Anda di halaman 1dari 28

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM

Pengaruh penambahan Maltodekstrin pada Kulit Buah Nanas (Ananas Comosus
L) sebagai Serbuk PIPPELSTAN (Pineapple Peel Instan) yang Kaya Kandungan
Serat

BIDANG KEGIATAN :*
PKM PENELITIAN

Diusulkan Oleh :
Siti Lailatul Arifah (123234021/2012)
Meita Kurniasari (123234023/2012)
Bella Devina Savitri (123234218/2012)
Ahmad Chamim Mudhi (11030194041)

Universitas Negeri Surabaya
Surabaya
2014


ii

PENGESAHAN PROPOSAL PKM-PENELITIAN

1. Judul Kegiatan : Pengaruh penambahan
Maltodekstrin pada Kulit Buah Nanas (Ananas Comosus L) sebagai Serbuk
PIPPELSTAN (Pineapple Peel Instan) yang Kaya Kandungan Serat
2. Bidang Kegiatan : PKM-P
3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Siti Lailatul Arifah
b. NIM : 12030234021
c. Jurusan : Kimia
d. Universitas/ Institut/ Politeknik : Universitas Negeri Surabaya
e. Alamat Rumah dan No. Tel./ HP : Patuk Kertorejo Ngoro Jombang
f. Alamat Email : Lala_chemistry@yahoo.com
4. Anggota Pelaksana Kegiatan/ Penulis : 4 (empat) orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Dr. Prima Retno Wikandari, M.Si.
b. NIDN : 0015116402
c. Alamat Rumah dan No. Tel./ HP : 081328262678
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp 8.468.000,-
b. Sumber Lain : Rp
7. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 Bulan

Surabaya. 22 September 2014
Menyetujui
Pembantu Dekan III FMIPA Unesa





Dr. Tatag Yuli Eko Siswono, M.Pd
NIP. 197107082000031001

Ketua Pelaksana Kegiatan





Siti Lailatul Arifah
NIM. 12030234021

Pembantu Rektor III
Universitas Negeri Surabaya





Prof. Dr. Warsono, M.Si
NIP.196005191985031002

Dosen Pendamping






Dr Prima Retno Wikandari, M.Si
NIP 196411151991032001


iii

DAFTAR ISI

halaman
HALAMAN SAMPUL ...................................................................................... i
HALAMAN PENGESAHAN ........................................................................... ii
DAFTAR ISI .................................................................................................... iii
RINGKASAN ................................................................................................... 1
BAB 1. PENDAHULUAN ............................................................................... 2
Latar Belakang .................................................................................... 2
Perumusan Masalah ............................................................................ 3
Tujuan Khusus .................................................................................... 3
Urgensi Penelitian ............................................................................... 3
Luaran Yang Diharapkan .................................................................... 3
Manfaat ............................................................................................... 3
BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA ...................................................................... 4
Teori Yang Melandasi......................................................................... 4
Hasil Penelitian Yang Relevan ........................................................... 6
BAB 3. METODE PENELITIAN..................................................................... 7
Tahapan Penelitian .............................................................................. 7
Luaran ................................................................................................ 8
Indikator Capaian ................................................................................ 8
Teknik Pengumpulan Data .................................................................. 8
Analisis Data ....................................................................................... 8
Cara Penafsiran ................................................................................... 8
Penyimpulan Hasil Penelitian ............................................................. 8
BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN ................................................ 9
Biaya ................................................................................................... 9
Jadwal Kegiatan ................................................................................ 10
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 11
LAMPIRAN .................................................................................................... 12

4

RINGKASAN
Nanas merupakan salah satu jenis buah yang memiliki dietary fiber atau serat tinggi.
Nanas memiliki bagian-bagian yang bersifat buangan antara lain adalah kulit yang memiliki
tekstur yang tidak rata dan berduri kecil pada permukaan luarnya. Selama ini pemanfaatan
kulit nanas masih belum optimal dan masih banyak yang membuangnya begitu saja sebagai
limbah. Salah satu bentuk pengolahan pada kulit buah nanas ini adalah dengan mengolahnya
menjadi serbuk instan PIPPELSTAN (Pineapple Peel Instan) yang memiliki kandungan serat
yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan serat serbuk instan dengan
memanfaatkan kulit buah nanas dari industri buah serta mengetahui jumlah penambahan
maltodekstrin yang sesuai. Keutamaan penelitian untuk memanfaatkan limbah nanas yang
berupa kulit buah menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui
Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian (PKM-P) diharapkan diperoleh luaran yaitu
sebuah artikel yang dipublikasikan di jurnal online Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri
Surabaya dan mnghasilkan PIPPELSTAN. Metode penelitiannya dengan menjadikan kulit
buah nanas menjadi serbuk instan yang mudah dikonsumsi dan menggunakan maltodekstrin
sebagai variabel bebasnya. Sedangkan untuk mengetahui kelarutan dari bubuk kulit nanas instan
menggunakan rumus Chi kuadrat, pengukurannya yaitu data yang positif atau negatif akan
memberikan hasil uji kelarutan kulit nanas dinilai larut atau tidak yang disamakan dengan
standart acuan yaitu bubuk kulit nanas instan larut. Bubuk kulit nanas instan PIPPELSTAN
larut jika nilai Chi kuadrat

