Anda di halaman 1dari 45

TANATOLOGI TANATOLOGI

Tanatologi Tanatologi berasal berasal dari dari kata kata thanatos thanatos ((yang yang berhubungan berhubungan
de-ngan de-ngan kematian) kematian) dan dan logos logos ilmu ilmu .. Tanatologi Tanatologi adalah adalah bagian bagian
dari dari ilmu ilmu kedokteran kedokteran Forensik Forensik yang yang mempelajari mempelajari kematian kematian dan dan
perubahan perubahan yang yang terjadi terjadi setelah setelah kematian kematian serta serta faktor faktor yang yang
mempengaruhi mempengaruhi perubahan perubahan tersebut tersebut..
Dalam Dalam tanatologi tanatologi dikenal dikenal beberapa beberapa istilah istilah tentang tentang mati, mati, Dalam Dalam tanatologi tanatologi dikenal dikenal beberapa beberapa istilah istilah tentang tentang mati, mati,
yaitu yaitu mati mati somatis somatis (mati (mati klinis), klinis), mati mati suri, suri, mati mati seluler, seluler, mati mati
serebral serebral dan dan mati mati otak otak (mati (mati batang batang otak) otak)..
Mati Mati somatis somatis (mati (mati klinis) klinis) terjadi terjadi akibat akibat terhentinya terhentinya
fungsi fungsi ketiga ketiga sistem sistem penunjang penunjang kehidupan, kehidupan, yaitu yaitu susunan susunan saraf saraf
pusat, pusat, sis-tem sis-tem kardiovaskular kardiovaskular dan dan sistem sistem pernapasan, pernapasan, yang yang
menetap menetap (irre-versible) (irre-versible).. Secara Secara klinis klinis tidak tidak ditemukan ditemukan refleks refleks- -
refleks, refleks, EEG EEG menda-tar, menda-tar, nadi nadi tidak tidak teraba, teraba, denyut denyut jantung jantung tidak tidak
terdengar, terdengar, tidak tidak ada ada gerak gerak pernapasan pernapasan dan dan suara suara nafas nafas tidak tidak
terdengar terdengar pada pada auskultasi auskultasi..
Mati Mati suri suri (suspended (suspended animation animation apparent apparent death) death) adalah adalah
ter-hentinya ter-hentinya ketiga ketiga sistim sistim kehidupan kehidupan di di atas atas yang yang ditentukan ditentukan
dengan dengan alat alat kedokteran kedokteran sederhana sederhana.. Dengan Dengan peralatan peralatan
kedokteran kedokteran canggih canggih masih masih dapat dapat dibuktikan dibuktikan bahwa bahwa ketiga ketiga
sistem sistem tersebut tersebut masih masih berfungsi berfungsi.. Mati Mati suri suri sering sering ditemukan ditemukan
pada pada kasus kasus keracunan keracunan obat obat tidur, tidur, tersengat tersengat aliran aliran listrik listrik dan dan
tenggelam tenggelam..
Mati Mati seluler seluler (mati (mati molekuler) molekuler) adalah adalah kematian kematian organ organ atau atau Mati Mati seluler seluler (mati (mati molekuler) molekuler) adalah adalah kematian kematian organ organ atau atau
ja-ringan ja-ringan tubuh tubuh yang yang timbul timbul beberapa beberapa saat saat setelah setelah kematian kematian
somatis somatis.. Daya Daya tahan tahan hidup hidup masing masing- -masing masing organ organ atau atau
jaringan jaringan berbeda berbeda- -beda, beda, sehingga sehingga terjadinya terjadinya kematian kematian seluler seluler
pada pada tiap tiap organ organ atau atau jaringan jaringan tidak tidak bersamaan bersamaan.. Pengetahuan Pengetahuan
ini ini penting penting dalam dalam transplantasi transplantasi organ organ..
Mati Mati serebral serebral adalah adalah kerusakan kerusakan kedua kedua hemisfer hemisfer otak otak yang yang
ireversibel ireversibel kecuali kecuali batang batang otak otak dan dan serebelum, serebelum, sedangkan sedangkan
kedua kedua sistem sistem lainnya lainnya yaitu yaitu sistem sistem pernapasan pernapasan dan dan
kardiovaskular kardiovaskular masih masih berfungsi berfungsi dengan dengan bantuan bantuan alat alat..
Mati Mati otak otak (mati (mati batang batang otak) otak) adalah adalah bila bila telah telah terjadi terjadi kerusakan kerusakan
seluruh seluruh isi isi neuronal neuronal intrakranial intrakranial yang yang ireversibel, ireversibel, termasuk termasuk
batang batang otak otak dan dan serebelum serebelum.. Dengan Dengan diketahuinya diketahuinya mati mati otak otak
(mati (mati batang batang otak) otak) maka maka dapat dapat dikatakan dikatakan seseorang seseorang secara secara
keseluruhan keseluruhan tidak tidak dapat dapat dinyatakan dinyatakan hidup hidup lagi, lagi, sehingga sehingga alat alat
bantu bantu dapat dapat dihentikan dihentikan ..
Kematian Kematian adalah adalah suatu suatu proses proses yang yang dapat dapat dikenal dikenal secara secara klinis klinis
pada pada seseorang seseorang berupa berupa tanda tanda kematian, kematian, yaitu yaitu perubahan perubahan yang yang
ter-jadi ter-jadi pada pada tubuh tubuh mayat mayat.. Perubahan Perubahan tersebut tersebut dapat dapat timbul timbul dini dini ter-jadi ter-jadi pada pada tubuh tubuh mayat mayat.. Perubahan Perubahan tersebut tersebut dapat dapat timbul timbul dini dini
pada pada saat saat meninggal meninggal atau atau beberapa beberapa menit menit kemudian, kemudian, misalnya misalnya
kerja kerja jan-tung jan-tung dan dan peredaran peredaran darah darah berhenti, berhenti, pernapasan pernapasan
berhenti, berhenti, refleks refleks cahaya cahaya dan dan refleks refleks kornea kornea mata mata hilang, hilang, kulit kulit
pucat pucat dan dan relaksasi relaksasi otot otot.. Setelah Setelah beberapa beberapa waktu waktu timbul timbul
perubahan perubahan pascamati pascamati yang yang jelas jelas yang yang memungkinkan memungkinkan diagnosis diagnosis
kematian kematian lebih lebih pasti pasti..
TANDA PASTI KEMATIAN TANDA PASTI KEMATIAN
Dahulu Dahulu kematian kematian ditandai ditandai dengan dengan tidak tidak berfungsinya berfungsinya lagi lagi
jantung jantung.. Konsep Konsep baru baru sekarang sekarang ini ini mengenai mengenai kematian kematian
mencakup mencakup berhentinya berhentinya fungsi fungsi pernafasan, pernafasan, jantung jantung dan dan otak otak..
Dimana Dimana saat saat kematian kematian ditentukan ditentukan berdasarkan berdasarkan saat saat otak otak
berhenti berhenti berfungsi berfungsi.. Pada Pada saat saat itulah itulah jika jika diperiksa diperiksa dengan dengan
elektro elektro- -ensefalo ensefalo- -grafi grafi (EEG) (EEG) diperoleh diperoleh garis garis yang yang datar datar.. elektro elektro- -ensefalo ensefalo- -grafi grafi (EEG) (EEG) diperoleh diperoleh garis garis yang yang datar datar..
Tanda Tanda yang yang segera segera dikenali dikenali setelah setelah kematian kematian;;
Berhentinya sirkulasi darah Berhentinya sirkulasi darah
Berhentinya pernafasan Berhentinya pernafasan
Tanda Tanda- -tanda tanda kematian setelah beberapa saat kemudian: kematian setelah beberapa saat kemudian:
Perubahan pada mata Perubahan pada mata
Perubahan pada kulit Perubahan pada kulit
Perubahan temperatur tubuh Perubahan temperatur tubuh
Lebam mayat Lebam mayat
Kaku mayat Kaku mayat
Tanda Tanda- -tanda kematian setelah selang waktu yang lama: tanda kematian setelah selang waktu yang lama: Tanda Tanda- -tanda kematian setelah selang waktu yang lama: tanda kematian setelah selang waktu yang lama:
Proses pembusukan Proses pembusukan
Saponifikasi atau adiposera Saponifikasi atau adiposera
Mumifikasi Mumifikasi
BERHENTINYA SIRKULASI DARAH BERHENTINYA SIRKULASI DARAH
Dengan Dengan berhentinya berhentinya jantung jantung berdenyut berdenyut maka maka aliran aliran
darah darah dalam dalam arteri arteri juga juga berhenti berhenti.. Denyut Denyut nadi nadi tidak tidak dapat dapat
lagi lagi diraba diraba dan dan pada pada auskultasi auskultasi juga juga tidak tidak dapat dapat didengar didengar
bunyi bunyi jantung jantung..
