Anda di halaman 1dari 98

MANAJEMEN INTERNASIONAL

DAFTAR ISI
BAB I................................................................................... 3
MANAJEMEN INTERNASIONAL DAN GLOBALISASI.....................3
1.1. Faktor Politik Dalam Era Glabalisasi..............................3
1.2. Faktor Ekoomi Da Maa!"m" It"rasioal..............#
1.3. Faktor Ekoomi $a P"i%kata &"s"!a't"raa Rak(at #
1.). P"%"tasa &"miskia Pa$a Skala Global..................#
1.*. P"rk"mba%a Ilm+ P"%"ta'+a................................,
1.#. P"rk"mba%a T"kolo%i...........................................1-
1... Tata%a Ba%i Maa!"m" It"rasioal...................1)
1./. Faktor Politik s"ba%ai Tata%a................................1.
1.,. Faktor Ekoomi s"ba%ai Tata%a.............................1/
1.1-. Tata%a $i Bi$a% T"koolo%i................................1,
1.11. P"ma'ama B+$a(a Nasioal s"ba%ai Tata%a.......2-
1.12. P"rsai%a Lokal s"ba%ai Tata%a.........................21
1.13. It"r$"0"$"si atara 1aba% P"r+sa'aa $"%a
&ator P+sat....................................................................22
1.1). Li%k+%a O0"rasioal...........................................23
BAB II................................................................................2.
PENGENALAN LING&2NGAN LO&AL.......................................2.
2.1. Li%k+%a Politik.....................................................2/
2.2. P"%"ala Li%k+%a Ekoomi................................3*
2.3. Li%k+%a 3+k+m $a P"r+$a%4+$a%a.............3*
2.). Li%k+%a T"kolo%i................................................3#
BAB III...............................................................................3#
TANGG2NG JA5AB SOSIAL MANAJEMEN INTERNASIONAL.......3#
3.1 Mo$"l Ta%%+% Ja6ab Sosial P"r+sa'aa...................3.
3.2 Etika $a Ta%%+% Ja6ab Sosial.................................3,
3.3 Ta%%+% Ja6ab $i Bi$a% 3+k+m...............................)-
3.) Ta%%+% Ja6ab $i Bi$a% Ekoomi.............................)1
3.* B"rba%ai Is+ Sosial S"ba%ai Dim"si &"ti%a.................)1
3.# Ta%%+% Ja6ab &"0a$a Para Stak"'ol$"rs.................))
BAB I7..............................................................................)#
&ONTE&S &2LT2RAL DARI MANAJEMEN INTERNASIONAL........)#
).1 P"%"rtia $a F+%si B+$a(a....................................)#
).2 Aalisis Dim"si B+$a(a.............................................)/
).3 Jarak &"k+asaa 8Po6"r $ista9":...............................*-
).) P"%"laka &"ti$ak0astia.........................................*1
).* Dim"si G"$"r ;Mask+liitas <"rs+s F"miitas...........*2
).# 7ariab"l &+lt+ral........................................................*3
BAB 7................................................................................#.
FA&TOR B2DA=A DALAM BER&OM2NI&ASI.............................#.
*.1 S+at+ Mo$"l Pros"s B"rkom+ikasi.............................#/
*.2 Maa!"m" &om+ikasi Litas B+$a(a.........................3
BAB 7I.................................................................................,
TE&NI& NEGOSIASI BAGI MANAJER INTERNASIONAL................,
#.1 B"rba%ai Pi'ak (a% B"rk"0"ti%a........................../-
#.2 Ti0olo%i Ta6ar4m"a6ar............................................./-
#.3 Pros"s B"r"%osiasi.................................................../1
BAB 7II.............................................................................../1
PER2M2SAN DAN IMPLEMENTASI STRATEGI 2NT2& BISNIS
BERS&ALA INTERNASIONAL................................................../1
..1 &at"%orisasi Alasa B"ro0"rasi S"9ara It"rasioal..../3
..2 Pros"s P"r+m+sa Strat"%i P"r+sa'aa......................./)
..3 Aliasi litas Batas $a Im0l"m"tasi Strat"%i............./*
2
BAB I
MANAJEMEN INTERNASIONAL DAN GLOBALISASI
Dunia dewasa ini menghadapi globalisme yang tercermin pada
ungkapan bahwa dunia kini sudah merupakan suatu “desa global”
(global village). Hal ini ditandai dengan kemajuan dalam berbagai
faktor seperti : politik ekonomi re!olusi transportasi dan re!olusi
komunikasi. "ada masa kini ilmu pengetahuan berkembang dengan
sangat pesat. #eknologi sebagai produk ilmu pengetahuan
menampakkan diri dalam berbagai bentuk dan aplikasinya. $alah satu
diantaranya yang sangat menonjol adalah teknologi informasi dengan
komputer sebagai instrumen utamanya. $elanjutnya diuraikan
perkembangan setiap faktor tersebut secara singkat di bawah ini.
