Anda di halaman 1dari 26

Resume FG 1: Antenatal

Apri Yeni, 1206218713
Dewi Sri Handaani, 1206218!!2
"ntan Setia #udi, 1206218801
$at%i&an R'(, 1206218833
Sel)i *+ta)ia, 1206218,0,
A' Alat-alat an. Di.una+an pada /emeri+saan Antenatal
Masa antenatal merupkan masa yang terjadi sebelum kelahiran. Pada masa
ini membutuhkan sebuah pemeriksaan diagnostis yang melibatkan pengujian janin
sebelum lahir (prenatal) untuk menentukan apakah janin memiliki kelainan
tertentu, termasuk keturunan tertentu atau gangguan genetik spontan. Pemeriksaan
ini menggunakan sebuah alat-alat penunjang pemeriksaan antenatal untuk
mengetahui kondisi janin dalam kandungan. Alat-alat yang digunakan untuk
pemeriksaan antenatal diantaranya adalah Ultrasonografi (US), Soni!aid,
"ardiotokografi (#$), Stetoskop Pinard, dan %oppler. Setiap alat memiliki
fungsi yang berbeda dalam memberikan gambaran keadaan janin dalam
kandungan.
&erikut ini akan dijelaskan lebih lengkap dari masing-masing alat yang
digunakan dalam pemeriksaan antenatal.
1' Stet0s+0p /inard
Stetotoskop Pinard merupakan sebuah stetoskop yang digunakan untuk
mendengarkan denyut jantung janin. Melalui alat ini petugas kesehatan dapat
memastikan bah'a yang didengarnya adalah jantung janin. &unyi jantung janin
terdengar seperti denyutan ganda yang !epat (terkadang terdengar seperti bunyi
ketukan) dengan frekuensi (()-(*) denyutan per menit. +al ini dapat dibedakan
dengan jelas dari frekuensi jantung ibu (kira-kira ,) denyut per menit) jika
didengarkan dengan stetoskop Pinard (-ohnson . $aylor, /))0).

Prosedur penggunaan stetoskop Pinard (-ohnson . $aylor, /))0)1
• 2akukan pemeriksaan abdomen
• 2etakkan stetoskop Pinard di daerah perkiraan bunyi jantung janin dapat
terdengar
• 2epaskan tangan dari stetoskop sehingga terjadi kontak langsung antara
telinga, stetoskop dan abdomen ibu (hal ini dapat meningkatkan 3arian bunyi)
• %engarkan dan hitung bunyi jantung janin (denyut ganda yang terdengar
!epat, terdengar seperti bunyi ketukan) selama satu menit. Se!ara simultan
palpasi denyut radial ibu
• %iskusikan hasil pemeriksaan dengan ibu
• %okumentasikan hasilnya dan lakukan tindakan yang sesuai
2' S0ni1aid
Salah satu keuntungan dari penggunaan soni!aid adalah ibu dapat
mendengar denyut jantung janin dan dapat meyakinkannya. #ara ini sangat
bermanfaat bagi usia gestasi kurang dari /4 minggu, di saaat bunyi jantung janin
belum dapat didengar dengan jelas menggunakan stetoskop Pinard (-ohnson .
$aylor, /))0).
Prosedur penggunaan soni!aid (-ohnson . $aylor, /))0)1
• 2akukan pemeriksaan abdomen (gunakan stetoskop Pinard bila tepat)
• 5leskan jeli konduktif yang sesuai pada soni!aid
• 2etakkan soni!aid di tempat bunyi jantung janin diperkirakan dapat terdengar
• +itung denyut jantung dalam satu menit (beberapa soni!aid memberikan hasil
pemba!aan digital)
• -elaskan pada ibu tentang bunyi lain yang mungkin terdengar, seperti bunyi
gergaji janin, aliran darah uterin atau pulsasi tali pusat
• &ersihkan jeli yang menempel di abdomen dan soni!aid
• %iskusikan dengan ibu tentang hasil pemeriksaan
• %okumentasikan hasil pemeriksaan dan lakukan tindakan yang sesuai
3. 2ardi0t0+0.ra&i 3Cardiotocography 456G78
#$ berguna untuk memantau kesejahteraan janin dengan !ara merekam
pola denyut jantung dihubungkan dengan gerakan janin atau kontraksi rahim.
Perut ibu akan ditempeli / alat, yaitu alat deteksi denyut jantung janin dan alat
deteksi kontraksi selama ()-(* menit. &ila terdeteksi perlambatan denyut jantung
janin, bisa menandakan adanya ga'at janin akibat fungsi plasenta yang tidak baik
dan harus segera diberi pertolongan (&enson . Pernoll, /))6).
"ardiotokografi atau yang biasa disebut Electronic Fetal Monitoring
(78M) telah banyak digunakan, tetapi merupakan praktik dengan hasil e3aluasi
buruk ('alsh, (664 dalam -ohnson . $aylor, /))0)). Penggunaan alat ini tidak
dianjurkan pada 'anita dengan persalinan normal dan hanya boleh digunakan
untuk persalinan dengan penyulit, tetapi bukti-bukti yang mendukung hal ini
masih sedikit (9alsh, (664 dalam (-ohnson . $aylor, /))0)). M:%:;S ((66<
dalam -ohnson . $aylor, /))0)) menyatakan bah'a penggunaan 78M yang
kontinu dapat1
• Mengurangi mobilitas selama persalinan dan membatasi penggunaan berbagai
posisi alternatif
• Menambah beban persalinan sehingga lebih banyak analgesia yang digunakan
• Meningkatkan jumlah inter3ensi, missal pemeriksaan 3agina, pengambilan
sampel darah janin
• Meningkatkan risiko persalinan dengan alat atau dengan operasi

Pada masa antenatal, pemantauan dengan #$ dilakukan bila terdapat
penyimpangan dari kondisi normal ibu atau janin. -enis monitor dapat ber3ariasi,
tetapi prinsipnya adalah bah'a jantung janin dan tekanan uterus dapat dipantau
se!ara abdominal atau di dalam uterus, seperti gambar berikut ini1
%apat terjadi pengaruh listrik, sumber utama terjadinya hal ini adalah
penggunaan mesin $7=S. 8rekuensi jantung janin dan akti3itas uterus di!etak
pada kertas grafik, mengindikasikan frekuensi, kekuatan dan lamanya kontraksi.
