Anda di halaman 1dari 12

UPAYA MEREDUKSI DAGING SAPI GLONGGONGAN MELALUI

PELATIHAN PEMBUATAN SUPLEMEN PAKAN TERNAK RUMINANSIA


MENGGUNAKAN UMMB ( UREA MOLASES MULTINUTRIENT BLOK)
DENGAN METODE PERUNUT RADIOISOTOP DI DESA JATISARONO
KECAMATAN NANGGULAN KABUPATEN KULONPROGO
*)
Oleh: Sugi Rahayu
**)
, Dyah Purwaningsih
***)
, Pujianto
****)
Pendahuluan
Kebutuhan bahan pangan berupa daging khususnya daging sapi semakin hari
semakin meningkat !al ini dipi"u dengan meningkatnya kesadaran manusia akan
pentingnya kebutuhan gi#i yang berasal dari daging hewani Keadaan tersebut juga
didorong oleh meningkatnya tingkat kesejahteraan hidup manusia sehingga tingkat
permintaan daging hewani meningkat pula $ingginya permintaan kebutuhan akan
daging sapi men"apai pun"aknya pada waktu hari raya % hari raya idul &itri maupun
idul adha) 'kibatnya, para peternak dan pedagang sapi berusaha menjual ternaknya
sebanyak mungkin
Perilaku atau budaya masyarakat peternak dan pedagang sapi di (ndonesia
masih belum pro&esional !anya untuk mendapatkan keuntungan yang berlebih rela
melakukan tindakan yang merugikan konsumen Salah satu tindakan tersebut adalah
menjual daging sapi glonggongan (stilah )glonggongan* digunakan untuk
menggambarkan "ara pedagang menambah massa+bobot daging sapi se"ara singkat
melalui pemberian minum %air) yang berlebihan sebelum sapi dipotong
,enurut Kompas"om -. September -//0 Dinas Pertanian Solo
memusnahkan 1// Kg daging sapi glonggongan yang disita dari tujuh pedagang di
pasar 2ongke, pasar Sidodadi Kle"o, pasar 3ongko dan pasar 3usukan Solo Detik
3ews"om tanggal 1 Oktober -//4 menuliskan bahwa menurut wakil ketua komisi 5
DPRD 2awa $engan terdapat daging glonggongan di ,agelang, 5rebes dan Rembang
(ndosiar"om 11 September -//0 menuliskan bahwa telah ditemukan daging sapi
glonggongan di pasar Dlangu dan Pedan, Klaten Pro6ensi 2awa $engah 'natar
3ews"om 11 September -//0 menuliskan telah ditemukan daging glonggongan di
$ulung 'gung seberat 4 kuintal yang kemudian akan dijual di pasar Setono, 5etek,
Kediri
1
7saha menambah bobot+massa sapi seperti "ara di atas sangat merugikan
konsumen Daging sapi glonggongan tersebut pada dasarnya menjadi lebih berat
dikarenakan proses yang )tidak wajar* ,engingat banyaknya kasus yang diakibatkan
oleh tindakan para peternak+penjual ternak tersebut maka diperlukan suatu tindakan
pre6enti& untuk melindungi hak8hak konsumen
Sebagian besar penduduk di desa 2atisarono ke"amatan nanggulan kabupaten
Kulonprogo mata pen"ahariannya sebagai petani sekaligus peternak Ruminansia yaitu
sapi !al ini dapat dilihat dari banyaknya ternak sapi yang dimiliki oleh setiap petani
di desa 2atisarono !ampir setiap rumah para petani tersebut memiliki minimal seekor
sapi Kondisi tersebut sangat memungkinkan untuk pengembangan lebih lanjut
sebagai salah satu desa penyedia kebutuhan akan daging+ternak sapi khususnya di
Daerah (stimewa 9ogyakarta ,asyarakat di desa 2atisarono lebih memilih untuk
memelihara sapi dibandingkan ternak lainnya karena tergiur oleh omset yang
menggiurkan Selama ini para peternak berusaha meningkatkan kualitas ternaknya
dengan "ara tradisional yaitu memberi pakan ternak seperlunya sebab jika diberikan
pakan yang berlebihan mereka merasakan kesulitan ditinjau dari segi biaya
penyediaan pakan 'gar tindakan berupa pemberian minum %air) se"ara
berlebihan+glonggongan tidak dilakukan oleh para peternak di desa 2atisarono maka
diperlukan suatu kegiatan penyuluhan bagaimana "ara meningkatkan kualitas hasil
