Anda di halaman 1dari 8

Modul 18

Bedah Digestif GASTREKTOMI PARSIAL


(Partial Gastreto!" de#ga# a#asto!osis $e$u$u!%
(&o' I(OPIM )*+,-%
1' T./.A&
1'1 Tu$ua# 0e!1ela$ara# u!u!
Setelah mengikuti sesi ini diharapkan peserta didik memahami dan mengerti tentang
anatomi esophagus,lambung dan duodenum, mengerti dan memahami fisiologi lambung,
mengerti dan memahami keluhan dan tanda klinis, diagnosis pengelolaan,
pengobatan,prognosis kelainan pada esophagus dan lambung, perawatan perioperatif dan
komplikasi
1'2 Tu$ua# 0e!1ela$ara# 3husus
Setelah mengikuti sesi ini diharapkan peserta didik akan memiliki kemampuan untuk:
1. Mampu menjelaskan anatomi esophagus, lambung dan duodenum (tingkat kompetensi
K2A! ak 2,,",#$
2. Mampu menjelaskan fisiologi lambung ( tingkat kompetensi K2A! ak 2,,",#$
. Mampu menganalisis dari sintesis gejala dan tanda klinis searah diagnosis kelainan pada
esophagus dan lambung ( tingkat kompetensi K2A! ak 2,,",#$
%. Mampu menjelaskan indikasi danmenge&aluasi diagnosti' imaging saluran 'erna bagian
atas ( tingkat kompetensi K2A! ak 2,,",#$
(. Mampu menjelaskan indikasi dan mampu melakukan endoskopi saluran 'erna bagian
atas ( tingkat kompetensi K2A! ak 2,,",#$
". Mampu menjelaskan patofisiologi tukak lambung)duodenum (tingkat kompetensi
K2A! ak 2,,",#$
#. Mampu menjelaskan epidemiologi dan manajemen tukak lambung * duodenum (tingkat
kompetensi K2A! ak 2,,",#$
+. Mampu menjelaskan karsinogenesis dari keganasan lambung (tingkat kompetensi
K2A! ak 2,,",#$
,. Mampu menjelaskan berbagai ma'am pembedahan pada karsinoma lambung, indikasi
dan kontraindikasin-a serta mampu melakukan pembedahan (tingkat kompetensi
K2.A! ak 1)12$
1/. Mampu menjelaskan adju&ant kemoterapi pada karsinoma lambung (tingkat kompetensi
K2.A! ak 1)12$
11. Mampu menjelaskan prognosis karsinoma lambung, mampu melakukan perawatan dan
mengatasi komplikasi karsinoma lambung (tingkat kompetensi K2.A! ak 1)12$
2' POKOK BA4ASA& 5 S.B POKOK BA4ASA&
1. Anatomi saluran 'erna bagian atas
2. 0isiologi saluran 'erna bagian atas
. 1ejala dan tanda klinis karsinoma lambung atau ul'us
%. 2pper 13 series,2S1,45 S'an
(. 6sophago)gastro)duodenoskopi
". 5M7 s-stem
#. 3ndikasi dan tehnik pembedahan pada karsinoma lambung
+. 'hemotherap-,immunotherap-
,. perawatan perioperatif,komplikasi,morbidit-,mortalit- dan ( 8S9
,' 6AKT.
METODE A. .roses pembelajaran dilaksanakan melalui metode:
1) small group discussion
2) peer assisted learning (.A:$
3) bedside teaching
4) task-based medical education
1
;. .eserta didik paling tidak sudah harus mempelajari:
1) bahan a'uan (references$
2) ilmu dasar -ang berkaitan dengan topik pembelajaran
3) ilmu klinis dasar
4. .enuntun belajar (learning guide$ terlampir
<. 5empat belajar (training setting): bangsal bedah, kamar
operasi, bangsal perawatan pas'a operasi.
+' MEDIA 1. =orkshop ! .elatihan
2. ;elajar mandiri
3. Kuliah
4. 1roup diskusi
5. >isite, bed site teaching
6. ;imbingan ?perasi dan asistensi
7. Kasus morbiditas dan mortalitas
. !ontinuing "rofesional #e$elopment @ .engembangan
.rofesi ;edah ;erkelanjutan (.2;2$
)' ALAT BA&T. PEMBELA/ARA&
%nternet& telekonferens& dll.
7' E8AL.ASI
1. .ada awal pertemuan dilaksanakan pre-test dalam bentuk essa' dan oral sesuai dengan tingkat
masa pendidikan, -ang bertujuan untuk menilai kinerja awal -ang dimiliki peserta didik dan
untuk mengidentifikasi kekurangan -ang ada. Materi pre-test terdiri atas:
Anatomi saluran 'erna bagian atas
.enegakan <iagnosis
5erapi ( tehnik operasi $
Komplikasi dan penanganann-a
(ollo) up
2. Selanjutn-a dilakukan *small group discussion+ bersama dengan fasilitator untuk membahas
