Anda di halaman 1dari 32

PRAKTIK DI PELABUHAN

Modul No. C.2


TUJUAN MODUL
- Modul ini disusun untuk proses pembelajaran dokter spesialis kelautan dimana Kesehatan
pelabuhan khususnya mempunyai tugas pokok untuk mencegah masuknya penyakit menular ke
pelabuhan, untuk mencegah keluarnya penyakit menular dari pelabuhan, untuk mencegah
penyakit akibat kerja di pelabuhan, dan untuk tanggap darurat di pelabuhan (kapal bocor,
kebakaran, tumpahan di laut akibat bongkar muat kapal) akan diperoleh melalui proses
pembelajaran materi dan prosedur klinik baku dengan pembimbingan, praktik mandiri dan
penilaian perkembangan level kompetensi.
WAKTU
Mengembangkan Kompetensi Alokasi Waktu
Sesi di dalam kelas
Sesi dengan asilitasi !embimbing
Sesi praktik dan pencapaian kompetensi
" # $% menit (classroom session)
& # '"% menit (coaching session)
" minggu (facilitation and assessment)
PERSIAPAN SESI
( Materi re!e"ta!i#
( )*+' , !engetahuan ungsi umum dan khusus pelabuhan.
( )*+ " , -rganisasi dan tata kerja Kantor Kesehatan !elabuhan (KK!), mengacu pada
!ermenkes ./ 0o &1$2M30K3S2!3.2/42"%%5
( )*+ & , Susunan organisasi, tugas dan ungsi KK!, mengacu pada pasal " dan &
!ermenkes ./ 0o &1$2M30K3S2!3.2/42"%%5.
( )*+ 6 , 7raian tugas dan ungsi masing(masing bagian, bidang, instalasi, 8ilayah dan
kelompok jabatan ungsional KK! mengacu pada !ermenkes ./ 0o
&1$2M30K3S2!3.2/42 "%%5
( )*+1 , !edoman !enanganan 9ahan29arang 9erbahaya dalam kegiatan !elayaran di
/ndonesia: mengacu pada Keputusan +irektur ;enderal !erhubungan )aut
0o,7M 65262"(%'
( )*+ $ , !engendalian .isiko )ingkungan
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN '
( )*+ < , !engendalian Karantina dan Surveilans 3pidemiologi, mengacu pada undang(
undang tentang karantina laut.
( )*+ 5 , +okumen kesehatan
( )*+ = , >ata cara dan tindakan karantina
( )*+ '% , 7paya kesehatan
( Ka!u! #
/nluen?a @'0' (!enyakit ineksi berpotensi 8abah)
( Sara"a da" alat %a"tu lati& #
( 4ideo, Kasus
( !enuntun belajar (learning guide) terlampir
( >empat belajar (training setting), !elabuhan, kapal, klinik dan .S pelabuhan2karantina
( Re'ere"!i #
( /nternational @ealth regulations
( Manual kantor Kesehatan pelabuhan yang diterbitkan oleh +irektorat 3pidemiologi dan
karantina +itjen !& M +epkes ./ dengan maksud sebagai penuntun dalam pelaksanaan tugas
di bidang Karantina.
( 7ndang(undang Karantina sebagai dasar hukumnya.
( !edoman !enanganan 9ahan29arang 9erbahaya dalam kegiatan !elayaran di /ndonesia:
mengacu pada Keputusan +irektur ;enderal !erhubungan )aut 0o, 7M 65262"(%'
KOMPETENSI
Mampu menatalaksana melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, penyakit potensial
8abah, surveilance epidemiologi, kekarantinaan, pengendalian dampak kesehatan lingkungan,
pelayanan kesehatan, penga8asan -MKA9A (-bat, Makanan, Kosmetik, Alat kesehatan dan 9ahan
adikti) serta pengalaman terhadap penyakit baru dan penyakit yang muncul kembali, bioterorisme,
unsur biologi, kimia dan pengamanan radiasi di 8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas
darat negara dengan mengacu perundangan yang berlaku dalam menangani problem tersebut secara
mandiri hingga tuntas.
KETRAMPILAN
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran modul ini, sesuai aturan perundangan, peserta didik
diharapkan terampil
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN "
a. Melaksanakan kekarantinaan:
b. Melaksanakan pelayanan kesehatan:
c. Melaksanakan pengendalian risiko lingkungan di bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat
negara:
d. Melaksanakan pengamatan penyakit, penyakit potensial 8abah penyakit baru, dan penyakit
yang muncul kembali:
e. Melaksanakan pengamanan radiasi pengion dan non pengion, biologi, dan kimia:
. Melaksanakan sentra2simpul jejaring surveilans epidemiologi sesuai penyakit yang berkaitan
dengan lalu lintas nasional, regional, dan internasional:
g. Melaksanakan, memasilitasi dan mengadvokasi kesiapsiagaan dan penanggulangan
Kejadian )uar 9iasa (K)9) dan bencana bidang kesehatan, serta kesehatan matra termasuk
penyelenggaraan kesehatan haji dan perpindahan penduduk:
h. Melaksanakan, memasilitasi, dan mengadvokasi kesehatan kerja di lingkungan bandara,
pelabuhan, dan lintas batas darat negara:
i. Melaksanakan penga8asan kesehatan alat angkut dan muatannya:
j. Melaksanakan pemberian pelayanan kesehatan di 8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan
lintas barat darat negara:
k. Melaksanakan pemberian pelayanan kesehatan di8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan
lintas batas darat negara:
l. Melaksanakan jejaring inormasi dan teknologi bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan
lintas batras darat negara:
m. Melaksanakan jejaring kerja dan kemitraan bidang kesehatan di bandara, pelabuhan, dan
lintas batas darat negara:
n. Melaksanakan kajian kekarantinaan, pengendalian risiko lingkungan, dan surveilans
kesehatan pelabuhan:
o. Melaksanakan pelatihan teknis bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat
negara:
p. Melaksanakan ketatausahaan dan kerumahtanggaan KK!.
(AMBARAN UMUM
7ndang(undang karantina laut bermaksud menolak dan mencegah masuk dan keluarnya penyakit
karantina dengan kapal dari suatu pelabuhan dan2atau daerah 8ilayah /ndonesia dan luar negeri
terjangkit suatu penyakit karantina.
!enetapan dan pencabutan yang dimaksudkan diumumkan dalam 9erita(0egara. Suatu pelabuhan
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN &
dan2atau daerah 8ilayah /ndonesia ditetapkan terjangkit penyakit karantina, bila di pelabuhan
dan2atau daerah 8ilayah itu terdapat ,
a. Seorang penderita penyakit karantina yang bukan berasal dari luar pelabuhan2 daerah 8ilayah
itu
b. >ikus berpenyakit pes di daratan atau di kapal yang termasuk perlengkapan pelabuhan
c. 9inatang(binatang yang bertulang punggung yang mengandung virus penyakit demam kuning
yang aktip
d. Wabah tius bercak 8abahi atau demam balik(balik.
Suatu pelabuhan dan2atau daerah 8ilayah luar negeri ditetapkan terjangkit suatu penyakit karantina,
bila terdapat,
a. keadaan seperti tersebut dalam a sampai dengan d,
b. penetapan terjangkit oleh pemerintah yang bersangkutan.
Co"to& )a!u! #
Seorang 8anita menderita gejala penyakit pernapasan akut disertai lendir berlebihan dari hidung, sakit
tenggorokan, batuk dan kesulitan bernapas atau bernapas pendek, nyeri atau rasa tertekan pada dada
dan perut, pusing tiba(tiba, dan muntah berat.
Di!)u!i #
A7ntuk mendiagnosis, spesimen harus diambil secepat mungkin dan diperiksa dengan real time !*.
(polymerase chain reaction) dan tes lainA
Ja*a%a" #
Bokuskan pada Kondisi ga8at darurat pada ditandai pernapasan cepat atau sulit bernapas, 8arna kulit
kebiruan, tidak cukup minum, susah bangun dan tidak berinteraksi. +iagnosa dengan cepat dan tepat
serta menatalaksana kasus ini secara eekti dan tepat 8aktu. !enatalaksanaan C penanggulangan
seperlunya pada kasus penyakit menular yang berpotensi 8abah di pelabuhan.
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti proses pembelajaran untuk sesi ini, peserta didik akan memiliki keterampilan
untuk,
( Menjelaskan ungsi umum dan khusus pelabuhan.
( Menjelaskan -rganisasi dan tata kerja Kantor Kesehatan !elabuhan (KK!), mengacu pada
!ermenkes ./ 0o &1$2M30K3S2!3.2/42"%%5
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN 6
( Menjelaskan susunan organisasi, tugas dan ungsi KK!, mengacu pada pasal " dan &
!ermenkes ./ 0o &1$2M30K3S2!3.2/42"%%5.
( Menjelaskan uraian tugas dan ungsi masing(masing bagian, bidang, instalasi, 8ilayah dan
kelompok jabatan ungsional KK! mengacu pada !ermenkes ./ 0o
&1$2M30K3S2!3.2/42"%%5
( Menjelaskan !edoman !enanganan 9ahan29arang 9erbahaya dalam kegiatan !elayaran di
/ndonesia: mengacu pada Keputusan +irektur ;enderal !erhubungan )aut 0o, 7M 65262"(%'
( Menjelaskan pengendalian .isiko )ingkungan
( Menjelaskan pengendalian Karantina dan Surveilans 3pidemiologi, mengacu pada undang(
undang tentang karantina laut.
( Menjelaskan tentang kelengkapan dan validitas dokumen kesehatan di kapal.
( Menjelaskan tata cara dan tindakan karantina
( Menjelaskan tentang upaya kesehatan
STRATE(I + METODE PEMBELAJARAN
Tu,ua" -. Me",ela!)a" 'u".!i u/u/ da" )&u!u! ela%u&a".
7ntuk mencapai tujuan ini peserta didik belajar teori dan praktik dengan metode pembelajaran
berikut,
( +iskusi kelompok tentang kasus dan penata(laksanaan penyakit menular berpotensi 8abah di
pelabuhan
( Praktik di pelabuhan/ kapal/ klinik/ RS
( 9elajar mandiri (textbook and jurnal reading, aturan(aturan internasional dan nasional)
( 9imbingan pemeriksaan di pelabuhan/ kapal/ klinik/ RS
( !raktik mandiri dengan supervisi
Must to know key points :
( Bungsi umum C khusus pelabuhan
( Dambaran dan karakteristik kegiatan di pelabuhan
( @asil pemeriksaan sanitasi, kelengkapan dan validitas dokumen " di kapal
( !encatatan C pelaporan
Tu,ua" 2. Me",ela!)a" da" /e"era)a" atura" da" eru"da". 2 a" di ela%u&a".
7ntuk mencapai tujuan ini peserta mempelajari materi baku dan metode pembelajaran berikut ini ,
( +iskusi kelompok untuk memahami dan menguasi aspek aturan(aturan
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN 1
( !raktik di pelabuhan2 kapal2 klinik2 .S
( 9elajar menggunakan peraturan ", melaksanakan keputusan dan praktik mandiri
Must to know key points :
( Aturan(aturan yang mendasari.
( !enerapan di pelabuhan2 kapal2 klinik2 .S