ternak sapi yang benar dan menguntungkan
5ertolak dari "ara8"ara dan masalah:masalah pemeliharaan yang dihadapi
para peternak di desa 2atisarono tersebut, maka sangat mendorong $im pengabdi
untuk mengoptimalkan produkti6itas ruminansia Strategi yang tepat dalam rangka
mengoptimalkan produkti6itas ruminansia tersebut dilakukan dengan "ara
meningkatkan mutu pakan ternak yang digunakan ,etode yang digunakan adalah
adalah Urea Molases Multinutrient Blok atau 7,,5 Karena teknik 7,,5 ini
sebelumnya telah berhasil diterapkan oleh P'$(R85'$'3, maka dalam program ini
akan diaplikasikan dengan "ara memberikan pengarahan dan pengembangan
mengenai mutu pakan ternak dengan nilai gi#i tinggi di desa 2atisarono $eknik
ataupun metode yang digunakan untuk mendukung kegiatan ini yaitu perunut
radioisotop Dengan menggunakan teknik perunut radioisotop yang telah di
kembangkan oleh Pusat 'plikasi $eknologi (sotop dan Radiasi %P'$(R85'$'3),
maka $im meman&atkan teknik perunut radioisotop yang berkaitan dengan proses
&ermentasi ruminansia pada sapi
-
Solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan konsumsi pakan ternak sapi
pada kondisi pemeliharaan tradisional di desa 2atisarono adalah melalui pendekatan8
pendekatan yang si&atnya edukati& !al tersebut dapat dilakukan melalui penyuluhan
peternakan dan aplikasi peme"ahan objek permasalahan dengan pembuatan suplemen
pakan ternak 7,,5 Strategi yang ditempuh yaitu dengan membuat suplemen pakan
yang terdiri dari kombinasi bahan limbah sumber protein dengan tingkatan jumlah
tertentu Dengan adanya suplemen tersebut dapat mendukung pertumbuhan,
perkembangan dan kegiatan mikroba se"ara e&isien didalam perut sapi Sedangkan
perunut radioisotop digunakan sebagai parameter pengukuran komposisi suplemen
7,,5 pada pakan ternak
Da!a" Pen##unaan Da#$n# Gl%n##%n#an Ba#$ Ma&'a(a"a)
Daging merupakan sumber protein hewani dan asam esensial yang sangat
digemari oleh masyarakat ,eskipun harga daging lebih mahal, akan tetapi
permintaan masyarakat akan daging tetap tinggi !al tersebut seiring dengan
kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi daging dan semakin bertambahnya
jumlah penduduk dari tahun ke tahun (nilah yang menyebabkan ada sebagian orang
yang meman&aatkan peluang ini dengan "ara yang salah ,ereka meman&aatkan
ketidakjelian masyarakat dalam memilih daging untuk dikonsumsi dengan "ara
meningkatkan bobot daging ternak yang disembelih dengan "ara diglonggong terlebih
dahulu dengan air sebanyak8banyaknya Di media elektronik maupun "etak sudah
banyak kita lihat pemberitaan yang menyebutkan bahwa daging glonggong sudah
banyak dijual, terutama menjelang hari raya idul &itri 'sal mula daging glonggong
berasal dari ternak khususnya sapi yang disembelih se"ara tidak wajar 5eberapa jam
sebelum ternak potong disembelih, ternak diberikan minum se"ara paksa sebanyak8
banyaknya dengan tujuan untuk meningkatkan massa daging sehingga akan
meningkatkan bobot daging 2ika bobot daging meningkat, maka perolehan
keuntungan produsen dapat menjadi tinggi
Sapi glonggongan adalah sapi yang diberikan minum sampai lemas sebelum
dilakukan pemotongan Daging glonggongan adalah daging yang berasal dari sapi
yang sesaat sebelum disembelih diberi minum sebanyak8banyaknya untuk menambah
berat daging % ,urhadi, -//;)
<
'da dua jenis daging sapi glonggongan 'ntara lain adalah a) daging yang
berasal dari sapi glonggongan dimana pengglonggongan dilakukan sebelum sapi mati,
b) daging yang berasal dari daging glonggong dimana pengglonggongan dilakukan
