Anda di halaman 1dari 6

Judul : Perkembangan seks sekunder (Pubertas) pada pria

Thomy.lekawael@gmail.com
Pembahasan
Pubertas Pada Anak Laki-Laki
Pubertas merupakan proses dimana seorang individu yang belum dewasa akan
mendapatkan ciri-ciri fisik dan sifat yang memungkinkannya untuk mampu bereproduksi.
Pada anak laki-laki, pubertas sebagian besar merupakan respon tubuh terhadap
aktivitas androgen yang meluas, sekresi testis dibawah pengaruh gonadotropin hipofisis
anterior.

!nset pubertas dipengaruhi oleh :


"eografi
#tnis
Perbedaan status ekonomi.
Perubahan Fisik Pada Masa Pubertas
Pubertas terlihat saat dimulainya pembesaran testis antara usia $%&' tahun. (iri-ciri
seksual sekunder terlihat progresif )%),* tahun kemudian. Pertumbuhan rambut wa+ah
tampak paling akhir dan belum tumbuh sempurna sampai usia ),%)* tahun.

-enurut sistem yang dikembangkan oleh -arshall dan Tanner, perubahan fisik pada
anak laki-laki dibagi men+adi * tahap :
&
Pertumbuhan Skrotum, Testis dan Penis.

Tahap Deskripsi
Rerata
(tahun)
isaran
(tahun)
& Prarema+a. .kuran serta proporsi testis skrotum
dan penis kira kira sama dengan awal masa
anak-anak
) /krotum dan testis membesar, teksture kulit
skrotum berubah. Pan+ang testis )., % 0.) cm
&&. $.* % &0.1
0 Penis bertambah pan+ang. Testis dan skrotum
membesar. Pan+ang testis 0.0 % '., cm
&).$ &,.1 % &'.$
' Penis semakin pan+ang dan lebar. "lans
berkembang. Pembesaran testis dan skrotum
berlan+ut. /krotum menghitam
&0.1 &&.2 % &*.1
* .kuran dan bentuk genitalia dewasa. Pan+ang
testis 3 * cm
&'.$ &).2 %
&2.&
Pertumbuhan Rambut Pubis.

Tahap Deskripsi
Rerata
(tahun)
isaran
(tahun)
& Prarema+a. Tidak terdapat rambut pubis
) Pertumbuhan tipis rambut halus, lurus dan
sedikit berpigmen di dasar penis
&0.' &&.) % &*.
0 4ambut menghitam, menebal dan sebagian
besar keriting. 4ambut menyebar +arang
&0.$ &&.$ % &.,
' 4ambut seperti dewasa dengan area yang
lebih sempit. Tidak ada penyebaran di bagian
medial paha
&'.' &).) % &.*
)
* /ama seperti dewasa &*.) &0., %
&2.0
Adrenarke
5stilah ini menggambarkan peran kelen+ar adrenal pada pubertas. Pada
adrenarke ter+adi peningkatan sintesa dan sekresi androgen yang relatif lemah
seperti androstenedione, dehidroepiandrosteron (67#89, dan dehidroepiandrosteron
sulfat :67#8-/9. 8ndrogen berperan dalam memulai pertumbuhan rambut aksila dan
pubis. 8ndrogen adrenal di konversi di perifer men+adi androgen yang lebih poten
yaitu : testosteron dan dihidrotestosteron :67T9.

Testosteron dan 67T selan+utnya menstimulasi pertumbuhan rambut pubis
dan aksila serta sekresi kelen+ar sebasea.

Pematangan Testis
Pematangan testis saat pubertas dimulai saat ter+adinya produksi androgen
oleh sel ;eydig, pertumbuhan tubulus seminiferus dan spermatogenesis. <etiga
ke+adian tersebut dikendalikan gonadotropin =/7 dan ;7.

6imulainya pubertas diduga akibat lepasnya generator denyut "n47 di
hipotalamus dari inhibisi //P. Peningkatan ukuran testis pada awal pubertas sebagian
besar adalah hasil dari peningkatan masa tubulus seminiferus dan dimulainya proses
spermatogenesis.

!iri-!iri Seksua" Sekunder.

Testosteron dan metabolitnya menyebabkan perubahan somatik pada anak
laki-laki sebagai berikut :
Pembesaran laring
/uara lebih dalam dan berat
Peningkatan masa tulang
Peningkatan masa dan kekuatan otot skeleton
Penebalan kulit
Peningkatan dan penebalan rambut pada batang tubuh, penis, pubis,
aksila dan wa+ah
Pertumbuhan Somatik
Pertumbuhan somatik pada pubertas adalah interaksi komplek antara steroid
seks gonad, hormon pertumbuhan : growth hormon % "79 dan Insulin-Like Growth
Factor 5 :5"=-59.

5nsulin dan tiroksin diperlukan bagi pertumbuhan tubuh yang optimal. Tidak
adanya "7, 5"=-5 atau resptor 5"=-5 akan menyebabkan dwarfisme
somatic meskipun kadar steroid sel dalam plasma dalam batas normal.

#fek testosteron pada pertumbuhan tulang ter+adi secara tidak langsung dan
diduga akibat aromatisasi testosteron men+adi estradiol. Peran testosteron pada otot
0
ter+adi secara langsung dimana androgen beker+a secara langsung dalam
meningkatkan massa otot.

Tinggi pria dewasa dipengaruhi oleh : predisposisi genetik, indeks massa
tubuh saat onset pubertas, nutrisi dan lamanya pubertas. 8nak dengan lemak tubuh
yang banyak cenderung untuk mengalami pubertas lebih dini.

