Anda di halaman 1dari 78

GURU

PROFESIONAL,
BERMARTABAT
DAN SEJAHTERA
PEMBINAAN DAN
PENGEMBANGAN
GURU
BADAN P SDMP & PMP - KEMDIKNAS

2
SEKOLAH
2.791.204 guru
(existing)
Penyediaan Guru Baru
Guru Pensiun
Peningkatan Kualifikasi Akademik
Sertifikasi
Peningkatan Kompetensi
Pengembangan Karir
Penghargaan dan Perlindungan
Tunjangan Guru
Maslahat Tambahan
1
2
3
4
5
6
7
8
Pembinaan dan Pengembangan SDM Pendidik
Struktur Organisasi Kemdiknas
MENDIKNAS
WAKIL MENDIKNAS
STAF AHLI
1. SEKRETARIAT JENDERAL
2. INSPEKTORAT JENDERAL
3. DITJEN PENDIDIKAN DASAR
4. DITJEN PENDIDIKAN MENENGAH
5. DITJEN PENDIDIKAN TINGGI
6. DITJEN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI,
NONFORMAL DAN INFORMAL
7. BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
8. BADAN PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN
BAHASA
9. BADAN PENGEMBANGAN SDM PENDIDIKAN
DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
PUSAT INFORMASI DAN
HUMAS
PUSAT DATA STATISTIK
PENDIDIKAN
PUSTEKKOM
(Berdasarkan Perpres 24/2010 dan Perpres 67/2010)
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik

BADAN
PENGEMBANGAN
SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN
DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

SEKRETARIAT
BADAN
PUSAT
PENGEMBANGAN
TENAGA KEPENDIDIKAN


PUSAT
PENJAMINAN MUTU
PENDIDIKAN



BIDANG
PENGEMBANGAN
TENAGA TEKNIS DAN
FUNGSIONAL NON PENDIDIK

BAGIAN
PERENCANAAN DAN
PENGANGGARAN
BAGIAN
HUKUM DAN
KEPEGAWAIAN
BAGIAN
KEUANGAN
BAGIAN
UMUM
BAGIAN
TATA USAHA

BIDANG
PENJAMINAN MUTU
PENDIDIKAN MENENGAH
DAN PENDIDIKAN TINGGI

BIDANG
PENJAMINAN MUTU
PENDIDIKAN DASAR

BIDANG
PENJAMINAN MUTU
PAUD, NONFORMAL,
DAN INFORMAL
SUBBAGIAN
TATA USAHA
BAGAN ORGANISASI
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN
DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN
BIDANG
PENGEMBANGAN
TENAGA PIMPINAN DAN
PEGAWAI
PUSAT
PENGEMBANGAN
PROFESI PENDIDIK
BIDANG
PENGEMBANGAN PROFESI
PENDIDIK PENDIDIKAN
ANAK USIA DINI
SUBBAGIAN
TATA USAHA
BIDANG
PENGEMBANGAN PROFESI
PENDIDIK PENDIDIKAN
DASAR
BIDANG
PENGEMBANGAN PROFESI
PENDIDIK PENDIDIKAN
MENENGAH
PERMENDIKNAS NO. 36/2010
Tgl 22 DESEMBER 2010
12 P4TK 30 LPMP LPPKS
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
KAPUS

BIDANG
PENGEMBANGAN
PROFESI PENDIDIK
PENDIDIKAN DASAR
SUBBAG TATA USAHA
BIDANG PENGEMBANGAN
PROFESI PENDIDIK
PENDIDIKAN MENENGAH
BIDANG PENGEMBANGAN
PROFESI PENDIDIK PAUD

SUBBIDANG
PENINGKATAN
KOMPETENSI
SUBBIDANG
SERTIFIKASI
SUBBIDANG
PENINGKATAN
KOMPETENSI
SUBBIDANG
SERTIFIKASI
SUBBIDANG
PENINGKATAN
KOMPETENSI
SUBBIDANG
SERTIFIKASI
AMANAT KONSTITUSI
tentang hakekat & tujuan pendidikan
PEMBUKAAN UUD 1945:
melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah indonesia,
mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum dan
ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,
perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
Pasal 28 ayat (1) UUD45:
Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan
kebutuhan dasarnya, berhak mendapatkan pendidikan dan
manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan
budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi
kesejahteraan umat manusia.
Pasal 31 UUD45:
Setiap warga negara berhak mendapat
pendidikan
Pendidikan bukan hanya merupakan
pilar terpenting dalam upaya
mencerdaskan bangsa, tetapi juga
merupakan syarat mutlak bagi
peningkatan kesejahteraan masyarakat
yang berkeadilan
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Untuk dapat melaksanakan
proses pendidikan
sebagaimana diamanatkan
oleh UUD 1945, maka di
diperlukan:
Guru
profesional
?
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN
PROFESI GURU
GURU PROFESIONAL
1. Kesra
2. Harlindung
3. Tunjangan Profesi
PENGEMBANGAN KARIR
GURU CPNS
(80 %)
GURU PNS (100 %)
GURU PERTAMA (IIIA)
PROGRAM
INDUKSI
(1 -2 TAHUN)
PRA
JABATAN
PK Guru = Penilaian Kinerja Guru
PKB = Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
S1/DIV
KEPENDIDIKAN / NON
KEPENDIDIKAN
PENDIDIKAN
PROFESI GURU
(PPG)
PKB
-
+
-
+
PK Guru
formatif
PK Guru
sumatif
KECUKUPAN
ANGKA KREDIT
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
DASAR HUKUM
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Undang-undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
Undang-undang Nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen,
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan;
Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru.