( Kelengkapan dan validitas dokumen " pelabuhan, kapal, klinik2.S
( !encatatan C pelaporan
Tu,ua" 0. Me",ela!)a" !u!u"a" or.a"i!a!i1 tu.a! da" 'u".!i KKP1
7ntuk mencapai tujuan ini peserta mempelajari materi baku, praktik di lapangan dengan metode
pembelajaran berikut ini ,
( +iskusi kelompok tentang pelaksanaan tugas dan ungsi berdasarkan kelas, bidang dan seksi
KK!
( !raktik di pelabuhan2 kapal2klinik2 .S
( 9elajar mandiri
( 9elajar menggunakan peraturan ", melaksanakan keputusan dan praktik mandiri mandi
Must to know key points :
( Aturan(aturan yang mendasari.
( !enerapan di pelabuhan2 kapal2 klinik2 .S
( Kelengkapan dan validitas dokumen " pelabuhan, kapal, klinik2.S
( !encatatan C pelaporan
Tu,ua" 2. Uraia" tu.a! da" 'u".!i /a!i".3/a!i". %a.ia"1 %ida".1 i"!tala!i1 *ila4a& da"
)elo/o) ,a%ata" 'u".!io"al KKP /e".a5u ada Per/e")e! RI No 0678MENKES8PER8I98
2::;
7ntuk mencapai tujuan ini peserta mempelajari materi baku, praktik di lapangan dengan metode
pembelajaran berikut ini ,
( +iskusi kelompok mengurai tugas dan ungsi jabatan ungsional KK! mengacu pada
!ermenkes ./ 0o &1$2M30K3S2!3.2/42 "%%5
( !raktik di pelabuhan2 kapal2 klinik2 .S
( 9elajar mandiri ( memahami aturan(aturan dan melaksanakan keputusan)
( 9imbingan pemeriksaan di pelabuhan2 kapal2 klinik2 .S
( !raktik mandiri dengan supervisi
Must to know key points :
( +etail tugas dan ungsi masing(masing jabatan ungsional KK!
( Dambaran dan karakteristik kegiatan masing(masing jabatan ungsional KK!
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN $
( +okumentasi hasil kerja masing(masing jabatan ungsional KK!
( !elaporan dari masing(masing jabatan ungsional KK! ke top manajemen KK!
Tu,ua" 6# Pedo/a" Pe"a".a"a" Ba&a"8Bara". Ber%a&a4a dala/ )e.iata" Pela4ara" di
I"do"e!ia< /e".a5u ada Keutu!a" Dire)tur Je"deral Per&u%u".a" Laut No# UM 2;82823:-
7ntuk mencapai tujuan ini peserta mempelajari materi baku, praktik di lapangan dengan metode
pembelajaran berikut ini ,
( +iskusi kelompok memahami !edoman !enanganan 9ahan29arang 9erbahaya dalam
kegiatan !elayaran di /ndonesia: mengacu pada Keputusan +irektur ;enderal !erhubungan
)aut 0o, 7M 65262"(%'
( !raktik di pelabuhan2 kapal
( 9elajar mandiri (Memahami aturan(aturan dan melaksanakan keputusan)
( 9imbingan pemeriksaan di pelabuhan2 kapal
( !raktik mandiri dengan supervisi
Must to know key points :
( !engaturan mengenai pelaksanaan penanganan 9ahan29arang 9erbahaya dalam kegiatan
!elayaran di /ndonesia
( Mengikuti perubahan perkembangan dari materi2substansi yang diatur dalam /nternasional
Maritim +angerous Doods *ode (/M+D(*ode).
( Kerja sama dan pertemuan tim instansi 9A!!3+A), M303D )/0DK70DA0 @/+7!,
+3!3./0+AD, +irektorat ;enderal 9ea dan *ukai, +3!. K37A0DA0, Karantina
!elabuhan, 9iro @ukum dan -rganisasi +3!@79, sekurang(kurangnya setahun sekali
( !elaporan dari masing(masing instansi ke +irjen !erhubungan )aut
Tu,ua" 7# Pe".e"dalia" Ri!i)o Li".)u".a"
7ntuk mencapai tujuan ini peserta mempelajari materi baku, praktik di lapangan dengan metode
pembelajaran berikut ini ,
( +iskusi kelompok tentang tugas dan ungsi pelaksanaan pengendalian risiko lingkungan di
bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara: mengacu pada !ermenkes ./ 0o
&1$2M30K3S2!3.2/42 "%%5
( !raktik di pelabuhan2 kapal
( 9elajar mandiri (Memahami aturan(aturan dan melaksanakan keputusan)
( 9imbingan pemeriksaan di pelabuhan2 kapal
( !raktik mandiri dengan supervisi
Must to know key points :
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN <
( >ugas dan ungsi pelaksanaan pengendalian, penga8asan dan pembinaan hygiene dan
sanitasi, penyediaan air bersih, serta pengamanan makanan dan minuman: sanitasi lingkungan
vektor dan binatang penular (tikus, pinjal)2 serangga penyakit.
( !elaksanaan jejaring kerja, kemitraan, kajian dan pengembangan teknologi, serta pendidikan
dan pelatihan bidang pengendalian risiko lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas
darat negara
( !erencanaan, pemantauan, dan evaluasi, penyusunan laporan di bidang pengendalian risiko
lingkungan
( +okumen lampiran pada E/nternational Sanitary .egulations '=1'E.
( )aporan tentang pengendalian risiko lingkungan
Tu,ua" =# Pe".e"dalia" Kara"ti"a da" Sur>eila"! Eide/iolo.i1 /e".a5u ada /e".a5u ada
Per/e")e! RI No 0678MENKES8PER8I98 2::;1 ata! da!ar u"da".3u"da". te"ta". )ara"ti"a
laut.
7ntuk mencapai tujuan ini peserta mempelajari materi baku, praktik di lapangan dengan metode
pembelajaran berikut ini ,
( +iskusi kelompok tentang tugas dan ungsi dibidang kekarantinaan, surveilans epidemiologi
penyakit dan penyakit potensial 8abah dan muatannya, lalu lintas -MKA9A, jejaring kerja,
kemitraan, kajian, serta pengembangan teknokogi, pendidikan dan pelatihan bidang ke
karantinaan di 8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
( !raktik di pelabuhan2 kapal2 klinik2 .S pelabuhan
( 9elajar mandiri (Memahami aturan(aturan dan melaksanakan keputusan)
( 9imbingan pemeriksaan di pelabuhan2 kapal2 klinik2 .S pelabuhan
( !raktik mandiri dengan supervisi
Must to know key points :
( >ugas dan ungsi pelaksanaan kekarantinaan, surveilans epidemiologi penyakit dan penyakit
potensial 8abah dan muatannya, lalu lintas -MKA9A.
( !elaksanaan jejaring kerja, kemitraan, kajian dan pengembangan teknologi, serta pendidikan
dan pelatihan bidang kekarantinaan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
( !erencanaan, pemantauan, dan evaluasi, penyusunan laporan di bidang kekarantinaan
( +okumen yang diperlukan dalam proses karantina penyakit potensial 8abah, al. keterangan
kesehatan maritim: sertiikat(sertiikat vaksinasi: buku kesehatan pelaut.
( )aporan tentang kekarantinaan.
Tu,ua" ;# Do)u/e" )e!e&ata" ata! da!ar u"da".3u"da". te"ta". )ara"ti"a laut.
7ntuk mencapai tujuan ini peserta mempelajari materi baku, praktik di lapangan dengan metode
pembelajaran berikut ini ,
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN 5
( +iskusi kelompok, memahami tentang macam dokumen kesehatan .
( !raktik di pelabuhan2 kapal2 klinik2 .S
( 9elajar mandiri (aturan(aturan internasional dan nasional)
( 9imbingan pemeriksaan 2 audit dokumen di pelabuhan/ kapal/ klinik/ RS
( !raktik mandiri dengan supervisi
Must to know key points :
( Keperluan masing(masing dokumen umum C khusus pelabuhan2 kapal
( >ata cara pelaksanaan audit dokumen
( !engesahan hasil pemeriksaan kelengkapan dan validitas dokumen " di pelabuhan2 kapal2
klinik2 .S
( !encatatan, pelaporan dan evaluasi dokumen.
Tu,ua" ?# Tata 5ara da" ti"da)a" )ara"ti"a1 ata! da!ar u"da".3u"da". te"ta". )ara"ti"a
laut.
7ntuk mencapai tujuan ini peserta mempelajari materi baku, praktik di lapangan dengan metode
pembelajaran berikut ini ,
( +iskusi kelompok, tentang undang(undang tentang karantina laut.
( !raktik di pelabuhan2 kapal2 klinik2 .S
( 9elajar mandiri (aturan(aturan internasional dan nasional)
( 9imbingan pemeriksaan 2 audit dokumen di pelabuhan/ kapal/ klinik/ RS
( !raktik mandiri dengan supervisi
Must to know key points :
( Aturan(aturan yang mendasari.
( !enatalaksanaan2 pemeriksaan pelabuhan2 kapal2 pasien potensi terjangkit 8abah
( !enetapan dan pencabutan penetapan karantina di pelabuhan2 kapal2 klinik2 .S
( Kelengkapan dan validitas dokumen " kekarantinaan di pelabuhan, kapal, klinik2.S
( !encatatan C pelaporan
Tu,ua" -:# Ua4a )e!e&ata"
7ntuk mencapai tujuan ini peserta mempelajari materi baku, praktik di lapangan dengan metode
pembelajaran berikut ini ,
( +iskusi kelompok tentang 7paya Kesehatan yang bertugas dan berungsi menyiapkan bahan
perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan kordinasi pelayanan kesehatan
terbatas, kesehatan kerja, kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk,
penaggulangan bencana, vaksinasi internasional di 8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan
lintas batas darat negara, mengacu pada !ermenkes ./ 0o &1$2M30K3S2!3.2/42 "%%5
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN =
( !raktik di pelabuhan, kapal dan asilitas kesehatan
( 9elajar mandiri (Memahami (textbook and jurnal reading, aturan(aturan internasional dan
nasional )
( 9imbingan pemeriksaan di pelabuhan2 kapal dan asilitas kesehatan.
( !raktik mandiri dengan supervisi
Must to know key points :
( >ugas dan ungsi untuk menyiapkan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan
laporan, dan kordinasi pelayanan kesehatan terbatas, kesehatan kerja, kesehatan matra,
kesehatan haji, perpindahan penduduk, penaggulangan bencana, vaksinasi internasional,
( !elaksanaan jejaring kerja, kemitraan, kajian dan pengembangan teknologi, serta pendidikan
dan pelatihan upaya kesehatan di pelabuhan, dan lintas batas darat negara
( !erencanaan, pemantauan, dan evaluasi, penyusunan laporan di bidang upaya kesehatan
( +okumen kesehatan, al dokumen vaksinasi, kesehatan matra, kesehatan haji dll.
( )aporan tentang upaya kesehatan
E9ALUASI
!ada a8al pertemuan dilaksanakan pre(test. Selanjutnya dilakukan small group discussion dengan
asilitator untuk membahas hal(hal yang berkenaan dengan penuntun belajar. Setelah mempelajari
penuntun belajar mahasis8a di8ajibkan untuk mengaplikasikan langkah(langkah yang tertera dalam
penuntun belajar dalam bentuk Role play dengan sesama peserta didik dimana saat peserta
memperagakan kinerjanya maka temannya menilai dengan menggunakan penuntun belajar untuk
evaluasi (peer assisted evaluation)