8ndrogen memiliki efek anabolik langsung pada massa otot.

Peningkatan
sekresi androgen selama pubertas meningkatkan massa otot pada anak laki dan
perempuan.

Perbedaan perkembangan seks sekunder pria dan #anita.

$angguan pada pubertas
Pubertas prekoks
Pubertas prekoks merupakan mulainya suatu ciri-ciri khas dari pubertas sekunder
sebelum memasuki usia 1 tahun pada anak perempuan dan usia $ tahun pada anak laki-
laki.
2
/ifatnya:
;engkap :komplet9 yaitu +ika tanda-tanda pubertas tumbuh
lengkap> pada pria penis, rambut pubik dan testis tumbuh bersama-sama,
sedangkan pada wanita payudara, rambut pubik dan haid.
?iasanya pencetusnya terletak di intrakranial.
2
Tidak lengkap :inkomplet9 yaitu disini ge+ala pubertas hanya sebagian,
misalnya pada pria hanya penis dan rambut pubik tumbuh, sedang testis
tetap infantil, atau pada wanita hanya payudara tumbuh :telars prematur9
ataupun hanya rambut pubik :pubars prematur9. Pada semua keadaan
tersebut perlu dipertimbangkan kemungkinan adanya neoplasma diadrenal
atau gonad.
2
'
Pubertas Ter"ambat (Delay Puberty)
<eterlambatan pubertas sering terdapat dengan riwayat keluarga.
@ariasi perkembangan ini lebih sering ditemukan pada anak pria dibandingkan wanita.
2
Pubertas dapat dianggap terlambat kalau perkembangan mammae pada anak
wanita belum ter+adi men+elang umur &0 tahun, atau terdapat selang waktu lebih dari lima
tahun antara permulaan pertumbuhan mammae dengan menarche. 8nak pria dapat
dipandang mengalami keterlambatan pematangan seksual kalau men+elang lebih dari &0,*
tahun pembesaran testis belum dimulai atau terdapat selang waktu lebih dari lima tahun
antara permulaan dan penyempurnaan pertumbuhan genitalia.
2
Pada sebagian kecil kasus yang penting keterlambatan tersebut dipengaruhi oleh
gangguan lingkungan maupun kesehatan anak yang bersangkutan. ?ila keterlambatan
tersebut tidak dapat diterangkan melalui adanya riwayat keluarga atau bila tidak ada
ditemukan suatu gangguan, harus dilakukan pemeriksaan terhadap kemungkinan
gangguan regulasi pelepasan gonadotropin dihipotalamus-hipofisis atau gangguan
respons gonadal.
2
7ipogonadotropik hipogonadisme merupakan keadaan bersifat herediter yang
dapat muncul sebagai ge+ala tersendiri atau timbul bersamaan dengan gangguan sensasi
penghidu yang disebut sebagai sindrom <allman. ?eratnya keadaan tersebut sangat
bervariasi dan keadaan tersebut mungkin sa+a baru diketahui pada masa dewasa.
Penyebab hipogonadotropik hipogonadisme yang didapat antara lain adalah tumor di
daerah hipotalamus hipofisis.
2
7ipergonadotropik hipogonadisme merupakan keadaan dimana tingginya kadar
;7 dan =/7 menun+ukkan adanya gangguan respons gonadal dan gangguan pada
mekanisme umpan baliknya. Pemeriksaan ultrasonografi ovarium dan palpasi testis
membantu menentukan kelainan gonad. Penyebab utama pada anak perempuan adalah
sindrom Turner, tetapi dapat pula disebabkan oleh disgenesis ovarium sebagai penyebab
tersendiri. Pada anak laki-laki mungkin disebabkan gangguan kongenital pada diferensiasi
testis, atau rusaknya testis sebagai akibat torsi intrauterus dan infark.
2
Pubertas prekoks terbagi men%adi &
Pubertas prekok se+ati :sentral9
Pubertas prekoks perifer :pseudopubertas prekoksia9
Pada "aki-"aki &
Pubertas Prekoks Sentra"
Pubertas prekoks sentral ter+adi karena perkembangan pubertas terlalu cepat.
<ebanyakan pada laki-laki dengan pubertas prekoks sentral terdapat kelainan pada
sistem saraf pusatnya dibandingkan yang idiopatik. !leh karena itu penilaian pada
anak laki-laki dengan perkembangan pubertas dini dilakukan dengan scanning -45.
<elainan sistem saraf pusat tersebut yaitu didapat :abses, kemoterapi, granuloma,
inflamasi, radiasi, pembedahan, trauma9, abnormalitas kongenital :kista arakhnoid,
*
hidrosefalus, hamartroma hipotalamus, displasia septo-optik, kista suprasellar9, tumor
:ademona sekresi ;7, astrositoma, glioma % dapat bergabung dengan
neurofibromatosis, kraniofaringioma, epidimoma9 dan lain-lain.
2
Pubertas prekoks sentral pada anak laki-laki dikarakteristikkan tidak hanya
dari pemeriksaan kadar testosteron, basal dan kadar "n47- stimulted gonadotropin
sa+a, tetapi perkembangan fisik pubertas termasuk pertumbuhan testis.
2
Pubertas Prekoks Peri'er
Pubertas prekoks perifer pada anak laki-laki biasanya disebabkan oleh
peningkatan endogen androgen yang tidak terdiagnosis atau penatalaksanaan
inadekuat pada kongenital hiperplasia adrenal :(879 yang disebabkan oleh defisiensi
)&-hidroksilase.
2

Anda mungkin juga menyukai