setelah sapi mati =iri8"iri daging yang berasal dari sapi glonggongan adalah
>arnanya pu"at kebiruan %daging yang masih baik berwarna merah terang dan
lemaknya berwarna kekuningan)
Kandungan air sangat tinggi sekitar 1/? dari daging normal
Kondisinya agak rapuh sehingga tidak bisa dijadikan sejumlah produk olahan,
seperti bakso
!anya dapat bertahan selama 480 jam saja
5iasanya harganya lebih murah
3o6a @ut&ianto, ,alang Post tanggal -. September -//0

Aambar 1 Daging sapi
glonggongan
,enurut
Kedaulatan Rakyat yang ditulis oleh ,uhammad Sub"hi tanggal -1 3o6ember -//0
menyatakan bahwa daging glonggongan mengandung bakteri sebanyak empat kali
lipat bila dibandingkan dengan daging sehat Daging glonggongan dinyatakan
ter"emar oleh bakteri Salmonella, Clostridium, dan Listeria yang dapat menyebabkan
kera"unan dan diare bagi yang menkonsumsinya !al inilah yang menyebabkan
daging berbahaya dan "epat bsuk
Peningkatan pertumbuhan mikroba menjadi empat kali lipat dari daging
normal disebabkan oleh meningkatnya kandungan air yang dimiliki oleh daging 'ir
adalah &a"tor pendukung dalam pertumbuhan mikroba 'pabila kebutuhan air
men"ukupi maka mikroba akan berkembang dengan sangat baik !al ini akan
berakibat pada banyak berkumpulnya hasil metabolism mikroba yang bersi&at ra"un
pada manusia sehingga akan sangat berbahaya karena akan menimbulkan kera"unan
B
Daging glonggongan memiliki "irri yang sangat mirip dengan daging PSC
%pale, soft and exudates) Daging jenis ini akan sangat sukar untuk diolah !al ini
karena daya ikat air dari daging ini sangat rendah 5anyak protein daging yang hilang
pada daging ini Pada pengolahan protein ber&ungsi sebagai rangka bangun atau biasa
diebut dengan matrik 'pabila mtrik atau rangka bangun ini kurang atau bahkan tidak
ada maka makanan itu tidak akan jadi se"ara baik 5egitu juga yang terjadi pada
bakso %Klosowska, 1;;;)
P%)en&$ Pa&a( Pen##eu"an Te(na" Sa!$
(ndonesia merupakan negara pengimpor sapi dan daging sapi guna memenuhi
permintaan daging sapi dalam negeri yang terus meningkat dari tahun ke tahun
'palagi pada bulan8bulan tertentu seperti hari @ebaran dan @ebaran Durban
permintaan daging sapi sangat tinggi sehingga harga daging sapi melonjak Produksi
daging sapi dalam negeri selama . tahun terakhir selalu terjadi peningkatan rata8rata
4,E ? per8tahun %data 5iro Pusat Statistik -//1) !al tersebut dikarenakan jumlah
rumah pemotongan hewan yang meningkat seiring dengan meningkatnya permintaan
kebutuhan konsumsi daging sapi yang "ukup tinggi Selain itu permintaan akan
kualitas produksi daging juga semakin beragam, hal itu ditandai dengan impor daging
untuk restoran8restoran internasional yang semakin banyak dengan meminta kualitas
tertentu, seperti warna, keempukan, marbling atau pelemakan daging yang sesuai
Dengan peningkatan permintaan tersebut tak pelak harga daging sapi menjadi "ukup
tinggi yaitu berkisar Rp B////,8 sampai Rp B.///,8 per8kilogram ,elihat keadaan
pasar tersebut pengembang8biakan sapi %penggemukan) menjadi potensi bisnis yang
"ukup menjanjikan
Su!leen Pa"an Te(na" UMMB
7,,5 % Urea Molases Multinutrient Blok ) merupakan salah satu bahan hasil
olahan yang meman&aatkan urea dan mikroba sebagai bahan baku utama untuk pakan
ternak %suplemen) 5erikut bahan8bahan yang akan digunakan dalam Pembuatan
Suplemen Pakan $ernak Ruminansia ,enggunakan 7,,5 dengan ,etode Perunut
Radioisotop :
7ntuk ukuran "ampuran seberat . Kg dalam sekali proses pembuatan
dibutuhkan :
a* ,ineral Sapi 1?
