Anda di halaman 1dari 9

TEKNIK PRODUKSI

1. Teknik Dan Proses Produksi


Yang dimaksud denngan proses produksi atau disebut juga proses manifaktur adalah proses
yang terjadi untuk mengubah material menjadi produk akhir yang memiliki nilai tambah.
Dalam proses produksi pemanfaatan sumber daya harus dimanfaatkan se-efesien mungkin
sedangkan Teknik Produksi adalah penerapan teknologi dan berbagai disiplin ilmu
pengetahuan .
Proses produksi terbagi 3 bagian :
a. Persediaan (produksi masal)
b. Permintaan/pesanan pelanggan/pasar
c. Proyek

2. KAPASITAS PRODUKSI
Untuk meningkatkan kapasitas produksi :
Mengacu pada kebutuhan pasar
Berdasarkan segmentasi usia produk
Letak geografis
Harga produk
Bentuk kemasan produk
Penyaluran dan promosi produk

3. METODE DAN PENGUKURAN WAKTU KERJA
Fungsi dan tugas meliputi penelaahan atau penelitian setiap gerak dari suatu operasi yang
dilakukan oleh sumberdaya, sehingga dari gerakan yang telah dilakukan akan menghasilkan
produk yang optimal.
Dari hasil penelaahan tadi selanjutnya dievaluasi terus menerus sehingga metode, waktu
dan alat yang ditelaah tadi sudah layak untuk dijadikan patokanyang akan diberlakukan
untuk proses atau operasi yang sejenis.

PEMBUATAN PRODUK/BENDA KERJA
Pembuatan produk ada 2 macam :
1. Tidak dikupas , contoh : mengecor, menempa, menggiling, men-cap, menekan,
membengkok, menarik, dll.
2. Dikupas , contoh : membubut, mengetam, mengebor, mengefrais, mengasah,
menggores, dll.

KESELAMATAN KERJA DALAM BENGKEL
1. Pakaian kerja
2. Sepatu kerja
3. Sarung tangan
4. Kaca mata pengaman
5. Tidak meletakkan benda kerja sembarangan
6. Lantai harus bersih dari kotor
7. Meletakkan peralatan pada tempatnya
8. Matikan arus listrik pada saat reparasi mesin

RAGUM adalah suatu alat yang digunakan untuk menjepit suatu benda kerja.
MENGIKIR adalah salah satu dari banyak macam kerja bangku yang penting dan juga sulit untuk
mencapai hasil yang tepat. Macam-macam kikir : rata, segi empat, segi tiga, bulat, setengah bulat, bujur
sangkar, ellip.

Jangka Sorong
Ketelitian pengukuran sangat diperlukan dalam mendesain sebuah alat. Kekurangtelitian sering
kali membuat alat tersebut tidak berfungsi optimal atau bahkan tidak berfungsi sama sekali. Contoh
sekrup yang akan dipakai memiliki diameter tidak sama dengan pasangannya, walaupun selisih 0,01 mm
maka keduanya tidak dapat dirangkai dengan baik. Kalau komponen sekrup ini dipasang pada mobil,
tentunya mobil tidak akan berfungsi dengan normal, bahkan bisa menimbulkan kecelakaan. Jangka
sorong dan mikrometer sekrup adalah alat yang dapat digunakan untuk mengukur panjang sebuah
benda dengan ketelitian yang sangat bagus.
Jangka sorong memiliki batas ketelitian 0,1 mm, artinya ketepatan pengukuran alat ini bisa sampai 0,1
mm terdekat.

