Anda di halaman 1dari 137

Search :

Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:05:46 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak
terhitung jumlahnya
mendiami bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu

Nahwu
Merupakan ilmu yang membahas kaidah-kaidah dalam bahasa
Arab dan sangat penting bagi anda yang ingin memahami Al-
Quran atau mempelajari Bahasa Arab

Silahkan pilih berdasarkan kategori Nahwu

:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
:: Naibul fa' il
:: Na' at
:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
:: Tanda I' rab
:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
:: Laa
:: Istitsna
:: Isim yang di Nashab-kan
:: Isim - isim yang di Rafa'-kan
:: Isim yang dijarkan
:: Isim Nakirah
:: Isim Ma'rifat
:: I' rab
:: Haal
Aktualita
Berita
Artikel
Mutiara Hikmah
Ilmu Islam
Ilmu Tafsir
Ulumul Qur'an
Ulumul Hadits
Fiqh
Ushul Fiqh
Tauhid
Tasawuf
Tarikh/Sejarah
Ekonomi Islam
Perpustakaan
Referensi
Kitab Salaf
Filsafat Islam
Hikayat
Artikel Tokoh Islam
Materi Dakwah

Kebudayaan
Wisata Budaya Islam
Masjid Bersejarah
Arsitektur
MTQ
Dunia Islam
Institusi Islam
Krisis Irak
Dunia Wanita
Fiqhu An-Nisa
Seputar Masalah Wanita
Akhlak Muslimat
Page 1of 2 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/ListBahasaArab.php3?kategori=1


:: Fi' il - Fi' il
:: Fa' il
:: Badal
:: 'Athaf
:: Kalam
Kategori Bahasa Arab lainnya

:: Nahwu
:: Sharaf
:: Hiwar
:: Balaqhah
:: Mufradat
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/ListBahasaArab.php3?kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:48:54 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak
terhitung jumlahnya
mendiami bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,


Anda berada di : Bahasa Arab > Sharaf

Sharaf
Merupakan ilmu alat yang membahas perubahan dari satu corak
kalimah (kata) ke kalimah yang lain dengan menginggat
ketentuan yang berlaku, dari segi penyesuain (munasabah) dan
persamaan (qiyas)nya, yang bertujuan untuk memudahkan
dalam memahami kandungan Al-Quran/Hadits atau mempelajari
Bahasa Arab agar tidak salah mengucapkan dan mengartikannya

Silahkan pilih berdasarkan kategori Sharaf


:: Fasal Tentang Fi'il amar hadlir, Isim fa'il, Isim maf'ul, dan Sighat
mubalaghah
:: Fasal tentang keadaan Fi'il madli bina'ma' lum dan majhul, Fi'il
amardan hamzah
:: Masdhar dan Lafazh yang dikeluarkan darinya
:: Fi'il Tsulatsi Mazid
:: Fi'il ruba'i mujarrad dan Mulhaq bih
:: Fi'il tsulatsi mujarrad
Kategori Bahasa Arab lainnya

:: Nahwu
:: Sharaf
:: Hiwar
:: Balaqhah
:: Mufradat
Aktualita
Berita
Artikel
Mutiara Hikmah
Ilmu Islam
Ilmu Tafsir
Ulumul Qur'an
Ulumul Hadits
Fiqh
Ushul Fiqh
Tauhid
Tasawuf
Tarikh/Sejarah
Ekonomi Islam
Perpustakaan
Referensi
Kitab Salaf
Filsafat Islam
Hikayat
Artikel Tokoh Islam
Materi Dakwah

Kebudayaan
Wisata Budaya Islam
Masjid Bersejarah
Arsitektur
MTQ
Dunia Islam
Institusi Islam
Krisis Irak
Dunia Wanita
Fiqhu An-Nisa
Seputar Masalah Wanita
Akhlak Muslimat
Page 1of 2 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/ListBahasaArab.php3?kategori=2
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/ListBahasaArab.php3?kategori=2
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:57:28 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak
terhitung jumlahnya
mendiami bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Hiwar

Hiwar
Merupakan kumpulan percakapan (dialog) sesuai dengan tema
dalam Bahasa Arab dan Indonesia untuk memudahkan Anda
dalam mempelajari atau memperdalam Bahasa Arab dari aspek
dialog (praktek)

Silahkan pilih berdasarkan kategori Hiwar


:: Percakapan Di Kantor
:: Mandi
:: Makan Pagi
:: Main Sepakbola
:: Main Badminton
:: Di Toko Buku
:: Di Rumah Sakit
:: Di Perpustakaan Umum
:: Di Apotik
:: Bicara Tentang Musik
:: Percakapan dua orang sahabat
Kategori Bahasa Arab lainnya

:: Nahwu
:: Sharaf
:: Hiwar
:: Balaqhah
Aktualita
Berita
Artikel
Mutiara Hikmah
Ilmu Islam
Ilmu Tafsir
Ulumul Qur'an
Ulumul Hadits
Fiqh
Ushul Fiqh
Tauhid
Tasawuf
Tarikh/Sejarah
Ekonomi Islam
Perpustakaan
Referensi
Kitab Salaf
Filsafat Islam
Hikayat
Artikel Tokoh Islam
Materi Dakwah

Kebudayaan
Wisata Budaya Islam
Masjid Bersejarah
Arsitektur
MTQ
Dunia Islam
Institusi Islam
Krisis Irak
Dunia Wanita
Fiqhu An-Nisa
Seputar Masalah Wanita
Akhlak Muslimat
Page 1of 2 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/ListBahasaArab.php3?kategori=3

:: Mufradat
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/ListBahasaArab.php3?kategori=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:06:33 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak
terhitung jumlahnya
mendiami bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah

Balaqhah
Merupakan ilmu yang membahas cara-cara menyusun kalimat
yang baik dan bernilai tinggi menurut sastrawan dan salah satu
tujuannya adalah untuk dapat berbicara atau menulis dengan
teratur sesuai dengan kondisi dan situasi dan dengan cara yang
indah

Silahkan pilih berdasarkan kategori Balaqhah

:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
:: Musnad Ilaih dengan Idhafat
:: Musnad Ilaih dengan Athaf bayan
:: Musnad Ilaih dengan Lam ta'rif atau Lam alif
:: Mendahulukan Musnad Ilaih dari Musnad
:: Membuang Musnad Ilaih
:: Majaz 'aqli
:: Tentang Kalam balaghah
Aktualita
Berita
Artikel
Mutiara Hikmah
Ilmu Islam
Ilmu Tafsir
Ulumul Qur'an
Ulumul Hadits
Fiqh
Ushul Fiqh
Tauhid
Tasawuf
Tarikh/Sejarah
Ekonomi Islam
Perpustakaan
Referensi
Kitab Salaf
Filsafat Islam
Hikayat
Artikel Tokoh Islam
Materi Dakwah

Kebudayaan
Wisata Budaya Islam
Masjid Bersejarah
Arsitektur
MTQ
Dunia Islam
Institusi Islam
Krisis Irak
Dunia Wanita
Fiqhu An-Nisa
Seputar Masalah Wanita
Akhlak Muslimat
Page 1of 2 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/ListBahasaArab.php3?kategori=5


:: Tata cara berbicara dengan orang lain
:: Arti Isnad Khoobary
:: Arti ilmu Ma'ani, Bayan, dan Badi'
Kategori Bahasa Arab lainnya

:: Nahwu
:: Sharaf
:: Hiwar
:: Balaqhah
:: Mufradat
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/ListBahasaArab.php3?kategori=5
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:07:19 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak
terhitung jumlahnya
mendiami bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,





Bahasa Arab
Bahasa Arab > Mufrodat
pilihlah sesuai dengan kategori yang anda cari
:: Pemrograman Komputer

Merupakan kumpulan kosa kata (mufradat) dalam bidang
pemrograman komputer, dengan bahasa Arab dan Indonesia.
:: Penyakit

Merupakan kumpulan kosa kata (mufradat) yang berkaitan
dengan masalah penyakit, dengan bahasa Arab dan
Indonesia.
:: Parlementer

Merupakan kumpulan kosa kata (mufradat) yang berkaitan
dengan parlementer, dengan bahasa Arab dan Indonesia.
Aktualita
Berita
Artikel
Mutiara Hikmah
Ilmu Islam
Ilmu Tafsir
Ulumul Qur'an
Ulumul Hadits
Fiqh
Ushul Fiqh
Tauhid
Tasawuf
Tarikh/Sejarah
Ekonomi Islam
Perpustakaan
Referensi
Kitab Salaf
Filsafat Islam
Hikayat
Artikel Tokoh Islam
Materi Dakwah

Kebudayaan
Wisata Budaya Islam
Masjid Bersejarah
Arsitektur
MTQ
Dunia Islam
Institusi Islam
Krisis Irak
Dunia Wanita
Fiqhu An-Nisa
Seputar Masalah Wanita
Akhlak Muslimat
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 1of 1 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/mufrodat/mufrodat_kt.php3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:17:55 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,



Bahasa Arab
Bahasa Arab > Mufrodat > Penyakit

Bahasa Indonesia Bahasa Arab
Encok (penyakit pembengkakan persendian)
Jatuh sakit

Keadaan keseleo

Keseleo
Penyakit cacing benang

Penyakit cacing pita
Penyakit cacing rambut
Penyakit kebotakan
Penyakit pembesaran organ
Penyakit radang kulit

Penyakit radang selaput dada
Penyakit tuberkolosis
Sakit

Page 1of 2 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/mufrodat/mufrodat.php3?id_kt=3
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/mufrodat/mufrodat.php3?id_kt=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:18:57 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,



Bahasa Arab
Bahasa Arab > Mufrodat > Parlementer

Bahasa Indonesia Bahasa Arab
Anggota DPR

Parlemen
Pemerintahan Parlementer
Sistem Parlementer
Yang berhubungan dengan Parlemen


Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 1of 1 .: Bahasa Arab - PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/mufrodat/mufrodat.php3?id_kt=4
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:34:38 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu > Zharaf zaman dan Zharaf makan

Zharaf zaman dan Zharaf makan


Zharaf Zaman (Keadaan Waktu)

Zharaf zaman ialah, isim zaman (waktu) yang di-nashab-kan dengan memperkirakan makna
f (pada/dalam), seperti lafazh: (pada hari ini), (pada malam ini), (pagi
hari), (waktu pagi), (pada waktu sahur), (besok), (waktu sore atau
waktu Isya), (pada waktu subuh), (pada waktu sore), (selamanya),
(ketika), dan lafazh yang menyerupainya.
Zharaf Makn (Keadaan Tempat)

Zharaf makn ialah, isim makn (tempat) yang di-nashab-kan dengan memperkirakan
makna f (pada/dalam), seperti lafazh: (di depan), (di belakang), (di
depan), (di belakang), (di atas), (di bawah), (di dekat atau di sisi),
Page 1of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=44&kategori=1
(beserta), (di muka atau di depan), (di dekat), (di hadapan), (di
sini), (di sana), dan lafazh yang menyerupainya.
Contoh zharaf zaman adalah sebagai berikut:
= aku telah berpuasa pada hari Senin.
= aku telah ber-i'tikaf pada hari Jum'at.
= aku akan berkunjung kepadamu besok pagi.
= aku telah berjalan pagi-pagi.
Contoh zharaf makn adalah sebagai berikut:
= aku telah duduk di depan ustadzku.
= aku telah berjalan di belakang ustadzku.
Kata nazhim:

Zharaf ialah isim waktu atau isim tempat yang di-nashab-kan. Menurut kalangan orang
Arab, semua (dari isim waktu atau tempat itu) dengan memperkirakan makna f.

Dan di-nashab-kan oleh fi'il-nya yang diberlakukan, seperti dalam contoh: (aku
telah berjalan pada malam hari), dan (aku telah ber-i'tikaf satu bulan).
Lafazh di-nashab-kan oleh da n lafazh di-nashab-kan oleh .

back
Page 2of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=44&kategori=1

Judul Nahwu lainnya
:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
:: Naibul fa' il
:: Na' at
:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
:: Tanda I' rab
:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 3of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=44&kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:35:41 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu > Taukid

Taukid


Arti Taukid

Tabi' (lafazh yang mengikuti) yang berfungsi untuk melenyapkan anggapan lain yang
berkaitan dengan lafazh yang di-taukid-kan.
Contoh:
= Zaid telah datang sendiri.
Lafazh berkedudukan sebagai taukid yang mengukuhkan makna Zaidun, sebab
kalau tidak memakai , maka ada kemungkinan yang datang itu utusan Zaid, bukan
Zaid-nya, dan sebagainya.

Taukid itu mengikuti kepada lafazh yang di-taukid-kan dalam hal rafa', nashab, khafadh dan
ta'rif (ke-ma'rifat-an) nya.
Page 1of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=43&kategori=1

Taukid itu dengan memakai lafazh-lafazh yang telah ditentukan, yaitu:
1. Lafazh nafsu (diri), seperti dalam contoh: (Zaid telah datang sendiri)
2. Lafazh 'ain (diri), seperti dalam contoh: (Zaid telah datang sendiri)
3. Lafazh kullu (semua), seperti dalam contoh: (kaum itu telah datang
semuanya)
4. Lafazh ajma'u (seluruh), seperti dalam contoh: (kaum itu telah
datang seluruhnya)
5. Lafazh yang mengikuti ajma'u, yaitu: akta'u, abta'u, absha'u (maknanya sama
dengan ajma'u atau ajma'n), seperti dalam contoh berikut:

Faedah memakai lafazh-lafazh itu ialah, untuk menambah maksud taukid saja agar tidak
diragukan.
Seperti perkataan:
= Zaid telah berdiri sendiri;
= aku telah melihat kaum itu semuanya;
= aku telah bersua dengan seluruh kaum itu.
Kata Nazhim:

Boleh pada isim dikukuhkan dan lafazh yang mengukuhkan harus mengikuti lafazh yang
dikukuhkannya dalam semua bentuk i'rab dan ta'rif (ma'rifat)nya, tidak di-nakirah-kan
karena ia terbebas dari lafazh yang mengukuhkan.

Lafazh taukid yang terkenal ada empat, yaitu: nafsu, 'ain, kullu dan ajma'u.
Page 2of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=43&kategori=1


Selain lafazh itu adalah mengikuti ajma'u, yaitu akta'u, abta'u, dan absha'u,

back
Judul Nahwu lainnya
:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
:: Naibul fa' il
:: Na' at
:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
:: Tanda I' rab
:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 3of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=43&kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:36:25 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu > Tamyiz

Tamyiz


Arti Tamyiz

Tamyiz ialah isim manshub yang berfungsi menjelaskan dzat yang samar, seperti dalam
contoh perkataan di bawah ini:
= Zaid mencucurkan keringat. (kata keringat itu menjelaskan keadaan diri
Zaid);
= Bakar menurunkan lemak tubuhnya;
= Muhammad baik orangnya;
= aku telah membeli dua puluh orang pelayan atau budak;
= aku telah memiliki sembilan puluh ekor kambing;
= ayah Zaid lebih mulia daripada kamu;
= dan wajahnya (parasnya) lebih cantik daripada kamu.
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=42&kategori=1



Tamyiz tidak akan terjadi, kecuali harus dengan isim nakirah dan tidak akan terjadi pula,
kecuali sesudah kalam tamam atau sempurna (seperti halnya hl).
Kata nazhim:

Definisi tamyiz ialah, isim yang di-nashab-kan dan menjelaskan keglobalan nisbat atau
keglobalan dzat jenis tertentu.
back
Judul Nahwu lainnya
:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
:: Naibul fa' il
:: Na' at
:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
:: Tanda I' rab
:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=42&kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:37:44 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu > Naibul fa' il

Naibul fa' il

MAF'UL YANG FA'IL-NYA TIDAK DISEBUTKAN


Naibul fa'il ialah isim marfu' yang tidak disebutkan fa'il-nya. Apabila fi'il-nya fi'il madhi,
maka dhammah-kanlah huruf awalnya dan huruf sebelum akhirnya di-kasrah-kan; dan
apabila fi'il-nya fi'il mudhari' maka dhammah-kanlah huruf awalnya dan huruf sebelum
akhirnya di-fathah-kan.
Maksudnya: Maf'ul yang tidak disebutkan fa'il-nya dinamakan mabni majhul atau naibul
fa'il, yaitu isim yang asalnya menjadi maf'ul lalu fa'il-nya dibuang dan maf'ul-nya
menggantikan kedudukan fa'il, i'rab-nya di-rafa'-kan dan diletakkan sesudah fi'il, seperti :
asalnya . Lafazh dibuang, lalu lafazh menempati tempat
fa'il (lafazh ) sebagai pengganti lafazh yang dibuang dan lafazh diubah
harakatnya menjadi
asalnya ; asalnya ;
asalnya ; asalnya
Kata nazhim:
Page 1of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=41&kategori=1

Tempatkanlah kedudukan fa'il yang dibuang maf'ul-nya pada setiap yang dimiliki oleh fa'il.