.
+* 7rea - ?
,* Katul + dedak halus B ?
d* $epung Kedelai . ?
e* Kapur Pertanian %kalsid) ; ?
-* Konsentrat $ype ' B/ ?
#* ,olase % $etes $ebu) </ ?
h* Aaram Dapur halus ; ?
=ara menentukan &ormula bahan untuk membuat 7,,5 berdasarkan perunut
radioisotop adalah dengan mengambil sampel "airan rumen yang mengandung
mikroba ternak ruminansia kemudian diukur dengan isotop P8<- atau S8<. Dari
pengukuran tersebut akan diperoleh besarnya sintesa protein mikrobial didalam rumen
,ikroba di dalam rumen mempunyai kemampuan mensintesis protein mikrobial
sehingga digunakan sebagai penentu &ormula bahan pembuat 7,,5 Kemampuan
mikroba untuk mensintesis protein di dalam rumen tergantung pada beberapa hal, yaitu
: jenis bahan, komposisi bahan, dan kualitas bahan untuk membuat suplemen 7,,5
(sotop =81B dipergunakan untuk mengukur e&isiensi peman&aatan energi oleh
mikroba rumen 5erdasarkan pengembangan teknologi suplemen pakan ternak bergi#i
tinggi yang diberi nama ,olase 5lok atau 7,,5 diperoleh data bahwa sampai saat
ini telah dihasilkan sebanyak enam &ormula dengan berbagai komposisi bahan
*)
(sumber : ATOMOS Media Informasi Ilmu en!eta"uan dan Teknolo!i #uklir #o$
ISS# %&'()%*'' Ta"un +I #o$, -esember '../0
Me)%de Pela"&anaan PPM
,etode kegiatan ini meliputi "eramah, diskusi8in&ormasi,workshop, dan
disseminasi terbatas Se"ara lebih rin"i metode yang digunakan dapat diuraikan
sebagai berikut:
1 ,enjelaskan kepada peserta pelatihan mengenai berbagai ma"am "ara
peningkatan produkti6itas ternak sapi potong
- Diskusi8in&ormasi membahas "ara mengatasi kesulitan dalam memulai ternak
sapi potong serta menjelaskan "ara mengatasinya sehingga dapat dihasilkan
ternak sapi potong yang berkualitas
< Para peserta diberi kesempatan untuk men"oba meran"ang, dan membuat
sistem pemeliharaan sapi potong menurut pemahaman yang dimilikinya
B !asil uji "oba selanjutnya dipresentasikan untuk bahan diskusi dan selanjutnya
siap didisseminasikan di lingkungan rumah tangga lainnya
E
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini diharapkan para petani dan peternak di
desa 2atisarono, ke"amatan 3anggulan kabupaten Kulon Progo dapat membentuk
kelompok usaha pembuatan suplemen pakan ternak !al ini dimaksudkan untuk
perintisan wirausaha dan mereduksi masalah sosio8kultural yang ditimbulkan oleh
beredarnya daging sapi glonggongan
Lan#"ah.lan#"ah "e#$a)an
Seperti telah diuraikan pada bagian pendahuluan bahwa terdapat komunitas
petani sekaligus peternak %sapi) yang "ukup banyak di desa 2atisarono, ke"amatan
3anggulan kabupaten Kulon Progo 5anyaknya komunitas tersebut belum diiringi
dengan sistem pengelolaan dan pemeliharaan ternak yang baik Pemerintah dalam hal
ini dinas peternakan dan Pemda Kulon Progo telah memberikan tawaran bantuan jika
peternak dan petani bersedia mengelolanya Sebagai usaha penyediaan kebutuhan
