ba$teri yaitu "ada 2ormasi
rantai 6+hain 2ormation9 tida$ "ada "er"anangan rantai 6+hain elongation9!
teta"i R)% "olymerase manusia tida$ terganggu.
<
Resistensi ri2am"isin ber$embang $arena teradinya mutasi $romosom
dengan 2re$uensi tinggi dengan $e+e"atan mutasi tinggi yaitu 10
8:
sam"ai
10
83
! dengan a$ibat teradinya "erubahan "ada R)% "olymerase.
Resistensi teradi "ada gen untu$ beta subunit dari R)% "olymerase
dengan a$ibat teradinya "erubahan "ada tem"at i$atan obat tersebut.
<
13
3. Me$anisme Resistensi 'erhada" Pyra(inamide
Pyra(inamid meru"a$an turunan asam ni$otini$ yang ber"eran "enting
sebagai ba$terisid ang$a "ende$ terhada" tera"i tuber$ulosis. Obat ini
be$era e2e$ti2 terhada" ba$teri tuber$ulosis se+ara in=itro "ada "H asam
6"H 4!084!49. Pada $eadaan "H netral! "yra(inamid tida$ bere2e$ atau
hanya sedi$it bere2e$.

Obat ini meru"a$an ba$terisid yang memetabolisme
se+ara lambat organisme yang berada dalam suasana asam "ada 2agosit
atau granuloma $aseosa. Obat tersebut a$an diubah oleh basil tuber$el
menadi bentu$ yang a$ti2 asam "yra(inoat.
8
Me$anisme resistensi "yra(inamid ber$aitan dengan hilangnya a$ti=itas
"yra(inamidase sehingga "yra(inamid tida$ banya$ yang diubah menadi
asam "yra(inoat. -ebanya$an $asus resistensi "yra(inamide ini ber$aitan
dengan mutasi "ada gen "n+%! yang menyandi$an "yra(inamidase.
8!10
4. Me$anisme Resistensi 'erhada" ?thambutol
?thambutol meru"a$an turunan ethylenediamine yang larut air dan a$ti2
hanya "ada my+oba$teria. ?thambutol ini be$era sebagai ba$teriostati$
"ada dosis standar. Me$anisme utamanya dengan menghambat en(im
arabinosyltrans2erase yang mem"erantarai "olymerisasi arabinose menadi
arabinogala+tan yang berada di dalam dinding sel.
8
Resistensi ethambutol "d M.tuber+ulosis "aling sering ber$aitan dengan
mutasi missense "ada gen emb3 yang menadi sandi untu$
arabinosyltrans2erase. Mutasi ini telah ditemu$an "ada :0; strain yang
14
resisten dan $eterlibatan "engganti asam amino "ada "osisi 30> atau 40>
"ada se$itar <0; $asus.
8
4. Me$anisme Resistensi 'erhada" Stre"tomysin
Stre"tomysin meru"a$an golongan aminogli$osida yang diisolasi dari
Stre"tomy+es griseus. Obat ini be$era dengan menghambat sintesis
"rotein dengan menganggu 2ungsi ribosomal.
8
Pada 573 strain M.tuber+ulosis yang resisten terhada" stre"tomysin telah
diidenti2i$asi oleh $arena adanya mutasi "ada satu dari dua target yaitu
"ada gen 1>S rR)% 6rrs9 atau gen yang menyandi$an "rotein ribosomal
S15 6r"sl9. -edua target diya$ini terlibat "ada i$atan stre"tomysin
ribosomal.

Mutasi yang utama teradi "ada r"sl. Mutasi "ada r"sl telah
diindeti2i$asi sebanya$ 40; isolat yang resisten terhada" stre"tomysin dan
mutasi "ada rrs sebanya$ 50;.
14
Pada se"ertiga yang lainnya tida$
ditemu$an adanya mutasi. Ere$uensi resistensi mutan teradi "ada 1 dari
104 sam"ai 10: organisme. Strain M.tuber+ulosis yang resisten terhada"
stre"tomysin tida$ mengalami resistensi silang terhada" +a"reomysin
mau"un ami$asin.
8
E. D*a$#/'*' TB1MDR
#iagnosis '38M#R di"asti$an berdasar$an ui $e"e$aan. Semua
Pasien yang di+urigai '38M#R di"eri$sa daha$nya untu$ selanutnya
dila$u$an "emeri$saan bia$an dan ui $e"e$aan. Ai$a hasil ui $e"e$aaan
terda"at M.tuber"ulosis yang rrsisten minmal terhada" ri2am"isi dan .)H
14
ma$a da"at ditega$$an diagnosis '38M#R. Pasien yang di+urigai
$emung$inan '38M#R adalah :
>
1. -asus '3 "aru dengan gagal "engobatan "ada $ategori 5. #ibu$ti$an
dengan re$am medis sebelumnya dan ri1ayat "enya$it dahulu
5. Pasien '3 "aru dengan hasil "emeri$saan daha$ teta" "ositi2 setelah
sisi"an dengan $ategori 5
3. Pasien '3 yang "ernah diobati di 2asilitas non #O'S! termasu$ yang
menda"at O%' lini $edua se"erti $uinolon dan $anamisin
4. Pasien '3 "aru yang gagal "engobatan $ategori 1
4. Pasien '3 "aru dengan hasil "emeri$saan daha$ teta" "ositi2 setelah
sisi"an dengan $ategori 1
>. '3 "aru $asus $ambuh
:. Pasien '3 yang $embali setelah lalai7de2ault "ada "engobatan $ategori 1
dan atau $ategori 5
8. Sus"e$ '3 dengan $eluhan! yang tinggal de$at dengan "asien '38M#R
$on2irmasi! termasu$ "etugas $esehatan yang bertugas dibangsal '38M#R
<. '38H.F
#iagnosis '38M#R tergantung "ada "engum"ulan dan "roses $ultur
s"esimen yang ade$uat dan harus dila$u$an sebelum tera"i diberi$an. Ai$a
"asien tida$ da"at mengeluar$an s"utum dila$u$an indu$si s"utum dan i$a
teta" tida$ bisa! dila$u$an bron$os$o"i. 'es sensiti=itas terhada" obat lini
"ertama dan $edua harus dila$u$an "ada laboratorium ruu$an yang
memadai.
