Anda di halaman 1dari 5

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

1. Traktor
Traktor merupakan salah satu contoh penggunaan teknologi dalam
pertanian yang tujuannya untuk mempermudah pekerjaan di bidang pertanian
mulai dari pengolahan tanah hingga panen dengan menghemat jumlah tenaga
kerja dan waktu.
Traktor digunakan untuk berbagai keperluan. Penggunaan yang paling
banyak ialah untuk pengolahan tanah, karena memang pekerjaan pengolahan
tanah adalah pekerjaan pertanian yang relatif membutuhkan daya yang besar
dibanding pekerjaan lainnya. Selain itu traktor juga digunakan untuk penanaman,
untuk pemeliharan tanaman, untuk memutar pompa irigasi, untuk pemanen
dengan memasang pisau reaper, untuk memutar perontok padi, serta untuk
pengangkutan, mulai dari bibit, pupuk, peralatan, sampai hasil pertanian.
Dari asal katanya, traktor berarti alat penghela. Fungsi utama traktor ialah
untuk menghela sesuatu. Itulah sebabnya semua traktor tentu pada bagian
belakangnya dilengkapi dengan sambungan untuk tempat menggandeng alat yang
akan dihela tersebut. Pengertian traktor ialah kendaraan bermesin yang khusus
dirancang untuk menjadi penghela. Dari sejarahnya, traktor memang dirancang
awalnya untuk mengganti hewan hela dengan mesin yang lebih kuat.

A. Traktor Roda Empat
Kebanyakan traktor roda
empat yang dipergunakan di Asia
Tenggara memiliki tenaga 12 HP hingga
80 HP, sebagian berpenggerak dua-roda
(two-wheel drive), dan beberapa
berpenggerak empat-roda (four-wheel
drive). Traktor roda empat banyak
dipergunakan di lahan perkebunan, dan di
Gambar 1. Traktor Roda Empat
beberapa negara sudah dipergunakan di lahan sawah.
Mesin (engine) yang dipergunakan pada traktor roda empat kebanyakan
mesin diesel multi silinder berpendingin air, mayoritas adalah mesin 4-tak.
Traktor roda empat dilengkapi dengan PTO (power take off), dan dilengkapi juga
dengan sistem tiga titik gandeng (three hitch point /linkage system).
Traktor roda empat secara mendasar terdiri dari bagian-bagian utama
sebagai berikut:
1. Mesin (engine)
2. Alat untuk penyaluran tenaga (power transmission device)
3. Alat untuk bergerak (running device)
4. Alat untuk kemudi (steering device)
5. Alat untuk bekerja (working device)

B. Traktor Tangan
Traktor tangan (hand tractor)
merupakan sumber penggerak dari
implemen (peralatan) pertanian.
Biasanya traktor tangan digunakan
untuk mengolah tanah. Namun
sebenarnya traktor tangan ini
merupakan mesin yang serba guna,
karena dapat digunakan untuk
tenaga penggerak implemen yang
lain, seperti : pompa air, alat
prosesing, trailer, dan lain-lain. Berdasarkan jenis bahan bakar yang digunakan,
traktor tangan dapat dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Traktor tangan berbahan bakar Solar
2. Traktor tangan berbahan bakar bensin
3. Traktor tangan berbahan bakar minyak tanah (kerosin)
Berdasarkan besarnya daya motor, traktor tangan dapat dibagi menjadi tiga
jenis, yaitu :
1. Traktor tangan berukuran kecil, tenaga penggeraknya kurang dari 5 HP
Gambar 2. Traktor Tangan
2. Traktor tangan berukuran sedang, tenaga penggeraknya antara 5 - 7 HP
3. Traktor tangan berukuran besar, tenaga penggeraknya antara 712 HP
Traktor dengan bahan bakar bensin dan minyak tanah biasanya berukuran
kurang dari 7 HP. Jenis motor yang paling banyak digunakan traktor tangan di
Indonesia adalah motor berbahan bakar solar.

