Anda di halaman 1dari 7

TUGAS

PENGUKURAN
RANGKAIAN PEMBAGI TEGANGAN



Disusun Oleh :

AINUL FIRDAUS NUZULA
1341150063 / 04
D4 Sistem Kelistrikan 1B

PROGRAM STUDI SISTEM KELISTRIKAN
JURUSAN TEKNIK ELEKTRO
POLITEKNIK NEGERI MALANG
TAHUN 2014


BAB I
Rangkaian Pembagi Tegangan

I. Tujuan
1. Mahasiswa diharapkan dapat mengetahui rangkaian pembagi tegangan.
2. Mahasiswa diharapkan dapat mengetahui prinsip dasar rangkaian pembagi
tegangan.
3. Mahasiswa diharapkan dapat mengetahui pengaruh beban terhadap tegangan
dan arus dalam rangkaian pembagi tegangan
II. Teori dasar
Rangkaian pembagi tegangan biasanya digunakan untuk membagi tegangan atau
mengkonversi dari resistensi menjadi sebuah tegangan. Biasanya fungsi dari pembagi
tegangan ini untuk mengubah atau mengkonversikan dari tegangan tegangan yang
lebih besar untuk memberi bias kepada komponen yang aktif dalam rangkaian
tersebut.

Pada gambar Rangkaian Pembagi Tegangan berikut, anda bisa melihat bentuk
rangkaian sederhana yang tidak terlalu kompleks. Dari rangkaian di atas, anda bisa
melihat bahwa tegangan output yang diberi simbol V0, dan juga arus yang bersimbol
I, mengalir ke rangkaian R1 dan R2. Dan hasil di tegangan VI merupakan hasil dari
penggabungan atau penjumlahan dari rumus VS dan VO. Untuk rumusnya sendiri
adalah :
Vi = Vs + Vo= i * R1 + i * R2

Dari rangkaian dan juga penjabaran rumus diatas, bisa ditemukan bahwa tegangan
masukan dibagi menjadi 2 bagian. Dan nilai atau besaran masing-masing ditentukan
dengan berapa tegangan di resistor yang terdapat dalam rangkaian tersebut. Dari
rangkaian dan keterangan diatas, maka dapat ditemukan dan disimpulkan bahwa :
Vo = V1 * ( R2 / R1 + R2 )
Dari rangkaian diatas, anda bisa melihat rangkaian sederhana pembagi tegangan yang
menggunakan beban terpasang. Di Rangkaian Pembagi yang terbebani, terdapat
beban terpasang yang akan dialirkan sebuah tegangan dari sistem pembagi tersebut.
Pada terminal tersebut, io akan diambil arusnya dan akan menghasilkan Vo yang
diambil tegangannya. Sementara mengenai hubungan io dan Vo di dalam rumus
adalah :
Vo = Vi * ( R2 / R1 + R2 ) io * (R1 * R2 / R1 + R2 )
Vo = Vo/c io * RP


A. Alat dan Bahan Percobaan
ALAT
Nama Jumlah Keterangan
Power Supply 1 Tegangan yang digunakan 20V
Multimeter 2
Masing-masing untuk mengukur
tegangan dan arus
Kapel Penjepit 4
Proto Board 1
Kabel Banana 4
BAHAN
Resistor 680 1
Toleransi ()
Warna Gelang (biru, abu-abu, coklat,
emas)
Kapasitas Daya 0,5watt
Resistor 820 1
Toleransi ()
Warna Gelang (abu-abu, merah,
coklat, emas)
Kapasitas Daya 0,5watt
Resistor 10k 1
Toleransi ()
Warna Gelang (coklat, merah, merah,
emas)
Kapasitas Daya 0,5watt
Potentiometer 10k 1

B. Gambar Rangkaian

Gambar 3.0 Rangkaian Percobaan Pembagi Tegangan Tanpa beban dan Berbeban







C. Langkah Kerja
Gunakan perlengkapan K3
Persiapkan alat dan bahan
Lakukan pengecekan pada power supply
Lakukan kalibrasi pada alat ukur untuk mendapatkan hasil data yang teliti
Sambung rangkaian dengan benar sesuai dengan gambar rangkaian.
Lalu atur potentiometer sampai amperemeter IL yang membaca arus beban
menunjukan 0mA atau tanpa beban, 2mA, 4mA dan 6mA
Sebelum merubah besaran potentiometer hingga arus yang diminta, ukur arus I
dan I1 seperti pada gambar rangkian
Jangan lupa untuk mengukur Tegangan pada setiap resistor dan beban (Vab,Vbc)
Ambil Data pengukuran dan tulis dalam table.
Setelah selesai rapikan semua dan kembalikan alat dan bahan pada tempatnya.


D. Data hasil Perhitungan dan Pengukuran
1. Tabel Perhitungan (Vsumber 20V)
IL
(mA)
RL ()
R1(680 ) R2(820 ) R3(1k )
VAB
(volt)
I (mA)
P
(watt)
VBC
(volt)
I
(mA)
P
(watt)
VBC
(volt)
I
(mA)
P
(watt)
0 0 5,44 8 0,043 14,56 8 0,052 14,56 8 0,064
2 6785 6,43 9,46 0,06 13,57 7,46 0,045 13,57 7,46 0,055
4 3142,5 7,41 10,91 0,08 12,58 6,91 0,039 12,58 6,91 0,047
6 1928,3 8,41 12,36 0,103 11,58 6,36 0,033 11,58 6,36 0,04


2. Tabel Pengukuran (Vsumber 20V)
IL
(mA)
RL
()
R1(680 ) R2(820 ) R3(1k )
VAB
(volt)
I
(mA)
P
(watt)
VBC
(volt)
I
(mA)
P
(watt)
VBC
(volt)
I
(mA)
P
(watt)
0 0 5,4 9 0,055 14,5 9 0,066 14,5 9 0,081
2 6785 6,4 9 0,06 13,6 7,2 0,042 13,6 7,2 0,052
4 3142,5 7,4 10,75 0,08 12,5 6,5 0,035 12,5 6,5 0,042
6 1928,3 8,3 12,5 0,103 11,5 6,2 0,031 11,5 6,2 0,038











E. Analisa Percobaan dan Jawaban Pertanyaan
Analisa Percobaan

















Jawaban Pertanyaan













Kesimpulan