PROFESIONALISME GURU

Permenegpan dan RB No.16/2009 Tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka
kreditnya
Peraturan Bersama Menteri Pendidikan Nasional dan Kepala Badan Kepegawaian
Negara Nomor 03/V/PB/2010 dan Nomor 14 Tahun 2010 tentang Petunjuk
Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya;
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 35 Tahun 2010 Petunjuk Teknis
Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru Dan Angka Kreditnya
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 38 Tahun 2010 Tentang Penyesuaian
Jabatan Fungsional Guru.
Peraturan terkait Profesionalisme Guru:
PERMENEGPAN DAN RB NOMOR 16
TAHUN 2009 TENTANG JABATAN
FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA
KREDITNYA

12
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
Latar Belakang Terbitnya
Permenegpan dan RB No.16/2009
1. Guru merupakan subsistem penting yang
memiliki peran strategis dalam meningkatkan
proses pembelajaran dan mutu peserta didik.
2. Reformasi pendidikan yang ditandai dengan
terbitnya berbagai undang-undang dan
peraturan terkait dengan peningkatan mutu
3. Menurut data NUPTK November 2010
terdapat 2.791.204 guru yang perlu
ditingkatkan kompetensi dan
profesionalitasnya

Latar Belakang Terbitnya
Permenegpan dan RB No.16/2009
4. Perlu dilakukan berbagai penyesuaian, dan salah
satunya adalah tentang Jabatan Fungsional Guru dan
Angka Kreditnya
5. Diterbitkan Permennegpan dan RB Nomor 16 tahun
2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka
Kreditnya
6. Peraturan baru ini merupakan pengganti dari
Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur
Negara Nomor 84/1993 tentang Jabatan Fungsional
Guru dan Angka Kreditnya
Semangat Permenegpan dan RB No.16/2009
Peraturan baru yang terdiri dari 13 Bab dan
47 pasal, secara keseluruhan mengandung
semangat yang bertujuan untuk
meningkatkan kompetensi dan
profesionalisme guru yang selanjutnya akan
menjadikan guru sebagai pekerjaan
profesional yang dibingkai oleh kaidah-
kaidah profesi yang standar.
Semangat Permenegpan dan RB No.16/2009 (2)
Peraturan ini terbit dalam rangka memberi
ruang dan mendukung pelaksanaan tugas
dan peran guru agar menjadi guru yang
professional.

Perubahan peraturan ini diharapkan
berimplikasi terhadap peningkatan mutu,
kreatifitas dan tentu saja kinerja guru.

DAFTAR ISI PERMENNEGPAN 16/2009
17
BAB I = Ketentuan Umum
BAB II = Rumpun jabatan, jenis guru, kedudukan dan tugas utama
BAB III = Kewajiban, tanggung jawab dan wewenang
BAB IV = Instansi pembina dan tugas instansi pembina
BAB V = Unsur dan sub-unsur kegiatan
BAB VI = Jenjang jabatan dan pangkat
BAB VII = Rincian kegiatan dan unsur yang dinilai
BAB VIII = Penilaian dan penetapan angka kredit
BAB IX = Pengangkatan dalam jabatan fungsional guru
BAB X = Pembebasan sementara, pengangkatan kembali dan
pemberhentian dari jabatan fungsional guru
BAB XI = Sanksi
BAB XII = Ketentuan peralihan
BAB XIII = Penutup
Perubahan Mendasar yang Terkandung Dalam
Permenegpan dan RB No.16/2009 (1)

Penilaian Kinerja Guru yang sebelumnya lebih
bersifat administratif menjadi lebih berorientasi
praktis, kuantitatif, dan kualitatif, sehingga
diharapkan para guru akan lebih bersemangat untuk
meningkatkan kinerja dan profesionalitasnya.

Guru mempunyai empat jabatan fungsional (Guru
Pertama, Guru Muda, Guru Madya, Guru Utama)

Perubahan Mendasar yang Terkandung Dalam
Permenegpan dan RB No.16/2009 (2)
Guru dinilai kinerjanya secara teratur (setiap
tahun) melalui Penilaian Kinerja Guru (PK Guru)
Guru wajib mengikuti Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (PKB) setiap tahun
PKB harus dilaksanakan sejak III/a dengan
melakukan pengembangan diri, dan sejak III/b guru
wajib melakukan publikasi ilmiah dan/atau karya
inovatif
Untuk naik dari IV/c ke IV/d guru wajib melakukan
presentasi ilmiah

Perolehan angka kredit dari PKG dan PKB
merupakan satu paket
Perlu konversi hasil PKG dan PKB ke angka
kredit
Perolehan angka kredit setiap tahun
ditetapkan oleh Tim Penilai
Penghargaan angka kredit adalah 125% (amat
baik), 100% (baik), 75% (cukup), 50% (sedang),
dan 25%(kurang)


Perubahan Mendasar yang Terkandung Dalam
Permenegpan dan RB No.16/2009 (3)
S A N K S I
(pelanggaran terhadap Permenneg PAN 7 RB No.16/2009

1. Guru yang tidak dapat memenuhi kewajibannya tugas
utama, beban mengajar (24 40 jam tatap muka atau
membimbing 150 250 konseli), dan tidak mendapat
pengecualian dari Menteri Pendidikan Nasional dihilangkan
haknya untuk mendapat tunjangan profesi, tunjangan
fungsional, dan maslahat tambahan.

2. Guru yang terbukti memperoleh penetapan angka kredit
(PAK) dengan cara melawan hukum diberhentikan sebagai
Guru dan wajib mengembalikan seluruh tunjangan profesi,
tunjangan fungsional, dan penghargaan sebagai Guru yang
pernah diterima setelah yang bersangkutan memperoleh dan
mempergunakan penetapan angka kredit (PAK) tersebut.

