Anda di halaman 1dari 7

FUNGSI DAN KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA

Pengantar
Bila kita membicarakan tentang keragaman yang ada di dunia ini, banyak sekali
keragaman yang bisa kita temukan dan pelajari tentunya. Salah satunya adalah
keragaman bahasa yang ada di dunia pada umumnya dan di Indonesia pada khusunya.
Keragaman yang ada di Indonesia tidak terlepas dari banyaknya suku bangsa, adat
istiadat yang ada di Negara Indonesia. Tapi itu semua tidak membuat semuanya
menjadi suatu hal yang menyebabkan perpecahan melainkan membentuk suatu ikatan
yang kuat dan kokoh dalam Negara Indonesia.
Mengapa demikian?? Kita ingat dengan arti semboyan Negara Indonesia “Bhineka
tunggak ika” yaitu berbeda-beda tetapi satu jua. Semboyan ini berasal dari buku atau
kitab sutasoma karangan Mpu Tantular / Empu Tantular. Secara lebih mendalam
Bhineka Tunggal Ika memiliki makna walaupun di Indonesia terdapat banyak suku,
agama, ras, kesenian, adat, bahasa, dan lain sebagainya namun tetap satu kesatuan
yang sebangsa dan setanah air. Dipersatukan dengan bendera, lagu kebangsaan, mata
uang, bahasa dan lain-lain yang sama.
Kata-kata Bhinneka Tunggal Ika terdapat pada lambang negara Republik Indonesia
yaitu Burung Garuda Pancasila. Tepatnya berada Di kaki Burung Garuda Pancasila
yang mencengkram sebuah pita yang bertuliskan Bhinneka Tunggal Ika. Kata-kata
tersebut dapat pula diartikan : Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia.
Ada satu pertanyaan untuk kita semua, mengapa kita harus mempelajari bahasa
Indonesia ??
Sejak kita masuk SD(sekolah dasar) lalu beranjak ke SMP(sekolah menengah pertama)
dan meneruskan ke SMA(sekolah menengah atas) tentunya kita semua pernah
mendapatkan mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Dari sejak kecil kita sudah ditekankan untuk berbahasa Indonesia yang baik dan benar
namun terkadang karena adanya suatu pergaulan yang menjadi tempat sosialisai bagi
diri kita dengan yang lain serta tempat untuk berinteraksi dengan orang lain. Berbahasa
yang baik dan benar pun terkadang sedikit di lalaikan.
Sudahkah kita menyadari, mengapa kita harus mempelajari bahasa Indonesia?? Yang
merupakan bahasa kesatuan dan persatuan bangsa dan Negara Indonesia? Banyak
dari kita yang belum menyadari akan pertanyaan itu dan belum tentu kita mengetahui
akan jawaban dari pertanyaan itu, sedangkan kita sejak duduk dibangku sekolah dasar
sampai sekolah menengah atas bahkan ada yang melanjutkan perguruan tinggi pun
kita masih mendapatkan pelajaran atau mata kuliah b.indonesia. seharusnya kita telah
mengetahui mengapa bahasa Indonesia perlu dipelajari?
Yang pertama adalah, bahasa Indonesia merupakan bahasa kesatuan. Kalau di lihat
dari sejarahnya munculnya bahasa Indonesia bahwa bahasa resmi bangsa indonesia
dan bahasa persatuan bangsa indonesia. Bahasa Indonesia diresmikan
penggunaannya setelah setelah proklamasi kemerdekaan indonesia, tepatnya sehari
sesudahnya, bersamaan dengan mulai berlakunya konstitusi. Di timor leste Bahasa
Indonesia berposisi sebagai bahasa kerja.upaya lancar menggunakan bahasa
indonesia yg baik dan benar.
Yang kedua adalah untuk lebih men-Indonesianisasi-kan masyarakat indonesia, agar
mereka mengetahui produk negeri sendiri dan tentunya pelajaran bahasa indonesia itu
sendiri perlu pemberdayaan dan pelestarian, agar bahasa Indonesia tetap eksis di
tengah masyarakat Indonesia yang majemuk ini.
Yang ketiga, Mampu memperbaiki sikap bahasa dan pemakaian bahasanya. karena
bahasa yang kita gunakan sudah banyak di pengaruhi dengan arus globalisasi yang
terus-menerus masuk dalam kehidupan kita dan juga perkembangan ilmu pengetahuan.
Karena pembiasaan penggunaan bahasa indonesia yang baik dan benar merupakan
suatu hal yang merujuk kepada buah pemikiran yang baik dan benar juga.

