Anda di halaman 1dari 15

1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


HUKUM HOOKE



Disusun oleh:
Catur Agung Widiastuti
K2309010
Pendidikan Fisika A
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2012
2

RPP HUKUM HOOKE

Identitas Mata Pembelajaran
Sekolah : SMA
Kelas/Semester : XI/1
Mata Pelajaran
Alokasi Waktu
:
:
FISIKA
1 x 25 menit

I. Standar Kompetensi
Menganalisis gejala alam dan keteraturannya dalam cakupan mekanika benda
titik.
II. Kompetensi Dasar
Menganalisis pengaruh gaya pada sifat elastisitas bahan
III. Indikator
Kognitif Produk
1. Menjelaskan perbedaan antara tegangan dan regangan.
2. Meyebutkan persamaan matematis tegangan.
3. Menyebtkan persamaan matematis regangan.
4. Menyebutkan persamaan matematis modulus elastis
5. Menjelaskan hubungan antara gaya dan pertambahan panjang
benda.
6. Menyebutkan Bunyi Hukum Hooke.
7. Menyebutkan persamaan matematis Hukum Hooke.
8. Menerapkan rumus Hukum Hooke dalam penyelesaian soal hitungan
9. Menyebutkan aplikasi Hukum Hooke dalam kehidupan sehari- hari.
10. Menyebutkan persamaan matematis energi potensial pegas.
11. Menerapkan rumus energi potensial pegas dalam soal hitungan.
3

12. Menyebutkan persamaan matematis hukum kekekalan energi mekanik
pegas.
13. Menerapkan rumus hukum kekekalan energi mekanik pegas dalan soal
hitungan.
14. Menjelaskan konstanta pegas pada susunan pegas secara seri.
15. Menjelaskan konstanta pegas pada susunan pegas secara paralel.
*Indikator yang akan diajarkan adalah indikator nomor 5, 6, 7, 8, dan 9.
Kognitif Proses
1. Mendiskusikan demonstrasi Hukum Hooke.
2. Menganalisis hubungan antara gaya dengan pertambahan panjang pada
pegas.
Psikomotor
1. Mengamati pertambahan panjang pegas.
Afektif
1. Karakter:,menghargai pendapat teman.
2. Keterampilan sosial:bertanya dan menjawab serta bekerjasama dalam
kelompok diskusi.
A. Tujuan Pembelajaran
Ranah Kognitif Produk
1. Siswa dapat menjelaskan hubungan antara gaya dengan pertambahan
panjang benda melalui diskusi dengan benar.
2. Siswa dapat menyebutkan Bunyi Hukum Hooke melalui diskusi dengan
benar.
3. Siswa dapat menyebutkan persamaan matematis Hukum Hooke melalui
ceramah dengan benar.
4. Siswa dapat menerapkan rumus Hukum Hooke melalui penyelesaian soal
hitungan dengan benar.
4

5. Siswa dapat menyebutkan 2 aplikasi Hukum Hooke dalam kehidupan
sehari- hari melalui ceramah dengan benar.
Ranah Kognitif Proses
6. Siswa dapat mendiskusikan demonstrasi hukum Hooke yang dilakukan
oleh guru dengan benar.
7. Siswa dapat menganalisis hubungan antara gaya dengan pertambahan
panjang benda dengan benar.
Ranah Psikomotor
8. Siswa dapat mengamati pertambahan panjang pegas dengan benar.
Ranah Afektif
9. Siswa dapat menghargai pendapat teman melalui diskusi dengan baik.
10. Siswa dapat bertanya dan menjawab serta bekerjasama dalam kelompok
melalui diskusi dengan lancar.
B. Materi Pembelajaran
.Pemberian gaya sebesar F akan mengakibatkan pegas bertambah panjang
sebesar X . Besar gaya F berbanding lurus dengan X . Secara matematis
dirumuskan dengan persamaan berikut.
F = -k X
Keterangan:
F : gaya yang dikerjakan pada pegas (N)
X : penambahan panjang pegas (m)
k : konstanta pegas (N/m)
Persamaan di atas dapat dinyatakan dengan kata-kata sebagai berikut.
Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastisitas pegas, maka
pertambahan panjang pegas berbanding lurus (sebanding) dengan gaya
tariknya yang disebut dengan Hukum Hooke.