Huruf pertama fi'il yang fa'il-nya tidak disebutkan harus di-dhammah-kan, sedangkan huruf
yang sebelum huruf terakhir harus di-kasrah-kan.

Pembagian Maf'ul yang Fa'il-nya Tidak Disebutkan

Maf'ul yang fa'il-nya tidak disebutkan terbagi atas dua bagian, yaitu bagian yang zhahir dan
bagian yang mudhmar (dhamir). Bagian yang zhahir itu seperti perkataan (Zaid
telah dipukul), (Zaid akan dipukul), ('Amr telah dimuliakan),
('Amr akan dimuliakan).
Adapun meng-i'rab-nya adalah: fi'il madhi mabni lil majhul atau mabni maf'ul,
naibul fa'il.
fi'il mudhari' mabni lil majhul, dan naibul fa'il.

Sedangkan isim mudhmar adalah, seperti perkataan (berikut):
= aku telah dipukul;
= kami atau kita telah dipukul;
= kamu (laki-laki) telah dipukul;
= kamu (perempuan) telah dipukul;
= kamu berdua telah dipukul;
Page 2of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=41&kategori=1
= kalian (laki-Iaki) telah dipukul;
= kalian (perempuan) telah dipukul;
= dia (laki-laki) telah dipukul;
= ia (perempuan) telah dipukul;
= mereka berdua telah dipukul;
= mereka (laki-laki) telah dipukul;
= mereka (perempuan) telah dipukul.
Adapun meng-i'rab-nya adalah: (aku telah dipukul). Lafazh fi'il madhi mabni lil
maf'ul, dhamir mutakallim menjadi naibul fa'il yang di-rafa'-kan, tanda rafa'-nya dengan
mabni dhammah.
Kata nazhim:

Naibul fa'il itu adakalanya mudhmar (disembunyikan) dan adakalanya muzhhar
(ditampakkan). Yang kedua (muzhhar) seperti: (Pembawa kabar gembira itu
dimuliakan).

Adapun yang dhamir, maka hal itu seperti perkataan: (aku telah dipanggil); (dia
dipanggil); (dia tidak dipanggil kecuali aku).

back
Judul Nahwu lainnya
:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
:: Naibul fa' il
:: Na' at
Page 3of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=41&kategori=1

:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
:: Tanda I' rab
:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 4of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=41&kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:38:48 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu > Na' at

Na' at



Na'at (sifat) ialah lafazh yang mengikuti kepada makna lafazh yang diikutinya, baik dalam
hal rafa', nashab, khafadh (jar), ma'rifat maupun nakirah-nya, (seperti) Anda mengatakan:
(Zaid yang berakal telah berdiri). (aku telah melihat Zaid
yang berakal). (aku telah bersua dengan Zaid yang berakal).
Maksudnya: Dalam bab-bab terdahulu telah dijelaskan lafazh-Iafazh yang di-i'rab-i dengan
amil-nya masing-masing, seperti fa'il oleh fi'il-nya, khabar oleh mubtada'-nya dan
sebagainya. Dalam bab ini akan dijelaskan lafazh-lafazh yang di-i'rab-i dengan cara
mengikuti kepada lafazh lain, yaitu na'at, 'athaf, taukid dan badal.
Na'at menurut istilah ahli Nahwu ialah:

Tabi' yang menyempurnakan makna lafazh yang diikutinya dengan menjelaskan salah satu
diantara sifat-sifatnya, atau sifat yang ber-ta'alluq (berkaitan) kepadanya.
Page 1of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=40&kategori=1
Contoh yang menjelaskan sifat matbu'-nya (yang diikutinya):
= Zaid yang berakal telah datang. Berakal itu merupakan sifat zaid.
Contoh lain yaitu firman Allah SWT:
= Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang. (al-Fatihah: 1).
Contoh na'at yang menjelaskan sifat lafazh yang ber-ta'alluq kepada matbu'-nya, seperti:
= Telah datang Abdullah (hamba Allah) Yang Maha Mulia.
Lafazh merupakan sifat Allah, bukan sifat orang yang bernama Abdullah. Kecuali
kalau lafazh itu di-rafa'-kan, maka maksudnya menjadi sifat Abdullah.
Na'at itu harus disesuaikan dengan man'ut-nya dalam hal i'rab, naqirah atau ma'rifat-nya,
mudzakkar atau muannats-nya, mufrad atau jamak-nya, seperti contoh di bawah ini:
= laki-laki yang berilmu telah datang;
= Hindun yang berilmu itu telah datang;
= Zaid-Zaid yang berilmu itu telah datang;
= dua Zaid yang berilmu itu telah datang;
= Zaid yang berilmu itu telah datang.
Kata nazhim:

Na'at itu adakalanya me-rafa'-kan isim yang mudhmar (disembunyikan) yang kembali
kepada man'ut (lafazh yang diikuti) nya, atau me-rafa'-kan kepada isim yang muzhhar
(ditampakkan).
Contoh yang me-rafa'-kan kepada isim yang mudhmar, seperti:
= Zaid yang berakal itu telah datang.
Lafazh , itu me-rafa'-kan kepada isim dhamir, taqdir-nya adalah sebab isim
mufrad yang kembali kepada .
Page 2of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=40&kategori=1
= kaum muslim yang saleh itu telah datang.
Pada lafazh terdapat dhamir yang di-rafa'-kan, yaitu yang kembali kepada

Contoh yang me-rafa'-kan kepada isim yang muzhhar, seperti:
= Zaid yang isterinya sakit itu telah datang. Lafazh itu
isim muannats yang me-rafa'-kan lafazh sebab menjadi fa'il-nya. Lafazh
muannats dan lafazh pun muannats pula.
Kata nazhim:

Bagian yang pertama dari kedua bagian itu ikutkanlah man'ut (lafazh yang diikuti) nya pada
empat hal diantara sepuluh.

Pada salah satu diantara segi i'rab, baik dalam hal rafa', khafazh atau nashab-nya.

Demikian pula dalam hal kesatuan, ke-mudzakar-an dan selain keduanya, juga dalam hal
ma'rifat dan nakirah-nya.

back
Judul Nahwu lainnya
:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
Page 3of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=40&kategori=1

:: Naibul fa' il
:: Na' at
:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
:: Tanda I' rab
:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 4of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=40&kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:39:21 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu > Munada (seruan)

Munada (seruan)



Munada itu ada lima macam, yaitu: (1) munada yang berbentuk mufrad 'alam; (2) munada
yang bersifat nakirah maqshudah; (3) munada yang bersifat nakirah ghair maqshudah; (4)
munada yang berbentuk mudhaf; dan (5) munada yang diserupakan dengan mudhaf.
1. Munada yang berbentuk mufrad 'alam adalah:

Lafazh yang bukan berbentuk mudhaf dan tidak diserupakan dengan mudhaf.
Contoh:
= hai Zaid!;
= hai 'Umar;
= hai Ahmad!
2. Munada yang bersifat nakirah maqshudah (nakirah yang ditentukan), contoh:
= hai laki-laki! (menyeru seseorang yang tidak diketahui namanya).
Page 1of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=39&kategori=1
3. Munada yang bersifat nakirah ghair maqshudah (yang tidak ditentukan maksudnya),
contohnya seperti perkataan seorang tunanetra: = hai laki-laki!
bimbinglah tanganku ini.
4. Munada yang berbentuk mudhaf, yaitu munada dengan lafazh yang di-idhafat-kan,
contoh: = hai Abdullah!
5. Munada yang diserupakan dengan mudhaf, contoh: = hai orang yang
mendaki gunung!
I'rab munada adalah sebagai berikut:

Adapun i'rab munada yang berbentuk mufrad 'alam dan yang bersifat nakirah maqshudah,
maka kedua-duanya di-mabni-kan atas harakat dhammah tanpa memakai tanwin, contoh:
(hai Zaid! -mufrad 'alam atau nama orang), (hai laki-Iaki -nakirah
maqshudah).

Yang tiga macam lagi (yaitu: munada yang bersifat nakirah ghair maqshudah, yang
berbentuk mudhaf dan yang diserupakan dengan mudhaf), maka harus di-nashab-kan, lain
tidak.
Contoh munada yang bersifat nakirah ghair maqshudah adalah:
= hai laki-laki! Bimbinglah tanganku ini.
Contoh munada yang berupa mudhaf adalah:
= hai Abdullah!
Contoh munada yang diserupakan dengan mudhaf adalah:
= hai orang yang mendaki gunung!
Kata nazhim:

Ada lima lafazh yang sering dipergunakan sebagai seruan, yaitu: mufrad 'alam dan mufrad
yang bersifat nakirah maqshudah.
Page 2of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=39&kategori=1


Mufrad nakirah ghair maqshud, demikian pula mudhaf dan yang diserupakan dengan
mudhaf.

Adapun yang pertama (munada yang berbentuk mufrad 'alam dan munada yang bersifat
nakirah maqshudah), kedua-duanya harus di-mabni-kan semua, seperti halnya dalam
keadaan marfu' yang telah diketahui.

Tanpa tanwin secara mutlak, dan pada tiga macam sisanya di-nashab-kan.

back
Judul Nahwu lainnya
:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
:: Naibul fa' il
:: Na' at
:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
:: Tanda I' rab
:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 3of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=39&kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:41:03 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu > Mubtada dan Khabar

Mubtada dan Khabar



Mubtada ialah isim marfu' yang bebas dari amil lafazh, sedangkan khabar ialah isim marfu'
yang di-musnad-kan kepada mubtada, contohnya seperti perkataan: (Zaid
berdiri); (dua Zaid itu berdiri); dan (Zaid-Zaid itu berdiri).
Maksudnya: Mubtada itu isim marfu' yang kosong atau bebas dari amil lafazh, yakni: yang
me-rafa'-kan mubtada itu bukan amil lafazh, seperti fa'il atau naibul fa'il, melainkan oleh
amil maknawi, yaitu oleh ibtida atau permulaan kalimat saja.
Sedangkan khabar adalah isim marfu' yang di-musnad-kan atau disandarkan kepada
mubtada, yakni tidak akan ada khabar kalau tidak ada mubtada dan mubtada itulah yang
me-rafa'-kan khabar,seperti lafazh: (Zaid berdiri). Lafazh menjadi mubtada
yang di-rafa'-kan oleh ibtida, tanda rafa'-nya dengan dhammah karena isim mufrad.
Sedangkan lafazh menjadi khabar-nya yang di-rafa'-kan oleh mubtada, tanda rafa'-
nya dengan dhammah karena isim mufrad.
(Dua Zaid itu berdiri). Lafazh menjadi mubtada yang di-rafa'-kan,
tanda rafa'-nya dengan alif karena isim tatsniyah. Sedangkan lafazh menjadi
khabar yang di-rafa'-kan oleh mubtada, tanda rafa'-nya dengan alif karena isim tatsniyah.
Page 1of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=38&kategori=1
(Zaid-Zaid itu berdiri). Lafazh mubtada dan menjadi
khabar-nya, di-rafa'-kan dengan memakai wawu karena jamak mudzakkar salim.
Kata nazhim:

Mubtada ialah isim yang selamanya di-rafa'-kan dan terbebas dari setiap lafazh yang
menjadi amil.

Sedangkan khabar ialah isim yang marfu' di-musnad-kan (disandarkan) kepada mubtada
karena sesuai pada lafazhnya.
Pembagian Mubtada

Mubtada itu terbagi menjadi dua bagian, yaitu mubtada yang zhahir dan mubtada yang
mudhmar (dhamir). Mubtada zhahir penjelasannya telah dikemukakan.

Sedangkan mubtada yang mudhmar (isim dhamir) ada dua belas, yaitu: (saya),
(kami atau kita), (kamu -laki-laki), (kamu -perempuan), (kamu berdua -
laki-laki/perempuan), (kalian -laki-laki), (kalian -perempuan), (dia -laki-
laki), (ia -perempuan), (mereka berdua -laki-laki/perempuan), (mereka semua
-laki-laki, (mereka semua -perempuan), seperti perkataan (saya berdiri).
Adapun meng-i'rab-nya adalah sebagai berikut: (saya) berkedudukan menjadi mubtada
yang di-rafa'-kan, tanda rafa'-nya mabni sukun. Sedangkan lafazh menjadi khabar-
nya, di-rafa'-kan, tanda rafa'-nya dengan dhammah. Dan (kami berdiri).
Lafazh berkedudukan menjadi mubtada, di-rafa'-kan, tanda rafa'-nya dengan mabni
dhammah, sedangkan menjadi khabar-nya, juga di-rafa'-kan, tanda rafa'-nya
dengan wawu karena jamak mudzakkar salim.
Dan lafazh yang menyerupainya, seperti:
Page 2of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=38&kategori=1

Kata nazhim:

Mubtada, yaitu isim zhahir sebagaimana (pada contoh-contoh) yang telah dikemukakan,
atau dhamir, seperti (kamu patut untuk menetapkan hukum -diantara
manusia).

Tidak diperbolehkan membuat mubtada dengan menggunakan isim dhamir muttashil, tetapi
diperbolehkan dengan setiap dhamir yang munfashil. Diantaranya ialah:


Pembagian Khabar

Khabar itu ada dua bagian, yaitu khabar mufrad dan khabar ghair mufrad.
1. Khabar mufrad

(Khabar mufrad) adalah khabar yang bukan berupa jumlah (kalimat) dan
bukan pula menyerupai jumlah.
Contoh: (Zaid berdiri); kedua-duanya isim mufrad.
Dan juga termasuk khabar mufrad bila mubtada dan khabar itu terdiri dari isim
tatsniyah dan jamak, seperti contoh di bawah:
Page 3of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=38&kategori=1
= Zaid-Zaid itu berdiri;
= dua Zaid itu berdiri;
= Zaid-Zaid itu berdiri.
2. Khabar ghair mufrad
Khabar ghair mufrad ialah, khabar yang terdiri dari jumlah, seperti jumlah
ismiyah (mubtada dan khabar lagi), atau jumlah fi'liyyah (yaitu terdiri dari fi'il
dan fa'il sebagaimana yang akan dijelaskan di bawah ini).