1.1. Faktor Politik Dalam Era Glabalisasi
"eta politik dunia telah berubah secara signi%kan sejak
berakhirnya perang dingin antara negara&negara adikuasa dimana
telah terjadi polarisasi politik. "olarisasi politik yang dimaksud adalah
negara&negara yang bergabung dalam 'lok 'arat dan negara&negara
yang tergabung dalam 'lok #imur serta negara&negara dunia ketiga.
(egara&negara 'lok 'arat dipelopori oleh )merika $erikat.
(egara&negara ini menganut paham kapitalisme di bidang ekonomi
dalam berbagai bentuknya dan sekaligus mengaku menjadi pembela
3
dan pengembang demokrasi dan hak&hak asasi manusia. (egara&
negara 'lok #imur pada umumnya merupakan negara&negara komunis
yang pada waktu itu dipimpin oleh *ni $o!iet. 'lok ini menganut
pahan liberalisme. $ementara negara&negara diluar dari kedua bilak
tersebut disebut negara dunia ketiga atau negara&negara miskin atau
negara&negara sedang berkembang.
(egara&negara 'lok 'arat dan 'lok #imur sama menunjukkan
keinginannya kemauan dan bahkan tekad untuk memperluas
hegemoninya yang dilakukan baik secara terbuka maupun secara
klandestin. $alah satu cara yang digunakan adalah dengan
membangun kekuatan militer yang pada gilirannya mengakibatkan
terjadinya perlombaan senjata pemusnah massal ( Weapon of mass
destruction) termasuk senjata nuklir maupun senjata biologis. Hasilnya
adalah berakhirnya perang dingin diikuti dengan penghentian
perlombaan senjata.
'ersamaan dengan berakhirnya perang dingin tersebut negara&
negara yang berfaham komunisme mulai prodemokrasi yang berakibat
pada runtuhnya pemerintahan diktatorial komunistis. +aham ini
digantikan oleh pemerintahan yang dipilih melalui pemilihan umum.
'ubarnya negara *ni $o!iet dan digantikan dengan bentuk lain yang
disebut sebagai Confederation of Free States. ,eskipun tidak semua
republik yang membentuk *ni $o!iet ikut bergabung karena negara&
negara tersebut memproklamirkan kemerdekaannya. )kibatnya hanya
4
ada satu negara adikuasa di bunia dewasa ini yaitu )merika $erikat.
-erakan prodemokrasi juga terjadi di negara&negara yang
mempertahankan komunisme sebagai ideologi negaranya seperti yang
terjadi di .epublik .akyat /ina (../) sekalipun penguasa acap kali
mencoba menghalanginya dengan menggunakan kekerasan. "roses
demokratisasi juga terjadi di negara&negara yang sedang berkembang
yang merdeka setelah perang dunia 00 berakhir.
Dunia saat ini belum aman meskipun perang dingin telah usai
dan perlombaan senjata praktis sudah berhenti. ,isalnya tidak sedikit
negara yang menghadapi gerakan separatisme yang mengancam
eksistensi negara tersebut. 1elompok fundamentalis yang ingin
memaksakan kehendak untuk mendirikan negara berdasarkan agama
tertentu.
Demikan halnya di berbagai negara banyak pimpinannya adalah
seorang despot yang memerintah dengan tangan besi yang
menyebabkan banyaknya pembangkang yamg oleh despot ingin
dimusnahkan. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ancaman
timbulnya perang dunia 000 sangat kecil namun perang lokal
diperkirakan masih akan terjadi di berbagai belahan bumi ini.
