Anda di halaman 1dari 11

Pedoman Singkat

Nur7Lathoif
atau yang dikenal juga sebagai
Reiki Hijau Reiki Lathoif

Dirangkum oleh:
NSM SA


Kata Pengantar
Secara bahasa kata reiki berasal dari bahasa Jepang yang berarti energi Illahi atau energi
alam semesta. Reiki merunjuk pada suatu metoda penyembuhan penyakit dengan energi
Illahi atau alam melalui media tubuh kita. Energi alam tadi ditangkap tubuh kita dan
disalurkan melalui telapak tangan. Lebih lanjut tentang reiki silahkan dibaca di beberapa
website seperti www.reiki.nu.
Reiki Hijau Reiki Lathoif (RH-RL) adalah satu diantara sekian banyak jenis reiki yang
diperuntukkan bukan hanya penyembuhan penyakit fisik, tetapi juga untuk peningkatan
tingkat spiritual dengan cara pengenalan diri sendiri.
Akses energi dapat dilakukan melalui Moment Hijau
TM
atau langsung kepada Allah SWT
(The OneGod).
1
Sejarah
Asal mula Reiki Hijau atau dikenal juga sebagai Reiki Lathoif (dengan akronim RH-RL)
dan sekarang membuat nama lain Nur7Lathoif tidak bisa dilepaskan dengan gemuruhnya
perkembangan reiki di Indonesia. Reiki yang berkembang cepat di Indonesia boleh
dikatakan sebagai Western-Reiki karena meskipun asal mula reiki dari Dr. Mikao Usui di
Jepang tetapi masuknya reiki ke Indonesia justru datang dari mereka yang pernah belajar
dari guru-guru Amerika. Pengkayaan kemudian datang dari model Tibetan, namun
sistematika pelajaran reiki tetap seperti American style. Tidak dapat disangkal pula
kemudian muncul beberapa teknik serupa reiki yang diklaim sebagai reiki atau yang tidak
mau digolongkan sebagai reiki. Teknik-teknik ini muncul dari berbagai penjuru dunia,
bukan hanya dari Mesir tetapi datang juga dari tanah Jawa. Beberapa orang mengklaim
bahwa asal mula reiki "asli" dari Tibet kuno. Yang lain mengatakan bahwa reiki bisa dari
mana saja, sumbernya dari Yang Maha Kuasa.
Pada sekitar tahun 2000 muncul teknik untuk mendapatkan penyelarasan (attunement)
reiki secara mudah dengan metode Moment yang merupakan ide dari Dr. Nathan Ray
Stephenson. Konsep Moment terus dikembangkan oleh Sami Pajunen (seorang psikolog
dari Finlandia) dan mendapatkan sambutan di beberapa belahan dunia lain. Dengan
ramainya internet dan mailing-list maka konsep ini menular ke Indonesia. Salah satu
Moment yang sangat populer pada tahun 2001-2002 adalah Moment Sufi (dikembangkan
oleh Sami Pajunen dan disebarluaskan oleh Fajar Isbandi). Dari hal ini reiki-sufi yang
mudah didapat (attunement dari jarak jauh dan tanpa biaya) menyebar kemana-mana.
Banyak juga mereka yang sudah mendapatkan reiki American style mencoba juga reiki-
sufi. Ada yang secara fanatik mengatakan bahwa reiki-sufi atau reiki berdasarkan metode
Moment tidak ada apa-apanya dibandingkan reiki American style, namun ada juga yang
berupaya lebih obyektif dengan mengatakan bahwa reiki berbasis Moment juga tidak
kalah dengan American style.
Perkembangan reiki berbasis Moment akhirnya tidak terbendung dan terus menjalar