bahan pangan berupa daging sapi dan dalam rangka mengatasi dampak sosio8kultural
dari daging sapi glonggongan maka pembuatan suplemen pakan ternak 7,,5
adalah salah satu bentuk solusi yang sesuai dengan misi Pemda Kulon Progo
'dapun se"ara sistematis kerangka peme"ahan masalah yang akan dilakukan
dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut:
4
Pe(uu&an
a&alah 'an#
a"an
d$!e,ah"an
Pe(en,anaan
Ke#$a)an
Pe$l$han )e"n$"
dan a)e($
!ela)$han
Pe$l$han Pe&e()a
Pela)$han
Pela"&anaan
Pela)$han dan
Penu#a&an
Sa!el !(%du"
ha&$l !ela)$han
U/$ ,%+a !(%du"
!ada &"ala (uah
)an##a !e&e()a
!ela)$han
Aambar - Diagram peme"ahan masalah
Ha&$l Pela"&anaan Ke#$a)an PPM dan Pe+aha&an
Sesuai dengan jadwal, metode dan ren"ana pelaksanaan program yang sudah
ditentukan maka urutan kegiatan dan hasil yang diperoleh dalam kegiatan ini adalah:
1 Penyampaian materi mengenai dampak negati& penggemukan sapi
glonggongan ditinjau dari segi kesehatan dan bisnis
5eberapa pengetahuan yang disampaikan adalah:
8 Pengaruh kesalahan perlakuan dan perawatan binatang ternak terhadap
perkembangan dan pertumbuhan binatang ternak
8 Peran perunut radio isotop dalam mengetahui kondisi kesehatan ternak
ditinjau dari sistem pen"ernaannya
8 ,ekanisme reaksi yang terjadi di dalam tubuh ternak sapi jika
dilakukan penggemukan se"ara glonggongan
- Penyampaian materi dan simulasi "ara pembuatan 7,,5
Perunut, kotoran ternak dan unsur apa saja yang terkandung di
dalamnya sehingga dapat digunakan sebagai indikator tingkat
kesehatan binatang ternak
Sumber8sumber bahan yang dapat digunakan sebagai suplemen pakan
ternak ruminansia
,ekanisme pembuatan, penggunaan dan simulasi pembuatan 7,,5
Pemutaran 6ideo mengenai pembuatan 7,,5 dan "ara
menyajikannya ke binatang ternak %sapi)
< Pengamatan di lapangan oleh peserta
Para peserta yang telah mendapatkan materi pengetahuan tentang kesehatan
ternak dan mekanisme pembuatan 7,,5 selanjutnya men"oba melihat bagaimana
mekanisme pembuatan 7,,5 di lapangan sesungguhnya Kegiatan ini bertujuan
untuk menjelaskan kepada peserta tentang materi yang sudah diterima dan
0
membandingkannya dengan kondisi lapangan yang sesungguhnya Kegiatan ini
dilanjutkan dengan pengamatan, pengidenti&ikasian dan penyusunan data8data
pendukung yang diperlukan peserta Data8data ini yang akan dijadikan bahan peserta
dalam kegiatan diskusi dengan $im pengabdi guna memantapkan penguasaan materi
yang telah diberikankondisi lapangan
B Diskusi antar peserta mengenai peman&aatan perunut dalam suplemen
7,,5
'dapun sebagai akhir dari kegiatan yang dilakukan oleh peserta adalah diskusi
mengenai materi peman&aatan perunut sebagai bahan pendukung dalam pembuatan
suplemen pakan ternak 7,,5 Setiap komponen materi yang telah diberikan
didiskusikan dan dibahas antara $im, petugas dari PP@ serta peserta pelatihan Pada
