Anda di halaman 1dari 7

PROPOSAL KEWIRAUSAHAAN

HOMECARE PASIEN POST DIRAWAT DI RS


KHUSUSNYA DENGAN DIABETES DAN STROKE DI
WILAYAH SAMARINDA

KELOMPOK 7 :
1. TIARA RAHMAH DINI HANJARI
2. MARISKA TRI CAHYANI
3. M. DERI DWI PRAYOGI
4. HENDRA SUPRAYITNO
5. NENI HARDIYANI

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
POLITEKNIK KESEHATAN KALIMANTAN TIMUR
JURUSAN KEPERAWATAN
2012/2013

2

A. NAMA KEGIATAN
HOMECARE PASIEN POST DIRAWAT DI RS KHUSUSNYA
DENGAN DIABETES DAN STROKE DI WILAYAH SAMARINDA

B. LATAR BELAKANG
Meningkatnya angka harapan hidup manusia berdampak pada
tingginya angka lansia dan penyakit degeneratif di dunia termasuk
didalamnya kota Samarinda. Jumlah Penduduk Kota Samarinda sebanyak
770.170 jiwa yang selalu meningkat dari tahun ke tahun menambah
potensi peningkatan penyakit degenerative seperti stroke dan DM. Saat ini
di Indonesia penyakit stroke merupakan penyebab kematian ketiga setelah
penyakit jantung koroner dan sekitar 28,5 % penderita penyakit stroke di
Indonesia meninggal dunia. Di samping itu stroke juga merupakan
penyebeb uama kecacatan , sehingga keadaan tersebut menempatkan
stroke sebagai masalah yang serius (Mangonprrasodjo, 2005). Sementara
itu Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit tidak menular
yang mengalami peningkatan terus menerus dari tahun ke tahun. WHO
memprediksi kenaikan jumlah penderita Non Insulin Dependent Diabetes
Mellitus (NIDDM) dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta
pada tahun 2030. Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik, diperkirakan
jumlah penduduk Indonesia yang berusia di atas 20 tahun adalah sebesar
133 juta jiwa, dengan prevalensi DM pada daerah urban sebesar 14,7%
dan daerah rural sebesar 7,2 %. Pada tahun 2030 diperkirakan ada 12 juta
penyandang diabetes di daerah urban dan 8,1 juta di daerah rural
(Soegondo et. al, 2006).
Visi Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah
memandirikan masyarakat untuk hidup sehat dengan misi membuat rakyat
sehat. Guna mewujudkan visi dan misi tersebut berbagai program
kesehatan telah dikembangkan termasuk pelayanan kesehatan di rumah.
Hasil kajian Depkes RI tahun 2000 diperoleh hasil : 97,7 % menyatakan
perlu dikembangkan pelayanan kesehatan di rumah, 87,3 % mengatakan

3

bahwa perlu standarisasi tenaga, sarana dan pelayanan, serta 91,9 %
menyatakan pengelola keperawatan kesehatan di rumah memerluka ijin
oprasional.
Dengan banyaknya pelayanan kesehatan saat ini menyebabkan
berbagai pelayanan memberikan service yang lebih memuaskan
pelanggan, hal ini menyebabkan tingginya tarif rumah sakit yang tidak
mampu ditanggung oleh masyarakat biasa. Tingginya jumlah pasien yang
masuk ke rumah sakit dan kurangnya perawatan yang diberikan pada
rumah sakit menyebabkan LOS (leng of stay/lama tinggal di RS) menjadi
semakin panjang sehingga banyak diantara penderita/keluarga merasa
keberatan dengan biaya yang harus dibayar untuk biaya perawatan. Hal ini
terjadi hampir disemua bangsal perawatan.

C. TUJUAN
a. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat semaksimal mungkin
b. Membantu klien memelihara atau meningkatkan status kesehatan
dan kualitas hidupnya
c. Membantu klien tinggal atau kembali ke rumah dan mendapatkan
perawatan yang diperlukan, rehabilitasi
d. Biaya kesehatan akan lebih terkendali
e. Sebagai sarana menjalin satu kesatuan antara petugas kesehatan
dan rumah sakit.

D. METODE DAN RENCANA KERJA
JENIS PERAWATAN
a. Pemeriksaan TTV
b. Memandikan klien di tempat tidur
c. Perawatan luka
d. Perawatan kebutuhan dasar manusia
e. Range Of Motion (ROM)
f. Fisioterapi

4

g. Pemeriksaan GDS
h. Pemeriksaan kolesterol
i. Pemeriksaan asam urat
j. Pemeriksaan lainnya.
k. Konsultasi Gizi
STRATEGI PEMASARAN
a. Datang ke Rumah Sakit- Rumah Sakit untuk menjalin kerja sama
b. Brosur
c. Spanduk dan Pamplet
SISTEM PEMBAGIAN KEUNTUNGAN DENGAN RUMAH SAKIT
a. Setiap Rumah sakit yang merujuk kepada Happy Nurse Home Care
untuk melakukan home care pada pasien yang membutuhkan
perawatan dirumah akan mendapatkan mendapatkan keuntungan
10% dari setiap tindakan perawatan yang diberikan dirumah
pasien.
b. Setiap Dokter yang merujuk kepada Happy Nurse Home Care
untuk perawatan dirumah akan mendapatkan honor sebesar 10%
dari setiap tindakan yang dilakukan.
c. Honor akan diantarkan oleh kurir kami setiap ahir bulan

E. LOKASI
Daerah pemasaran yaitu pasien post dirawat di RSUD A.W. Syahranie, RS
Islam, dan RS Dirgahayu.
Kantor kami beralamatkan di Jalan Pembangunan No. 16 Samarinda
Kaltim No. Telp (0541) 7771177 Fax. (0541) 7771177.