Khabar ghair mufrad ada empat macam, yaitu: 1. Jar dan majrur; 2. zharaf; 3.
fi'il beserta fa'ilnya; dan 4. mubtada beserta khabarnya. Contohnya seperti
perkataan: (Zaid berada di dalam rumah); khabarnya terdiri dari jar
dan majrur. (Zaid berada di sisimu); khabarnya zharaf,
(Zaid, ayahnya telah berdiri); khabarnya terdiri dari fi'il dan fa'il.
(Zaid hamba perempuannya pergi); khabar-nya terdiri dari
mubtada dan khabar lagi.
Contoh lain:
= Ustadz atau guru itu berada di dalam madrasah atau sekolah.
Lafazh (lp 56) berkedudukan menjadi mubtada, sedangkan (lp 57) khabar-nya.
(lp 58) = Ustadz itu di hadapan murid-murid.
Lafazh (lp 59) menjadi mubtada, sedangkan (lp 60) zharaf makn (keterangan tempat)
menjadi khabar-nya.
(lp 60) = Ustadz ltu tabiatnya baik.
Lafazh (lp 61) berkedudukan menjadi mubtada, dan (lp 62) fi'il madhi, sedangkan (lp 63)
menjadi fa'il-nya. Jumlah fi'il dan fa'il berada pada mahall (tempat) rafa' yang menjadi
khabar dari lafazh (lp 64)
(lp 65) = Zaid hamba perempuannya pergi.
Lafazh (lp 66) berkedudukan menjadi mubtada, sedangkan (lp 67) menjadi mubtada kedua,
dan (lp 68) menjadi khabar dari mubtada kedua yang berada pada mahall (tempat) rafa'
menjadi khabar lagi dari lafazh (lp 69).
Page 4of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=38&kategori=1

Perlu diingatkan, bahwa khabar yang dibuat dari jumlah mubtada dan khabar, atau terdiri
dari fi'il dan fa'il disebut khabar jumlah. Adapun khabar yang terdiri dari jar dan majrur atau
zharaf disebut syibh (serupa) jumlah, karena jar-majrur dan zharaf itu bukan menjadi
khabar yang sebenarnya, sebab yang menjadi khabar yang sebenarnya ialah muta'allaq-nya
tersimpan atau tersembunyi, yang taqdir-nya dapat atau boleh dengan isim mufrad, seperti:
(lp 70) atau dengan jumlah fi'il dan fa'il, seperti lafazh: (lp 71).
Lafazh: (lp 72), pada hakikatnya: (lp 73); (lp 74) pada hakikatnya: (lp 75).
Oleh karena lafazh muta'allaq-nya dapat di-taqdir-kan (diperkirakan) isim mufrad dan di-
taqdir-kan fi'il madhi, maka disebutlah dengan syibh jumlah (serupa jumlah).
Kata nazhim:
(lp 76)
Adakalanya khabar itu mufrad dan ghair mufrad. Yang pertama ialah (khabar mufrad), yaitu
lafazh dalam nazhaman (bait syair) yang telah disebutkan.
(lp 77)
Sedangkan khabar ghair mufrad hanya terbatas pada empat macam, yang lain tidak. Empat
macam itu ialah zharaf, jar dan majrur, fa'il beserta fi'ilnya yang telah dikemukakan, dan
mubtada beserta khabar yang dimilikinya.
(skema)
back
Judul Nahwu lainnya
:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
:: Naibul fa' il
:: Na' at
:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
:: Tanda I' rab
:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 5of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=38&kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:45:24 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu > Tanda I' rab

Tanda I' rab


Tanda I'rab Rafa'

I'rab rafa' mempunyai empat tanda, yaitu: dhammah, wawu, alif dan nun.
Maksudnya: Alamat (tanda) i'rab rafa' ada empat macam, yaitu sebagai berikut:
1. Dhammah, menjadi alamat pokok (tanda asli) i'rab rafa', contoh:
= Zaid telah datang;
= Hindun seorang Juru tulis.
2. Wawu, sebagai pengganti dhammah, contoh:
= Zaid-zaid itu berdiri;
= orang-orang yang saleh itu mendapat keberuntungan.
3. Alif, sebagai pengganti dhammah, contoh:
= dua Zaid itu berdiri.
Page 1of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
4. Nun, sebagai pengganti dhammah, contoh:
= mereka berdua sedang melakukan (sesuatu);
= kamu berdua sedang melakukan (sesuatu);
= mereka sedang melakukan (sesuatu);
= kalian sedang melakukan (sesuatu);
= kamu (seorang perempuan) sedang melakukan sesuatu.
Kata nazhim:

I'rab rafa' mempunyai empat alamat, yaitu dhammah, wawu, alif, demikian pula nun tsabit
(tetap) yang tidak dihilangkan.

Lafazh yang di-rafa'-kan dengan memakai dhammah

Dhammah menjadi alamat bagi i'rab rafa' pada empat tempat, yaitu pada isim mufrad,
jamak taksir, jamak muannats salim dan fi'il mudhari' yang pada hurut akhirnya tidak
bertemu dengan salah satu pun (dari alif tatsniyah, wawu jamak, atau ya muannats
mukhathabah).
Maksudnya: Dhammah menjadi tanda bagi i'rab rafa' berada pada empat tempat, yaitu
pada:
1. Isim mufrad, seperti dalam contoh:
= ilmu itu cahaya;
= kitab itu berisi ilmu;
Page 2of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
= Zaid berdiri.
2. Jamak taksir, seperti dalam contoh:
= kitab-kitab itu berisi ilmu;
= Zaid-Zaid itu berdiri.
3. Jamak muannats salim, seperti dalam contoh:
= Hindun-Hindun itu berdiri;
= Wanita-wanita muslim itu menuntut ilmu.
4. Fi'il mudhari' yang pada huruf akhirnya tidak bertemu dengan alif dhamir tatsniyah,
contoh:
= dia mengetahui;
= dia memukul.
Ta'rif atau definisi isim mufrad, jamak taksir, jamak muannats salim dan fi'il
mudhari':
1. Isim mufrad, ialah:

Isim yang bukan mutsanna (tatsniyah), bukan jamak, bukan mulhaq jamak
atau mulhaq tatsniyah dan bukan pula dari asmaul khamsah (isim-isim yang
lima).
Contoh isim mufrad dengan perubahan secara lafazh:
= Zaid berdiri.
Contoh isim mufrad dengan perubahan secara perkiraan (taqdiri):
= seorang pemuda telah datang;
= Musa telah datang.
2. Jamak taksir, ialah:

Page 3of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
Lafazh yang berubah dari bentuk mufradnya.
Contoh:
lafazh berubah menjad i ;
lafazh berubah menjadi ;
lafazh berubah menjadi
3. Jamak muannats salim, ialah:

Lafazh yang dijamakkan dengan memakai alif dan ta yang ditambahkan.
Contoh lafazh: bentuk tunggalnya: ; bentuk tunggalnya
; berasal dari dan
4. Fi'il mudhari', ialah:

Lafazh yang menunjukkan kejadian (perbuatan) yang sedang berlangsung dan
yang akan datang.
Adapun contoh dari fi'il mudhari' yang bertemu dengan alif dhamir tatsniyah,
wawu jamak dan yang muannats mukhathabah adalah sebagai berikut:
1. Yang bertemu dengan alif dhamir tatsniyah, seperti:
2. Yang bertemu dengan wawu dhamir jamak, seperti:
3. Yang bertemu dengan ya muannats mukhathabah, seperti:
.
4. Yang bertemu dengan nun taukid tsaqilah, seperti: .
5. Yang bertemu dengan nun taukid khafifah, seperti: .
Semua tanda rafa' ini sebagai pengganti dhammah.
Kata nazhim:

Page 4of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
Dhammah menjadi tanda rafa' pada isim mufrad, contohnya seperti: ; pada jamak
taksir, contohnya seperti: asalnya ; pada Jamak muannats salim, contohnya
seperti: ; dan pada semua fi'il mu'rab/mudhari', contohnya seperti: .

Lafazh yang di-rafa'-kan dengan wawu

Wawu menjadi alamat bagi i'rab rafa' pada dua tempat, yaitu pada jamak mudzakkar salim
dan asmaul khamsah (isim-isim yang lima).
Asmaul khamsah itu ialah:
= ayahmu; = saudaramu; = iparmu, atau mertuamu; =
mulutmu; dan = yang mempunyai harta.
Maksudnya: wawu menjadi tanda bagi i'rab rafa' itu pada dua tempat, yaitu pada:
1. Jamak mudzakkar salim, seperti dalam contoh:
= Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (al-
Mu'minun: 1)
= Zaid-Zaid itu telah datang.
2. Asmaul khamsah, yaitu lafazh: dan yang di-idhafat-kan kepada
lafazh lainnya, seperti:
Apabila lafazh: tidak di-idhafat-kan, maka i'rab
rafa'-nya dengan memakai dhammah. Namun bila di-idafat-kan kepada ya
mutakallim wahdah, seperti: maka i'rab rafa'-nya bukan
dengan wawu, melainkan dengan dhammah yang diperkirakan keberadaannya
pada ya mati (yang di-sukun-kan).
Ta'rif atau definisi jamak mudzakkar salim
Page 5of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1

Lafazh yang menunjukkan bentuk jamak dengan memakai wawu dan nun pada huruf
akhirnya, yaitu bila dalam keadaan rafa', sedangkan ya dan nun bila dalam keadaan nashab
dan jar.
Contohnya seperti di bawah ini:
= Aku telah bersua dengan Zaid;
= Aku telah melihat Zaid;
= Zaid-Zaid itu telah datang.
Huruf wawu yang terdapat pada lafazh itu sebagai pengganti dhammah, sedangkan
huruf nun-nya sebagai pengganti tanwin.
Kata nazhim:

Wawu pada jamak mudzakkar salim (menjadi alamat rafa'), seperti dalam contoh
(orang-orang yang saleh itu adalah orang-orang yang mulia).

Perihalnya sama dengan yang dikemukakan pada asmaul khamsah, yaitu yang akan
disebutkan secara berturut-turut.

Lafazh ; dan ketentuan i'rab-nya semua di-mudhaf-kan atau di-
idhafat-kan dalam keadaan mufrad atau tunggal (bukan mutsanna dan bukan pula jamak)
dan dalam keadaan mukabbarah (bukan mushaghgharah).

Lafazh-lafazh yang di-rafa'-kan dengan memakai alif
Page 6of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1

Alif menjadi alamat bagi i'rab rafa' khusus pada isim tatsniyah.
Maksudnya: Alif menjadi tanda bagi i'rab rafa' itu hanya terdapat pada isim tatsniyah saja,
seperti dalam contoh:
= dua Zaid itu telah datang;
= dua orang muslim itu telah datang;
= ini adalah dua buah kitab.
Isim tatsniyah, ialah:

Lafazh yang menunjukkan dua dengan memakai alif dan nun pada hurut akhirnya, yaitu bila
dalam keadaan rafa', sedangkan ya dan nun bila dalam keadaan nashab dan jar.
Contoh yang di-nashab-kan, seperti:
= Aku telah melihat dua Zaid;
= Aku telah mengetahui dua orang guru.
Contoh yang di-jar-kan, seperti:
= Aku telah bertemu dengan dua Zaid;
= Aku telah belajar dari dua orang guru.
Alif sebagai pengganti dhammah, dan ya sebagai pengganti fathah atau kasrah, sedangkan
nun sebagai pengganti tanwin.
Kata nazhim:

Dan pada mutsanna (isim tatsniyah) dengan memakai alif, contoh: = dua Zaid. (Alif-
nya adalah alamat rafa').
Page 7of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
Lafazh-Iafazh yang di-rafa'-kan dengan memakai nun

Nun menjadi alamat bagi i'rab rafa' pada fi'il mudhari' bilamana bertemu dengan dhamir
tatsniyah atau dhamir jamak mudzakkar atau dhamir muannats mukhathabah.
Maksudnya: Nun menjadi tanda bagi i'rab rafa' itu pada fi'il mudhari' yang bertemu dengan
dhamir tatsniyah, seperti:
= mereka berdua (laki-laki) sedang melakukan (sesuatu);
= kamu berdua sedang melakukan (sesuatu).
atau dengan dhamir jamak, seperti:
= mereka (laki-laki) sedang melakukan (sesuatu);
= kalian (laki-laki) sedang melakukan (sesuatu).
atau dengan dhamir muannats mukhathabah, seperti:
= kamu (seorang perempuan) sedang melakukan (sesuatu).
Kata nazhim:

Dan nun pada fi'il mudhari' yang telah diketahui (menjadi alamat i'rab rafa').

Yaitu dengan wazan yaf'alni, taf'alni (dhamir Mukhathabah) antum. Dan yaf'alna,
taf'alna, disertai yaf'alni dan taf'alni.

Demikian pula dengan taf'alna seperti halnya perkataan tarhamna hl (kamu - seorang
perempuan- kasih sayang kepada keadaanku). Wazan-wazan tersebut terkenal dengan
sebutan af'lul khamsah.
Kesimpulan:
Page 8of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
1. Tanda rafa' dengan alif hanya terdapat pada isim tatsniyah.
2. Tanda rafa' dengan nun hanya terdapat pada af'lul khamsah.
Tanda I'rab Nashab

I'rab nashab mempunyai lima alamat, yaitu: fathah, alif, kasrah, ya dan menghilangkan
huruf nun yang menjadi tanda i'rab rafa'.
Maksudnya: I'rab nashab itu mempunyai lima tanda, yaitu:
1. Fathah, menjadi alamat pokok (tanda asli) i'rab nashab, contoh:
= aku telah mengenal Bakar;
= aku telah melihat Zaid.
2. Alif sebagai pengganti fathah, contoh:
= aku telah mengenal saudaramu;
= aku telah melihat ayahmu.
3. Kasrah sebagai pengganti fathah, contoh:
= aku telah mengenal guru-guru wanita;
= aku telah melihat wanita-wanita muslim.
4. Ya juga sebagai pengganti fathah, contoh:
= aku telah melihat Zaid-Zaid;
= aku telah melihat dua Zaid.
5. Menghilangkan huruf nun, contoh:
= kamu (seorang perempuan) tidak akan dapat berbuat;
= kalian tidak akan dapat berbuat;
Page 9of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
= mereka tidak akan dapat berbuat;
= kamu berdua tidak akan dapat berbuat;
= mereka berdua tidak akan dapat berbuat.
Kata nazhim:

I'rab nashab mempunyai lima alamat, yaitu: fathah, alif, kasrah, ya dan membuang
(menghilangkan) huruf nun.

Lafazh-lafazh yang di-nashab-kan dengan memakai fathah

Fathah menjadi alamat bagi i'rab nashab berada pada tiga tempat, yaitu pada isim mufrad,
jamak taksir dan fi'il mudhari' bilamana kemasukan padanya amil yang me-nashab-kan dan
pada akhir kalimatnya tidak bertemu dengan sesuatu pun (dari alif tatsniyah, wawu jamak,
nun taukid dan sebagainya).
Maksudnya: Fathah menjadi tanda bagi i'rab nashab itu berada pada tiga tempat, yaitu
pada:
1. Isim mufrad, seperti dalam contoh:
= aku telah melihat Zaid;
= aku telan membeli sebuah kitab;
= aku telah belajar ilmu syar'i.
2. Jamak taksir, seperti dalam contoh:
= aku telah melihat Zaid-Zaid;
Page 10of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
= aku telah membeli beberapa buah kitab;
= aku telah belajar beberapa ilmu.
3. Fi'il mudhari', yaitu yang kemasukan amil yang me-nashab-kan dan akhir fi'il itu tidak
bertemu dengan alif dhamir tatsniyah, wawu jamak, ya muannats mukhathabah dan nun
taukid, seperti dalam contoh:
= dia tidak akan dapat berbuat;
= kamu tidak akan dapat berbuat;
= kami akan tetap menyembah patung anak lembu ini...
(Thaha: 91).
Kata nazhim:

Nashab-kanlah dengan fathah lafazh yang di-rafa'-kan dengan dhammah, kecuali pada
lafazh seperti (jamak muannats salim), maka tidak boleh di-nashab-kan dengan
fathah.

