Anda di halaman 1dari 3

SENIN, 1 SEPTEMBER 2014 CHRISTIAN CHANDRA

13011040
TK4103 EKONOMI DAN MANAJEMEN PROYEK TEKNIK KIMIA
PERSEROAN TERBATAS (PT)

Definisi
Berdasarkan UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, Perseroan Terbatas (PT)
adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian,
melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan
memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang serta peraturan
pelaksanaannya. PT menjalankan usahanya dengan modal yang terdiri dari saham-saham,
yang pemiliknya memiliki bagian perusahaan sebanyak saham yang dimilikinya.

Mekanisme Pendirian

PT didirikan oleh 2 orang atau lebih dengan akte pendirian yang dibuat di depan notaris dan
selanjutnya dikirimkan kepada Menteri Hukum dan HAM untuk mendapatkan pengesahan.
Setelah mendapat pengesahan, pendiri PT berkewajiban mengumumkan akte pendirian dalam
Berita Negara Republik Indonesia (BNRI). Meskipun pengesahan dari Menteri Hukum dan
HAM belum diperoleh, namun sebuah PT sudah dapat beroperasi melakukan kegiatannya.

Akte pendirian PT memuat anggaran dasar perseroan yang memuat tentang maksud, tujuan,
serta jangka waktu pendirian PT, jumlah modal dasar, jumlah lembar saham, dan nilai
nominalnya. Selain itu akte pendirian juga memuat tentang wewenang dan tanggung jawab
pengurus (termasuk komisaris), perhitungan tahunan, rapat umum pemegang saham,
pembagian keuantungan, perubahan anggaran dasar, dan pembubaran PT.

Jenis Perusahaan
Ada 6 jenis Perseroan Terbatas, yaitu:
1. PT Tertutup
PT Tertutup adalah Perseroan Terbatas yang saham-sahamnya hanya dimiliki oleh orang-
orang tertentu, tetapi setiap orang dapat ikut serta dalam modalnya.
2. PT Terbuka
PT Terbuka adalah Perseroan Terbatas yang saham-sahamnya boleh dimiliki oleh setiap
orang. Jadi, setiap orang dapat ikut ambil bagian dalam modal perusahaan.
SENIN, 1 SEPTEMBER 2014 CHRISTIAN CHANDRA
13011040
3. PT Kosong
PT Kosong adalah Perseroan Terbatas yang sudah tidak menjalankan usahanya lagi,
tinggal namanya saja. Namun, karena masih terdaftar, PT ini dapat dijual untuk
diusahakan lagi.
4. PT Asing
PT Asing adalah Perseroan Terbatas yang didirikan di luar negeri menurut hukum yang
berlaku di sana, dan mempunyai tempat kedudukan di luar negeri juga.
5. PT Domestik
PT Domestik adalah Perseroan Terbatas yang menjalankan kegiatan usahanya dan berada
di dalam negeri, juga mengikuti peraturan-peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah
setempat.
6. PT Perseorangan
PT Perseorangan adalah Perseroan Terbatas yang seluruh sahamnya jatuh di satu tangan
sehingga kekuasaan direktur tidak terpisah dengan Rapat Umum Pemegang Saham.

Struktur Organisasi dan Pembagian Wewenang

Gambar 1. Struktur Organisasi Perseroan Terbatas (PT)

RUPS adalah kelengkapan organisasi PT yang paling utama dan merupakan forum rapat dari
para pemegang saham atau pemilik perusahaan (pemilik modal) yang memiliki kekuasaan
tertinggi dalam perseroan terbatas yang tidak diserahkan atau diberikan pada Direksi atau
Komisaris, serta RUPS berhak memperoleh segala penjelasan yang berkaitan dengan semua
kegiatan PT. Kewenangan RUPS yaitu:
Mengangkat dan memberhentikan Direksi dan Komisaris.
Membuat dan mengubah Anggaran Dasar dan Anggaran Dasar Rumah Tangga
Perusahaan.
RUPS (Rapat
Umum Pemegang
Saham)
Dewan Direksi
Dewan
Komisaris
SENIN, 1 SEPTEMBER 2014 CHRISTIAN CHANDRA
13011040
Menyetujui atau mengesahkan laporan tahunan perusahaan.
Menyetujui dan mengesahkan rencana kerja dan anggaran perusahaan yang akan
datang.
Menetapkan merger (penggabungan) akuisisi, konsolidasi, pemisahan perusahaan,
dan pembubaran perusahaan.

Direksi (pengurus) adalah organ perseroan yang bertanggung jawab penuh atas kepengurusan
perseroan untuk kepentingan dan tujuan perseroan, serta mewakili perseroan baik di dalam
maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar. Tugas direksi adalah
sebagai berikut:
Sebagai perwakilan perusahaan. Direksi bertanggung jawab penuh atas kepengurusan
perseroan serta mewakili perseroan baik di dalam maupun di luar pengadilan.
Sebagai pengurusan (pengelola perusahaan). Pengelolaan suatu PT dilaksanakan oleh
Direksi dan berpedoman pada Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga dan
keputusan-keputusan RUPS.

Komisaris adalah organ perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan
atau khusus serta memberikan nasihat kepada Direksi baik diminta ataupun tidak dalam
menjalankan perseroan. Apabila Direksi berhalangan, Komisaris dapat diberikan kewenangan
untuk melakukan pengurusan atau pengelolaan sesuai dengan keputusan RUPS.