Anda di halaman 1dari 36

PERENCANAAN UNIT PENGOLAHAN

(PUP)
ELOK WAZIIROH, S.TP, M.Si
PENDAHULUAN
Arti Penting PUP
Perancangan/design bukan plan
Beroperasi secara produktif,
aman dan efesien
Tidak ada perencanaan yang
absolut benar
Pabrik
Income
Sumber
Daya
Perencanaan pengolahan memiliki arti penting
dalam pendirian pabrik pengolahan pangan
Kantor PT ULTRAJAYA
Kantor Google
Materi Sebelum UTS
Pemilihan alternatif unit pengolahan
Penentuan neraca massa
Penentuan neraca panas
Perencanaan tata letak pabrik
Manajemen keselamatan kerja
Materi Setelah UTS
Perhitungan kebutuhan daya
Perhitungan kebutuhan utilitas
Analisa ekonomi teknik 1
Analisa ekonomi teknik 2
Praktek penyusunan perencaan unit pengolahan
Video
References
Singh, R.P. and Heldman, D.R. 1984.
Introduction to Food Engineering. Academic
Press.
Toledo, R.T. 1980. Fundamentals of Food
Process Engineering. AVI. Publ. Co., Inc. West
Port Conn.
Backhurst, J.R and Harker, J.H. 1973. Process
Plant Design. America Elsevier Pub.
References
Heat and Mass Transfer in Food Processing,
Dr. R. P. Singh, University of California, Davis
http://www.engr.ucdavis.edu/~rpsingh/FST110B/FST
110BOutline.html
Atau
http://www.rpaulsingh.com/
Food Engineering: Teaching Resource, Dr. J.
Steffe, Michigan State University
http://www.egr.msu.edu/~steffe/FE.html
Konsep Dasar
Pengertian dan Definisi Pabrik
Produk/jasa secara efektif, efisien dan aman
Dikelola Sistem produksi
SDA SDM
Mesin dan peralatan,
material, energi,
modal, informasi dll
Jenis Pabrik/Industri
3. Industri penyalur
Industri yang berfungsi untuk melaksanakan pelayanan jasa industri baik untuk bahan
baku atau finished goods product
1. Industri penghasil bahan baku
Industri yang aktivitasnya mengolah sumber daya alam guna menghasilkan bahan baku
maupun bahan tambahan lainnya yang dibutuhkan oleh industri penghasil produk atau
jasa.
Cth. Industri tepung, industri pati, industri gula
2. Industri manufaktur
Industri yang memproses bahan baku guna dijadikan bermacam-macam bentuk/model
produk baik yang masih berupa produk setengah jadi ataupun produk jadi.
Cth. Industri jelly instan, industri coklat batang
4. Industri pelayanan/jasa
Cth. Bank, jasa angkutan, asuransi, rumah sakit dll
Jenis-jenis proses manufakturing
Continunous Process Industry
Proses produksi berlangsung 24 jam
Kehilangan material, kerusakan peralatan dan pembengkakan biaya
Repetitive-process Industry
Produk dihasilkan dalam jumlah banyak dan proses biasanya
berlangsung dalam langkah pengerjaan yang berulang dan serupa
Intermittent-process Industry
Industri yang proses produksinya berlangsung sesuai dengan order
yang diterima
Proses produksi akan mempengaruhi perencanaan suatu pabrik
Dasar- Dasar Perancangan Pabrik
Plant Design
perencanaan finansial
penentuan lokasi pabrik
perencanaan menyeluruh
Elemen elemen dasar perancangan pabrik


Kekuatan pemilikan modal
Perancangan produk, volume penjualan, harga jual pabrik
Plant size
Lokasi pabrik, tata letak pabrik, pemilihan tipe bangunan
Kemungkinan perubahan macam produk
Pertumbuhan dan perkembangan organisasi pabrik
Tata letak pabrik
Tahap Teknis Perancangan
4. Analisa
ekonomi
5. Pelaporan
1. Pengembangan
konsep dan
definisi
2.
Pengembangan
diagram alir
proses
3.
Perencanaan
peralatan
Tujuan Industri adalah untuk
memuaskan kebutuhan-kebutuhan
konsumennya
Metode Penentuan Alternatif Proses
Faktor Terbobot (subyektif)

Cara eksponensial = TS=(S)
B

Cara bayers = TS
i
= S.B

List semua faktor yang dianggap penting, cth. pasar, bahan baku, transport dll
Beri bobot semua pada setiap faktor (beri bobot antara 0-1)
Beri skor pada setiap alternatif proses (skor antara 0 100)
Kalikan skor dan bobot dari tahap 2 dan 3
Jumlahkan hasil perkalian setiap alternatif proses
Metode Penentuan Alternatif Proses
Faktor Terbobot (subyektif)

No Faktor Kritis Bobot Skor (0-100)
Keripik Es krim Selai Cake
1 Ketersediaan bahan 0.4 45 60 20 80
2 Lokasi pasar 0.2 60 75 10 60
3 Infrastruktur 0.2 40 50 50 25
4 Keamanan 0.1 60 60 25 35
5 Tenaga kerja 0.1 80 80 25 40
Total 1.0 285 325 130 240
Cara eksponensial = TS=(S)
B