3. Pengaturan sanksi lebih lanjut diatur dalam Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional.
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB PIHAK TERKAIT
DALAM PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA GURU
(BUKU 2: HAL 31)
Kemendiknas
Menyusun Pedoman dan instrumen PKB, mensyeleksi
dan melatih instruktur tim inti PKG tingkat pusat,
melakukan pemantauan dan evaluasi.
Tingkat Pusat
Dinas Pendidikan
Provinsi dan LPMP
Melaksanakan pemetaan data profil keinerja guru,
pendampingan, pembimbingan , dan konsultasi
pelaksanaan kegiatan, pemantauan dan evaluasi,
pelaporan untuk menjamin pelaksanaan PKB yg
berkualitas
Tingkat
Provinsi
Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota
Mengelola PKB tingkat Kabupaten/Kota untuk
menjamin PKG dilaksanakan secara efektif, efisien,
objektif, adil, akuntabel, dsb, serta membantu &
memonitor pelaksanaan PKB di sekolah dan Gugus
Tingkat
Kab/Kota
KKG/MGMP
kecamatan/gugus
Merencanakan, melaksanakan dan melaporkan
pelaksanaan kegiatan PKB di gugus serta membantu
dan memobimbing pelaksanaan PKB di sekolah.
Tingkat
Kecamatan
Sekolah atau
Madrasah
Merencanakan, melaksanakan dan melaporkan
pelaksanaan kegiatan PKB di sekolah
Tingkat
Sekolah
Koordinator
PKB
Menjamin bahwa guru menerima dukungan untuk
meningkatkan kompetensi dan/atau keprofesiannya
sesuai dengan profil kinerjanya di tingkat sekolah
maupun kabupaten/kota
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
PENILAIAN
KINERJA
GURU

(PK GURU)
Penilaian kinerja guru merupakan penilaian dari tiap butir kegiatan
tugas utama guru dalam rangka pembinaan karier kepangkatan
dan jabatannya (Permennegpan & RB No.16/2009
Dilakukan setiap tahun di sekolah oleh kepala sekolah atau guru
senior yang ditunjuk oleh kepala sekolah, atau pengawas untuk
menilai kepala sekolah (telah memahami proses PK GURU)
Penilaian kinerja guru dilakukan 2 kali dalam setahun (formatif dan
sumatif) menggunakan instrumen yang didasarkan kepada:
* 14 kompetensi bagi guru kelas dan/atau mata pelejaran
* 17 kompetensi bagi guru BK/konselor
* pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan
fungsi sekolah/madrasah (Kepsek, Wakasek, dsb)
PENILAIAN KINERJA GURU
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
TUJUAN PK-GURU
PKG menjamin bahwa guru melaksanakan
pekerjaannya secara profesional
PKG menjamin bahwa layanan pendidikan
yang diberikan oleh guru adalah berkualitas
Pusat Pengembangan Profesi
Pendidik
HASIL PK Guru
Merupakan bahan evaluasi diri bagi guru untuk
mengembangkan potensi dan karirnya
Sebagai acuan bagi sekolah untuk
merencanakan Pengembangan Keprofesian
Berkelanjutan (PKB)
Merupakan dasar untuk memberikan nilai
prestasi kerja guru dalam rangka
pengembangan karir guru sesuai
Permennegpan & RB No.16/2009
Pusat Pengembangan Profesi
Pendidik
PELAKSANAAN PKGuru
DI SEKOLAH
Penilaian dilakukan oleh kepala sekolah atau
wakil kepala sekolah atau guru senior yang
kompeten (ditunjuk oleh kepala sekolah)
yang telah mengikuti pelatihan penilaian dan
memperoleh sertifikat (legalitas)
Penilaian dilakukan 2 kali dalam satu tahun
(penilaian formatif pada awal tahun dan
penilaian sumatif pada akhir tahun)
Pusat Pengembangan Profesi
Pendidik
Hasil penilaian formatif digunakan
sebagai dasar penyusunan profil
kompetensi dan perencanaan program
PKB tahunan bagi guru
Hasil penilaian sumatif digunakan untuk
memberikan nilai prestasi kerja guru
(menghitung perolehan angka kredit guru
pada tahun tersebut)
PELAKSANAAN PK Guru
DI SEKOLAH
Pusat Pengembangan Profesi
Pendidik
Refleksi
dan
penilaian
diri
Penilaian
Formatif
Awal
Tahun
Profil
Kinerja
14 Kompe-
tensi
Rencana
PKB per-
tahun
Penilaian
Sumatif
Akhir
Tahun
Nilai
Kinerja
& Angka
Kredit
KERANGKA PENILAIAN KINERJA GURU DAN
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN
Peningkatan
kinerja Tahap
Informal dan
Tahap Formal
(kebutuhan
guru)
Pengembangan
Kinerja
(Kebutuhan
sekolah)
Berhak
untuk
promosi
Berhak
untuk
naik
pangkat
Sanksi
PKB
PKB
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
KOMPONEN PK GURU
14 kompetensi
Guru Kelas/Mata Pelajaran
Pedagogi
7 kompetensi
Kepribadian
3 kompetensi
Sosial
2 kompetensi
Profesional
2 kompetensi
Pedagogi
3 kompetensi
Kepribadian
4 kompetensi
Sosial
3 kompetensi
Profesional
7 kompetensi
17 kompetensi
Guru BK/Konselor
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
KOMPETENSI PEDAGOGI
(Pembelajaran)
1. Mengenal karakteristik anak didik
2. Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip
pembelajaran yang mendidik
3. Pengembangan kurikulum
4. Kegiatan pembelajaran yang mendidik
5. Memahami dan mengembangkan potensi
6. Komunikasi dengan peserta didik
7. Penilaian dan evaluasi
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
KOMPETENSI KEPRIBADIAN
(Pembelajaran)
8. Bertindak sesuai dengan norma agama,
hukum, sosial, dan kebudayaan nasional
Indonesia
9. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan
teladan
10. Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi,
rasa bangga menjadi guru
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
KOMPETENSI SOSIAL
(Pembelajaran)
11. Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta
tidak diskriminatif
12. Komunikasi dengan sesama guru, tenaga
pendidikan, orang tua peserta didik, dan
masyarakat
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
KOMPETENSI PROFESIONAL
(Pembelajaran)
13. Penguasaan materi struktur konsep dan
pola pikir keilmuan yang mendukung mata
pelajaran yang diampu
14. Mengembangkan keprofesian melalui
tindakan reflektif
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik

Kepribadian dan Sosial
Kepemimpinan
Pengembangan Sekolah/Madrasah
Pengelolaan Sumber Daya
Kewirausahaan
Supervisi
Kepala
Sekolah
Kepribadian dan Sosial
Kepemimpinan
Pengembangan Sekolah/Madrasah
Kewirausahaan
Bidang Tugas
Wakil
Kepala
Sekolah
Kepribadian
Pengelolaan Lingkungan dan P3
Sosial
Pengorganisasian Guru/Laboran/Teknisi
Pengelolaan dan Administrasi
Pengelolaan Pemantauan dan Evaluasi
Pengembangan dan Inovasi
Kepala
laboratori-
um/Bengkel
KOMPONEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN
1
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Merencanakan program perpustakaan
Melaksanakan program perpustakaan
Mengevaluasi program perpustakaan
Kembangkan koleksi perpustakaan
Mengorganisasi layanan jasa informasi perpustakaan
Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi
Mempromosikan perpustakaan & literasi informasi
Mengembangkan kegiatan perpustakaan sebagai
sumber belajar kependidikan
Memiliki integritas dan etos kerja
Mengembangkan profesionalitas kepustakawanan
Kepala
Perpustakan
Kepribadian
Sosial
Perencanaan
Pengelolaan Pembelajaran
Pengelolaan Sumber Daya Manusia
Pengelolaan Sarama Prasarana
Pengelolaan Keuangan
Ealuasi dan Pelaporan
Kepala
Program
Keahlian
KOMPONEN PK GURU TUGAS TAMBAHAN
2
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
TAHAP PENILAIAN
1. Persiapan penilaian
2. Pelaksanaan penilaian
Pengamatan
Pemantauan
3. Analisis catatan hasil pengamatan dan
pemantauan untuk dibandingkan terhadap
indikator
4. Penetapan skor untuk setiap indikator dalam
setiap kompetensi
5. Penetapan nilai kompetensinya
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
keg. sebelum
pengamatan
keg. selama
pengamatan di
atau luar kelas
keg. setelah
pengamatan
PENGUMPULAN FAKTA
(fakta dari: studi dokumen, diskusi, proses
pembelajaran/pembimbingan, wawancara kolega,
siswa, orang tua)
PEMANTAUAN
PENGAMATAN
PENILAI MEMAHAMI:
Pedoman PK Guru
Instrumen PK Guru
Indikator kompetensi
Nilai PK Guru
(14 kompetensi)
CATATAN HASIL:
Pengamatan dan/atau/
pemantauan
pemberian skor 0,1,2
indikator kinerja
pemberian nilai 1,2,3,
dan 4 per-kompetensi
guru dan
penilai
setuju
Laporan hasil
PK Guru
PROSES PK GURU
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
1
Pedoman PK GURU mengatur tentang tata cara
penilaian dan norma-norma yang harus ditaati oleh penilai,
guru yang dinilai, serta unsur lain yang terlibat dalam
proses penilaian
2
I nst r umen peni l ai an ki ner j a yang relevan
dengan tugas guru (Pembelajaran, Pembimbingan, dan
Tugas Tambahan yang relevan dengan fungsi
sekolah/madrasah). Instrumen terdiri dari:
(1) Lembar cara menilai, pernyataan kompetensi, &
indikator
(2) Format laporan dan evaluasi per kompetensi.
(3) Format rekap hasil PK GURU
(4) Format penghitungan angka kredit PK GURU
3
Format laporan kendali kinerja guru. Hasil PK Guru untuk
masing-masing individu guru (guru pembelajaran,
pendampingan, maupun guru yang diberi tugas tambahan
yang relevan dengan fungsi sekolah) yang dinilai kemudian
direkap dalam format laporan kendali kinerja guru
PERANGKAT PK
GURU
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
PERTEMUAN SEBELUM PENGAMATAN
Pertemuan dilakukan di tempat khusus
yang hanya dihadiri oleh guru penilai dan
guru yang dinilai
Penilai mengumpulkan dokumen
pendukung dan mencatat hasil analisisnya
Penyepakatan kurun waktu penilaian
Diskusi tentang berbagai hal yang tidak
mungkin dilakukan pada saat pengamatan
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
SELAMA PENGAMATAN DALAM KELAS
Pengamatan dilakukan pada saat guru
yang dinilai melaksanakan PBM di dalam
kelas (2 jam pelajaran)
Penilai mencatat semua kegiatan yang
dilakukan guru dalam proses
pembelajaran
Pencatatan dilakukan dalam format
laporan dan evaluasi per kompetensi
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
PERTEMUAN SESUDAH PENGAMATAN