1. Fungsi bahasa Indonesia
 Bahasa Indonesia sebagai ekspresi diri.
Pada awalnya, ketika kita kecil sebelum kita dapat berbicara, kita mengekpresikan
suatu keinginan dengan menunjuk pada suatu benda atau bahkan kita menangis saat
kita inginkan suatu keinginan.
Dalam perkembangan diri kita, sebenarnya fungsi bahasa yang pertama ini
berkomuniksai dengan satu ataupun beberapa orang di dalam kehidupan. Karena
tergantung situasi dan kondisi yang ada. tanpa kita sadari telah kita lakukan sebagai
ekspresi diri kita. Sebagai contoh, seorang wanita pasti memiliki suatu buku „diary‟ yang
merupakan suatu tempat atau media untuk mencurahkan perasaan, entah itu perasaan
yang gembira maupun yang sedih. Mereka hampir tiap malam dan setiap kejadian yang
mereka alami selalu menuangkannya perasaannya dalam bentuk tulisan, puisi dan
bahkan lagu yang dirangkai dengan melodi.
Tetapi, pada saat menggunakan bahasa sebagai ekspresi diri, kita tidak perlu
mempertimbangkan atau memperhatikan siapa yang akan menjadi pendengarnya.
Karena kita menggunakan bahasa untuk kepentingan diri kita pribadi.
 Alat komunikasi
Di dalam kehidupan ini kita tidak akan pernah lepas dari yang namanya
berbicara dan berkomunikasi dengan yang lain. Banyak cara yang bisa di
lakukan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Ada yang melalui percakapan
secara langsung (tatap muka,lisan), ada juga yang melalui percakapan melalui
perantara(tulisan, telepon, hp, maupun surat dll).
Tetapi, komunikasi lisan yang kita lakukan didalam kehidupan sehari-hari atau
bisa di katakan yang paling praktis menyebabkan kita tidak teliti dengan bahasa
Indonesia yang kita ucapkan sebagai alat komunikasi. Akibatnya kita memiliki
suatu kesulitan ketika akan menggunakan bahasa tulis yang standard dan
teratur. Disaat kita dituntut untuk berbahasa di dalam suatu kepentingan tertentu,
kemungkinan yang akan terjadi adalah kita berbahasa dengan terbata-bata atau
kemungkinan yang lebih jauh lagi kita menggunakan dan memasukkan istilah
bahasa asing dalam penguraiannya. Banyak factor yang dapat mempengaruhi
diri kita didalam berkomunikasi dengan yang lain. Contohnya perkembangan
iptek dan arus globalisasi.
Jadi, bahasa Indonesia bersikap luwes sehingga mampu menjalankan fungsinya
sebagai alat komunikasi didalam kehidupan.