5

C. Model dan Metode Pembelajaran
Model pembelajaran : CTL
Metode pembelajaran :
1. Diskusi
2. Ceramah

D. Kegiatan Pembelajaran
Pendahuluan (2 menit)
1. Prasyarat konsep :
Menanyakan kembali tentang pengertian elastisitas dan gaya
2. Motivasi
Menanyakan kepada siswa perbedaan saat tidur di atas spring bed dan di atas
kasur? Saat tidur di atas spring bed kita akan merasa lebih nyaman dan empuk.
Mengapa demikian?
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran.

Kegiatan Inti ( 20 menit)
Eksplorasi:
1. Guru membagi siswa menjadi dua kelompok.
2. Guru membagikan LKS hukum Hooke kepada masing-masing kelompok.
3. Siswa memperhatikan demonstrasi mengenai hokum hooke yang ditayangkan
oleh guru
4. Guru meminta siswa untuk mendiskusikan demonstrasi bersama kelompok
masing-masing.
Elaborasi :
1. Guru meminta perwakilan dari tiap kelompok untuk membacakan hasil diskusi.
6

2. Guru meminta 1 siswa dari tiap kelompok lain untuk memberi taggapan
terhadap pendapat yang telah disampaikan dari perwakilan kelompok.
3. Guru mengarahkan siswa untuk melakukan diskusi kelas tentang hasil diskusi
tiap kelompok yang telah dibacakan untuk memperoleh kesimpulan
Konfirmasi :
1. Guru memberikan pelurusan dan penguatan konsep hukum Hooke.
2. Guru menyebutkan 2 aplikasi hukum Hooke dalam kehidupan sehari-hari
3. Guru memberikan contoh soal mengenai hukum Hooke.
Kegiatan Penutup (3 menit)
1. Merangkum konsep hukum Hooke
2. Evaluasi dan refleksi
Guru memberikan tugas rumah kepada siswa.
3. Tindak lanjut
Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan yang akan datang.
dan mengakhiri pelajaran dengan mengucapkan salam

E. Sumber Belajar
Buku Siswa : E-Book Fisika untuk SMA/MA Kelas XI, Setya
Nurachmandani halaman 68
Sarana : papan tulis, spidol
Media : pegas, beban, dan statif
F. Penilaian
1. Pengamatan afektif siswa.
2. Tugas individu
3. Bentuk instrumen : soal tertulis uraian
4. Instrumen: Soal Tugas Individu dan Lembar Penilaian


7

Lampiran 1
No Tujuan pembelajaran Soal Jawaban Skor
1. Siswa dapat menjelaskan
hubungan antara gaya
dengan pertambahan
panjang benda melalui
diskusi dengan benar.
Jelaskan hubungan
antara gaya dengan
pertambahan panjang
benda!
Besar gaya F berbanding
lurus dengan pertambahan
panjang (x). Semakin besar
F semakin besar pula
pertambahan panjangnya
(x), begitu juga sebaliknya.
15
2. Siswa dapat
menyebutkan Bunyi
Hukum Hooke melalui
diskusi dengan benar.
Sebutkan bunyi
Hukum Hooke!
Jika gaya tarik tidak
melampaui batas elastisitas
pegas, maka pertambahan
panjang pegas berbanding
lurus (sebanding) dengan
gaya tariknya
15
3. Siswa dapat
menyebutkan persamaan
matematis Hukum Hooke
melalui ceramah dengan
benar.
Bagaiman persamaan
matematis hokum
Hooke?
x k F

