Anda di halaman 1dari 9

Kesimpulan

Kegiatan Penilaian Kinerja Guru



Jenis Penilaian

PK Guru Formatif
PK GURU formatif digunakan untuk menyusun
profil kinerja guru.

PK Guru Sumatif
PK GURU sumatif digunakan untuk
menetapkan perolahan angka kredit guru
pada tahun tersebut.
Kompetensi yang dinilai untuk Guru Kelas/Mata Pelajaran
No Ranah Kompetensi
Jumlah
Kompetensi Indikator
1 Pedagogik 7 45
2 Kepribadian 3 18
3 Sosial 2 6
4 Profesional 2 9
Total 14 78
No Ranah Kompetensi
Jumlah
Kompetensi Indikator
1 Pedagogik 3 9
2 Kepribadian 4 14
3 Sosial 3 10
4 Profesional 7 36
Total 17 70
Kompetensi yang dinilai untuk Guru Bimbingan dan Konseling/Konselor
Guru yang mendapat tugas tambahan :
Jumlah jam mengajar minimum untuk guru mata pelajaran tanpa tugas tambahan
adalah 24 jam/minggu (minimal 150 siswa untuk guru BK/Konselor), sedangkan guru
yang memiliki tugas tambahan harus dengan beban mengajar per minggu sebagai
berikut.

Kepala Sekolah 6 jam (25% dari beban mengajar minimal)
Wakil Kepala Sekolah 12 jam (50% dari beban mengajar minimal)
Kepala Perpustakaan 12 jam (50% dari beban mengajar minimal)
Kepala Laboratorium, Bengkel 12 jam (50% dari beban mengajar minimal)
Unit Produksi atau sejenisnya 12 jam (50% dari beban mengajar minimal)
Ketua Program Keahlian 12 jam (50% dari beban mangajar minimal)

Berkas Penilaian
Format Perhitungan Angka Kredit PK Guru
Kelas/Mata Pelajaran (Lampiran 1D) dan Format
Perhitungan Angka Kredit PK Guru Bimbingan dan
Konseling/Konselor (Lampiran 2D)
Rekap Hasil PK Guru Kelas/Mata Pelajaran
(Lampiran 1C) dan Rekap Hasil PK Guru Bimbingan
dan Konseling (Lampiran 2C)
Laporan dan Evaluasi Penilaian Kinerja Guru
Kelas/Guru Mata Pelajaran (lampiran 1B) dan Guru
Bimbingan dan Konseling/Konselor (Lampiran 2 B).

Tugas Tim Penilai
1. Melakukan verifikasi terhadap bukti-bukti yang diterima
Menentukan bahwa nilai pada Rekap Hasil Penilaian Kinerja Guru (Lampiran 1C
dan 2C diisi sesuai dengan nilai pada Laporan dan Evaluasi Penilaian Kinerja
(lampiran 1B dan 2B).
Menentukan nilai untuk setiap kompetensi, yaitu dengan menjumlahkan nilai
untuk masing-masing indikator, menentukan persentase pada kompetensi
dimaksud dengan menjumlahkan nilai pada indikator dibagi skor maksimum dan
selanjutnya menentukan konversi dari persentase indikator kepada nilai 1-4 sesuai
dengan skala di ujung format.
Membandingkan bukti dengan hasil penilaian dan memastikan bahwa nilainya
sesuai dengan bukti yang ada.

2. Menghitung Angka Kredit dari Bukti-Bukti yang diterima dari hasil PK Guru
Untuk menghitung jumlah angka kredit bagi guru ada beberapa hal yang
harus diperhatikan sebagai berikut:

a. Rekap Hasil Penilain Kinerja Guru Kelas/Mata Pelajaran (Lampiran
1C) dan/atau Rekap Hasil Penilaian Guru Bimbingan dan
Konseling/Konselor (Lampiran 2C)

b. Hasil PK Guru gunakan rumus:


Selanjutnya hasil penilaian dikonversi ke dalam Skala Konversi hasil
PK Guru kedalam Ketentuan Permenegpan dan RB Nomor 16 Tahun
2009.

c. Kerangka peningkatan karir guru dengan persyaratan Angka Kredit
untuk kenaikan pangkat dan jabatan fungsional guru.


100
Tertinggi PKG Nilai
PKG Nilai
100) (skala PKG Nilai
d. Hasil Guru dari kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB)
Kegiatan guru terkait dengan kegiatan PKB terdiri dari kegiatan
Pengembangan diri, publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif.
e. Jumlah beban mengajar guru setiap Minggu atau jumlah konseli per
semester
f. Surat keterangan dari Kepala Sekolah yang termasuk dalam kegiatan unsur
penunjang yang dilaksanakan oleh guru dan diusulkan untuk mendapatkan
angka kredit dalam kategori kegiatan penunjang sesuai dengan ketentuan
Permenegpan dan RB Nomor 16/2009 (halaman 31-32).
g. Rumus yang dimanfaatkan untuk menghitung semua angka kredit seperti
berikut.
Angka Kredit per tahun: (AKK-AKPKB-AKP) x JM/JWM x NPK
4
h. Format Penetapan Angka Kredit (PAK)
Hasil Penilaian kinerja guru terkait dengan Pembelajaran/pembimbingandan
pelaksanaan tugas tertentu yang terkait dengan fungsi sekolah
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
Melaksanakan pengembangan diri
Melaksnakan publikasi ilmiah
Melaksanakan karya inovatif
Unsur penunjang, penunjang tugas guru.














There is a tremendous strength that is growing
in the world through sharing together, praying
together, suffering together, and working
together.

Ada kekuatan yang sangat besar yang tumbuh di
dunia melalui berbagi bersama, berdoa bersama,
menderita bersama, dan bekerja bersama-sama.