Anda di halaman 1dari 27

MINERAL MAKRO

KELOMPOK 8

DIANA RISNAWATI
IHSAN GOFIRI
RISA SEKAR RAHMATIA
DEFINISI
Mineral makro merupakan mineral
yang jumlahnya relatif tinggi (>0,05%
dari berat badan) di dalam jaringan
tubuh.

KLASIFIKASI
Yang termasuk mineral makro antara lain:

Kalsium (Ca)
Fosfor (P)
Kalium (K)
Natrium (Na)
Klorida (Cl)
Sulfur (S)
Magnesium (Mg)
FUNGSI MINERAL MAKRO
1. Berperan dalam tahap metabolisme tubuh.
Mengkatalisasi reaksi yang bertalian dengan pemecahan
karbohidrat, lemak, dan protein serta pembentukan
lemak dan protein tubuh.
2. Sebagai hormon (Iodium terlibat dalam hormon tiroksin;
Co dalam vitaminB12; Ca dan P untuk membentuk
tulang dan gigi)
3. Membantu memelihara keseimbangan air tubuh (klor,
kalium, natrium).
4. Menolong dalam pengiriman isyarat ke seluruh tubuh
(kalsium, kalium,natrium).
5. Sebagai bagian cairan usus (kalsium, magnesium, kalium
dan natrium).
6. Berperan dalam pertumbuhan dan pemeliharaan tulang,
gigi dan jaringan tubuh lainnya (kalsium, fosfor, dan
magnesium)

KALSIUM (Ca)
Kalsium merupakan mineral yang paling banyak
dalam tubuh yang berada dalam jaringan keras yaitu
tulang dan gigi. Di dalam cairan ekstraseluler dan
intraseluler, kalsium berperan penting dalam
mengatur fungsi sel, seperti untuk transmisi saraf,
kontraksi otot, penggumpalan darah dan menjaga
permebialitas membrane sel. Kalsium mengatur kerja
hormon dan faktor pertumbuhan.
FOSFOR (P)
Fosfor merupakan salah satu mineral terbanyak di
dalam tubuh yang jumlahnya hanya dilampaui oleh
kalsium. Jumlah fosfor rata-rata dalam tubuh pria
dewasa kurang lebih 700 g, sedangkan kalsium 1200
g. Kira-kira 85 persen fosfor terdapat dalam tulang.
KALIUM (K)
Kalium merupakan ion yang bermuatan positif dan
terdapat di dalam sel dan cairan intraseluler.
NATRIUM (Na)
Natrium merupakan kation utama dalam cairan
ekstraseluler . 35-40 % terdapatdalam kerangka
tubuh. Cairan saluran cerna, sama seperti cairan
empedu dan pancreas mengandung banyak natrium
KLORIDA (Cl)
Klorida adalah ion yang terbentuk
sewaktu unsur klor mendapatkan
satu elektron untuk membentuk suatu anion (ion
bermuatan negatif) Cl



SULFUR (S)
Sulfur merupakan bagian dari zat-zat gizi esensial,
seperti vitamin tiamnin dan biotin serta asam amino
metionin dan sistein. Rantai samping molekul sistein
yang mengandung sulfur berkaitan satu sama lain
sehingga membentuk jembatan disulfide yang
berperan dalam menstabilkan molekul protein. Sulfur
terdapat dalam tulang rawan, kulit, rambut dan kuku
yang banyak mengandung jaringan ikat yang bersifat
kaku.
MAGNESIUM (Mg)
Magnesium adalah kation terbanyak setelah natrium
di dalam cairan interselular. Magnesium merupakan
bagian dari klorofil daun. Peranan magnesium dalam
tumbuh-tumbuhan sama dengan peranan zat besi
dalam ikatan hemoglobin dalam darah manusia yaitu
untuk pernafasan. Magnesium terlibat dalam
berbagai proses metabolisme. Magnesium terdapat
dalam tulang dan gigi, otot, jaringan lunak dan cairan
tubuhlainnya.
PENCERNAAN MINERAL MAKRO
1. KALSIUM
Dalam keadaan normal sebanyak 30-50% kalsium yang
dikonsumsi diabsorpsi tubuh. Absorpsi kalsium
terutama terjadi di bagian atas usus halus yaitu
duodenum. Kalsium membutuhkan pH 6 agar dapat
berada dalam keadaan terlarut. Kalsium hanya bisa
diabsorpsi bila terdapat dalam bentuk larut-air dan
tidak mengendap karena unsur makanan lain seperti
oksalat. Kalsium yang tidak diabsorpsi dikeluarkan
melalui feses. Jumlah kalsium yang diekskresi melalui
urin mencerminkan jumlah kalsium yang diabsorpsi.

2. FOSFOR
Fosfor dapat diabsorpsi secara efisiensi sebagai fosfor
bebas di dalam usus setalah dihidrolosis dan dilepas
dari makanan. Fosfor dihidrolisis dari makanan oleh
enzim alkali fosfatase di dalam mukosa usus halus
dan diabsorpsi secara aktif dan difusi pasif. Absorpsi
aktif dibantu oleh bentuk aktif vitamin D.
3. KALIUM
Kalium diabsorpsi dengan mudah dalam usus halus.
Sebanyak 80-90% kalium yang dimakan diekskresi
melalui urine, selebihnya dikeluarkan melalui feses
dan sedikit melalui keringat dan cairan lambung.