Perubahan tekanan uterus tidak persisi sama dengan kekuatan kontraksi yang
ter!etak di kertas, oleh karena itu pemantauan rutin akti3itas uterus oleh tenaga
kesehatan tidak dapat digantikan dengan mesin ini. Pada saat janin bergerak,
hubungan dapat terputus, dan disertai peningkatan frekuensi jantung janin. 2ama
'aktu terputusnya hubungan bergantung pada kondisi ibu dan janin, terkadang
terjadi minimal /) menit (-ohnson . $aylor, /))0).
Prosedur penggunaan monitor #$ (-ohnson . $aylor, /))0)1
• %apatkan persetujuan tindakan
• 2akukan pemeriksaan abdomen dan auskultasi jantung janin menggunakan
stetoskop Pinard
• Posisikan ibu pada posisi semi fowler atau duduk> posisinya dapat diubah
setelah monitor dipasang
• 5leskan jeli pada transducer ultrasonografi
• Pasang transducer di daerah tempat bunyi jantung janin diperkirakan dapat
didengar, sinyal yang terjadi menunjukkan bah'a posisinya sudah benar
• "en!angkan transducer pada posisinya dengan menggunakan sabuk abdomen
• Pasang tokodinamometer pada fundus uterus dan ken!angkan dengan sabuk
abdomen
• &ila mesin tidak otomatis, atur tekanan mesin (dengan uterus rileks) sekitar (/
mm+g
• Mulai men!etak pada kertas, !atat tangal, nama ibu dan nomor registrasi,
'aktu dan hal lainnya yang berkaitan seperti tanda tangan tenaga kesehatan
• Periksa apakah pen!etakan otomatis 'aktu sudah benar
• Anjurkan ibu untuk men!atat gerakan janin
• 2epas monitor bila sudah yakin bah'a hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi
normal
• &ersihkan sisa jeli yang ada di perut
• %iskusikan hasilnya dengan ibu
• %okumentasikan hasil pemeriksaan dan lakukan tindakan yangs esuai
• &ersihkan alat-alat
!' 9ltras0n0.ra&i 49SG7
Sebuah tes US menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi,
terdengar ke telinga manusia, yang dihantarkan melalui perut ibu melalui alat
yang disebut transducer untuk melihat bagian dalam perut. %engan US, gema
di!atat dan diubah menjadi 3ideo atau gambar foto bayi yang terlihat dalam
monitor (A. de -ong, dkk, /)(0). elombang suara frekuensi tinggi yang
digunakan untuk menghasilkan gambar terlihat dari pola e!hos dibuat oleh
jaringan dan organ, termasuk bayi di rongga amnion. 7mbrio berkembang
pertama dapat di3isualisasikan pada sekitar < minggu kehamilan. 5rgan internal
utama dan ekstremitas menentukan apakah ada kelainan yang dapat di!apai antara
(< sampai /) minggu kehamilan. Meskipun US adalah !ara yang dapat
diandalkan dan aman untuk mengetahui tentang pertumbuhan dan perkembangan
bayi dan kesejahteraan kehamilan, mungkin tidak selalu dapat memberikan
informasi yang lengkap karena sejumlah faktor. %engan kata lain, adalah
mungkin bah'a kelainan yang ada mungkin tidak terdeteksi oleh US (&#
9omen?s +ospital, /)(@).
Ultrasonografi biasanya dilakukan selama kehamilan. US merupakan
prosedur non-in3asif sehingga tidak berbahaya untuk ibu atau janin.
Ultrasonografi sering digunakan untuk memeriksa kelainan pada janin ketika
seorang 'anita hamil memiliki hasil abnormal pada tes darah prenatal atau
ri'ayat keluarga !a!at lahir. +asil US dapat menunjukkan kelainan kromosom
pada janin, tetapi ultrasonografi tidak dapat mengidentifikasi masalah khusus.
%alam kasus tersebut, amnio!entesis dapat direkomendasikan (%ungan, -.S,
/)(0).
Meskipun pemeriksaan US bisa sangat berguna untuk menentukan
ukuran dan posisi janin, ukuran dan posisi dari plasenta, jumlah !airan ketuban,
dan penampilan anatomi janin, kelainan potensial dalam struktur tulang dan organ
bayi tumbuh, konfirmasi usia kehamilan, Men!ari plasent, Menunjukkan apakah
janin masih hidup, Menentukan berapa banyak janin, Setelah bulan ketiga,
mendeteksi jelas !a!at lahir struktural tertentu, termasuk otak, saraf tulang
belakang, jantung, ginjal, lambung, dinding perut, dan tulang, %alam / trimester,
mendeteksi !a!at struktural yang !enderung menunjukkan peningkatan risiko
kelainan kromosom pada janin, ada keterbatasan untuk prosedur ini. "elainan
yang halus mungkin tidak terdeteksi sampai akhir kehamilan, atau tidak terdeteksi
sama sekali. Sebuah !ontoh yang baik dari ini adalah sindrom %o'n (trisomi /()
dimana kelainan morfologi sering tidak ditandai, tetapi hanya halus, seperti
penebalan nu!hal (%ungan, -.S, /)(0).

,' D0ppler
8etal %oppler adalah alat diagnostik yang sering digunakan untuk
mendeteksi detak jantung janin pada ibu hamil. 8rekuensi normal (/)-(<) kali
per menit. &ila kurang dari (/) kali atau lebih dari (<) kali, kemungkinan terjadi
kega'atan janin, harus segera diambil tindakan sesuai usia kehamilan dan faktor
penyebab. &ila tidak ditemukan bunyi detak jantung janin, kemungkinan bayi
meninggal. Untuk itu perlu dipastikan dengan pemeriksaan US (&enson .
Pernoll, /))6).
8etal %oppler menggunakan sensor Ultrasound dengan frekuensi / M+A
untuk mendeteksi detak jantung janin berdasarkan prinsip doppler, yaitu
memanfaatkan prinsip pemantulan gelombang elektromagentik yang dipan!arkan
oleh sensor ultrasound. Alat ini sangat berguna untuk mengetahui kondisi
kesehatan janin, dan aman digunakan dan bersifat non in3asif. 8etal %oppler
memberikan informasi tentang janin mirip dengan yang disediakan oleh stetoskop
janin. Satu keuntungan dari fetal %oppler dibanding dengan stetoskop janin
(murni akustik) adalah output audio elektronik, yang memungkinkan orang selain
pengguna untuk mendengar detak jantung. 8etal dopler juga mempermudah
seorang bidan dalam menghitung denyut jantung janin tanpa harus berkonsentrasi
penuh dalam menghitung %enyut -antung -anin (9ebM%, /))*).