hitung lebih besar dari Chi kuadrat

tabel dengan taraf nyata


0,05 dan nilai Chi kuadrat

hitung PIPPELSTAN lebih besar dibandingkan nilai Chi kuadrat

serbuk instan yang beredar dimasyarakat.




Kata Kunci : Limbah Kulit nanas, Pineapple Peel Instan PIPPELSTAN


5

BAB 1. PENDAHULUAN
1.2. LATAR BELAKANG
Dietary fiber merupakan polisakarida dari dinding sel tumbuhan, yang mempunyai
manfaat bagi system pencernaan dan fungsi fisiologi bagi manusia (Mahyanti, 2007). Nanas
merupakan salah satu jenis buah yang memiliki dietary fiber atau serat tinggi. Nanas
memiliki bagian-bagian yang bersifat buangan antara lain adalah kulit yang memiliki
tekstur yang tidak rata dan berduri kecil pada permukaan luarnya (Hatam et al., 2013)
Selama ini pemanfaatan kulit nanas masih belum optimal dan masih banyak yang
membuangnya begitu saja sebagai limbah, padahal kulit nanas mengandung vitamin C,
karotenoid dan flavonoid (Erukainure et al., 2010) yang memiliki kemampuan sebagai
antioksidan dan antikarsinogenik (Shahidi dan Naczk, 1995). Selain itu senyawa flavonoid
terbukti mampu menurunkan resiko kanker, penyakit jantung koroner, strok,
arterosklerosis, inflamasi yang dapat dihubungi dengan stres oksidatif (Surh, 2003).
Sejalan dengan itu, Black (1990) menyatakan bahwa antioksidan memiliki potensi
sebagai fotoprotektor. Cahaya UV. Menurut Sidharta (1989) kulit nanas mengandung serat
kasar sebesar 15,8 g/ 100 g.
Selain nilai gizi yang baik, kulit nanas produksinya juga cukup melimpah dimana
menurut Badan Pusat Statistik (2012), produksi nanas di Indonesia tahun 2011 mencapai 1,5
juta ton, meningkat dibandingkan tahun 2010 yang produksinya mencapai 500 ribu ton.
Hasil pengamatan dilapangan memperlihatkan bahwa sekitar 27% dari buah nanas
merupakan kulit sehingga untuk tahun 2011, limbah yang dihasilkan mencapai 135 ribu
ton (Nurhayati, 2013). Oleh karena itu perlu dilakukan pengolahan pada limbah kulit nanas
ini.
Salah satu bentuk pengolahan pada kulit buah nanas ini adalah dengan mengolahnya
menjadi serbuk. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Suliani bubuk kulit nanas
berpotensi sebagai salah satu sumber dietary fiber. Melalui penelitian ini serbuk instan
Pineapple Peel Instan PINESKIN akan divariasi jumlah maltodekstrin untuk mngetahui
karakteristik fisik dan kimianya.
1.3. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang di atas maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah :
1. Apakah kulit buah nanas mampu dijadikan sebagai serbuk PIPPELSTAN
(Pineapple Peel Instan) dengan kandungan serat yang tinggi?
2. Bagaimana pengaruh penambahan jumlah maltodekstrin terhadap kelarutan serbuk
PIPPELSTAN (Pineapple Peel Instan)?

1.4. TUJUAN KHUSUS
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan serat serbuk instan kulit nanas
dengan memanfaatkan kulit buah nanas dari industri buah serta mengetahui jumlah
penambahan maltodekstrin yang sesuai.

6

1.5. URGENSI (KEUTAMAAN) PENELITIAN
Keutamaan penelitian untuk memanfaatkan limbah nanas yang berupa kulit buah
menjadi sesuatu yang bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini penting untuk
dilakukan, agar dapat mengurangi limbah kulit nanas di industri buah.
1.6. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Melalui penelitian ini diharapkan diperoleh luaran sebagai berikut:
1. Dihasilkan PIPPELSTAN (Pineapple Peel Instan) yaitu serbuk instan yang
mengandung kulit nanas.
2. Sebuah artikel yang dipublikasikan di jurnal online Jurusan Kimia FMIPA
Universitas Negeri Surabaya.
1.7. MANFAAT
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi pengembangan
pengetahuan terutama pemikiran dalam usaha pemanfaatan limbah buah untuk meningkatkan
daya nilai ekonomisnya dan daya dukungnya terhadap lingkungan.