Jangka Sorong memiliki dua macam skala :
Skala Utama (dalam satuan cm)
Skala Nonius (dalam satuan mm)

Skala Jangka Sorong
Cara membaca Skala Jangka Sorong :

Cara membaca Skala Jangka Sorong
Mula-mula perhatikan skala nonius yang berhimpitan dengan skala utama. Hitunglah berapa skala
hingga ke angka nol. Pada gambar, skala nonius yang berimpit dengan skala utama adalah 4 skala.
Artinya angka tersebut 0,4 mm. Selaanjutnya perhatikan pada skala utama. Pada skala utama, setelah
nol ke belakang menunjukkan angka 4,7 cm. Sehingga diameter yang diukur sama dengan 4,7 cm + 0,4
mm = 4,74 cm.
Fungsi jangka sorong antara lain :
Mengukur Diameter Luar Benda
Mengukur Diameter Dalam Benda
Mengukur Kedalaman Benda

a. Mengukur Diameter Luar Benda
Cara mengukur diameter, lebar atau ketebalan benda :

Mengukur Diameter Luar Benda
Putarlah pengunci ke kiri, buka rahang, masukkan benda ke rahang bawah jangka sorong, geser rahang
agar rahang tepat pada benda, putar pengunci ke kanan.
b. Mengukur Diameter Dalam Benda
Cara mengukur diameter bagian dalam sebuah pipa atau tabung. :

Mengukur Diameter Dalam

Putarlah pengunci ke kiri, masukkan rahang atas ke dalam benda, geser agar rahang tepat pada benda,
putar pengunci ke kanan.
c. Mengukur Kedalaman Benda
Cara mengukur kedalaman benda :


Mengukur Kedalaman Benda



Putarlah pengunci ke kiri, buka rahang sorong hingga ujung lancip menyentuh dasar tabung, putar
pengunci ke kanan.






MEMBUBUT
Mesin bubut adalah suatu mesin perkakas logam dengan gerak utama berputar.
Dari bentuk konstruksinya mesin bubut dapat di bedakan sbb :
a. Mesin bubut biasa
b. Mesin bubut kepala dan Mesin bubut korosel
c. Mesin bubut revolver dan otemat
d. Mesin bubut sumbu
e. Mesin bubut copy

Bagian utama Mesin bubut adalah :
Kepala tetap
Kepala lepas
Alas mesin dan kaki-kaki
Support dan mekanik penggoroknya
Sumbu pengantar
Transmisi

kegunaan bagian mesin bubut :