Alat dan bahan
- %oppler
- -elly
Prosedur pemeriksaan1
a. &aringkan ibu hamil dengan posisi terlentang
b. &eri jelly pada doppler Blinea! yang akan digunakan
!. $empelkan doppler pada perut ibu hamil didaerah punggung janin.
d. +itung detak jantung janin 1
i. %engar detak jantung janin selama ( menit, normal detak jantung janin (/)-
(0) B menit.
ii. &eri penjelasan pada pasien hasil pemeriksaan detak jantung janin
e. -ika pada pemeriksaan detak jantung janin, tidak terdengar ataupun tidak ada
pergerakan bayi, maka pasien diberi penjelasan dan pasien dirujuk ke ;S.
f. Pasien dipersilahkan bangun
g. #atat hasil pemeriksaan jantung janin pada buku "art :bu dan &uku ":A
#' /emeri+saan Fisi+ Antenatal dan /r0sedurna
Pemeriksaan fisik ibu hamil pada kunjungan yang pertama kadang-kadang
merupakan pemeriksaan tubuh lengkap yang dialami untuk pertama kalinya sejak
usia kanak-kanak. Petugas yang melakukan pemeriksaan pada ibu hamil harus
menyadari hal ini dan dengan demikian membantunya dalam menjalani
pemeriksaan tersebut. "adang keadaan asimtomatik namun serius (seperti
penyakit tuberkulosis, tumor payudara, penyakit kardio3askular, anemia)
ditemukan untuk pertama kali. Problem lain yang tidak begitu serius dapat di
nekali dan diatasi se!ara dini sebelum akibatnya dirasakan. "andung kemih yang
ksosng membuat pemeriksaan terasa lebih nyaman bagi ibu hamil dan juga akan
memberikan lebih nyaman bagi ibu hamil dan juga akan memberikan lebih
banyak informasi bagi dokter.
/en.amatan 9mum
Pengamatan se!ara umum meliputi hal-hal berikut1
(. $inggi badan (diukur pada kunjungan pertama)
$ubuh yang pendek dapat menjadi indikator gangguan genetik. "arena
tinggi yang pasti sering kali tidak diketahui dan tinggi badan berubah
seiring peningkatan usia 'anita, tinggi badan harus di ukur pada saat a'al
kunjungan. -ika tubuh klien lebih pendek daripada tubuh anggota keluarga
yang lain atau tinggi badannya melebihi dua de3iasi standar di ba'ah
rerata, konsul dengan konselor genetik tentang perlunya e3aluasi sindrom
$urner.
/. &erat badan (ditimbang pada kunjungan pertama)
&erat badan ditimbang pada a'al untuk membuat rekomendasi
penambahan berat badan pada 'anita hamil dan untuk membatasi
kelebihan atau kekurangan berat. Selama bertahun-tahun banyak saran
telah diajukan tentang penambahan berat ideal pada 'anita hamil.
;ekomendasi penambahan berat badan sebagai berikut
- (/,* sampai (,,* kg untuk 'anita dengan berat-untuk tinggi badan
yang normal selama masa hamil (:M$ (6,4 sampai /<)
- (0 sampai /) kg untuk 'anita dengan berat badan rendah (:M$ kurang
dari (6,4)
- ,,* sampai (/,* untuk 'anita dengan berat badan berlebih (:M$ /<,(
sampai /6)
- Sekurang-kurangnya ,,* kg untuk 'anita obese (:M$ lebih dari /6)
@. #ara berjalan-dilihat apakah terdapat kelumpuhan, kekakuan
0. Postur dan bangun tubuh
*. 9arna dan tekstur kulit
Perubahan kulit yang sering terjadi pada masa hamil men!akup
pigmentasi pada 'ajah (kloasma), pada areola dan puting susu, stria
gra3idarum, spider ne3i, serta linea nigra. Periksa 'arna, adanya ruam,
massa, lesi, jaringan parut, tanda penganiayaan fisik, danbukti
penyalahgunaan obat.
<. Animasi umum dan 3italitas
/emeri+saan 9mum
+al-hal berikut ini diperiksa dalam pemeriksaan umum1
(. $ekanan darah, denyut nadi, tangan, dan kuku
a. $ekanan darah
Penentuan tekanan darah ($%) sangat penting pada masa hamil karena
peningkatan $% dapat membahayakan kehidupan ibu dan bayi. Pada
kehamilan normal, $% sedikit menurun sejak minggu ke-4. "ondisi ini
menetap sepanjang trimester kedua dan kemudian mulai kembali ke
$% sebelum hamil
b. %enyut nadi
%enyut nadi maternal sedikit meningkat selama masa hamil, tetapi
jarang melebihi ()) denyut permenit (dpm). #urigai hipotiroidisme
jika denyut nadi lebih dari ()) dpm. Periksa adanya eksoftalmia dan
hiperrefleksia yang menyertai. Apabila denyut nadi lebih dari ())
dpm, instruksikan melakukan $@ dan $0 bebas. +ipertiroidisme tidak
terjadi jika tidak terdapat takikardi
/. Mulut-gigi, lidah, bibir, gusi
@. 2eher-tiroid
"elenjar tiroid sedikit membesar selama masa hamil akibat hiperplasia
kelenjar dan peningkatan 3askularitas. =amun ini tidak menyebabkan
torimegali. +ipotiroidisme sulit di deteksi selama masa hamil karena
banyak gejala hipotiroidisme, yakni keletihan, penambahan berat, dan
konstipasi, yang menyerupai gejala-gejala kehamilan.
0. %ada-jantung dan paru-paru di asukultasi, suara pernapasan diamati
a. Pemeriksaan paru
Pemeriksaan paru harus men!akup obser3asi sesak napas, napas
dangkal, napas !epat, pernapasan tidak teratur, guarded respiration,
mengi, batuk, dan dispnea. Pemeriksaan paru biasanya merupakan
tindakan yang sangat membantu dalam menegakkan diagnosis
bronkitis atau pneumonia. %engarkan adanya krekles, mengi, dan
penurunan bunyi napas.
b. Pemeriksaan -antung
Mumur jantung sistolik ditemukan pada 6)C 'anita hamil. Mumur
terjadi karena tekanan darah ibu selama hamil meningkat se!ara
men!olok. Pada akhir kehamilan, 0*C 3olume darah 'anita lebih
tinggi dari pada 3olume darah 'anita tidak hamil.