Setelah dianggap memadai melalui metode praktik di lapangan (pelabuhan, kapal, klinik2 rumah
sakit), diba8ah penga8asan asilitator, Setelah kompetensi tercapai peserta didik diberi kesempatan
untuk melakukan praktek di lapangan dengan sebenarnya sesuai persyaratan dan tingkat
pengetahuannya.
!ada saat penandatanganan dokumen, asilitator melakukan pengesahan pernyataan sebenarnya sesuai
persyaratan.
Setelah selesai praktik di lapangan, melakukan diskusi untuk mendapat penjelasan dari berbagai
aspek penilaian hasil praktik di lapangan.
( Self assessment dan peer assisted evaluation dengan mempergunakan penuntun belajar

!enilai
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN '%
( !engamatan langsung dengan memakai evaluation checklist form
( Kriteria penilaian , cakap2tidak cakap2lalai
( +iakhir penilaian peserta didik diberi masukkan dan bila perlu diberi tugas yang dapat
memperbaiki kinerja.
Pe"5aaia" )o/ete"!i diperoleh melalui ujian akhir proesi
Basilitator mengisi checklist orm sebagai berikut ,
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN ''
INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI KO(NITI@
*ontoh Kuesioner ,
Kuesioner Sebelum Pembelajaran
Soal #
-. Pe"4a)it /e"ular 4a". ali". !eri". /e",adi e"4e%a% *a%a& adala& e"4a)it
.o"orr&oe )are"a !eri". diderita ole& elaut AS8BB
Kuesioner Tengah Pembelajaran
Soal #
-. Pe"4e%a% uta/a *a%a& e"4a)it /e"ular adala&#
A. Donorrhoe
9. scabies
*. /nuen?a
+. -titis media chronic
Ja*a%a" #
3. Donorrhoe
B. scabies
(. I"'ue"Ca
@. -titis media chronic

Essay/Ujian Lisan/Uji Sumatif
Soal #
-. Co%a urai)a" e"4e%a% uta/a *a%a& + %a.ai/a"a e"atala)!aa"a""4aD
INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI PSIKOMOTOR
PENUNTUN BELAJAR PRAKTIK DI PELABUHAN
)akukan penilaian kinerja pada setiap langkah atau tugas dengan menggunakan skala penilaian di
ba8ah ini ,
- Perlu Per%ai)a" # )angkah atau tugas tidak dikerjakan secara benar atau dalam urutan yang
salah ( bila diperlukan) atau diabaikan.
2 Cu)u # )angkah atau tugas dikerjakan secara benar dalam urutan yang
benar (bila diperlukan) tetapi 8aktu kerjanya tidak eisien.
0 Bai) # )angkah atau tugas dikerjakan dikerjakan dengan benar dan 8aktu
kerjanya eisien dalam menyelesaikan kegiatan2prosedur tersebut.
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN '"

0ama peserta didik >anggal
0ama pasien C nama kapal 0o. .ekam Medis
PENUNTUN BELAJAR
NOKE(IATAN
KASUS
- 2 0 2 6
I. KAJI ULAN( PEN$AKIT IN@EKSI BERPOTENSI WABAH
+ PROSEDUR PENATALAKSANAAN

0ama pasien C nama kapal yang terjangkit
+iagnosis penyakit ineksi berpotensi 8abah
Masa inbubasi penyakit berpotensi 8abah
Kapal ditetapkan sehat atau dikarantina
.encana penatalaksanaan pembebasan kapal2 karantina
!ersiapan sebelum pemberangkatan kapal2 penatalaksanaan
karantina

PENILAIAN KINERJA KETERAMPILAN AUJIAN AKHIRB
DA@TAR TILIK PENILAIAN KINERJA
PRAKTIK DI PELABUHAN
9erikan tanda F dalam kotak yang tersedia bila ketrampilan2tugas telah dikerjakan dengan
memuaskan, dan berikan tanda G bila tidak dikerjakan dengan memuaskan serta >2+ bila tidak
dilakukan pengamatan.
Me/ua!)a"


E Tida)
/e/ua!)a"
T8D Tida)
Dia/ati
)angkah atau tugas dikerjakan sesuai prosedur standar atau
penuntun.
>idak mampu untuk mengerjakan langkah atau tugas sesuai
dengan prosedur standar atau penuntun.
)angkah, tugas atau ketrampilan tidak dilakukan oleh peserta
latih selama penilaian oleh pelatih.
0ama peserta didik >anggal
0ama pasien2kapal 0o. .ekam Medis20o induk pasien2kapal
NOKE(IATAN 8 LAN(KAH KLINIK
NILAI
- 2 0
Pe/eri)!aa" )li"i)
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN '&
'. !emeriksaan klinik yang teliti terhadap pasien
". !emeriksaan yang teliti terhadap semua penumpang dan a8ak kapal
&. !engukuran suhu badan semua penumpang dan a8ak kapal
6. !enanggulangan seperlunya
1. Menyiapkan rujukan keasilitas kesehatan 2 .S (bila perlu)
$ Kapal ditetapkan sehat atau dikarantina
< .encana penatalaksanaan pembebasan kapal2 karantina
5 !ersiapan sebelum pemberangkatan kapal2 penatalaksanaan karantina
!eserta dinyatakan ,
>erampil
!erlu perbaikan
>idak terampil
dalam melaksanakan prosedur

>anggal, ........2..........2............
0ama dan >anda >angan !enilai

PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN '6
KATE(ORI EDUKATOR8PELATIH
Pe"didi) Pelati& Tu.a!
!embimbing *lassroom !receptor
*linical /nstructor
Membimbing petugas2 peserta didik untuk memahami
aplikasi pengetahuan dalam praktik
!endidik *linical >rainer Standardisasi atau memberikan kompetensi bagi
petugas2peserta didik
!enilai Advanced >rainer Menilai hasil proses pembelajaran peserta didik dan
kualiikasi pendidik2 penilai2clinical trainer
Duru 9esar Master >rainer /nstructional +esigner
Mencetak Advanced >rainer
Mengembangkan sistem dan manajemen pelatihan
MA>3./ !.3S30>AS/
LCD -. Pe".eta&ua" 'u".!i u/u/ da" )&u!u! ela%u&a".
- !elabuhan berungsi sebagai , ( Basilitas labuh
( Basilitas pemeliharaan C perbaikan
( Basilitas perbekalan
( Basilitas pera8atan personil
7nsur kesehatan melekat di pangkalan ini , harus mendukung pelaksanaan ungsi(
ungsi tersebut.
- Kesehatan pelabuhan khususnya mempunyai tugas pokok untuk mencegah masuknya penyakit
menular ke pelabuhan dan juga mencegah keluarnya penyakit menular dari pelabuhan
- Kesehatan pelabuhan dititik beratkan pada , ( !engolahan makanan ( Bood catering )
( penga8asan C peningkatan @igiene
sanitasi khususnya dalam lingkungan
pelabuhan
( Kegiatan pengendalian vektor.
LCD 2# Or.a"i!a!i da" tata )er,a Ka"tor Ke!e&ata" Pela%u&a" AKKPB1 /e".a5u ada
Per/e")e! RI No 0678MENKES8PER8I982::;
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN '1
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN '$
*-0>-@ MA>3./ 9AK7
MATERI BAKU