Lafazh-Iafazh yang di-nashab-kan dengan memakai alif

Alif menjadi alamat bagi i'rab nashab berada pada asmaul khamsah, contoh:
(aku telah melihat ayahmu dan saudaramu); dan lafazh yang
menyerupainya.
Maksudnya: Alif menjadi tanda bagi i'rab nashab itu hanya terdapat pada asmaul khamsah
saja.
Kata nazhim:

Page 11of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
Jadikanlah alif sebagai alamat untuk me-nashab-kan asmaul khamsah.
Lafazh-lafazh yang di-nashab-kan dengan memakai kasrah

Kasrah menjadi alamat i'rab nashab hanya terdapat pada bentuk jamak muannats salim
saja.
Contohnya seperti: (bentuk jamak dari lafazh: ). (bentuk
jamak dari lafazh: )
Kata nazhim:

Nashab-kanlah dengan kasrah jamak muannats salim yang telah diketahui.
Lafazh-lafazh yang di-nashab-kan dengan memakai ya

Ya menjadi alamat bagi i'rab nashab pada isim tatsniyah dan jamak (mudzakkar salim).
Contoh yang berada pada isim tatsniyah seperti:
= aku telah membaca dua buah kitab.
Huruf ya yang di-sukun-kan dan huruf yang sebelumnya di-fathah-kan.
Contoh yang berada pada jamak mudzakkar salim seperti:
= aku telah melihat guru-guru.
Huruf ya yang di-sukun-kan dan huruf sebelumnya di-kasrah-kan.
Kata nazhim:

Alamat nashab pada isim yang telah di-tatsniyah-kan dan pada jamak tadzkir dianggap
shahih dengan memakai ya.
Page 12of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1

Lafazh yang di-nashab-kan dengan membuang (menghilangkan) huruf nun

Membuang (menghilangkan) nun menjadi alamat bagi i'rab nashab pada af'alul khamsah
yang di-rafa'-kannya dengan memakai nun itsbat (tetap).
Seperti lafazh:
= hendaknya mereka berdua mengetahui;
= hendaknya kamu berdua mengetahui;
= hendaknya mereka mengetahui;
= hendaknya kalian mengetahui;
= hendaknya engkau (perempuan) mengetahui.
Kata nazhim:

Af'alul khamsah bilamana di-nashab-kan maka membuang huruf nun tanda rafa' secara
mutlak adalah wajib.

Tanda I'rab Khafadh
Page 13of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1

I'rab khafadh mempunyai tiga alamat, yaitu: kasrah, ya dan fathah.
1. Kasrah, yaitu yang menjadi alamat pokok i'rab khafadh, contoh:
= aku telah bersua dengan Zaid;
= Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha
Penyayang.
2. Ya, sebagai pengganti kasrah, contoh:
= aku telah berjumpa dengan dua Zaid;
= aku telah berjumpa dengan Zaid-Zaid itu;
= aku telah berjumpa dengan ayahmu.
3. Fathah, sebagai pengganti kasrah, contoh:
= aku telah bersua dengan Ahmad;
= aku telah shalat di beberapa masjid.
Kata nazhim:

Alamat khafadh yang telah ditentukan ialah, kasrah, ya dan fathah saja.

Lafazh-lafazh yang di-khafadh-kan atau di-jar-kan dengan memakai harakat
kasrah
Page 14of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1

Kasrah menjadi alamat bagi i'rab khafadh pada tiga tempat, yaitu pada isim mufrad yang
menerima tanwin, jamak taksir yang menerima tanwin dan jamak muannats salim.
Contoh isim mufrad yang menerima tanwin, seperti:
= aku telah bersua dengan Zaid;
= aku telah menulis dengan pena;
= aku telah shalat di dalam masjidil Haram.
Contoh jamak taksir yang menerima tanwin, seperti:
= aku telah berjumpa dengan beberapa lelaki;
= aku telah mengambil ilmu-ilmu itu dari beberapa kitab.
Contoh jamak muannats salim, seperti:
= aku telah berjumpa dengan wanita-wanita muslim;
= Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi... (Ali Imran: 190)
Kata nazhim:

Khafadh-kanlah (jar-kanlah) dengan harakat kasrah isim-isim yang telah diketahui dalam
keadaan rafa'-nya dengan dhammah bilamana munsharif (menerima tanwin).

Lafazh-lafazh yang di-jar-kan dengan memakai ya
Page 15of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1

Ya menjadi alamat i'rab khafadh pada tiga tempat, yaitu pada asmaul khamsah, isim
tatsniyah dan jamak (mudzakkar salim).
Contoh dalam bentuk asmaul khamsah, seperti:
= aku telah bertemu dengan ayahmu, saudaramu,
mertuamu dan pemilik harta.
Contoh pada isim tatsniyah, seperti:
= aku telah duduk di dua rumah;
= aku telah bersua dengan dua Zaid yang muslim.
Contoh pada jamak mudzakkar (salim), seperti:
= aku telah bersua dengan Zaid-Zaid yang muslim itu.
Kata nazhim:

Jar-kanlah dengan memakai ya setiap lafazh yang di-nashab-kan dengan huruf ya; demikian
pula asmaul khamsah berikut syarat-syaratnya, maka benarlah sikap Anda ini.
Maksudnya: Setiap lafazh yang di-nashab-kan dengan memakai ya maka di-jar-kannya pun
dengan memakai ya pula, demikian pula asmaul khamsah (isim-isim yang lima).

Lafazh-lafazh yang di-jar-kan dengan memakai fathah

Fathah menjadi alamat i'rab khafadh pada isim yang tidak menerima tanwin (ghair
Page 16of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
munsharif).
Isim yang tidak menerima tanwin itu banyak, diantaranya ialah sebagai berikut:
1. Isim alam yang ber-wazan af'al, contoh:
= aku telah bersua dengan Ahmad dan Akram.
2. 'Alam 'ajam yang hurufnya lebih dari tiga, contoh:
= aku telah bertemu dengan Yusuf dan Sulaiman.
3. Bentuk (shighat) muntahal jumu', contoh:
= aku telah shalat di beberapa masjid.
= Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit
yang dekat dengan bintang-bintang. (al-Mulk: 5)
4. 'Alam muannats yang memakai ta marbuthah, contoh:
= aku telah bersua dengan Thalhah dan Fathimah.
5. 'Alam tarkib mazji, contoh:
= aku telah bersua dengan Ba'labak.
6. 'Alam dan 'adal, contoh:
= aku telah bersua dengan 'Umar dan Zuhal.
(Bentuk asalnya: dan sebagainya)
Kata nazhim:

Khafadh-kanlah dengan memakai fathah setiap isim yang tidak menerima tanwin (ghair
munsharif) dari isim yang bersifat dengan sifat fi'il.
Perlu diketahui, bahwa terjadinya isim ghair munsharif itu karena isim tersebut mempunyai
'illat (penyebab), yaitu 'illat washfiyah atau sifat, dan 'alamiyah. 'Illat itu ada yang dua 'illat
dan ada pula yang satu 'illat menduduki tempat dua 'illat.
A. Isim ghair munsharif dengan dua 'illat
Page 17of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
1. Washfiyah (sifat).
a. Washfiyah dan 'adal, seperti lafazh: artinya dua-dua; tiga-
tiga; empat-empat. Lafazh: dan sebagainya disebut
washfiyah dan 'adal, sebab hasil perubahan dari lafazh:
.
b. Washfiyah dan wazan fi'il, seperti: ber-wazan af'al, asalnya;
asalnya: asalnya: ;
asalnya: dan sebagainya.
c. Washfiyah dan ziyadah (tambahan) alif dan nun, contoh: asalnya:
asalnya: asalnya: ; dan
sebagainya.
2. 'Alamiyah (nama) dan lain-lainnya, yaitu:
a. 'Alamiyah dan wazan fi'il, seperti: wazan af'al, wazan .
b. 'Alamiyah dan 'adal, contoh: . Lafazh ini di-ma'dul (dipindahkan) dari
merupakan perubahan dari dan sebagainya.
c. 'Alamiyah dan ziyadah (tambahan) alif dan nun, contoh: asalnya:
d. 'Alamiyah dan 'ajamiyah (bahasa asing), contoh: .
e. 'Alamiyah dan tarkib mazji (susunan campuran), contoh: asalnya:
dan .
f. 'Alamiyah dan ta'nits, contoh: dan sebagainya.
B. Isim ghair munsharif dengan satu 'illat yang menduduki tempat dua 'illat ada
dua, yaitu:
1. Shighat (bentuk) muntahal jumu', yaitu wazan atau ; contoh:
bentuk jamak dari lafazh , ber-wazan ; atau
bentuk jamak dari lafazh , ber-wazan .
2. Sebab alif ta'nits mamdudah, contoh: dan dengan alif
ta'nits maqshurah, contoh: dan sebagainya.
Semua isim ghair munsharif itu di-rafa'-kan dengan memakai dhammah, di-
nashab-kan dan di-jar-kan dengan harakat fathah.
Page 18of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1

Tanda I'rab Jazm

I'rab jazm mempunyai dua alamat yaitu, sukun dan membuang.
Maksudnya: I'rab jazm itu mempunyai dua tanda yaitu, sukun yang menjadi tanda pokok
dan membuang (menghilangkan) nun tanda rafa' dan huruf 'illat.
Contoh sukun yang menjadi tanda pokok seperti:
Contoh membuang nun tanda rafa' seperti:

Contoh membuang huruf 'illat seperti: dan sebagainya.
Kata nazhim:
Page 19of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1

I'rab jazm pada fi'il-fi'il itu dengan memakai sukun, atau membuang huruf 'illat, atau
membuang nun (tanda rafa') pada af'alul khamsah.

Lafazh-lafazh yang di-jazm-kan dengan memakai sukun

Sukun menjadi alamat bagi i'rab jazm pada fi'il mudhari' yang shahih akhirnya.
Fi'il mudhari' yang shahih akhirnya, ialah fi'il mudhari' yang pada bagian akhirnya tidak
berhuruf 'illat, yaitu: alif, wawu dan ya, seperti:
Contoh yang mu'tal, ialah: .Kalau di-jazm-kan maka huruf 'illat-
nya harus dibuang, sebagaimana yang akan diterangkan.
Lafazh-Iafazh yang di-jazm-kan dengan membuang huruf 'illat atau nun tanda
rafa'

Membuang itu menjadi tanda bagi i'rab jazm pada fi'il mudhari' yang mu'tal akhir dan pada
fi'il-fi'il yang dirafa'-kannya dengan nun tetap.
Contoh yang mu'tal (berhuruf 'illat), seperti:
menjadi:
Contoh yang tanda rafa'-nya dengan nun, seperti: menjadi:

Kata nazhim:
Page 20of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1

Maka membuang nun tanda rafa' secara pasti diharuskan pada af'alul khamsah bilamana di-
jazm-kan.

Lafazh yang Di-mu'rab-kan

Lafazh-lafazh yang di-mu'rab-kan terbagi menjadi dua bagian, yaitu bagian yang di-i'rab-i
dengan memakai harakat dan bagian yang di-i'rab-i dengan memakai huruf.
Maksudnya: Pasal ini merupakan pengulangan pelajaran yang telah lalu, yaitu pada garis
besarnya semua lafazh atau kalimat itu ada yang di-i'rab-i dengan memakai harakat, baik
harakat dhammah, fathah, kasrah atau sukun, seperti: ; dan
sebagainya.
Dan ada yang di-i'rab-i dengan memakai huruf, yaitu: wawu, alif dan ya, seperti:
dan sebagainya.
Kata nazhim:

Lafazh yang di-mu'rab-kan itu semuanya kadang-kadang di-i'rab-i dengan memakai harakat
atau dengan huruf yang didekatkan.

Lafazh yang di-i'rabi dengan memakai harakat:
Page 21of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1

Lafazh yang di-i'rab-i dengan memakai harakat ada empat macam, yaitu: isim mufrad,
jamak taksir, jamak muannats salim dan fi'il mudhari' yang tidak bertemu dengan sesuatu
pun (dari huruf alif, wawu, ya, nun taukid atau huruf 'illat)

Semua lafazh itu di-rafa'-kan dengan memakai dhammah, di- nashab-kan dengan memakai
fathah, di-khafadh-kan dengan memakai kasrah dan di-jazm-kan dengan memakai sukun.
Maksudnya: Lafazh-Iafazh yang di-i'rab-i dengan memakai harakat ada empat macam,
yaitu: 1. isim mufrad; 2. jamak taksir; 3. jamak muannats salim; dan 4. fi'il mudhari yang
pada ujungnya tidak bertemu dengan huruf alif, wawu, ya dan nun taukid. Semua itu harus
di-rafa'-kan dengan memakai dhammah, di-nashab-kan dengan memakai fathah, di-
khafadh-kan dengan memakai kasrah dan di-jazm-kan dengan memakai sukun.
Contoh dalam keadaan rafa' seperti:
= Zaid telah datang;
= 'Amr telah duduk.
Dalam keadaan nashab seperti:
= aku telah melihat Zaid;
= aku telah mengenal 'Amr.
Dalam keadaan khafadh seperti:
= aku telah menulis dengan pena.
Dalam keadaan jazm seperti:
= bukankah Kami telah melapangkan... (an-Nasr: 1)
Page 22of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
Kata nazhim:

Yang pertama dari dua bagian tersebut (yang di-i'rab-i dengan harakat) ada empat macam
sebagaimana yang telah dikemukakan, yaitu di-rafa'-kan dengan memakai dhammah.

Tiap-tiap lafazh yang di-rafa'-kan dengan memakaidhammah maka di-nashab-kannya
dengan memakai fathah secara mutlak.

Dan isim yang di-rafa'-kan dengan memakai dhammah harus di-khafadh-kan dengan
memakai kasrah. Dan fi'il yang di-rafa'-kan dengan memakai dhammah di-jazm-kan dengan
memakai sukun.


Dikecualikan dari ketentuan tadi ialah tiga perkara, yaitu 1. jamak muannats salim, di-
nashab-kan dengan kasrah; 2. isim yang tidak menerima tanwin, di-khafadh-kan dengan
fathah, 3. fi'il mudhari' yang mu'tal akhir (berhuruf 'illat pada ujungnya), di-jazm-kan,
dengan membuang huruf akhirnya, yaitu huruf 'illat.
Maksudnya: Dikecualikan dari ketentuan tadi (di-nashab-kan dengan memakai fathah, di-
rafa'-kan dengan memakai dhammah, di-khafadh-kan dengan memakai kasrah dan di-jazm-
kan dengan memakai sukun), yaitu sebagai berikut:
1. Jamak muannats salim, di-nashab-kannya bukan dengan harakat fathah, tapi dengan
harakat kasrah, seperti dalam contoh: = aku telah melihat Hindun-
Hindun itu; = aku telah melihat wanita-wanita muslim itu;
2. Isim yang tidak menerima tanwin (ghair munsharif), di-khafadh-kan atau di-jar-
kannya bukan dengan harakat kasrah, melainkan dengan harakat fathah, seperti
dalam contoh: = aku telah bersua dengan Ahmad dan Ibrahim;
3. Fi'il mudhari yang mu'tal akhir, di-jazm-kannya bukan dengan harakat sukun,
melainkan dengan membuang huruf 'illat-nya seperti:
Page 23of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
Kata nazhim:

Tetapi seperti dalam contoh lafazh: (jamak muannats salim), untuk me-nashab-
kannya dengan memakai kasrah. Dan isim ghair munsharif di-jar-kan dengan memakai
fathah.

Semua fi'il mu'tal di-jazm-kan dengan membuang huruf 'illat sebagaimana yang telah
diketahui.
Lafazh-lafazh yang di-i'rab-i dengan memakai huruf

Lafazh yang di-i'rab-i dengan memakai huruf ada empat macam, yaitu: 1. isim tatsniyah; 2.
jamak mudzakkar salim; 3. asmaul khamsah; 4. af'lul khamsah, yaitu Yaf'alni, taf'alni,
yaf'alna, taf'alna, taf'alna.
Maksudnya: Lafazh-lafazh yang di-i'rab-i dengan memakai huruf ada empat macam, yaitu
sebagai berikut:
1. Isim tatsniyah, contoh: = dua Zaid;
2. Jamak mudzakkar salim, contoh: = Zaid-Zaid;
3. Asmaul khamsah, contoh: = ayahmu, = saudaramu; = iparmu
atau mertuamu;
4. Af'alul khamsah, contoh: = mereka berdua sedang melakukan (sesuatu);
= kamu berdua sedang melakukan (sesuatu).
Kata nazhim:

Lafazh yang di-mu'rab-kan dengan memakai huruf itu ada empat, yaitu: 1. mutsanna (isim
tatsniyah); 2. mudzakkar yang di-jamak-kan secara shahih (jamak mudzakkar salim, bukan
jamak taksir), seperti contoh yang telah lalu; 3. asmaul khamsah; dan 4. af'alul khamsah.

Page 24of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
I'rab isim tatsniyah

Adapun isim tatsniyah maka di-rafa'-kan dengan memakai alif, di-nashab-kan dan di-
khafadh-kan dengan memakai ya.
Contoh di-rafa'-kan dengan memakai alif, seperti:
= dua Zaid itu telah datang.
Contoh di-nashab-kan dan di-khafadh-kan dengan memakai ya, seperti:
= aku telah mengambil dua buah pena.
= aku telah menulis dengan dua buah pena.
Kata nazhim:

Adapun mutsanna (isim tatsniyah) maka di-rafa'-kannya dengan memakai alif, di-nashab-
kan dan di-jar-kannya dengan memakai ya telah diketahui.