Beberapa Beberapa pemeriksaan pemeriksaan yang yang dapat dapat memastikan memastikan
berhentinya berhentinya sirkulasi sirkulasi adalah adalah sebagai sebagai berikut berikut ::
1. 1. Magnus Magnus.. Pada Pada pangkal pangkal jari jari diberi diberi ikatan ikatan yang yang cukup cukup
kuat kuat untuk untuk menghambat menghambat aliran aliran darah darah vena vena tetapi tetapi tidak tidak kuat kuat untuk untuk menghambat menghambat aliran aliran darah darah vena vena tetapi tetapi tidak tidak
sampai sampai menghambat menghambat sirkulasi sirkulasi arteri arteri.. Warna Warna jari jari
tersebut tersebut akan akan tetap tetap putih putih jika jika sirkulasi sirkulasi darah darah sudah sudah
berhenti berhenti..
2. 2. Tes Tes Diafanus Diafanus.. Pad Pad aorang aorang yang yang masih masih hidup, hidup, warna warna dari dari
jaringan jaringan diantara diantara pangkal pangkal jari jari tangan tangan akan akan berwarna berwarna
merah merah.. Hal Hal ini ini akan akan tampak tampak lebih lebih jelas jelas jika jika dilihat dilihat
sambil sambil menyorot menyorot tangan tangan dengan dengan lampu lampu.. Setelah Setelah
meninggal, meninggal, warnanya warnanya akan akan menjadi menjadi kuning kuning pucat pucat..
33.. Tes Tes Icard Icard.. Jika Jika pada pada orang orang yang yang masih masih hidup hidup disuntikkan disuntikkan
zat zat floresen floresen secara secara hipodermis, hipodermis, maka maka warna warna kulit kulit
sekitarnya sekitarnya akan akan terlihat terlihat kehijauan kehijauan.. Pada Pada orang orang yang yang sudah sudah
meninggal meninggal di di amna amna tidak tidak ada ada lagi lagi sirkulasi sirkulasi darah, darah, hal hal diatas diatas
tidak tidak akan akan terjadi terjadi..
Pada Pada kasus kasus kematian, kematian, berhentinya berhentinya sirkulasi sirkulasi dan dan pernafasan pernafasan
saja saja belum belum tentu tentu cukup cukup memastikan memastikan bahwa bahwa orang orang tersebut tersebut saja saja belum belum tentu tentu cukup cukup memastikan memastikan bahwa bahwa orang orang tersebut tersebut
sudah sudah meninggal meninggal.. Beberapa Beberapa kasus kasus pernah pernah dilaporkan dilaporkan di di
mana mana sirkulasi sirkulasi dan dan pernafasan pernafasan telah telah berhenti berhenti untuk untuk
beberapa beberapa waktu waktu (dari (dari beberapa beberapa detik detik sampai sampai sekitar sekitar
setengah setengah jam), jam), tetapi tetapi orangnya orangnya masih masih hidup hidup dan dan tubuhnya tubuhnya
kembali kembali berfungsi berfungsi dengan dengan baik baik..
PERUBAHAN TEMPERATUR TUBUH PERUBAHAN TEMPERATUR TUBUH
Suhu Suhu tubuh tubuh pada pada orang orang yang yang sudah sudah meninggal meninggal perlahan perlahan- -lahan lahan
akan akan sama sama dengan dengan suhu suhu lingkungannya lingkungannya karena karena mayat mayat tersebut tersebut
akan akan melepaskan melepaskan panas panas dan dan suhunya suhunya menurun menurun.. Kecepatan Kecepatan
penurunan penurunan suhu suhu pada pada mayat mayat bergantung bergantung kepada kepada suhu suhu
lingkungan lingkungan dan dan suhu suhu mayat mayat tu tu sendiri sendiri.. Pada Pada iklim iklim yang yang dingin dingin
maka maka penurunan penurunan suhu suhu mayat mayat berlangsung berlangsung cepat cepat.. Menurut Menurut
Sympson Sympson (Inggeris), (Inggeris), menyatakan menyatakan bahwa bahwa dalam dalam keadaan keadaan biasa biasa Sympson Sympson (Inggeris), (Inggeris), menyatakan menyatakan bahwa bahwa dalam dalam keadaan keadaan biasa biasa
tubuh tubuh yang yang tertutup tertutup pakaian pakaian mengalami mengalami penurunan penurunan temperatur temperatur
22,,50 50 F F setiap setiap jam jam pada pada enam enam jam jam pertama pertama dan dan 11,,66- -22 00 F F pada pada
enam enam jam jam berikutnya, berikutnya, maka maka dalam dalam 12 12 jam jam suhu suhu tubuh tubuh akan akan
sama sama dengan dengan suhu suhu sekitarnya sekitarnya
Jasing Jasing P P Modi Modi (India), (India), menyatakan menyatakan hubungan hubungan penurunan penurunan suhu suhu
tubuh tubuh dengan dengan lama lama kematian kematian adalah adalah sebagai sebagai berikut berikut ::
Dua Dua jam jam pertama pertama suhu suhu tubuh tubuh turun turun setengah setengah dari dari
perbedaan perbedaan antara antara suhu suhu tubuh tubuh dan dan suhu suhu sekitarnya sekitarnya..
Dua Dua jam jam berikutnya, berikutnya, penurunan penurunan suhu suhu setengah setengah dari dari
nilai nilai pertama pertama..
Dua Dua jam jam selanjutnya, selanjutnya, suhu suhu mayat mayat turun turun setengah setengah dari dari Dua Dua jam jam selanjutnya, selanjutnya, suhu suhu mayat mayat turun turun setengah setengah dari dari
nilai nilai pertama pertama
Dua Dua jam jam selanjutnya, selanjutnya, suhu suhu mayat mayat turun turun setengah setengah dari dari
nilai nilai terakhir terakhir atau atau 11/ /88 dari dari perbedaan perbedaan suhu suhu intial intial tadi tadi..
Dari Dari penelitian penelitian di di Medan, Medan, rata rata- -rata rata penurunan penurunan suhu suhu mayat mayat 00,,44- -
00,,55oC oC per per jam jam..
FAKTOR FAKTOR--FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
SUHU MAYAT SUHU MAYAT
Usia Usia.. Penurunan Penurunan suhu suhu lebih lebih cepat cepat pada pada anak anak- -anak anak
dan dan orang orang tua tua dibandingkan dibandingkan orang orang dewasa dewasa..
Jenis Jenis kelamin kelamin.. Wanita Wanita mengalami mengalami penurunan penurunan suhu suhu
tubuh tubuh yang yang lebih lebih lambat lambat dibandingkan dibandingkan pria pria karena karena
jaringan jaringan lemaknya lemaknya lebih lebih banyak banyak.. jaringan jaringan lemaknya lemaknya lebih lebih banyak banyak..
Lingkungan Lingkungan sekitar sekitar mayat mayat.. Jika Jika mayat mayat berada berada pada pada
ruangan ruangan kecil kecil tertutup tertutup tanpa tanpa ventilasi, ventilasi, kecepatan kecepatan
penurunan penurunan suhu suhu mayat mayat akan akan lebih lebih lambat lambat
dibandingkan dibandingkan jika jika mayat mayat berada berada pada pada tempat tempat
terbuka terbuka dengan dengan ventilasi ventilasi yang yang cukup cukup..