dengan segala macam variasinya. Bahkan pada bulan Juni 2002 di Depok telah
dilakukan lokakarya pertama (dan mudah-mudahan bukan yang terakhir) tentang metode
Moment yang dihadiri oleh beberapa kalangan baik dari akademisi, praktisi reiki atau pun
yang sekedar ikut-ikutan.
Lokakarya ini semakin mengukuhkan bahwa metode Moment memang dapat digunakan
untuk mendapatkan penyelarasan reiki secara sederhana dan mudah. Disini kreativitas
orang Indonesia muncul, berbagai jenis Moment baru (dan juga reiki) muncul. Sesuai
hukum pasar, sebagian mampu bertahan lama dan sebagian lenyap tanpa bekas.
Tanpa mengecilkan peranan praktisi atau master yang lain, Nur Syifa Muhammad SA
(NSM SA) berusaha mengembangkan suatu jenis reiki dengan nuansa Islam. Hal ini
untuk menjawab sebagian keraguan apakah reiki termasuk hal yang bathil atau bukan
berada dalam koridor Islam. NSM SA berpendapat bahwa kalau semua energi berasal
dari Allah SWT apa pun namanya, maka tentu saja tidak akan mengarah pada hal yang
2
bathil selama tidak menyekutukan Tuhan atau menjadikan musyrik. NSM SA
menamakan Moment yang berkaitan dengan hal ini sebagai Moment Nuansa Islam.
Jenis reiki yang dikembangkan oleh NSM SA dengan inspirasi dari aliran reiki atau non
reiki yang bernuansa Islami seperti reiki-sufi, nur ilahi, nur syifa, nur huda, hikmatul-
iman, dan hikmah penyembuhan ilahi. Karena NSM SA juga sudah mengenal tareqah
naqshbandi-haqqani, maka tentu saja olah energi dari tareqah ini masuk ke dalam
Moment Nuansa Islami, disini terabsorpsi konsep lathoif dalam reiki ini.
Di tempat lain, Handriatno Waseso mengembangkan Moment Tasawuf dan Moment
Transpersonal. Keduanya saling membandingkan catatan atas moment-moment yang
dibuat. Akhirnya pada bulan November 2002 Moment Nuansa Islam, Tasawuf dan
Transpersonal disepakati untuk digabungkan dan diberi nama sebagai Moment Hijau.
Dari hal ini jelas bahwa konsep energi penyembuhan ini mengambil ide sufi tradisional
khususnya naqshbandi-haqqani dan psikologi transpersonal (Carl Gustav Jung). Oleh
karena itu reiki-hijau/reiki-lathoif ini sangat mengarah ke psikologi-sufi.
Sebelum peluncuran perdana, Moment Hijau
TM
(the Green Moment
TM
) diuji coba dan
dieksplorai lebih lanjut oleh Sami Pajunen. Keberadaan ketujuh level dalam reiki hijau
juga diamati dan terkonfirmasi. Karena dikaitkan dengan sufi tradisional, peningkatan
level reiki ini sesuai dengan peningkatan maqam-maqam dalam sufi yaitu: nafs (self),
qalb, aql, ruh, sirr (rahasia), kafa (arcane), akhfa (the most arcane). Tercatat tanggal
lahir Moment Hijau
TM
adalah 23 November 2002.
Bambang Tjipto Subianto dan Wahyudi Budiarso menjadi para eksplorer awal Moment
Hijau dalam bentuk yang sudah mendekati sempurna, kemudian diikuti oleh the three
musketeers Semarang: Riza Alamsyah, Ajib dan Soetoro. Keberadaan dan manfaat reiki
hijau terkonfirmasi.
Semula reiki ini hanya aman bagi mereka yang sudah pernah mendapatkan attunement
sampai level 3 dari aliran reiki lain. Pada perkembangan selanjutnya reiki hijau sudah
