Anda di halaman 1dari 6

Maulana Abdul Hafish Teknik Industri

115060701111028 Kewirausahaan

STRUKTUR PASAR
PASAR MONOPOLI
Pasar monopoli adalah suatu bentuk pasar di mana hanya terdapat satu produsen yang menguasai pasar.
Dengan kata lain satu penjual menguasai segala jenis penawaran. Seseorang yang menguasai pasar
monopoli disebut Monopolis.

Ciri-ciri dari pasar monopoli yaitu:
1. Hanya ada satu produsen yang menguasai penawaran
2. Tidak ada barang subtitusi/pengganti yang mirip
3. Produsen mutlak menetukan harga
4. Tidak ada pengusaha lain yang memasuki pasar tersebut karena ada hambatan berapa keunggulan
perusahaan.
Kelebihan pasar monopoli:
1. Keuntungan penjual cukup tinggi.
2. Untuk produk yang menguasai hajat hidup orang biasanya
diatur pemerintah.
Kelemahan pasar monopoli:
1. Pembeli tidak ada pilihan lain untuk membeli barang.
2. Keuntungan hanya terpusat pada satu perusahaan.
3. Terjadi eksploitasi pembeli.
Contoh Pasar Monopoli :
1. PLN
2. PDAM
3. TELKOM
Dampak negative adanya monopoli, antara lain:
a) Timbulnya ketidakstabilan harga.
b) Kecilnya volume produksi menimbulkan adanya biaya sosial yaitu biaya yang ditanggung oleh
masyarakat.
c) Adanya unsur ketidakadilan sebab monopolis akan menekan biaya produksi serendah-rendahnya
pada pasar faktor produksi dan dengan harga tinggi di pasar barang.
d) Kepentingan umum banyak diabaikan, sebab orientasi usahanya hanya didasarkan atas untung rugi
saja.

PASAR OLIGOPOLI
Pasar oligopoli adalah suatu bentuk interaksi permintaan dengan penawaran dimana terdapat
penjual/produsen yang menguasai permintaan pasar.

Ciri-ciri pasar oligopoli
1. Terdapat banyak penjual/ produsen ya ng menguasai pasar.
2. Barang yang dijual dapat berupa brang homogen atau berbeda corak.
3. Terdapat halangan masuk yang cukup kuat bagi perusahaan di luar pasar untuk masuk kedalam
pasar.
4. Satu diantara para oligopolis merupakan market leader yaitu penjual yang mempunyai pangsa
pasar terbesar.


Macam-macam oligopoli
1. Oligopoli murni yang ditandai beberapa perusahaan yang menjual produk homogen. Jenis ini
merupakan praktek oligopoli dimana barang yang diperdagangkan merupakan barang yang bersifat
identik, misalnya praktek oligopoli pada produk air mineral.
2. Oligopoli dengan perbedaan yang ditandai beberapa perusahaan menjual produk yang dapat
dibedakan. Pasar ini merupakan suatu bentuk praktek oligopoli dimana barang yang
diperdagangkan dapat dibedakan, misalnya pasar sepeda motor di Indonesia yang dikuasai oleh
beberapa merek terkenal seperti Honda, Yamaha dan Suzuki.
Kelebihan pasar oligopoli
1. Memberi kebebasan memilih bagi pembeli.
2. Mampu melakukan penelitian dan pengembangan produk.
3. Lebih memperhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan penjual.
4. Adanya penerapan teknologi bar
Kekurangan pasar oligopoli
1. Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan
2. Harga yang stabil dan terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya inflasi
3. Bisa timbul pemborosan biaya produksi apabila ada kerjasama antar oligopolis karena semangat
bersaing kurang
4. Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor produksi
5. Sulit ditembus/dimasuki perusahaan baru
6. Bisa berkembang ke arah monopoli
Contoh pasar oligopoli
1. Chevron
2. Pertamina
3. Toshiba
4. HP

Pasar duopoli
Pasar duopoli, yaitu pasar di mana penawaran suatu barang dikuasai oleh dua perusahaan.
Ciri-ciri pasar duopoli :
1. Terdapat beberapa perusahaan di dalam pasar
2. Terkadang perusahaan yang ada di pasar hanya dua
3. Adanya unsur kolusi
4. Kepemimpinan harga
Kelebihan:
1. Efisiensi, bila sedikit perusahaan bisa lebih efisiensi
2. Persaingan antar perusahaan di sisi harga bisa menguntungkan konsumen
3. Mengurangi persaingan yang tidak bermanfaat
Kelemahan:
1. Investasi sangat besar untuk memasuki pasar karena adanya suatu skala ekonomi
2. Adanya hak paten
3. Sulit berkompetisi
4. Adanya kolusi
Contoh :
1. penawaran minyak pelumas yang dikuasai oleh Caltex dan Pertamina.