F=gaya (N)
k=konstanta pegas (N/m)
x=pertambahan panjang(m)
15
4. Siswa dapat menerapkan
rumus Hukum Hooke
melalui penyelesaian soal
hitungan dengan benar.
Sebuah pegas dengan
konstanta pegas 10
N/m, digantungi
beban dengan massa
5ka, Hitunglah
pertambahan panjang
pegas!(g=10m/s
2
)
Diket:

2
2
/ 10
5
/ 10
s m g
kg m
s m k


Ditanya: x=?
Jawab:
m x
x
x k g m
x k F
5
. 10 10 . 5





40
5 Siswa dapat Sebutkan 2 aplikasi Spring bed dan
Shockbeaker
15
8

10
skor
Nilai






















menyebutkan 2 aplikasi
Hukum Hooke dalam
kehidupan sehari- hari
melalui ceramah dengan
benar.

Hukum Hooke dalam
kehidupan sehari- hari
9

LEMBAR DISKUSI SISWA
HUKUM HOOKE

I. Tujuan
1. Menjelaskan hubungan antara gaya dengan pertambahan panjang benda
2. Menyebutkan bunyi Hukum Hooke
II. Alat dan Bahan
a. 1 buah mistar
b. 2 buah Pegas spiral
c. 4 buah beban
d. 1 buah statif dan klem

III. Langkah Kerja
1. Pasanglah sebuah pegas spiral dan mistar pada susunan statif seperti
ditunjukkan gambar di bawah ini!

2. Gantungkan sebuah beban di ujung pegas, kemudian amati dan ukur
pertambahan panjangnya!
3. Masukkan data pengamatan dalam table pengamatan!
4. Ulangi langkah 2 sampai 3 dengan menambah berat beban!
5. Ambil beban dan amati yang terjadi!
6. Ulangi langkah 1 4 dengan pegas yang berbeda!
10

7. Amati dan catat hasilnya pada table pengamatan!

IV. Hasil Pengamatan
g= 9,8 m/s
2

- Untuk pegas A
x
0
=.
No.
Massa
Beban
(kg)
Gaya
F=m.g (N)
Panjang Pegas
x (m)
Pertambahan
panjang x
(m)

(N/m)
1.
2.
3.
4.


-Untuk pegas B
x
0
=.
No.
Massa
Beban
(kg)
Gaya
F=m.g (N)
Panjang Pegas
x (m)
Pertambahan
panjang x
(m)

(N/m)
1.
2.
3.
4.


V. Pertanyaan
Diskusikan pertanyaan di bawah ini dengan teman sekelompokmu!
1. Apa yang terjadi jika pegas diberi beban?
Jawab : .

2. Apa yang terjadi jika pegas yang telah diberi beban, kemudian beban
diambil lagi?
11

Jawab :

3. Apabila beban ditambah, apa yang terjadi pada pegas?
Jawab :
4. Bagaimana hubungan pertambahan panjang pegas dengan gaya pegas?
Jawab :

5. Bagaimanakah perbandingan konstanta pegas A dan pegas B?
Jawab :
6. Dari jawaban nomor 4 dan 5, bagaimanakah bunyi Hukum Hooke?
Jawab :


VI. Kesimpulan
Hubungan antara gaya pegas dan pertambahan panjang pegas adalah


Bunyi Hukum Hooke adalah

.

...

