Anda di halaman 1dari 17

M.

Arnaz Ramadhan N
Chrisna Peres Kembaren
Ida Yenny Br Galingging
Febriana Dwi Astuti
Bagus Bagaskara Putra
Farizky Wijanarko
M. Mujaddid
Jaklyn Raharjo N.
Dzaki Aulia
Zulhendri Eka Putra



Himpunan Mahasiswa Jurusan = PILIHAN
Tujuan Mahasiswa  Mencari Ilmu
Berhimpun yaitu sebagai wadah untuk
mencari “ilmu”.
Himpunan adalah wadah:
 Progresif, yaitu terus berkembang
 Konsisten, yaiu sesuai keprofesian
 Aplikatif, sebagai sarana untuk mengaplikasikan
keilmuan yang sudah didapat dikelas.

 Visi untuk tahun BP sekarang “ HME, wadah aktif untuk
aktualisasi diri yang solid dan terkemuka”,
 Tujuan HME yaitu :
 Mempersiapka sarjana teknik yang utuh.
 Mencukupi kebutuhan materiil dan spiritual anggota secara
khusus dan KM-ITB secara umumnya.
 Menjaring kekeluargaan antar anggota secara khusus dan KM-
ITB secara umumnya.
 Basis HME yaitu keprofesionalitas dan karakter yang
dimiliki HME yaitu champ, kegigihan untuk mencapai karya
terbaik. Salah satu keunggulan yang dimiliki ITB yaitu
basis Himpunan Mahasiswa Jurusan yang kuat.
 Keunggulan: HME dengan masa terbanyak, sehingga banyak
wadah bagi mahasiswanya.
 Dengan massa yang banyak potensi yang dimiliki juga
banyak, sehingga aktualisasi ke luar banyak.


 Ketika mahasiswa TPB telah dijuruskan ke dalam jurusan (elektro,
telkom, tenaga listrik) maka otomatis mahasiswa yang berada dijurusan
itu sudah menjadi anggota muda HME. Di HME sendiri ada 4 jenis
anggota:
 Anggota luar biasa yaitu, alumni HME.
 Anggota kehormatan yaitu, anggota yang diangkat oleh MPA karena jasa orang
tersebut.
 Anggota muda yaitu, semua mahasiswa angkatan termuda yang berada di prodi
elektro, telekomunikasi, dan tenaga listrik.
 Anggota biasa yaitu, anggota yang sudah mengikuti MBC .
 Persamaan antara anggota muda dan anggota biasa yaitu sama-sama
memiliki jaket himpunan, tidak ada batasan untuk ke sekre HME. Namun,
anggota muda tidak bisa menjabat posisi yang strategis. Bahkan anggota
muda tetap bisa menyalurkan aspirasinya.
 Proses kaderisasi saat ini sudah berubah dengan tahun 1990-an. saat ini
menggunakan sifat “memanusiakan manusia”. Karena yang diperlukan
pada zaman sekarang yaitu pola pikir yang kritis. Apalagi di HME
pekerjaannya tidak menggunakan fisik yang terlalau banyak.
 Dalam HME proses kaderisasi terus berkelanjutan. Bahkan yang
merupakan panita (misal angkatan 2012) pada saat sekarang ini sedang
melakukan proses kaderisasi. Jadi pada saat ini yang menjalani kaderisasi
yaitu angkatan 2013 dan 2012.