C. Jenis-jenis Traktor
Traktor memiliki klasifikasi atau pengelompokkan berdasarkan kegunaan
dan jenis roda penggeraknya. Traktor berdasarkan kegunaannya terbagi menjadi
lima macam taktor antara lain general purpose tractor, special purpose tractor,
industrial tractor, plantation tractor, dan garden tractor.

1) Traktor Berdasarkan Kegunaannya
a. General purpose tractor
Traktor ini dirancang untuk melaksanakan pekerjaan yang bersifat umum.
Berdaya kecil sampai berdaya besar. Kedudukan poros roda relative rendah.
b. Special purpose tractor
Traktor ini dirancang untuk melaksanakan pekerjaan yang lebih khusus.
Mudah dirangkai dengan peralatan yang khusus (misalnya dipasang alat/ mesin
pengolah tanah, pemeliharaan tanaman, pemanen, untuk traktor khusus pertanian).
Kedudukan poros roda (ground clearance) tinggi, jarak roda kiri dan kanan
(wheel base) dapat diatur.
c. Industrial tractor
Traktor ini dirancang khusus untuk keperluan industry atau kegiatan
pembangunan. Kekhususannya antara lain; ukuran roda depan dan belakang
hampir sama atau sama dan bergandan ganda.karena ukuran roda yang hampir
sama, maka kemampuan tarik traktor besar.
d. Plantation tractor
Traktor ini dirancang untuk dapat dengan mudah dan aman digunakan
pada lahan yang banyak tanamannya. Dibuat dengan konstruksi pusat titik berat
rendah sehingga dapat digunakan pada lahan yang mempunyai kemiringan tinggi.
Berdaya besar dan dilengkapi dengan pelindung (atap).
e. Garden tractor
Disebut juga traktor kebun yang digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan
ringan (misalnya pertanian kecil atau pemangkas rumput).
Traktor berdasarkan roda penggeraknya dibagi menjadi dua yaitu traktor
roda krepyak (crawler tractor) dan traktor roda karen (ban).
a. Traktor roda krepyak (crawler tractor)
o Standard crawler tractor
Traktor ini mempunyai ground preassure (tekanan ke tanah) yang kecil
(0,8 kg/cm) sehinnga kemugkinan traktor terbenam ke dalam tanah kecil. Sering
digunakan untuk meratakan atau menimbun tanah pada pekerjaan pembukaan
hutan.

Low ground preassure tractor
Traktor ini digunakan pada tanah yang agak lembab. Ground preassurenya
sebesar 0,6 kg/cm. GP sebesar itu diperoleh dengan memperlebar trak (luasan
kontak roda dengan tanah) dan menghilangkan komponen-komponen yang kurang
bermanfaat.
Swam crawler tractor
Traktor jenis ini mempunyai ground preassure sebesar 0,25 kg/cm,
sehingga dapat digunakan pada tanah yang sangat lembek atau basah.
Special application crawler tractor
Traktor jenis ini digunakan untuk menarik peralatan pertanian yang berat.

b. Traktor roda karet (ban)
Single axle
Traktor ini mempunyai satu poros roda (dua roda) sering disebut dengan
traktor tangan dan dayanya kurang dari 12,5 Hp. Cara pengendalian: operator
tidak naik di atas traktor , tetapi berjalan di belakang traktor.
Double axle
Taktor ini mempunyai dua buah poros dibagian depan (front) dan di
bagian belakang (rear).

1. Three cycle (traktor roda tiga)
Roda depan terdiri dari satu roda atau dua roda yang dipasang berhimpitan roda
belakang dua buah. Traktor ini cocok untuk pekerjaan penanaman, pemeliharaan
tanaman atau panen.
2. Four wheel tractor (traktor roda empat)
Traktor ini mempunyai empat roda yang masing-masing dua pada poros depan
dan dua pada poros belakang. Cocok untuk menarik beban berat seperti
pengolahan tanah (pembajakan, penggaruan). Berdasarkan dayanya dibedakan
menjadi Mini traktor (berdaya 12,5-20 HP) dan Four Wheel drive tractor
(berdaya diatas 20 HP).