Kalorisitas post mortem Kalorisitas post mortem
Merupakan keadaan dimana temperatur mayat meningkat Merupakan keadaan dimana temperatur mayat meningkat
dalam 2 jam pertama setelah kematian. Hal ini terjadi jika : dalam 2 jam pertama setelah kematian. Hal ini terjadi jika :
Jika sistem regulasi suhu tubuh terganggu sesaat Jika sistem regulasi suhu tubuh terganggu sesaat
sebelum kematian, misalnya meninggal akibat sebelum kematian, misalnya meninggal akibat
sengatan matahari. sengatan matahari. sengatan matahari. sengatan matahari.
Jika terdapat aktivitas bakteri yang berlebihan, Jika terdapat aktivitas bakteri yang berlebihan,
misalnya pada septikemia. misalnya pada septikemia.
Adanya proses peningkatan suhu tubuh akibat kejang Adanya proses peningkatan suhu tubuh akibat kejang- -
kejang, misalnya pada tetanus dan keracunan striknin. kejang, misalnya pada tetanus dan keracunan striknin.
Lebam mayat Lebam mayat
Sinonimnya adalah Sinonimnya adalah Hipostatis Hipostatis
Post mortem staining Post mortem staining
Livor mortis Livor mortis
Vibises Vibises
Suggilation Suggilation Suggilation Suggilation
Lebam mayat terjadi akibat terkumpulnya darah Lebam mayat terjadi akibat terkumpulnya darah
pada jaringan kulit dan subkutan disertai pelebaran pada jaringan kulit dan subkutan disertai pelebaran
pembuluh kapiler pada bagian tubuh yang letaknya pembuluh kapiler pada bagian tubuh yang letaknya
rendah atau bagian tubuh yang tergantung. Keadaan rendah atau bagian tubuh yang tergantung. Keadaan
ini memberi gambaran berupa warna ungu ini memberi gambaran berupa warna ungu
kemerahan. kemerahan.
Setelah Setelah seseorang seseorang meninggal, meninggal, mayatnya mayatnya menjadi menjadi suatu suatu benda benda
mati mati sehingga sehingga darah darah akan akan berkumpul berkumpul sesuai sesuai dengan dengan hukum hukum
gravitasi gravitasi.. Lebam Lebam mayat mayat pada pada awalnya awalnya berupa berupa barcak barcak.. Dalam Dalam
waktu waktu sekitar sekitar 66 jam, jam, bercak bercak ini ini semakin semakin meluas meluas yang yang pada pada
akhirnya akhirnya akan akan membuat membuat warna warna kulit kulit menjadi menjadi gelap gelap..
Di Di India India bagian bagian utara, utara, lebam lebam mayat mayat mulai mulai tampat tampat 11 jam jam setelah setelah
kematian kematian dan dan lebam lebam jelas jelas dalam dalam waktu waktu 44 sampai sampai 12 12 jam jam..
Pengamatan Pengamatan ini ini tentunya tentunya bisa bisa membantu membantu untuk untuk menentukan menentukan
perkiraan perkiraan saat saat kematian kematian..
Pengamatan Pengamatan ini ini tentunya tentunya bisa bisa membantu membantu untuk untuk menentukan menentukan
perkiraan perkiraan saat saat kematian kematian..
Pembekuan Pembekuan darah darah terjadi terjadi dalam dalam waktu waktu 66- -10 10 jam jam setelah setelah
kematian kematian.. Lebam Lebam mayat mayat ini ini bisa bisa berubah berubah baik baik ukuran ukuran maupun maupun
letaknya letaknya tergantung tergantung dari dari perubahan perubahan posisi posisi mayat mayat.. Karena Karena itu itu
penting penting sekali sekali untuk untuk memastikan memastikan bahwa bahwa mayat mayat belum belum disentuh disentuh
oleh oleh orang orang lain lain.. Posisi Posisi mayat mayat ini ini juga juga penting penting untuk untuk menentukan menentukan
apakah apakah kematian kematian disebabkan disebabkan karena karena pembunuhan pembunuhan atau atau bunuh bunuh
diri diri..
Kepentingan mediko Kepentingan mediko- -legal legal
1. 1. Merupakan tanda dari kematian Merupakan tanda dari kematian
2. 2. Bisa Bisa membantu membantu menentukan menentukan posisi posisi dari dari mayat mayat
dan dan penyebab penyebab kematian kematian
3. 3. Jika Jika mayat mayat terletak terletak pada pada posisi posisi punggung punggung
dibawah, dibawah, maka maka lebam lebam mayat mayat pertama pertama sekali sekali dibawah, dibawah, maka maka lebam lebam mayat mayat pertama pertama sekali sekali
terlihat terlihat pada pada bagian bagian leher leher dan dan bahu, bahu, baru baru
kemudian kemudian menyebar menyebar ke ke punggung punggung..
4. 4. Pada mayat dengan posisi tergantung, lebam Pada mayat dengan posisi tergantung, lebam
mayat tampak pada bagian tungkai dan mayat tampak pada bagian tungkai dan
lengan. lengan.
5. 5. Pada beberapa kasus, warna dari lebam mayat Pada beberapa kasus, warna dari lebam mayat
ini bisa lain daripada normal. ini bisa lain daripada normal.
Misalnya : Misalnya :
Kematian karena asfiksia, lebam mayat berwarna Kematian karena asfiksia, lebam mayat berwarna
merah cerah merah cerah
Pada keracunan karbon monoksida dan asam Pada keracunan karbon monoksida dan asam
hidrosianida, lebam mayat berwarna merah terang hidrosianida, lebam mayat berwarna merah terang
atau merah jambu. atau merah jambu.
Pada keracunan kalium klorat, lebam mayat Pada keracunan kalium klorat, lebam mayat Pada keracunan kalium klorat, lebam mayat Pada keracunan kalium klorat, lebam mayat
berwarna coklat. berwarna coklat.
Pada keracunan fostor, lebam mayat berwarna biru Pada keracunan fostor, lebam mayat berwarna biru
gelap. gelap.
4. Dapat juga digunakan memperkirakan saat kematian 4. Dapat juga digunakan memperkirakan saat kematian
Perbedaan antara lebam mayat dengan memar Perbedaan antara lebam mayat dengan memar
Sifat Sifat Lebam mayat Lebam mayat Memar Memar
11.. Letak Letak Epidermal, Epidermal, karena karena pelebaran pelebaran pembuluh pembuluh darah darah
yang yang tampak tampak sampai sampai ke ke permukaan permukaan kulit kulit
Subepidermal, Subepidermal, karena karena ruptur ruptur pembuluh pembuluh
darah darah yang yang letaknya letaknya bisa bisa superfisial superfisial
atau atau lebih lebih dalam dalam
22.. Kultikula Kultikula
(Kuli (Kuli air) air)
Tidak Tidak rusak rusak Kulit Kulit ari ari rusak rusak
33.. Lokasi Lokasi Terdapat Terdapat pada pada daerah daerah yang yang luas, luas, terutama terutama luka luka
pada pada bagian bagian tubuh tubuh yang yang letaknya letaknya rendah rendah..
Terdapat Terdapat di di sekitar sekitar bisa bisa tampak tampak di di mana mana
saja saja pada pada bgian bgian tubuh tubuh dan dan tidak tidak meluas meluas
44.. Gambaran Gambaran Pada Pada lebam lebam mayat mayat tidak tidak ada ada evalasi evalasi dari dari kulit kulit.. Biasanya Biasanya membengkak membengkak karena karena resapan resapan
darah darah dan dan edema edema.. darah darah dan dan edema edema..
55.. Pinggiran Pinggiran Jelas Jelas Tidak Tidak jelas jelas
66.. Warna Warna Warnyanya Warnyanya sama sama Memar Memar yang yang lama lama warnanya warnanya bervariasi bervariasi..
Memar Memar yang yang baru baru berwarna berwarna lebih lebih tegas tegas
daripada daripada warna warna lebam lebam mayat mayat
disekitarnya disekitarnya..
7. Pada 7. Pada
pemotongan pemotongan
Pada Pada pemotongan, pemotongan, darah darah tampak tampak dalam dalam
pembuluh, pembuluh, dan dan mudah mudah dibersihkan dibersihkan.. Jaringan Jaringan
subkutan subkutan tampak tampak pucat pucat..