<
3ebera"a metode telah diguna$an untu$ dete$si resistensi obat "ada
'3. #ete$si resistensi obat di masa lalu yang disebut dengan metode
$on=ensional berdasar$an dete$si "ertumbuhan M.tuber+ulosis. %$ibat
sulitnya bebera"a metode ini dan membutuh$an 1a$tu yang lama untu$
1>
menda"at$an hasilnya! ma$a bela$angan ini diusul$anlah te$nologi baru.Yang
termasu$ metode terbaru ini adalah metode 2enoti"i$ dan genoti"i$. Pada
banya$ $asus! metode genoti"i$ $hususnya telah mendete$si resistensi
ri2am"isin! sea$ saat itu metode ini di"ertimbang$an sebagai "etanda '38
M#R $hususnya "ada suasana dengan "re=alensi '38M#R yang tinggi.
Sementara metode 2enoti"i$! di lain sisi! meru"a$an metode yang lebih
sederhana dan lebih mudah diim"lementasi$an "ada laboratorium
mi$roba$teriologi $lini$ se+ara rutin.
10
Metode 2enoti"i$
$on=ensional
Metode 2enoti"i$ baru Metode genoti"i$
Metode "ro"orsional Metode p$age%based Rang$aian #)%
Metode rasio resistensi Metode $olorimetri 'e$ni$ hybridisasi 2ase
%gar
Metode $onsenstrasi
absolut
!$e nitrate redu"tase
assay
'e$ni$ real%time
Polymerase C$ain
Rea"tion 6P0R9
Metode radiometri
3%0'?0
!$e mi"ros"opi"
obseration brot$%drug
sus"eptibility assay
Mi"roarrays
'abung indi+ator
"ertumbuhan
mi$oba$terial
Metode agar t$in%layer
F. Tata!a"'a#a &.*"a&#t/'a
.dealnya regimen "engobatan $asus '3 dengan resistensi obat disusun
berdasar$an hasil in itro drug sus"eptibility 6#S'9 yang dila$u$an "ada
1:
masing8masing "asien. )amun yang menadi $endala adalah hasil
"emeri$saan ini baru da"at di"eroleh dalam 185 bulan. Oleh $arena itu "ada
bebera"a $ondisi beri$ut ini antara lain "asien dengan ri1ayat gagal
"engobatan sebelumnya! "asien yang sebelumnya "ernah menda"at tera"i
O%'! "asien yang ada $onta$ dengan $asus '3 resisten O%' dan "asien yang
lahir dan tinggal "ada daerah endemis '3! resistensi obat harus di antisi"asi
dan tera"i harus dimulai tan"a menunggu hasil #S'.
4
B2ra-a 'trat$* -#$/2ata# TB1MDR
1. Pengobatan standar. #ata drugs resistan+y sur=et 6#RS9 dari "o"ulasi
"asien yang re"resentati2 diguna$an sebagai dasar regimen "engobatan
$arena tida$ tersedianya hasil ui $e"e$aan indi=idual. Seluruh "asien a$an
menda"at$an regimen "engobatan yang sama. Pasien yang di+urigai '38
M#R sebai$nya di$on2irmasi dengan ui $e"e$aan
5. Pengobatan em"iris. Setia" regimen "engobatan dibuat berdasar$an
ri1ayat "engobatan '3 "asien sebelumnya dan data hasil ui $e"e$aan
"o"ulasi re"resentati2. 3iasanya regimen em"iris a$an disesuai$an setelah
ada hasil ui $e"e$aan indi=idual.
3. Pengobatan indi=idual. Regimen "engobatan berdasar$an ri1ayat
"engobatan '3 sebelumnya dan hasil ui $e"e$aan.
Bolongan dan Aenis Obat
Bolongan81 Obat ,ini
Pertama
.sonia(id 6H9
?thambutol 6?9
Pyra(inamide 6J9
Ri2am"i+in 6R9
Stre"tomy+in 6S9
18
Bolongan85 7 Obat
sunti$7 Sunti$an lini
$edua
-anamy+in 6-m9 %mi$a+in 6%m9
0a"reomy+in
60m9
Bolongan83 7
Bolongan
EloroKuinolone
O2loIa+in 6O2I9
,e=o2loIa+in
6,2I9
MoIi2loIa+in
6M2I9
Bolongan84 7 Obat
ba$teriostati$ lini
$edua
?thionamide 6?to9
Prothionamide
6Pto9
0y+loserine 60s9
Para amino
salisilat 6P%S9
'eri(idone 6'rd9
Bolongan84 7 Obat
yang belum terbu$ti
e2i$asinya dan tida$
dire$omendasi$an
oleh &HO
0lo2a(imine 602(9
,ine(olid 6,(d9
%moIilin8
0la=ulanate
6%mI80l=9
'hioa+eta(one
6'h(9
0larithromy+in
60lr9
.mi"enem 6."m9
Pr*#'*- -#$/2ata# TB1MDR
Se+ara umum! "rinsi" "engobatan '3 resist obat! $hususnya '3
dengan M#R adalah sebagai beri$ut:
11
1. Pengobatan mengguna$an minimal 4 ma+am O%' yang masih e2e$ti2.
5. Aangan mengguna$an obat yang $emung$inan menimbul$an resistan
silang 6"ross%resistan"e9
3. Membatasi "engunaan obat yang tida$ aman
4. Buna$an obat dari golongan7$elom"o$ 1 8 4 se+ara hirar$is
sesuai"otensinya. Penggunaan O%' golongan 4 harus didasar$an "ada
"ertimbangan $husus dari 'im %hli -linis 6'%-9 dan disesuai$an dengan
$ondisi "rogram.
1<
4. Paduan "engobatan ini diberi$an dalam dua taha" yaitu taha" a1al dan
taha" lanutan. 'aha" a1al adalah taha" "emberian sunti$an dengan lama
minimal > bulan atau 4 bulan setelah teradi $on=ersi bia$an.
>. ,ama "engobatan minimal adalah 18 bulan setelah $on=ersi bia$an
:. #i$ata$an $on=ersi bila hasil "emeri$saan bia$an 5 $ali berurutan dengan
ara$"emeri$saan 30 hari.
8. Pemberian obat selama "eriode "engobatan taha" a1al dan taha"lanutan
menganut "rinsi" #O' L Dire"tly&Daily 'bsered !reatment(dengan PMO
diutama$an adalah tenaga $esehatan atau $ader$esehatan
Pa.%a# /2at TB MDR
Paduan obat '3 M#R yang diberi$an $e"ada semua "asien '3 M#R
6standardi)ed treatment9 adalah :
3415E61K#1L+71Et/1C'819415E61L+71Et/1C'
J: Pira(inamid! ?: ?tambutol! -n: -anamisin! ,2I: ,e=o2lo$sasin! ?to:
?tionamid! 0s: Si$loserin
?tambutol tida$ diberi$an bila terbu$ti resisten.
Paduan ini hanya diberi$an "ada "asien yang sudah terbu$ti '3 M#R!
Paduan obat standard diatas harus disesuai$an $embali berdasar$an $eadaan
diba1ah ini:
11
1. Hasil ui $e"e$aan O%' lini $edua menunu$$an resisten terhada" salah
satu obat diatas. ?tambutol dan "ira(inamid teta" diguna$an
5. %da ri1ayat "enggunaan salah satu obat tersebut di atas sebelumnya
sehingga di+urigai ada resistensi! misalnya : "asien sudah "ernah
menda"at $uinolon untu$ "engobatan '3 sebelumnya! ma$a di"a$ai
le=o2lo$sasin dosis tinggi. %"abila sudah terbu$ti resisten terhada"
50
le=o2lo$sasin regimen "engobatan ditambah P%S! atas "ertimbangan dan
"ersetuuan dari tim ahli $linis atau tim tera"euti$
3. 'eradi e2e$ sam"ing yang berat a$ibat salah satu obat yang sudah da"at
diidenti2i$asi sebagi "enyebabnya
4. 'eradi "erburu$an $eadaan $linis! sebelum mau"un setelah $on=ersi
bia$an. Hal8hal yang harus di"erhati$an adalah $ondisi umum! batu$!
"rodu$si daha$! demam! "enurunan berat badan
'ing8
$atan
Obat #osis
Harian
%$ti=iti
antiba$teri
Rasio
$adar
Pun+a$
Serum
terhada"
M.0
1 %minogli$osid
a.Stre"tomisin
b. -anamisin
atau
ami$asin
+. -a"reomisin
14 mg7$g 3a$terisid
menghambat
organisme
yang
multi"li$asi
a$ti2
50830
48:!4
10814
5 'hionamides
6etionamid
Protinamid9
10850 mg7$g 3a$terisid 488
3 Pira(inamid 50830 mg7$g 3a$terisid
"ada "H asam
:!4810
4 O2lo$sasin :!4814 mg7$g 3a$terisid
mingguan
5!484
4 ?thambutol 14850 mg7$g 3a$teriostati$ 583
> Si$loserin 10850 mg7$g 3a$teriostati$ 584
: P%S asam 10815 g 3a$teriostati$ 100
R'*'t#'* '*!a#$
Pada "engobatan M#R '3 harus di"ertimbang$an resistensi silang
dalam memilih enis O%' yaitu suatu resistensi terhada" suatu antibioti$um
51
da"at menyebab$an resisten terhada" semua deri=atnya. 'ida$ e2e$ti2
memberi$an O%' dari golongan yang sama atau "aduan O%' yang ber"otensi
teradi resistensi silang.
15
1. 'ionamid dan tiosetason
?tionamid adalah golongan tionamid yang da"at mengindu$si teradinya
resistensi silang dengan "roteonamid $arena satu golongan. Sering
ditemu$an resistensi silang antara tionamid dengan tiosetason! galur yang
biasanya resisten dengan tiosetason biasanya masih sensiti2 dengan
etionamid dan "roteonamid. Balur yang resisten terhada" etionamaid dan
"roteonamid biasanya uga resisten terhada" tiosetason "ada lebih dari
:0; $asus.