Pasar persaingan monopolistik
Pasar Monopolistik adalah salah satu bentuk pasar di mana terdapat banyak produsen yang menghasilkan
barang serupa tetapi memiliki perbedaan dalam beberapa aspek. Penjual pada pasar monopolistik tidak
terbatas, namun setiap produk yang dihasilkan pasti memiliki karakter tersendiri yang membedakannya
dengan produk lainnya.

Kelebihan Pasar Monopolistik
1. Banyaknya produsen di pasar memberikan keuntungan bagi konsumen untuk dapat memilih
produk yang terbaik baginya.
2. Kebebasan keluar masuk bagi produsen, mendorong produsen untuk selalu melakukan inovasi
dalam menghasilkan produknya.
3. Diferensiasi produk mendorong konsumen untuk selektif dalam menentukan produk yang akan
dibelinya, dan dapat membuat konsumen loyal terhadap produk yang dipilihnya.
4. Pasar ini relatif mudah dijumpai oleh konsumen, karena sebagian besar kebutuhan sehari-hari
tersedia dalam pasar monopolistik.
Kelemahan Pasar Monopolistik
1. Pasar monopolistik memiliki tingkat persaingan yang tinggi, baik dari segi harga, kualitas maupun
pelayanan. Sehingga produsen yang tidak memiliki modal dan pengalaman yang cukup akan cepat
keluar dari pasar.
2. Dibutuhkan modal yang cukup besar untuk masuk ke dalam pasar monopolistik, karena pemain
pasar di dalamnya memiliki skala ekonomis yang cukup tinggi.
3. Pasar ini mendorong produsen untuk selalu berinovasi, sehingga akan meningkatkan biaya produksi
yang akan berimbas pada harga produk yang harus dibayar oleh konsumen
Contoh :
1. Shampoo
2. pasta gigi

Pasar Monopsoni
Pasar Monopsoni adalah keadaan dimana satu pelaku usaha menguasai penerimaan pasokan atau menjadi
pembeli tunggal atas barang dan/atau jasa dalam suatu pasar komoditas.

Kelebihan pasar Monopsoni:
1. Biasanya kualitas produk yg dijual lebih bermutu, karena konsumen lebih leluasa memilih produk yg
disukainya
2. Karena cuma ada satu pembeli biasanya penjual sudah mengerti selera pembeli, sehingga
memudahkan transaksi
Kekurangan pasar Monopsoni:
1. Posisi tawar lebih menguntungkan ke pembeli
2. Karena pembeli terlalu selektif, kemungkinan ada atau bahkan banyak produk yang tidak laku
dijual, akibatnya dijual dgn harga murah atau bahkan dibuang.
Contoh :
1. PT. Kereta Api Indonesia yang merupakan satu-satunya pembeli alat-alat kereta api.

Pasar oligopsoni
Pasar oligopsoni adalah bentuk pasar dimana barang yang dihasilkan oleh beberapa perusahaan dan
banyak perusahaan yang bertindak sebagai konsumen.

Kelebihan Pasar oligopsoni :
1. Penjual lebih beruntung karena bisa pindah ke pembeli lain
2. Pembeli tidak bisa seenaknya menekan penjual
Kekurangan Pasar oligopsoni :
1. Bisa berkembang menjadi pasar monopsoni bila antar pembeli kerja sama
2. Kualitas barang kurang terpelihara
Contoh Pasar oligopsoni :
1. Telkom
2. Indosat
3. Mobile-8
4. Eexcelcomindo