*. Abdomen diinpeksi dan dipalpasi> jaringan parut, hernia, massa> apakah
uterus dapat diraba le'at perut
<. "eadaan umum kaki
/emeri+saan /audara
Payudara diperiksa sebagai berikut1
(. Penampakan payudara
2. Palpasi untuk menemukan benjolan atau penebalan
$es DprotaktilitasE harus menjadi bagian pemeriksaan payudara pada
'anita yang sebelumnya tidak mampu menyusui dengan baik. $ekan
jaringan payudara dengan ibu jari dan telunjuk satu in!i diba'ah areola.
-ika puting susu menonjol ke depan, bayi kemungkinan tidak akan
mengalami kesulitan mengisap.
@. Penampakan puting-normal, rata dan masuk ke dalam (in3ersi), men!u!uk
keluar
/emeri+saan /an..ul 4:a.inal7
Pemeriksaan 3agina (vaginal toucher) meliputi pemeriksaan berikut ini1
(. :nspeksi 3ul3a- inflamasi, 3arises, benjolan, abnormalitas lainnya, tanda-
tanda kelahiran sebelumnya
/. Pemeriksaan spekulum untuk melihat ser3iks dan 3agina> kelahiran
sebelumnya, laserasi ser3iks
@. Sediaan apus ser3iks dibua> bila perlu, juga dilakukan usapan (s'ab)
untuk kultur
0. Pemeriksaan bimanual (dengan menggunakan kedua belah tangan)-palpasi
untuk menentukan ukuran uterus, kelunakan ser3iks, adanya massa yang
abnormal
*. Pemeriksaan untuk untuk memperkirakan kapasitas panggul-palpasi titik
patokan pada tulang (tuber iskiadium, promontorium sakrum dan ujung
sakrum)
<. :nspeksi perineum- ukuran, bukti adanya jahitan sebelumnya
;adwal antenatal care adala% se<a.ai <eri+ut
(. $risemester : dan ::
a. Sebulan sekali
b. Pengambilan data hasil laboratorium
!. Pemeriksaan ultrasonografi
d. =asihat diet
- 7mpat sehat lima sempurna
- Protein ),*Bkg &&, ditambah satu telurBhari
e. 5bser3asi
- Penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan
- "omplikasi kehamilan
f. ;en!ana
- Mengobati penyakit
- Menghindari terjadinya komplikasi kehamilan :B::
- :munisasi tetanus
/. $risemester :::
a. Setiap dua minggu, kemudian seminggu sampai tanda kehamilan tiba
b. 73aluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan
!. %iet empat sehat lima sempurna
d. Pemeriksaan ultrasonografi
e. :munisasi tetanus ::
f. 5bser3asi
- Penyakit yang menyertai kehamilan
- "omplikasi hamil trisemester :::
- &erbagai kelainan kehamilan trisemester :::
g. ;en!ana pengobatan
h. =asihat dan petunjuk tentang
- $anda inpartu
- "emana harus datang untuk melahirkan
C. /emeri+saan Head to Toe pada "<u /renatal
Pemeriksaan fisik merupakan peninjauan dari ujung rambut sampai ujung
kaki pada setiap system tubuh yang memberikan informasi objektif tentang klien
dan memungkinkan pera'at untuk mebuat penilaian klinis. "eakuratan
pemeriksaan fisik mempengaruhi pemilihan terapi yang diterima klien dan
penetuan respon terhadap terapi tersebut (Potter dan Perry, /))*)
Pendekatan pengkajian fisik dapat menggunakan pendekatan head to toe (kepala
ke kaki). Pendekatan ini dilakukan mulai dari kepala dan se!ara berurutan sampai
ke kaki. Mulai dari 1 keadaan umum, tanda-tanda 3ital, kepala, 'ajah, mata,
telinga, hidung, mulut dan tenggorokan, leher, dada, paru, jantung, abdomen,
punggung, genitalia, rektum, dan ekstremitas.
Pemeriksaan head to toe meliputi1
• "epala1 &entuk kepala, kebersihan, 'arna rambut, tekstur rambut,
distribusi rambut, rontok.kusamBpe!ah, tebalBtipis, lurusBkeringBikal,
lesiBpembengkakan dikepala, ada keluhan atau tidak.
• 9ajah1 #loasmagra3idarum (hiperpigmentasi kulit 'ajah) adaBtidak,
edemaBtidak (klien pre eklamsi), pu!atBtidak
• Mata1 &entuk, lingkar mata, konjugti3a anemisBtidak, s!lera i!terusBtidak,
pupil isokorBtidak, reflek pupil terhadap !ahaya FB-, peningkatan tekanan
intra okuler ($:5) adaBtidak, ketajaman penglihatan, lapang pandang,
pergerakan bola mata.
• +idung1 &entuk, pernapasan !uping hidung adaBtidak, 'arna mukosa
hidung (trimester : lembab dan kemerahan), pengeluaran adaBtidak,
keadaan suniusBpolip, peradangan, fungsi pen!iuman
• $elinga1 &entuk, keadaan kanalis, kebersihan, serumen, pengeluaran, nyeri
adaBtidak, alat &antu pendengaran, fungsi pendengaran (detik jam, gesekan
rambut dan garputala)
• Mulut1 "eadaan bibir (saria'an, sianosisB pu!atB bengkak) kebersihan dan
keadaan gigi, !aries (!arier biasanya meningkat pada ibu hamil karena
hipersali3asi), 2engkapBtidak, keadaan gusi (epulisBbengkak), lidah kotorB
lesiB pe!ah-pe!ahB peradangan, bau mulut, tonsil, fungsi penge!apan.
• 2eher 1 "elenjar tiroid, kelenjar limfe, peningkatan 3ena jugularis, kaku
kuduk, hiperpigmentasi kulit adaBtidak.