7

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA
2.1. TEORI YANG MELANDASI
2.1.1. NANAS
Nanas, nenas atau ananas yang mempunyai nama latin Ananas comosus (L). Nenas
sejenis tumbuhan tropikal dan berada dalam kumpulan bromeliad (Famili Bromeliaceae),
tumbuhan yang rendah seperti herba (herbacous perenial) dengan 30 atau lebih daun yang
panjang, tajam mengelilingi batang yang tebal (Jajang, 2009). Nanas berwarna hijau sebelum
masak dan brubah menjadi hijau kekuningan bila sudah masak. Kulit buahnya bersisik dan
bermata banyak. Nanas mengandung serat yang berguna untuk membantu proses
pencernaan (Sebayang, 2006).
Menurut Whitaker dalam Sangi (2012) tanaman nanas mengandung enzim bromelin,
yaitu suatu enzim proteolitik yang dapat mengkatalisis reaksi hidrolisis suatu ikatan peptida
dari protein. Bagian buah yang lain seperti batang, kulit, dan tangkai nanas juga mengandung
enzim bromelin. Menurut Yandri dalam Kambey (2006), melaporkan bahwa kandungan
enzim bromelin pada tanaman nanas antara lain terdapat pada buah nanas dengan aktivitas
spesifik tertinggi yaitu 62,5 U/mg, sedangkan pada batang nanas 27,3 U/mg, dan pada kulit
nanas 32,2 U/mg.
Tabel 1: Komposisi kimia kulit nanas (tiap 100 g sampel)
Komponen (a) (b)
Kadar abu 3,8 4,2
Kadar protein kasar 4,5 3,3
Kadar serat kasar 15,8 14,2
Kadar lemak kasar 1,6 1,7
Kadar karbohidrat 63,9 74,2
(a) Sidharta (1989)
(b) Hartadi et al (1989)
2.1.2. SERAT PANGAN
Definisi serat makanan yang disampaikan oleh The American Assosiation of Ceral
Chemist adalah merupakan bagian yang dapat dimakan dari tanaman atau kabohidrat analog
yang resisten terhadap pencernaan dan absorpsi pada usus halus dengan fermentasi lengkap
atau partial pada usus besar (Joseph dalam Agus, 2011). Serat pangan, dikenal juga sebagai
serat diet atau dietary fiber. Berdasarkan kelarutannya serat pangan terbagi menjadi dua yaitu
serat pangan yang terlarut dan tidak terlarut.
Soluble fiber adalah serat yang larut dalam air, trlibat dalam pross metabolisme melalui
proses fermentasi. Serat larut berfungsi antara lain untuk mengikat asam lemak,
memperpanjang waktu pengosongan lambung sehingga glukosa dilepas dan diserap secara
perlahan, mengurangi kadar kolesterol dan LDL sehingga mengurangi resiko penyakit
jantung dan membatu regulasi kadar gula darah bagi penderita diabetes. Yang termasuk
8

sumber serat larut antara lain: biji/kulit biji, kacang kedelai dan kacang polong yang
dikringkan, kacang-kacangan, barley, biji flax (seratnya digunakan untuk membuang linen),
buah-buahan, dan sayur mayur (anonim dalam Suliana, 2007).
Insoluble fiber adalah serat yang tidak larut air, mmiliki kemampuan pasif dalam mnarik
air yang membantu menambah massa, melunakkan dan mempersingkat waktu transit feses
pada saluran usus. Yang termasuk sumber serat tidak larut adalah sayur-sayuran berdaun
hijau tua, kacang hijau, kulit akar sayuran, kulit buah, semua produk gandum, biji gandum,
kulit biji jagung, biji-bijian, dan kacang-kacangan (anonim dalam Suliana, 2007).

2.1.3. MALTODEKSTRIN
Minuman instan merupakan produk olahan pangan yang berbentuk serbuk, mudah larut
dalam air, praktis dalam penyajian dan memiliki daya simpan yang lama karena kadar airnya
yang rendah dan memiliki luas permukaan yang besar (Angria dalam Siska 2015).
Minuman serbuk instan dapat diseduh dalam air dingin maupun panas. Maltodekstrin adalah
produk modifikasi pati, hasil hidrolisis secara kimia maupun enzimatis dengan DE (dextrose
equivalent) kurang dari 20. Penambahan maltodektrin bertujuan untuk melapisi komponen
flavor, memperbesar volume, mempercepat proses pengeringan, mencegah kerusakan bahan
akibat panas serta meningkatkan daya kelarutan dan karakteritik organoleptik minuman
instan.