F. SUBYEK DAN SASARAN
Masih sedikitnya Home Care yang berdiri di Samarinda dan tidak
adanya Home Care di Samarinda yang secara khusus melayani pasien post
RS dengan Stroke dan DM merupakan prospek usaha cemerlang dan
mampu berkembang di dalam cakupan kesehatan. Selain itu perawatan

5

HOME CARE dapat menekan pembiayaan pasien (Kamar, Transportasi,
dan Lain- lain) dan penggunaan waktu untuk para keluarga pasien yang
menunggu keluarganya di RS.
Rumah sakit yang seringkali penuh dan tidak dapat lagi
menampung pasien untuk rawat inap juga menjadi salah satu alasan
mengapa homecare ini perlu didirikan. Terkadang pasien datang ke RS
hanya untuk terapi dan perawatan luka padahal kegiatan tersebut bisa saja
dilakukan dirumah dengan HOME CARE. Di samping itu trauma
psikologis pun akan di dapatkan pasien yang dirawat di RS. Oleh dari
seluruh sebab diatas sungguh prospek usaha yang begitu menjanjikan oleh
Happy Nurse Home Care ini.
Sasaran utama Home Care ini adalah pasien Post dirawat di RSUD
A.W Syahranie, RS Islam, RS Dirgahayu Samarinda dengan diagnosa
Diabetes dan Stroke karena homecare Happy Nurse memiliki standart
operasional procedure yang telah diakui dan belisensi sehingga tidak
diragukan lagi ke absahan dan kualitas mutu dari Home Care Happy
Nurse.

G. PERSONALIA
Tenaga kerja Medika Home care terdiri dari 3 kelompok, yaitu :
Direktur : Ns. Tiara Rahmah D. H, M. Kep, Sp. MB
Tenaga Medis
Dokter umum : 1 orang : dr. M. Deri Dwi .P
Ahli gizi : 1 orang : Mariska Tri Cahyani, S. GZ
Perawat pelaksana : 5 orang
- Ns. Hendra Suprayitno, S. Kep
- Budi Amd, Kep
- Ani Amd, Kep
- Larasati S. ST
- Dwiani Amd, Kep

6

Tenaga Administrasi : Neni Hardiyanti S. E
Tenaga Bantuan
Sopir ambulance : 1 orang : Paimin

H. ANGGARAN DAN PEMBIAYAAN
(Modal)
Modal Sendiri :Rp. 50.000.000;
Pinjam di Bank :Rp. 50.000.000;
:Rp 100.000.000;
(Pengeluaran)
Mobil APV bekas :Rp 60.000.000,-
Bensin per bulan :Rp 300.000,-
Gaji karyawan :Rp 15.000.000,-
Barang Habis Pakai :Rp 1.000.000,-

( Peralatan )
Tensimeter :Rp. 60.000;
Termometer :Rp. 20.000;
Stetoskop :Rp. 30.000;
Kasa Steril :Rp. 5.000;
Plester :Rp. 3.000;
Gunting Perban :Rp. 5.000;
ikamicetin Zalp :Rp. 2.000;
Alat Pemeriksaan :Rp. 600.000;
Sarung Tangan Steril :Rp. .000;
Alat-alat mandi :Rp. 10.000;

:Rp. 354.000;
(Pendapatan)
Pendapatan :Rp. 500.000;
(10 Pasien / Bulan )


:Rp. 500.000;


Dengan kalkulasi dana diatas ditentukan harga per tindakan sebagai berikut :
1) Pemeriksaan TTV : Rp 30.000;/ hari
2) Memandikan klien di tempat tidur : Rp 20.000;/kali
3) Perawatan luka bersih tidak terkontaminasi : Rp 30.000;/kali

7

4) Perawatan luka bersih terkontaminasi : Rp 40.000;/kali
5) Perawatan luka kotor : Rp 50.000;/kali
6) Perawatan kebutuhan dasar manusia : Rp 50.000;/kali
7) Pemeriksaan GDS : Rp 15.000;
8) Pemeriksaan kolesterol : Rp 30.000;
9) Pemeriksaan asam urat : Rp 25.000;
10) Pemeriksaan lainnya (biaya tergantung pemeriksaan)
11) Range Of Motion : Rp 50.000;/kali
12)








I. PENUTUP
Demikian proposal kerjasama ini kami buat dengan harapan mendapat
pesetujuan dari pihak terkait
Samarinda, 20 September 2012
Hormat Kami,



Pimpinan Happy Nurse Home Care