5. %minogli$osid
Balur yang resisten terhada" stre"tomisin biasanya sensiti2 terhada"
$anamisin dan ami$asin. Balur yang resisten terhada" $anamisin da"at
menyebab$an resisten silang terhada" ami$asin. Balur yang resisten
terhada" $anamisisn dan ami$asin uga menimbul$an resisten terhada"
ste"tomisin. Balur yang resisten terhada" stre"tomisin! $anamisin!
ami$asin biasanya masih sensiti2 terhada" $a"reomisin.
-esim"ulan :
a. Resistensi terhada" stre"tomisin guna$an $anamisin atau
ami$asin
b. Resisten terhada" $anamisin atau ami$ain guna$an
$a"reomisin
55
3. Eluoro$uinolon
O2lo$sasin dan si"ro2lo$sasin da"at mengindu$si teradinya resistensi
silang untu$ semua 2luoro$uinolon. .tulah sebabnya "enggunaan
o2lo$sasin harus hati8hati $arena bebera"a $uinolon yang lebih a$ti2
6le=o2lo$sasin dan mo$si2lo$sasin9 da"at menggantia$n o2lo$sasin di masa
datang.
4. Si$loserin dan teri(idon
'erda"at resistensi silang antara dua ma+am obat ini. 'ida$ terda"at
resistensi silang dengan obat golongan lain.
Fa'1+a' P#$/2ata# TB1MDR
1. Ease Pengobatan intensi2
Ease intensi2 adalah 2ase "engobatan dengan mengguna$an obat ine$si
6$anamisin atau $a"reomisin9 yang diguna$an se$urang8$urangnya selama
> bulan atau 4 bulan setelah teradi $on=ersi bia$an.
a. Ease ra1at ina" di RS 584 minggu
Pada 2ase ini "engobatan dimulai dan "asien diamati untu$:
Menilai $eadaan "asien se+ara +ermat
'atala$sana se+e"at mung$in bila teradi e2e$ sam"ing
Mela$u$an $omuni$asi! in2ormasi dan edu$asi 6-.?9 yang intensi2
#o$ter menentu$an $elaya$an "asien untu$ ra1at alan berdasar$an:
'ida$ ditemu$an e2e$ sam"ing
Pasien sudah mengetahui +ara minum obat dan sunti$an sesuai
dengan "edoman "engobatan '3 M#R
53
b. Ease ra1at alan
Selama 2ase intensi2 bai$ obat ine$si dan obat minum diberi$an oleh
"etugas $esehatan dengan disa$si$an PMO $e"ada "asien. Pada 2ase
ra1at alan ini obat oral ditelan di rumah "asien hanya "ada libur
5. Ease "engobatan lanutan
a. Ease setelah "engobatan ine$si dihenti$an
b. Ease lanutan minimum 18 bulan setelah $on=ersi bia$an
+. Pasien yang memilih menalani "engobatan di RS Ruu$an '3 M#R
mengambil obat setia" minggu dan ber$onsultasi dengan do$ter setia"
1 bulan.
11
G. P&a#ta%a# .a# (a'*! -#$/2ata#
Pasien harus di"antau se+ara $etat untu$ menilai res"ons terhada"
"engobatan dan mengidenti2i$asi e2e$ sam"ing "engobatan. Beala $lasi$ '3
G batu$! berdaha$! demam dan 33 menurun G umumnya membai$ dalam
bebera"a bulan "ertama "engobatan. Penilaian res"ons "engobatan adalah
$on=ersi daha$ dan bia$an. Hasil ui $e"e$aan '3 M#R da"at di"eroleh
setelah 5 bulan. Pemeri$saan daha$ dan bia$an dila$u$an setia" bulan "ada
2ase intensi2 dan setia" 5 bulan "ada 2ase lanutan. ?=aluasi "ada "asien '3
M#R adalah:
<
1. Penilaian $linis termasu$ berat badan
5. Penilaian segera bila ada e2e$ sam"ing
3. Pemeri$saan daha$ setia" bulan "ada 2ase intensi2 dan setia" 5 bulan "ada
2ase lanutan
54
4. Pemeri$saan bia$an setia" bulan "ada 2ase intensi2 sam"ai $on=ersi bia$an
4. /i $e"e$aan obat sebelum "engobatan dan "ada $asus $e+urigaan a$an
$egagalan "engobatan
>. Peri$sa $adar $alium dan $reatinin se"anang "asien menda"at sunti$an
6-anamisin dan -a"reomisin9
:. Pemeri$saan 'SH dila$u$an setia" > bulan dan i$a ada tanda8tanda
hi"otiroid
K/#:r'* .a(a"
de2inisi $on=ersi daha$ : "emeri$saan daha$ dan bia$an 5 $ali berurutan
dengan ara$ "emeri$saan 30 hari menunu$$an hasil negati2. M'anggal set
"ertama dari sediaan a"us daha$ dan $ultur yang negati2 diguna$an sebagai
tanggal $on=ersi 6dan tanggal ini diguna$an untu$ menentu$an lamanya
"engobatan 2ase intensi2 dan lama "engobatan9.
<
P#0!'a*a# -#$/2ata# +a' *#t#'*+
1. ,ama "emberian sunti$an atau 2ase intensi2 di tentu$an oleh hasil $on=ersi
$ultur
5. %nuran minimal untu$ obat sunti$an harus dilanut$an "aling $urang >
bulan dan se$urang8$urangnya 4 bulan setelah "asien menadi negati2 dan
teta" negati2 untu$ "emeri$saan daha$ dan $ultur.