LCD 0 # Su!u"a" or.a"i!a!i1 tu.a! da" 'u".!i KKP1 /e".a5u ada a!al 2 da" 0
Per/e")e! RI No 0678MENKES8PER8I982::;.
!asal "
KK! mempunyai tugas melaksanakan pencegahan masuk dan keluarnya penyakit, penyakit potensial
8abah, surveilance epidemiologi, kekarantinaan, pengendalian dampak kesehatan lingkungan,
pelayanan kesehatan, penga8asan -MKA9A serta pengalaman terhadap penyakit baru dan penyakit
yang muncul kembali, bioterorisme, unsur biologi, kimia dan pengamanan radiasi di 8ilayah kerja
bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
!asal &
+alam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam !asal ", KK! menyelenggarakan ungsi,
a. !elaksanaan kekarantinaan:
b. !elaksanaan pelayanan kesehatan:
c. !elaksanaan pengendalian risiko lingkungan di bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat
negara:
d. !elaksanaan pengamatan penyakit, penyakit potensial 8abah penyakit baru, dan penyakit
yang muncul kembali:
e. !elaksanaan pengamanan radiasi pengion dan non pengion, biologi, dan kimia:
. !elaksanaan sentra2simpul jejaring surveilans epidemiologi sesuai penyakit yang
berkaitan dengan lalu lintas nasional, regional, dan internasional:
g. !elaksanaan, asilitasi dan advokasi kesiapsiagaan dan penanggulangan Kejadian )uar
9iasa (K)9) dan bencana bidang kesehatan, serta kesehatan matra termasuk
penyelenggaraan kesehatan haji dan perpindahan penduduk:
h. !elaksanaan, asilitasi, dan advokasi kesehatan kerja di lingkungan bandara, pelabuhan,
dan lintas batas darat negara:
i. !elaksanaan penga8asan kesehatan alat angkut dan muatannya:
j. !elaksanaan pemberian pelayanan kesehatan di 8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan
lintas barat darat negara:
k. !elaksanaan pemberian pelayanan kesehatan di8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan
lintas batas darat negara:
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN '<
l. !elaksanaan jejaring inormasi dan teknologi bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan
lintas batras darat negara:
m. !elaksanaan jejaring kerja dan kemitraan bidang kesehatan di bandara, pelabuhan, dan
lintas batas darat negara:
n. !elaksanaan kajian kekarantinaan, pengendalian risiko lingkungan, dan surveilans
kesehatan pelabuhan:
o. !elaksanaan pelatihan teknis bidang kesehatan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat
negara:
p. !elaksanaan ketatausahaan dan kerumahtanggaan KK!.
LCD 2# Uraia" tu.a! da" 'u".!i /a!i".3/a!i". %a.ia" KKP /e".a5u ada Per/e")e!
RI No 0678MENKES8PER8I982::;
a. 9agian >ata 7saha:
b. 9idang !engendalian Karantina dan Surveilans 3pidemiologi:
c. 9idang !engendalian .isiko )ingkungan:
d. 9idang 7paya Kesehatan dan )intas Wilayah:
e. /nstalasi
. Wilayah Kerja:
g. Kelompok ;abatan Bungsional:
LCD6# Pedo/a" Pe"a".a"a" Ba&a"8Bara". Ber%a&a4a dala/ )e.iata" Pela4ara" di
I"do"e!ia< /e".a5u ada Keutu!a" Dire)tur Je"deral Per&u%u".a" Laut No# UM
2;82823:-
!enerapan !edoman !elaksanaan !enanganan 9ahan29arang 9erbahaya di !elabuhan
/ndonesia dapat berubah sesuai perubahan perkembangan dari materi2substansi yang diatur
dalam /nternasional Maritim +angerous Doods *ode (/M+D(*ode).
LCD7#Pe".e"dalia" Ri!i)o Li".)u".a"1 /e".a5u ada Per/e")e! RI No
0678MENKES8PER8I982::;
!asal '$
9idang !engendalian .isiko )ingkungan menyelenggarakan ungsi,
a. !enga8asan penyediaan air bersih, serta pengamanan makanan dan minuman:
b. @ygiene dan sanitasi lingkungangedung2bangunan:
c. !enga8asan pencemaran udara, air dan tanah:
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN '5
d. !emeriksaan dan penga8asan higiene dan sanitasi kapal2pesa8at2alat transportasi lainnya
dilingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara:
e. !emberantasan serangga penular penyakit, tikus dan pinjal dilingkungan bandara, pelabuhan,
dan lintas batas darat negara:
. Kajian dan pengembangan teknologi di bidang pengendalian risiko lingkungan bandara,
pelabuhan, dan lintas batas negara:
g. !endidikan dan pelatihan bidang pengendalian risiko lingkungan bandara, pelabuhan, dan
lintas batas darat negara:
h. !elaksanaan jejaring kerja dan kemitraan dibidang pengendalian risiko lingkungan bandara,
pelabuhan, dan lintas batas darat negara:
i. !enyusunan laporan dibidang pengendalian risiko lingkungan:
!asal '<
9idang !engendalian .isiko )ingkungan terdiri dari,
a. Seksi !engendalian 4ektor dan 9inatang !enular !enyakit:
b. Seksi Sanitasi dan +ampak .isiko )ingkungan:
!asal '5
(') Seksi !engendalian 4ektor dan 9inatang !enular !enyakit mempunyai tugas melakukan
penyiapan bahan perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan koordinasi
pelaksanaan pemberantasan serangga penular penyakit, tikus, dan pinjal, pengamanan pestisida,
kajian dan diseminasi inormasi, pengembangan jejaring kerja, kemitraan dan teknologi serta
pendidikan dan pelatihan bidang pengendalian vektor dan binatang penular penyakit di
lingkungan bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
(") Seksi sanitasi dan dampak resiko mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan, perencanaan,
pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan., kordinasi pelaksanaan penga8asan penyediaan air
bersih, serta pengamanan makanan dan mi numan, hygiene dan sanitasi kapal laut dan pesa8at,
hygiene dan sanitasi gedung2bangunan, penga8asan pencemaran udara, air, tanah, kajian dan
teknologi serta pendidikan dan pelatihan bidang sanitasi lingkungan bandara, pelabuhan, dan
lintas batas darat negara.
LCD =# Tu.a! da" 'u".!i %ida". Pe".e"dalia" Kara"ti"a da" Sur>eila"! eide/iolo.i1
/e".a5u ada U"da".3u"da". te"ta". )ara"ti"a laut1 ta"..al -0 De!e/%er -?7-.
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN '=
/nternational @ealth regulations dan Manual kantor Kesehatan pelabuhan yang diterbitkan oleh
+irektorat 3pidemiologi dan karantina +itjen !& M +epkes ./ dengan maksud sebagai penuntun
dalam pelaksanaan tugas di bidang Karantina dan 7ndang(undang Karantina sebagai dasar
hukumnya.
!asal ''
9idang !engendalian Karantina dan Surveilans 3pidemiologi mempunyai tugas melaksanakan
perencanaan dan evaluasi serta penyusunan laporan dibidang kekarantinaan, surveilans epidemiologi
penyakit dan penyakit potensial 8abah dan muatannya, lalu lintas -MKA9A, jejaring kerja,
kemitraan, kajian, serta pengembangan teknokogi, pendidikan dan pelatihan bidang ke karantinaan di
8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
!asal '"
+alam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam !asal '', 9idang !engendalian Karantina
dan Surveilans 3pidemiologi menyelenggarakan ungsi,
a. Kekarantinaan surveilans epidemiologi penyakit dan penyakit potensial 8abah serta penyakit
baru dan penyakit yang muncul kembali:
b. Kesiapsiagaan, pengkajian, serta advokasi penanggulangan K)9 dan bencana2!asca bencana
bidang kesehatan:
c. !enga8asan lalu lintas -MKA9A ekspor dan impor serta alat angkut, termasuk muatannya:
d. Kajian dan diserminasi inormasi kekarantinaan di 8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas
batas darat negara:
e. !endidikan dan pelatihan bidang kekarantinaan:
. !elaksanaan jejaring kerja dan kemitraan bidang kekarantinaan:
g. !elaksanaan pengembangan teknologi bidang kekarantinaan di 8ilayah kerja bandara,
pelabuhan, dan lintas barat darat negara:
h. !enyusunan laporan bidang pengendalian karantina dan surveilans epidemiologi.
Pe"atala)!a"aa" e"4a)it )ara"ti"a
+asar hukum ,
Soal karantina laut sehingga sekarang diatur oleh EHuarantaine -rdonnantieE (Staasblad 0o. "<<
tahun '=''), yang perlu diganti dengan !eraturan perundang(undangan baru, sesuai dengan ji8a
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN "%
7ndang(undang !okok Kesehatan, yang menghendaki supaya peraturan(peraturan perundangan lama
segera dapat dicabut.
9erhubung dengan perkembangan lalu lintas, laut yang makin ramai dan adanya 8abah(8abah
dinegara(negara sekeliling /ndonesia atau adanya 8abah disalah satu pulau, perlu karantina ini segera
diatur sebaik(baiknya.
Sebagai pedoman tehnis dipergunakan E/nternational Sanitary .egulationsE (/.S...) dari -rganisasi
Kesehatan Sedunia karena undang(undang kita harus pula sesuai dengan ukuran(ukuran internasional.
( !asal 1 ayat (') C pasal "% ayat (') 7ndang(7ndang +asar '=61