Menunjukkan Menunjukkan resepan resepan darah darah ke ke jaringan jaringan
sekitar, sekitar, susah susah dibersihkan dibersihkan jaringan jaringan
sekitar, sekitar, susah susah dibersihkan dibersihkan jika jika hanya hanya
dengan dengan air air mengalir mengalir.. Jaringan Jaringan subkutan subkutan
berwarna berwarna merah merah kehitaman kehitaman..
8. Dampak setelah 8. Dampak setelah
penekanan penekanan
Akan Akan hilang hilang walaupun walaupun hanya hanya diberi diberi penekanan penekanan
yang yang ringan ringan
Warnanya Warnanya berubah berubah sedikit sedikit saja saja jika jika
diberi diberi penekanan penekanan..
PERBEDAAN LEBAM MAYAT PERBEDAAN LEBAM MAYAT
DENGAN KONGESTI DENGAN KONGESTI
Sifat Sifat Lebam mayat Lebam mayat Memar Memar
11.. Warna Warna
merah merah
Tidak Tidak beraturan beraturan dan dan
terdapat terdapat pada pada bagian bagian
tubuh tubuh yang yang letaknya letaknya
rendah rendah..
Sama Sama merahnya merahnya
diseluruh diseluruh organ organ tubuh tubuh
rendah rendah..
2. 2. Membran Membran
mukosa mukosa
Pucat Pucat Normal Normal
3. Eksudat 3. Eksudat Tidak Tidak terdapat terdapat eksudat eksudat
peradangan peradangan
Bisa Bisa tampak tampak eksudat eksudat
4. Organ 4. Organ
dalam dalam
Lambung Lambung dan dan usus usus halus halus
jika jika diregang diregang akan akan
tampak tampak daerah daerah yang yang
berwarna berwarna tidak tidak sama sama
Warnanya Warnanya sama sama
Kaku mayat (Rigor Mortis) Kaku mayat (Rigor Mortis)
Perubahan otot yang terjadi setelah kematian bisa dibagi dalam Perubahan otot yang terjadi setelah kematian bisa dibagi dalam
3 tahap : 3 tahap :
Periode relaksasi primer (flaksiditas primer) Periode relaksasi primer (flaksiditas primer)
Kaku mayat (rigor mortis) Kaku mayat (rigor mortis)
Periode relaksasi sekunder Periode relaksasi sekunder
RELAKSASI PRIMER RELAKSASI PRIMER
Hal ini terjadi segera setelah kematian. Hal ini terjadi segera setelah kematian. Biasanya berlangsung Biasanya berlangsung
selama 2 selama 2- -3 jam. 3 jam. Seluruh otot tubuh mengalami relaksasi, Seluruh otot tubuh mengalami relaksasi,
dan bisa digerakkan ke segala arah. Iritabilitas otot masih dan bisa digerakkan ke segala arah. Iritabilitas otot masih
ada tetapi tonus otot menghilang. Pada kasus di mana ada tetapi tonus otot menghilang. Pada kasus di mana
mayat letaknya berbaring rahang bawah akan jatuh dan mayat letaknya berbaring rahang bawah akan jatuh dan
kelopak mata juga akan turun dan lemas. kelopak mata juga akan turun dan lemas.
Kaku Kaku mayat mayat akan akan terjadi terjadi setelah setelah tahap tahap relaksasi relaksasi
primer primer.. Keadaan Keadaan ini ini berlangsung berlangsung setelah setelah terjadinya terjadinya
kematian kematian tingkat tingkat sel, sel, dimana dimana aktivitas aktivitas listrik listrik otot otot tidak tidak ada ada
lagi lagi.. Otot Otot menjadi menjadi kaku kaku.. Fenomena Fenomena kaku kaku mayat mayat ini ini pertama pertama
sekali sekali terjadi terjadi pada pada otot otot- -otot otot mata, mata, agian agian belakang belakang leher, leher,
rahang rahang bawah, bawah, wajah, wajah, bagian bagian depan depan leher, leher, dada, dada, abdomen abdomen
bagian bagian atas atas dan dan terakhir terakhir pada pada otot otot tungkai tungkai..
Akibat Akibat kaku kaku mayat mayat ini ini seluruh seluruh mayat mayat menjadi menjadi kaku, kaku,
otot otot memendek memendek dan dan persendian persendian pada pada mayat mayat akan akan terlihat terlihat otot otot memendek memendek dan dan persendian persendian pada pada mayat mayat akan akan terlihat terlihat
dalam dalam posisi posisi sedikit sedikit fleksi fleksi..
Keadaan Keadaan ini ini berlangsung berlangsung selama selama 24 24- -48 48 jam jam pada pada
musim musim dingin dingin dan dan 18 18- -36 36 jam jam pada pada musim musim panas panas..
Penyebab Penyebab:: Otot Otot tetap tetap dalam dalam keadaan keadaan hidrasi hidrasi oleh oleh
karena karena adanya adanya ATP ATP.. Jika Jika tidak tidak ada ada oksigen, oksigen, maka maka ATP ATP akan akan
terurai terurai dan dan akhirnya akhirnya habis, habis, sehingga sehingga menyebabkan menyebabkan
penumpukan penumpukan asam asam laktat laktat dan dan penggabungan penggabungan aktinomiosin aktinomiosin
(protein (protein otot) otot)..
FAKTOR FAKTOR--FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
KAKU MAYAT KAKU MAYAT
1. 1. Keadaan Keadaan Lingkungan Lingkungan.. Pada Pada keadaan keadaan yang yang kering kering dan dan dingin, dingin,
kaku kaku mayat mayat lebih lebih lambat lambat terjadi terjadi dan dan berlangsung berlangsung lebih lebih lama lama
dibandingkan dibandingkan pada pada lingkungan lingkungan yang yang panas panas dan dan lembab lembab.. Pada Pada
kasus kasus di di mana mana mayat mayat dimasukkan dimasukkan ke ke dalam dalam air air dingin, dingin, kaku kaku
mayat mayat akan akan cepat cepat terjadi terjadi dan dan berlangsung berlangsung lebih lebih lama lama..
2. 2. Usia Usia.. Pada Pada anak anak- -anak anak dan dan orangtua, orangtua, kaku kaku mayat mayat lebih lebih cepat cepat
terjadi terjadi dan dan berlangsung berlangsung tidak tidak lama lama.. Pada Pada bayi bayi prematur prematur
biasanya biasanya tidak tidak ada ada kaku kaku mayat mayat.. Kaku Kaku mayat mayat baru baru tampat tampat pada pada biasanya biasanya tidak tidak ada ada kaku kaku mayat mayat.. Kaku Kaku mayat mayat baru baru tampat tampat pada pada
bayi bayi yang yang lahir lahir mati mati tetapi tetapi cukup cukup usia usia (tidak (tidak prematur) prematur)
3. 3. Cara Cara kematian kematian.. Pada Pada pasien pasien dengan dengan penyakit penyakit kronis, kronis, dan dan
sangat sangat kurus, kurus, kaku kaku mayat mayat cepat cepat terjadi terjadi dan dan berlangsung berlangsung tidak tidak
lama lama.. Pada Pada pasien pasien yang yang mati mati mendadak, mendadak, kaku kaku mayat mayat lambat lambat
terjadi terjadi dan dan berlangsung berlangsung lebih lebih lama lama..
4. 4. Kondisi Kondisi otot otot.. Terjadi Terjadi kaku kaku mayat mayat lebih lebih lambat lambat dan dan berlangsung berlangsung
lebih lebih lama lama pada pada kasus kasus di di mana mana otot otot dalam dalam keadaan keadaan sehat sehat
sebelum sebelum meninggal, meninggal, dibandingkan dibandingkan jika jika sebelum sebelum meninggal meninggal
keadaan keadaan otot otot sudah sudah lemah lemah..