Penilai mengklarifikasi beberapa aspek
yang masih diragukan atau belum
diperoleh datanya selama pengamatan
Pertemuan dilakukan di ruang khusus dan
hanya dihadiri oleh penilai dan guru yang
dinilai
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Kompetensi 4: Kegiatan Pembelajaran yang
Mendidik
Pernyataan kompetensi:
Guru menyusun dan melaksanakan rancangan pembelajaran yang mendidik
secara lengkap. Guru melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai
dengan kebutuhan peserta didik. Guru menyusun dan menggunakan
berbagai mata pembelajaran dan sumber belajar sesuai dengan karakteristik
peserta didik. Jika relevan, guru memanfaatkan teknologi informasi
komunikasi (TIK) untuk kepentingan pembelajaran.
INDIKATOR
1. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran sesuai dengan
rancangan yang telah disusun secara lengkap dan pelaksanaan
aktivitas tersebut mengindikasikan bahwa guru mengerti tentang
tujuannya.
2. Guru melaksanakan aktivitas pembelajaran yang bertujuan untuk
membantu proses belajar peserta didik, bukan untuk menguji
sehingga membuat peserta didik merasa tertekan.
3. Guru mengkomunikasikan informasi baru (misalnya materi
tambahan) sesuai dengan usia dan tingkat kemampuan belajar
peserta didik.
4. dsb.
PERNYATAAN KOMPETENSI UNTUK GURU KELAS DAN GURU MATA
PELAJARAN
Kompetensi Cara menilai
Pedagogik
1. Menguasasi teori belajar dan prinsip-
prinsip pembelajaran yang mendidik
Pengamatan
2. dsb dsb
Kepribadian
8. Bertindak sesuai dengan norma agama,
hukum, sosial, dan kebudayaan nasional
Pengamatan &
Pemantauan
9. dsb dsb
Sosial
Profesional
1. dsb dsb
Cara menilai kompetensi untuk Guru Kelas dan Guru
Mata Pelajaran (Isi selengkapnya lihat Buku 2 hal 43)
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
PEMBAHASAN PADA
KEGIATAN 6,7 dan 10
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
PENGEMBANGAN KEPROFESIAN
BERKELANJUTAN
PENGERTIAN PKB
PKB dilaksanakan dalam upaya
mewujudkan guru yang profesional,
bermatabat dan sejahtera; sehingga
guru dapat berpartisifasi aktif untuk
membentuk insan Indonesia yang
bertakwa kepada Tuhan YME, unggul
dalam ilmu pengetahuan dan teknologi,
memiliki jiwa estetis, etis, berbudi
pekerti luhur, dan berkepribadian
PKB merupakan pembaruan secara
sadar akan pengetahuan dan
peningkatan kompetensi guru
sepanjang kehidupan kerjanya.
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
TUJUAN PKB

PKB bagi guru memiliki tujuan umum untuk meningkatkan
kualitas layanan pendidikan di sekolah/madrasah dalam rangka
meningkatkan mutu pendidikan. Sedangkan tujuan khusus PKB
adalah sebagai berikut:
1. Memfasiltasi guru untuk mencapai standar kompetensi
profesi yang telah ditetapkan.
2. Memfasilitasi guru untuk terus memutakhirkan kompetensi
yang mereka miliki sekarang dengan apa yang menjadi
tuntutan ke depan berkaitan dengan profesinya.
3. Memotivasi guru-guru untuk tetap memiliki komitmen
melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga
profesional.
4. Mengangkat citra, harkat, martabat profesi guru, rasa hormat
dan kebanggaan kepada penyandang profesi guru.
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
1. Kompetensi yang diidentifikasikan di bawah standar
berdasarkan penilaian formatif.
2. Kompetensi yang diidentifikasikan oleh guru perlu
ditingkatkan.
3. Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang
diperlukan oleh guru untuk pengembangan karir.
4. Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang
diperlukan oleh guru untuk melaksanakan tugas-tugas
baru, misalnya sebagai kepala sekolah.
5. Pengetahuan, keterampilan, materi yang dibutuhkan
berdasarkan Laporan Evaluasi Diri Sekolah dan/atau
Rencana Tahunan Pengembangan Sekolah.
6. Pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi khusus yang
diminati oleh guru.


PRIORITAS KEGIATAN PKB
PKB
Proses PKB
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
KOMPONEN PKB
(Pasal 11 ayat c, Permenneg PAN dan RB Nomor 16 Tahun 2009)

MACAM DAN JENIS KEGIATAN PKB
Macam PKB Jenis Kegiatan
1 Pengembangan
Diri (PD)
a) Diklat fungsional
b) Kegiatan kolektif guru
2 Publikasi Ilmiah
(PI)
a) Presentasi pada forum ilmiah
b) Publikasi ilmiah atas hasil penelitian
atau gagasan ilmu di bidang pendidikan
formal
c) Publikasi buku pelajaran, buku
pengayaan, dan pedoman guru
3 Karya Inovatif (KI) a) Menemukan teknologi tepat guna
b) Menemukan/menciptakan karya seni
c) Membuat/memodifikasi alat
pelajaran/peraga/praktikum
d) Mengikuti pengembangan penyusunan
standar . pedoman., soal dan
sejenisnya
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Guru
mengevaluasi diri
menjelang akhir
tahun ajaran,
Format-1
Guru melalui
proses Penilaian
Kinerja
Koordinator PKB
dan Guru
membuat
perencanan PKB
Guru menyetujui
rencana kegiatan
PKB, Format-2
Guru menerima
rencana final
kegiatan PKB,
Format-2
Guru menjalankan
program PKB
sepanjang tahun
Koordinator PKB
melaksanakan
monev. kegiatan
PKB
Guru menerima
perkiraan angka
kredit dari
kegiatan PKB
Guru melakukan
refleksi kegiatan
PKB Format-3
MEKANISME PELAKSANAAN PKB
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Informal
Formal
Bagi Guru dengan
nilai PK Guru di
bawah standar
kompetensi, maka
pelaksanaan PKBnya
diorientasi-kan untuk
mencapai standar
tersebut, dengan
mekanisme khusus
berbeda dengan PKB
reguler yang
mencakup tahapan
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Informal
Pada tahap ini, guru yang bersangkutan bersama
koordinator PKB atau Kepala sekolah,
menganalisis hasil penilaian kinerjanya dan
menetapkan solusi untuk mengatasinya.
Guru kemudian diberikan kesempatan selama 4
6 minggu sebelum pelaksanaan observasi ulang
ke-satu untuk meningkatkan kompetensinya
secara individu melalui belajar mandiri atau
bersama kelompok.
Semua hal yang dilakukan guru selama tahap ini
harus sesuai dengan recana kegiatan guru yang
telah diketahui oleh koordinator PKB.
Formal
Jika guru tidak/belum menunjukkan peningkatan
kompetensi pada penilaian/pelaksanaan observasi
kemajuan ke-satu setelah mengikuti tahap
informal, koordinator PKB dapat menentukan
proses peningkatan selanjutnya yang harus
dilakukan oleh guru yang dinilai.
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Contoh: PPPP-TK, LPMP,
LPTK, Asosiasi Profesi, dan
PKB Provider lainnya.
Contoh: Program Induksi,
mentoring, pembinaan,
observasi pembelajaran,
kemitraan pembelajaran,
berbagi pengalaman,
Pengembangan sekolah
secara menyeluruh (WSD=
whole school development)
Contoh: Jaringan lintas
sekolah (seperti KKG/MGMP,
KKM, KKKS/MKKS, KKPS,
MKPS, atau jaringan virtual.
DALAM
SEKOLAH
PELAKSANAAN PKB
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
No
Kompetensi
(a)
Nilai
Kebutuhan PKB
(d)
Persetujuan
Kepala
Sekolah
(e)
Peniian
Kemajuan
(f)
Nilai
Sumatif
(g)
Formatif
(b)
Target
(c)
Pengemb-
angan Diri
Publikasi
Ilmiah
Karya
Inovatif
1 2
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
Format Suplemen
Nama Guru : .
Koordinator PKB : ..

Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Nama Sekolah: Nomor Standar Sekolah:
Kecamatan: Kabupaten/Kota: Provinsi:
Tahun Ajaran: Tanggal:
Nama
guru
Nama
Koord
inator
PKB
(1)
Rencana kegiatan PKB
(2)
Kebutuhan
yang belum
dapat dipenuhi
(diajukan/di-
koordinasikan
oleh Dinas
Pddk untuk
dipertimbang-
kan)
(1.a)
dilakukan
oleh guru
sendiri
(1.b)
dilakukan
dengan
guru lain di
sekolah
yang sama
(1.c)
dilakukan
oleh
sekolah
(1.d)
dilakukan di
KKG/MGMP
(1.e)
dilakukan oleh pihak di luar
sekolah/KKG/MGMP
(1.e.1)
Kegiatan
(1.e.2)
Pelaksana
PD PI KI PD PI KI PD PI KI PD PI KI PD PI KI PD PI KI PD PI KI
1
2
3
Nama dan
tanda tangan
KepSek
Nama dan tanda
tangan Ketua
Komite Sekolah
Nama dan tanda
tangan Koordinator
PKB tingkat sekolah
Format 2: Rencana Final Kegiatan PKB tingkat sekolah
(Diisi oleh Koordinator PKB tingkat sekolah)
Catatan: Kolom 1.a; 1.b; 1.c; 1.d; 1.e.1 dan 2 diisi dengan tanda check (), sedangkan
kolom 1.e.2 diisi dengan angka 1=LPMP; 2=P4TK; 3=Asosiasi Profesi; 4=LPTK dan
5=Service provider lainnya.
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
CONTOH KEGIATAN 11
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Nama Sekolah: Nomor Standar Sekolah:
Kecamatan: Kabupaten/Kota: Provinsi:
Nama Guru: Tahun Ajaran:
Nama Koordinator PKB : Tanggal:
BAGIAN A : DIISI OLEH KOORDINATOR PKB
1. Apakah kegiatan yang dilakukan adalah sesuai dengan rencana kegiatan PKB?
Kalau tidak, apa sebabnya?
2. Portofolio kegiatan PKB ada/tidak, lengkap/tidak?
3. Apakah guru sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan diri
selama 1 tahun terakhir?
4. PKB yang masih dibutuhkan menurut guru dan/atau berdasarkan data dari sumber
lain
BAGIAN B : DIISI BERSAMA OLEH GURU DAN KOORDINATOR PKB
5. Dampak positif kegiatan PKB terhadap kompetensi guru
6. Dampak positif kegiatan PKB terhadap peningkatkan kemampuan guru untuk
menghasilkan karya ilmiah dan karya inovatif
7. Dampak Kegiatan PKB terhadap peningkatan kinerja Guru
8. Dampak Kegiatan PKB terhadap peningkatan kinerja Sekolah
9. Kegiatan PKB dapat menunjang peningkatan kualitas Siswa
BAGIAN C : DIISI OLEH KOORDITOR PKB
10. Apakah guru sudah siap untuk mengajukan permohonan untuk kenaikan pangkat?
Sudah/Belum
11. Penjelasan terhadap jawaban C.1
Tanda tangan Guru Tanda tangan Koordinator PKB
Format 3: Format Refleksi Guru (Diisi bersama oleh Guru dan Koordinator PKB
sesudah pelaksanaan PKB)
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik

GURU MADYA
GOL. IVA - IVC,

GURU MUDA
GOL. IIIC - IIID

GURU PERTAMA
GOL. IIIA - IIIB

GURU UTAMA
GOL. IVD - IVE
KHUSUS:
IIIA ke IIIB dipersyaratkan Pengembangan Diri dan tidak
perlu Karya Ilmiah/Karya Innovatif. Karya Ilmiah dimulai
dari IIIB Sedangkan untuk kenaikan Pangkat/Jabatan dari
IVC ke IVD diharuskan Presentasi Ilmiah
ANGKA KREDIT
YANG DIPERLUKAN UNTUK PENGEMBANGAN KARIR
PENGEMBANGAN
DIRI