<
La&a -#$/2ata#
1. ,ama "engobatan yang dianur$an ditentu$an oleh $on=ersi daha$ dan
$ultur
54
5. %nuran minimal adalah "engobatan harus berlangsung
se$urang$urangnya 18 bulan setelah $on=ersi $ultur sam"ai ada bu$ti8
bu$ti lain untu$ mem"er"ende$ lama "engobatan.
<
Ha'*! -#$/2ata# TB MDR 5ata% "at$/r* IV6
S&2%(. Pasien $ategori .F yang telah menyelesai$an "engobatan sesuai
"roto$ol "rogram dan telah mengalami se$urang8$urangnya 4 $ultur negati2
berturut8turut dari sam"el daha$ yang diambil berselang 30 hari dalam 15
bulan tera$hir "engobatan. Ai$a hanya satu $ultur "ositi2 dila"or$an selama
1a$tu tersebut! dan bersamaan 1a$tu tida$ ada bu$ti $linis memburu$nya
$eadaan "asien! "asien masih diangga" sembuh! asal$an $ultur yang "ositi2
tersebut dii$uti dengan "aling $urang 3 hasil $ultur negati2 berturut8turut yang
diambil sam"elnya berselang se$urangnya 30 hari.
<
P#$/2ata# !#$"a-. Pasien $ategori .F yang telah menyelesai$an
"engobatan sesuai "roto$ol "rogram teta"i tida$ memenuhi de2inisi sembuh
$arena tida$ ada hasil "emeri$saan ba$teriologis.
<
M#*#$$a!. Pasien $ategori .F meninggal $arena sebab a"a"un selama masa
"engobatan '3 M#R.
<
Ga$a!. Pengobatan diangga" gagal i$a 5 atau lebih dari 4 $ultur yang di+atat
dalam 15 bulan tera$hir masa "engobatan adalah "ositi2! atau i$a salah satu
dari 3 $ultur tera$hir hasilnya "ositi2. Pengobatan uga da"at di$ata$an gagal
a"abila tim ahli $linis memutus$an untu$ menghenti$an "engobatan se+ara
dini $arena "erburu$an res"ons $linis! radiologis atau e2e$ sam"ing.
<
5>
La!a*8D+a%!t.. Pasien $ategori .F yang "engobatannya ter"utus selama
berturut8turut dua bulan atau lebih dengan alasan a"a"un tan"a "ersetuuan
medi+.
<
P*#.a(. Pasien $ategori .F yang "indah $e unit "en+atatan dan "ela"oran lain
dan hasil "engobatan tida$ di$etahui.
<
H. P#a#$a#a# +" 'a&-*#$
P&a#ta%a# +" 'a&-*#$ '!a&a -#$/2ata#
1. O%' lini $edua mem"unyai e2e$ sam"ing yang lebih banya$! lebih berat
dan lebih sering dari "ada O%' lini "ertama
5. #ete$si dini e2e$ sam"ing "enting $arena ma$in +e"at ditemu$an dan
ditangani ma$in bai$ "rognosanya! adi "asien harus di monitor tia" hari
3. ?2e$ sam"ing sering ter$ait dosis
4. Beala e2e$ sam"ing harus di$etahui oleh PMO dan "asien sehingga
"asien tida$ menadi ta$ut saat mengalaminya dan drop%out
4. ?2e$ sam"ing bisa ringan! sedang dan berat atau serius. Semua hal harus
ter+atat dalam "en+atatan dan "ela"oran.
15
T&-at -#ata!a"'a#aa# +" 'a&-*#$
1. RS ruu$an '3 M#R dan /P- satelit menadi tem"at "enatala$sanaan
e2e$ sam"ing tergantung berat ringan geala.
5. #o$ter Pus$esmas a$an menatala$sana e2e$ sam"ing ringan dan sedang.
'im $linis '3 M#R di RS ruu$an '3 M#R a$an menda"at la"orannya
5:
3. Pasien dengan e2e$ sam"ing berat atau serius dan "asien yang tida$
menunu$$an "erbai$an setelah "enanganan e2e$ sam"ing ringan atau
sedang harus segera diruu$ $e 'im -linis RS ruu$an M#R dengan
trans"ortasi dari Pus$esmas.
<
E+" 'a&-*#$ 2rat ata% 'r*%';
Pasien harus menghenti$an semua obat! segera diruu$ dengan didam"ingi $e
RS ruu$an '3 M#R 0ontoh
1. $ulit dan mata "asien nam"a$ $uning
5. Pendengaran ber$urang 6tuli9 atau telinga berdengung
3. mendengar suara8suara! halusinasi! delusi71aham! bingung
4. Rea$si alergi berat yaitu Syo$ ana2ila$ti$ dan angioneroti$ edema! harus
segera ditangani oleh do$ter "us$esmas sesuai standard "enanganan syo$
sebelum segera diruu$ $e RS ruu$an '38M#R.
4. Rea$si alergi berat yang lain yang beru"a $emerahan "ada mu$osa
6sela"ut lendir9 se"erti mulut! mata dan da"at mengenai seluruh tubuh
beru"a "engelu"asan $ulit 6Ste=en Aohnsons Syndrome9.