dilunakkan agar cocok untuk siapa saja meskipun belum pernah mendapatkan
attunement.
Reiki Hijau-Reiki Lathoif menjadi publik setelah diluncurkan mailing-list reiki-hijau
pada tanggal 05 Februari 2003 oleh Riza Alamsyah. Keberadaan mailing-list ini semakin
memperkaya khasanah reiki ini. Beberapa teknik pemanfaatan energi ditambahkan.
Beberapa nama lagi seperti Joko Try Abdul Haqq dan Yoga sangat membantu dalam
mengembangkan teknik-teknik yang ada.
RH-RL atau Nur7Lathoif tetap menampakkan jati dirinya sebagai reiki bernuansa Islam,
namun tentu saja dapat dimanfaatkan oleh siapa saja dari kalangan agama manapun. Di
dalam reiki ini tidak dikenal simbol-simbol penyaluran energi seperti pada reiki Usui,
demikian juga konsep cakra atau kundalini tidak masuk dalam reiki ini. Ada temptasi
untuk menggunakan huruf-huruf hijaiyah sebagai simbol energi di RH-RL seperti yang
3
diusulkan oleh Kasyful Anwar, namun saat ini baru dalam taraf eksperimen. Simbol ro-ha
dan ro-lam dapat dimanfaatkan untuk memancarkan RH-RL.
Tanpa mengubah ensensi RH-RL, jenis reiki ini terbuka untuk penambahan dan
perubahan dari kalangan mana pun. Jadi sejarah RH-RL tidak berhenti sampai disini.
Level
Terdapat tujuh level dalam Nur7Lathoif yaitu:
- nafs (self)
- qalb
- aql
- ruh
- sirr (rahasia)
- kafa (arcane)
- akhfa (the most arcane)
Ketujuh level tersebut berasal dari lathoif dalam tradisi sufi.
Semula reiki ini hanya aman bagi mereka yang sudah pernah mendapatkan attunement
sampai level 3 dari aliran reiki lain. Pada perkembangan selanjutnya reiki hijau sudah
dilunakkan agar cocok untuk siapa saja meskipun belum pernah mendapatkan
attunement.
Disamping untuk penyembuhan sebagaimana tradisi reiki atau sufi, manfaat utama reiki-
hijau (level nafs, qalb, aql, ruh) adalah untuk pengenalan diri sendiri dan pada gilirannya
(sirr, kafa, akhfa) untuk pengenalan pada Sang Pencipta.
Man arafa nafsahu faqad arafa rabbahu, barangsiapa mengenal dirinya akan mengenal
Tuhannya (Hadist)
Attunement
Permohonan attunement (1 s/d 5) dapat dilakukan dengan mengisi database di mailing-
list reiki-hijau@yahoogroups.com. Attunement biasanya dilakukan pada hari Kamis
malam Jum'at jam 22.20 WIB. Setelah level 5, seorang praktisi dapat membantu
memberi attunement pada level sebelumnya.
Prosedur Attunement (Lewat Bantuan Pemberi Attunement):
Setelah mendapatkan persetujuan, maka siapkan diri di tempat yang tenang tanpa
gangguan (matikan TV, HP dll.), siapkan penanda waktu (dering jam, timer dll.) diputar
sehingga setelah 20 menit berbunyi.
4
Posisi duduk (boleh di kursi atau di lantai), tangan diletakkan di paha dengan kedua
telapak tangan menghadap ke atas.
1. Lakukan doa sesuai kepercayaan masing-masing sebelum attunement.
Bagi yang beragama Islam, lakukan 3 hal di bawah ini:
1.1. Baca ta'awudz "audzubillahi minasy syaithonir rojiim"
1.2. Baca basmalah lalu Al Fatihah
1.3. Baca 3 surat: Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas

2. Ucapkan affirmasi (dalam hati saja):

Contoh afirmasi:
Saya sedang menerima attunement Reiki Hijau Reiki Lathoif level yang dikirim
oleh Nur Syifa Muhammad, mengalirlah energi penyembuhan ke seluruh tubuh saya
secara sempurna, sebagai anugrah dari Allah S.W.T, terjadilah atas izin dan ridho Allah
S.W.T. Alhamdulillaah, alhamdulillaah, alhamdulillaah

Kalimat boleh diganti dengan yang sesuai keyakinan masing-masing.

3. Meditasi
Lakukan posisi meditasi selama 15 - 20 menit. Nikmati saja proses ini. Apabila ada
penglihatan coba diperhatikan, apabila tidak ada, jangan dicari-cari. Relaks saja.
Jangan konsentrasi/tegang, tetapi usahakan pikiran tidak kemana-kemana, terus saja
berdoa kepada Allah SWT.

4. Terima kasih
Setelah selesai, bersyukur kepada Allah SWT.

5. Self healing

Catatan:
Attunement juga dapat dilakukan sendiri (self attunement) dengan metode Moment atau
langsung memohon pada Allah SWT.
Self Healing
Lakukan langkah-langkah penyembuhan diri dengan posisi tangan seperti pada gambar di
bawah selama 21 hari berturut-turut setelah pertama kali mendapatkan attunement reiki-
hijau -- reiki lathoif. Untuk mereka yang sudah berpengalaman, lama waktu 7 - 14 hari
sudah cukup.
Step 1: Doa sesuai agama masing-masing
Step 2: Affirmasi:
Saya sedang melakukan penyembuhan diri dengan energi hijau - energi lathoif. Semoga
Allah SWT meridhoi, memberkati dan melindungi saya. Mengalirlah energi hijau - energi
5
lathoif ke tubuh saya. Ya Allah, sucikanlah, sehatkanlah, kuatkanlah, sembuhkanlah saya
dan seluruh keluarga saya dari semua jenis penyakit fisik dan metafisik. Terjadilah atas
izin dan ridho Allah S.W.T. Alhamdulillaah, alhamdulillaah, alhamdulillaah

Step 3:
Lakukan posisi tangan, setiap posisi sekitar 3-5 menit.

Posisi di kepala:
1. H1 2. H2 3. H3 4. H.4


Posisi di badan:
1. B1 2. B2 3. B3 4. B4 5. B5


6. B6 7. B7 8. B8 9. B9

Posisi di kaki (lakukan hal yang sama untuk kaki satunya):
1. L1 2. L2 3. L3

All pictures are property of reiki.nu (www.reiki.nu). Specials thank to owner of reiki.nu
sites.
6
Penyembuhan
Untuk melakukan penyembuhan (sebagai perantara penyembuhan dari Allah SWT)
lakukan langkah-langkah berikut.
1. Istighfar 3x
2. Baca ta'awudz (audzubillahi minasy syaithonir rojiim)
3. Baca basmallah
4. Syahadat 3x
5. Sholawat Ibrahimiyah
6. Baca tiga surat: Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas
7. Baca: Allahummasy-fi [nama pasien] Allahummasy-fi [nama pasien] Isyfi [nama
pasien], baca al Fatiha.
8. Letakkan tangan di bagian yang sakit 5-10 menit.
- Niatkan energi keluar dari telapak tangan kanan sambil membaca Ya Fattah, Ya
Rosul Rahmah
- Dari tangan kiri sambil membaca Ya Muntaqim Ya Dzul Fadl
- Dari kedua tangan sambil membaca Ya Shobur, Ya Musthofa
9. Selesai baca al Fatiha.
Bagi yang non-Islam berdoa sesuai keyakinan masing-masing
Meditasi Reiki Hijau - Reiki Lathoif Secara Umum
1. Baca ta'awudz (audzubillahi minasy syaithonir rojiim)
2. Baca basmallah
3. Syahadat 3x
4. Sholawat Ibrahimiyah
5. Baca tiga surat: Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas
Afirmasi:
Saya sedang melakukan meditasi untuk mengakses energi hijau - energi lathoif untuk
penyembuhan penyakit fisik dan metafisik. Semoga Allah SWT meridhoi, memberkati
dan melindungi saya. Mengalirlah energi hijau - - energi lathoif ke tubuh saya. Ya Allah,
sucikanlah, sehatkanlah, kuatkanlah, sembuhkanlah saya dan seluruh keluarga saya dari
semua jenis penyakit fisik dan metafisik. Terjadilah atas izin dan ridho Allah S.W.T.
Alhamdulillaah, alhamdulillaah, alhamdulillaah
Selesai baca al Fatiha.



7
Meditasi RH-RL ala Naqshbandi-Haqqani
Posisi nafs di perut, aql di kening, lathoif lainnya di dada: qalb kiri atas, ruh di kanan atas
etc.