*raian&uraian tersebut memberikan signal bahwa para praktisi
manajemen internasional mutlak perlu memahami kondisi politik dan
perkembangannya pada tingkat global regional dan lokal karena pasti
berpengaruh pada kegiatan manajerialnya.
5
1.2. Faktor Ekoomi Da Maa!"m" It"rasioal
$ecara aksiomatis dapat dikatakan bahwa faktor ekonomi
merupakan faktor yang paling dominan berpengaruh dalam
menyelenggarakan manajemen internasional. Hal ini disebabkan
dalam bidang ekonomilah manajemen internasional paling banyak
bergerak yaitu dalam dunia bisnis. 0nteraksi yang terjadi antara para
manajer internasional pada tingkat mikro yaitu dalam suatu
perusahaan dan antar perusahaan tingkat nasional tingkat regional
dan global justru terjadi di bidang ekonomi. 'ahkan faktoe ekonomi
merupakan instrumen yang digunakan oleh masyarakat bangsa untuk
meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.
1.3. Faktor Ekoomi $a P"i%kata &"s"!a't"raa Rak(at
'erbagai negara menjalin kerja sama demi peningkatan
kesejahteraan rakyatnya. 'eberapa dasar pengukuran untuk menilai
terjadinya peningkatan kesejahteraan rakyat :
"ertama : kuatnya daya serap pasaran kerja sehingga persentase
anggota masyarakat yang secara ekonomi produktif mempunyai
pekerjaan tetap tinggi. 2umlah pengangguran terbuka terselubung
maupun pengangguran musiman sedikit walaupun yang diidam&
idamkan adalah full employment.
1edua : mempunyai pekerjaan tidak cukup
6
1.). P"%"tasa &"miskia Pa$a Skala Global
1emiskinan merupakan gejala yang mendunia sehingga
mengatasinyapun memerlukan upaya bersama seluruh umat manusia
dan pemerintahan di dunia karena tidak ada stupun negara yang
betapa kayanya mampu mengatasi masalah kemiskinan itu sendirian.
"ihak& pihak yang terkait diantaranya :
1. P"raa P"rs"rikata Ba%sa4ba%sa
$alah satu bentuk nyata dari upaya global mengentaskan
kemiskinan adalah peranan yang dimainkan oleh "''. "''
didirikan dengan tujuan secara kolekif berupaya agar planet
bumi ini makin aman untuk dihuni yang diusahan melalui Dewan
1eamanan. +)3 untuk mengatasi kemelut akan pangan. 043
untuk mengatasi masalah&masalah perburuhan. 5H3 untuk
kepentingan kesehatan. *(0/6+ yang menangani masalah anak&
anak. *(6$/3 untuk menghandle masalah&masalah pendidikan.
6/3$3/ (Economic and Social Council). $elanjutnya pada tahun
7899 delegasi dari 99 negara berkumpul di 'retton 5oods (ew
Hampshire )merika $erikat untuk mendirikan 0,+ dan 'ank
Dunia untuk menangani bidang 1euangan termasuk pemberian
pinjaman kepada negara&negara yang membutuhkan.
2. Marak(a For+m &"r!a sama "koomi
7
,araknya forum kerja sama ekonomi merupakan
maraknya kerja sama regional dan subregional di bidang
ekonomi. 'eberapa contoh : )"6/ ( )sia "asi%c 6conomic
/oorperation). 66/ (6uropean 6conomic /ommunity). ()+#)
((orth )merica +ree #rade )greement). $)"#) ($outh )sia
"referential #rade )greement ). -// ( /ooperation /ouncil for the
arab $tates of the -ulf). )+#) ()sean +ree #rade )greement).
/arribean /ommunity (/aricom) )ndrean "act dan berbagai
forum kerja sama ekonomi lainnya di berbagai kawasan di 'enua
)frika.
'erbagai pertemuan yang diselenggarakan dan dihadiri oleh
para kepala negara dan pemerintahan telah menghasilkan
banyak keputusan penting di bidang ekonomi termasuk
perdagangan bebas eliminasi proteksi kebijakan %scal
in!estasi di negara&negara anggota dan lainnya. *paya
mengentaskan kemiskinan akan membuahkan hasil yang lebih
besar jika komitmen pada tingkat puncak itu diikuti dengan
strategi operasionalisasi pada tingkat nasional. +akta
menunjukkan bahwa salah satu penyebab sukar terwujudnya
operasionalisasi karena berbagai negara terfokus pada melihat
permasalahan dengan menggunakan “ kacamata” kepentingan
nasionalnya masing&masing.
