Anda di halaman 1dari 20

Model

Perhitungan
Return Tak
Normal
Dosen : I Komang Arthana SE, M.Si, Ak

Kelompok 14
Lela Wulandari Bintang (12810331190052)
Anik Apriyanti (12810331190059)
Ni Putu Gita Anggreni (12810331190060)
Return tidak normal merupakan kelebihan dari return
yang sesungguhnya terjadi terhadap return normal.
Return normal merupakan return ekspektasian
(return yang diharapkan oleh investor). Dengan
demikian return taknormal adalah selisih antara
return sesungguhnya yang terjadi dengan retun
ekspektasian, sebagai berikut :


RETURN
TAK
NORMAL
RTN
i.t
= Ri,t E[Ri,t]
Keterangan :

RTN
i,t
= return tidak normal sekuritas ke-I pada
periode peristiwa ke-t.
R
i,t
= return realisasi yang terjadi untuk sekuritas
ke-i pada periode peristiwa ke-t.
E[R
i,t
] = return normal sekuritas ke-i untuk suatu
periode peristiwa ke-t.

Menurut
Brown and
Warner (1985)
Mean-
adjusted
Model
Market
Model
Market-
Adjusted
Model

Return ekspektasian bernilai konstan yang sama dengan rata-rata
return realisasi sebelumnya selama periode estimasi,







E[R
i,t
] = return normal sekuritas ke-i pada periode peristiwa ke-t.
R
i,j
= return realisasi sekuritas ke-i pada periode estimasi ke-j.
T = lamanya periode estimasi, yaitu dari t1 sampai t2.


Mean-adjusted Model
t2
Ri,t
j = t1
E[Ri,t] = T

Keterangan :






Market Modal
1. Membentuk model ekspektasi dengan menggunakan data
realisasi selama periode estimasi.
2. Menggunakan model ekspektasi ini untuk mengestimasi return
normal di periode jendela. Model ekspektasi dapat dibentuk
menggunkan teknik regresi OLS (Ordinary Least Square) dengan
persamaan :

Ri,t = i + i RMj + i,j
R
i,j
= return realisasi sekuritas ke-i pada periode estimasi ke-j.

i
= intercept untuk sekuritas ke-i

i
= koefisien kemiringan yang merupakan beta dari sekuritas
ke-i.
R
Mj
= return indeks pasar pada periode estimasi ke-j yang dapat
dihitung dengan rumus R
Mj
= (IHSG
j
IHSG
j-1
)/ IHSG
j-1

e = kesalahan residu sekuritas ke-i pada periode estimasi ke-j.








Market-adjusted Model
Model disesuikan pasar (Market Adjusted Model)
menganggap bahwa penduga yang terbaik untuk
mengestimasi return suatu sekuritas adalah return
indeks pasar pada saat tersebut.

Misalnya pada hari pengumuman peristiwa, indeks pasar
adalah 18%, dengan metode sesuaian-pasar (market-
adjusted method) ini, maka return ekspetasian semua
sekuritas di hari yang sama tersebut adalah sama dengan
return indeks pasarnya, yaitu sebesar 18% tersebut. Jika
return suatu sekuritas di hari pengumuman peristiwa
adalah 35%, maka besarnya abnormal return yang terjadi
adalah 17% (35%-18%).

Rata-Rata Return Tak Normal
Pengujian adanya abnormal return
tidak dilakukan agregat dengan
menguji rata-rata return taknormal
seluruh sekuritas secara cross-
section untuk tiap-tiap hari
diperiode peristiwa. Rata-rata
return taknormal (average
abnormal return)untuk hari ke-t
dapat dihitung berdasarkan rata-
rata aritmatika sebagai berikut:

Keterangan :
RRTNt = rata-rata return taknormal
(average abnormal
return)pada hari ke-t.
RTNi,t =return taknormal (abnormal
return) untuk sekuritas ke-I
pada hari ke-t.
K =jumlah sekuritas yang
terpengaruh oleh
pengumuman peristiwa.