Diagnosis banding kaku mayat Diagnosis banding kaku mayat
11.. Kekakuan Kekakuan karena karena panas panas (heat (heat stiffening) stiffening).. Keadaan Keadaan ini ini terjadi terjadi jika jika
mayat mayat terpapar terpapar pada pada suhu suhu yang yang lebih lebih tinggi tinggi dari dari 750 750 C, C, atau atau jika jika
mayat mayat terkena terkena arus arus listrik listrik tegangan tegangan tinggi tinggi.. Kedua Kedua keadaan keadaan diatas diatas
akan akan menyebabkan menyebabkan koagulasi koagulasi protein protein otot otot sehingga sehingga otot otot menjadi menjadi
kaku kaku.. Pada Pada kasus kasus terbakar, terbakar, keadaan keadaan mayat mayat menunjukkan menunjukkan postur postur
tertentu tertentu yang yang disebut disebut dengan dengan sikap sikap pugilistik, pugilistik, yaitu yaitu suatu suatu posisi posisi di di
mana mana semua semua sendi sendi berada berada dalam dalam keadaan keadaan fleksi fleksi dan dan tangan tangan
terkepal terkepal.. Sikap Sikap yang yang demikian demikian disebut disebut juga juga sikap sikap defensif defensif.. terkepal terkepal.. Sikap Sikap yang yang demikian demikian disebut disebut juga juga sikap sikap defensif defensif..
Perbedaan Perbedaan antara antara kaku kaku mayat mayat dengan dengan kaku kaku karena karena panas panas adalah adalah ::
Adanya Adanya tanda tanda kekakuan kekakuan bekas bekas terbakar terbakar pada pada permukaan permukaan mayat mayat
pada pada kaku kaku karena karena panas panas..
Pada Pada kasus kasus kekakuan kekakuan karena karena panas, panas, otot otot akan akan mengalami mengalami laserasi laserasi
jika jika dipaksa dipaksa diregangkan diregangkan..
Pada Pada kaku kaku karena karena panas, panas, kekakuan kekakuan tersebut tersebut akan akan berlanjut berlanjut akan akan
merlanjut merlanjut terus terus sampai sampai terjadinya terjadinya pembusukan pembusukan..
2. 2. Kekakuan karena dingin (cold stiffening). Kekakuan karena dingin (cold stiffening). Jika mayat terpapar Jika mayat terpapar
suhu yang sangat dingin, maka akan terjadi pembekuan suhu yang sangat dingin, maka akan terjadi pembekuan
jaringan lemak dan otot. Jika mayat dipindahkan ke tempat jaringan lemak dan otot. Jika mayat dipindahkan ke tempat
yang suhunya lebih tinggi maka kekakuan tersebut akan yang suhunya lebih tinggi maka kekakuan tersebut akan
hilang. Kaku karena dingin cepat terjadi dan cepat juga hilang. Kaku karena dingin cepat terjadi dan cepat juga
hilang. hilang.
3. 3. Spasme kadaver Spasme kadaver (Cadaveric spasm) (Cadaveric spasm). Otot yang berkontraksi . Otot yang berkontraksi
sewaktu masih hidup akan lebih cepat mengalami kekakuan sewaktu masih hidup akan lebih cepat mengalami kekakuan sewaktu masih hidup akan lebih cepat mengalami kekakuan sewaktu masih hidup akan lebih cepat mengalami kekakuan
setelah meninggal. Pada kekakuan ini tidak ada tahap setelah meninggal. Pada kekakuan ini tidak ada tahap
pertama yaitu tahapan relaksasi. Keadaan ini biasanya terjadi pertama yaitu tahapan relaksasi. Keadaan ini biasanya terjadi
jika sebelum meninggal korban melakukan aktivitas jika sebelum meninggal korban melakukan aktivitas
berlebihan. Bentuk kekakuan akan menunjukkan saat saat berlebihan. Bentuk kekakuan akan menunjukkan saat saat
terakhir kehidupan korban. terakhir kehidupan korban.
Fenomena ini sangat jarang ditemukan. Fenomena ini sangat jarang ditemukan.
Kepentingan dari segi mediko Kepentingan dari segi mediko legal : legal :
Pada kasus bunuh diri, mungkin alat yang digunakan Pada kasus bunuh diri, mungkin alat yang digunakan
untuk tujuan bunuh diri masih berada dalam untuk tujuan bunuh diri masih berada dalam
genggaman. genggaman.
Pada kasus kematian karena tenggelam, mungkin pada Pada kasus kematian karena tenggelam, mungkin pada
tangan korban bisa terdapat daun atau rumput. tangan korban bisa terdapat daun atau rumput. tangan korban bisa terdapat daun atau rumput. tangan korban bisa terdapat daun atau rumput.
Pada kasus pembunuhan, pada gemgaman korban Pada kasus pembunuhan, pada gemgaman korban
mungkin bisa diperoleh sesuatu yang memberi petunjuk mungkin bisa diperoleh sesuatu yang memberi petunjuk
untuk mencari pembunuhnya. untuk mencari pembunuhnya.
Perbedaan antara kaku mayat dengan spasme kadaver Perbedaan antara kaku mayat dengan spasme kadaver
Kaku mayat Kaku mayat Spasme kadaver Spasme kadaver
11.. Mulai Mulai timbul timbul 11--22 jam jam setelah setelah meninggal meninggal Segera Segera setelah setelah meninggal meninggal
2. Faktor 2. Faktor
predisposisi predisposisi
-- Kematian Kematian mendadak, mendadak, aktivitas aktivitas
berlebih, berlebih, ketakutan, ketakutan, terlalu terlalu lelah, lelah,
perasaan perasaan tegang, tegang, dll dll..
3. Otot yang 3. Otot yang
terkena terkena
Semua Semua otot, otot, termasuk termasuk otot otot
volunter volunter dan dan involunter involunter..
Biasanya Biasanya terbatas terbatas pada pada satu satu
kelompok kelompok otot otot volunter volunter
4. Kaku otot 4. Kaku otot Tidak Tidak jelas, jelas, dapat dapat dilawan dilawan
dengan dengan sedikit sedikit tenaga tenaga
Sangat Sangat jelas, jelas, perlu perlu tenaga tenaga yang yang
kuat kuat untuk untuk melawan melawan kekakuannya kekakuannya
5. Kepentingan 5. Kepentingan
dari segi dari segi
mediko mediko--legal legal
Untuk Untuk perkiraan perkiraan saat saat
kematian kematian
Menunjukkan Menunjukkan cara cara kematian kematian yaitu yaitu
bunuh bunuh diri, diri, pembunuhan pembunuhan atau atau
kecelakaan kecelakaan
6. Suhu mayat 6. Suhu mayat Dingin Dingin Hangat Hangat
7. Kematian sel 7. Kematian sel Ada Ada Tidak Tidak ada ada
8. Rangsangan 8. Rangsangan
listrik listrik
Tidak Tidak ada ada respon respon otot otot Ada Ada respon respon otot otot
PERIODE RELAKSASI SEKUNDER PERIODE RELAKSASI SEKUNDER
Otot Otot menjadi menjadi relak relak (lemas) (lemas) dan dan mudah mudah digerakkan digerakkan.. Hal Hal ini ini
terjadi terjadi karena karena pemecahan pemecahan protein, protein, dan dan tidak tidak mengalami mengalami
reaksi reaksi secara secara fisik fisik maupun maupun kimia kimia.. Proses Proses pembusukan pembusukan juga juga
mulai mulai terjadi terjadi.. Pada Pada beberapa beberapa kasus, kasus, kaku kaku mayat mayat sangat sangat
cepat cepat berlangsung berlangsung sehingga sehingga sulit sulit membedakan membedakan antara antara cepat cepat berlangsung berlangsung sehingga sehingga sulit sulit membedakan membedakan antara antara
relaksasi relaksasi primer primer dengan dengan relaksasi relaksasi sekunder sekunder..
PEMBUSUKAN PEMBUSUKAN
Perubahan Perubahan warna warna.. Perubahan Perubahan ini ini pertama pertama kali kali tampat tampat pada pada
fossa fossa iliaka iliaka kanan kanan dan dan kiri kiri berupa berupa warna warna hijau hijau kekuningan, kekuningan,
disebabkan disebabkan oleh oleh perubahan perubahan hemoglobin hemoglobin menjadi menjadi
sulfmethemoglobin sulfmethemoglobin..
