Anda di halaman 1dari 5

PENGANGGARAN PERUSAHAAN

KONSEP-KONSEP DASAR PENGANGARAN


MODUL 1
DOSEN :
Iwan Firdaus, Sko, MM
FAKUL!AS EKONOMI
UNI"ERSI!AS MER#U $UANA
%AKAR!A
KONSEP-KONSEP DASAR PENGANGARAN
PEREN#ANAAN
Salah satu fungsi manajemen adalah perencanaan
Perencanaan merupakantindakan yang dibuat berdasarkan fakta dan asumsi
mengenai gambaran kegiatan yang akan dilakukan di masa mendatang untuk
mencapai tujuan yang diinginkan.
Penganggaran merupakan bagian dalam proses perncanaan
Penganggaran merupakan proses menyusun anggaran sehingga anggaran
adalah hasil dari penganggaran, dimuali dari pembuatan panitia, pengumpulan
dan pengklasifikasian data, pengajuan rencana kerja fisik dan keuangan tiap-tiap
seksi, bagian, divisi, penyususnan secara menyeluruh, merevisi dan mengajukan
kepada pimpinan puncak untuk disetujui dan dilaksanakan.
Penganggaran digunakan baik oleh perusahaan mau pun non perusahaan.
Penganggaran untuk non perusahaan di sebut sebagai penganggaran nirlaba.
Penganggaran berarti menjelaskan, menghitung dan menyususn anggaran
perusahaan
Anggaran perusahaan hanya menampilkan bentuk dari anggaran perusahaan,
seperti laporan neraca, laporan laba rugi tanpa disertai penjelasan perhitungan
mau pun penyusunannya.
Penyusunan penganggaran pada umumnya dibuat empat atau tiga bulan terakhir
dari tahun berjalan untuk masa satu tahun fiscal, kemudian dibagi anggaran
kwartalan, dan bulanan.
Dalam proses pembuatan anggaran biasanya ada panitia anggran yang dipimpin
oleh seorang ketua yang dijabat oleh seorang controller atau manajer akunting.
Panitia anggaran menerima anggaran dari berbagai divisi perusahaan, ekmudian
mengkoordinasikan, merevisi menyempurnakan! dan menetapkan, kemudian
memonitor pelaksanaan anggaran selama tahun berjalan.
!U%UAN
"emaksa manajer membuat rencana kerja
#olok ukur mengevaluasi kinerja
"eningkatkan komunikasi dan koordinasi mantar manajer
"embantu pengambilan keputusan.
PENGELOLAAN PENGANGGARAN
"enyusun pedoman penyusunan anggaran
"enerima dan menganalisis setiap anggaran yang diajukan oleh seksi, bagian
atau pun divisi perusahaan.
"emberi rekomendasi penyempurnaan
"enyetujui anggaran
$ungsi komitee anggaran%
"enyususn system dan prosedur penganggaran
"emberikan pendidikan dan pelatihan kepada tenaga pembuat enggaran
"engumpulkan dan menganalisis data
"engevaluasi kinerja berdasarkan anggaran.
%ENIS-%ENIS ANGGARAN
&erdasarkan waktu%
Anggaran jangka pendek ' ( tahun !
Anggaran jangka panjang ) ( tahun!
&erdasarkan ruang lingkup%
Anggaran parsial anggaran yang ruang lingkupnya terbatas, misalnya
anggaran produksi saja, atau pun anggaran marketing saja.
Anggaran komprehensif biasanya disebut anggaran *+D,- merupakan
anggran menyeluruh dalam perusahaan manufaktur meliputi %
(! Anggaran penjualan
.! Anggaran pemakaian bahan baku
/! Anggaran pembelian bahan baku
0! Anggaran biaya tenaga kerja langsung
1! Anggaran biaya overhead pabrik
2! Anggaran harga produksi
3! Anggaran biaya pemasaran
4! Anggaran biaya administrasi
5! Anggaran laba rygi
(6! Anggaran kas
((! Anggaran neraca
&erdasarkan fleksibelitas%
Anggaran statis anggaran untuk satu titik kegiatan saja, misalnya anggaran
untuk penjualan pada (66 unit saja
Anggaran fle7ible anggaran pada beberapa titik kegiatan , misalnya anggaran
untuk volume penjualan (666 unit, ((66 unit, (.66 unit dan seterusnya.
KEUNGGULAN ANGGARAN
8asil analisis lingkungan internal perusahaan analisis data histories
perusahaan yag menjelaskan kekuatan dan kelemahannya kemudian dijadikan
bahan baku untuk membuat program kerja di masa yang akan datang.
8asil nalisis lingkungan eksternal perusahaan menjelaskan peluang bisnis
dan kendala yang dihadapinya, kemudian dijadikan bahan baku untuk membuat
program kerja di masa mendatang.
Sebagai alat pedoman kerja dan pengendalian kegiatan operasional keuangan
Sebagai sarana koordinasi antar seksi, bagian, divisi dalam suatu perusahaan
Sebagai sumber rasa tanggung jawab dan partisipasi aktif semua kepala seksi,
bagian, divisi dalam suatu perusahaan.
Sebagai dasar untuk mengtahui wewenang dan tanggung jawab semua level
manajer.
KELEMAHAN ANGGARAN
Prediksi kegiatan bisnis di mana yang akan datang belum tentu tepat atau belum
tentu mendekati kenyataan.
Perubahan kondisi politik, social, ekonomi, bisnis di masa mendatang sulit di
prediksi sehingga sering tidak terjangkau dalam pemikiran si pembuat anggaran.
Sering terjadi konflik kepentingan dalam penyusunan anggaran mau pun dalam
pelaksanaannya.
Pembuat anggaran sering berfikir subjektif, mementingkan seksinya, bagiannya
atau pun divisinya.
Anggaran pada umumnya sangat indentik, sehingga sulit di capai dan dapat
mengakibatkan para pelaksana menjadi frustasi.