2.1.4 MINUMAN INSTAN

2.2 HASIL PENELITIAN YANG RELEVAN
2.2.1. Penelitian Suliana (2007) yang berjudul Studi Pendahuluan Analisis Bubuk Kulit
Buah Nanas (Ananas comosus L) sebagai Sumber Dietary Fiber dan Senyawa
Antioksidan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bubuk kulit nanas berpotensi
sebagai salah satu sumber dietary fiber karena kadar total dietary-fibernya cukup
tinggi yaitu 82,26 g %.
2.2.2. Penelitian Siska, dkk (2015) yang berjudul Pengaruh Lama Pengeringan Dan
Konsentrasi Maltodekstrin Terhadap Karakteristik Fisik Kimia Dan Organoleptik
Minuman Instan Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L). Hasil penelitian ini
menunjukan bahwa hasil perlakuan terbaik berdasarkan parameter fisik dan kimia
adalah lama pengeringan 6 jam dengan konsentrasi maltodekstrin 5% dengan nilai
kadar air 2.88%, vitamin C 45.96 mg/100g, total fenol 47.96 mgGAE/100gr, aktivitas
antioksidan 52.86%, rendemen 14.32%, pH 5.25, kelarutan 93.14%, kecerahan 45.52,
kemerahan 17.00 dan kekuningan 9.90.
2.2.3. Penelitian Lukas (2012) yang berjudul Pengolahan Rumut Laut (Eucheuma cottoni)
Menjadi Serbuk Minuman Instan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa serbuk
minuman rumput laut didapat kandungan serat kasar pada penambahan tanpa
perlakuan 11,83%, EG 25% sebesar 6,19%, EG 50% sebesar 5,80% dan EG 50%
sebesar 5,25%. Hasil analisis proksimat serbuk minuman terbaik yaitu pada perlakuan
tanpa gula dengan kadar air 2,07%; abu 25%; dan karbohidrat 2,28%.
9



BAB 3. METODE PENELITIA
3.1 TAHAPAN PENELITIAN
Gambar 1. Alur Kerja Ekstraksi Kulit nanas























`













Gambar 5. Alur kerja Uji Lipid









(*) Pengujian sifat fisik dan Spektrofotometri (uji waktu larut)
30 gram bubuk kulit nanas
Diektraksi dengan eter menggunakan soxhlet
selama 3-4 jam. Setelah itu, ekstrak
dikeringkan dan residu ditimbang
Presentase residu
3 gram bubuk kulit nanas
Didestruksi dengan H
2
SO
4
pekat
Diencerkan dengan air bebas NH
3

Ditambahkan NaOH 30% hingga basa
Didestilasi
Distilat di titrasi dengan HCl

Kadar protein
Gambar 6. Alur kerja Uji Protein metode Kjeldahl
Alur kerja Pengujian Kadar Serat menggunakan Metode Total Carbohydrate by difference
Gambar 4. Alur kerja Uji Kadar Abu
Kulit buah Nanas
Dicuci, diperas/ditekan
Dikeringkan dan dihaluskan hingga menjadi bubuk
hingga ukuran partikel < 0.5mm
Bubuk Kulit Nanas
Bubuk Kulit buah nanas
Variasi Maltodekstrin 10,15,20 gram
PIPPELSTAN (Pineapple Peel Instant)
2 gram bubuk kulit nanas
Ditempatkan dalam krus
Dipanaskan dengan tanur dengan temperatur berangsur
hingga suhu naik 500
0
C
Dibiarkan pejar selama beberapa jam, lalu didinginkan.
Stelah mencapai suhu kamar, berat ditimbang dan dihitung
selisihnya
Kadar abu
Gambar 2. Alur kerja pembuatan minuman serbuk kulit nanas

Gambar 3. Alur kerja Uji Air
5 gram kulit nanas
Di masukan ke dalam krus
Dimasukan ke dalam oven hingga temperatr 105
0
C selama 4-5
jam
Setelah dingin berat sampel ditimbang
Dipanaskan kembali dalam oven dengan temperatur 105
o
C
selama 1 jam
Setelah didinginkan berat ditimbang kembali dan dihitung
selisihnya
Kadar air
10


3.2 LUARAN
Melalui Program Kreatifitas Mahasiswa bidang Penelitian (PKM-P) diharapkan
diperoleh luaran sebagai berikut:
1. Sebuah artikel yang dipublikasikan di jurnal online Jurusan Kimia FMIPA Universitas
Negeri Surabaya.
2. Menghasilkan serbuk instan kulit nanas PIPPELSTAN
3.3 INDIKATOR PENCAPAIAN
Indikator capaian yang harus dicapai peneliti yaitu menghasilkan serbuk instan dari
limbah kulit nanas, menghasilkan serbuk instan kulit nanas dan mengetahui besarnya serat
yang terkandung.
3.4 TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Dengan membandingkan perlakuan antara obyek penelitian yang diberikan serbuk
instan yang beredar di masyarakat dengan obyek penelitian yang diberikan serbuk instan kulit
nanas PIPPELSTAN. Obyek penelitian yang digunakan adalah 10 larutan PIPPELSTAN
dengan waktu dan kecepatan kelarutan yang menjadi variabel kontrol.
3.4 ANALISIS DATA
Setelah itu untuk mengetahui efektivitas dari kelarutan yang digunakan menggunakan
rumus :