Contoh hasil rata-rata return taknormal menggunakan model pasar.
Hari ke-t Rata-rata return taknormal (RRTN)
-3
-2
-1
0
+1
+2
+3
(0,01+0,01+0,00)/k=0,005
(0,00+0,02+0,01)/k=0,007
(0,02+0,01+0,02)/k=0,017
(0,04+0,01+0,03)/k=0,090
(0,07+0,00+0,09)/k=0,075
(0,02+0,01+0,03)/k=0,010
(0,01+0,00+0,02)/k=0,003
Keterangan :
= signifikan pada tingkat 10%
= signifikan pada tingkat 5%
= signifikan pada tingkat 1%
Akumulasi Return Tak Normal
Akumulasi return taknormal (ARTN) atau
cumulative abnormal return (CAR) merupakan
penjumlahan return taknormal hari sebelumnya di
dalam periode peristiwa untuk masing-masing
securitas sebagai berikut:






t
ARTNi,t = RTNi,t
a = t3

Keterangan :

ARTN
i,t
= akumulasi return tidak normal
sekuritas mulai dari awal sampai ke-t.
RTN
i,a
= return tidak normal untuk
sekuritas ke-i pada hari ke-a
Jika terdapat k buah
sekuritas,maka akumulasi rata-rata return
taknormal (ARRTN) atau cumulative
average abnormal return (CAAR) dapat
dihitung sebagai berikut:
k
RTNi,t
I=1
RRTNt = k
Notasi:
ARRTNt = akumulasi rata-rata return
taknormal (cumulative average
abnormal return)
ARTNi,t = akumulasi return
taknormal(cumulative abnormal
return)
K = jumlah sekuritas yang
terpengaruh oleh pengumuman
peristiwa
Akumulasi rata-rata return
taknormal(ARRTN)dapat juga dhitung dengan
mengakumulasikan rata-rata return taknormal
untuk hari-hari sebelumnya.Jika rata-rata return
taknormal hari ke-t.Rata-rata return taknormal hari
ke-t (ARRTNt),dapat dihitung sebesar :
Notasi:
ARRTNt = akumulasi rata-rata return tak
normal (cumulative average
abnormal return)
RRTN = rata-rata return tak normal
(average abnormal return)
CONTOH HASIL AKUMULASI RATA-RATA RETURN
TAK NORMAL MENGGUNAKAN MODEL PASAR
Hari
ke-t
Rata-rata return
taknormal (RRTN)
Akumulasi rata-
ratareturn taknormal
(ARRTN)
-3
-2
-1
0
+1
+2
+3
0,005
0,007
0,017
0,090
0,075
0,010
0,003
0+0,005=0,005
0,005+0,007=0,012
0,012+0,017=0,029
0,029+0,090=0,119
0,119+0,075=0,194
0,194+0,010=0,204
0,204+0,003=0,207
PENGUJIAN STATISTIK TERHADAP RETURN
TAKNORMAL
Pengujian statistik terhadap
return taknormal mempunyai tujuan
untuk melihat signifikasi return taknormal
yang ada diperiode peristiwa.
Secara umum , pengujian t yang menguji
hipotesis nol bahwa nilai suatu parameter
sama dengan nol adalah sebagai berikut :

t=
Kesalahan standar estimasi


t= t-hitung
=Parameter yang akan diuji signifikannya
(misalnya adalah koefisien dan regresi , rata-
rata suatu nilai dan sebagainya)

Return taknormal standarisasi :


RTNSi,t = RTNit
KSEi

Notasi :
RTNSi,t = return taknormal standarisasi
sekuritas ke-i pada hari ke-t di periode
peristiwa
RTNi,t = return taknormal sekuritas ke-I pada
hari ke-t di periode peristiwa .
KSEi = Kesalahan standar estimasi untuk
sekuritas ke-i


1. KESALAHAN STANDAR ESTIMASI BERDASARKAN
RATA-RATA RETURNNYA SELAMA PERIODE
ESTIMASI
Cara pertama menghitung kesalahan standar estimasi
berdasarkan devisi nilai rata-rata returnnya selama periode
estimasi dan dapat dirumuskan sebagai berikut


NOTASI :
KSEi = kesalahan standar estimasi untuk sekuritas ke-I
Ri,j = return sekuiritas ke-i untuk hari ke-j selama periode estimasi
Ri = rata- rata return sekuritas ke-i selama periode estimasi .
T1 = jumlah hari periode estimasi , yaiutu dari ke ke-t1 sampai dengan hari ke
t2.