 Misalkan ketika sudah tingkat tiga ada anggota muda HME yang ingin menjadi
anggota biasa. Apakah bisa mengikuti MBC lagi ?
 Tidak bisa. Karena HME hanya melantik satu angkatan.
 Apakah ada yang kakak korbankan ketika mengikuti MBC dulu ?
 Tidak ada yang kami korbankan, karena proses MBC sendiri dimulai ketika masa
libur. Bahkan kalau lebaran di rumah pun bisa. Dan untuk MBC setelah itupun
dilaksanakan ketika hari libur. Jadi tidak mengganggu perkuliahan.
 Sepenting apa memakai jahim dan kapan saja dipakai ?
 Jahim HME tidak sakral, dan jangan sampai jahim melebihi manusia. Saya bangga
memakai jahim karena, karena dengan memakai jahim saya telah membawa +/- 600
orang masa HME. Dan untuk kapan sajan memakainya tidak ada ketentuan.
 Apa yang didapat dihuimpunan dan tidak ada didapat di tempat lain ?
 Kak ucok : Keprofesian, etos kerja.
 Kak Naufal : Rumah bersama.
 Apa pesan-pesan dari kakak untuk kami ?
 Kak Naufal : kesulitan yang dihadapi ketika osjur tidak sebanding dengan
keuntungan yang didapat ketika di himpunan untuk itu bersabarlah ketika osjur.
 Kak Ucok : nikmatin osjur.


Tujuan HIMATIKA adalah membuat
anggotanya menjadi manusia seutuhnya,
yaitu manusia yang cerdas, kuat, dan berhati
lembut sesuai dari esensi berhimpun, yaitu
belajar dan berkarya.
Himpunan Mahasiswa Jurusan = KESEMPATAN
Tujuan tersebut dapat dirangkum dalam tiga
poin, yaitu:
Memelihara kekeluargaan di HIMATIKA, ITB,
dan masyarakat.
Mengembangkan anggotanya.
Melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi.

Himpunan menyatukan mahasiswa dalam
satu keprofesian atau rumpun ilmu.
Himpunan sebagai lembaga yang diakui oleh
konsepsi.
Suara unit tergabung dalm suara himpunan.
Himpunan merupakan organisasi non profit

Untuk masuk HIMATIKA Kaderisasi Awal
Tidak ada Sistem Anggota Muda
Yang tidak ikut HIMATIKA akan tetap
mendapat fasilitas akademis tetapi tidak
dalam berorganisasi, tergantung keputusan
HIMATIKA
Massa HIMATIKA cenderung suka belajar,
sehingga anggotanya butuh wadah untuk
berpartisipasi aktif yaitu berupa HIMATIKA.

Di HIMATIKA kaderisasi seperti rescue
mission, yaitu orang bodoh dibuat pintar,
bukan dibuat semakin bodoh.

Jahim dipakai dalam acara formal karena
merupakan simbol HIMATIKA, sehingga
dengan memkai jahim juga menunjukkan
kecintaan terhadap HIMATIKA.
Pengkader terbaik adalah diri sendiri. Masa
kaderisasi hanyalah pembuka pintu bagi
kesempatan yang akan kita pilih nantinya.
Pengkader maupun yang dikader sebenarnya
sama-sama menjalani kaderisasi. Yang
terpenting, himpunan jangan membuat kita
mengabaikan hal lain, terutama dalam hal
pengabdian masyarakat.

 HIMPUNAN ADALAH PILIHAN
 HIMPUNAN ADALAH KESEMPATAN
 Himpunan itu tidak bisa memberikan apa-apa ke
anggotanya selain kesempatan.
 Begitu masuk ke himpunan, akan banyak pintu
pembelajaran yang terbuka, terbuka selebar-lebarnya, dan
terserah kita mau memilih pintu yang mana untuk belajar.
 Setiap pilihan pasti ada konsekuensinya dan kita sebagai
manusia harus bisa bertanggung jawab atas pilihan kita
dengan menerima konsekuensi yang ada apapun itu dengan
berbesar hati.
 Tapi setelah kita berkembang di himpunan, kita tidak
boleh lupa bahwa sejatinya kita punya kewajiban lain yaitu
melakukan pengabdian di masyarakat.
 WADAHNYA YANG MENGIKUTI BENTUK ISINYA, BUKAN
SEBALIKNYA
Bimo: Himpunan wadah mencari ilmu,
bedanya sm ilmu di kelas? Seberapa
pentingnya berhimpun?
Abiba: Kelebihan dan kekurangan berhimpun?
Deded: Proses wawancara himpunan?