(Sugiyono, 2010:134)
Dimana : n
1
= banyaknya data positif
n
2
= banyaknya data negatif
3.6 CARA PENAFSIRAN
Data yang positif atau negatif memberikan hasil uji serbuk instan dinilai larut atau
tidak yang disamakan dengan standart acuan yaitu serbuk instan di masyarakat.
3.7 PENYIMPULAN HASIL PENELITIAN
Serbuk instan PIPPELSTAN larut jika
1. Nilai Chi kuadrat

hitung lebih besar dari Chi kuadrat

tabel dengan taraf nyata 0,05


dan,
2. Nilai Chi kuadrat

hitung PIPPELSTAN lebih besar dibandingkan nilai Chi kuadrat

serbuk instan yang beredar dimasyarakat.






11


BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN
4.1 BIAYA


No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1. Peralatan Penunjang
Spektofotometri (sewa) @Rp 30.000,- x 50 injeksi
pH meter digital (sewa) @Rp 30.000 x 20 hari
Kaca Arloji 5 buah @Rp 5.000,-
Blender 1 buah @Rp 200.000,-
Cawan petri 3 buah @Rp 35.000,-
Lumpang porselin dan alu 1 buah @Rp 80.000
Pipet ukur 10 mL 1 buah @Rp 100.000,-
Gelas beaker 250 mL pyrex 5 buah @Rp 30.000,-
Gelas beaker 500 mL pyrex 2 buah @Rp 60.000,-
Gelas ukur 50 mL pyrex 2 buah @Rp 50.000,-
Labu ukur pyrex 1 buah @Rp 100.000
Kertas saring 5 lembar @Rp 20.000,-
Termometer raksa 2 buah @Rp 50.000,-
Labu ukur 100 mL 4 buah @Rp 60.000,-
Sarung tangan 1 pack @Rp 126.000,-
Soxhlet 1 buah @Rp 400.000

150.000,-
600.000,-
25.000,-
200.000,-
105.000,-
80.000,-
100.000,-
150.000,-
120.000,-
100.000,-
100.000,-
100.000,-
100.000,-
240.000,-
126.000,-
400.000,-
No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1. Peralatan Penunjang 2.950.000
2. Bahan Habis Pakai 4.130.000
3. Perjalanan 2.900.000
4. Lain-lain 1.770.000,-
Jumlah Total 8.450.000,-
12

No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
Tabung reaksi pyrex ukuran sedang 10 buah @Rp 5000
Botol penyimpan bahan 10 buah @Rp 15.000
Pipet tetes 1 gross @Rp 130.000,-
Corong kaca pyrex 2 buah @Rp 12.000,-
Jumlah
50.000,-
150.000,-
130.000,-
24.000,-
2.950.000
2. Bahan Habis Pakai
Aquademin 3 curigen @Rp 50.000,-
H
2
SO
4
pekat 500 mL @Rp 420.000,-
H
2
SO
4
2M 1 L @Rp 300.000,-
Maltodekstrin 2 kg @Rp 600.000,-
Methanol @Rp 300.000,-
Air bebas NH
3
Rp300.000,-
NaOH 30% 1L @Rp 400.000,-
HCl 12 M 500 mL @550.000,-
NaCl 15% 2 L @Rp 100.000,-
Minyak Kelapa Sawit 2 pak @Rp 50.000,-
Gula pasir 10 kg @Rp 25.000,-
Etanol 1L @Rp 300.000,-
Pemberi aroma 10 pak @Rp 20.000,-
Spirtus 1 L @Rp 80.000,-
Tisu gulungan besar 4 buah @Rp 20.000,-
Jumlah

150.000,-
420.000,-
300.000,-
600.000,-
300.000,-
300.000,-
400.000,-
550.000,-
100.000,-
100.000,-
250.000,-
300.000,-
200.000,-
80.000,-
80.000,-
4.130..000,-
3. Perjalanan
- Survei lokasi dan wawancara daerah sekitar industri
penghasil nanas 2x survei @Rp.500.000,-
- Survei lokasi penjualan alat-alat penunjang di daerah
Surabaya 2x survei @Rp.500.000,-
- Survei lokasi penjualan bahan-bahan habis pakai yang
dibutuhkan di laboratorium kimia di universitas di Surabaya
1x survei @Rp.900.000,-
Jumlah

1.000.000,-
1.000.000,-

900.000,-
2.900.000,-
4. Lain-lain
13

No. Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
a. Administrasi
Administrasi ke Industri
b. Laporan
Prin draf
Penggandaan + seminar
c. Proposal
Print draf

Penggadaan
d. Penyewaan Laboratorium (4 peneliti)
500.000,-
200.000,-
500.000,-
200.000
170.000,-
200.000,-
1.770.000
Jumlah Rp 8.468.000,-

4.2 JADWAL KEGIATAN


DAFTAR PUSTAKA
Eki, Suliana. 2007. Studi Pendahuluan Analisis Bubuk Kulit Buah Nanas (Ananas
Comosus L) Sebagai Sumber Dietary Fiber Dan Senyawa Antioksida. Skripsi.
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Indonesia. Depok.