kekurangan -ang teridentifikasi, membahas isi dan hal)hal -ang berkenaan dengan penuntun
belajar, kesempatan -ang akan diperoleh pada saat bedside teaching dan proses penilaian.
. Setelah mempelajari penuntun belajar ini, mahasiswa diwajibkan untuk mengaplikasikan
langkah)langkah -ang tertera dalam penuntun belajar dalam bentuk role-pla' dengan teman)
temann-a (peer assisted learning$ atau kepada S. (standardi,ed patient$. .ada saat tersebut,
-ang bersangkutan tidak diperkenankan membawa penuntun belajar, penuntun belajar dipegang
oleh teman)temann-a untuk melakukan e&aluasi (peer assisted e$aluation$. Setelah dianggap
memadai, melalui metoda bedside teaching di bawah pengawasan fasilitator, peserta didik
mengaplikasikan penuntun belajar kepada nodel anatomik dan setelah kompetensi ter'apai
peserta didik akan diberikan kesempatan untuk melakukann-a pada pasien sesungguhn-a. .ada
saat pelaksanaan, e&aluator melakukan pengawasan langsung (direct obser$ation$, dan mengisi
formulir penilaian sebagai berikut:
Perlu 0er1ai3a#9 pelaksanaan belum benar atau sebagian langkah tidak dilaksanakan
(u3u09 pelaksanaan sudah benar tetapi tidak efisien, misal pemeriksaan terlalu lama atau
kurang memberi ken-amanan kepada pasien
Bai39 pelaksanaan benar dan baik (efisien$
%. Setelah selesai bedside teaching, dilakukan kembali diskusi untuk mendapatkan penjelasan dari
berbagai hal -ang tidak memungkinkan dibi'arakan di depan pasien, dan memberi masukan
untuk memperbaiki kekurangan -ang ditemukan.
(. -elf assessment dan "eer .ssisted /$aluation dengan mempergunakan penuntun belajar
". .endidik!fasilitas:
.engamatan langsung dengan memakai e$aluation checklist form (terlampir$
2
.enjelasan lisan dari peserta didik! diskusi
Kriteria penilaian keseluruhan: 'akap! tidak 'akap! lalai.
#. <i akhir penilaian peserta didik diberi masukan dan bila diperlukan diberi tugas -ang dapat
memperbaiki kinerja (task-based medical education$
+. .en'apaian pembelajaran:
"re test
3si pre test
Anatomi saluran 'erna bagian atas
<iagnosis
5erapi (5ehnik operasi$
0omplikasi dan penanggulangann'a
(ollo) up
;entuk pre test
1!2& /ssa' dan oral sesuai dengan tingkat masa pendidikan
;uku a'uan untuk pre test
1. ;uku 5eks atlas of Surgi'al ?peration ed 9obert M. Aollinger Br., 3nternational
6dition 2//, pg. (+ * "%
2. ;uku 5eks 3lmu ;edah S'hwart
. ;uku teks 3lmu bedah Surger- ;asi' S'ien'e and 4lini'al 6&iden'e, Springer >erlag
2///, pg. %+, ) (1"
%. MaingotCs Abdominal ?perations 11
th
ed, ed. Mi'hael B. Ainner, M' 1raw Dill 2//#,
pg.
## ) %+
(. ;uku ajar 3lmu ;edah ed. <e Bong =, Sjamsuhida-at. 2
nd
ed. 614. 2//(, pg. (%2 )
((#
". Atlas tehnik operasi Dugh <udle-
;entuk 2jian ! test latihan
2jian ?S4A (K, ., A$, dilakukan pada tahapan bedah dasar oleh Kolegium 3.
;edah.
2jian akhir stase, setiap di&isi! unit kerja oleh masing)masing senter pendidikan.
2jian akhir kognitif nasional, dilakukan pada akhir tahapan bedah lanjut (jaga 33$
oleh Kolegium 3. ;edah.
2jian akhir profesi nasional (kasus bedah$, dilakukan pada akhir pendidikan oleh
Kolegium 3. ;edah
-' RE:ERE&SI 9
1. ;uku 5eks atlas of Surgi'al ?peration ed 9obert M. Aollinger Br., 3nternational
6dition 2//, pg. (+ * "%
2. ;uku 5eks 3lmu ;edah S'hwart
. ;uku teks 3lmu bedah Surger- ;asi' S'ien'e and 4lini'al 6&iden'e, Springer >erlag
2///, pg. %+, ) (1"
%. MaingotCs Abdominal ?perations 11
th
ed, ed. Mi'hael B. Ainner, M' 1raw Dill 2//#, pg.
## ) %+
(. ;uku ajar 3lmu ;edah ed. <e Bong =, Sjamsuhida-at. 2
nd
ed. 614. 2//(, pg. (%2 ) ((#
". Atlas tehnik operasi Dugh <udle-