<
.. P#$/2ata# TB1MDR -a.a "a.aa# "(%'%'
P#$/2ata# TB MDR -a.a <a#*ta %'*a '%2%r
1. Semua "asien 1anita usia subur harus didahului "emeri$saan $ehamilan.
5. "ema$aian $ontrase"si dianur$an bagi semua 1anita usia "rodu$ti2 yang
a$an menda"at "engobatan '3 M#R.
<
P#$/2ata# TB MDR -a.a *2% (a&*!
58
1. -ehamilan bu$an $ontraindi$asi untu$ "engobatan '3 M#R teta"i sam"ai
saat ini $eamanannya belum di$etahui
5. Pasien hamil tida$ diserta$an "ada ui "endahuluan ini
3. Sebagian besar e2e$ teratogeni$ teradi "ada trimester "ertama sehingga
"engobatan bisa ditangguh$an sam"ai trimester $edua.
<
P#$/2ata# TB MDR -a.a *2% &#0%'%*
1. .bu yang sedang menyusui dan menda"at "engobatan '3 M#R harus
menda"at "engobatan "enuh
5. Sebagian besar O%' a$an ditemu$an $adarnya dalam %S. dengan
$onsentrasi yang lebih $e+il
3. Ai$a ibu dengan 3'% "ositi2! "isah$an bayinya bebera"a 1a$tu sam"ai
3'% nya menadi negati2 atau ibu mengguna$an mas$er )8<4.
15
P#$/2ata# TB MDR -a.a -a'*# 0a#$ '.a#$ &&a"a* "/#tra'-'*
(/r&/#
1. 'ida$ ada $ontraindi$asi untu$ mengguna$an $ontrase"si oral dengan
reimen yang tida$ mengandung riy2amy+in
5. Seorang 1anita yang menda"at $ontrase"si oral sementara menda"at
"engobatan dengan ri2am"y+in bisa memilih salah satu metode beri$ut:
guna$an $ontrase"si oral yang mengandung dosis oestrogen yang lebih
besar 640 Ng9 atau mengguna$an $ontrase"si bentu$ lain.
<!11
P#$/2ata# -a'*# TB MDR .#$a# .*a2t' &!!*t%'
1. #iabetes mellitus bisa mem"er$uat e2e$ sam"ing O%'! terutama gangguan
ginal dan neuro"ati "eri2er
5<
5. Obat8obatan hy"ogly+aemi oral tida$ meru"a$an $ontraindi$asi selama
"engobatan '3 M#R! teta"i mung$in memerlu$an dosis yang lebih tinggi
sehingga "erlu "enanganan $husus
3. Penggunaan ethionamida lebih sulit "enanganannya
4. -adar -alium dan $reatinin harus di"antau! setia" minggu selama bulan
"ertama dan selanutnya se$urang8$urangnya se$ali sebulan.
11
P#$/2ata# -a'*# TB MDR .#$a# $a#$$%a# $*#)a!
1. Pemberian O%' lini $edua "ada "asien dengan gangguan ginal harus
dila$u$an dengan hati G hati
5. -adar -alium dan $reatinin harus di"antau! setia" minggu selama bulan
"ertama dan selanutnya se$urang8$urangnya se$ali sebulan
3. Pemberian obat! dosis dan atau inter=al antar dosis harus disesuai$an
dengan tabel diatas 6i$a teradi gangguan ginal9.
11
P#$/2ata# -a'*# TB MDR .#$a# $a#$$%a# (at*
1. O%' lini $edua $urang to$sis terhada" hati dibanding O%' lini "ertama
5. Pasien dengan ri1ayat "enya$it hati bisa menda"at "engobatan '3 M#R
i$a tida$ ada bu$ti $linis "enya$it hati $ronis! $arier =irus he"atitis!
ri1ayat a$ut he"atitis dahulu atau "ema$aian al$ohol berlebihan.
3. Rea$si he"atoto$sis lebih sering teradi "ada "asien diatas sehingga harus
lebih dia1asi
4. Pasien dengan "enya$it hati $roni$ tida$ boleh diberi$an Pira(inamid
30
4. Pemantauan $adar en(im se+ara $etat dianur$an dan i$a $adar en(im
mening$at! O%' harus dihenti$an dan dila"or$an $e"ada tim thera"euti+
ad=isory
>. Ai$a di"erlu$an! untu$ mengobati "asien '3 M#R selama he"atitis a$ut!
$ombinasi em"at O%' yang tida$ he"atoto$sis meru"a$an "ilihan yang
"aling aman.
15
P#$/2ata# -a'*# TB MDR .#$a# $a#$$%a# ")a#$1")a#$ 5-*!-'*6
1. 'entu$an a"a$ah gangguan $eang ter$endali atau telah menelan obat anti
$eang
5. Ai$a $eangnya tida$ ter$endali! "engobatan atau "enyesuaian "engobatan
anti $eang di"erlu$an sebelum mulai "engobatan
3. 3ila tida$ ter$endali tida$ masu$ dalam "roye$ ini
4. Ai$a ada sebab lain yang menyebab$an $eang! $eangnya harus diatasi
4. 0y+loserine harus dihindar$an "ada "asien dengan gangguan $eang yang
a$ti2 dan tida$ +u$u" ter$ontrol dengan "engobatan dengan gangguan
"si$iatris.
<!15
,. Tata!a"'a#a -&2.a(a#
3erbagai "rosedur "embedahan dila$u$an terhada" "asien '38M#R!
mulai dari rese$si segmental sam"ai "leuro8"neumoe+tomy. 3erdasar$an
"engalaman yang ada! tinda$an o"erasi "ada "enderita '38M#R dengan
mortalitas rendah 6O3;9. 'eta"i ang$a $om"li$asi yang teradi +u$u" tinggi
dimana 2istula bron$o"leural dan em"iema yang menadi $om"li$asi utama.