Jajang, Juansah. Dkk. 2009. Peningkatan Mutu Sari Buah Nanas Dengan Memanfaatkan
Sistem Filtrasi Aliran Dead-End Dari Membran Selulosa Asetat. Makara Sains. Vol.
13, No. 1.

0 1 2 3 4 5
Persiapan Alat dan Bahan
Pengadaan Alat dan Bahan
Mengekstraksi kulit nanas
Uji variasi Maltodekstrin
Pengujian kadar serat
Pengujian kadar abu
Pengujian Lipid
Pengujian Protein
Pengujian Menggunakan
Penyusunan Draft Laporan
Analisis Data
Bulan ke-
Jadwal Program Kegiatan PKM-P
Jadwal Program
Kegiatan PKM-P
14

Sangi, Meike S. 2011. Pemanfaatan Ekstrak Batang Buah Nenas Untuk Kualitas Minyak
Kelapa. Universitas Sam Ratulangi. Manado.

Wibowo, Lukas dan Evi Fitriyani. 2005. Pengolahan Rumput Laut (Eucheuma Cottoni)
Mnjadi Serbuk Minuman Instan. Jurnal Ilmu Kelautan Dan Perikanan, Politeknik
Negeri Pontianak. Volume 8 nomor 2.

Yuliawaty, Siska T dan Wahono. 2015. Pengaruh lama pengeringan dan konsentrasi
maltodekstrin terhadap karakteristik fisik kimia dan organoleptik minuman instan
daun mengkudu (Morinda citrifolia L). Jurnal Pangan Dan Agroindustri. Vol. 3,
No. 1.

LAMPIRAN 2
JUSTIFIKASI ANGGARAN
1. Peralatan Penunjang
Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan Keterangan
Spektofotometri Untuk pengujian
kadar serat
1 buah Rp.30.000,- 50 kali injeksi
pH meter digital
(sewa)
Untuk menguji pH
pada serbuk kulit
nanas
1 buah Rp.30.000,- 20 hari
Kaca arloji Untuk penimbangan
bahan
5 buah Rp.5.000,-
Blender Untuk pembuatan
serbuk kulit nanas
1 buah Rp.200.000,-
Cawan petri Untuk pembuatan
serbuk kulit nanas
3 buah Rp. 35.000,-
Panci sedang Untuk pembuatan
serbuk kulit nanas
1 buah Rp.60.000,-
Lumpang
porselin dan alu
Untuk pembuatan
serbuk kulit nanas
1 buah Rp.80.000,-
Pipet ukur 10 mL Untuk analisis kimia 1 buah Rp.100.000,-
Gelas beaker 250
mL pyrex
Untuk pembuatan
serbuk kulit nanas
5 buah Rp.30.000,-
Gelas beaker 500 Untuk pembuatan 2 buah Rp.60.000,-
15

Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan Keterangan
mL pyrex serbuk kulit nanas
Gelas ukur 50 mL
pyrex
Untuk analisis kimia 2 buah Rp.50.000,-
Labu ukur pyrex Untuk analisis kimia 1 buah Rp.100.000,-
Kertas saring

Untuk analisis kimia 5 lembar Rp.2.000,-
Termometer
raksa
Untuk analisis kimia 2 buah Rp. 50.000,-
Labu ukur 100
mL
Untuk analisis kimia 2 buah Rp.60.000,-
Sarung tangan Standar keamanan 1 pack Rp. 126.000,-
soxhlet Untuk analisis kimia 1 buah Rp. 400.000,-
Tabung reaksi
pyrex sedang
Untuk analisis kimia 10 buah RP. 15.000,-
Botol penyimpan
bahan
Untuk menyimpan
bahan
10 buah 15.000,
Pipet tetes Untuk analisis kimia 1 gross 130.000,
Corong kaca Untuk analisis kimia 2 buah 12.000,
SUB TOTAL Rp 2.950.000,-

2. Bahan Habis Pakai
Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan
(Rp)
Keterangan
Aquademin Untuk analisis kimia dan
proses pembuatan serbuk
kulit nanas
3 curigen 50.000,
H
2
SO
4
pekat Untuk analisis kimia 500 ml 420.000,
H
2
SO
4
2M Untuk analisis kimia 1 L 300.000,
Maltodekstrin Sebagai pengisi serbuk 2 Kg 600.000,
16

Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan
(Rp)
Keterangan
Methanol Untuk analisis kimia 1 L 300.000,
Air bebas NH
3
Untuk analisis kimia 1 L 300.000,
NaOH 30% Untuk analisis kimia 1 L 400.000,
HCl 12 M Untuk analisis kimia 500 ml 550.000,
NaCl 15 Untuk analisis kimia 2 L 100.000,
Minyak Kelapa
Sawit
Untuk analisis kimia 2 pak 100.000,
Gula pasir Untuk pembuatan serbuk
kullit nanas
1 L 250.000,
Etanol Untuk analisis kimia 1 L 300.000,
Pemberi aroma Untuk pembuatan serbuk
kulit nanas
10 pak 200.000,
Spirtus Untuk analisis kimia 1 L 80.000,
Tisu gulungan
besar
Pembersih 4 buah 80.000,
SUB TOTAL 4.130.000,-

3. Perjalanan
Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan Keterangan
Survei lokasi dan
wawancara daerah
yang banyak terdapat
limbah kulit nanas
Makan dan minum pada
saat survei

4 Rp.300.000,-
Survei lokasi
penjualan alat-alat
penunjang di daerah
Surabaya 2x survei
Makan dan minum pada
saat survei
4 Rp.200.000,-
Survei lokasi penjualan
bahan-bahan habis
pakai yang dibutuhkan
Makan dan minum pada
saat survei
4 Rp.600.000,-
17

Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan Keterangan
di laboratorium kimia di
universitas di Surabaya
dan Malang 2x survei
SUB TOTAL 2.900.000,-

4. Lain-lain
Material Justifikasi Pemakaian Kuantitas Harga Satuan Keterangan
Administrasi ke
Industri pengolahan
nanas

untuk administrasi ke
industri pengolahan
nanas
1 Rp.500.000,-


Print + jilid Proposal

Biaya rental, scan dan
print
Penggandaan +
Seminar
1 Rp.200.000,-

Rp. 620.000

CD Biaya rental 1 Rp.50.000,-
Print + jilid Laporan

Biaya rental, scan dan
print
1 Rp.200.000,-
Penyewaan
laboratorium
Tempat pelaksanaan
penelitian
1 200.000
SUB TOTAL Rp 1.770.000,-
TOTAL (Keseluruhan) Rp 8.450.000,-


18

LAMPIRAN 3
Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas

Tabel 1. Susunan Organisasi Tim
No Nama/NIM Program Studi Bidang Ilmu
Alokasi
waktu
(jam/
minggu)
Uraian tugas
1. Siti Lailatul Arifah /
12030234021
S-1 Kimia MIPA 10 jam /
minggu
- Ketua
Pelaksana
- Sebagai
koordinator
- Membantu
menyiapkan
pengadaan
alat dan bahan
yang
dibutuhkan
- Koordinator
dengan
industri buah
sekiar
surabaya
sidoarjo
- Pelaksana
penelitian
2. Meita Kurniasari /
12030234023

S-1 Kimia MIPA 8 jam/
minggu
- Pelaksana
penelitian
- Koordinator
survei tempat
penjualan alat
dan bahan
yang
dibutuhkan
- Menyiapkan
pengadaan
alat dan bahan
yang
dibutuhkan
- Koordinator
penyiapan
laboratorium
19

No Nama/NIM Program Studi Bidang Ilmu
Alokasi
waktu
(jam/
minggu)
Uraian tugas
untuk
penelitian
- Sie bendahara
(keuangan)

4. Bella Devina /
12030234218
S-1 Kimia MIPA 8 jam/
minggu
- Pelaksana
penelitian
- Membantu
persiapan
pengadaan
alat dan bahan
yang
dibutuhkan.
- Sie konsumsi
Ahmad Chamim
Mudhi/ 113194041
S-1 Pendidikan
Kimia
MIPA 8 jam/
minggu
- Pelaksana
penelitian
- Membantu
persiapan
pengadaan
alat dan bahan
yang
dibutuhkan.
- Sie konsumsi



20

LAMPIRAN 1A
BIODATA KETUA DAN ANGGOTA
BIODATA KETUA

A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Siti Lailatul Arifah
2 Jenis kelamin Perempuan
3 Program Studi S1 Kimia
4 NIM 12030234021
5 Tempat Tanggal Lahir Jombang, 15 Agustus 1993
6 E-mail Lala_chemistry@yahoo.com
7 Nomor Telepon/HP 085648375423

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi MI Miftahul Ulum
Cermenan Ngoro
Jombang
SMP Ibnu Sina
Jombang
MAN Kandangan
Kediri
Tahun Masuk-Lulus 2000-2006 2006-2009 2009-2012

C. Pemakalah Seminar Ilmiah
No. Nama Pertemuan Ilmiah
/ Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan
tempat
1
2
3

D. Penghargaan Dalam Sepuluh Tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Isntitusi Pemberi
Penghargaan
Tahun
21

1 Juara 1 Mushabaqah Tilawatil
Quran (MTQ) cabang MFQ
tingkat Kabupaten
Pemerintah Kabupaten Kediri 2011
2 Juara 1 Lomba Baca Puisi tingkat
Kabupaten
Pihak Penyelenggara 2012
3

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan
dalam pengajuan Hibah dana PKM.

