Anda di halaman 1dari 5

Belajar dari Kasus Enron dan WorldCom

A. Kasus Enron
Sudut Pandang Perusahaan
Parapemegang saham enron kehilangan investasi sebesar $ 74 miliar $ 4!" miliar#$4!miliar
diakibatkan oleh ke$urangan% selama 4 tahun sebelum akhirn&a Enrondin&atakan bangkrut. Para
pemegang saham akhirn&a han&a mendapatkan sebesar $''.( miliar melalui kompensasi
kerugian. )alam hal ini dan Enron lalai dalammelindungi kepentingan pemegang saham* antara
lain melalui pelanggran etikaantara lainn&a+
a. )e,an )ireksi Enron tidak memiliki nilaiketerbukaan kepada para pemegang sahamn&a. CE-
Enron sebelum Kenneth .a&*/e00re& 1killing memberikan perintah bagi para eksekuti0
perusahaan untuk terusmen$ari $ara#$ara untuk menutupi posisi utang perusahaan guna
mengelabuiekspektasi pemegang saham dan ,all street.
b.2anajemen mengorbankan kejujuran demi nama baikdan reputasi mereka sebagai eksekuti0
perusahaan paling terhormat dan palingsukses di Amerika serta kompensasi 0inansial mereka.
Ketika mereka mulaimengetahui bah,a beberapa dari lini bisnis mereka dan nilai saham mereka
mulaimengalami penurunan* mereka tidak jujur men&ampaikann&a kepada pemegang sahamserta
kar&a,an &ang juga sebagai pemegang saham. Pada persidangan pada tahun(""3* hakim
memutuskan bah,a CE- Enron kala itu* Kenneth .a& bersalah dengan men&atakanbah,a
4perusahaan sedang dalam pun$akn&a5 kepada publik dan pemegang sahamketika akhirn&a la&
mulai men&adari bah,a krisis keuangan Enron sudah tidakbisa dikendalikan lagi.
6ntuk dapatmelindungi kepentingan stakeholder*de,an direksi Enron membuat
serangkaian nilai#nilai etika &ang termaktub dalam Enrons Code of Ethics sebagaipanduan
bagi segenap direksi* manajer dan kar&a,an baik pada induk perusahaanEnron* Anak perusahaan
maupun a0iliasin&a* dalam melindungi kepentingan stakeholderseperti kar&a,an perusahaan*
regulator danpemerintah* mas&arakat sebagaikonsumen serta alam dan lingkungan. 7etapi* tujuan
dari Enrons Code of Ethics itu tidak ter$apai karena adan&a berbagaipelanggaran etika* antara
lain8
a. Enron gagal dalam melindungi kepentingankar&a,an
1alah satu nilaietika dalam Enrons Code of Ethics adalahintegritas integrit)y, dalam
halini* Enron berjanji untuk mengatakan hal &ang sebenar#benarn&a kepada &angmembutuhkan.
)ana pensiun kar&a,an enron diinvestasikan dalam bentuk saham* dansaham &ang digunakan
adalah saham enron. Ketika akhirn&a manajemen enron mulaimen&adari bah,a nilai saham
mereka semakin merosot* pihak manajemen mengatakanhal &ang sebalikn&a dan melarang
penjualan saham oleh dana pensiun. Akibatn&aadalah* dana pensiun kar&a,an kemudian
mengalami kerugian &ang besar danakhirn&a nasib dana pensiun kar&a,an kedepan mengalami
ketidak pastian. )anapensiun sebesar $ ( miliar akhirn&a hilang dan han&a tergantikan sebesar $
9!juta dari kompensasi kerugian.
b. Enron gagal melindungi kepentingan mas&arakat
1alah satu nilaietika dalam Enrons Code of Ethicsadalah exellence* dalam hal ini*Enron
berjanji untuk meningkatkat pela&anan melalui mutu kinerja kepada stakeholder sebagai $ara
untukmeningkatkan reputasi mereka. 7ujuan dari nilai etika ini tidak ter$apai karenaadan&a
ke$urangan &ang dilakukan para pelaku pemasaran Enron. Pada juni (""'*terjadi :9 pemadaman
listrik bergilir di Cali0ornia &ang sebagian besardiakibatkan oleh para pemasar enron guna
menaikkan da&a ta,ar mereka dalammeningkatkan harga pela&anan listrik* bahkan sampai (";
lipat.