KARYA ILMIAH
dan/atau INOVATIF


PENILAIAN
KINERJA


Ijazah tidak sesuai,
tanda jasa, dsb

UNSUR UTAMA
(Minimum 90%)
PKB
UNSUR PENUNJANG
(Maximum 10%)
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Penilaian Komptensi : Mengenal karakteristik peserta didik (Kompetensi 1)
Indikator Skor
1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di
kelasnya.
0 1 2
2. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan
kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan
pembelajaran.
0 1 2
3. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang
sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan
belajar yang berbeda.
0 1 2
4. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta
didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta
didik lainnya.
0 1 2
5. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan
peserta didik.
0 1 2
6. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar
dapat mengikuti aktivitas pembelajaran, sehingga peserta didik tersebut
tidak termarginalkan (tersisihkan, diolok-olok, minder, dsb.).
0 1 2
Total skor yang diperoleh 1 + 2 + 2 + 0 + 0 + 2 = 7
Skor Maksimum Kompetensi =banyaknya indikator dikalikan dengan skor
tertinggi
6 x 2 = 12
Prosentase skor kompetensi = total skor yang diperoleh dibagi dengan Skor
Maksimum Kompetensi dikalikan dengan 100%
7/12 x 100% = 58.33%
Konversi Nilai Kompetensi (0 % X 25 % = 1; 25 % <X 50 % = 2;
50 % < X 75 % = 3; dan 75 % < X 100 % = 4)
58.33% berada pada range
50 % < X 75 %, jadi
kompetensi 1 ini nilainya 3
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
HUBUNGAN PK GURU DAN PKB
DENGAN PENGEMBANGAN KARIR
PK GURU DAN PKB ADALAH
SATU PAKET DAN
DIKONVERSI DALAM
BENTUK ANGKA KREDIT
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
JENJANG JABATAN FUNGSIONAL GURU
(Permenneg PAN & RB No.16/2009, pasal 17)
Guru
Pertama
Guru
Muda
Guru
Madya
Guru
Utama
Penata Muda, IIIa
Penata Muda Tingkat I, IIIb
Penata, IIIc
Penata Tingkat I, IIId
Pembina, IVa
Pembina Tingkat I, IVb
Pembina Utama Muda, IVc
Pembina Utama Madya, IVd
Pembina Utama, IVe
100
150
200
300
400
550
700
850
1050
50
50
100
100
150
150
150
200
Kebutuhan Angka Kredit Komulatif (AKK) , PKB (AKPKB), dan Unsur
Penunjang (AKP) untuk kenaikan pangkat dan jabatan
3 pd, 0 pi/n
3 pd, 4 pi/n
3 pd, 6 pi/n
4 pd, 8 pi/n
4 pd, 12 pi/n
4 pd, 12pi/n
5 pd, 14pi/n
5 pd, 20 pi/n
5
5
10
10
15
15
15
20
AKK AKPKB AKP
50
Unsur
utama

90%
45
Pendidikan
38
Penilaian
kinerja
Kegiatan Pembelajaran
dan Tugas Tambahan
PKB
Publikasi/
karya inovatif
4
Wajib
Pengembangan
diri
3
Unsur
penunjang

10%
5
KEBUTUHAN ANGKA KREDIT
(Guru Pertama III/b ke Guru Muda III/c)
Optional
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Kriteria Nilai
Kompetensi 1 1
Kompetensi 2 2
Kompetensi 3 3
Kompetensi 4 3
Kompetensi 5 4
Kompetensi 6 2
Kompetensi 7 2
Kompetensi 8 3
Kompetensi 9 4
Kompetensi 10 4
Kompetensi 11 1
Kompetensi 12 3
Kompetensi 13 2
Kompetensi 14 4
Nilai PK Guru Min 14 Max 56
Kriteria Nilai
Kompetensi 1 3
Kompetensi 2 1
Kompetensi 3 2
Kompetensi 4 4
Kompetensi 5 3
Kompetensi 6 3
Kompetensi 7 1
Kompetensi 8 2
Kompetensi 9 4
Kompetensi 10 3
Kompetensi 11 2
Kompetensi 12 1
. 3
Kompetensi 17 2
Nilai PK Guru Min 17 Max 68
Form hasil PK Guru/Mata Pelajaran
Form hasil PKG BK/Konselor
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Penilaian Komptensi : Mengenal karakteristik peserta didik (Kompetensi 1)
Indikator Skor
1. Guru dapat mengidentifikasi karakteristik belajar setiap peserta didik di
kelasnya.
0 1 2
2. Guru memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan
kesempatan yang sama untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan
pembelajaran.
0 1 2
3. Guru dapat mengatur kelas untuk memberikan kesempatan belajar yang
sama pada semua peserta didik dengan kelainan fisik dan kemampuan
belajar yang berbeda.
0 1 2
4. Guru mencoba mengetahui penyebab penyimpangan perilaku peserta
didik untuk mencegah agar perilaku tersebut tidak merugikan peserta
didik lainnya.
0 1 2
5. Guru membantu mengembangkan potensi dan mengatasi kekurangan
peserta didik.
0 1 2
6. Guru memperhatikan peserta didik dengan kelemahan fisik tertentu agar
dapat mengikuti aktivitas pembelajaran, sehingga peserta didik tersebut
tidak termarginalkan (tersisihkan, diolok-olok, minder, dsb.).
0 1 2
Total skor yang diperoleh 1 + 2 + 2 + 0 + 0 + 2 = 7
Skor Maksimum Kompetensi =banyaknya indikator dikalikan dengan skor
tertinggi
6 x 2 = 12
Prosentase skor kompetensi = total skor yang diperoleh dibagi dengan Skor
Maksimum Kompetensi dikalikan dengan 100%
7/12 x 100% = 58.33%
Konversi Nilai Kompetensi (0 % X 25 % = 1; 25 % <X 50 % = 2;
50 % < X 75 % = 3; dan 75 % < X 100 % = 4)
58.33% berada pada range
50 % < X 75 %, jadi
kompetensi 1 ini nilainya 3
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Nilai per kompetensi
Nilai total yang diperoleh untuk kompetensi tersebut
Nilai tertinggi untuk kompetensi tersebut
X 100%
0% X 25% = 1 25% <X 50% = 2
50% < X 75% = 3 75% < X 100% = 4
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
NO K O M P E T E N S I NILAI *)
A. Pedagogik
1. Menguasai karakteristik peserta didik 3
2.
Menguasai teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang mendidik
2
3. Pengembangan kurikulum 2
4. Kegiatan pembelajaran yang mendidik 4
5. Pengembangan potensi peserta didik 3
6. Komunikasi dengan peserta didik 2
7. Penilaian dan evaluasi 3
B. Kepribadian
8.
Bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial dan kebudayaan
nasional
3
9. Menunjukkan pribadi yang dewasa dan teladan 2
10. Etos kerja, tanggung jawab yang tinggi, rasa bangga menjadi guru 1
C. Sosial
11. Bersikap inklusif, bertindak obyektif, serta tidak diskriminatif 4
12.
Komunikasi dengan sesama guru, tenaga kependidikan, orang tua, peserta
didik, dan masyarakat
3
D. Profesional
13.
Penguasaan materi, struktur, konsep dan pola pikir keilmuan yang
mendukung mata pelajaran yang diampu
4
14. Mengembangkan keprofesionalan melalui tindakan yang reflektif 2
Jumlah (Hasil penilaian kinerja guru) 38
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
91 100
Amat
baik
76 90 Baik
61 75 Cukup
51 60 Sedang
50 Kurang
Permennegpan & RB No.16/2009
Nilai PK Guru
Kelas/Mapel
KONVERSI NILAI KINERJA
Nilai PKG
BK/Konselor
125%
100%
75%
50%
25%
dari jumlah angka kredit yang dibutuhkan per
tahun
Untuk nilai PK =38,
maka
Nilai PK (skala 100)
= 38/56 x 100 = 68
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
ANGKA KREDIT AKHIR TAHUN
dari Penilaian Kinerja
Amat baik {38(24/24)125%}/4 11,675
Baik {38(24/24)100%}/4 9,50
Cukup {38(24/24)75%}/4 7,125
Sedang {38(24/24)50%}/4 4,75
Kurang {38(24/24)25%}/4 2,375
38
Bagi Guru Pertama Gol III/b dengan predikat:
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
.., ..
Guru yang dinilai Penilai Kepala Sekolah
() () ()