Surabaya, 29 Oktober 2013
Pengusul

( Siti Lailatul Arifah )









22


Lampiran 1B
BIODATA KETUA DAN ANGGOTA
BIODATA ANGGOTA

A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Meita Kurniasari
2 Jenis kelamin Perempuan
3 Program Studi S1 Kimia
4 NIM 123234023
5 Tempat Tanggal Lahir Sidoarjo, 9 Mei 1994
6 E-mail Meitasary@gmail.com
7 Nomor Telepon/HP 085755489347

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi Windurejo 1 Kutorejo 1 Kutorejo 1
Tahun Masuk-Lulus 2000 2006 2009

C. Pemakalah Seminar Ilmiah
No. Nama Pertemuan Ilmiah
/ Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan
tempat
1
2
3

D. Penghargaan Dalam Sepuluh Tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Isntitusi Pemberi
Penghargaan
Tahun
23

1
2
3
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan
dalam pengajuan Hibah dana PKM.

Surabaya, 29 Oktober 2013
Pengusul




( Meita Kurniasari )

24

LAMPIRAN 1C
BIODATA KETUA DAN ANGGOTA

BIODATA ANGGOTA

A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Bella Devina Savitri
2 Jenis kelamin Perempuan
3 Program Studi S1 Kimia
4 NIM 123234218
5 Tempat Tanggal Lahir Surabaya, 1 April 1994
6 E-mail Innanda_rizqiani@yahoo.com
7 Nomor Telepon/HP 083832220303

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi SDN Kaliasin 4
Surabaya
SMP Negeri 4
Surabaya
SMA Negeri 1
Surabaya
Tahun Masuk-Lulus 2000-2006 2006-2009 2009-2012

C. Pemakalah Seminar Ilmiah
No. Nama Pertemuan Ilmiah
/ Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan
tempat
1
2
3

D. Penghargaan Dalam Sepuluh Tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Isntitusi Pemberi
Penghargaan
Tahun
25

1
2
3

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan
dalam pengajuan Hibah dana PKM.
Surabaya, 28 September 2014
Pengusul



( Bella Devina Savitri )


26

LAMPIRAN 1D
BIODATA KETUA DAN ANGGOTA
BIODATA ANGGOTA

A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap Ahmad Chamim Mudhi
2 Jenis kelamin Laki-laki
3 Program Studi S1 Pendidikan Kimia
4 NIM 11030194041
5 Tempat Tanggal Lahir Mojokerto, 28 Desember 1992
6 E-mail chamimhiruma@ymail.com
7 Nomor Telepon/HP 085756676170

B. Riwayat Pendidikan
SD SMP SMA
Nama Institusi MI Nurul Huda 2
Kota Mojokerto
SMPN 4 Kota
Mojokerto
SMAN 1 Puri
Mojokerto
Tahun Masuk-Lulus 1999-2005 2005-2008 2008-2011

C. Pemakalah Seminar Ilmiah
No. Nama Pertemuan Ilmiah
/ Seminar
Judul Artikel Ilmiah Waktu dan
tempat
1
2
3

D. Penghargaan Dalam Sepuluh Tahun Terakhir
No. Jenis Penghargaan Isntitusi Pemberi
Penghargaan
Tahun
1
27

2
3

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat
dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai
ketidaksesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan
dalam pengajuan Hibah dana PKM.

Surabaya, 29 Oktober 2013
Pengusul

( Ahmad Chamim Mudhi )














28

LAMPIRAN 4
Surat Pernyataan Ketua Kegiatan


SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA

Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : Siti Lailatul Arifah
NIM : 123234021
Program Studi : S-1 Kimia
Fakultas : MIPA

Dengan ini menyatakan bahwa usulan PKM-P saya dengan judul : Pemanfaatan Kulit Buah
Nanas (Ananas Comosus L) sebagai Serbuk PIPPELSTAN (Pineapple Peel Instan) yang
Kaya Kandungan Serat dengan Variasi Kandungan Maltodekstrin yang diusulkan untuk
tahun anggaran 2014 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau
sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya
bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan
seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.
Mengetahui, Surabaya, 20 September 2014
Pembantu Rektor III Yang Menyatakan,


Prof. Dr. Warsono, M.S. Siti Lailatul Arifah
NIP.196005191985031002 NIM. 12030234021