I'rab jamak mudzakkar salim

Adapun jamak mudzakkar salim maka di-rafa'-kan dengan memakai wawu dan di-nashab-
kan serta di-jar-kan dengan memakai ya.
Contoh di-rafa'-kan dengan memakai wawu, seperti:
= orang-orang muslim itu telah datang.
= Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (al-Mukminun:
1)
Contoh di-nashab-kan dengan memakai ya, seperti:
Page 25of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
= aku telah melihat orang-orang muslim.
= sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat
baik dan orang-orang yang bertaubat.
Contoh di-jar-kan dengan memakai ya, seperti:
= aku telah bersua dengan orang-orang muslim.
= semoga Allah menjadikan kita dari golongan orang-orang
yang beriman lagi saleh.
Kata nazhim:

Dan serupa dengan mutsanna ialah jamak (mudzakkar salim) dalam keadaan nashab dan
jar, sedangkan di-rafa'-kannya dengan memakai wawu sebagaimana yang telah lalu dan
ditetapkan.

I'rab asmaul khamsah:

Adapun asmaul khamsah maka di-rafa'-kan dengan memakai wawu dan di-nashab-kan
dengan memakai alif serta di-jar-kan dengan memakai ya.
Contoh di-rafa'-kan dengan memakai wawu; seperti:
= Ini mulutmu, iparmu atau mertuamu, saudaramu, ayahmu.
Contoh di-nashab-kan dengan memakai alif, seperti:
= aku telah melihat ayahmu, saudaramu, iparmu
atau mertuamu, mulutmu dan pemilik harta.
Contoh di-jar-kan dengan memakai ya, seperti:
Page 26of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
= aku telah bersua dengan ayahmu, saudaramu,
iparmu atau mertuamu, dan yang mempunyai harta.
Perlu diketahui, bahwa asmaul khamsah itu bila tidak di-idhafat-kan seperti lafazh:
i'rab-nya tidak dengan memakai huruf seperti tadi, tetapi di-rafa'-kan
dengan memakai dhammah, di-nashab-kan dengan memakai fathah dan di-jar-kan dengan
memakai kasrah seperti:
Kata nazhim:

Demikian pula asmaul khamsah serupa dengan jamak (mudzakkar salim) dalam keadaan
rafa' dan khafadh dan nashab-kanlah dengan memakai alif.

I'rab af'alul khamsah

Adapun af'alul khamsah maka di-rafa'-kan dengan memakai nun dan di-nashab-kan serta
di-jazm-kan dengan membuang (menghilangkan) huruf nun-nya.
Contoh di-rafa'-kan dengan memakai nun, seperti:

Contoh di-nashab-kan dan di-jazm-kan dengan membuang huruf nun-nya, seperti:

Kata nazhim:

Sedangkan af'alul khamsah di-rafa'-kannya telah diketahui dengan memakai nun-nya dan
dalam keadaan selain rafa'-nya (nashab dan jazm) terbuang (nun-nya).
Page 27of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1


back
Judul Nahwu lainnya
:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
:: Naibul fa' il
:: Na' at
:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
:: Tanda I' rab
:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 28of 28 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=37&kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:46:25 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu > Mashdar

Mashdar



Mashdar ialah isim manshub yang dalam tashrif-an fi'il jatuh pada urutan ketiga, seperti
pada contoh:
Perlu diketahui, bahwa mashdar itu disebut juga maf'ul mutlak.

Mashdar itu ada dua bagian, yaitu mashdar lafzhi dan mashdar ma'nawi.
1. Apabila lafazh mashdar itu sesuai (serupa) dengan lafazh fi'il-nya, maka disebut
mashdar lafzhi, seperti pada contoh: (aku telah membunuh dia dengan
sebenar-benarnya. Contoh lainnya seperti: = Aku telah membuka
pintu dengan sebenar-benarnya; dan
2. Apabila mashdar itu sesuai dengan fi'il-nya dalam hal maknanya saja tanpa
lafazhnya, maka disebut mashdar ma'nawi, contoh: = (Aku telah
Page 1of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=36&kategori=1
duduk dengan sebenar-benarnya); dan (Aku telah berdiri dengan
sebenar-benarnya).
Kata nazhim:

Lafazh yang (dalam tashrif-an fi'il) jatuh pada urutan ketiga, itulah mashdar dan di-nashab-
kan dengan fi'il-nya yang muqaddar (diperkirakan).

Apabila mashdar itu sesuai dengan fi'il-nya yang diberlakukan dalam hal lafazh dan makna,
maka disebut mashdar lafzhi.

Atau sesuai dalam hal maknanya saja dan telah disebutkan lafazh fi'il-nya tidak sesuai,
itulah mashdar ma'nawi.

Maka lafazh adalah contoh mashdar lafzhi, sedangkan lafazh: contoh
mashdar ma'nawi.

back
Judul Nahwu lainnya
:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
:: Naibul fa' il
:: Na' at
:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
:: Tanda I' rab
Page 2of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=36&kategori=1

:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 3of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=36&kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:48:02 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Nahwu > Maf ' ul bih

Maf ' ul bih



(Maful bih) ialah, isim manshub yang menjadi sasaran perbuatan (objek).
Maksudnya: Maf'ul bih menurut istilah ahli Nahwu ialah, isim manshub yang menjadi
sasaran perbuatan pelaku, seperti dalam contoh:
= aku telah memukul Zaid.
Lafazh Zaid itu maf'ul bih, karena menjadi sasaran perbuatan, yaitu memukul.
Contoh lainnya seperti:
= aku telah menunggang kuda.
Lafazh kuda itu maf'ul bih, karena menjadi sasaran perbuatan, yaitu menunggang.

Maf'ul bih itu terbagi dua bagian, yaitu maf'ul bih yang zhahir dan maf'ul bih yang mudhmar.
Adapun maf'ul bih yang zhahir telah dikemukakan penjelasannya, sedangkan maf'ul bih yang
mudhmar (dhamir) terbagi lagi menjadi dua bagian, yaitu dhamir muttashil dan dhamir
Page 1of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=35&kategori=1
munfashil.

Yang dhamir muttashil ada dua belas macam, seperti dalam contoh (berikut):
1. = dia (laki-laki) telah memukulku. Lafazh fi'il madhi, fa'il-nya mustatir
(tidak disebutkan), taqdir-nya ; huruf nun-nya lil wiqyah, sedangkan huruf ya-
nya adalah ya mutakallim wahdah sebagai maf'ul bih;
2. = dia (laki-laki) telah memukul kami atau kita. Lafazh fi'il madhi, fa'il-
nya mustatir, taqdir-nya , dan huruf n-nya adalah dhamir mutakallim ma'al
ghair menjadi maf'ul bih;
3. = dia (laki-laki) telah memukulmu (laki-laki). Lafazh fi'il madhi, fa'il-
nya mustatir, dan huruf ka-nya adalah maf'ul bih.
4. = dia (laki-laki) telah memukulmu (perempuan). Lafazh fi'il madhi
dan fa'il-nya mustatir, sedangkan huruf ki-nya adalah maf'ul bih;
5. = dia (laki-laki) telah memukul kamu berdua (dua orang laki-laki atau
perempuan). Lafazh fi'il madhi dan fa'il-nya mustatir, sedangkan maful bih-
nya adalah lafazh kum;
6. = dia (laki-laki) telah memukul kamu sekalian (para laki-laki). Lafazh
fi'il madhi dan fa'il-nya mustatir, sedangkan maf'ul bih-nya adalah lafazh kum;
7. = dia (laki-laki) telah memukul kamu sekalian (para wanita). Lafazh
fi'il madhi dan fa'il-nya mustatir, sedangkan maf'ul bih-nya adalah lafazh kunna;
8. = dia (laki-laki) telah memukulnya (laki-laki). Lafazh fi'il madhi dan
fa'il-nya mustatir, sedangkan huruf hu-nya adalah maf'ul bih; dhamir muttashil
ditujukan untuk orang laki-laki yang ghaib;
9. = dia (laki-laki) telah memukulnya (perempuan). Lafazh fi'il madhi
dan fa'il-nya mustatir (tidak disebutkan), sedangkan huruf ha-nya adalah maf'ul bih;
dhamir muttashil ditujukan untuk seorang wanita ghaib;
10. = dia (laki-laki) telah memukul mereka berdua (dua orang laki-laki atau
perempuan). Lafazh fi'il madhi, fa'il-nya mustatir, sedangkan lafazh hum-
nya berkedudukan sebagai maf'ul bih; dhamir muttashil ditujukan untuk dua orang
yang ghaib;
11. = dia (laki-laki) telah memukul mereka (para laki-laki). Lafazh fi'il
madhi, fa'il-nya mustatir, sedangkan lafazh hum-nya berkedudukan sebagai maf'ul
bih; isim dhamir muttashil ditujukan untuk para laki-laki;
12. = dia (laki-laki) telah memukul mereka (para laki-laki). Lafazh fi'il
madhi, fa'il-nya mustatir, sedangkan lafazh hunna-nya adalah maf'ul bih-nya; isim
dhamir muttashil ditujukan untuk wanita-wanita yang ghaib.

Sedangkan yang dhamir munfashil pun ada dua belas macam, seperti dalam contoh
(berikut):
Page 2of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=35&kategori=1
1. = kepadaku (ditujukan buat mutakallim sendirian);
2. = kepada kami (ditujukan kepada mutakallim berikut teman-temannya);
3. = kepadamu (ditujukan kepada seorang mukhathab);
4. = kepadamu (ditujukan kepada seorang mukhathabah);
5. = kepada kamu berdua (ditujukan kepada dua orang yang diajak bicara, baik
laki-laki ataupun perempuan);
6. = kepada kalian (ditujukan kepada para laki-laki);
7. = kepada kalian (ditujukan kepada para perempuan yang diajak bicara);
8. = kepadanya (ditujukan kepada seorang laki-laki sebagai orang ketiga);
9. = kepadanya (ditujukan kepada seorang perempuan sebagai orang ketiga);
10. = kepadanya berdua (ditujukan kepada dua orang laki-laki atau perempuan
orang ketiga);
11. = kepada mereka (ditujukan kepada para laki-laki orang ketiga);
12. = kepada mereka (ditujukan kepada para wanita orang ketiga).
Kata nazhim:

Maf'ul bih itu ialah, isim yang di-nashab-kan yang menjadi sasaran perbuatan, seperti dalam
contoh: (Berwaspadalah kalian kepada orang yang mempunyai sifat
tamak).
Lafazh berkedudukan sebagai fi'il amar; sedangkan lafazh menjadi maf'ul
bih.

(Maf'ul bih itu) mencakup maf'ul bih isim zhahir dan maf'ul bih isim dhamir. Adapun contoh
bagi maf'ul bih isim zhahir telah dikemukakan.

Selain maf'ul bih isim zhahir (yaitu maf'ul bih isim dhamir) terbagi menjadi dua bagian lagi,
yaitu berupa dhamir muttashil, seperti dalam contoh: (dia telah datang kepadaku);
dan (dia telah datang kepada kami). Dan berupa dhamir munfashil.

Page 3of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=35&kategori=1
Contoh dhamir munfashil, yaitu (kepadaku), atau (kamu telah
menghormat kepada kami). (muliakanlah/ hormatilah kepada orang yang
menghormati kita).

Kiaskanlah dengan kedua isim dhamir munfashil ini (iyyya dan iyyn) setiap dhamir
munfashil, dan kiaskanlah pula dengan kedua dhamir muttashil yang sebelumnya tadi setiap
isim dhamir muttashil.
Maksudnya: Lafazh dan adalah dhamir munfashil, sedangkan huruf na yang
terdapat pada lafazh adalah dhamir muttashil.
Contoh lainnya ialah: dan seterusnya.

Semua bagian dari kedua macam dhamir itu (muttashil dan munfashil) telah tercakup dalam
dua belas macam lafazh dhamir yang masing-masing macamnya telah diungkapkan.

back
Judul Nahwu lainnya
:: Zharaf zaman dan Zharaf makan
:: Taukid
:: Tamyiz
:: Naibul fa' il
:: Na' at
:: Munada (seruan)
:: Mubtada dan Khabar
Page 4of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=35&kategori=1

:: Tanda I' rab
:: Mashdar
:: Maf ' ul bih
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 5of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=35&kategori=1
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:50:40 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Sharaf > Fasal Tentang Fi'il amar hadlir, Isim fa'il, Isim maf'ul,
dan Sighat mubalaghah

Fasal Tentang Fi'il amar hadlir, Isim fa'il, Isim maf'ul,
dan Sighat mubalaghah


Adapun caranya membuat Fi'il Amar Hadlir yaitu membuang dulu huruf mudlara'ahnya dan
kalau harakat huruf yang terletak setelah huruf mudlara'ah itu sukun, hendaklah
ditambahkan hamzah di awalnya. Contohnya :
dari asal kata
dari asal kata
dari asal kata

Apabila huruf yang jatuh setelah huruf mudlara'ah tersebut berupa huruf yang berharakat,
maka harus ditetapkan seperti semula dan tidak usah mendatangkan hamzah washal.
Contohnya :
dari asal kata
dari asal kata
Page 1of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=21&kategori=2
Kemudian fi'il Amar Hadlir tersebut dimabnikan menurut alamat fi'il mudlari ' ketika jazem,
yakni jika alamat jazem mudlari'nya sukun, maka fi'il Amar harus dimabnikan sukun.
Contohnya :

Jika alamat jazem mudlari'nya buang huruf illat, maka fi'il Amar harus dimabnikan
membuang huruf illat.
Contohnya :
asalnya :
asalnya :

Buatlah isim fa'il seperti halnya wazan fa'il ( ) bagaimana lafazh :
jadi
jadi

Jika Fi'il madlinya Fi'il Tsulatsi tersebut dibaca dlammah'ain fi'ilnya (yakni ikut wazan ),
maka isim fa'ilnya ikut wazan atau contohnya:
dari fi'il madli
dari fi'il madli
dari fi'il madli
Dan juga ada yang tidak ikut wazan tersebut ( yakni : dan ), tetapi itu
hanya sedikit. Contohnya
Dari fi'il madli
Page 2of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=21&kategori=2
Dari fi'il madli
Dari fi'il madli

Apabila Fi'ill Madlinya di baca kasroh 'ain fi'ilnya (yakni ikut wajan ) yang terdiri dari fi'il
lazim (yakni hanya membutuhkan fa'il saja), maka isim fa'ilnya ikut salah satu wazan dari
tiga wazan: , dan . contohnya "
Dari fi'il madli
Dari fi'il madli
Dari fi'il madli
Dan juka tidak ikut salah satu dari tiga wazan tersebut, maka hukumnya sama'i.
Contohnya :
Dari fi'il madli


Wazan Isim Maj'ul dari Fi'il Tsulatsi mujjarad itu ada dua, yaitu :
dan
Contohnya : dan
Page 3of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=21&kategori=2


Lafazh-lafazhh (wazan-wazan) yang di gunakan arti, mubalaghah(yakni arti banyak dan
melebihi-lebihkan) itu ada lima yaitu :
Contohnya :

back
Judul Sharaf lainnya
:: Fasal Tentang Fi'il amar hadlir, Isim fa'il, Isim maf'ul, dan Sighat mubalaghah
:: Fasal tentang keadaan Fi'il madli bina'ma' lum dan majhul, Fi'il amardan hamzah
:: Masdhar dan Lafazh yang dikeluarkan darinya
:: Fi'il Tsulatsi Mazid
:: Fi'il ruba'i mujarrad dan Mulhaq bih
:: Fi'il tsulatsi mujarrad
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 4of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=21&kategori=2
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:52:05 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Sharaf > Fasal tentang keadaan Fi'il madli bina'ma' lum dan
majhul, Fi'il amardan hamzah