3. Globalisasi $a &"b"ra$aa &or0orasi Nasioal
8
$uatu fenomena dunia dewasa ini adalah makin banyaknya
korporasi multinacional yang beroperasi di semua bagian dunia.
+enomena ini $angat menarik untuk diamati karena korporasi
multinacional tersebut tidak hanya berasal dari negara&negara
kaya dan maju melainkan juga berkantor pusat di negara&negara
sedang berkembang walaupun jumlahnya tidak banyak.
1ebanyakan manajemen internacional merupakan pelaku dan
pemegang peran utama dalam korporasi multinacional tersebut.
4ima ciri dari perusahaan multinasional :
7. 5ilayah operasinya meliputi semua bagian dunia.
:. 2enis produknya yang sangat beraneka ragam baik dalam
bentuk barang maupun jasa.
;. 2umlah karyawan yang sangat banyak.
9. 1egiatan operasional perusahaan menghasilkan penerimaan
yang demikian besarnya sehingga ada kalanya jumlah
penerimaan tersebut lebih besar dari anggaran belanja
negara dimana perusahaan tersebut beroperasi.
<. 1orporasi multinasional tidak lagi terikat pada batas&batas
arti%sial antar negara karena lahan yang digarapnya
merupakan seluruh dunia dan operasionalisasi kegiatannya
sudah merupakan lintas budaya.
9
1.*. P"rk"mba%a Ilm+ P"%"ta'+a
"ara ilmuwan berpendapat bahwa dewasa ini ilmu pengetahuan
sangat pesat berkembang melebihi kepesatan dalam era manapun
dalam sejarah umat manusia. $ebuah alasan yang diketengahkan
adalah bahwa dari semua ilmuwan yang pernah hidup di planet bumi
ini sembilan puluh persen diantaranya masih hidup sekarang ini. "ara
manajer internasional perlu mengamati dan mengikuti perkembangan
ini karena rami%kasinya pasti berpengaruh pada manajemen bisnis.
'eberapa rami%kasinya adalah :
1. "erkembangan ilmu yang pesat pun tidak
merubah %lsafat ilmu yang berarti bahwa semua cabang
ilmu pengetahuan pada akhirnya harus diabdikan kepada
peningkatan mutu hidup seluruh umat manusia. "aradigma
lama yang mengatakan bahwa ilmu demi ilmu semata tidak
berlaku lagi
2. $atu cabang ilmu pengetahuan hanya
mempunyai nilai intrinsik jika teori dalil dan yang
dikembangkan dalam kehidupan sehari&hari termasuk dalam
proses manajemen bisnis.
3. "erkembangan yang demikian pesat
menghasilkan berbagai spesialisasi ilmu pengetahuan
bahkan sudah mengarah pada super spesialisasi.
10
). *sia suatu teori semakin pendek dalam arti
bahwa tidak mustahil bahwa suatu teori yang hari ini diyakini
benar besok tidak demikian lagi halnya karena adanya
temuan&temuan baru yang mengatakan demikian.
*. 3rganisasi para manajer bahkan tenaga&
tenaga kerja teknis dan operasional sekalipun harus menjadi
organisasi manajer dan karyawan pembelajar sebab jika
tidak maka pengetahuan kemahiran dan keterampilannnya
akan kadaluarsa yang jika sampai terjadi dapat menutup
kemungkinan untuk memberikan kontribusi yang optimal
demi pencapaian tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.
1.#. P"rk"mba%a T"kolo%i
$alah satu produk ilmu pengetahuan yang berkembang dengan
pesat adalah perkembangan di bidang teknologi. Disenangi atau tidak
disenangi mau atau tidak mau teknologi harus digunakan.
#antangannya terletak pada dua hal yaitu pertama : memilih dan
menggunakan teknologi tepat guna membuahkan peningkatan
e%siensi efekti!itas dan produkti!itas organisasi. 1edua : jangan
sampai pemanfaatan perkembangan teknologi canggih berakibat pada
organisasi yang tidak lagi manusiawi.