8' .RAIA& 9 GASTREKTOMI
8'1' I#trodu3si
a. <efinisi
Suatu tindakan reseksi pada lambung baik keseluruhan lambung maupun
sebagian
b. 9uang lingkup
Adan-a kelainan -ang berhubungan dengan lambung seperti kembung, n-eri lambung,
muntah, hematemesis, anoreksia,penurunan ;;, anemia, disfagia, massa di epigastrium.

<alam kaitan penegakan diagnosis diperlukan kerjasama dengan beberapa disiplin ilmu
lain seperti .atologi Anatomi, radiologi.
'. 3ndikasi operasi
) karsinoma lambung
) gastri' ul'er
d. Kontra indikasi
) 2mum
) 7on operable
e. <iagnosis ;anding
) Karsinoma lambung
) gastri' ul'er
) gastritis
) perdarahan &arises esophagus
) sirosis
f. .emeriksaan penunjang
) 6sofagogastroduodenoskopi
) 9onsen ?M<
) 2S1
) 45 S'an
Setelah memahami,menguasai dan mengerjakan modul ini maka diharapkan seorang ahli bedah
mempun-ai kompetensi untuk melakukan gastrektomi (parsial atau batal$ serta penerapann-a
dapat dikerjakan di 9S .endidikan dan 9S jaringan pendidikan
8'2 Ko!0ete#si ter3ait de#ga# !odul / list of skill
5ahapan ;edah <asar ( semester 3)333 $
.ersiapan pre operasi
o Anamnesis
o .emeriksaan fisik
o .emeriksaan penunjang
o %nformed consent
Asisten 33, asisten 3 pada saat operasi
(ollo) up pas'a operasi
5ahapan ;edah :anjut (semester 3>)>33$ dan 4hief 9esiden ( Semester >333)3E $
.ersiapan .ra operasi
o Anamnesis
o .emeriksaan 0isik
o .emeriksaan penunjang
o %nformed !onsent
Melakukan ?perasi ( ;imbingan dan Mandiri $
o .enanganan komplikasi
o (ollo) up dan rehabilitasi
8', Alogarit!a Da# Prosedur
Algorit!a (tidak ada$
8'+ Teh#i3 O0erasi 9
1AS596K5?M3 .A9S3A:
1. .enderita dalam posisi supine dengan general anestesi.
2. <ilakukan insisi midline mulai dari F-phoid sampai ke umbili'al sampai tembus
peritoneum. :akukan eksplorasi untuk mengetahui posisi tumor, infiltrasi tumor,
metastase kelenjar ke hepar.
. Selanjutn-a dilakukan pemisahan omentum ma-us dari 'olon trans&ersum. Arteri
gastroepiploi'a deFtra diligasi.
%. <iseksi omentum minus.arteri gastri'a deFtra diligasi.
(. <uodenum dibebaskan dari perlekatan dengan pan'reas dan struktur
disekitarn-a.
%
". 9eseksi dengan jarak G2 'm dari p-lorus.Stump duodenum kemudian ditutup
dengan jahitan simpul tunggal dengan sutera.
#. <iseksi a hepati'a komunis,&ena gastri'a sinistra diidentifikasi dan diligasi.
Arteri gastroepiploi'a sinistra diligasi. 1aster kemudian diangkatsehingga dapat
mengeFpose arteri gastri'a sinistra dari bawah.
+. Arteri gastri'a sinistra diligasi.
,. Setelah itu dilakukan pemisahan gaster dari jaringan sekitarn-a baik pada sisi
kur&atura ma-or maupun kur&atura minor,kemudian dilakukan transeksi gaster
sesuai dengan lokasi tumor.
,. 9eanastomosis gastro jejunostomi end to side antekolik isoperistaltik.
1/. luka operasi ditutup.
8') Ko!0li3asi O0erasi
Komplikasi -ang dapat terjadi pada operasi ini adalah perdarahan,kebo'oran pada anastomosis,
infeksi luka operasi, gangguan respirasi, dan prolem -ang berkaitan dengan balans 'airan dan
