Anda di halaman 1dari 14

CIRI, KELEBIHAN DAN

KELEMAHAN
EKONOMI RAKYAT

Ekonomi Kerakyatan
Marlinda Sari 12804244022
Dyah Ayu Angraeni 12804244024
Asterina Bella K 12804244033
Aan Munandhar 12804244039
Pengertian Ekonomi Rakyat

 Ekonomi rakyat adalah sektor ekonomi yang berisi
kegiatan-kegiatan usaha ekonomi rakyat. Pelaku
ekonomi rakyat sebagian besar berdomisili di perdesaan
atau pertanian rakyat.
Ciri-ciri Ekonomi Rakyat

 Tidak terjadi gontokan bebas (free fight),
 Ini merupakan sistem persaingan yang terjadi gontok-
gontokkan.Contoh adanya gontokan benas yang paling tegas
adalah, kita tidak mempunyai UU yang mengatur mengenai
persaingan, sehingga bisa untuk menentukan bahwa ofensif
kartel itu boleh. Apa-apa boleh.
 Tak ada monopoli, namun berdemokrasi,
 Tak ada KKN,
 Tak ada perkoncoan(memihak salah satu orang atau
perkumpulan),
 Tidak menipu Bank,
 Tidak berutang di Luar Negeri,
 Kalaupun tak ada kerja sama tidak bermusuhan,
 Ada moral, masih ada persaudaraan.

 Kemudian adapun pendapat lain dari
Mubyanto (1996), ekonomi rakyat atau
perekonomian rakyat mempunyai ciri-ciri :
Dilakukan oleh rakyat tanpa modal besar
Dikelola dengan cara-cara swadaya
Bersifat mandiri sebagai ciri khasnya
Tidak ada buruh dan tidak ada majikan
Tidak mengejar keuntungan

Kelebihan Ekonomi Rakyat

 Inovasi dalam teknologi yang telah dengan mudah
terjadi dalam pengembangan produk.
 Hubungan kemanusiaan yang akrab di dalam
perusahaan kecil.
 Kemampuan menciptakan kesempatan kerja
cukup banyak atau penyerapannya terhadap
tenaga kerja.
 Fleksibelitas dan kemampuan menyesuaikan diri
terhadap kondisi pasar yang berubah dengan
cepat dibanding dengan perusahaan skala besar
yang pada umumnya birokratis.

 Terdapatnya dinamisme manajerial dan
peranan kewirausahaan.
 Rakyat miskin di Indonesia mendapatkan
perlakuan hukum yang sama dalam masalah
perekonomian.
 Merangsang kegiatan ekonomi produktif di
tingkat rakyat sekaligus memupuk jiwa
kewirausahaan.
 Adanya hubungan yang baik pada transaksi
antar produksi, distribusi dan konsumsi.

 Tidak pernah memprediksi perkembangan harga
menyangkut produksi, alat-alat produksi dan
sebagainya. Mereka masih berpatokan pada
pengalaman masa lalu.
 Ekonomi rakyat masih menggunakan modal utama
tenaga kerja keluarga dan modal serta teknologi
seadanya.
 Tidak adanya dukungan secara optimal dari
pemerintah. Akibatnya, aktivitas perekonomian
menjadi tersendat.
 Kurangnya penerapan manajemen dalam
mengembangkan usaha.
 Terjadinya kekurangan modal yang memperlambat
peningkatan produksi dan sirkulasi sebuah usaha.

Kelemahan Ekonomi Rakyat
Kelebihan Dan Kelemahan Ekonomi
Rakyat (Koperasi dan Ukm)

Koperasi
 Secara umum koperasi merupakan badan
usaha yang melandaskan kegiatannya
berdasarkan prinsip koperasi sekaligus
sebagai gerakan ekonomi rakyat yang
berdasarkan asas kekeluargaan.
Kelebihan :
 Bersifat terbuka dan sukarela. Artinya, siapa saja boleh
menjadi anggota asalkan memenuhi ketentuan yang berlaku.
 Besarnya simpanan pokok dan simpanan wajib tidak
memberatkan anggota.
 Setiap anggota memiliki hak suara yang sama, bukan
berdasarkan besarnya modal yang disimpannya.
 Bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota dan bukan
semata-mata mencari keuntungan.
 Harga yang barang dan jasa yang dijual lebih murah
dibandingkan dengan yang berada di pasaran.
 Anggota koperasi berperan sebagai konsumen dan
produsen.

Kekurangan :
 Modal yang terbatas menjadi kendala sulitnya
koperasi berkembang.
 Kurang cakapnya pengurus dalam mengelola
koperasi.
 Pengurus koperasi yang melakukan kecurangan
atau tidak jujur dalam pengelolaan.
 Kurangnya pendidikan dan kerja sama antara
pengurus, pengawas dan anggotanya.
 Balas jasa yang diberikan terbatas pada modal.

UKM (Usaha Kecil Menengah)
 UKM adalah singkatan dari usaha kecil dan
menengah. Ukm adalah salah satu bagian
penting dari perekonomian suatu negara
maupun daerah, Ukm ini juga sangat
membantu negara/pemerintah dalam hal
penciptaan lapangan kerja baru dan lewat ukm
juga banyak tercipta unit unit kerja baru yang
menggunakan tenaga-tenaga baru yang dapat
mendukung pendapatan rumah tangga.
Kelebihan :
 Beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Usaha Kecil
dan Menengah (UKM) dibandingkan dengan usaha
besar (Partomo dan Rachman, 2002) antara lain:
 Inovasi dalam teknologi yang dengan mudah terjadi
dalam pengembangan produk.
 Hubungan kemanusiaan yang akrab di dalam
perusahaan kecil
 Fleksibilitas dan kemampuan menyesuaikan diri
terhadap kondisi pasar yang berubah dengan cepat
dibandingkan dengan perusahaan berskala besar yang
pada umumnya birokratis
 Terdapat dinamisme manajerial dan peranan
kewirausahaan.







Kelemahan :
 Kesulitan pemasaran
 Keterbatasan finansial
 Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM)
 Masalah bahan baku
 Keterbatasan teknologi