Anda di halaman 1dari 23

Kejang Demam Sederhana

Pada Anak
Maria Sunvratys
102011313
C6
Sunvratysmaria@yahoo.com
Skenario
Seorang anak perempuan berusia 3 tahun
dibawa Ibunya ke UGD RS karena kejang-kejang
di seluruh tubuhnya 30 menit yang lalu.

Anak Perempuan berusia 3 tahun mengalami
kejang demam sederhana.
Anamnesis
Alloanamnesis dan Autoanamnesis
Identitas : Anak Perempuan 3 tahun
Keluhan Utama : Kejang seluruh
tubuhnya sejak 30 menit yang lalu.
Riwayat Penyakit Sekarang :
Kejang kelojotan seluruh tubuh, mata
mendelik ke atas, kejang berlangsung 5
menit dan hanya 1 kali. Kejang diawali
demam tinggi 40 derajat dan batuk pilek
sejak 2 hari yang lalu.
Anamnesis
Riwayat penyakit Dahulu :
Riwayat serupa saat umur anak 2
tahun.
Riwayat Penyakit Keluarga : Ayah
pasien pernah kejang disertai
demam saat usia 4 tahun.

Pemeriksaan Fisik
Keadaan Umum : Aktif
Kesadaran : Compos Mentis
Pemeriksaan Neurologis :
Kaku Kuduk : -
Brudzisinki : -
Babinsky : -
Kernig : -

Pemeriksaan Penunjang
Laboratorium (Darah perifer lengkap,
elektrolit, glukosa darah)
Mengevaluasi sumber infeksi atau
mencari penyebab.

Pungsi lumbal menyingkirkan
meningitis
indikasi berdasarkan umur :
* < 12 bulan sangat dianjurkan
* 12 18 bulan dianjurkan
* > 18 bulan tidak rutin
Elektroensefalografi
kejang demam yang tidak khas
(anak > 6
th
, kejang demam fokal)

CT-Scan atau MRI
Tidak rutin & atas indikasi:
- kelainan neurologik fokal yang
menetap
- parese N.VI

Diagnosis Kerja
Anamnesa
+ Pemeriksaan Fisik, Penunjang
+ Gejala Klinis

Kejang Demam
Sederhana
Bangkitan kejang
yang terjadi pada
kenaikan suhu
tubuh (suhu rektal
di atas 38C) yang
disebabkan oleh
suatu proses
ekstrakranium .
Diagnosis Banding
Diagnosis banding Penyebab Gejala Diagnosis Pengobatan

1. Meningitis <>Bakteri penyebab
Neisseria Meningitidis,
Hemophilus
Influenzae,streptococcus
pneumoniae
Berupa :
- Demam/suhu tubuh
yang sangat rendah
- Gg.pernafasan
- Jaundice (sakit
kuning )
- Bayi tampak
mengantuk
- Kejang
- Muntah
- Rewel
<>Pungsi lumbal
<> USG dilakukan untuk
melihat adanya abses
Antibiotic dosis tinggi
diberikan melalui infuse.
1. Ensefalitis <>Virus - Sakit kepala,perasaan
mengantuk dan
demam
- Muntah-muntah dan
kaku leher JARANG
- Kedutan otot
- Binggung
- Kejang dan koma
terjadi cepat
- Kadang lengan dan
kaki lumpuh
>Punsi lumbal dan cairan
serebrospinalis
JERNIH,ada sel darah
putih,protein dan glukosa
normal.
>EEG abnormal
> CT-scan dan MRI =
untuk tau ada
pendarahan/pembengkakan
otak atau tidak
<>obat anti kejang,
misalnya
fenitoin,prednisone,
<>obat diuretic (-) tekanan
otak akibat peradangan
<>obat penenang dan
penurun panas
Kejang demam sederhana Kejang demam kompleks
Kejang singkat <15
menit,umumnya berhenti sendiri
Kejang lama >15 menit
Kejang umum tonik atau tonik-
klonik,tanpa gerakan fokal
Kejang fokal atau parsial satu
sisi,atau kejang umum di dahului
kejang parsial
Tidak berulang dalam 24 jam Berulang atau lebih dari 1 kali
dalam 24 jam
Etiologi
Belum diketahui dengan pasti
Demam sering disebabkan oleh :
- ISPA
- Radang telinga tengah
- Infeksi saluran kemih & saluran
cerna
Kejang tidak selalu timbul pada suhu
yang tinggi terkadang pada suhu
tidak terlalu tinggi.

Faktor Resiko
Usia < 12 bulan
Genetik Riwayat kejang demam
pada orang tua atau saudara
sekandung
Cepatnya kejang setelah demam

Epidemiologi
Hal ini dapat terjadi pada 2-5 %
populasi anak.
Insidensi puncak usia 18-22 bulan
Anak laki-laki > perempuan dengan
perbandingan 1,4 : 1,0.


Patofisiologi
Manifestasi Klinis
Terjadi pada anak usia ketika kejang
antara 6 bulan 5 tahun.
Kejang berlangsung singkat, >15
menit.
Kejang bersifat umum tonik dan atau
klinik
Umumnya berhenti sendiri
Tanpa gerakan fokal atau berulang
dalam 24 jam
Pemeriksaan saraf sebelum dan
sesudah kejang normal.
Penatalaksanaan Medika
Mentosa
Ada 3 hal yang perlu dikerjakan pada
penatalaksanaan kejang demam
yaitu:
Pengobatan fase akut
Mencari dan mengobati penyebab
Pengobatan profilaksis terhadap
berulangnya kejang demam


Penatalaksanaan Medika
Mentosa
Anti Piretik
* Parasetamol 10-15 mg/kgbb/kali
* Ibuprofen 5 -10 mg/kgbb/kali

Anti Konvulsan
* Diazepam oral 0.3-0.5 mg/kgbb
* Diazepam rectal 0.5 mg/kgbb
BB<10Kg:5mg; >10Kg:10mg
Penatalaksanaan Non Medika
Mentosa
1. Anak berbaring miring , di tempat dimana
anak tidak akan jatuh (atau di lantai)
2. Dampinggi dan observasi anak, jaga
kenyamanan
3. Longgarkan pakian anak
4. Jangan menahan gerakan anak agar tidak
terjadi patah tulang
5. Jangan memasukan apapun dalam mulut
anak, pastikan rongga mulut kosong ,
tidak ada makanan ,minuman ,dll
6. Hitung lamanya kejang ;amati bagian
tubuh yang pertama kali mengalami
kejang

Prognosis
Tergantung dari jenis kejang demam dan
faktor resiko.
Faktor risiko berulangnya kejang demam
adalah:
1. Riwayat kejang demam dalam keluarga
2. Usia kurang dari 12 bulan
3. Tingginya suhu badan sebelum kejang
4. Cepatnya kejang setelah demam

- Ada seluruh faktor resiko kejang demam
berulang 80%.
- Tidak ada faktor resiko kejang demam
berulang 10-15%

Kesimpulan
Anak A , 8 Tahun
menderita Kejang
Demam Sederhana.
TERIMA KASIH