Cara bayers = TS
i
= S.B

Pertimbangan penentuan lokasi pabrik
Persoalan penentuan
lokasi
Alasan perluasan
Fasilitas
Demand
Fasilitas-fasilitas produksi
sudah dirasakan jauh
ketinggalan
Perkembangan pasar diluar
jangkauan kapasitas
produksi
perubahan pasar
penyediaan tenaga kerja
perluasan pabrik
pendirian unit kerja
faktor-faktor ekonomi
Perumusan umum penentuan luas tanah : 5 kali luas area sesungguhnya
Service menurun
Faktor Utama
Faktor Sekunder
Letak pasar
Letak sumber bahan baku
Ketersediaan tenaga kerja
Ketersediaan tenaga listrik
Ketersediaan air
Fasilitas pengangkutan

Fasilitas perumahan, pendidikan, perbelanjaan, dan komunikasi
Pelayanan kesehatan, keamana dan pencegahan kebakaran
Peraturan pemerintah setempat
Sikap masyarakat
Biaya dari tanah dan bangunan
Peraturan lingkungan hidup
Tempat parkir
Saluran pembuangan
Kemungkinan perluasan
Dsb
Strategi Penentuan Lokasi
Teori Penentuan Lokasi
Dekat dengan bahan mentah,
pasar, air lancar, tenaga kerja
mudah, iklim baik, investasi
mendukung.
Teori Kimball Teori Splenger dan Kleir
Penerapan?
Teori Alfred Weber
Penetapan lokasi pabrik sangat mempengaruhi produktivitas
Faktor primer (bahan, pasar,
transport, buruh, tenaga) dan
faktor sekunder (air, iklim,
pajak)
Prinsip minimisasi biaya.
Tergantung total biaya
transport dan tenaga kerja.
Penetapan lokasi tergantung
jenis usahanya.
Metode Penentuan Lokasi
1. Faktor Terbobot (subyektif)

No Faktor Kritis Bobot Skor (0-100)
Jakarta Tegal Malang Jember
1 Ketersediaan bahan 0.4 45 60 20 80
2 Lokasi pasar 0.2 60 75 10 60
3 Infrastruktur 0.2 40 50 50 25
4 Keamanan 0.1 60 60 25 35
5 Tenaga kerja 0.1 80 80 25 40
Total 1.0 285 325 130 240
Cara eksponensial = TS=(S)
B

Cara bayers = TS
i
= S.B

Metode Penentuan Lokasi
2. Model Break Even : Pilih lokasi dengan Totat Cost (TC) MINIMUM
Kapasitas menentukan Lokasi yang optimum.
Menggunakan analisis Biaya Volume (Kapasitas Produksi).
Hitung biaya tetap (FC) dan variable (VC) utk setiap alternatif lokasi
Buat kurva biaya kapasitas utk setiap alternatif lokasi
Pilih lokasi dengan total biaya minimum.
contoh : Lokasi pertimbangan pabrik kursi rotan, pada volume produksi 200 unit (Q)

TC paling MINIMUM, sehingga lokasi terpilih adalah Rembang

Lokasi VC (Rp) FC (Rp) TC (Rp)
Pati 5 juta 110 juta 27 juta
Rembang 10 juta 70 juta 24 juta
Kudus 17 juta 40 juta 25 juta
Metode Penentuan Lokasi
3. Center of Gravity

Metode Penentuan Lokasi
Jawab :
Mencari koordinat titik tengah :
Cx = (w.x) = (5)(5) + (6)(10) + (4)(15) + (9)(5) + (7)(15) + (3)(10) + (2)(5)
w 5+ 10 + 15 + 5 + 15 + 10 + 5
= 335
65
= 5,2
Cy = (w.x) = (10)(5) + (8)(10) + (9)(15) + (5)(5) + (9)(15) + (2)(10) + (6)(5)
w 5 + 10 + 15 + 5 + 15 + 10 + 5
= 475
65
= 7,3
>> Koordinat baru center of grafity = (5.2 , 7.3)

Metode Penentuan Lokasi


Cara Lain dengan Simple Median :
Menentukan titik tengah beban pengiriman :
w = 65 = 32,5
2 2
Menentukan koordinat x (diurutkan berdasarkan koordinat x)
Metode Penentuan Lokasi
Menentukan koordinat y (diurutkan berdasarkan koordinat y)
Koordinat baru (x,y) = (5,9)
Contoh Soal
Permintaan dari Agen A, B, C, dan D berturut-turut
sebesar 30, 40, 20, dan 10. Lokasi agen pada
titik koordinat A(30;8), B(20;16), C(45;24), dan
D(35;30). Jika biaya pengangkutan setiap 1
km/unit dari lokasi kepusat distribusi adalah
Rp.10,000. Tentukan lokasi pusat distribusi baru
sehingga dapat meminimalkan biaya angkut,
dan hitung biaya angkut dari lokasi C ke lokasi
terpilih.
Tugas
Potensi bahan baku berupa susu segar,
herbal dan rempah-rempah, serta hasil
perkebunan dirancang untuk diolah menjadi
suatu produk. Tentukan 1 unit pengolahan
yang berpotensi untuk dikembangkan,
tentukan juga lokasi/kota dari pabrik yang
saudara pilih.