Anda di halaman 1dari 1

Tetrasiklin

Tetrasiklin merupakan kelompok antibiotika yang dihasilkan oleh jamur


Streptomyces aureofaciens atau S. rimosus.Tetrasiklin merupakan derivat dari
senyawa hidronaftalen, dan berwarna kuning.Tetrasiklin merupakan antibiotika
berspektrum luas yang aktif terhadap bakteri gram-positif maupun gram-negatif
yang bekerja merintangi sintesa protein (Tan dan Rahardja, 2008).
1. Mekanisme Aksi
Tetrasiklin menghambat sintesis protein bakteri dengan cara berikatan dengan
ribosom bakteri dan menghalangi akses dati tRNA ke penerima dari mRNA
kompleks ribosom. Obat ini memasuki bakteri gram negate dengan cara difusi
pasif melalui channel hidrofilik yang terbuat dari protein porin pada luar
membrane sel dan dengan transport aktif melalui system energy-dependent
yang memompa seluruh tetrasiklin melewati membrane sitoplasma. Jalan
masuk obat ini pada gram positif adalah melalui energy metabolic, namun
tidak terlalu dimengerti.
2. Penggunaan dalam Terapi
Tetrasiklin telah digunakan secara ekstensif untuk mengobat penyakit
infeksius dan sebagai bahan aditif untuk makanan hewan yang memfasilitasi
pertumbuhan.Penggunaan ini telah membuat bakteri resisten terhadap
tetrasiklin, namun obat ini sangat berguna untuk infeksi yang disebabkan
rickettsiae, mycoplasmas, dan chlamydiae.