elektrolit
8'7 Mortalitas
Angka kematian pas'a operasi gastre'tom- dilaporkan men'apai + H
8'- Pera;ata# Pasa Bedah
.erhatian utama pas'a bedah gastre'tomi difokuskan pada maintenan'e 'airan dan elektrolit,
pemberian analgesia -ang adekuat. <ilakukan monitoring &ital sign dan urine output dalam 2%
jam pertama. ;ila bising usus sudah baik dapat mulai diberikan enteral nutrisi se'ara bertahap.
Buga dimonitor adan-a komplikasi .:ama perawatan #)1% hari.
.ada pasien -ang menjalani gastre'tomi total membutuhkan suplemen &itamin ;12 dan asam
folat
8'8 Follow - Up
2ntuk kasus karsinoma 'olon:
) .emeriksaan fisik termasuk 'olok dubur setiap bulan dalam 2 tahun pertama, setiap "
bulan dalam ( tahun berikutn-a.
) .emeriksaan kadar 46A setiap bulan untuk 2 tahun pertama dan setiap " bulan untuk (
tahun berikutn-a.
) Kolonoskopi 1 tahun pas'a operasi, diulang 1 tahun berikutn-a bila ditemukan abnomalitas
atau tahun berikutn-a bila ditemukan normal.
) .emeriksaan lainn-a seperti 45 s'an, pemeriksaan fungsi li&er dan ;one s'an dilakukan
bila ada indikasi.
) .emeriksaan 9o. 5horaks setiap tahun.
8'<' Kata Ku#i9 0arsinoma gaster& tukak gaster& gastrektomi parsial
(
<' DA:TAR (EK PE&.&T.& BELA/AR PROSED. OPERASI
7o <aftar 'ek penuntun belajar prosedur operasi
Sudah
dikerjakan
;elum
dikerjakan
PERSIAPA& PRE OPERASI
1 %nformed consent
2 :aboratorium
.emeriksaan tambahan
% Antibiotik propilaksis
( 4airan dan <arah
" .eralatan dan instrumen operasi khusus
A&ASTESI
1 7ar'ose dengan general anesthesia
PERSIAPA& LOKAL DAERA4 OPERASI
1 .enderita diatur dalam posisi terlentang sesuai dengan letak
kelainan
2 :akukan desinfeksi dan tindakan asepsis ! antisepsis pada
daerah operasi.
:apangan pembedahan dipersempit dengan linen steril.
TI&DAKA& OPERASI
1 3nsisi kulit sesuai dengan indikasi operasi
2 Selanjutn-a irisan diperdalam menurut jenis operasi tersebut
diatas
.rosedur operasi sesuai kaidah bedah digestif
PERA6ATA& PAS(A BEDA4
1 Komplikasi dan penanganann-a
2 .engawasan terhadap A;4
.erawatan luka operasi
4atatan: Sudah ! ;elum dikerjakan beri tanda
"

1=' DA:TAR TILIK


;erikan tanda dalam kotak -ang tersedia bila keterampilan!tugas telah dikerjakan dengan
memuaskan (1$I tidak memuaskan (2$ dan tidak diamati ($
1' Me!uas3a# :angkah! tugas dikerjakan sesuai dengan prosedur standar atau penuntun
2' Tida3
!e!uas3a#
5idak mampu untuk mengerjakan langkah! tugas sesuai dengan prosedur
standar atau penuntun
,' Tida3 dia!ati :angkah, tugas atau ketrampilan tidak dilakukan oleh peserta latih selama
penilaian oleh pelatih
7ama peserta didik 5anggal
7ama pasien 7o 9ekam Medis
DA:TAR TILIK
&o Kegiata# 5 la#g3ah 3li#i3
Pe#ilaia#
1 2 ,
1 .ersiapan .re)?perasi
2 Anestesi
5indakan Medik! ?perasi
% .erawatan .as'a ?perasi J (ollo)-up
.eserta din-atakan :
:a-ak
5idak la-ak
melakukan prosedur
5anda tangan pelatih
5anda tangan dan nama terang
#
+