( 7ndang(undang pokok kesehatan (7ndang(7ndang no =,'=$% I lembaran negara '=$% no '&',
telah diganti 7ndang(7ndang no "& tahun '==" tentang kesehatan.
( +alam 7ndang(7ndang no $ tahun '=$" tentang 8abah, telah diganti 7ndang(7ndang no 6, tahun
'=56 tentang 8abah penyakit menular
( !asal & 7ndang(undang no 6 tahun '=56 tentang 8abah penyakit menular, menteri menetapkan
jenis(jenis penyakit tertentu yang dapat menimbulkan 8abah.
( !ermenkes 0- 1$% 2 Menkes2!er24///2'=5= tentang jenis(jenis penyakit tertentu yang dapat
menimbulkan 8abah, tata cara penyampaian laporan dan tata cara penanggulangan seperlunya ('5
jenis penyakit).
'. Kholera <. /nluen?a '&. !olio
". +emam kuning 5. >ius perut '6. !ertussis
&. >ius bercak 8abah =. 3ncephalitis '1. Malaria
6. *ampak '%. !es '$ @epatitis
1. +iteri ''. +emam bolak(balik '<. Meningitis
$. .abies '". +@B '5. AntraG
'=. Sars
Kepmenkes no 6"62Menkes2SK2/42 "%%& tentang penetapan severe Acute .espiratory Syndrome
(SA.S) sebagai penyakit yang dapat menimbulkan 8abah (sebagimana diubah dengan Kepmenkes no
1'62Menkles2SK2/4 "%%& lampiran 3 tentang .umah sakit rujukan.
"%. Blu burung
Kepmenkes no '&<'2Menkes2SK2/#2 "%%1 tentang penetapan lu burung (Avian /nluen?a) sebagai
penyakit yang dapat menimbulkan 8abah
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN "'
"'. /nluen?a abru @'n'
Kepmenkes no &''2Menkes2SK242 "%%= tentang penetapan lu baru @'0' (MeGican strain) sebagai
penyakit yang dapat menimbulkan 8abah
De'i"i!i #
a. >indakan karantina , ialah tindakan(tindakan terhadap kapal beserta isinya dan daerah pelabuhan
untuk mencegah penjangkitan dan penjalaran penyakit karantina.
b. +alam karantina , ialah suatu keadaan kapal yang berada di suatu tempat yang tertentu untuk dapat
menyelenggarakan tindakan karantina.
c. /syarat karantina , ialah isyarat menurut buku E!eraturan /syarat /nternasionalE.
d. !emeriksaan kesehatan , ialah pengunjungan dan pemeriksaan kesehatan oleh dokter pelabuhan
dan2atau stanya terhadap keadaan kapal dengan isinya.
e. Wabah , ialah penjalaran atau penambahan banyaknya peristi8a penyakit karantina.
. Seorang terjangkit , ialah seorang yang menderita atau yang dianggap oleh dokter pelabuhan
menderita penyakit karantina.
g. Seorang tersangka , ialah seorang yang dianggap oleh dokter pelabuhan telah mengalami
kemungkinan ketularan suatu penyakit karantina.
h. !elabuhan , ialah suatu daerah yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai tempat kapal berlabuh.
i. Kapal , ialah semua alat pengangkut, juga termasuk kepunyaan Angkatan 9ersenjata, yang dapat
berlayar.
j. A8ak kapal , ialah para pega8ai suatu kapal yang dipekerjakan untuk bertugas di atasnya.
k. +okter pelabuhan , ialah dokter yang ber8enang untuk menjalankan 7ndang(undang ini.
l. /solasi , ialah pengasingan seseorang atau beberapa orang dari yang lain dalam suatu stasion
karantina, rumah sakit atau tempat lain oleh dokter pelabuhan untuk mencegah penularan penyakit.
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN ""
m. !enga8asan , ialah suatu tindakan karantina yang me8ajibkan seseorang memenuhi syarat(syarat
tertentu sehingga ia dapat melanjutkan perjalanannya.
n. Surat keterangan kesehatan , ialah keterangan kesehatan yang harus diberikan kepada dokter
pelabuhan oleh nakhoda mengenai keadaan kesehatan di kapal yang memenuhi syarat( syarat
internasional
LCD ;# Do)u/e" )e!e&ata"1 /e".a5u ada U"da".3u"da". te"ta". )ara"ti"a laut
ta"..al -0 De!e/%er -?7-.
9A9 4.
+-K7M30 K3S3@A>A0.
!asal '1.
7ntuk kapal yang dikenakan pemeriksaan kesehatan diisi suatu keterangan kesehatan maritim
yang harus diberikan kepada dokter pelabuhan oleh nakhoda mengenai keadaan kesehatan di
kapal.
!asal '$.
>iap penumpang dan a8ak kapal dari suatu kapal yang ada di dalam perjalanan internasional
diharuskan memiliki keterangan vaksinasi cacar yang berlaku: Menteri Kesehatan
menetapkan bentuk dan isi keterangan vaksinasi tersebut.
!asal '<.
>iap kapal harus memiliki surat keterangan hapus(tikus2atau surat keterangan bebas hapus(
tikus: bentuk dan isi surat keterangan tersebut ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.
!asal '5.
+okumen(dokumen tersebut dalam pasal '1, '$ dan '< tentang bentuk dan isinya disesuaikan
dengan bentuk(bentuk yang dilampirkan pada E/nternational Sanitary .egulations '=1'E.
!asal '=.
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN "&
Kapal yang berbendera /ndonesia dan kapal yang melakukan pelayaran pantai di dalam
8ilayah /ndonesia, harus mempunyai suatu buku kesehatan, yang bentuk dan isinya
ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.
LCD ?# Tata 5ara da" ti"da)a" )ara"ti"a
9A9 4/.
>A>A(*A.A +A0 >/0+AKA0 KA.A0>/0A.
a. >ata(cara pada kedatangan kapal.
!asal "%.
(') >iap kapal yang datang dari luar negeri berada dalam karantina.
(") >iap kapal yang datang dari suatu pelabuhan dan2atau daerah 8ilayah /ndonesia yang ditetapkan
terjangkit suatu penyakit karantina berada dalam karantina.
(&) >iap kapal yang mengambil penumpang dan2atau muatan dari kapal yang disebut dalam ayat (')
dan (") berada dalam karantina.
(6) Kapal yang disebut pada ayat ('), (") dan (&) baru bebas dari karantina, bila telah mendapat surat
i?in karantina.
!asal "'.
0akhoda kapal yang dalam karantina dilarang menurunkan atau menaikkan orang barang, tanaman
dan he8an, sebelum memperoleh surat i?in karantina.
!asal "".
0akhoda kapal menyampaikan permohonan untuk memperoleh suatu i?in atau memberitahukan suatu
keadaan dikapal dengan memakai isyarat sebagai berikut ,
Siang hari.
9endera H , kapal saya sehat2saya minta i?in karantina.
9endera H diatas panji pengganti kesatu , kapal saya tersangka.
9endera H diatas bendera ) , kapal saya terjangkit.
Malam hari.
)ampu merah diatas lampu putih dengan jarak maGimum ',5% meter , saya belum mendapat i?in
karantina.
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN "6
!asal "&.
(') /?in lepas karantina diberikan oleh dokter pelabuhan setelah dilakukan pemeriksaan(pemeriksaan
dan terdapat bah8a kapal itu sehat atau kalau segala tindakan yang dianggap perlu oleh dokter
pelabuhan telah selesai dilakukan.
(") ;ika kepada suatu kapal tidak dapat diberikan i?in lepas karantina, tetapi dokter pelabuhan
berpendapat bah8a bahaya kemasukan serangga suatu penyakit karantina tidak seberapa
membahayakan, maka dokter pelabuhan dapat memberikan i?in terbatas karantina kepada kapal yang
bersangkutan untuk jangka 8aktu yang tertentu.
(&) ;ika dalam 8aktu berlakunya i?in lepas dan2atau i?in lepas terbatas karantina timbul suatu
kematian atau penyakit karena suatu penyakit karantina, i?in yang dimaksud pada ayat (')dan ayat (")
tidak berlaku lagi. +alam hal itu kapal menuju kesuatu pelabuhan karantina untuk mendapat tindakan(
tindakan karantina yang diperlukan.
!asal "6.
(') 7ntuk kapal yang datang dari luar negeri dan akan singgah di suatu pelabuhan bukan pelabuhan
karantina dan untuk kapal yang mempunyai pelayaran tertentu antar luar negeri dan pelabuhan(
pelabuhan /ndonesia bukan pelabuhan karantina oleh Menteri Kesehatan dapat diberikan surat i?in
sementara karantina tanpa dibebaskan dari tindakan karantina.
(") Surat i?in yang dimaksudkan pada ayat (') dapat diberikan atas permintaan perusahaan pelayaran
kapal tersebut yang bertempat kedudukan di /ndonesia atau mempunyai hubungan lalu(lintas
pelayaran tetap dengan tempat(tempat tertentu.
!asal "1.
(') Kepada kapal yang tidak mau tunduk pada peraturan karantina tidak diberikan Ei?in karantinaE:
kepadanya diperintahkan supaya berangkat lagi atas tanggungan sendiri dan tidak dii?inkan memasuki
pelabuhan lain di /ndonesia.
(") Kapal tersebut pada ayat (') dii?inkan mengambil bahan bakar, air dan bahan makanan di ba8ah
penga8asan dokter pelabuhan.
(&) Kapal yang tersebut pada ayat (') yang terjangkit demam kuning terhadapnya dilakukan tindakan
karantina.
!asal "$.
(') !emeriksaan kesehatan atas suatu kapal oleh dokter pelabuhan dilakukan secepat mungkin kecuali
kalau keadaan cuaca tidak mengi?inkan.
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN "1
(") 7rutan pemeriksaan yang dimaksudkan pada ayat (') ditetapkan dokter pelabuhan.
(&) 0akhoda kapal menyampaikan segala keterangan kepada dokter pelabuhan dan memberi segala