saat wakil kelompok peternak menyampaikan hasil pengamatannya maka peserta lain
diberikan kesempatan untuk menanggapi hasil pengamatan yang telah dilakukan
Pengabdian masyarakat mengenai pembuatan suplemen pakan ternak
ruminansia menggunakan 7,,5 % Urea Molases Multinutrient Blok ) dengan
metode perunut radioisotop di desa 2atisarono kabupaten Kulonprogo dilaksanakan
pada tanggal 14 dan -B 2uli -/1/ setelah pada tanggal B 2uli dilakukan koordinasi
antara $im dengan aparat desa beserta petugas dari PP@ 5anyaknya peserta yang
mengikuti kegiatan berjumlah <. orang dari B/ orang yang diundang oleh tim
pengabdi Para peserta merupakan penduduk desa 2atisarono yang berpro&esi sebagai
petani dan atau peternak sapi
5eberapa &aktor pendukung yang membantu terlaksananya kegiatan PP, ini
adalah sebagai berikut:
1 @atar belakang masyarakat di desa 2atisarono mayoritas adalah peternak sapi dan
bertani !al ini memudahkan $im pengabdi dalam memberikan "ontoh8"ontoh
perawatan binatang ternak dan suplemen pakan apa saja yang baik bagi
pertumbuhan ternak khususnya ternak sapi
- $im pengabdi memiliki latar belakang bidang keahlian yang beragam yaitu ilmu
sosial dan ,(P' %kimia dan &isika) sehingga materi yang diberikan dapat ditinjau
dari beberapa ilmu
< 'parat desa dan penyuluh pertanian dan lapangan berperan akti& serta mau bekerja
sama dengan $im pengabdi Kerjasama ini memudahkan $im pengabdi dalam
memberikan materi kepada peserta
;
'dapun kendala8kendala atau &aktor penghambat yang ditemui $im pengabdi selama
kegiatan adalah:
1 >aktu pelaksanaan kegiatan kurang optimal dikarenakan sulitnya menentukan
waktu senggang para peternak sapi dan petani di 2atisarono
- 5elum terlibatnya se"ara langsung instansi dari 5'$'3 sebagai usaha untuk
memberikan pengetahuan tentang man&aat penggunaan perunut dalam suplemen
pakan ternak
,ateri yang disampaikan terdiri dari 1) Perunut radio isotop dan dampaknya
sebagai bahan suplemen pakan ternak, -) ,ekanisme pembuatan 7,,5 dan teknik
pemberiannya kepada binatang ternak, dan <) Peluang wira usaha pembuatan 7,,5
$im pengabdi yang memberikan materi pelatihan terdiri dari < orang, yaitu: (bu Sugi
Rahayu, ,Pd ,Si, (bu Dyah Purwaningsih, ,Si, dan 5apak Pujianto, ,Pd
'dapun pemberian materi berbentuk "eramah dan dilanjutkan dengan pengamatan
lapangan oleh peserta serta diakhiri dengan presentasi dan diskusi oleh para peserta
pelatihan
Pada waktu diskusi berlangsung terlihat bahwa penguasaan peserta mengenai
teknik penggemukan sapi yang benar dan sehat masih relati& rendah ,elalui diskusi
ini, tim pengabdi menyisipkan materi8materi yang harus dikuasai peserta sebagai
bekal dalam mempersiapkan pembuatan suplemen 7,,5 $im pengabdi selain
memberikan materi tentang bagaimana "ara menggemukkan sapi menggunakan
7,,5, $im juga menjelaskan kemungkinan8kemungkinan lain yang bisa
dikembangkan melalui pembuatan 7,,5 tersebut serta bagaimana "ara