FORMAT PENGHITUNGAN ANGKA KREDIT PK GURU
Konversi nilai PK GURU (Pembelajaran) ke dalam skala 0 100 sesuai
Permenneg PAN & RM No. 16 Tahun 2009 dengan menggunakan rumus;


68
Berdasarkan hasil konversi ke dalam skala nilai sesuai dengan peraturan
tersebut, selanjutnya ditetapkan sebutan dan prosentase angka kreditnya
Cukup
Perolehan angka kredit (pembelajaran) yang dihitung berdasarkan rumus
Angka Kredit per tahun = (AKK AKPKB AKP) x (JM/JWM) x NPK
4
{38(24/24)75%}/4

7,125
100
tertinggi GURU PK Nilai
GURU PK Nilai
(100) GURU PK Nilai
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
JENJANG JABATAN FUNGSIONAL GURU
(Permenneg PAN & RB No.16/2009, pasal 17)
Guru
Pertama
Guru
Muda
Guru
Madya
Guru
Utama
Penata Muda, IIIa
Penata Muda Tingkat I, IIIb
Penata, IIIc
Penata Tingkat I, IIId
Pembina, IVa
Pembina Tingkat I, IVb
Pembina Utama Muda, IVc
Pembina Utama Madya, IVd
Pembina Utama, IVe
100
150
200
300
400
550
700
850
1050
50
50
100
100
150
150
150
200
Kebutuhan Angka Kredit Komulatif (AKK) , PKB (AKPKB), dan Unsur
Penunjang (AKP) untuk kenaikan pangkat dan jabatan
3 pd, 0 pi/n
3 pd, 4 pi/n
3 pd, 6 pi/n
4 pd, 8 pi/n
4 pd, 12 pi/n
4 pd, 12pi/n
5 pd, 14pi/n
5 pd, 20 pi/n
5
5
10
10
15
15
15
20
AKK AKPKB AKP
Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
SOSIALISASI DAN BINTEK AKTIVITAS PENILAIAN DAN PELAPORAN
1. Melatih PCT
2. Memantau
1. Melatih DCT
2. Memantau
1. Melatih Penilai/
Asesor
2. Memantau
1. Melakukan PK Guru
2. Melaporkan hasil
1. Mengembangkan
Perangkat
2. melatih NCT
3. Memantau
TIM
PENGEMBANG
15 org
NCT
263 org
PCT
3.651 org
DCT
21.414 org
PENILAI/
ASESOR
332.509 org
TIM
PENGEMBANG
NCT
PCT
DCT
PENILAI/ ASESOR
Melakukan PK Guru
Melaporkan hasil
Melaporkan hasil
Melaporkan hasil
Melaporkan hasil
MEKANISME MONEV OLEH BADAN
BADAN PSDMP DAN PMP
N C T
P C T
D C T
PENILAI/ASESOR
G U R U
L P M P P4TK
1
2
6
3
4
5
7
8
9
11
11
Monev oleh Badan
Monev oleh NCT
Monev oleh DCT
Monev oleh PCT
Harus ditetapkan mekanisme prosedur mone serta jumlah sasaran/sampel monev
10
12
13
LP2KS
PERBANDINGAN JUMLAH
1 NCT 13 PCT
1 PCT 6 DCT
1 DCT
15
ASESOR
1 TIM
PENGEMB
17 NCT
one man is working hard, but is not making progress and the other is working
smart, and is getting results