 Bahasa sebagai alat intergrasi dan adaptasi social
Bahasa disamping sebagai salah satu unsure kebudayaan, pengalaman-
pengalaman mereka dapat kita pelajari dan mengambil bagian dalam
pengalaman-pengalaman itu, serta belajar untuk dapat berkenalan dengan orang
lain. Anggota-anggota masyarakat dapat dipersatukan dengan sebuah bahasa.
Sebagai contoh, didalam kampus gunadarma banyak sekali mahasiswa yang
tinggal di luar pulau jawa tetapi saat sudah berada dalam suatu lingkungan
pendidikan mereka dipersatukan dengan sebuah bahasa. Walaupun mereka
yang berasal dari luar pulau jawa memiliki bahasa daerahnya sendiri.
Didalam kita beradaptasi dengan suatu lingkungan tertentu didalam suatu
lingkungan social, bahasa yang kita gunakan pasti berbeda saat kita
Sebagai contoh, kita akan menggunakan kata-kata yang lebih hormat atau
standard kepada orang tua, guru, dosen dan lain-lain. Berbeda dengan kata-kata
yang biasa kita gunakan didalam pergaulan dengan teman, kawan dan sahabat
kita atau bisa kita sebut dengan bahasa yang nonstandard atau rasa hormatnya
kurang.
 Bahasa sebagai alat control social.
Bahasa sebagai alat control social merupakan sebagai suatu sarana untuk dapat
mempengaruhi sikap. Tutur kata seseorang. Bahasa sebagai alat control social sangat
efektif. Mengapa demikian? Kontol social dapat diterapkan pada diri sendiri atau
masyarakat. Berbagai penerangan, informasi pendidikan disampaikan melalui sebuah
bahasa. Buku-buku, majalah, surat kabar dan lain-lain(yang bersifat menghimbau dan
mengajak)merupakan suatu alat control social.
Sebagai contoh, suatu acara di sebuah stasiun TV bahkan di seluruh stasiun TV
selama bulan ramadhan kemarin banyak menyiarkan ceramah-ceramah atau dakwah
yang dibawakan oleh para pendakwah. Dari semua yang meraka sampaikan kalau kita
mendengar dan mengambil hal yang baik serta selalu mengingat dalam hati saat kita
melihat acara tersebut, Semua yang disampaikan oleh para pendakawah bersifat
mengajak, menghimbau atau bisa kita sebut sebagai alat control social di dalam
masyarakat Indonesia. Semua itu merupakan kegiatan berbahasa yang memberikan
sesutau kepada kita untuk mendapatkan pandangan baru, sikap baru, perilaku dan
tindakan yang baru dalam kehidupan ini. Disamping itu juga kalau kita sekaligus belajar
untuk menyimak dan mendengarkan pandangan orang lain tentang suatu hal.
Sebuah lirik lagu dari musisi ternama pun bisa dijadikan sebuah control social dalam
kehidupan walaupun bahasa yang digunakan merupakan ungkapan perasaan yang
dituangkan dalam sebuah lirik lagu. Liriknya seperti ini :
Surat buat wakil rakyat
Untukmu yang duduk sambil diskusi
Untukmu yang biasa bersafari
Di sana, di gedung DPR

Wakil rakyat kumpulan orang hebat
Bukan kumpulan teman teman dekat
Apalagi sanak famili

Di hati dan lidahmu kami berharap
Suara kami tolong dengar lalu sampaikan
Jangan ragu jangan takut karang menghadang
Bicaralah yang lantang jangan hanya diam

Di kantong safarimu kami titipkan
Masa depan kami dan negeri ini
Dari Sabang sampai Merauke

Saudara dipilih bukan dilotre
Meski kami tak kenal siapa saudara
Kami tak sudi memilih para juara
Juara diam, juara he‟eh, juara ha ha ha……

Wakil rakyat seharusnya merakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat
Jangan tidur waktu sidang soal rakyat

Wakil rakyat bukan paduan suara
Hanya tahu nyanyian lagu ‟setuju‟
KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA
1. kedudukan bahasa indoensia sebagai bahasa nasional
Bahasa nasional yang dimiliki suatu Negara bisa mewakili identitas nasional
suatu bangsa dan Negara.
Fungsi dari bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional adalah
 lambang kebanggaan kebangsaan
Bangsa Indonesia pasti memiliki suatu kebanggaan saat di tanyakan oleh
bangsa lain saat melakukan suatu kunjungan kenegaraan. Tetapi memang
dalam suatu kunjungan kenegaraan lebih mengutamakan bahasa inggris.
Tapi itu tidak masalah kita harus bangga mengapa ? ternyata di luara negeri
tepatnya di Australia telah ada kurikulum untuk pemberian mata pelajaran
bahasa Indonesia. Berikut kutipan yang saya petik dari sebuah artikel :