mengelolanya sehingga meningkatkan pendapatan rumah tangga
Para peserta semakin menyadari bahwa penggemukan sapi melalui
teknik penggemukan glonggongan sangat merugikan konsumen dan mematikan
pasaran atau penjualan ternak sapi sebagai pedaging Sebagian besar peserta
memahami bahwa pembuatan 7,,5 relati& lebih baik dampaknya terhadap
kegemukan sapi 7,,5 yang dihasilkan dapat dikembangkan se"ara lebih luas
untuk menyediakan suplemen pakan ternak bagi beberapa peternak dalam skala luas
Ke&$!ulan
5erdasarkan pengamatan terhadap proses kegiatan pengabdian masyarakat
berupa pembuatan suplemen pakan ternak ruminansia menggunakan 7,,5 % Urea
1/
Molases Multinutrient Blok ) dengan metode perunut radioisotop di desa 2atisarono di
lapangan diperoleh hasil sebagai berikut:
1 ,asyarakat petani dan atau peternak sapi di desa 2atisarono menjadi paham dan
mengetahui peman&aatan perunut radio isotop sebagai bahan tambahan untuk
suplemen pakan ternak sapi
- 'spek sosio8kultural penggunaan suplemen 7,,5 dalam rangka perintisan
wirausaha baru telah dipahami masyarakat petani dan atau peternak sapi di desa
2atisarono
< ,asyarakat mengetahui prospek apa saja yang dapat dikembangkan berkaitan
dengan pembuatan 7,,5 di desa 2atisarono dalam rangka 1ommunit2
de3elopment untuk jangka yang lebih panjang
Sa(an
7ntuk tindak lanjut dari kegiatan ini hendaknya dikembangkan lagi mengenai
model pembuatan suplemen 7,,5 dalam lingkup yang lebih luas !al ini
dimaksudkan agar para petani dan atau peternak di sekitar desa 2atisarono menjadi
terinspirasi untuk mengembangkan wira usaha baru sehingga produk yang dibuat
dapat dipasarkan di wilayah sekitarnya
11
DA0TAR PUSTAKA
Danang -//0 Daging Alonggongan Dinas Peternakan 2awa $engah
Klosowska,D, Faruga,', Pu"hajda,!, @uther,R, Clminowska8>enda,A, G
!ejnowska,, %1;;;) Fat "ontent and some physi"o8"hemi"al properties o&
breast and thigh mus"le in turkeys o& di&&erent genotypes ro1eedin!s of t"e
4I+ 5uropean s2mposium on 6ualit2 of poultr2 meat '.)&7 September, '...,
Bolo!na$ Holume 1 pE.8E;
,urhadi -//; Daging 'man, Sehat dan 7tuh Kedaulatan Rakyat Koran !arian
2awa tengah
Sub"hi, -//0 Daging Alonggongan 5erbahaya 5agi Kesehatan
http:++kmtphptpugma"id+indeIphp+5log+indeIphpJ
optionK"omL"ontentGtaskK6iewGidK<;G(temidK;
*) D$+$a'a$ da($ dana DIPA Un$1e(&$)a& Ne#e($ Y%#'a"a()a Ke#$a)an Pen#a+d$an "e!ada
Ma&'a(a"a) Re#ule( Su+ Ke#$a)an 22345 AKUN 363776 Tahun An##a(an 6272 &e&ua$ den#an
Su(a) Pe(/an/$an Pela"&anaan Ke#$a)an Pen#a+d$an "e!ada Ma&'a(a"a) Re#ule( K%!e)$&$ N%*
789 + : H*4;*66:PM: 6272< )an##al 73 A!($l 6272< UNY< Keen)($an Pend$d$"an Na&$%nal
**) S)a- !en#a/a( Ju(d$" ADP 0ISE Un$1e(&$)a& Ne#e($ Y%#'a"a()a
***) S)a- !en#a/a( Ju(d$" K$$a 0MIPA Un$1e(&$)a& Ne#e($ Y%#'a"a()a
****) S)a- !en#a/a( Ju(d$" 0$&$"a 0MIPA Un$1e(&$)a& Ne#e($ Y%#'a"a()a
1-