Anda di halaman 1dari 15

4

BAB III
HASIL PENGAMATAN


3.1 Data Lapangan STA 1 Daerah Sungai Pengkol

Gambar 3.1 Singkapan STA 1 / LP 1


Hari, Tanggal : Minggu, 3 November 2013
Waktu : 08.30 WIB
Lokasi : Kali Pengkol, Meteseh, Tembalang, Kota
Semarang
Cuaca :Cerah
Bentangalam : fluvialdanudasional
Struktur : perlapisan
Lithologi : batuansedimen (pasirkasar)
5

Deskripsi batuan 1
 Warna : coklatkeabuabuan
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : rounded,
besarbutirpasirkasar, sortasibaik,
kemastertutup
 Fragmen : pasirkasar
 Matriks : pasirhalus,
lanauataulempung
 Semen : karbonatan
 Namabatuan : batupasir
Strike and dip perlapisan : N 146
0
E / 57
0
SW
Plotting area : - N 105
0

Eterhadapujungbukitjabungansebelahkiri
- N 146
0
Eterhadapujungbukitjabungan
yang kanan
Vegetasi : semaksemak (heterogen)
Tata gunalahan : Persawahan
Potensipositif : irigasi
Potensi negative : banjir
Morfogenesa : Daerah STA yang
terlihatkenampakanstruktursedimen,
beartitelahterjadi proses sedimentasi yang
kemudianterkenatenaga endogen yang
menyebabkanformasibatuansedimentersingkap
keluar yang
kemudiantererosiolehaliransungaidanmembuat
sekitarnyamengalamipelapukan

6



3.2 Data Lapangan STA 2 / LP 1 Daerah Sungai Banyumeneng

Gambar3.2Singkapan STA 2 / LP 1


Hari, Tanggal : Minggu, 3 November 2013
Waktu : 11.30 WIB
Lokasi : Kali Banyumeneng, Banyumeneng,
Mranggen, Kab. Demak
Cuaca :Cerah
Bentangalam : fluvial danudasional
Struktur : perlapisan
Lithologi : batuansedimen (konglomerat, batulempung)
Deskripsi batuan 1
 Warna : coklat
 Struktur : perlapisan
7

 Tekstur : subrounded-rounded,
besarbutirbrakaldankrakalsedikitbongkah,
sortasibaik, kemastertutup
 Fragmen : brakal
 Matriks : krakal
 Semen : karbonatan
 Namabatuan : konglomerat
Deskripsi batuan 2
 Warna : coklatkeabuabuan
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : rounded,
besarbutirlempung, sortasibaik,
kemastertutup
 Fragmen : lempung
 Semen : karbonatan
Nama batuan : batulempung

Strike and dip perlapisan : N 130
0
E / 62
0
SW
Plotting area : - N 12
0
Eterhadapjembatan
- N 198
0

Eterhadapkelokansungaibanyumeneng
Vegetasi : semaksemak (heterogen)
Tata gunalahan : Persawahan
Potensipositif : irigasi
Potensi negative : banjir
Morfogenesa : Daerah STA yang
terlihatkenampakanstruktursedimen,
beartitelahterjadi proses sedimentasi yang
kemudianterkenatenaga endogen yang
8

menyebabkanformasibatuansedimentersingkap
keluar yang
kemudiantererosiolehaliransungaidanmembuat
sekitarnyamengalamipelapukan


3.3 Data Lapangan STA 2 / LP 2 Daerah Sungai Banyumeneng

Gambar3.3Singkapan STA 2 / LP 2


Hari, Tanggal : Minggu, 3 November 2013
Waktu : 11.50 WIB
Lokasi : Kali Banyumeneng, Banyumeneng,
Mranggen, Kab. Demak
Cuaca :Cerah
Bentangalam : fluvial danudasional
Struktur : perlapisan
Lithologi : batuansedimen (konglomerat, batulempung,
batupasir, batugamping)
Deskripsi batuan 1
9

 Warna : coklat
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : subrounded-rounded,
besarbutirbrakaldankrakalsedikitbongkah,
sortasibaik, kemastertutup
 Fragmen : brakal
 Matriks : krakal
 Semen : karbonatan
 Namabatuan : konglomerat
Deskripsi batuan 2
 Warna : coklatkeabuabuan
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : rounded,
besarbutirlempung, sortasibaik,
kemastertutup
 Fragmen : lempung
 Semen : karbonatan
Nama batuan : batulempung
Deskripsi batuan 3
 Warna : coklat
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : subrounded-rounded,
besarbutirpasirsedang, sortasibaik,
kemastertutup
 Fragmen : pasirsedang
 Matriks : pasirhalus,
lanauataulempung
 Semen : karbonatan
10

 Namabatuan : batupasir
Deskripsi batuan 4
 Warna : coklat
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : subrounded-rounded,
besarbutirpasirkasardanterdapatkelimpaha
nfosilcangkang, sortasibaik, kemastertutup
 Fragmen :
pasirkasarberupafosilcangkang
 Matriks : pasirhalus
 Semen : karbonatan>90%
 Namabatuan : batugamping

Strike and dip perlapisan : N 130
0
E / 62
0
SW
Plotting area : - N 12
0
E terhadapjembatan
- N 198
0