• %adaB$horaks1 &entuk, irama pernafasan, suara nafas, retraksi dinding
dada adaBtidak, suara perkusi dada, premitus taktil dada, ekspansi paru
• -antung1 nyeri dada, denyut i!tus !ordis, bunyi jantung, irama jantung,
pembesaran, frekuensi heart rate
• Payudara1 &entuk, pembengkakan, 'arna areola, keadaan puting
mamaeBnipel, pengeluaran, hiperpigmentasi kulit
• Abdomen1 $anda piska!ek, linea, striae, kebersihan, peristalti! usus,
2eopold
• Panggul1 Pengukuran panggul luar, bentuk panggul
• enetalia1 "ebersihan 3ul3a, se!ret 3agina meningkatBtidak, tanda
!had'ik, bekas luka episiotomi, 3arises
• 7kstremitas1 #ara berjalan, 3arises pada kaki, edema, refleks patela
(hiperektensiBstasis), trisep dan bisep
D' 6es $a<0rat0rium pada "<u Hamil
$erdapat beberapa tes laboratorium yang umumnya dilakukan selama
masa a'al kehamilan. $es tersebut bertujuan untuk melakukan deteksi dan
inter3ensi lebih dini jika terjadi gangguan. $es yang umum dilakukan adalah
urinalisis dan tes darah. Pemeriksaan urinalisis meliputi analisa albumin, glukosa,
keton, dan bakteria. $es darah meliputi hitung darah lengkap (hemoglobin,
hematokrit, sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit), golongan darah,
faktor ;+, rubella, hepatitis &, +:G, Sifilis s!reening, dan smear ser3iks. &erikut
tes-tes tersebut dan kegunaannya (;i!!i, /)),)1
(. $es hitung darah lengkap 1
Merupakan tes untuk memeriksa tingkat hemoglobin dan hematokrit
serta mengetahui jumlah sel darah merah untuk mendeteksi anemia,
jumlah sel darah putih untuk mendeteksi adanya infeksi, dan jumlah
trombosit untuk mengetahui kemampuan dalam pembekuan darah.
/. olongan darah 1
Merupakan tes untuk mengetahui golongan darah dan jenis ;h ibu
untuk mengatasi adanya ketidak!o!okan dengan jenis ;h janin.
@. $iter ;ubella
Merupakan tes untuk mendeteksi adanya antibodi terhadap 3irus yang
menyebabkan German measles.
0. +epatitis &
Merupakan tes untuk mendeteksi adanya hepati! antibody surfa!e
antigen (+bsAg) dalam darah yang digunakan untuk menentukan
apakah ibu menderita hepatitis &
*. $es +:G
Merupakan tes untuk mendeteksi terdapatnya 3irus +:G pada ibu,
sehingga jika didapatkan hasil positif, ibu akan diberikan medikasi
antiretro3iral untuk men!egah penularan +:G ke janin
<. Sifilis s!reening
Merupakan tes untuk mendeteksi sifilis agar dapat dilakukan tindakan
pen!egahan penularan ke janin
,. Smear ser3ikal
Merupakan tes untuk mendeteksi gangguan seperti kanker sek3iks
ataupun infeksi seperti gonorhea, klamidia, dan lain-lain
=' 20ndisi-+0ndisi >0rmal Yan. #iasana Ditemu+an /ada 2lien Yan.
Diperi+sa atau Dit0l0n. /ada ?asa /er+em<an.an Antenatal
a' /eru<a%an Fisi+
1' Sistem Repr0du+si
&agian reproduksi yang mengalami perubahan selama kehamilan sebagai
berikut 1
=o. &agian yang
berubah
Perubahan yang terjadi
(. Aksis
+ipotalamus
H +ipofisis
Selama hamil kadar estrogen dan progesteron yang
meningkat menekan sekresi folli!le-stimulating hormone
(8S+) dan luteiniAing hormone (2+). Maturasi folikel dan
pelepasan o3um tidak terjadi. Siklus menstruasi berhenti
(tanda kemungkinan kehamilan).
/. Uterus $erjadi pada trimester pertama, pembesaran uterus
distimulasi oleh hormon estrogen dan progesteron yang
tinggi, hyperplasia dan hipertrofi otot menyebabkan
pembesaran, terjadi perubahan bentuk dan posisi, dinding H
dinding otot menguat dan menjadi lebih elastis, uterus
berotasi kekanan akibat pembesaran.
@. Gagina Mukosa 3agina menebal, jaringan ikat longgar, hipertrofi
otot polos dan pemanjangan. P+ sekresi 3agina menjadi
lebih asam (rentan terkena infeksi), peningkatan
3askularisasi 3agina menyebabkan peningkatan sensiti3itas
yang menimbulkan keinginan dan bangkitan seksual, edema
dan 3arises 3ul3a terjadi karena relaksasi pembuluh darah
dan uterus yang bertambah berat, peningkatan stimulasi
estrogen dan progesteron pada ser3iks menghasilkan !airan
mukoid berlebihan.
0. Payudara $erjadi sejak minggu ke-< gestasi, peningkatan sensiti3itas,
rasa geli, dan rasa berat, putting susu membesar , sekitar
areola berubah 'arna, laktasi terhambat sampai kadar
estrogen menurun, sekresi prakolostrum yang !air-jernih-
dan kental dapat dikeluarkan dari puting susu.
*. Ser3iks $erjadi antara minggu ke-< dan 4, ser3iks menjadi lebih
lembut dikarenakan 3asokongesti. "elenjar endoser3ikal
meningkatkan jumlah dan ukuran, memproduksi lebih
banyak mukus ser3ikal sehingga melindungi tulang ser3ikal
dan melindungi dari in3asi bakteri.
<. 53arium 53arium membesar pada minggu ke (/ dan (0, proses
o3ulasi berhenti selama kehamilan karena peningkatan
kadar estrogen dan progesteron yang memblok sekresi 8S+
dan 2+ dari anterior pituitary.
2' Sistem 2ardi0)as+uler
Perubahan kardio3askuler melindungi fungsi fisiologis normal 'anita,
memenuhi kebutuhan metabolik tubuh saat hamil, dan menyediakan kebutuhan
untuk perkembangan dan pertumbuhan janin. +ipertrofi atau dilatasi ringan
jantung, bunyi splitting S( dan S/ lebih jelas terdengar, S@ juga terdengar lebih
jelas, murmur ejeksi sistolik juga terdengar diatas daerah pulmonal yang
disebabkan oleh peningkatan !urah jantung dan 3olume darah. Antara minggu ke
(0 dan /), denyut meningkat perlahan (men!apai () H (* kali per menit).
$ekanan darah brakialis pada ibu dipengaruhi oleh posisi tubuhnya karena
posisi uterus dapat menghambat daerah balik 3ena. $ekanan tertinggi terjadi pada
saat ibu hamil duduk dan terendah saat berbaring dengan posisi rekumben lateral
kiri. Selama pertengahan pertama masa hamil tekanan sistolik dan diastolik
menurun *-() mm+g karena 3asodilatasi perifer akibat perubahan hormonal dan
trimester ketiga tekanan darah ibu harus sama ke nilai tekanan darah trimester
pertama.
Golume darah dan komposisinya meningkat selama minggu ke () -(/.