1. Meditasi Nafs


- Ambil posisi relaks, menghadap ke ka'bah, dalam posisi suci.
- Mata dipejamkan
- Telunjuk menempel di ibujari membentuk huruf O
- Lidah ditempelkan di langit-langit
- Tarik nafas melalui hidung dan berucap Huuuuuu
- Selesai tarik nafas, ucapkan Allah di dalam qalbu
- visualisasi cahaya putih masuk ke perut
- Keluarkan nafas melalui hidung dan berucap Huuuuu
Terus lakukan Hu-Allah-Hu Hu-Allah-Hu (Tarik-simpan-
keluar)

2. Meditasi Qalb

Terlebih dahulu cari-cari frekuensi getaran jantung
kita (pegang jari tangan, pergelangan atau yang lain,
cari getaran nadi). Kalau sudah ketemu maka meditasi
sambil berucap Allah-Allah-Allah sama dengan
frekuensi getaran jantung. Langkah-langkah meditasi
mirip di awal meditasi nafs

Meditasi qalb-lanjut (warna kuning):
- Ambil posisi meditasi (seperti meditasi nafs)
- visualisasi bahwa semua ruangan di sekitar kita berwarna kuning
- visualisasi cahaya kuning padat masuk ke dada kiri atas
- dzikir: ya sayeed, ya sayeed, terus menerus

3. Meditasi Aql (warna biru)


- Pejamkan mata (langkah mirip di awal meditasi nafs)
- Visualisasi lafal Allah (alif lam lam ha) di depan kening kita
- Kalau hilang usahakan visualisasi lagi, jangan sampai hilang, konsentrasikan pikiran ke
situ.
- Dalam hati ucapkan dzikir berulang-ulang: la ilaha illallah


8
4. Meditasi Ruh (warna merah)
- Ambil posisi meditasi (seperti meditasi nafs)
- visualisasi bahwa semua ruangan di sekitar kita berwarna merah
- visualisasi cahaya merah padat masuk ke dada kanan atas
- dzikir: ya shohib, ya shohib, terus menerus

5. Meditasi Sirr (warna putih)
- Ambil posisi meditasi (seperti meditasi nafs)
- visualisasi bahwa semua ruangan di sekitar kita berwarna putih
- visualisasi cahaya putih masuk ke dada kiri bawah
- dzikir: ya shodiq, terus menerus

6. Meditasi Khafa (warna hijau)
(e-mail ke nursyifa@gmail.com)

7. Meditasi Akhfa (warna hitam)
(e-mail ke nursyifa@gmail.com)
Meditasi Gabungan
Meditasi gabungan RH/RL dan gTummo/NurMuqoddas/Reiki Jenis Lain untuk
pengenalan diri sendiri dan pendekatan kepada Allah SWT

Prosedur pelaksanaan :
1. Duduk standar posisi meditasi
2. Baca istighfar, baca al Fatiha, baca syahadat
3. Baca surat-surat perlindungan (al Ikhlas, al Falaq, An Nas dan ayat kursi)
4. Afirmasi:
"Saya sedang melakukan meditasi gabungan RH/RL dan gtummo/NurMuqoddas
untuk pengenalan diri sendiri dan pendekatan diri kepada Allah SWT, terjadilah atas
izin dan ridhoMu ya Allah. Alhamdulillah 3x"
5. Jangan pedulikan sensasi
6. Baca Ya Rahmaan - Ya Rahiim - Ya Waduud berkali-kali (arti yang Maha
Penyayang, Yang Maha Pengasih, Yang Maha Mencintai)
7. Sambil membaca langkah 6 terus menerus, visualisasi cahaya mulai muncul dari
cakra dasar, terus naik ke atas ke cakra seks, pusat, jantung, tenggorokan, ajna,
mahkota, dan terus naik ke atas.
8. Sekarang visualisasi cahaya dari Allah SWT turun dari atas masuk ke tubuh sambil
terus-menerus membaca Ya Nuur - Ya Nuur ...
9. Bayangkan cahaya menyebar ke seluruh tubuh
10. Bayangkan semua 7 latifa bersinar, sambil terus menerus membaca Ya Lathif - Ya
Lathif terus. (arti Ya Lathif = Yang Maha Halus)
11. Visualisasi sambil seluruh tubuh bersinar
12. Lakukan meditasi hening.