31
,ebih dari <0 "ersen "asien "emeri$saan s"utumnya menadi negati2 setelah
dila$u$an tinda$an o"erasi. Pembedahan rese$sional saat ini
dire$omendasi$an "ada "enderita '38M#R yang ditera"i dengan obat8obatan
+u$u" ele$. .ndi$asi "embedahan yaitu:
13
1. -ultur s"utum "ositi2 yang meneta" mes$i"un sudah ditera"i dengan obat
yang +u$u" banya$P dan atau
5. %danya resistensi obat yang luas yang di$ait$an dengan $egagalan tera"i
atau bertambahnya resistensiP dan atau
3. %danya $a=itas lo$al! ne$rosis7destru$si "ada sebuah lobus atau sebagian
"aru yang disetuui untu$ dila$u$annya o"erasi tan"a adanya insu2isiensi
res"iratori dan atau hi"ertensi "ulmonal yang berat.
Hal tersebut dila$u$an setelah minimum tiga bulan tera"i intensi2 dengan
regimen obat8obatan! dimana dihara"$an status s"utum menadi negati=e i$a
memung$in$an. #engan tinda$an o"erasi $etahanan hidu" ang$a "anang
da"at di"erbai$i dari"ada menerus$an tera"i obat8obatan saa. &alau"un
begitu! "ema$aian obat8obatan teta" dilanut$an setelah o"erasi dila$u$an!
selama 15854 bulan! sebali$nya $etahanan hidu" yang ele$ mung$in saa
teradi.
13
K. P#=$a(a#
P#=$a(a# tr)a.*#0a r'*'t#'* /2at
&HO mere$omendasi$an strategi #O'S dalam "enatala$sanaan $asus
'3! selain relati=e tida$ mahal dan mudah! strategi ini diangga" da"at
menurun$an risi$o teradinya $asus resistensi obat terhada" '3.
35
Pen+egahanan yang terbai$ adalah dengan standarisasi "emberian regimen
yang e2e$ti2! "enera"an strategi #O'S dan "ema$aian obat E#0 adalah yang
sangat te"at untu$ men+egah teradinya resistensi O%'.
11
Pen+egahan teradinya M#R '3 da"at dimulai sea$ a1al "enanganan
$asus baru '3 antara lain : "engobatan se+ara "asti terhada" $asus 3'%
"ositi2 "ada "ertama $ali! "enyembuhan se+ara $om"lit $asih $ambuh!
"enyediaan suatu "edoman tera"i terhada" '3! "enaminan $etersediaan O%'
adalah hal yang "enting! "enga1asan terhada" "engobatan! dan adanya O%'
se+ar gratis. Aangan "ernah memberi$an tera"i tunggal "ada $asus '3.
Peranan "emerintah dalam hal du$ungan $elangsungan "rogram dan
$etersediaan dana untun$ "enanggulangan '3 6#O'S9. #asar "engobatan '3
oleh $linisi berdasar$an "edoman tera"i sesuai *e=iden+e basedD dan tes
$e"e$aan $uman.
11
Strat$* DOTSP!%'
Penera"an strategi #O'S "lus mem"erguna$an $erang$a yang sama
dengan strategi #O'S! dimana setia" $om"onen yang ada lebih dite$an$an
$e"ada "enanganan M#R '3. Strategi #O'SPlus uga sama terdiri dari 4
$om"onen $un+i:
11
1. -omitmen "olitis yang ber$esinambungan untu$ masalah M#R 6multi
drug resistan+e9
5. Strategi "enemuan $asus se+ara rasional yang a$urat dan te"at 1a$tu
mengguna$an "emeri$saan ha"usan daha$ se+ara mi$ros$o"is !bia$an dan
ui $e"e$aan yang teramin mutunya.
33
3. Pengobatan standar dengan mengguna$an O%' lini $edua !dengan
"enga1asan yang $etat 6#ire+t Obser=ed 'reatment7#O'9.
4. Aaminan $etersediaan O%' lini $edua yang bermutu
4. Sistem "en+atatan dan "ela"oran yang ba$u. Setia" $om"onen dalam
"enanganan '3 M#R lebih $om"le$s dan membutuh$an biaya lebih
banya$ dibanding$an dengan "asien '3 bu$an M#R Pela$sanaan
"rogram #O'S "lus a$an mem"er$uat Program Penanggulangan '3
)asional.
L. Pr/$#/'*'
%da bebera"a hal yang da"at menadi "etanda untu$ mengetahui
"rognosis "ada "enderita '38M#R. #ari bebera"a studi yang ada
menyebut$an bah1a adanya $eterlibatan e$stra"ulmoner! usia tua! malnutris!
in2e$si H.F! ri1ayat menguna$an O%' dengan umlah +u$u" banya$
sebelumnya! tera"i yang tida$ ade$uat 6O5 ma+am obat yang a$ti29 da"at
menadi "etanda "rognosis buru$ "ada "enderita tersebut.
13
#engan mengetahui bebera"a "etanda diatas da"at membantu $linisi
intu$ mengamati "enderita lebih se$sama dan da"at mem"erbai$i hal yang
menadi "enyebab se"erti malnutrisi.