=amun, nilai hemoglobin dan hematokrit menurun. Sel darah putih total
meningkat pada trimester kedua dan men!apai pun!ak sampai trimester ketiga.
#urah jantung meningkat @)-*) persen pada minggu ke @/ dan menurun sekitar
/)C pada minggu ke 0). 9aktu sirkulasi sedikit menurun pada minggu ke @/ dan
ke!enderungan koagulasi lebih besar selama masa hamil.
3' Sistem /ernapasan
"ebutuhan oksigen ibu meningkat sebagai respons terhadap per!epatan
laju metabolik dan peningkatan kebutuhan oksigen jaringan uterus dan payudara.
Perubahan H perubahan yang terjadi pada sistem pernapasan yaitu 1
a. Peningkatan kadar estrogen menyebabkan ligament pada kerangka iga
berelaksasi sehingga ekspansi rongga dada meningkat.
b. Panjang paru H paru berkurang karena rahim membesar.
!. $inggi diafragma bergeser sebesar 0 !m.
d. Golume tidal meningkat @)-0)C sehingga ibu hamil bernapas menggunakan
pernapasan dada dibanding pernapasan perut.
e. "ebanyakan 'anita merasa lemah dan letih karena adanya peningkatan
akti3itas metabolik.
f. $ekanan #5
/
menurun sekitar * mm+g akibat peningkatan progesterone.
!' Sistem ?us+ul0s+eletal
Peningkatan distensi perut membuat panggul miring kedepan, penurunan
tonus otot perut, dan peningkatan beban berat badan menimbulkanpenyesuaian
ulang (realignment) kuvatura spinalis. :bu hamil mempertahankan keseimbangan
tubuhnya akibat pusat gra3itasi bergeser kedepan dengan membentuk kur3atura di
daerah ser3ikodorsal dan kur3a lumbosarkum semakin melengkung.
Perubahan-perubahan yang terjadi biasanya menimbulkan ketidaknyaman
pada muskuloskeletal. ;elaksasi ringan dan peningkatan mobilitas sendi panggul
normal selama masa hamil akibat elastisitas dan pelunakan jaringan kolagen,ikat,
serta peningkatan hormon steroid yang bersirkulasi. Setelah melahirkan tonus otot
se!ara bertahap kembali namun pemisahan otot (disastatis re!ti abdominis)
menetap.
,' Sistem >eur0l0.i
Perubahan fisiologis dapat juga menyebabkan timbulnya gejala neurologis
dan neuromuskularis seperti 1
 "ompresi saraf panggul atau statis 3as!ular.
 2ordosis dorsalumbar mengakibatkan nyeri akibat tarikan pada saraf atau
kompresi akar saraf,
 7dema yang melibatkan saraf perifer menyebabkan ligamentum karpalis
pergelangan tangan,
 Akroestesia(rasa gatal pada bagian tangan) yang berkaitan denga tarikan
segmen pleksus brakialis.
 "etidakstabilan 3asomotor,hipotensi postural, hiperglikemia menyebabkan
nyeri kepala ringan, rasa ingin pingsan yang terjadi pada 'al kehamilan.
 =yeri kepala akibat keadaan umum saat ibu hamil !emas yang dihubungkan
juga dengan gangguan pengelihatan, kesalahan refraksi, sinusitis, atau migren.
6' Sistem =nd0+rin
Sistem hormon banyak mengalami perubahan selama kehamilan karena
perubahan hormonal penting untuk mempertahankan kehamilan, pertumbuhan
janin, dan mengontrol proses penyediaan glukosa, asam amino, dan lemak ke
janin.
$abel.( Sistem hormonal yang mengalami perubahan selama masa "ehamilan
=o "elenjar Perubahan yang terjadi 2ama perubahan %ampak
(. "elenjar
$iroid
Selama kehamilan kelenjar ini
mengalami pembesaran akibat
dari pembesaran jaringan
A'al trimester ( H
beberapa minggu
setelah kelahiran
"onsumsi 5
/
dan akti3itas
metabolik janin
glandular dan peningkatan
3askularitas
/. "elenjar
Pituitary
"elenjar pituitary mengalami
pembesaran
Selama kehamilan
- kelahiran
Menstimulasi
kelenjar lain
untuk
mensekresikan
hormon
@. Pankrea
s
Pada a'al kehamilan pankreas
kadar insulin, setelah plasenta
bertumbuh se!ara progresif
memproduksi hormon
hP2,estrogen, progesteron,
kortisol dalam jumlah besar
dan se!ara kolektif
menurunkan pemakaian
insulin. "ortisol menstimulasi
produksi insulin.
A'al kehamilan -
aterm
Penurunan :bu
menggunakan
insulinnya agar
suplai glukosa
ter!ukupi.
0. Sekresi
Prostagla
ndin
Mediator kimia yang
merupakan hormon lokal.
Selama kehamilan $erlibat dalam
pembentukan
membran
kantung
amnion,
*. Sekresi
pla!enta
Memproduksi hormon 1
h# (induksi mual dan
muntah)
hP2 (+ormon pertumbuhan)
;elaIin
Progesteron (menyebabkan
kemak disimpan di jaringan
subkutan, abdomen, punggung,
dan paha atas)
7strogen (menghambat sekresi
al3eolar aktif dan pengikatan
prolaktin pada payudara)
Selama kehamilan
6' /eru<a%an sistem pen1ernaan
Sistem yang
terkait dengan
pen!ernaan
Perubahan- perubahan yg terjadi
pada masa kehamilan
"eterangan
igi dan mulut  usi hiperemi, berongga dan
membengkak
 $erjadi karies gigi, gigi hilang
 usi !enderung mudah berdarah
karena kadar estrogen yang
meningkat menyebabkan
peningkatan 3askularitas selektif
dan proliferasi jaringan ikat
 "aries gigi dan gigi hilang
karena hygiene gigi yang buruk
selama masa hamil
=afsu makan  =afsu makan berubah selama
ibu hamil, pada a'al
trimester mengalami
penurunan
Penurunan nafsu makan
disebabkan 3omitus, perubahan
pada saluran !erna dan
peningkatan kadar +# dalam
darah
7sophagus,
lambung dan usus
 Sekresi usus berkurang
 absorpsi nutrien meningkat
 Usus besar bergeser ke arah
lateral atas dan posterior
 Akti3itas peristaltik menurun
akibatnya bising usus
menghilang dan konstipasi,
mual serta muntah umum
terjadi
 +erniasi bagian atas lambung
terjadi setelah bulan ketujuh
atau ke delapan kehamilan
 Penurunan sekresi asam
hidroklorida dan tonus serta
motilitas otot polos menurun
 ;egurgitasi esophagus,
peningkatan 'aktu
+erniasi disebabkan pergeseran
lambung ke atas yang
menyebabkan hiatus diafragma
melebar.