6mpat perkembangan teknologi yang berkaitan dengan
manajemen internasional :
7. .e!olusi transportasi
11
:. .e!olusi komunikasi
;. .e!olusi teknologi informasi
9. "erkawinan antara teknologi komunikasi dan teknologi
informasi.
*ngkapan bahwa dunia hanyalah sebagai suatu desa global atau
global village di$ebabkan terjadinya re!olusi di bidang transportasi
baik di darat laut maupun di udara. .e!olusi transportasi telah
memungkinkan manusia bepergian dari suatu tempat ke tempat lain
dengan sangat cepat aman dan nyaman. Demikian juga halnya
dengan barang dan jasa yang dapat didistribusi atau dipasarkan di
seluruh belahan dunia. 1ondisi ini menyebabkan semua bagian dunia
terbuka dan terjangkau oleh semakin banyak orang sehingga dapat
dikatakan bahwa tidak ada lagi desa yang terisolasi. 1esemuanya ini
membuka kesempatan baru bagi para manajer internasional dalam
bentuk dan intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya.
#antangannya adalah memahami berbagai konsekuensi kemudahan
tersebut tidak hanya dalam bentuk positifnya seperti lancarnya roda
perekonomian seperti import dan eksport. (amun menyadari pula
timbulnya persaingan yang makin ketat yang mengharuskan para
manajer untuk meningkatkan keunggulan kompetitifnya dan tidak
terpukau hanya dengan keunggulan komparatif.
.e!olusi komunikasi menyentuh semua bidang kehidupan dan
penghidupan manusia baik dari arti politik pertahanan negara
12
ekonomi soasial budaya pendidikan hiburan olahraga kondisi
cuaca hubungan antar manusia dan bahkan sebagai akibat berbagai
peristiwa berupa bencana alam dan acts of God lainnya. $ebagai
misal dalam bidang politik re!olusi komunikasi menyebabkan sesuatu
yang terjadi di berbagai negara dapat diketahui di berbagai belahan
dunia pada waktu yang sama. #ragedi 77 $eptember :==7 di )merika
$erikat dimana runtuhnya -edung 5orld #rade /enter di kota (ew >ork
yang ditabrak oleh dua pesawat penumpang dan serangan ke -edung
Departemen "ertahanan )merika ("entagon) yang juga ditabrak oleh
satu pesawat penumpang yang menelan ribuan korban jiwa dapat
diketahui oleh seluruh belahan dunia lewat siaran stasiun tele!isi di
)merika.
"ara manajer internasional mutlak perlu memahami implikasi
re!olusi komunikasi tersebut karena menampakkan diri pada pola dan
gaya hidup dalam masyarakat di lingkungannya dan secara internal
dalam organisasi akan terlihat persepssi pandangan hidup dan
tindakan para anggota organisasi yang bersangkutan. ,isalnya
meningkatnya tingkat pendidikan para anggota masyarakat termasuk
para karyawan dalam organisasi membuat masyarakat :
a. ,akin mampu menuntut perolehan haknya meskipun tidak selalu
dibarengi oleh kesediaan menunaikan kewajibannya.
b. 'erupaya memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan tingkat
pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya.
13
c. ,enuntut imbalan yang lebih besar
d. ,enuntut peningkatan mutu produk dan jasa yang dibeli dan
digunakannnya.
.e!olusi di bidang teknologi informasi khususnya dalam bidang
komputer mengalami perkembangan yang sangat pesat sehingga :
a. *sia satu generasi komputer makin pendek.
b. 2enis&jenis perangkat kerasnya makin beraneka
ragam mulai dari yang sederhana seperti electronic diary
electronic calculator lap top personal computer hingga super
computer.
c. )plikasinya yang makin beraneka ragam mulai dari
perhitungan sederhana hingga aplikasi yang sangat rumit.
d. Dukungan perangkat lunak dengan aneka ragam
bahasanya.
e. Harganya yang relatif makin murah.
0nformasi merupakan elemen yang kritikal sifatnya karena
seluruh kegiatan organisasi didasarkan pada informasi. "erlu untuk
diperhatikan pula bahwa karena akses informasi kian mudah dan
murah maka timbul tuntutan yang kuat agar para pimpinan organisasi
mengubah mindset&nya dalam gaya dan pola pengambilan keputusan
dari yang sentralistis menjadi desentralistis. Hal ini merupakan suatu
bentuk pemberdayaan para bawahan sebagai bagian dari proses
demokratisasi dalam organisasi. "ara bawahan tidak lagi puas sebagai
14
pelaksana perintah semata melainkan selaku pemilik otonomi dalam
menyelesaikan tugas pekerjaannya termasuk mengatasi berbagai
masalah yang dihadapinya.