13
34
BAB III
KESIMPULAN
Pre=alensi $asus '3 dengan resistensi O%' terutama '38M#R terus
mening$at. Ea+tor "enyebab terbanya$ adalah a$ibat "engobatan '3 yang tida$
ade$uat dan "enularan dari "asien '38M#R. Oleh $arena itu "ada setia" "asien
harus dila$u$an "enilaian resi$o $emung$inan teradinya resistensi O%'.
Selanutnya tera"i em"iris harus segera diberi$an "ada "asien dengan resi$o
tinggi resistensi O%'! terutama "ada "asien dengan $eadaan "enya$it yang berat.
Pemilihan regimen O%' yang te"at sangat di"erlu$an untu$ $eberhasilan
"engobatan dan men+egah bertambah banya$nya $asus '38M#R mau"un '38
C#R dan '38'#R.
34
'era"i yang dianur$an dengan memberi$an 4 sam"ai > ma+am obat.
Pilihan obat yang diberi$an yaitu obat lini "ertama yang masih sensiti2 disertai
obat lini $edua berdasar$an a$ti=itas intrinsi$ terhada" $uman M.tuber"ulosis.
Pembedahan "erlu di"ertimbang$an bila setelah 3 bulan tera"i O%' tida$ teradi
$on=ersi negati2 s"utum. Pemberian nutrisi yang bai$ da"at membantu
$eberhasilan tera"i.
-onse" D#ire+ly Obser=ed 'reatment Short 0ourseD 6#O'S9 meru"a$an
salah satu u"aya "enting dalam menamin $eteraturan berobat "enderita dan
menaggulangi masalah tuber$ulosis $hususnya '38M#R. Per$embangan obat
baru mung$in uga di"erlu$an untu$ menanggulangi hal ini.
DAFTAR PUSTAKA
1. Buidelines 2or the "rogrammati+ management o2 drug8resistant
tuber+ulosis: emergen+y u"date 5008. Bene=a! &orld Health
Organi(ation! 5008 6&HO7H'M7'375008.4059.
5. 'uber$ulosis diagnosis! tera"i dan masalahnya! ed .... ,ab Mi$robiologi
RS/P Persahabatan 7 &HO 0ollaborating 0enter 2or 'uber+ulosisP
5000.
3. #a"artemen -esehatan R.. Penanggulangan '3 $ini lebih bai$. %=ailable
2rom htt":77111.de"$es.go.id7indeI."h"7berita7"ress8
release71348"enangulangan8tb8$ini8lebih8bai$.html.
4. #alimunthe ))! -eliat ?)! dan %bidin %. Penatala$sanaan 'uber$ulosis
dengan Resistensi Obat %nti 'uber$ulosis. #i=isi Pulmonologi
%lergi .munologi E- /ni=ersitas Sumatra /tara. %=ailable 2rom
3>
htt":77111.i$aa"da.+om7resour+es7P%.7Reading7P?)%'%,%-S%
)%%)8'/3?R0/,OS.S8#?)B%)8R?S.S'?)S.8O3%'8%)'.8
'/3?R0/,OS.S."d2.
4. &orld Health Organi(ation. Buideline 2or the "rogrammati+ management
o2 drugresistant tuber+ulosis . ?mergen+y /"date 5008.
>. Soe"andi PJ. 5010. #iagnosis #an Ea$tor Yang Mem"engaruhi
'eradinya '38M#R. #e"artemen Pulmonologi Q .lmu $edo$teran
Res"irasi E-/.8RS Persahabatan! Aa$arta. %=ailable 2rom
htt":77""ti.2iles.1ord"ress.+om750107017ma$alah8dr8"riyanti8
diagnosis8dan82a$tor8yg8mem"engaruhi8tb8mdr."d2.
:. %ditama 'Y! d$$. 'uber$ulosis : Pedoman #iagnosis dan
Penatala$sanaan di .ndonesia! P?RP%R.! Aa$arta! 500>.
8. &alla+e RA! Bri22ith #?. %ntimy+robial %gents in -as"er #,! 3raun1ald
? 6eds9! HarrisonHs Prin+i"les o2 .nternal Medi+ine! 1>th ed. M+
Bra1 Hill. )e1 Yor$. 5004.
<. Riyanto 3S! &ilhan. Management o2 M#R '3 0urrent and Euture dalam
3u$u Program dan )as$ah ,eng$a" -on2erensi -era Pertemuan
.lmiah 3er$ala. P?RP%R.. 3andung. 500>.
10. Martin %. Portaels E. #rug Resistan+e and #rug Resistan+e dete+tion in
Palmino A0! et al 6eds9! 'uber+ulosis 500: 2rom basi+ s+ien+e to
"atient +are! 1st ed. 111.teItboo$+om.
11. -ementrian -esehatan R. #ire$torat Aenderal Pengendalian Penya$it
#an Penyehatan ,ing$ungan. 5011. Pedoman )asional
Pengendalian 'uber$ulosis. %=ailable 2rom
3:
htt":77111.s+ribd.+om 7do+7130:3:40<7Pedoman8)asional8
Penanggulangan8'385011.
15. P#P.. Standard Pelayanan Medi$ Paru. Perhim"unan #o$ter Paru
.ndonesia +abang Aa$artaP 1<<8.
13. Syahrini H. 5008. 'uber$ulosis Paru Resistensi Banda. #e"artemen .lmu
Penya$it #alam RS/P %dam Mali$ Medan E- /S/. %=ailable
2rom htt":77re"ository.usu.a+.id7bitstream715344>:8< 7
33:471708?00:31."d2.
38