Pasar persaingan sempurna
Jenis pasar dengan jumlah penjual dan pembeli yang banyak dan produk yang dijual bersifat homogen.
Persaingan akan terjadi apabila penjual dan pembeli dalam jumlah besar mengadakan saling hubungan
secara aktif dengan maksud memaksimumkan keuntungan dan kepuasan atas dasar harga-harga yang
ditentukan oleh penawaran dan permintaan. Pasar persaingan sempurna memiliki ciri-ciri :
1. Jumlah penjual dan pembeli banyak
2. Barang yang dijual bersifat homogen
3. Penjual bersifat mengambil harga (price taker)
4. Posisi tawar komsumen kuat
5. Sulit memperoleh keuntungan di atas rata-rata
6. Sensitif terhadap perubahan harga
7. Mudah untuk masuk dan keluar dari pasar
Kelebihan
1. Harga jual barang dan jasa adalah yang termurah.
2. Jumlah output paling banyak sehingga rasio output per penduduk maksima (kemakmuran
maksimal).
3. Masyarakat merasa nyaman dalam mengkonsumsi (produk yang homogen) dan tidak takut ditipu
dalam kualitas dan harga.

Kekurangan
1. Kelemahan dalam hal konsumsi.
2. Kelemahan dalam pengembangan teknologi.
3. Konflik efisiensi-keadilan
Contoh Pasar persaingan sempurna
1. Beras
2. Gandum
3. Kentang

BADAN USAHA

1. Koperasi adalah badan usaha yg berlandaskan asas-asas kekeluargaan.

2. BUMN Badan Usaha Milik Negara adalah badan usaha yang permodalannya seluruhnya atau
sebagian dimiliki oleh Pemerintah. Status pegawai badan usaha-badan usaha tersebut adl karyawan
BUMN bukan pegawai negeri. BUMN sendiri sekarang ada 3 macam yaitu Perjan, Perum & Persero.

3. Perjan adalah bentuk badan usaha milik negara yang seluruh modalnya dimiliki oleh pemerintah.
Perjan ini berorientasi pelayanan pada masyarakat, Sehingga selalu merugi. Sekarang sudah tdk ada
perusahaan BUMN yg menggunakan model perjan karena besarnya biaya ukt memelihara perjan-
perjan tersebut. Contoh Perjan: PJKA (Perusahaan Jawatan Kereta Api) kini berganti menjadi PT.KAI

4. Perum adalah perjan yg sudah diubah. Tujuannya tdk lagi berorientasi pelayanan tetapi sudah
profit oriented. Sama seperti Perjan, perum di kelola oleh negara dengan status pegawainya
sebagai Pegawai Negeri. Namun perusahaan masih merugi meskipun status Perjan diubah menjadi
Perum, sehingga pemerintah terpaksa menjual sebagian saham Perum tersebut kepada publik (go
public) dan statusnya diubah menjadi persero.

5. Persero adalah salah satu badan usaha yg dikelola oleh negara atau daerah. Berbeda dengan Perum
atau Perjan, tujuan didirikannya Persero yang pertama adalah mencari keuntungan & yang kedua
memberi pelayanan kepada umum. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari
kekayaan negara yg dipisahkan berupa saham-saham. Persero dipimpin oleh direksi. Sedangkan
pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta. Badan usaha ditulis PT ( nama perusahaan )
(Persero).

6. BUMS Badan Usaha Milik Swasta atau BUMS adalah badan usaha yang didirikan dan dimodali oleh
seseorang atau sekelompok orang. Berdasarkan UUD 1945 pasal 33, bidang- bidang usaha yang
diberikan kepada pihak swasta adalah mengelola sumber daya ekonomi yg bersifat tidak vital dan
strategis atau yang tidak menguasai hajat hidup orang banyak Berdasarkan bentuk hukumnya
Badan usaha milik swasta dibedakan atas


7. FIRMA adalah badan usaha yg didirikan oleh 2 orang atau lebih dimana tiap- tiap anggota
bertanggung jawab penuh atas perusahaan. Modal firma berasal dari anggota pendiri serta laba
atau keuntungan dibagikan kepada anggota dengan perbandingan sesuai akta pendirian.

8. Persekutuan Komanditer (commanditaire vennootschap atau CV) adalah sesuatu persekutuan yang
didirikan oleh 2 orang atau lebih. Persekutuan komanditer mengenal 2 istilah yaitu :

Sekutu pasif / sekutu komanditer adl anggota yg hanya menanamkan modalnya kpd sekutu aktif &
tidak ikut campur dalam urusan operasional perusahaan. Sekutu pasif bertanggung jawab atas
risiko yang terjadi sampai batas modal yang ditanam.