Penurunan sekresi asam
hidroklorida dan dan motilitas
otot polos menurun karena
peningkatan estrogen dan
progesteron
pengosongan lambung dan
peristalsis balik
"andung empedu
dan hati
 8ungsi hati berubah
 Aliran darah ke panggul dan
tekanan 3ena meningkat,
menyebabkan hemoroid
terbentuk pada akhir
kehamilan
 $imbulnya pruritus
gra3idarum (rasa gatal yang
berat)
 timbulnya pruritus gra3idarum
disebabkan oleh respon terhadap
steroid plasenta
Selama periode kehamilan metabolisme tubuh ibu akan mengalami
perubahan yang mendasar karena terjadi peningkatan kebutuhan nutrisi
untuk pertumbuhan janin dan persiapan memberikan AS:. Adapun
perubahan metabolisme yang terjadi adalah 1
a. Peningkatan metabolisme basal (*C - /)C dari semula (terutama
trimester ketiga).
b. Penurunan keseimbangan asam basa karena hemodilusi darah dan
kebutuhan mineral yang diperlukan janin.
c. Peningkatan kebutuhan protein untuk pertumbuhan dan perkembangan
janin, organ kehamilan dan persiapan laktasi.
d. "ebutuhan kalori yang didapat dari karbohidrat, lemak dan protein.
e. "ebutuhan Aat mineral (kalsium, fosfor, Aat besi dam air).
f. Pertambahan && ibu hamil.
7' /eru<a%an sistem .in@al
8aktor
yang
mengalami
perubahan
Penjelasan Akibat 7tiologi
Perubahan
anatomi
• Perubahan struktur
ginjal1 %inding otot
polos ureter mengalami
hyperplasia, hipertrofi,
• Pel3is dan
ureter mampu
menampung
urine dalam
• akti3itas
hormonal
yaitu
estrogen dan
dan relaksasi tonus otot,
Ureter memanjang,
berkelok- kelok dan
membentuk lekukan
tunggal atau ganda
• 8rekuensi pengeluaran
urin bertambah
• %ilatasi pel3is, kaliks
dan ureter lebih nyata di
kanan
• Peningkatan ukuran
ginjal (panjang
bertambah (!m)
3olume yang
lebih besar dan
juga
memperlambat
laju aliran urine
•ibu mengalami
inkontenensia
progesterone.
• Sensitiftas
kandung
kemih
Perubahan
fungsi
ginjal
• 2aju filtrasi glomerulus
dan aliran plasma ginjal
meningkat pada a'al
kehamilan.
• ;eabsorpsi glukosa di
tubulus terganggu
• injal berfungsi efisien
saat 'anita berbaring
pada posisi rekumben
lateral dan paling tidak
efisien pada posisi
telentang
•Peningkatan
aliran dan
3olume urin.
•lukosuria
pada 'aktu dan
dengan tingkat
yang berbeda H
beda
"eseimban
gan !airan
dan
elektrolit
• Sekresi air di minggu
a'al kehamilan lebih
efisien, sejumlah air
yang hilang
• Perubahan metabolisme
asam basa
• Peningkatan
rasa haus
•Penurunan
ambang
bikarbonat
ginjal dan
progesteron
merangsang
pusat
pernapasan
8' /eru<a%an sistem inte.umen
Perubahan yang terjadi selama masa kehamilan pada sistem integumen 1
a. Peningkatan ketebalan kulit dan lemak subdermal. "ondisi kulit berubah
terbalik dari keadaan semua yang disebabkan oleh perubahan hormon.
b. Hiperpigmentasi. Pigmentasi kulit terjadi akibat peningkatan hormon
hipofisi anterior melanotropin selama masa kehamilan. Malesma pada
'ajah disebut kloasma adalah ber!ak hiperpigmentasi ke!oklatan pada
kulit di daerah tonjolan maksila dan dahi. "ulit yang terpigmentasi
didaerah tengah abdomen dinamakan linea nigra. 2inea nigra adalah garis
pigmentasi dari simfisis pubis sampai ke bagian atas fundus di garis
tengah tubuh.
9arna putting susu, areola, aksila, dan 3ul3a menjadi lebih gelap dan
'arna ini akan menghilang setelah melahirkan. Stria gra3idarum atau
tanda renggangan disebabkan karena kerja adenokortisteroid. Stria
menunjukkan pemisahan jaringan ikat di ba'ah kulit. ;egangan
menimbulkan sensasi seperti rasa gatal. &iasanya regangan stria memudar
setelah proses kehamilan.
c. Pertumbuhan rambut dan kuku menjadi cepat. ;ambut pun akan menjadi
lebih kering atau berminak sebagai akibat dari perubahan hormon
selama kehamilan.
d. Percepatan aktivitas kelenjar keringat dan sebasea.
e. Peningkatan sirkulasi dan vasomotor.
f. !aringan elastis kulit mudah pecah mengakibatkan respon alergi kulit.
#' /eru<a%an /si+0s0sial
Perubahan psikososial 1 +ubungan antara kondisi seseorang dengan
kesehatan mental atau emosinalnya seperti ketakutan seseorang dengan
berinteraksi dengan orang lain. Pada gra3ida perubahan yang dimiliki ialah mental
yang tidak stabil dan bereaksi negatif terhadap hidupnya.
Masa kehamilan dibagi menjadi @ bagian yakni trimester pertama,
trimester kedua, dan trimester ketiga.
6rimester pertama 1 :bu yang mengalami kehamilan merasa tidak yakin
bah'a dirinya hamil 'alaupun kehamilan sudah diren!anakan sehingga ia selalu
mengamati tubuhnya, dalam memilih makanan dan kegiatan lainnya fokus utama
'anita hamil masih berfokus pada dirinya sendiri, emosi masih labil, gangguan
!itra tubuh menjadi keluhan utama pada 'anita hamil. ra3ida mengalami masa
kha'atir akan kehamilan, untuk multigra3ida akan mengingat bagaimana rasa
sakit saat kehamilan sebelumnya. Pada trimester pertama bagi 'anita yang tidak
ingin hamil ada yang menyembunyikan kehamilannya denga orang lain,
!enderung menutupi diri jika ditanyai mengenai kehamilan.