Sudut Pandang Akuntan/Auditor
Berdasarkankode etik <A< independensi adalah sikap &ang diharapkan dari seorang
akuntanuntuk tidak mempun&ai kepentingan pribadi dalam pelaksanaan tugasn&a. 1etiapakuntan
harus independen dari semua kepentingan &ang bertentangan dan pengaruh&ang tidak la&ak.
)alamkasus Enron* Andersen melanggar independensin&a sebagai auditor
<ndependendengan bekerja sama dengan klien untuk melakukan ke$urangan dan
tidakmengungkapkan ken&ataan sebenarn&a.
<ntegritasmerupakan kualitas &ang menjadikan timbuln&a keper$a&aan mas&arakat
dan tantangannilai tertinggi bagi akuntan dalam menguji semua keputusann&a*
&angmengharuskann&a jujur dan terus terang dalam batasan objek pemeriksaan.
-bjektivitasmerupakan suatu ke&akinan* kualitas &ang memberikan nilai bagi
pela&anan ataujasa akuntan. <ni merupakan $iri &ang membedakan pro0esi akuntan dengan
pro0esilainn&a. Prinsip ini menetapkan suatu ke,ajiban bagi akuntan untuk tidakmemihak* jujur
se$ara intelektual dan bebas dari kon0lik kepentingan.
Andersen dalam kasus Enron sudah sangat jelas tidak mempertahankanintegritas dan
objektivitas* karena tidak ingin melepaskan Enron sebagai klienterbesarn&a dan mendapatkan 0ee
&ang besar dan membiarkan salah saji material&ang diketahuin&a menjadi semakin berkembang
dan tidak diungkapkan
asus WorldCom
SudutPandang Perusahaan
WorldCom gagaldalam melindungi kepentingan para pemegang sahamn&a ketika CE-
WorldCom* BernieEbbers* melakukan pelanggaran etika bisnis* dengan $ara menekan C=-
1$ott1ulivan untuk men$atatkan jumlah &ang bukan sebenarn&a dalam nera$a gunamengelabui
investor dan ,allstreet serta memudahkan merekan dalam menerimapendanaan dari kreditor. >al
itu terlihat Ketika akhirn&a skandal itu mulaiter$ium* harga saham WorldCom anjlok sebesar ?4
@ pada januari (""( dari harga$ 3( pada tahun '??? serta ma$etn&a pemba&aran utang
WorldCom kepadakreditorn&a.
2anajemen WorldCom*akibat pelanggaran dalam hal etika diatas* men&ebabkan
WorldCom gagal dalammelindungi kepentingan stakeholder
a. WorldCom gagal dalam melindungi kepentingan kar&a,andan mas&arakat dalam hal
kesejahteraann&a. )ana pensiun World$om serta ban&akdana pensiun mas&arakat diinvestasikan
dalam bentuk saham WorldCom. ketikaakhirn&a WorldCom din&atakan bangkrut* maka )ana
Pensiun kar&a,an &angditanamkan dalam saham perusahaan kemudian mengalami penurunan
nilai &angsigni0ikan
b. WorldCom gagal dalam hal kepatuhann&a terhadaphukum. 2anajemen WorldCom dianggap tidak
mempun&ai nilai kejujuran dimatapenegak hukum. WorldCom membohongipenegak hukum
dengan menghan$urkan dokumen#dokumen pendukung skandal tersebutserta memberi
keterangan palsu di pengadilan. 7idak adan&a nilai kejujurandiatas menjadi pelengkap
pelanggaran etika &ang dilakukan oleh manajemenWorldCom.
SudutPandang Akuntan/Auditor
1etiappraktisi tidak boleh terlibat dalam setiap bisnis* pekerjaan* atau aktivitas&ang
dapat mengurangi integritas* objektivitas*dan reputasi pro0esi &ang dapatmengakibatkan
pertentangan dngan jasa pro0essional &ang diberikann&a. Pelanggarandalam hal nilai#bilai
tersebut dianggap men$ederai nilai#nilai etika pro0esiakuntan. )alam kasus WorldCom* terjadi
bentuk pelanggaran integritas*objektivitas* serta reputasi pro0esi . )alam hal ini* C=- WorlCom*
1$ott1ullivan mendapatkan tekanan dari CE- WorldCom* Bernard Ebbers* untuk
men$atatkanbeban &ang semakin tidak terkendali kedalam pos investasi guna meningkatkannilai
nera$a perusahaan. Ailai aset dalam nera$a juga digelembungkan dengan$ara meningkatkan pos
penerimaan dari"corporate unallocated revenue accounts". >al ini berakibat padamas&arakat*
investor dan kreditor dalam hal pengambilan keputusan.
.