Sekutu aktif adalah anggota yg memimpin atau menjalankan perusahaan & bertanggung jawab
penuh atas hutang- hutang perusahaan.

9. Perseroan Terbatas (PT) adalah badan usaha yg modalnya diperoleh dari hasil penjualan saham.
Setiap pemengang surat saham mempunyai hak atas perusahaan & setiap pemegang surat saham
berhak atas keuntungan (dividen).

10. Yayasan adalah suatu badan usaha, tetapi tidak merupakan perusahaan karena tidak mencari
keuntungan. Badan usaha ini didirikan untuk sosial & berbadan hukum.


IZIN USAHA

1. SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan)
Merupakan surat izin yang diberikan oleh menteri atau pejabat yang ditunjuk kepada pengusaha untuk
melaksanakan kegiatan usaha dibidang perdagangan dan jasa. Surat izin usaha perdagangan (SIUP)
diberikan kepada para pengusaha, baik perseorangan, firma, CV, PT, koperasi, maupun BUMN.
Kewajiban pemegang SIUP yaitu melaporkan kepada kepala kantor wilayah Departemen Perdagangan dan
Industri atau kantor Departemen Perdagangan yang menerbitkan SIUP apabila perusahaan tidak melakukan
lagi kegiatan perdagangan atau menutup perusahaan disertai dengan pembelian SIUP.

2. SITU (Surat Izin Tempat Usaha)

Setiap perusahaan yang ada perlu dan harus mengurus SITU, demi keamanan dan kelancaran usahanya.
SITU dikeluarkan oleh pemerintah Kabupaten atau Kotamadya sepanjang ketentuan-ketentuan Undang-
Undang Gangguan mewajibkannya.
Dalam menjalankan perusahaan, pengusaha yang bersangkutan wajib menaati syarat-syarat antara lain:
a. Keamanan
b. Kesehatan
c. Ketertiban
d. Syarat-syarat lain (mengutamakan tenaga kerja dari sekitarnya dan menjaga keindahan lingkungan, serta
penghijauan)

3. NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

Setiap pribadi yang berpenghasilan diatas penghasilan tidak kena pajak (PTKP), dan badan usaha wajib atau
harus mendaftarkan diri sebagai wajib pajak pada Kantor Pelayanan Pajak setempat dan akan diberikan
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Terhadap para wajib pajak yang tidak mendaftarkan dirinya sebagai
wajib pajak dan mendaftarkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), akan dikenakan sanksi pidana sesuai
dengan ketentuan Undang-undang Nomor X Tahun 2000, yaitu sebagai berikut: Barang siapa dengan
sengaja tidak mendaftarkan dirinya atau menyalahgunakan atau menggunakan tanpa hak NPWP, sehingga
dapat menimbulkan kerugian pada negara, dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya tiga tahun dan
atau denda setinggi-tingginya empat kali jumlah pajak yang terutang atau yang kurang atau yang tidak
dibayar.

4. NRP (Nomor Register Perusahaan) atau TDP (Tanda Daftar Perusahaan)

Berdasarkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang wajib daftar perusahaan, maka perusahaan
diwajibkan mendaftarkan ke kantor pendaftaran perusahaan, yaitu di Kantor Departemen Perdagangan
setempat. NRP (Nomor Register Perusahaan) disebut juga TDP. NRP/TDP wajib dipasang di tempat yang
mudah dilihat oleh umum. Nomor NRP/TDP wajib dicantumkan pada papan nama perusahaan dan
dokumen-dokumen yang dipergunakan dalam kegiatan usaha.

5. AMDAL (Analisis Mengenal Dampak Lingkungan)

AMDAL adalah suatu hasil studi yang dilakukan dengan pendekatan ilmiah, dipandang dari beberapa sudut
pandang ilmu pengetahuan, yang merupakan dampak penting usaha atau kegiatan yang terpadu yang
direncanakan terhadap lingkungan hidup dalam suatu kesatuan hamparan ekosistem dan melibatkan
kewenangan lebih dari satu instansi yang bertanggung jawab.