Anda di halaman 1dari 4

PT.

ASIA BINTANG CITRA


PROSEDUR KESIAGAAN DAN
TANGGAP DARURAT
No.Dokumen: SML-2.447.00-00
No.Revisi: 00 Tgl: 10/19/04
No.Terbit: 01 Halaman: 1 / 8




KESIAGAAN DAN TANGGAP DARURAT
SML-2.447.00-00




Disiapkan oleh
Nama:
Jabatan: Kabag K3
Tanggal: Tanda-Tangan
Diperiksa oleh
Nama:
Jabatan: Manajer Lingkungan
Tanggal: Tanda-Tangan
Disetujui oleh
Nama:
Jabatan: Wakil Manajemen
Tanggal: Tanda-Tangan







STATUS DOKUMEN (beri tanda )

TERKENDALI

TIDAK TERKENDALI

OBSOLETE


PT.ASIA BINTANG CITRA
PROSEDUR KESIAGAAN DAN
TANGGAP DARURAT
No.Dokumen: SML-2.447.00-00
No.Revisi: 00 Tgl: 10/19/04
No.Terbit: 01 Halaman: 2 / 8


KEGUNAAN
Prosedur ini digunakan untuk mengatur tata cara melaksanakan kesiagaan dan
tanggapan dalam mencegah, mengendalikan, menanggulangi, dan
mengevaluasi terulangnya kembali suatu keadaan darurat yang dapat
menyebabkan dampak penting terhadap lingkungan, kesehatan/keselamatan
karyawan dan masyarakat, dan atau kelangsungan operasi pabrik.

RUANG LINGKUP
Prosedur ini mencakup seluruh potensi keadaan darurat yang mungkin terjadi
akibat kegiatan PT.ABC.

DEFINISI
Keadaaan Darurat adalah suatu kejadian, kondisi, atau peristiwa yang akan
membahayakan kesehatan/keselamatan karyawan dan masyarakat, dan
atau mengganggu/merusak fungsi lingkungan, dan atau menganggu
keberlangsungan operasional pabrik, dimana bila terjadi keadaan tersebut
harus dilakukan tindakan pengendalian dan penanggulangan sesegera
mungkin.
Evakuasi adalah meningalkan tempat kerja atau tempat tinggal ke tempat lain
yang dianggap aman untuk menyelamatkan diri.
Tim Kesiagaan Darurat (Emergency Team) adalah tim khusus yang
mempunyai keahlian dan kemampuan untuk mengendalikan dan
menanggulangi setiap keadaan darurat serta mampu memberikan
pertolongan pertama (P3K).

ACUAN
ISO-14001 / SNI 19-14001-1997 Elemen 4.4.7.

PROSEDUR
1. Setiap dua tahun sekali Tim Kesiagaan Darurat melaksanakan survei
potensi keadaan darurat. Survei mencakup antara lain potensi kejadian:


PT.ASIA BINTANG CITRA
PROSEDUR KESIAGAAN DAN
TANGGAP DARURAT
No.Dokumen: SML-2.447.00-00
No.Revisi: 00 Tgl: 10/19/04
No.Terbit: 01 Halaman: 3 / 8

kebakaran dan ledakan, kebocoran bahan dan limbah B3 dalam jumlah
besar, tidak beroperasinya IPAL, dan insiden/kecelakaan operasional pabrik.
2. Berdasarkan hasil survei, Tim Kesiagaan Darurat menyusun atau
mengevaluasi dan memperbaharui dokumen Rencana Kesiagaan dan
Tanggap Darurat" (Emergency Preparednes and Response Plan) yang
mencakup hal-hal sebagai berikut:
2.1. Hasil identifikasi kejadian-kejadian yang berpotensi menimbulkan
keadaan darurat.
2.2. Tindakan bersiaga yang harus dilakukan untuk mencegah timbulnya
keadaan darurat, antara lain :
(a) Tersedianya instalasi peralatan pendeteksi, pencegahan, dan
penanggulangan keadaan darurat pada unit-unit kerja dan
tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan keadaan darurat;
(b) Tersedianya peralatan pelindung yang memadai untuk
memadamkan kebakaran, menanggulangi bocoran bahan
kimia, dan lain-lain;
(c) Tersedianya instalasi pengaman sekunder (secondary
containment) untuk tanki bahan kimia B3;
2.3. Aksi tindakan spesifik untuk melindungi kesehatan/ keselamatan
karyawan dan masyarakat, serta mengendalikan dan menanggulangi
dampak lingkungan yang timbul akibat keadaan darurat, mencakup
antara lain:
(a) Persyaratan dan ketentuan bagi seluruh karyawan untuk
melaksanakan aksi dan tindakan sesegera mungkin bila terjadi
keadaan darurat, untuk mencegah meluas/memburuknya
keadaan darurat, seperti: menggunakan alat pemadam
kebakaran, mekanisme darurat mematikan peralatan kerja,
lokalisasi kebocoran/tumpahan, dan melakukan evakuasi
darurat;
(b) Peran, tanggungjawab, kewenangan, dan koordinasi kerja
dalam menanggulangi setiap keadaan darurat;
(c) Prosedur evakuasi karyawan bilamana diperlukan.
2.4. Mekanisme pelaporan, evaluasi, tindakan perbaikan yang
dilaksanakan, dan tindakan pencegahan untuk mencegah
terulangnya kembali keadaan darurat.


PT.ASIA BINTANG CITRA
PROSEDUR KESIAGAAN DAN
TANGGAP DARURAT
No.Dokumen: SML-2.447.00-00
No.Revisi: 00 Tgl: 10/19/04
No.Terbit: 01 Halaman: 4 / 8

3. Dokumen Rencana Kesiagaan dan Tanggap Darurat disetujui oleh Manajer
Lingkungan dan akan didistribusikan kepada seluruh Kepala
Departemen/Biro yang terkait sebagai dokumen yang dikendalikan.
4. Secara periodik dilaksanakan pemeriksaan dan inspeksi rutin terhadap
fasilitas dan peralatan yang berkaitan dengan pencegahan dan persiapan,
pengendalian, dan penanggulangan keadaan darurat.
5. Secara periodik dilaksanakan pelatihan dan uji coba dokumen Rencana
Kesiagaan dan Tanggap Darurat, meliputi: latihan pendahuluan, latihan
lanjutan, dan latihan keadaan darurat.
6. Sesuai dengan potensi keadaan darurat, masing-masing penanggungjawab
unit kerja yang operasi kerjanya dapat menimbulkan keadaai darurat
diwajibkan menyusun instruksi kerja dalam rangka mengimplementasikan
dokumen Rencana Kesiagaan dan Tanggap Darurat, yang meliputi tindakan
pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan keadaan darurat di unit
kerja masing-masing.

DOKUMEN TERKAIT
SML-3.447.00-00: Instruksi Kerja Kesiagaan dan Tanggap Darurat

REKAMAN
SML-4.447.00-00: Penempatan Alat Pemadam Kebakaran
SML-4.447.01-00: Rute dan Jalur Evakuasi Darurat
SML-4.447.02-00: Komunikasi dalam Keadaan Darurat
SML-4.447.03-00: Kode Sirine (alarm) Keadaan Darurat