bantuan yang diminta oleh penjabat tersebut. ;ika di kapal bekerja seorang dokter kapal, maka dokter
tersebut ikut serta melakukan pemeriksaan kesehatan yang dimaksudkan pada ayat (').
(6) Keterangan mengenai keadaan kesehatan kapal diberikan oleh nakhoda (dan jika ada dokter kapal,
juga oleh dokter tersebut) atau dokter kapal di ba8ah sumpah kepada dokter pelabuhan.
(1) !ada 8aktu kapal tiba di pelabuhan orang yang terjangkit dapat diturunkan dari kapal dan
diasingkan: jika diminta oleh nakhoda, hal ini adalah suatu keharusan.
($) +okter pelabuhan dapat melakukan penga8asan karantina terhadap seorang tersangka.
(<) !enga8asan karantina ini tidak boleh diganti dengan isolasi, kecuali bila dokter pelabuhan
berpendapat, bah8a kemungkinan penularan oleh sitersangka besar sekali.
(5) >erhadap kapal Angkatan 9ersenjata pemeriksaan kesehatan dapat diganti dengan keterangan(
keterangan tertulis atas pertanyaan(pertanyaan yang diajukan oleh dokter pelabuhan: keterangan(
keterangan tertulis itu dibuat oleh komandan kapal tersebut.
(=) ;ika keterangan(keterangan yang dimaksudkan pada ayat (5) berdasarkan pendapat2pertimbangan
dokter pelabuhan tidak mencukupi, maka dilakukan pemeriksaan kesehatan.
!asal "<.
(') !ada 8aktu tiba dipelabuhan nakhoda kapal menyediakan dokumen(dokumen sebagai berikut ,
a. keterangan kesehatan maritim:
b. keterangan hapus(tikus, atau bebas hapus(tikus yang berlaku:
c. sertipikat(sertipikat vaksinasi:
d. buku kesehatan sekedar mengenai kapal(kapal yang dimaksud dalam pasal '=.
(") +okter pelabuhan dapat memeriksa datar penumpang, a8ak kapal dan muatan.
b.>ata(cara pada pemberangkatan kapal.
!asal "5.
(') +okter pelabuhan mengambil tindakan untuk ,
a. Mencegah pemberangkatan orang yang terjangkit atau tersangka berpenyakit karantina:
b. mencegah dimasukkannya barang(barang, tanamanan atau he8an, dan lain(lain benda yang dapat
diduga akan menyebarkan ineksi penyakit karantina di dalam kapal yang akan berangkat.
(") 7ntuk mempercepat pemberangkatan kapal, maka pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang
dilakukan pada 8aktu yang sama dengan pemeriksaan ;a8atan 9ea dan *ukai dan lain(lain ja8atan.
(&) Seorang dalam perjalanan antar negara yang pada 8aktu tiba dipelabuhan berada dalam
penga8asan karantina, diperkenankan untuk meneruskan perjalanannya.
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN "$
(6) 0akhoda kapal menyiapkan pada 8aktunya segala dokumen kesehatan yang dimaksud pada pasal
'$, '< dan '=.
(1) +okter pelabuhan memeriksa segala dokumen kesehatan dan mencegah pemberangkatan sesuatu
kapal yang tidak mempunyai dokumen yang dimaksud pada pasal '< yang berlaku.
($) ;ika diminta, diberikan surat keterangan perihal tindakan(tindakan yang dilakukan terhadap kapal
serta alasannya dan cara melakukannya tanpa pembayaran keterangan dapat juga diberikan mengenai
penumpang dan muatan.
c.>indakan(tindakan lain.
!asal "=.
(') >indakan karantina mencakup pemeriksaan kesehatan dan segala usaha penyehatan terhadap
kapal, bagasi, muatan barang, muatan he8an dan muatan tanaman.
(") tindakan penyehatan terhadap bagasi dan muatan barang dilakukan, bila hama penyakit karantina
dan barang(barang tersebut akan diturunkan dipelabuhan.
(&) >erhadap he8an, diturunkan atau tidak, atau dipindahkan kekapal lain dilakukan usaha(usaha
penyehatan, kalau dokter pelabuhan menganggap perlu.
(6) !elaksanaan tindakan penyehatan harus dilakukan secepat mungkin dengan sedapat(dapatnya
tidak menyebabkan kerusakan pada alat pengangkutan dan muatan.
(1) Surat pos, buku(buku dan barang(barang cetakan lainnya dibebaskan dari segala usaha penyehatan
dimaksudkan pada ayat (')dan ayat ("), terkecuali paket yang dicurigakan.
LCD -:# Ua4a )e!e&ata"
!asal '=
9idang upaya kesehatan dan lintas 8ilayah mempunyai tugas melaksanakana perencanaan dan
evaluasi serta penyusunan laporan di bidang pelayanan kesehatan terbatas, kesehatan haji, kesehatan
kerja, kemitraan, kajian dan teknologi, serta pendidikan dan pelatihan bidang upaya kesehatan
pelabuhan di 8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
!asal "%
+alam melaksanakan tugas sebagai mana dimaksud dalam pasal '=, 9idang upaya kesehatan dan
lintas 8ilayah menyelenggarakan ungsi,
a. !elayanan kesehatan terbatas, rujukan dan ga8at darurat medikdi8ilayah kerja bandara,
pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN "<
b. !emeriksaan kesehatan haji, kesehatan kerja, kesehatan matra di8ilayah kerja bandara,
pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
c. !engujian kesehatan, nahkoda2pilot dan anak buah kapal2pesa8at udara serta penjamah makanan.
d. 4aksinasi dan penerbitan sertiikat vaksinasi internasional.
e. !elaksanaan jejaring kerja dan kemitraan di 8ilayah kerja bandara, pelabuhan dan lintas batas
darat negara.
. !enga8asan pengangkutan orang sakit dan jena?ah di 8ilayah kerja bandara, pelabuhan, dan
lintas darat negara, serta ketersediaan obat I obatan 2peralatan !&K di kapal2pesa8at udara2alat
traspotasi lainya.
g. Kajian dan pengembangan teknologi serta pelatihan teknis bidang upaya kesehatan dan lintas
8ilayah.
h. !enyusunan laporan di bidang upaya kesehatan dan lintas 8ilayah.
!asal "'
9idang upaya kesehatan dan lintas 8ilayah terdiri dari,
a. seksi pencegahan dan pelayanan kesehatan.
b. Seksi kesehatan matra dan lintas 8ilayah.
!asal ""
('). Seksi pencegahan dan pelayanan kesehatan mempunyai tugas melakuakan penyiapan bahan
perencanaan, pemantauan, evaluasi penyusunan laporan, dan kordinasi pelayanan pengujian
kesehatan nahkoda, anak buah kapal, dan penjamah makanan, penga8asan persediaan obat,2!&K
di kapal2pesa8at udara2 alat traspottasi lainya, kajian ergonomik, advokasi dan sosialisasi
kesehatan kerja, pengembangan jejaring kerja, kemitraan dan teknologi serta pelatihan teknis
bidang kesehatan kerja di 8ilayah kerja bandara, pelabuahan, dan linbtas batas darat negara.
("). Seksi kesehatan Matra dan )intas Wilayah mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan
perencanaan, pemantauan, evaluasi, penyusunan laporan, dan kordinasi pelaksanaan vaksinasi dan
penertiban sertiikat vaksinasi internasional (/*4), penga8asan pengangkutan orang sakit dan
jena?ah, kesehatan matra, kesehatan haji, perpindahan penduduk, penaggulangan bencana,
pelayanan kesehatan terbatas, rujukan ga8at darurat medik, pengembangan jejaring kerja,
kemitraan dan teknologi, serta pelatihan teknis bidang kesehatan matra di 8ilayah kerja bandara,
pelabuhan, dan lintas batas darat negara.
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN "5
Rua". Li".)u
+alam kaitan penanganan barang(barang berbahaya di pelabuhan, diperlukan kerja sama >im yang
terkait antara lain ,
(') Duna mengikuti perkembangan /M+D(*ode perlu dibentuk >im yang bertugas untuk
melakukan evaluasi terhadap perubahan dan perkembangan /M+D(*ode, yang anggotanya
terdiri dari ,
'. +/> DAMA> +/>;30 @79)A
". +/> )A)A +/>;30 @79)A
&. +/> KA!3) +/>;30 @79)A
6. +/> !3)!30D +/>;30 @79)A
1. 9agian @ukum +/>;30 @79)A
$. 9agian !erencanaan +/>;30 @79)A
<. !>. (!ersero) !elabuhan /ndonesia.
(") +alam melaksanakan tugas, >im sebagaimana dimaksud dalam ayat ('), melakukan konsultasi
dengan instansi terkait antara lain ,
'. 9A!!3+A).
". M303D )/0DK70DA0 @/+7!.
&. +3!3./0+AD.
6. +irektorat ;enderal 9ea dan *ukai, +3!. K37A0DA0.
1. Karantina !elabuhan.
$. 9iro @ukum dan -rganisasi +3!@79.
(') >im evaluasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (') melakukan pertemuan sekurang(
kurangnya ' (satu) kali dalam 8aktu ' (satu) tahun dan melaporkan hasil pelaksanaannya
kepada +irektur ;enderal !erhubungan )aut.
I"di)a!i Ti"da)a"
!enetapkan penahanan2 penangguhan2 karantina kapal bermasalah dan pemberangkatan kapal
setelah JclearA
Al.orit/a de5i!io" /a)i".
Te&"i) Ti"da)a"
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN "=
Me",ela". Ti"da)a" #
!enjelasan kepada penderita dan pihak kapal (0akhoda) mengenai tindakan penahanan2
penangguhan2 karantina kapal yang akan dijalani serta resiko komplikasi disertai dengan
tandatangan persetujuan dari penderita atau pihak kapal (0akhoda) untuk dilakukan
penahanan2 penangguhan2 karantina kapal.
Melengkapi aktor deiciency dan kelengkapan dokumen kapal.