Kepala tetap adalah bagian dari mesin bubut yang letaknya disebelah kiri mesin, dan bagian
inilah yang memutar benda kerja yang didalamnya terdapat transmisi roda gigi. Pada Kepala
tetap ini ditempatkan berbagai bagian mesin yang memudahkan kita melakukan pekerjaan.
beberapa bagian yang ada di kepala tetap adalah Plat mesin; engkol pengatur pasangan roda
gigi;cakra bertingkat; motor penggerak mesin.Pada kepala tetap ini pula kita memasang alat
pemegang benda kerja sehingga aman pada saat dikerjakan. Alat pemegang atau penjepit ini
disebut Cekam. Cekam ini dibedakan menjadi dua, yaitu Cekam rahang tiga dan cekam rahang
empat. Cekam rahang tiga pergerakan rahang penjepitnya adalah serentak sehingga pada saat
kita menggerakkan satu kunci penggeraknya, maka ketiga rahang bergerak serentak. Cekam
rahang empat, pada saat kita menggerakkan kunci penggeraknya, maka rahang yang bergerak
adalah satu persatu.
Kepala lepas digunakan untuk mendukung kepala tetap dan kepala lepas ini dapat digerakan
diatas landasan mesin sebagai penumpu dari benda kerja yang dikerjakan. Kepala
lepas juga dipakai sebagai penyangga benda kerja yang panjang, mengebor dan meluasklan
lubang (reamer), kepala lepas dilengkapi dengan kerucut morse, gunanya untuk memasang
alat-alat yang akan dipasang pada kepala lepas seperti: bor, reamer, senter jalan dan lain-lain.
Kepala lepas dapat diangkat dari alas mesin (bed) dan dapat dipasang terkunci dengan baut
pengikat.
Bagian dari mesin bubut yang letaknya disebelah kanan dari mesin bubut, yang berfungsi untuk
menopang benda kerja yang panjang. Pada saat mengerjakan benda berukuran panjang,
kemungkinan bengkok sangat besar sehingga harus ditopang pada kedua ujung, yaitu di kepala
tetap dan kepala lepas ini.
Alas merupakan tumpuan agar tempat tumpuan gaya-gaya pemakanan pahat diwaktu
membubut. Adapun kegunaan alas pada mesin bubut :
o Tempat kedudukan kepala lepas
o Tempat kedudukan eretan (support)
o Tempat kedudukan penyangga (pembawa) diam.
Bentuk alas ini bermacam-macam. Ada yang datar, ada yang salah satu atau kedua sisinya
mempunyai ketinggian dan lain-lain.
Bed mesin bubut disamping sebagai meja juga berfungsi sebagai pondasi atau alas mesin.
Karena mesin bubut ini harus mampu menghasilkan pekerjaan dengan teliti serta harus mampu
menahan beban yang berat (sebagai akibat pengerjaan pemotongan yang besar dan berat),
maka bed ini konstruksinya harus kokoh, kuat, mampu mengimbangi beban dan keselurahan
body mesin.
Suport mesin bubut
Digunakan untuk mengerakan hantaran pahat, sehingga untuk membuat suatu pekerjaan di
buat dengan pahat yang di pasang pada rumah pahat dengan menjepit pahat.
Eretan
Eretan akan lebih membantu kita untuk membuat benda kerja yang silinder ataupun benda
kerja yang akan ditirus karena eretan tersebut akan menggerakkan pahat bubut untuk
melakukan penyayatan. Selain itu, eretan juga dapat membubut ulir pada benda kerja. Untuk
melakukan pembubutan ulir maka pahat bbubut harus bergerak secara otomatis untuk
menyayat benda kerja yang berputar secara teratur. Eretan terbagi atas 3 bagian, yaitu :
o Eretan Atas
Eretan yang terletak pada bagian atas dengan gerakan samping kiri atau samping kanan dengan
ketelitian penyayatan lebih kecil dan juga eretan dapat membuat sudut atau dapat berputar
sebesar 360 derajat sesuai yang kita inginkan. Eretan atas tersebut terdapat pada tool post
yang berfungsi untuk menyimpan pahat bubut.
o Eretan Melintang
Eretan melintang bergerak dengan arah melintang yaitu arah depan dam belakang. Eretan ini
dapat digerakkan secara otomatis ataupun secara manual. Pada eretan ini terdapat ukuran
sehingga dpat mengatur tebal pemakanan pada pahat bubut.
o Eretan bawah
Eretan ini bergerak dari kanan ke kiri dengan ketelitian penyayatan lebih besar dibandinggkan
eretan atas. Eretan ini dapat juga digerakkan secara otomatis dan juga secara manual.

c) Perlengkapan Mesin Bubut
Cekam
Cekam adalah bagian dari mesin bubut yang berfungsi untuk mengikat benda kerja pada saat
membubut.
o Cekam dengan tiga rahang
Cekam ini bentuknya bundar dan mempunyai 3 rahang jepit, ketiga rahang tersebut dapat
bergerak secara otomatis atau memusat sendiri apabila kunci cak diputar sehingga dapat
menjepit benda kerja dengan cepat. Cekam ini untuk menjepit benda kerja yang sudah bulat,
benda terbentuk segitiga, benda kerja segienam, benda kerja berbentuk segisembilan.
o Cekam dengan empat rahang
Keempat rahang cekam ini masing-masing dapat bergerak secara bebas jika kunci cak diputar.
Kegunaan cekam ini untuk mencekam benda kerja yang tidak silinder atau yang bentuknya
tidak beraturan. Bagian luar rahang tersebut baik pada cekam rahang tiga maupun rahang
empat dapat dipakai untuk menjepit benda keja bagian dalam.
o Cekam rata
Cekam ini berbentuk pipih bulat dan terdapat banyak lubang atau alur. Guna cekam ini untuk
mencekam benda kerja yang sukar dicekam dengan cekam rahang tiga atau empat. Alur-alur ini
gunanya untuk tempat kedudukan baut pengikat.
Center Putar
Center putar pada mesin bubut digunakn untuk menunjang pekerjaan pembuatan shaft apda
masing-masing ujungnya sehingga akan menghasilkan suatu putaran yang kokoh. Biasanya
putaran tersebut tetap dan sangat mendukung benda kerja tersebut tidak bergerak.
o Cara membuat lubang center
Lubang center yang akan dibuat ini sebagai tempat kedudukan center bubut untuk memikul
benda kerja tersebut. Benda kerja yang akan dibuat lubang center terlebih dahulu dibubut rata
lalu bor center dipasang pada poros kepala lepas kemudian mesin dijalankan.
Untuk selanjutnya kepala lepas didekatkan pada benda kerja yang telah berputar lalu pemutar
pada kepala lepas diputar sehingga mata bor center akan melakukan pemakanan. Mata bor
center tersebut harus melakukan pemakanan yang sedikit dan tidak terlalu dalam.