Data Return , Rata-Rata Return Sekuritas dan Kesalahan
Standar Estimasi Masing- Masing Sekuritas Selama
Periode Estimasi
Hari ke-j Return
Sekuritas ke 1
(RI,I
Return
sekuritas ke-2
(R2,I)
Return
sekuritas ke-k
(Rk,j)
-4
-5
-6
.
.
.
-203
0,20
0,15
0,17
.
.
.
0,09
0,18
0,17
0,16
.
.
.
0,12
0,25
0,28
0,22
.
.
.
0,17
Ri 0,16 0,22
KSEi .
Signifikasi Return Taknormal diperiode Peristiwa
Hari ke-t Rata-rata return taknormal hipnotis nol yang
menyatakan rata-rata return taknormal
t-hitung
-3
-2
-1
0
+1
+2
+3
(0,01+0,01++0,00)/k = 0,005
(0,00+0,002++0,01)/K=0,007
(0,02+0,01++0,02)/k =0,017**
(0,04+0,01++0,03)/k =0,090***
(0,07+0,00+0,09/k=0,075***
(0,02 +0,01+0,03)/k=0,010**
(0,01 + 0,00 + +0,02)k= 0,03*
(0,500+1,000+..0,000)k1/2=0,255
(0,000+2,000+..0,333)k1/2=0,525
(1,000+1,000+..+0,667)k1/2=1,982
(2,000+1,000+..+1,000)k1/2=3,891
(3,500+0,000+..+3,000)k1/2=3,750
(1,000+1,000+..+1,000)k1/2=1,655
(0,500+0,000+..+0,667)K1/2= 1,355
2. KESALAHAN STANDAR ESTIMASI BERDASARKAN
PREDIKSI RETURN PERIODE ESTIMASI
Cara kedua menghitung kesalahan standar estimasi
berdasarkan deviasi nilai-nilai return dari nilai
estemasinya selama periode estimasi . Dengan demikian
perbedaan cara pertama dan kedua dalam menghitung
kesalahan standar estimasi adalah terletak di standar
yang digunakan untuk, mengukur penyimangan return-
returnya selama periode estimasi .
SIGNIFIKASI RETURN TAKNORMAL DI PERIODE PERISTIWA
MENGGUNAKAN CARA KEDUA .
Hari ke-t Rata-rata return taknormal t- hitung
-3 0,005 (0,125+0,143+..+0,000)/k = 0,023
-2 0,007 (0,000+0,286++0,200)/k1/2=0,035
-1 0,017 (0,250+0,143+..+0,400)/k =0,975
0 0,090* (0,500+0,143+..+0,600)/K1/2=1,389
+1 0,075*** (0,875+0,000+..+1,800)/K1/2=2,375
+2 0,010* (0,250+0,143+..+0,600)/K1/2=1,555
+3 0,003 (0,125+0,000+..+0,400)/K1/2=0,755
3. KESALAHAN STANDAR ESTIMASI SECARA CROOS-
SECTION
Cara ketiga dari perhitungan kesalahan standar
estimasi didasarkan pada deviasi standar return-
return taknormal dari sekeuritas secara cross-section
untuk tiap hari periode peristiwa . Cara ketiga ini
lebih tepat digunakan untuk model sesuaian pasar.
(Market -adjusted model) yang hanya menggunakan
periode peristiwa dan tidak menggunakan periode
estimasi. Cara ketiga ini lebih tepat digunakan untuk
model sesuaian pasar (market-adjusted model) yang
hanya menggunakan periode peristiwa dan tidak
menggunakan periode estimasi.