Perubahan Perubahan warna warna ini ini juga juga tampak tampak pada pada seluruh seluruh abdomen, abdomen,
bagian bagian depan depan genitalia genitalia eksterna, eksterna, dada, dada, wajah wajah dan dan leher leher.. Dengan Dengan
semakin semakin berlalunya berlalunya waktu waktu maka maka warnanya warnanya menjadi menjadi semakin semakin
ungu ungu..
Jangka Jangka waktu waktu mulai mulai terjadinya terjadinya perubahan perubahan warna warna ini ini adalah adalah Jangka Jangka waktu waktu mulai mulai terjadinya terjadinya perubahan perubahan warna warna ini ini adalah adalah
66- -12 12 jam jam pada pada musim musim panas panas dan dan 11- -33 hari hari pada pada musin musin dingin dingin..
Perubahan Perubahan warna warna tersebut tersebut juga juga diikuti diikuti dengan dengan
pembengkakan pembengkakan mayat mayat.. Otot Otot sfingter sfingter mengalami mengalami relaksasi relaksasi
sehingga sehingga urin urin dan dan faeses faeses keluar keluar.. Lidah Lidah juga juga terjulur terjulur.. Bibir Bibir
menebal, menebal, mulut mulut membuka membuka dan dan busa busa kemerahan kemerahan bisa bisa terlihat terlihat
keluar keluar dari dari rongga rongga mulut mulut.. Mayat Mayat berbau berbau tidak tidak enak enak disebabkan disebabkan
oleh oleh adanya adanya gas gas pembusukan pembusukan.. Gas Gas ini ini bisa bisa terkumpul terkumpul pada pada suatu suatu
rongga rongga sehingga sehingga mayat mayat menjadi menjadi tidak tidak mirip mirip dengan dengan korban korban
sewaktu sewaktu masih masih hidup hidup.. Gas Gas ini ini selanjutnya selanjutnya juga juga bisa bisa membentuk membentuk
lepuhan lepuhan kulit kulit
Lepuhan Lepuhan Kulit Kulit (blister) (blister)
Mulai Mulai tampak tampak 36 36 jam jam setelah setelah
meninggal meninggal.. Kulit Kulit ari ari dapat dapat
dengan dengan cukup cukup mudah mudah
dikelupas dikelupas.. Di Di mana mana akan akan dikelupas dikelupas.. Di Di mana mana akan akan
tampak tampak cairan cairan berwarna berwarna
kemerahan kemerahan yang yang sedikit sedikit
mengandung mengandung albumin albumin..
Belatung Belatung
Jika Jika pembusukan pembusukan terus terus berlangsung, berlangsung, maka maka bau bau busuk busuk yang yang
timbul timbul akan akan menarik menarik lalat lalat untuk untuk hinggap hinggap pada pada mayat mayat.. Lalat Lalat
menempatkan menempatkan telurnya telurnya pada pada mayat, mayat, di di mana mana dalam dalam waktu waktu 88- -24 24 jam jam
telur telur akan akan menetas menetas menghasilkan menghasilkan larva larva- -yang yang sering sering disebut disebut belatung belatung..
Dalam Dalam waktu waktu 44- -55 hari, hari, belatung belatung ini ini lalu lalu menjadi menjadi pupa, pupa, dimana dimana setelah setelah
44- -55 hari hari kemudian kemudian akan akan menjadi menjadi lalat lalat dewasa dewasa.. Pada Pada tahap tahap ini ini bagian bagian
dari dari tulang tulang tengkorak tengkorak mulai mulai tampak tampak.. Rektum Rektum dan dan uterus uterus juga juga tampak tampak dari dari tulang tulang tengkorak tengkorak mulai mulai tampak tampak.. Rektum Rektum dan dan uterus uterus juga juga tampak tampak
dan dan uterus uterus gravid gravid juga juga bisa bisa mengeluarkan mengeluarkan isinya isinya
Rambut Rambut dan dan kuku kuku dengan dengan mudah mudah dapat dapat dicabut dicabut.. Bagian Bagian perut perut dan dan
dada dada bisa bisa pecah pecah berhubung berhubung besarnya besarnya tekanan tekanan gas gas yang yang
dikandungnya dikandungnya.. Jika Jika pembusukan pembusukan terus terus berlangsung, berlangsung, maka maka jaringan jaringan- -
jaringan jaringan menjadi menjadi lunak, lunak, rapuh rapuh dan dan berwarna berwarna kecoklatan kecoklatan..
Organ tubuh bagian dalam Organ tubuh bagian dalam
Organ tubuh bagian dalam juga mengalami perubahan. Bentuk Organ tubuh bagian dalam juga mengalami perubahan. Bentuk
perubahan sama seperti diatas, jaringan perubahan sama seperti diatas, jaringan- -jaringan menjadi jaringan menjadi
berwarna kecoklatan. Ada yang cepat membusuk dan ada yang berwarna kecoklatan. Ada yang cepat membusuk dan ada yang
lambat. lambat.
Jaringan yang cepat membusuk : Jaringan yang cepat membusuk :
Laring Laring
Trakea Trakea Trakea Trakea
Otak terutama pada anak Otak terutama pada anak- -anak anak
Lambung Lambung
Usus halus Usus halus
Hati Hati
Limpa Limpa
Jaringan yang lambat membusuk : Jaringan yang lambat membusuk :
Jantung Jantung
Paru Paru- -paru paru
Ginjal Prostat Ginjal Prostat
Uterus non gravid Uterus non gravid
Pembusukan dalam air Pembusukan dalam air
Pembusukan dalam air lebih lambat prosesnya dibandingkan Pembusukan dalam air lebih lambat prosesnya dibandingkan
pembusukan pada udara terbuka. Setelah mayat dikeluarkan pembusukan pada udara terbuka. Setelah mayat dikeluarkan pembusukan pada udara terbuka. Setelah mayat dikeluarkan pembusukan pada udara terbuka. Setelah mayat dikeluarkan
dari dalam air, maka proses pembusukan akan berlangsung dari dalam air, maka proses pembusukan akan berlangsung
sangat cepat, lebih kurang 16 kali lebih cepat dibandingkan sangat cepat, lebih kurang 16 kali lebih cepat dibandingkan
biasanya. Karena itu pemeriksaan post biasanya. Karena itu pemeriksaan post- -mortem harus segera mortem harus segera
dilaksanakan pada kasus mati tenggelam. dilaksanakan pada kasus mati tenggelam.
Kecepatan pembusukan juga bergantung kepada jenis airnya; Kecepatan pembusukan juga bergantung kepada jenis airnya;
pada air yang kotor tidak mengalir dan dalam, pembusukan pada air yang kotor tidak mengalir dan dalam, pembusukan
lebih cepat. lebih cepat.
Pada mayat yang tenggelam, waktu yang dibutuhkan untuk Pada mayat yang tenggelam, waktu yang dibutuhkan untuk
muncul dan mulai mengapung adalah 24 jam. Kecepatan muncul dan mulai mengapung adalah 24 jam. Kecepatan
pengapungan mayat tergantung dari : pengapungan mayat tergantung dari :
Usia. Usia. Mayat anak Mayat anak- -anak dan orangtua lebih lambat anak dan orangtua lebih lambat
terapung. terapung.
Bentuk tubuh. Bentuk tubuh. Orang yang gemuk dan kuat, Orang yang gemuk dan kuat,
mayatnya cepat terapung. Mayat yang kurus lebih mayatnya cepat terapung. Mayat yang kurus lebih mayatnya cepat terapung. Mayat yang kurus lebih mayatnya cepat terapung. Mayat yang kurus lebih
lambat terapung. lambat terapung.
Keadaan air. Keadaan air. Pada air yang jernih, pengapungan Pada air yang jernih, pengapungan
mayat lebih lambat terjadi dibandingkan dnegan pada mayat lebih lambat terjadi dibandingkan dnegan pada
air kotor. air kotor.
Cuaca. Cuaca. Pada musin panas, pengapungan mayat 3 kali Pada musin panas, pengapungan mayat 3 kali
lebih cepat dibandingkan pada musim dingin. lebih cepat dibandingkan pada musim dingin.
Faktor Faktor--faktor yang mempengaruhi kecepatan faktor yang mempengaruhi kecepatan
pembusukan. pembusukan.