Selesai dengan bersyukur kepada Allah SWT.
9

Catatan :
- Dapat dilaksanakan kapan saja.
- Tidak ada ketentuan waktu berapa lama dalam tiap langkah.
- Demi amannya maksimum sehari sekali, jangan banyak-banyak.
Sinkronisasi Badan Halus dan Badan Kasar (Spiritual and Physical Body
Synchronisation) - SBS
Sinkronisasi dibuat dengan mengambil ide dari gerak rasa yang biasa dilakukan di
berbagai perguruan tenaga dalam. Sinkronisasi (gerak rasa) dilakukan dengan tujuan
untuk penyesuaian antara energi-energi halus yang sudah (baru saja) dimiliki atau
diaktifkan dengan badan manusia.
Sinkronisasi cukup bermanfaat untuk seorang yang baru saja mendapatkan attunement,
inisasi atau angkur energi halus supaya lebih meresap dan searah.
Energi yang akan digunakan untuk ini untuk sinkronisasi adalah energi RH/RL. Para
peserta tidak perlu mendapatkan attunement RH/RL terlebih dahulu, bebas saja.
Manfaat sinkronisasi ini:
1. Adaptasi badan kasar dengan energi yang baru saja diaktifkan untuk memudahkan
penyaluran energi
2. Membuat saluran energi halus lebih baik
3. Sebagai salah satu penglepasan kelebihan energi dan energi negatif yang
mengendap
4. Membuat diri kita lebih peka energi halus
5. Untuk menyehatkan badan fisik.
Tidak ada syarat untuk melakukan SBS. Attunement suatu jenis reiki akan
menguntungkan.
Tempat Latihan: di ruangan atau tempat terbuka supaya badan bisa bergerak bebas,
setidaknya (minimal) berukuran 5 langkah 5 langkah.
Waktu Latihan: Sekitar 15 20 menit.
Informasi lebih jelas di milis reiki-hijau@yahoogroups.com
Prosedur Latihan
1. Duduk dalam posisi meditasi di lantai
2. Mata terpejam, dan mulailah berdoa untuk memohon perlindungan (yang
beragama Islam baca al Fatiha, dan tiga surat terakhir)
10
3. Vsualisasi cahaya putih kehijauan masuk ke ubun-ubun dan terus ke turun
menyebar ke seluruh badan. (Bagi yang kesulitan melakukan hal ini, dapat mulai
dengan niat menghubungkan diri ke Nur Syifa Muhammad)
4. Setelah semua energi menyebar, tetap dengan memejamkan mata mulailah berdiri
dengan jarak kaki agak direnggangkan.
5. Dalam posisi berdiri, visualisasi lagi cahaya putih kehijauan masuk ke cakra
mahkota, lalu ke ajna, tenggorokan, dan terus turun ke cakra-cakra yang lain
6. Rileks-kan semua badan
7. Niatkan melakukan sinkronisasi badan kasar dan badan halus, niatkan energi
mengalir ke tempat yang membutuhkan
8. Pada kondisi ini kemungkinan beberapa anggota badan (tangan, kaki, kepala atau
yang lain) mulai bergerak-gerak. Biarkan saja bergerak sendiri yang penting
jangan ada kehendak untuk mengatur gerakan. Apabila tidak ada gerakan,
rilekskan semua badan, pancinglah dengan gerakan halus kedua tangan diangkat
pelan-pelan sampai posisi horisontal. Boleh juga dipancing dengan gerakan
memutar secara halus. Kalau tidak berhasil jangan dipaksakan. Terus saja berdiri,
nanti akan datang juga.
9. Gerakan-gerakan yang terjadi biasanya sangat pelan dan sangat halus. Sekali lagi
biarkan saja kemana-kemana, kemungkinan kaki juga mengajak jalan-jalan ke
berbagai arah, namun sangat lembut. Yang penting jangan ada lagi kehendak
untuk menggerakkan, biarkan terjadi secara natural.
10. Tetaplah dalam kondisi sadar, jangan hilang kesadaran apabila gerakan menjadi
sangat kencang. Bila tak terkendali, hentikan.
11. Setelah 10-15 menit latihan dapat diakhiri dengan kembali duduk meditasi
12. Ucapkan terima kasih kepada Sang Pencipta
Catatan Akhir
Pedoman Nur7Lathoif ini masih sangat sederhana dan perlu banyak penyempurnaan,
tetapi sudah dapat dipakai untuk berlatih. Usulan dan saran penyempurnaan mohon
dialamatkan ke mailing-list.