Macam-macam center
1. Center datar
Center dapat digunakan pada benda kerja yang berporos datar baik pada kepala ataupun pada
ujung bubutan.
2. Center runcing tersisipkan (Centre Carbode)
Center ini dibuat dari baja lunak dengan uj8ung runcing sispan karbid atau baja untuk
kecepatan tinggi.
3. Center Berputar
Pada center ini dapat mengurangi tekanan-tekanan yang besar akibat dari pembubbutan berat
dengan kecepatan-kecepatan putar yang tinggi.

Pahat Bubut
Rumah Pahat (Tool Post)
Rumah pahat berfungsi untuk menjepit pahat bubut, bentuknya bermacam-macam dan
terletak pada eretan atas.
Macam-macam pahat berdasarkan kegunaanya pada benda kerja sebagai berikut :
Pahat Rata
Guna pahat rata ini adalah untuk membubut ujung permukaan benda kerja sehingga rata.
Pahat Muka
Pahat ini berguna untuk membubut ujung permukaan benda kerja sehingga rata.
Pahat Alur
Pahat alur ini mempunyai kegunaan untuk membuat alur pada benda kerja.
Pahat Ulir
Pahat ini gunanya untuk membubut ulir pada benda kerja.
BAGIAN-BAGIAN PAHAT BUBUT
1. Pahat kasar lengkung
2. Pahat kasar halur
3. Pahat sisi
4. Pahat sisi runcing
5. Pahat pisah
6. Pahat rata
7. Pahat tusuk
8. Pahat ulir luar
9. Pahat dalam bering
10. Pahat runcing
11. Pahat puncak buntu
12. Pahat kait
13. Pahat ulir dalam

Perputaran Dan Pemkaian Dalam Membubut
Kecepatan potong di pengaruhi faktor berikut :
Kekuata bahan yang dikerjakan
Ukuran bagian tatal yang dipotong
Tingkat kehalusan yang di kehendaki
Bahan pahat yang dipakai
Penjepit benda kerja
Macam dan keadaan mesin bubut

BOR
Pengeboran ialah cara yang menghasilkan lubang-lubang bulat pada logan atau non logam.
Gerakan-gerakan pada penngeboran dan cara membesarkan lubang:
1. Gerak putaran diseebut gerak pemotong dan menentukan kecepatan potong bor.
Kecepatan ini diukur dalam m/min.
2. Pemakanan , ialah : gerakan arah garis sumbu bor terhadap benda kerja. Ini menentuka
ketebalan dari chip. Pemakanan ini diukur dalam mm/r (1 mm tiap putaran)
Difinisi
Drilling : operasi yang menghasilkan lubang pada seluruh bahan ,, atau memperbesar lubang
dengan mata bor.
Boring : operasi pembesaarn lubang yang telah dibor oleh alat potong yang dapat di atur atau
core drill.

Mesin skrap
Mesin skrap adalah mesin dengan pahat pemotong ulak-alik, dari jenis pahat mesin bubut, yang
mengambil pemotongan berupa garis lurus. Dengan menggerakan benda kerja menyilang jejak
dari pahat ini, maka ditimbulkan permukaan yang rata, bagaimanapun juga bentuk pahatnya.

Kesempurnaan tidak tergantung pada ketelitian dari pahat. Dengan pahat khusus, perlengkapan
dan alat untuk memegang benda kerja, sebuah mesin skrap dapat juga memotong alur pasak
luar dan dalam, alur spiral, batang gigi, tanggem, celah-T dan berbagai bentuk lain.