12

KUNCI JAWABAN LEMBAR DISKUSI

Pertanyaan
Diskusikan pertanyaan di bawah ini dengan teman sekelompokmu!
1. Apa yang terjadi jika pegas diberi beban?
Jawab : pegas bertambah panjang
2. Apa yang terjadi jika pegas yang telah diberi beban, kemudian beban
diambil lagi?
Jawab : pegas kembali ke panjangnya semula (panjang awal)
3. Apabila beban ditambah, apa yang terjadi pada pegas?
Jawab : pegas akan semakin panjang atau bertambah panjang
4. Bagaimana hubungan pertambahan panjang pegas dengan gaya pegas?
Jawab : semakin besar gaya yang diberikan pada pegas, maka semakin
besar pula pertambahan panjangnya.
5. Bagaimanakah perbandingan konstanta pegas A dan pegas B?
Jawab : konstanta pegas A berbeda dengan konstanta pegas B.
6. Dari jawaban nomor 4 dan 5, bagaimanakah bunyi Hukum Hooke?
Jawab : besarnya pertambahan panjang pegas sebanding dengan gaya
yang bekerja pada pegas.

Kesimpulan
o Hubungan antara gaya pegas dan pertambahan panjang pegas adalah
semakin besar gaya yang diberikan pada pegas, maka semakin besar
pula pertambahan panjangnya.
o Bunyi Hukum Hooke adalah jika gaya tarik tidak melampaui batas
elastisitas pegas, maka pertambahan panjang pegas berbanding lurus
(sebanding) dengan gaya tariknya.



13

LAMPIRAN
HUKUM HOOKE
Suatu benda yang dikenai gaya akan mengalami perubahan bentuk
(volume dan ukuran). Misalnya suatu pegas akan bertambah panjang dari ukuran
semula, apabila dikenai gaya sampai batas tertentu. Pemberian gaya sebesar F
akan mengakibatkan pegas bertambah panjang sebesar X . Besar gaya F
berbanding lurus dengan X . Secara matematis dirumuskan dengan persamaan
berikut.
F = k X
Keterangan:
F : gaya yang dikerjakan pada pegas (N)
X : penambahan panjang pegas (m)
k : konstanta pegas (N/m)
Persamaan di atas dapat dinyatakan dengan kata-kata sebagai berikut.
Jika gaya tarik tidak melampaui batas elastisitas pegas, maka pertambahan
panjang pegas berbanding lurus (sebanding) dengan gaya tariknya. Pernyataan
tersebut dikemukakan pertama kali oleh Robert Hooke, seorang arsitek yang
ditugaskan untuk membangun kembali gedung-gedung di London yang
mengalami kebakaran pada tahun 1666. Oleh karena itu, pernyataan di atas
dikenal sebagai hukum Hooke.
Sifat pegas seperti yang dinyatakan oleh hukum Hooke tidak terbatas pada
pegas yang diregangkan. Pada pegas yang dimampatkan juga berlaku Hukum
Hooke, selama pegas masih pada daerah elastisitas. Sifat pegas seperti itu banyak
digunakan di dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada neraca pegas, bagian-
bagian tertentu mesin, dan peredam kejut pada kendaraan bermotor.




14

TUGAS RUMAH
1. Jelaskan hubungan antara gaya dengan pertambahan panjang benda!
2. Sebutkan bunyi Hukum Hooke!
3. Bagaiman persamaan matematis hokum Hooke?
4. Sebuah pegas dengan konstanta pegas 10 N/m, digantungi beban dengan
massa 5ka, Hitunglah pertambahan panjang pegas!(g=10m/s
2
)
5. Sebutkan 2 aplikasi Hukum Hooke dalam kehidupan sehari- hari
















15

Rubrik :
A1 : Siswa bekerja sama dalam kelompok diskusi
1= tidak pernah
2= Jarang
3 = Sering
4 = Selalu
A2 : Siswa mengahargai pendapat teman
1= tidak pernah
2= Jarang
3 = Sering
4 = Selalu
A3= Siswa aktif bertanya dan menjawab pertanyaan guru
1 = Tidak menjawab atau bertanya sama sekali
2 = 1 kali bertanya dan menjawab
3 = 2 kali bertanya dan menjawab
4 = Lebih dari 2 kali
Nilai :
Kurang : TS 4
Baik :4 <TS< 7
Cukup : TS 8