Ta&aa" Ti"da)a"
-. Pe/eri)!aa" do)u/e" Do)u/e" )e!e&ata" #
a. MDH A Mariti/e De5laratio" O' Healt& B
'. 7ntuk kapal yang langsung datang dari )0.
". 7ntuk kapal Ikapal yang datang dari pelabuhan Ipelabuhan /ndonesia terjangkit, dipakai
Keterangan Kesehatan Maritim
&. !ertanyaan 0o $ dalam M+@ diisi J 0o J kalau tidak ada kondisi yang dimaksudkan.
%. IC9 A I"ter"atio"al Certi'i5ate O' 9a55i"atio" B
'. Surat *acar
". +emam Kuning
5. Serti'i)at %e%a! ti)u!
'. +3*
". +*
&. /?in berlayar tanpa sertiikat bebas tikus
d. Bu)u Ke!e&ata" 8 Healt& %oo)
-. @alaman " diisi : 0ama C ttd Komandan kapal, pelaksana C dokter kapal
2. @alaman & tuntunan pengisian buku kesehatan, tidak perlu di ttd.
2. Pe/%erita&ua" 8 ti"da) la",ut %a.i ela%u&a"3ela%u&a" %eri)ut"4a al
- Keadaan higiene 2 sanitasi kapal
- Surveillance dari a8ak kapal 2 penumpang
- !emberian sertiikat bebas tikus
- !erpanjangan sertiikat bebas tikus
- /?in berlayar tanpa sertiikat bebas tikus
- !elanggaran( pelanggaran yang dilakukan
- )ain(lain.
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN &%
- !engisian pada tiap pelabuhan 2 pangkalan di ttd olh pejabat kesehatan pelabuhan 2 pangkalan atau
sta teknisnya.
- Setiap kapal yang mengadakan pelayaran antar pelabuhan 2 pangkalan /ndonesia harus memiliki
buku kesehatan, sedangkan kapal yang beroperasi di pangkalan tidak perlu.
- Setiap kapal yang tidak mengadakan pelayaran rute tetap ke /ndonesia dan hanya ' kali singgah di
pelabuhan ./ 2 pangkalan >0/ A), tidak perlu memiliki buku kesehatan
0. @ollo* u
(') >indakan karantina mencakup pemeriksaan kesehatan dan segala usaha penyehatan terhadap
kapal, bagasi, muatan barang, muatan he8an dan muatan tanaman.
(") tindakan penyehatan terhadap bagasi dan muatan barang dilakukan, bila hama penyakit karantina
dan barang(barang tersebut akan diturunkan dipelabuhan.
(&) >erhadap he8an, diturunkan atau tidak, atau dipindahkan kekapal lain dilakukan usaha(usaha
penyehatan, kalau dokter pelabuhan menganggap perlu.
(6) !elaksanaan tindakan penyehatan harus dilakukan secepat mungkin dengan sedapat(dapatnya
tidak menyebabkan kerusakan pada alat pengangkutan dan muatan.
(1) Surat pos, buku(buku dan barang(barang cetakan lainnya dibebaskan dari segala usaha penyehatan
dimaksudkan pada ayat (')dan ayat ("), terkecuali paket yang dicurigakan.
Kata kunci , >emuan I penahanan2penangguhan2 karantina I clear I pemberangkatan