Temperatur Temperatur.. Temperatur Temperatur yang yang paling paling cocok cocok untuk untuk proses proses
pembusukan pembusukan adalah adalah antara antara 700 700F F sampai sampai 1000 1000F F.. Pembusukan Pembusukan
akan akan melambat melambat diatas diatas temperatur temperatur 1000 1000F F dan dan dibawah dibawah 700 700F, F,
dan dan berhenti berhenti dibawah dibawah 320 320 F F atau atau diatas diatas 2120 2120F F ..
Udara Udara.. Udara Udara yang yang mempercepat mempercepat pembusukan pembusukan.. Kecepatan Kecepatan
pembusukan pembusukan lebih lebih lambat lambat didalam didalam air air dan dan dalam dalam tanah tanah
dibandingkan dibandingkan di di udara udara terbuka terbuka.. dibandingkan dibandingkan di di udara udara terbuka terbuka..
Kelembaban Kelembaban.. Keadaan Keadaan lembab lembab mempercepat mempercepat proses proses
pembusukan pembusukan..
Penyebab Penyebab kematian kematian.. Bagian Bagian tubuh tubuh yang yang terluka terluka biasanya biasanya lebih lebih
cepat cepat membusuk membusuk.. Beberapa Beberapa jenis jenis racun racun bisa bisa memperlambat memperlambat
pembusukan, pembusukan, misalnya misalnya arsen, arsen, zinc zinc (seng) (seng) dan dan golongan golongan logam logam
antimon antimon.. Mayat Mayat penderita penderita yang yang meninggal meninggal karena karena penyakit penyakit
kronis kronis lebih lebih cepat cepat membusuk membusuk dibandingkan dibandingkan mayat mayat orang orang
sehat sehat..
Adiposera Adiposera
Fenomena Fenomena ini ini terjadi terjadi pada pada mayat mayat yang yang tidak tidak mengalami mengalami
proses proses pembusukan pembusukan yang yang biasa biasa.. Melainkan Melainkan mengalami mengalami
pembentukan pembentukan adiposera adiposera.. Adiposera Adiposera merupakan merupakan subtansi subtansi yang yang
mirip mirip seperti seperti lilin lilin yang yang lunak, lunak, licin licin dan dan warnanya warnanya bervariasi bervariasi mulai mulai
dari dari putih putih keruh keruh sampai sampai coklat coklat tua tua.. Adiposera Adiposera mengandung mengandung asam asam
lemak lemak bebas, bebas, yang yang dibentuk dibentuk melalui melalui proses proses hidrolisa hidrolisa dan dan
hidrogenasi hidrogenasi setelah setelah kematian kematian.. Adanya Adanya enzim enzim bakteri bakteri dan dan air air hidrogenasi hidrogenasi setelah setelah kematian kematian.. Adanya Adanya enzim enzim bakteri bakteri dan dan air air
sangat sangat penting penting untuk untuk berlangsungnya berlangsungnya proses proses tersebut tersebut.. Dengan Dengan
demikian, demikian, maka maka adiposera adiposera biasanya biasanya terbentuk terbentuk pada pada mayat mayat yang yang
terbenam terbenam dalam dalam air air atau atau rawa rawa- -rawa rawa..
Lama Lama pembentukan pembentukan adiposera adiposera ini ini juga juga bervariasi, bervariasi, mulai mulai
dari dari 11 minggu minggu sampai sampai 10 10 minggu minggu.. Kepentingan Kepentingan medikolegal medikolegal dari dari
adiposere adiposere adalah adalah dapat dapat menunjukkan menunjukkan tempat tempat kematian kematian (kering, (kering,
panas panas atau atau tempat tempat basah) basah)..
Mummifikasi Mummifikasi
Mayat Mayat mengalami mengalami pengawetan pengawetan akibat akibat proses proses pengeringan pengeringan dan dan
penyusutan penyusutan bagian bagian- -bagian bagian tubuh tubuh.. Kulit Kulit menjadi menjadi kering, kering, keras keras
dan dan menempel menempel pada pada tulang tulang kerangka kerangka.. Mayat Mayat menjadi menjadi lebih lebih tahan tahan
dari dari pembusukan pembusukan sehingga sehingga masih masih jelas jelas menunjukkan menunjukkan ciri ciri- -ciri ciri
seseorang seseorang..
Fenomena Fenomena ini ini terjadi terjadi pada pada daerah daerah yang yang panas panas dan dan lembab, lembab, di di Fenomena Fenomena ini ini terjadi terjadi pada pada daerah daerah yang yang panas panas dan dan lembab, lembab, di di
mana mana mayat mayat dikuburkan dikuburkan tidak tidak begitu begitu dalam dalam dan dan angin angin yang yang
panas panas selalu selalu bertiup bertiup sehingga sehingga mempercepat mempercepat penguapan penguapan cairan cairan
tubuh tubuh..
Lama Lama terjadinya terjadinya mummifikasi mummifikasi adalah adalah antara antara 44 bulan bulan sampai sampai
beberapa beberapa tahun tahun.. Kepentingan Kepentingan medikolegal medikolegal dari dari mummfikasi mummfikasi
adalah adalah dapat dapat menunjukkan menunjukkan tempat tempat kematian kematian (kering, (kering, panas panas atau atau
tempat tempat basah) basah)..
Penentuan Lama Kematian Penentuan Lama Kematian
Isi Saluran Pencernaan Isi Saluran Pencernaan
Makanan masuk kedalam saluran pencernaan akan mengalami proses Makanan masuk kedalam saluran pencernaan akan mengalami proses
pencernaan hingga akhirnya akan dikeluarkan dari tubuh. Proses yang pencernaan hingga akhirnya akan dikeluarkan dari tubuh. Proses yang
mempunyai pola dan waktu yang tetap ini dapat pula dipakai sebagai mempunyai pola dan waktu yang tetap ini dapat pula dipakai sebagai
petunjuk. petunjuk.
Isi Lambung Isi Lambung
Dalam 1 jam pertama separuh dari makanan yang masuk ke lambung Dalam 1 jam pertama separuh dari makanan yang masuk ke lambung
sudah dicernakan dan masuk ke pilorus. Setengahnya dari sisa ini akan sudah dicernakan dan masuk ke pilorus. Setengahnya dari sisa ini akan
Dalam 1 jam pertama separuh dari makanan yang masuk ke lambung Dalam 1 jam pertama separuh dari makanan yang masuk ke lambung
sudah dicernakan dan masuk ke pilorus. Setengahnya dari sisa ini akan sudah dicernakan dan masuk ke pilorus. Setengahnya dari sisa ini akan
masuk ke pilorus pada jam ke 2. Sisa setengahnya lagi akan selesai masuk ke pilorus pada jam ke 2. Sisa setengahnya lagi akan selesai
dicerna dan keluar dari lambung pada jam ke 3, dan selesai seluruhnya dicerna dan keluar dari lambung pada jam ke 3, dan selesai seluruhnya
kira kira- -kira 4 jam. Makanan yang mengandung banyak karbohidrat akan kira 4 jam. Makanan yang mengandung banyak karbohidrat akan
lebih cepat dicerna (cepat keluar dari lambung); yang mengandung lebih cepat dicerna (cepat keluar dari lambung); yang mengandung
protein lebih lama dan yang paling lama yang mengandung lemak. protein lebih lama dan yang paling lama yang mengandung lemak.
Tetapi perlu diperhitungkan tonus dan keadaan lambung, seperti Tetapi perlu diperhitungkan tonus dan keadaan lambung, seperti
gangguan fungsi pilorus dan keadaan fisik korban sebelum mati. Syok, gangguan fungsi pilorus dan keadaan fisik korban sebelum mati. Syok,
koma, geger otak, depresi mental menghambat gerakan pencernaan. koma, geger otak, depresi mental menghambat gerakan pencernaan.