Fasal tentang keadaan Fi'il madli bina'ma' lum dan
majhul, Fi'il amardan hamzah


Fi'il madli apabila tidak bertemu dengan wawu jama' dan tidak bertemu dengan dlamir
marfu'mutaharrik, maka huruf akhirya dimabnikan fat-hah muthlaq. Contohnya :

Apabila fi'il madli bertemu dengan wawu jama' (yakni wawu yang menunjukkan arti banyak)
maka harus dimabnikan dlammah. Contohnya :

Page 1of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=20&kategori=2
Apabila fi'it madli bertemu dengan dlamir marfu'mutaharrik maka harus dimabnikan sukun,
Contohnya :



Huruf awalnya fi'il madli yang bina'ma'lurn (yakni fi'il yang digunakan untuk rnenunjukkan
kalimat aktif) itu harus dimabnikan fat-hah. Kecuali dari Fi'il khumasi dan fi'il sudasi yangm
huruf pertamanya berupa hamzah washal, maka huruf awalnya harus dibaca kasrah.
1. Fi'il Tsulatsi :
2. Fi'il Ruba'i :
3. Fi'il Khumasi :
4. Pi'il Khumasi yang huruf pertamanya berupa Hamzah washal :
5. Pi'il Sudasi yang huruf pertamanya berupa Hamzah washal :

Apabila Hamzah washal berada dipermulaan kalimat maka hamzahnya tetap terbaca.
Contohnya :
Dan jika hamzah washal berada di tengah-tengah kalimat maka Hamzahnya tidak terbaca.
Contohnya :
Page 2of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=20&kategori=2

Hamzah washal tersebut bertempat di Fi'il Amar Khumasi dan Sudasi serta masdarnya,
bertempat pada hamzahnya lafazh

Hamzah washal lafazh-lafazh tersebut semuanya dibaca kasroh kecuali hamzahnya lafazh (
) dan ( ) harus dibaca fat-hah

Hamzah washatnya Fi'il Amar dari Fi'il Tsulatsi mujarrad yang 'ain fi'ilnya dibaca dlammah
dan fi'il madli dari fi'il Tsulatsi m'azid khumasi dan sudasi yang mabni majhul itu harnzahnya
harus dibaca dlammah. Contohnya :
1. Fi'il Amar Tsulatsi Mujarrad :
2. Fi'il Madli Khumasi Mabni Majhul :
3. Fi'il Madli Sudasi Mabni Majhul :
Fiil Madli Mabni Majhul itu huruf pertamanya harus dibaca dlammah. seperti harus dibacanya
kasrah huruf sebelum akhir . Contohnya :

Page 3of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=20&kategori=2


back
Judul Sharaf lainnya
:: Fasal Tentang Fi'il amar hadlir, Isim fa'il, Isim maf'ul, dan Sighat mubalaghah
:: Fasal tentang keadaan Fi'il madli bina'ma' lum dan majhul, Fi'il amardan hamzah
:: Masdhar dan Lafazh yang dikeluarkan darinya
:: Fi'il Tsulatsi Mazid
:: Fi'il ruba'i mujarrad dan Mulhaq bih
:: Fi'il tsulatsi mujarrad
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 4of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=20&kategori=2
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:53:24 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Sharaf > Masdhar dan Lafazh yang dikeluarkan darinya

Masdhar dan Lafazh yang dikeluarkan darinya


Mashdar itu ada dua. Yaitu :
1. Mashdar Mimiy (yakni mashdar yang huruf pertama berupa roim tambahan). Contohnya:
dari asal kata :
dari asal kata :
dari asal kata :
2. Mashdar ghairu mimiy (yakni mashdar yang huruf pertama tidak terdiri dari huruf mim
tambahan). Contohnya :
dari asal kata :
dari asal kata :
dari asal kata :

Page 1of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=19&kategori=2
Adapun Mashdar ghairu mimiy dari fi 'il tsulatsi mujarrad itu hukumnya pasti sama 'i (yakni
lafazh-lafazhnya sudah ditentukan oleh orang Arab, dan tidak boleh disama-samakan).
Contohnya :
dari asal kata :
dari asal kata :
Adapun Mashdar dari selain Fi'il Tsulatsi mujarrad itu hukumnya Qiyasi (yakni bisa
disamakan dengan wazan tertentu).
Contohnya :
dari asal kata:
dari asal kata :
dari asal kata :

Adapun Mashdar Mimiy dari Fi'il Tsulatsi Mujarrad yang dan Fi'il Bina' Ajwaf, Shaheh,
Mahmuz atau Mudla ' af maka hukumnya harus ikut wazan Contohnya :
1. Fi'iIBina'Ajwaf asalnya dari asal kata asalnya

2. Fi'il Bina' shaleh dari asal kata
3. Fi'il Bina' Mahmuz dari asal kata
4. Fi'ilBina'Mudla'af dari asal kata
Apabila ' Ain fi 'ilnya mashdar mimiy dibaca kasrah maka hukumnya syadz (yakiii
menyimpang dari kaidah). Contohnya :
dari asal kata :
Page 2of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=19&kategori=2
dari asalkata :

Apabila isim Zaman dan isim Makan yang ainfi 'il mudlari 'nya tidak dibaca kasrah maka
hukumnya ikut wazan contohnya
dari mudlari
dari mudlari
ApabilaAinfi 'ilmudlari 'nya dibaca kasrah maka hukurnnya ikut wazan Contohnya :
dari mudlari'
dari mudlari

Ain Fi'ilnya mashdar mimiy, isim zaman dan isim makan dari Fi'il Tsulatsi Mujarrad yang
terdiri dari Fi'il Bina ' Naqis dan Bina ' Lafif Maqrun itu harus dibaca fathah, yakni ikut wazan
Contohnya :
1. Fi'il Bina' Naqis
dari asal kata
dari asal kata
2. Fi'il Bina' Lafif Mafruq
dari asal kata
dari asal kata
Apabila dari Fi'il Bina' Mu 'tal alif(Fi 'il Bina'Mitsal) dan Bina' Lafif Mafruq maka harus dibaca
kasrah, yakni ikut wazan Contohnya :
1. Fi'il Bina' Mu'tal Mitsal
Page 3of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=19&kategori=2
dari asal kata
dari asal kata
2. Fi' it Bina' Laflf Mafruq
dari asal kata
dari asal kata

Wazannya Mashdar Mimiy, Isim Zaman dan Isim Makan dari Fi'il Tsulatsi Mujarrad itu seperti
Wazan Fi'il Mudlari'nya yang dimabnikan Majhul, dengan mengganti huruf mudlara'ahnya
dengan huruf Mim. Contohnya :
menjadi
menjadi
menjadi

Begitu juga wazannya Isim Maf'ul dan Isim Fa'il (dari Fi'ilTsulatsi Mujarrad itu Seperti Wazan
Fi'il Mudlari'nya yang dimabnikan majhul), hanya saja 'ain fi'ilnya isim fa'il dibaca kasrah
Contohnya :
menjadi
menjadi
menjadi
Penjelasan :
Fi'il dipandang dari segi bjna'nya (bangunannya) ada dua macam, yaitu : 1. Shahih, 2.
Mu'tal.
Shahih adalah fi 'il yang huruf asalnya tidak terdapat huruf 'illat ( =wawu,
alif, ya'). Shahih ini dibagi menjadi tiga, yaitu :
Page 4of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=19&kategori=2

1. Shahih salim : Yaitu yang diantara huruf asalnya tidak terdapat harnzah dan atau
penggandaan (tadl 'if = 'ainfi 'il dan lam fi 'ilnya tidak satu jenis).
2. Mudla ' af : Yaitu yang , ain fi 'il dan lam fi 'ilnya satu jenis huruf, dal sama dal, kha'
sama kha' dan seterusnya.
3. MahInuz : Yaitu yang diantara huruf asalnya terdiri dari hamzah(berupa hamzah
padafa ' fi 'iI, 'ain fi'iI atau Iarn fi 'iI).
-Mu'taII adalah fi'iI yang diantara huruf asalnya (fa' fi'iI, 'ain fi'iI atau lam fi'ilnya) rerupa
huruf illat . Mu'taI di bagi menjadi 5, yaitu :
1. Mu'tal mitsaI : Yaitu fi'iI yang fa' fi'ilnya berupa wawu atau ya'
2. Ajwaf : Yaitu yang 'ain fi 'ilnya berupa huruf illat.
3. Naqish : Yaituyanglamfi'ilnyaberupahurufillat.
4. Lafifmaqrun Yaitu apabila 'ain fi'iI dan lam fi'ilnya berupa huruf illat.
5. Lafifmafruq : Yaitu apabila fa' fi'iI dan lam fi'ilnya berupa huruf illat.
back
Judul Sharaf lainnya
:: Fasal Tentang Fi'il amar hadlir, Isim fa'il, Isim maf'ul, dan Sighat mubalaghah
:: Fasal tentang keadaan Fi'il madli bina'ma' lum dan majhul, Fi'il amardan hamzah
:: Masdhar dan Lafazh yang dikeluarkan darinya
:: Fi'il Tsulatsi Mazid
:: Fi'il ruba'i mujarrad dan Mulhaq bih
:: Fi'il tsulatsi mujarrad
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 5of 5 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=19&kategori=2
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:54:31 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Sharaf > Fi'il Tsulatsi Mazid

Fi'il Tsulatsi Mazid


Fi 'il Tsulatsi Mazid (yakni Fi 'il yang terdiri dari tiga huruf asal, lalu ditambah huruf
tambahan satu, dua atau tiga hurun itu ada empat belas bab. Adapun empat belas tersebut
dibagi menjadi tiga bagian seperti yang akan diterangkan.

Adapun yang pertama disebut ruba 'i/fi 'il tsulatsi mazid (yakni fi 'il yang terdiri dari tiga
huruf asal lalu ditambah satu hurun. Fi 'il Ruba 'i . (Tsulatsi mazid) babnya ada tiga, yaitu :
1. Wazan
Contohnya : , asalnya :
2. Wazan
Contohnya : , asalnya :
3. Wazan
Contohnya : , asalnya :
Page 1of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=18&kategori=2
Contohnya :

Adapun yang kedua disebut Fa'il Tsulatsi mazid Khumasiy (yakni fi 'ii yang Terdiri diri tiga
huruf asal lalu ditambah dua huruf tambahan). Adapun babnya itu ada lima,yaitu :
1. Wazan
Contohnya : , Asalnya :
2. Wazan
Contohnya : , Asalnya :
3. Wazan
Contohnya : , Asalnya :
4. Wazan
Contohnya : , Asalnya :
5. Wazan
Contohnya : , Asalnya :


Adapun yang ketiga disebut Fi'il Tsulatsi Mazid Sudasi(yakni Fi'il yang terdiri dari tiga huruf
asallalu ditarnbah tiga huruf tarnbahan).Adapun babnya itu ada enam, yaitu :
Page 2of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=18&kategori=2
1. Wazan
Contohnya , asalnya :
2. Wazan
Contohnya , asalnya :
3. Wazan
Contohnya , asalnya :
4. Wazan
Contohnya , asalnya :
5. Wazan
Contohnya , asalnya :
6. Wazan
Contohnya , asalnya :

Adapun Fi'il Ruba'i Mazid (yakni Fi'il yang terdiri dari empat huruf asal lalu ditambah satu
huruf atau dua huruf tambahan) itu ada dua macam. yaitu :
1. Fi'il Ruba'i Mazid Sudasi (yakni Fi'il yang terdiri dari empat huruf asal lalu ditambah dua
huruf tambahan). Adapun babnya itu ada dua. yaitu :
1. Wazan
Contohnya ,asalnya :
Page 3of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=18&kategori=2

2. Wazan
Contohnya , asalnya :
2. Fi'il Ruba'i Mazid Khumasiy (yakni Fi'il yang terdiri dari empat huruf asal lalu ditambah
satu huruf tambahan). Adapun babnya itu ada satu, yaitu :

1. Wazan
Contohnya , asalnya :
back
Judul Sharaf lainnya
:: Fasal Tentang Fi'il amar hadlir, Isim fa'il, Isim maf'ul, dan Sighat mubalaghah
:: Fasal tentang keadaan Fi'il madli bina'ma' lum dan majhul, Fi'il amardan hamzah
:: Masdhar dan Lafazh yang dikeluarkan darinya
:: Fi'il Tsulatsi Mazid
:: Fi'il ruba'i mujarrad dan Mulhaq bih
:: Fi'il tsulatsi mujarrad
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 4of 4 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=18&kategori=2
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:55:29 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Sharaf > Fi'il ruba'i mujarrad dan Mulhaq bih

Fi'il ruba'i mujarrad dan Mulhaq bih


Fi 'il Ruba 'i mujarrad (yakni fi 'il yang terdiri dari empat huruf asal tanpa ada tambahan) itu
hanva ada satu bab, yaitu ikut wazan :

Adapun Fi'il ruba'i mulhaq (yakni fi'il yangterdiri dari tiga huruf asal, lalu ditambah satu
huruf untuk disamakan dengan Ruba 'i mujarrad) itu ada enam bab Yaitu :

== Wazan
Contohnya : asalnya
== Wazan
Contohnya : asalnya
== Wazan
Page 1of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=17&kategori=2

Contohnya : asalnya
== Wazan
Contohnya : asalnya
== Wazan
Contohnya : asalnya
== Wazan
Contohnya : asalnya


back
Judul Sharaf lainnya
:: Fasal Tentang Fi'il amar hadlir, Isim fa'il, Isim maf'ul, dan Sighat mubalaghah
:: Fasal tentang keadaan Fi'il madli bina'ma' lum dan majhul, Fi'il amardan hamzah
:: Masdhar dan Lafazh yang dikeluarkan darinya
:: Fi'il Tsulatsi Mazid
:: Fi'il ruba'i mujarrad dan Mulhaq bih
:: Fi'il tsulatsi mujarrad
Page 2of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=17&kategori=2
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 3of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=17&kategori=2
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:56:37 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Sharaf > Fi'il tsulatsi mujarrad

Fi'il tsulatsi mujarrad


Fi ' il Tsulatsi Mujarrad (yakni fi'il yang terdiridari tiga, huruf asal dan tidak ada huruf
tarnbahan) itu ada enarn bab sebagaimana yang akan diterangkan.