Solusi untuk mengatasi keluhan akan gangguan !itra tubuh 'anita hamil
ialah meyakinkan dan membuat dia menerima bah'a dia hamil, pada trimester
pertama. +al yang diperlukan ialah berbagai moti3asi . Moti3asi dari suami yang
akan menjadi ayah, akan menjaga dan memperhatikan kesehatan istri. Suami dan
istri harus lebih saling memperkuat ikatan dengan !ara menjalin komunikasi
mengenai kendala istri sehingga kekha'atiran istri berkurang. Moti3asi dari
keluarga, :bu dari gra3ida akan memperhatikan kesehatan anaknya.
6rimester +edua, :bu hamil memiliki rasa !emas yang lebih besar karena
perubahan bentuk tubuh. :bu sudah berfokus pada janin dalam menjalani kegiatan,
mengonsumsi makanan. $erjadi pre"uickening (sebelum ada pergerakan janin
yang dirasakan ibu) dan post"uickening (setelah adanya pergerakan janin yang
dirasakan ibu). Pada fase pre"uickening ibu menge3aluasi dan menganalisa
kembali segala hubungan interpersonal yang telah terjadi dalam hidupnya selama
ini dan akan menjadi dasar bagaimana ia akan mengembangkan hubungan dengan
anak yang akan dilahirkannya. -ika ada hal yang positif maka akan diterima oleh
ibu dan hal negatif akan ditolak. Pada post"uickening :dentitas seorang ibu sudah
mun!ul dan melakukan persiapan untuk menjadi ibu. Pada trimester kedua ibu
yang hamil belum memikirkan jenis kelamin janin namun memikirkan
kesejahteraan janin yang dikandungnya.
6rimester +eti.a, ke!emasan masih mun!ul pada tahapan ini namun juga
merasakan hal kebanggaan. :bu sangat menjaga kehamilannya. :bu dan keluarga
sudah menduga-duga jenis kelamin janin, memikirkan akan seperti apa setelah
janin lahir, dan memikirkan nama bagi janin tersebut. :katan janin dan ibu
semakin berlanjut dengan baik. :bu sudah mempersiapkan kelahiran, berbagai
kebutuhan bayi seperti, pakaian bayi, dot, kereta, dll. $ugas suami ialah
memberikan rasa aman dan dukungan kepada istri dalam mengatasi perubahan
fisiknya misalnya, menemani senam ibu hamil, jalan sore, dll. +al yang harus
dijaga oleh gra3ida adalah menjaga kesehatan dengan melatih beberapa otot
panggul untuk dapat memperkuat dan otot untuk memasuki tahap selanjutnya.
ra3ida memiliki rasa takut dan ke'aspadaan untuk menghadapi masa
melahirkan, namun terkadang ibu hamil pada tahapan ini memiliki rasa tidak
sabar menunggu proses kelahiran. Peran pera'at dalam persiapan psikologis ibu
hamil trimester (, /, dan @ ialah 1 mempelajari keadaan lingkungan ibu hamil >
memberikan informasi dan pendidikan kesehatan > melakukan adaptasi pada
lingkungan pada saat bersalin.
Adaptasi yang dirasakan oleh keluarga ialah > keluarga ibu hamil
beradaptasi terhadap kehamilan mulai dari pria yang akan menjadi Ayah. Pria
adalah !alon ayah, ia juga memiliki tingkat stress misalnya belum siap menjadi
seorang ayah, belum merasa baik saat menghadapi istri yangmengalami
perubahan emosional. #alon ayah memerlukan dukungan informasi untuk
kesiapannya menjadi seorang ayah. Adaptasi juga dirasakan oleh !alon nenek dan
kakek. &iasanya orangtua lebih ingin dilibatkan dalam proses kehamilan. Adaptasi
yang dirasakan oleh saudara kandung, mereka merasakan rasa !emburu jika akan
mendapatkan seorang adik, ia takut jika perhatian untuknya akan hilang dan
diberikan kepada adiknya.
Re&erensi:
Anonim. (/))@). Perubahan #natomi dan #daptasi Fisiologis $alam Masa
%ehamilan. http1BB'''.authorstream.!omBPresentationBrianJja'a-
(@,/40*-adaptasi-fisiologis-dalam-kehamilamB
&# 9omen?s +ospital.(/)(@). Prenatal $iagnostic Procedures. %iakses dari
http1BB'''.b!'omens.!aBSer3i!esBPregnan!y&irth=e'bornsBPrenatalS!re
ening%iagnosisBPrenatal%iagnosti!Pro!edures.htm pada tanggal 0
September /)(0
&enson, ; # . Pernoll, M 2.(/))6). &uku 'aku (bstetri ) Ginekologi. -akarta1
7#
&enson, ;alph #. (/))4). &uku 'aku (bstetri dan Ginekologi. -akarta1 7#
&obak, :rene M. (/))*). &uku #jar %eperawatan Maternitas edisi*+. -akarta1
7#
A. %e -ong, dkk.(/)(0). Microarras as a diagnostic tool in prenatal
screening strategies, ethical reflection. %iakses dari
http1BB'''.n!bi.nlm.nih.go3BpubmedB/0),,6*6 pada tanggal 0 September
/)(0
%ungan, -.S.(/)(0).Prenatal $iagnostic -esting. %iakses dari
http1BB'''.mer!kmanuals.!omBhomeB'omensJhealthJissuesBdete!tionJof
Jgeneti!JdisordersBprenatalJdiagnosti!Jtesting.html pada tanggal 0
September /)(0
+idayati, ;atna. (/))6). #suhan %eperawatan pada %ehamilan Fisiologsi dan
Patoligis. -akarta 1 Salemba Medika
-ohnson, ;uth . $aylor, 9endy.(/))0). &uku ajar praktik kebidanan. -akarta1
7#
Manuaba, :da &agus de. (/))@). Penuntun %epaniteraan %linik (bstetri dan
Ginekologi. -akarta> 7#.
Potter, Perry. /))*. &uku #jar Fundamental %eperawatan, %onsep. Proses. dan
Praktik. -akarta1 7#.
;i!!i, Susan S. (/)),). Essentials of maternit. newborn. and women/s health
nursing. Philadelphia 1 2ippin!ott 9illiams . 9ilkins
$iran, %enise. (/))4). Mual dan Muntah %ehamilan. -akarta1 7#
9ebM%.(/))*).Health ) Pregnanc. %iakses dari
http1BB'''.'ebmd.!omBbabyBdoppler pada tanggal 0 September /)(0