“Ada rasa bangga saat saya melihat berita di Metro TV mengenai bahasa Indonesia
yang dijadikan kurikulum sekolah di Australia. Salah satunya di Chisholm Catholic
College, Perth di mana bahasa Indonesia sudah mulai diakui menjadi bahasa pilihan
untuk dijadikan mata pelajaran sejak 7 tahun yang lalu. Di sekolah tersebut ada sekitar
70 murid yang mengikuti pelajaran bahasa Indonesia dan tak sungkan mereka
memraktekan berbahasa Indonesia secara fasih di depan Menteri Luar Negeri
Indonesia yang sedang berkunjung ke sekolah tersebut.
Menteri Luar Negeri Indonesia menilai dengan mempelajari bahasa Indonesia para
siswa akan lebih mengenal Indonesia dan dengan mengenal dapat menghilangkan
prasangka buruk satu sama lain seperti yang kerap terjadi dimasa lalu.”
Berbanggalah kita telah sebagai bangsa Indonesia yang memiliki suatu bahasa
nasional yaitu bahasa Indonesia.
 Lambang identitas nasional
Identitas nasional adalah jatidiri yang dimiliki suatu Negara yang membentuk suatu
bangsa yang merupakan gabungan dari seluruh adapt istiadat, agama, suku dan
bahasa tentunya.
Bahasa Merupakan unsur pendukung identitas nasional. Bahasa dipahami sebagai
sistem perlambang yang dibentuk atas unsur-unsur bunyi ucapan manusia dan yang
digunakan sebagai sarana berinteraksi antar manusia.
 Alat penghubung antardaerah dan antarbudaya
Merupakan suatu fungsi agama sebagai suatu sarana untuk berkomunikasi dengan
orang-orang yang berada di seluruh indenesia tanpa menghilangkan bahasa daerah
yang mereka miliki dan juga sebagai alat untuk memungkinkan terjadinya penyatuan
berbagai-bagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya
masing-masing ke dalam kesatuan bangsa
KEDUDUKAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI
BAHASA NEGARA
Bahasa Negara adalah bahasa resmi yang telah ditetapkan sesuai kesepakatan dan
memiliki suatu sejarah untuk bangsa dan negaranya. Seperti Indonesia penetapan
kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa suatu Negara diawali dari suatu
perhimpunan pemuda yang pada akhirnya pada tanggal 28 oktober 1928 tercetuslah
inspirasi pemuda dan pemudi bangsa Indonesia sehingga membentuk suatu konsep
sumpah pemuda yang isinya sebagai berikut :
Kami poetera dan poeteri Indonesia
mengakoe bertoempah darah satoe, Tanah Air
Indonesia.
Kami poetera dan poeteri Indonesia
mengakoe berbangsa satoe,Bangsa Indonesia.
Kami poetera dan poeteri Indonesia,
mendjoendjoeng bahasa persatoean,
Bahasa Indonesia.
Dari hal diatas sangat jelas bahwa pada butir ketiga bahasa Indonesia ditetapkan
menjadi suatu bahasa Indonesia sehari setelah bangsa Indonesia merdeka yaitu, 18
agustus 1945.
Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara memiliki suatu fungsi sebagai
berikut :
 Bahasa resmi kenegaraan
Fungsi yang pertama bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara
membuktikan bahwa bahasa resmi Negara Indonesia adalah bahasa
Indonesia dan yang dipakai oleh bangsa Indonesia adalah bahasa
Indonesia.
 Bahasa pengantar resmi di lembaga-lembaga pendidikan
sebagai bahasa resmi suatu Negara Indonesia. Bahasa Indonesia
digunakan oleh para guru, dosen dan semua orang yang berkaitan
dengan dunia pendidikan sebagai bahasa untuk menyampaikan suatu
materi di lembaga-lembaga pendidikan.
 bahasa resmi di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk
kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta
pemerintah
Sebagai fungsinya di dalam perhubungan pada tingkat nasional untuk
kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintah,
bahasa Indonesia dipakai dalam hubungan antarbadan pemerintah dan
penyebarluasan informasi kepada masyarakat.
 Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan
pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi modern.
Kebudayaan nasional yang beragam itu, yang berasal dari masyarakat
Indonesia yang beragam pula, rasanya tidaklah mungkin dapat
disebarluaskan kepada dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia dengan
bahasa lain selain bahasa Indonesia
Sumber :
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=6560
http://muslich-m.blogspot.com/2007/04/kedudukan-dan-fungsi-
bahasa-indonesia.html
http://www.scribd.com/doc/9678465/Fungsi-Bahasa
0 komentar