KEPUSTAKAAN MATERI BAKU
'. /nternational @ealth regulations
". Manual kantor Kesehatan pelabuhan yang diterbitkan oleh +irektorat 3pidemiologi dan
karantina +itjen !& M +epkes ./ dengan maksud sebagai penuntun dalam pelaksanaan tugas
di bidang Karantina.
&. 7ndang(undang Karantina sebagai dasar hukumnya.
6. !edoman !enanganan 9ahan29arang 9erbahaya dalam kegiatan !elayaran di /ndonesia:
mengacu pada Keputusan +irektur ;enderal !erhubungan )aut 0o, 7M 65262"(%'
PAKET MATERI PELEN(KAP MODUL
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN &'
Bu)u Pa"dua" Pe!erta Didi)
9uku yang diberikan kepada peserta didik dan digunakan untuk memandu mereka mengikuti proses
pembelajaran
Bu)u Pe.a".a" Pe"didi)
9uku yang dipegang oleh pendidik untuk melaksanakan proses pembelajaran dan bimbingan bagi
peserta didik dalam upaya untuk mencapai kompetensi yang diinginkan
Bu)u A5ua"
Materi esensial yang digunakan oleh peserta didik dan diacu oleh pendidik dalam melaksanakan
proses pembelajaran untukmencapai kompetensi
PEN$USUNAN MODUL KEDOKTERAN KELAUTAN &"