Usus Usus
Makanan Makanan yang yang sudah sudah dicerna dicerna sampai sampai di di daerah daerah ileo ileo- -caecal caecal dalam dalam waktu waktu
66- -88 jam, jam, di di colon colon tranversum tranversum dalam dalam waktu waktu 99- -10 10 jam jam colon colon- -pelvis pelvis 12 12- -14 14
jam, jam, dikeluarkan dikeluarkan dalam dalam waktu waktu 24 24- -28 28 jam jam.. Penentuan Penentuan lama lama kematian kematian
dari dari isi isi pencernaan pencernaan ini ini dinilai dinilai dari dari suatu suatu korban korban makan makan dan dan tidak tidak ada ada
hubungan hubungan langsung langsung dengan dengan waktu waktu pemeriksaan pemeriksaan dilakukan dilakukan..
Kandung Kandung kemih kemih
Kandung Kandung kemih kemih biasanya biasanya dikosongkan dikosongkan sebelum sebelum tidur, tidur, dan dan dalam dalam waktu waktu
tidur tidur isi isi kandung kandung kemih kemih akan akan bertambah bertambah.. Bila Bila didapati didapati mayat mayat pada pada pagi pagi
hari hari dengan dengan kandung kandung kemih kemih kosong, kosong, kemungkinan kemungkinan ia ia meninggal meninggal
menjelang menjelang pagi pagi hari hari dan dan bila bila masih masih penuh penuh tentu tentu meninggalnya meninggalnya lebih lebih menjelang menjelang pagi pagi hari hari dan dan bila bila masih masih penuh penuh tentu tentu meninggalnya meninggalnya lebih lebih
awal awal..
Pakaian Pakaian
Pakaian Pakaian dapat dapat menentukan menentukan lama lama kematian kematian karena karena orang orang mempunyai mempunyai
kebiasaan kebiasaan menggunakan menggunakan pakaian pakaian sesuai sesuai dengan dengan waktu waktu Pakaian Pakaian
kantor/sekolah, kantor/sekolah, pakaian pakaian tidur, tidur, pakaian pakaian renang, renang, olah olah raga raga dan dan lain lain- -lain, lain,
kadang kadang- -kadang kadang dapat dapat dipakai dipakai sebagai sebagai petunjuk petunjuk.. Bila Bila korban korban terbunuh terbunuh
sedang sedang memakai memakai pakaian pakaian tidur tidur tentu tentu diperkirakan diperkirakan waktu waktu kematian kematian
adalah adalah malam malam atau atau sebelum sebelum bangun bangun pagi pagi..
Jam tangan Jam tangan
Bila korban memakai jam tangan pada waktu mengalami cedera Bila korban memakai jam tangan pada waktu mengalami cedera
maka saat kematian dapat ditunjukkan secara tepat dari jarum maka saat kematian dapat ditunjukkan secara tepat dari jarum
jam berhenti. Begitu juga dengan peristiwa kebakaran. jam berhenti. Begitu juga dengan peristiwa kebakaran.
Dari Dari semula semula sudah sudah dikemukakan dikemukakan bahwa bahwa tujuan tujuan pengetahuan pengetahuan
tanatologi tanatologi adalah adalah untuk untuk kepentingan kepentingan medikolegal, medikolegal, terutama terutama
berkaitan berkaitan dengan dengan post post- -mortem mortem interval interval.. Pengetahuan Pengetahuan ini ini harus harus
selalu selalu diterapkan diterapkan dalam dalam pemeriksaan pemeriksaan mayat mayat..
Bila Bila saat saat kematian kematian korban korban tidak tidak diketahui, diketahui, maka maka beberapa beberapa petunjuk petunjuk
di di bawah bawah ini ini dapat dapat dipakai dipakai..
Jam Jam pertama pertama kematian kematian.. Tubuh Tubuh masih masih hangat hangat (dengan (dengan termometer termometer
panjang panjang didapati didapati suhu suhu 370 370 C), C), otot otot- -otot otot masih masih lemas lemas selurunya selurunya
(periode (periode relaksasi relaksasi primer), primer), kornea kornea mata mata bening, bening, belum belum tampak tampak atau atau
belum belum jelas jelas adanya adanya lebam lebam mayat mayat..
44- -66 jam jam.. Telah Telah mulai mulai dingin dingin (suhu (suhu rektal rektal 34 34- -350 350 C), C), kaku kaku mayat mayat di di
rahang rahang telah telah di di telah telah ada, ada, begitu begitu juga juga di di beberapa beberapa persendian, persendian, rahang rahang telah telah di di telah telah ada, ada, begitu begitu juga juga di di beberapa beberapa persendian, persendian,
lebam lebam mayat mayat masih masih hilang hilang pada pada penekanan penekanan..
10 10- -12 12 jam jam.. Mayat Mayat mulai mulai dingin dingin (suhu (suhu sekitar sekitar 29 29- -300 300 C), C), kaku kaku mayat mayat
lengkap lengkap di di seluruh seluruh tubuh tubuh seperti seperti papan, papan, bila bila diangkat diangkat kaki, kaki, panggul panggul
dan dan punggung punggung juga juga terangkat, terangkat, lebam lebam mayat mayat sangat sangat jelas jelas dan dan tidak tidak
hilang hilang pada pada penekanan penekanan..
16 16- -18 18 jam jam.. Mayat Mayat dingin dingin (sama (sama dengan dengan suhu suhu ruang ruang 28 28- -290 290 C), C), kaku kaku
mayat mayat di di beberapa beberapa persendian persendian telah telah hilang, hilang, mulai mulai tampak tampak tanda tanda- -
tanda tanda pembusukan pembusukan terutama terutama di di perut perut bagian bagian kanan kanan bawah bawah tampak tampak
biru biru kehijauan, kehijauan, lebam lebam mayat mayat luas luas di di bagian bagian terendah terendah dari dari tubuh tubuh..
20 20- -24 24 jam jam.. Dingin, Dingin, kaku kaku mayat mayat sudah sudah menghilang menghilang (relaksasi (relaksasi
sekunder), sekunder), tanda tanda pembusukan pembusukan makin makin jelas, jelas, perut perut mulai mulai tegang, tegang, bau bau
pembusukan, pembusukan, darah darah pembusukan pembusukan keluar keluar dari dari hidung hidung dan dan mulut mulut..
30 30- -36 36 jam jam.. Mayat Mayat menggembung, menggembung, maka maka bengkak, bengkak, mata mata tertutup, tertutup,
bibir bibir menebal, menebal, keluar keluar gas gas dan dan air air pembusukan pembusukan keluar keluar dari dari hidung hidung
dan dan mulut, mulut, tampak tampak garis garis pembuluh pembuluh darah darah di di permukaan permukaan tubuh tubuh
((marble marble appearance) appearance)..
40 40- -48 48 jam jam.. Gelembung Gelembung pembusukan pembusukan di di seluruh seluruh tubuh, tubuh, skrotum skrotum
bengkak, bengkak, lidah lidah bengkak bengkak dan dan menonjol menonjol keluar keluar.. Sebagian Sebagian gelembung gelembung
pecah, pecah, kulit kulit muda muda terkelupas terkelupas.. pecah, pecah, kulit kulit muda muda terkelupas terkelupas..
33 hari hari.. Pembusukan Pembusukan lanjut, lanjut, uterus uterus bisa bisa prolaps prolaps.. Demikian Demikian juga juga anus, anus,
mata mata menonjol menonjol keluar, keluar, muka muka sangat sangat bengkak bengkak kehitaman kehitaman rambut rambut dan dan
kuku kuku mudah mudah dicabut dicabut..
44- -55 hari hari.. Perut Perut mengempes mengempes kembali kembali karena karena gas gas keluar keluar dan dan celah celah
jaringan jaringan yang yang rusak/hancur, rusak/hancur, satura satura kepala kepala merenggang, merenggang, otak otak
mengalami mengalami perlunakan perlunakan menjadi menjadi seperti seperti bubur bubur..
66- -10 10 hari hari.. Jaringan Jaringan lunak lunak tubuh tubuh melembek melembek dan dan lama lama- -lama lama menjadi menjadi
hancur, hancur, rongga rongga dada dada dan dan perut perut bisa bisa terlihat terlihat karena karena sebagian sebagian otot otot
sudah sudah hancur hancur dan dan seluruhnya seluruhnya hingga hingga tinggal tinggal tulang tulang belulang belulang..
Gambar Proses tanatologi selengkapnya Gambar Proses tanatologi selengkapnya