Apabila Ainfi'il dibaca fat-hah( ) maka dalam mudlari 'nya ' Ain itu dibaca boleh dibaca
kasrah( ), dlammah ( ) dan bolehdibaca fat-hah ( )
Contohnya :

Apabila 'Ain Fi'il Madli dibaca dlammah( ), maka ain fi'il mudladi' harus dibaca dlammah
( ), dan apabila fi'il madli dibaca kasrah( ) maka ain fi'il mudlari' boleh dibaca fat-
hah( ) dan boleh dibaca kasrah( )
contoh:
Page 1of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=16&kategori=2



Fi'il Tsulatsi mujarrad yang ikut wazan
(yakni Ain fi 'il madli dan mudlari ' dibaca fat -hah) maka syaratnya ain atau lam fi 'ilnya
harus berupa salah satu huruf halaq. Adapun huruf halaq yaitu :
Contohnya :


back
Judul Sharaf lainnya
:: Fasal Tentang Fi'il amar hadlir, Isim fa'il, Isim maf'ul, dan Sighat mubalaghah
:: Fasal tentang keadaan Fi'il madli bina'ma' lum dan majhul, Fi'il amardan hamzah
:: Masdhar dan Lafazh yang dikeluarkan darinya
:: Fi'il Tsulatsi Mazid
:: Fi'il ruba'i mujarrad dan Mulhaq bih
:: Fi'il tsulatsi mujarrad
Page 2of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=16&kategori=2
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 3of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=16&kategori=2
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:58:08 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Hiwar > Percakapan Di Kantor

Percakapan Di Kantor




Bagaimana cara mengurus
surat?
Sekretaris eksekutif
membuka semua surat dan
mensortirnya.
Apa ada catatan untuk surat
masuk?
Ya. Segala-galanya
dimasukkan dalam
pendaftaran surat.
Bagaimana tentang surat
keluar?
Ya, salinan surat keluar
juga disimpan.
---------- ----------
Apa anda harus menulis
steno?
Ya. Sekali-sekali saya
harus.
Bisakah anda menggunakan
mesin tulis listrik?
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=70&kategori=3

Ya, saya bisa. Dan saya
bisa memakai beberapa
mesin kantor lainnya juga.
---------- ----------
Bagaimana anda
menggunakan waktu hari
ini?
Mengecek laporan tahunan.
Apakah semuanya beres?
Tidak, saya menemukan
beberapa kesalahan.
back
Judul Hiwar lainnya
:: Percakapan Di Kantor
:: Mandi
:: Makan Pagi
:: Main Sepakbola
:: Main Badminton
:: Di Toko Buku
:: Di Rumah Sakit
:: Di Perpustakaan Umum
:: Di Apotik
:: Bicara Tentang Musik
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=70&kategori=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:58:36 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Hiwar > Mandi

Mandi




John sedang apa?
Ia lagi mandi.
Dan Henry? Di mana dia.
Ia juga sedang mandi.
---------- ----------
Apakah anda sudah mandi?
Ya, sudah. Anda bagaimana?
Saya juga sudah.
Kalau begitu, mari kita ke Universitas
sekarang.
Berapa kali anda mandi satiap hari?
Tiga kali. Dan anda?
Saya biasanya mandi dua kali sehari.
back
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=69&kategori=3

Judul Hiwar lainnya
:: Percakapan Di Kantor
:: Mandi
:: Makan Pagi
:: Main Sepakbola
:: Main Badminton
:: Di Toko Buku
:: Di Rumah Sakit
:: Di Perpustakaan Umum
:: Di Apotik
:: Bicara Tentang Musik
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=69&kategori=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Minggu, 24 Juli 2005 11:59:02 PM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Hiwar > Makan Pagi

Makan Pagi




Apakah anda sudah makan pagi?
Ya, sudah. Saya makan pagi dua jam yang lalu.
Pukul berapa anda biasanya makan pagi?
Saya biasanya makan pagi pukul 6.30.
---------- ----------
Apa yang sedang anda kerjakan, John?
Saya sedang makan pagi.
Dengan siapa anda makan pagi?
Saya makan pagi bersama Mary.
---------- ----------
Apa yang biasanya anda makan waktu sarapan
pagi?
Saya biasanya makan nasi, telur dan kopi untuk
sarapan pagi.
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=68&kategori=3



Apa anda makan nasi goreng?
Ya, saya sering makan nasi goreng dan telur
goreng.
back
Judul Hiwar lainnya
:: Percakapan Di Kantor
:: Mandi
:: Makan Pagi
:: Main Sepakbola
:: Main Badminton
:: Di Toko Buku
:: Di Rumah Sakit
:: Di Perpustakaan Umum
:: Di Apotik
:: Bicara Tentang Musik
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/24/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=68&kategori=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:00:59 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Hiwar > Main Sepakbola

Main Sepakbola



Apakah anda seorang pemain sepak bola?
Tidak. Tetapi saya suka sepak bola.
Seringkah anda menonton pertandingan sepak
bola?
Ya, tentu saja. Saya selalu menonton sepak
bola.
---------- ----------
Anda pergi ke mana?
Ke stadion.
Untuk apa?
Untuk menonton pertandingan sepak bola.
Bolehkah saya ikut?
Tentu saja. Mengapa tidak? Mari kita pergi
sama-sama.
---------- ----------
Bisakah anda main Sepak bola?
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=67&kategori=3

Ya, saya bisa. Tetapi saya bukan seorang
pemain yang mahir. Anda bagaimana?
Saya juga bukan seorang pemain yang mahir.
Tetapi anda suka sepak bola, bukan?
Ya, betul.
back
Judul Hiwar lainnya
:: Percakapan Di Kantor
:: Mandi
:: Makan Pagi
:: Main Sepakbola
:: Main Badminton
:: Di Toko Buku
:: Di Rumah Sakit
:: Di Perpustakaan Umum
:: Di Apotik
:: Bicara Tentang Musik
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=67&kategori=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:02:04 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Hiwar > Di Toko Buku

Di Toko Buku




Saya ingin membeli kamus kantong.
Kamus dua bahasa?
Ya, betul.
Inilah kamus kantong baru. Inggris-
Indonesia dan Indonesia-Inggris.
Yah, bolehkah saya lihat?
Ya, silakan.
---------- ----------
Saya akan beli kamus ini. Berapa
harganya?
Hanya tigaratus sembilan puluh rupiah,
Tuan.
Ini uangnya. Uang kembalinya untuk
anda.
Apakah perlu saya bungkus, Tuan?
Ya, silakan.
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=65&kategori=3

---------- ----------
Berapa jilidnya buku ini?
Enam jilid, nona.
Bolehkah saya membeli jilid pertama
saja?
Ya, tentu saja. Mengapa tidak?
Berapa harganya?
Limaratus rupiah.
back
Judul Hiwar lainnya
:: Percakapan Di Kantor
:: Mandi
:: Makan Pagi
:: Main Sepakbola
:: Main Badminton
:: Di Toko Buku
:: Di Rumah Sakit
:: Di Perpustakaan Umum
:: Di Apotik
:: Bicara Tentang Musik
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=65&kategori=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:02:52 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Hiwar > Di Rumah Sakit

Di Rumah Sakit



Bagaimana perasaanmu sekarang, John?
Saya merasa lebih baik sekarang.
Saya harap anda akan sembuh segera.
Terima kasih, Paul.
---------- ----------
Perawat, saya ingin minum.
Tunggu sebentar! Akan saya ambilkan
segelas air.
Bolehkah saya merokok perawat?
Tidak, tidak boleh. Maaf.
----------- ----------
Apakah dokter sudah ada?
Ya, sudah. Apakah anda ingin bicara
padanya?
Ya, betul.
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=64&kategori=3

Tunggu sebentar. Akan saya beritahukan
dulu.
back
Judul Hiwar lainnya
:: Percakapan Di Kantor
:: Mandi
:: Makan Pagi
:: Main Sepakbola
:: Main Badminton
:: Di Toko Buku
:: Di Rumah Sakit
:: Di Perpustakaan Umum
:: Di Apotik
:: Bicara Tentang Musik
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=64&kategori=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:03:31 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Hiwar > Di Perpustakaan Umum

Di Perpustakaan Umum



Anda boleh pinjam satu buku untuk
sekali waktu, Tuan.
Terima kasih. Berapa lamanya saya bisa
simpan?
Dua minggu, Tuan.
---------- ----------
Maaf, anda tidak bisa bawa buku ini
pulang, Bu.
Mengapa tidak?
Karena ini buku referensi, Bu.
0, begitu.
---------- ----------
Betty, harap tenang! Kita kan dalam
perpustakaan.
Maafkanlah, saya lupa. Tetapi bolehkah
saya pinjam pensilmu?
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=63&kategori=3

Ya, inilah.
back
Judul Hiwar lainnya
:: Percakapan Di Kantor
:: Mandi
:: Makan Pagi
:: Main Sepakbola
:: Main Badminton
:: Di Toko Buku
:: Di Rumah Sakit
:: Di Perpustakaan Umum
:: Di Apotik
:: Bicara Tentang Musik
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=63&kategori=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:04:11 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Hiwar > Di Apotik

Di Apotik



Saya ingin membeli obat.
Apa ada resep dokter?
Ya, inilah dia.
Baiklah saya hitung dulu berapa
harganya.
Ya, silakan.
---------- ----------
Berapa harganya, Bu?
Tiga ribu rupiah genap.
Inilah uangnya.
Sekarang tunggu sebentar. Akan saya
ambil obatnya.
---------- ----------
Inilah Bu. Tablet-tablet ini harus
diminum tiga kali sehari.
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=62&kategori=3

Dan cairan ini?
Anda harus meminumnya satu sendok
makan sekali minum.
Empat kali sehari. Hendaklah botolnya
dikocok dulu sebelum diminum.
Terima kasih.
back
Judul Hiwar lainnya
:: Percakapan Di Kantor
:: Mandi
:: Makan Pagi
:: Main Sepakbola
:: Main Badminton
:: Di Toko Buku
:: Di Rumah Sakit
:: Di Perpustakaan Umum
:: Di Apotik
:: Bicara Tentang Musik
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=62&kategori=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:04:40 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Hiwar > Bicara Tentang Musik

Bicara Tentang Musik


Apa anda seorang ahli musik, John?
Bukan. Tetapi saya sangat suka musik
Musik apa yang paling anda gemari?
Saya paling gemar jazz modern. Dan
anda?
Saya paling gemar musik keroncong.
---------- ----------
Apa anda bisa main musik, Siti?
Tidak, tidak bisa. Tetapi adik lelaki
saya bisa.
Alat musik apa yang dimainkannya?
Ya, ia main biola, trompet dan
saksofon.
Apakah ia juga bisa main piano?
Ya, ia juga bisa main piano.
----------
Saya sangat gemar musik. Anda
bagaimana?
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=61&kategori=3

Ya, saya juga suka musik, tetapi saya
lebih suka olahraga.
Tetapi adakah anda mendengarkan
musik sekali-sekali?
Ya, tentu saja.
back
Judul Hiwar lainnya
:: Percakapan Di Kantor
:: Mandi
:: Makan Pagi
:: Main Sepakbola
:: Main Badminton
:: Di Toko Buku
:: Di Rumah Sakit
:: Di Perpustakaan Umum
:: Di Apotik
:: Bicara Tentang Musik
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=61&kategori=3
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:09:25 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah > Musnad Ilaih yang harus dijelaskan

Musnad Ilaih yang harus dijelaskan


Artinya: "Harus menjelaskan kamu kepada musnad ilaih itu karena:
1. Asal serta tiada alasan untuk membuangnya;
2. Berhati-hati, kalau dibuang takut ada salah faham;
3. Bodoh pendengarnya, segala sesuatu harus jelas saja;
4. Dimaksud menjelaskannya (seperti jawabanmu: tidak: ;
5. Bermaksud memanjangkan perkataan, sebab sangat mengharap perhatian yang
sungguh-sungguh dari pendengarnya, seperti jawaban Nabi Musa AS atas pertanyaan
Allah: = Apakah pada tanganmu, Musa?, jawab Nabi Musa:
= Ini tongkat, untuk
bertelekan atas biri-biriku dan bagiku padanya masih banyak lagi kebutuhan lainnya.
Padahal cukup dengan jawaban:
6. Karena merasa enak mengucapkannya, seperti kata orang: =
Apakah kekasihmu menyukai?. Jawabnya: = Kekasihku menyukai.
7. Untuk mengambil berkah, seperti: = Nabi Muhammad SAW
yang akan menyafa'ati kita di hadhirat Allah.
8. Untuk ta'zhim, seperti: = Nabi Muhammad SAW hamba Allah
dan Rasul-Nya.
9. Untuk menghinakan, seperti: = Orang maksiat itu hina.
Page 1of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=60&kategori=5

10. Karena merasa rindu, seperti: = Nabi Muhammad SAW akan
menyafa'ati setiap orang yang berziarah kepadanya.
11. Darurat nazham, seperti:

Artinya: Telah berkata orang yang mencerca aku dan dia telah melihat dan
menyukainya: Sifati kepadaku kekasihmu! Jawabku: Kekasihku sendirian". Yang
menjadi contoh lafazh yang tak perlu diucapkan lagi.
12. Darurat sajak, seperti:

Artinya: "Kekasih telah meminta 2 teguk air untuk menghilangkan dahaga. Kataku
kepadanya: Ya Tuhan! dari mana 2 teguk itu?" Yang menjadi contoh, lafazh
dan , sebab tak perlu diucapkan lagi.
13. Bermaksud ibadah dengan menyebutnya, seperti:
14. Merasa kaget, seperti: = Zaid melawan macan.
15. Menakut-nakuti, seperti katamu kepada orang yang kau nasehati: .
Ditegaskan lafazh Allahnya.
16. Untuk memantapkan dalam jiwa pendengar, seperti: =
Mereka itu mendapat petunjuk Tuhannya dan mereka berbahagia.
17. Kesaksian dalam pengadilan, seperti: = Zaid telah mengetahui
aku, Zaid telah meminjam dari aku dsb.
18. Untuk pembukuan, pencatatan dan kepentingan administrasi lainnya.
back
Judul Balaqhah lainnya
:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
Page 2of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=60&kategori=5
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 3of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=60&kategori=5
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:10:26 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah > Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq

Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq


Artinya: "Dan membikin badal Ulama ahli Ma'ani dari musnad ilaih dengan maksud untuk:
1. Menetapkan (hukum bagi sesuatu kalam, sebab didahului oleh suatu kalimat yang
kurang jelas, sehingga pikiran orang membutuhkan adanya badal, yaitu bagi badal-
kul minal-kul).
2. Untuk menghasilkan (makna hakekat dalam badal-ba'dhi minal-kul dan badal
isytimal).
Dan Ulama mengathafkan dengan athaf nasaq untuk maksud:
Contoh-contohnya, ialah:
1. merinci salah satu dari kedua juz (musnad ilaih dan musnad);
2. menolak pendengar yang salah paham;
3. memindahkan hukum dari suatu perkara kepada yang kemudiannya;
4. ada ragu-ragu pada mutakallim;
5. meragukan pendengar;
6. membingungkan pendengar (sebab kalamnya kurang jelas);
7.
selain itu dari beberapa hukum (seperti: untuk memilih atau membolehkan dan
sebagainya)".
A. Dengan sistim badal, untuk:
1.
Taqrir dengan badal-kul minal-kul, seperti: ;
2.
Page 1of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=59&kategori=5

Menghasilkan makna hakikat dengan badal-ba'dhi, seperti: ;
3.
Menghasilkan makna hakikat dengan badal isytimal, seperti: .
B. Dengan sistim athaf nasaq, untuk:
1.
Tafsil musnad ilaih, seperti: . Bagi yang datangnya bersamaan atau
tidak tergantung kepada huruf athafnya sebagaimana yang diterangkan dalam ilmu
nahwu, perbedaan antara:
2.
Menolak paham pendengar yang salah, seperti: yang diucapkan
kepada orang yang beranggapan, bahwa yang datang itu Bakar, disebut: qashar qalab
atau yang datang itu Zaid dan Bakar, disebut: qashar ifrad.
3.
Memindahkan hukum kepada lafazh berikutnya, seperti: bahwa yang
datang itu adalah Amar.
4.
Ada ragu-ragu pada mutakallim, seperti:
5.
Meragukan pendengar, seperti:
6. Membingungkan pendengar agar ia tidak marah, seperti:
7. Untuk:
a. Takhyir (memilih Sebagian), seperti:
b.
Ibahah, seperti:

back
Judul Balaqhah lainnya
:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=59&kategori=5
Page 3of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=59&kategori=5
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:10:56 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah > Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir

Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir


Artinya:
"Adapun memisahkan musnad ilaih dari musnad dengan isim dhamir, maksudnya untuk
mengqashar / mengkhususkan musnad ilaih itu bagi Musnad saja, seperti:
= Ahli tasawuf itu sungguh-sungguh mendapat hidayah".
Dan selain untuk qashar, ialah untuk:
1. Menunjukkan bahwa lafazh yang sesudah isim dhamir itu khobar bagi lafazh
sebelumnya, seperti:
2. Ta'kid, seperti:
back
Judul Balaqhah lainnya
:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=58&kategori=5

:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=58&kategori=5
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:11:27 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah > Musnad Ilaih dengan Isim maushul

Musnad Ilaih dengan Isim maushul

Musnad ilaih dengan isim mausul dimaksudkan untuk:

Artinya: "Adapun keadaan musnad ilaih dengan isim mausul, ialah untuk:
1. menganggap hebat/dahsyat akan sesuatu perkara;
2. mengkonkritkan akan tujuan;
3. menganggap jijik dengan menyebut musnad ilaih;
4. memperlihatkan kesalahan mukhathab;
5. mengisyaratkan pembentukan musnad/khabar;
6. menghadapkan jiwa pendengar agar sungguh-sungguh;
7. memberi tahu bahwa pendengar belum mengetahui selain silah mausulnya".
Contoh-contohnya, sebagai berikut:
1. Untuk tafkhim (menganggap hebat), seperti:

Artinya: "Telah menenggelamkan kepada kafir-kafir itu, kejadian yang dahsyat yang
menenggelamkan mereka dari laut gelombang besar".
Kalau dikatakan: gelombang besar, kedengarannya tidak sehebat kata-kata tersebut.
2. Untuk taqrir (mengkonkritkan), seperti:

Artinya: "Dan telah menggoda kepada Nabi Yusuf, yaitu wanita (Zulaikha) yang mana
Yusuf berada di rumahnya untuk menundukkan diri Yusuf (kepadanya)".
Dengan kata-kata tersebut, lebih menunjukkan kebersihan/kekuatan mental Nabi
Page 1of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=57&kategori=5
Yusuf dari godaan wanita di waktu beliau berada di rumahnya dan lebih positif dari
kata-kata: Isteri pembesar atau Zulaikha telah menggoda Yusuf.
3. Untuk hujnah (menganggap jijik), seperti:
= Telah datang orang yang telah menemuimu kemarin.
Dengan maksud orang tersebut adalah jahat atau hina.
4. Untuk tauhim (menunjukkan kesalahan), seperti:

Artinya: "Sesungguhnya mahluk-mahluk yang kamu sekalian sembah selain Allah,
tidak mempunyai rejeki untuk kamu sekalian".
Atau kata sya'ir:
Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang kamu anggap saudaramu, merasa sembuh
dendam hatinya kalau kamu sekalian celaka".
5. Untuk iima-un (berisyarat untuk membentuk musnad), seperti:

Artinya: "Sesungguhnya orang-orang yang sombong enggan beribadah kepada-Ku,
mereka akan masuk neraka Jahanam serta hina dina".
Maksudnya: kesombongan mereka itu memasukkan kedalam neraka.
Atau untuk mengagungkan musnad, seperti:

Artinya: "Sesungguhnya Dzat yang mengangkat langit telah mendirikan rumah bagi
kita yang tiang-tiangnya lebih baik dan lebih tinggi". Menunjukkan kebesaran dan
keindahan rumah itu.
Atau untuk mengagungkan orang lain, seperti:

Artinya: "Orang yang menyetujuimu berhak mendapat kehormatan".
Kata-kata itu menunjukkan keagungan mukhathab dan yang menyetujuinya.
Atau menunjukkan kehinaan orang lain, seperti:

Artinya: "Orang yang menyalahimu berhak mendapat kehinaan".
6. Untuk taujihus-sami' (menghadapkan jiwa pendengar), seperti:

Artinya: "Adapun yang menggoncangkan daratan itu, ialah kejadian hidup baru bagi
seluruh jiwa pada hari kiamat".
7. Untuk faqdzi-ilmin (memberi tahu bahwa pendengar belum tahu), seperti:

Artinya: "Orang yang memberi makanan kepada kita kemarin, telah datang hari ini
pada kita+".
Atau si mutakallim yang belum tahu, seperti:

Artinya: "Adapun mahluk-mahluk yang berada di sekeliling kita yang terdiri dari jin,
saya belum mengetahui mereka". Atau mutakallim dan mukhathab pun belum
mengetahuinya, ganti saja kalimat dengan .
back
Judul Balaqhah lainnya
Page 2of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=57&kategori=5

:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 3of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=57&kategori=5
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:12:10 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah > Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir

Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir

Musnad Ilaih itu adakalanya dengan isim ma'rifat atau dengan isim nakirah, sebagaimana
yang diterangkan dalam ilmu Nahwu.
Isim ma'rifat itu bermacam-macam tandanya, dan yang akan dibahas dalam bab ini ialah
mengenai tujuan dibikinnya dari isim ma'rifat. Sedangkan soal tanda ma'rifat, dibahas dalam
ilmu Nahwu.

Artinya: "Adapun keadaan musnad ilaih dima'rifatkan dengan isim dhamir, adalah karena
memperhitungkan tempatnya sebagaimana telah diketahui dalam ilmu Nahwu".
Dhamir itu ada mutakallim, mukhathab dan ghaib, seperti:
atau .
Perlu diketahui, bahwa adanya dhamir gaib itu harus didahului oleh lafazhnya, baik lafazh
hakekat, lafazh takdirnya, makna dilalah, qarinah maupun hukumnya saja.
1. Contoh dengan lafazh hakekat, seperti: .
2. Contoh dengan lafazh takdirnya, seperti: .
3. Contoh dengan lafazh makna dilalah, seperti: . Dhamir
rujuk kepada mashdar mafhum dari .
4. Contoh dengan qarinah haliyah, seperti: = Sehingga tertutup
matahari itu dengan penutup. Sebelumnya ada kalimah:
dimana susunan kalamnya
menunjukkan habisnya waktu shalat disertai qarinah menguraikan waktu senja. Jadi
Page 1of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=56&kategori=5

dengan adanya kalimah: , menunjukkan bahwa dhamir pada lafazh
, rujuknya kepada matahari. Jadi artinya: Sehingga matahari tertutup oleh
awan.
5. Contoh dengan hukumnya saja, yaitu dengan dhamir sya-an, sebab tidak ada lafazh
zhahir sebelumnya, seperti: . Lafazh rujuknya kepada dhamir sya-
an. Atau seperti: dsb.

Artinya: "Adapun asalnya pada kalimat mukhathab itu, ialah ta'yin dan adakalanya tidak
ta'yin, yaitu yang jelas maksudnya mencakup umum".
Maksudnya: Asal kalimat khithab itu untuk ta'yin kepada seseorang, akan tetapi adakalanya
bersifat umum bagi setiap orang yang terkena oleh tujuan pembicaraan itu.
Contohnya, seperti:

Artinya: "Si Fulan itu orang yang tercela. Kalau kamu menghormati dia, dia menghinakan
kamu dan kalau kamu berbuat baik kepadanya, ia berbuat keburukan kepadamu".
Lafazh ta' khithab pada kalam itu tidak tertentu kepada si A atau si B, melainkan hanya
tertuju kepada orang yang menghormati si Fulan saja. Dan seperti firman Allah:

Artinya: "Dan kalau kamu melihat ketika mereka berdiri di atas neraka".
Kalimat khithabnya bersifat umum.
back
Judul Balaqhah lainnya
:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
Page 2of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=56&kategori=5
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 3of 3 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=56&kategori=5
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:13:15 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah > Musnad Ilaih dengan Isim 'alam

Musnad Ilaih dengan Isim 'alam

Musnad ilaih dengan isim alam dimaksudkan untuk:

Artinya: "Adapun musnad ilaih dengan isim alam, dimaksudkan:
1. supaya hasil/berkesan pada permulaan hati pendengar itu nama orang tsb;
2. supaya mendapatkan berkah;
3. sebab enak mengucapkannya;
4. supaya mendapat perhatian pendengar;
5. karena mengagungkan;
6. karena menghinakan; dan
7. karena kinayah".
Contoh-contohnya:
1. Supaya lebih mantap dalam hati pendengar nama orang itu:
2. Supaya mendapatkan berkah, seperti:
3. Merasa enak mengucapkannya, seperti:
4. Supaya merasa sungguh-sungguh memperhatikannya, karena:
a. senangnya, seperti:
b. menakutkan, seperti:
c. memperingatkan, seperti:
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=55&kategori=5

d. mengambiI sempana, seperiti:
e. menganggap keji, seperti:
f. perlu dijelaskan untuk dicatat dsb, seperti:
5. Mengagungkan, seperti:
6. Menghinakan, seperti:
7. Kinayah dari:
a. keburukannya, seperti:
Nama asalnya:
b. kebaikannya, seperti:
back
Judul Balaqhah lainnya
:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=55&kategori=5
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:14:08 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah > Musnad Ilaih dengan Taukid

Musnad Ilaih dengan Taukid


Artinya: "Ulama ahli Ma'ani mentaukidi musnad ilaih dengan maksud untuk:
1. menentukan musnad ilaih sekira tidak ada sangkaan lain;
2. membersihkan dari sangkaan lupa;
3. atau dari sangkaan majaz;
4. atau dari sangkaan khusus/menolak sangkaan tidak mencakup umum."
Contoh-contohnya ialah:
1. Menentukan maksud musnad ilaih, seperti:
2. Membersihkan dari sangkaan lupa, seperti:
3. Atau dari sangkaan majaz, seperti:
4. Menolak sangkaan tidak mencakup umum, seperti:
back
Judul Balaqhah lainnya
:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=54&kategori=5

:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=54&kategori=5
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:14:56 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah > Musnad Ilaih dengan sifat

Musnad Ilaih dengan sifat


Artinya: "(Musnad ilaih) yang disifati dimaksudkan untuk: 1. membuka pengertian; 2.
menentukan dengan sedikit isytirak atau menghilangkan samar; 3. mencela; 4. memuji; 5.
taukid; dan 6. menash (menjelaskan)".
Contoh-contohnya yaitu:
1. Membuka pengertian, seperti: =
Badan yang tinggi yang lebar yang gemuk, membutuhkan tempat yang kosong yang
dipakainya.
2. Menentukan dengan sedikit, seperti: = bilamana di sana ada orang
lain yang beribadah bersama Zaid. Atau menghilangkan samar, seperti:
= bila tidak ada lagi orang 'alim selain zaid.
3. Untuk mencela, seperti:
4. Untuk memuji, seperti:
5. Untuk taukid, seperti:
6. Untuk mennash, seperti:
back
Judul Balaqhah lainnya
:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=53&kategori=5

:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=53&kategori=5
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:15:42 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah > Musnad Ilaih dengan Isim nakirah

Musnad Ilaih dengan Isim nakirah


Artinya: "Ulama ahli Ma'ani membikin musnad ilaih dengan isim nakirah dengan maksud
untuk:
1. memencilkan; 2. menganggap banyak; 3. menganggap bermacam-macam; 4.
mengagungkan; 5. menghinakan; 6. sebab bodoh atau pura-pura bodoh; 7. menakut-
nakuti; 8. menyenangkan; 9. menipu/menyamarkan; 10. memperkecil".
Adapun contoh-contohnya, ialah:
1. Memencilkan, seperti: = Telah datang seorang laki-laki dari
ujung kota.
2. Menganggap banyak, seperti: = Sungguh dia banyak untanya.
3. Menganggap bermacam-macam, seperti: = Dan pada mata
mereka ada penutup, sehingga tidak melihat jalan yang benar.
4. Mengagungkan, seperti: = Telah datang pada mereka utusan yang
mulia.
5. Menghinakan, seperti katamu ketika bertemu dengan orang yang hina:
= Saya telah bertemu dengan seorang laki-laki.
6. Sebab tak tahu atau pura-pura tak tahu namanya, seperti:
7. Menakut-nakuti, seperti katamu kepada orang yang kamu takut-takuti:
= Di depanmu ada penyamun.
8. Menyenangkan, seperti katamu kepada orang yang mepunyai sisa utang: =
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=52&kategori=5

Ada sisanya sedikit.
9. Menipu/menyamarkan, seperti: = Telah berkata orang
kepadaku, bahwa kamu pengkhianat.
10. Memperkecil, seperti katamu kepada orang yang sedang dahaga: =
Di sini ada sedikit air.
Catatan: Perlu diketahui tentang isim yang berulang-ulang, ialah:
a. Kalau kedua-duanya isim nakirah, maka isim yang kedua maksudnya berbeda dengan
isim yang pertama;
b. Kalau kedua-duanya isim ma'rifat, maka isim yang kedua sama maksudnya dengan
isim yang pertama, seperti: Artinya: "Maka
sesungguhnya beserta kesulitan ada keringanan. Sesungguhnya beserta kesulitan ada
keringanan". Lafazh kedua-duanya sama maksudnya dan lafazh kedua-
duanya berbeda. Maka oleh karena itu, sekali menghadapi kesulitan, akan dapat
keringanan beberapa kali.
back
Judul Balaqhah lainnya
:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=52&kategori=5
Search :
Category:
---- Select ----
Pesantren Index Haji & Umroh Zakat Aktivitas Islam Interaktif Senin, 25 Juli 2005 12:16:22 AM
Nyantri Online
Agama-Agama
Bahasa Arab
Doa
Tafsir Al-Qur'an
Hadist Tematik
Shalawat
Biografi
Halaqah/Diskusi
Komunitas Kampus
List Situs Islam
Informasi Teknologi
Email
Aktualita
Ilmu Islam
Perpustakaan
Kebudayaan
Dunia Islam
Dunia Wanita
Mutiara Hikmah
Keaj aiban Dalam
Rahim I bu
Makhluk hidup bersel
satu yang tak terhitung
jumlahnya mendiami
bumi kita.
Sang Arsitek dan
Penari Ulung
Di antara makhluk
paling memukau di
alam ini adalah lebah
madu,

Anda berada di : Bahasa Arab > Balaqhah > Musnad Ilaih dengan Isim isyarah

Musnad Ilaih dengan Isim isyarah

Musnad ilaih dengan isim isyarah, menunjukkan untuk:

Artinya: (Musnad ilaih) dengan isim isyarah, dimaksudkan untuk:
Adapun contoh-contohnya, ialah:
1. Menerangkan keadaan musyar ilaih, dekatnya, jauhnya atau
2. Menganggap bodoh kepada pendengar.
3. Atau sangat membedakan.
4. Untuk mengagungkan.
5. Menghinakan.
6. Memberi tahu.
7. Untuk lebih mengagungkan.
1.
Untuk kasyful-hal, seperti: untuk yang dekat untuk yang agak
jauh, dan untuk yang jauh.
2. Istijhalul-mukhathab (menganggap bodoh kepada mukhathab), seperti kata Farojdag:

Artinya: "Itulah bapak-bapakku yang menghimpun keagungan! datangkanlah kepadaku
orang yang sederajat dengan mereka wahai Jarir! ka/au kamu mampu
mengumpu/kannya kepada kami".
3. Untuk tamyiz (membedakan), seperti kata Ibnu Rumi:
Page 1of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=51&kategori=5


Artinya : "lni adalah Abu Saqor. Dia menyendiri dalam segala kebaikannya, asal dari
keturunan Syaiban yang berada antara pohon bidara dan pohon buah penyamak".
Kalimat pohon bidara dan pohon buah penyamak, adalah kalimat pujian orang Arab bagi
penduduk kampung.
4. Untuk ta'zhim, seperti:

Artinya: "Itulah Kitab yang tidak ada keraguan padanya yang menjadi petunjuk bagi
orang-orang yang bertaqwa".
Berisyarah dengan kalimat "itu", padahal Kitab itu dekat.
5. Untuk haththu (merendahkan), seperti:

Artinya: "Tiadalah kehidupan dunia ini, kecuali sekadar permainan". Atau seperti
= itu pekerjaan fasik semata-mata.
6. Untuk tanbih, seperti:

Artinya: "Itulah orang-orang yang mendapat petunjuk Tuhannya dan itulah orang-orang
yang berbahagia".
7. Untuk tafkhim (mengagungkan), hampir sama dengan ta'zhim, hanya tafkhim itu lebih
mengagungkan dari ta'zhim.
back
Judul Balaqhah lainnya
:: Musnad Ilaih yang harus dijelaskan
:: Musdan Ilaih yang dibidali dengan Berathaf nasaq
:: Musnad Ilaih dipisahkan dengan Isim dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim maushul
:: Musnad Ilaih dengan Isim Dhamir
:: Musnad Ilaih dengan Isim 'alam
:: Musnad Ilaih dengan Taukid
:: Musnad Ilaih dengan sifat
:: Musnad Ilaih dengan Isim nakirah
:: Musnad Ilaih dengan Isim isyarah
Seluruh team Pesantren Online terus bekerja keras untuk menambah isi content.
Untuk masukan dan kesalahan link atau kerusakan lainnya silahkan
anda informasikan kepada webmaster@pesantrenonline.com
Page 2of 2 .: Bahasa Arab- PesantrenOnline.com Situs Komunitas Muslim Indonesia Terlengkap :.
7/25/2005 http://www.pesantrenonline.com/BahasaArab/DetailBahasaArab.php3?id=51&kategori=5

Anda mungkin juga menyukai