Eterhadapkelokansungaibanyumeneng
Vegetasi : semaksemak (heterogen)
Tata gunalahan : Persawahan
Potensipositif : irigasi
Potensi negative : banjir
Morfogenesa : Daerah STA yang terlihat kenampakan
struktur sedimen, bearti telah terjadi proses
sedimentasi yang kemudian terkena tenaga
endogen yang menyebabkan formasi batuan
sedimen tersingkap keluar yang kemudian
tererosi oleh aliran sungai dan membuat
sekitarnya mengalami pelapukan

11






3.4 Data Lapangan STA 2 / LP 3 Daerah Sungai Banyumeneng

Gambar3.4Singkapan STA 2 / LP 3


Hari, Tanggal : Minggu, 3 November 2013
Waktu : 12.10 WIB
Lokasi : Kali Banyumeneng, Banyumeneng,
Mranggen, Kab. Demak
Cuaca :Cerah
Bentangalam : fluvial danudasional
Struktur : perlapisan
Lithologi : batuansedimen (batupasir, batulempung)
Deskripsi batuan 1
12

 Warna : coklat
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : subrounded-rounded,
besarbutirpasirsedang, sortasibaik,
kemastertutup
 Fragmen : pasirsedang
 Matriks : pasirhalus,
lanauataulempung
 Semen : karbonatan
 Namabatuan : batupasir
Deskripsi batuan 2
 Warna : coklatkeabuabuan
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : rounded,
besarbutirlempung, sortasibaik,
kemastertutup
 Fragmen : lempung
 Semen : karbonatan
Nama batuan : batulempung

Strike and dip perlapisan : N 130
0
E / 59
0
SW
Vegetasi : semaksemak (heterogen)
Tata gunalahan : Persawahan
Potensipositif : irigasi
Potensi negative : banjir
Morfogenes : Daerah STA yang terlihat kenampakan
struktur sedimen, bearti telah terjadi proses
sedimentasi yang kemudian terkena tenaga
13

endogen yang menyebabkan formasi batuan
sedimen tersingkap keluar yang kemudian
tererosi oleh aliran sungai dan
membuatsekitarnyamengalamipelapukan


3.5 Data Lapangan STA 2 / LP 4 Daerah Sungai Banyumeneng

Gambar3.5aSingkapan STA 2 / LP 4



Gambar3.5bSingkapan STA 2 / LP 4


14

Hari, Tanggal : Minggu, 3 November 2013
Waktu : 12.50 WIB
Lokasi : Kali Banyumeneng, Banyumeneng,
Mranggen, Kab. Demak
Cuaca :Cerah
Bentangalam : fluvial danudasional
Struktur : perlapisan
Lithologi : batuansedimen (batupasir, batulempung)
Deskripsi batuan 1
 Warna : coklat
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : subrounded-rounded,
besarbutirpasirsedang, sortasibaik,
kemastertutup
 Fragmen : pasirsedang
 Matriks : pasirhalus,
lanauataulempung
 Semen : karbonatan
 Namabatuan : batupasir
Deskripsi batuan 2
 Warna : coklatkeabuabuan
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : rounded,
besarbutirlempung, sortasibaik,
kemastertutup
 Fragmen : lempung
 Semen : karbonatan
Nama batuan : batulempung
15


Strike and dip perlapisan : N 131
0
E / 65
0
SW
Vegetasi : semaksemak (heterogen)
Tata gunalahan : Persawahan
Potensipositif : irigasi
Potensi negative : banjir
Morfogenesa : Daerah STA yang terlihat kenampakan
struktur sedimen, bearti telah terjadi proses
sedimentasi yang kemudian terkena tenaga
endogen yang menyebabkan formasi batuan
sedimen tersingkap keluar yang kemudian
tererosi oleh aliran sungai dan membuat
sekitarnya mengalami pelapukan
















16







3.6 Data Lapangan STA 2 / LP 5 Daerah Sungai Banyumeneng

Gambar3.6Singkapan STA 2 / LP 5


Hari, Tanggal : Minggu, 3 November 2013
Waktu : 13.10 WIB
Lokasi : Kali Banyumeneng, Banyumeneng,
Mranggen, Kab. Demak
Cuaca :Cerah
Bentangalam : fluvial danudasional
Struktur : perlapisan
Lithologi : batuansedimen (batupasir, batugamping)
Deskripsi batuan 1
 Warna : coklat
17

 Struktur : perlapisan
 Tekstur : subrounded-rounded,
besarbutirpasirsedang, sortasibaik,
kemastertutup
 Fragmen : pasirsedang
 Matriks : pasirhalus,
lanauataulempung
 Semen : karbonatan
 Namabatuan : batupasir
Deskripsi batuan 2
 Warna : coklat
 Struktur : perlapisan
 Tekstur : subrounded-rounded,
besarbutirpasirkasardanterdapatkelimpaha
nfosilcangkang, sortasibaik, kemastertutup
 Fragmen :
pasirkasarberupafosilcangkang
 Matriks : pasirhalus
 Semen : karbonatan>90%
 Namabatuan : batugamping

Strike and dip perlapisan : N 130
0
E / 54
0
SW
Vegetasi : semaksemak (heterogen)
Tata gunalahan : Persawahan
Potensipositif : irigasi
Potensi negative : banjir
Morfogenesa : Daerah STA yang terlihat kenampakan
struktur sedimen, bearti telah terjadi proses
18

sedimentasi yang kemudian terkena tenaga
endogen yang menyebabkan formasi batuan
sedimen tersingkap keluar yang kemudian
tererosi oleh aliran sungai dan membuat
sekitarnya mengalami pelapukan