4. NATRIUM
Hampir seluruh natrium yang dikonsumsi (3-7 gram sehari)
diabsorbsi, terutama di dalam usus halus.
Natrium yang diabsorbsi dibawa oleh aliran darah keginjal lalu
disaring dan dikembalikan ke aliran darah dalam jumlah yang
cukup untuk mempertahankan taraf natrium dalam darah.
Kelebihan natrium yang jumlahnya mecapai 90-99% dari yang
dikonsumsi, dikeluarkan melalui urin. Pengeluaran natrium ini
diatur oleh hormon aldosteron.
5. KLORIDA
Klor hampir seluruhnya diabsorpsi di dalam usus halus dan
diekskresi melalui urin dan keringat. Kehilangan klor
mengikuti kehilangan natrium. Kebanyakan keringat dihalangi
oleh aldosteron yang secara langsung berpengaruh terhadap
kelenjar keringat
6. SULFUR
Sulfur diabsorpsi sebagai bagian dari asam amino atau sebagai
sulfat anorganik. Sulfur juga merupakan bagian dari enzim
glutation serta berbagai koenzim dan vitamin, termasuk
koenzim A. Sebagian besar sulfur dieksresi melalui urin
sebagai ion bebas. Sulfur juga merupakan salah satu elektrolit
intraseluler yang terdapat dalam plasma berkonsentrasi
rendah
7. MAGNESIUM
Magnesium diabsorpsi di usus halus dengan bantuan alat
angkut aktif dan secara difusi pasif. Di dalam darah
magnesium terdapat dalam bentuk ion bebas. Eksresi
magnesium meningkat oleh adanya hormone tiroid, asidosis,
aldosteron serta kekurangan fosfor dan kalium . eksresi
magnesium menurun karena pengaruh kalsitonin, glukagon
dan PTH terhadap resorpsi tubula ginjal.

KEBUTUHAN MINERAL MAKRO / HARI
Kalsium (Ca) :
1. Bayi : 300-400 mg
2. Anak-anak : 500 mg
3. Remaja : 600-700 mg
4. Dewasa laki-laki : 500-800 mg
5. Dewasa perempuan : 500-600 mg
6. Bumil dan menyusui : + 400 mg
7. Manula : 500 mg
Fosfor (P) :
1. Bayi : 200-250 mg
2. Anak-anak : 250-400 mg
3. Laki-laki : 500 mg
4. Perempuan : 450 mg
5. Ibu hamil dan menyusui : 200-300 mg
Kalium (K) : 2000 mg/hari (orang dewasa)
Natrium (Na) : 500 mg/hari (orang dewasa)
Klorida (Cl) : 750 mg/hari (orang dewasa)
Sulfur (S) : dicukupi oleh asam amino esensial yang mengandung sulfur.
Magnesium (Mg) : pria 280 mg/hari dan wanita 250 mg/ hari.

SUMBER MINERAL MAKRO
KALSIUM : Susu, lobak cina, kangkung, tiram, udang,
salem, kijing.
FOSFOR : Susu, keju, kuning telur, daging ikan, unggas
kacang-kacangan
KALIUM : Daging, ikan, unggas, tepung, buah-buahan dan
sayuran
NATRIUM : Garam dapur, daging, ikan, unggas, susu dan
telur.
KLORIDA : Garam dapur, daging, susu, telur.
SULFUR : Susu, telur, daging, keju, dan kacang-kacangan
MAGNESIUM : Tepung gandum, kakao, kacang-kacangan,
daging, makanan dari laut dan susu
KELEBIHAN MINERAL MAKRO
Batu ginjal, gangguan absorpsi mineral lain serta
konstipasi.
Kejang
Hiperfosfatemia (kadar fosfat yang tinggi dalam
darah)
Hipertensi
Muntah-muntah
KEKURANGAN MINERAL MAKRO
Gangguan pertumbuhan, tulang kurang kuat, mudah
bengkok dan rapuh.
Menyebabkan lesu, lemah, kehilangan nafsu makan,
kelumpuhan, mengigau, dan konstipasi.
Muntah-muntah, diare kronis, dan keringat
berlebihan.




Osteoporosis berasal dari kata osteo dan porous,
osteo artinya tulang dan porous berarti berlubang-
lubang atau keropos, yaitu penyakit yang mempunyai
sifat khas berupa massa tulangnya rendah atau
berkurang, disertai gangguan mikro-arsitektur tulang
dan penurunan kualitas jaringan tulang, yang dapat
menimbulkan kerapuhan tulang.
GEJALA OSTEOPOROSIS
Pada awalnya osteoporosis tidak menimbulkan gejala,
bahkan sampai puluhan tahun tanpa keluhan. Jika
kepadatan tulang sangat berkurang sehingga tulang
menjadi kolaps dan hancur, akan timbul nyeri dan
perubahan bentuk tulang. Jadi, seseorang dengan
osteoporosis biasanya akan memberikan keluhan
atau gejala sebagai berikut :
Tinggi badan berkurang
Bungkuk atau bentuk tubuh berubah
Patah tulang
Nyeri bila ada patah tulang
FAKTOR PENDORONG OSTEOPOROSIS
Kurangnya aktivitas fisik
Minimnya masukan zat kalsium
Pola makan yang tidak teratur

Perbedaan tulang yang sehat dengan tulang
yang terkena Osteoporosis
Osteoporosis banyak terjadi pada wanita dan
umumnya terjadi pada saat berumur 65+
UPAYA PENYEMBUHAN OSTEOPOROSIS
Perbanyak Konsumsi Makanan Ber-Kalsium
Olahraga Secara Teratur
Mengontrol Berat Badan
Berjemur Di Bawah Sinar Matahari
Konsultasi Dokter

TERIMA KASIH <3