"erkawinan antara teknologi komunikasi dan teknologi informasi
membuahkan berbagai hal dalam kehidupan manusia pada umumnya
dan kehidupan organisasional khususnya. ,isalnya : semakin
meluasnya jaringan informasi secara lokal regional dan global seperti
internet dan world wide web Electronic Mail Electronic shopping dan
electronic education dan electronic meeting. "erkembangan ini
mengubah banyak hal dalam interaksi antar manusia seperti :
1. ,emperoleh informasi dengan mengakses internet.
. !eleconferencing atau electronic meeting yaitu rapat yang
diselenggarakan oleh pimpinan termasuk manajer puncak
tanpa kehadiran %sik para peserta rapat di ruang rapat.
". !elecommunication yaitu penyelesaian tugas oleh karyawan
yang dilaksanakan di rumah dan menyampaikan hasil
pekerjaannya kepada organisasi melalui telepon atau
fa#iimile.
$. Electronic shopping yaitu berbelanja dengan cara mengorder
lewat internet atau membayar dengan menggunakan kartu
kredit.
15
%. Electronic ban&ing yaitu pengambilan uang pembayaran
berbagai rekening biaya dan pengiriman uang dapat
dilakukan dengan menggunakan )#,.
1... Tata%a Ba%i Maa!"m" It"rasioal
,anajer internasional perlu menggunakan pendekatan
contingency dalam mengemudikan roda organisasi yang dipimpinya.
"endekatan ini dibutuhkan karena manajer internasional dihadapkan
pada tiga jenis lingkungan yaitu : lingkungan global lingkungan tuan
rumah dan lingkungan operasional. $etiap lingkungan dapat dijelaskan
di bawah ini .
1. Li%k+%a Global
1eberhasilan seorang manajer internasional ditentukan
oleh pemahamannya tentang sumberdaya manusia tugas
pekerjaan yang harus dilaksanakan dan lingkungan yang
dihadapinya. 1ecenderungan&kecenderungan global dan
kekuatan yang mempengaruhinya bersifat multifaset dan
multidimensional seperti : dimensi politik ekonomi dan
teknologi yang saling mempengaruhi.
+aktor lain yang harus diperhatikan pula oleh manajer
internasional adalah persaingan global. )da ungkapan yang
mengatakan bahwa dalam ”desa global” sekarang ini
persaingan tidaklah datang dari dunia luar melainkan ”dari
seberang jalan”. *ngkapan ini benar adanya dapat dilihat dari
16
kenyataan adanya suatu perusahaan yang menghasilkan produk
tertentu yang beroperasi di kawasan dimana perusahaan lain
telah menghasilkan produk sejenis. 1onkritnya perusahaan
otomotif 2epang . "erusahaan ini
ini sudah lama didirikan di )merika $erikat dan perusahaan ini
bertetangga dengan perusahaan otomotif )merika. Demikian
pula berbagai produk lain seperti komputer alat&alat
komunikasitele!isi radio peralatan rumah tangga seperti mesin
cuci kompor gas kamera. 1enyataan ini menunjukkan bahwa
jika perusahaan ingin menang dalam persaingan yang terjadi
tidak lagi mengandalkan keunggulan komparatifnya melainkan
keunggulan kompetitifnya yang berarti penekanan kuat pada
peningkatan mutu harga yang bersaing dan fokus perhatian
pada kepuasan pelanggan.
"ara manajer internasional juga hendaknya memperhatikan
iklim yang serasi antara perusahaan terutama yang membentuk
perusahaan multinasional dengan negara tuan rumah. "ara
manajer internasional hendaknya memperhatikan relasinya
dengan captains of industry yaitu para anggota elit di
masyarakat seperti : politisi tokoh&tokoh dunia usaha. "ara
manajer internasional juga hendaknya memperhatikan relasinya
dengan opinion leaders yaitu para decider di lingkungan birokrasi
pemerintahan serta para pemimpin informal yang sangat
17
berperan dalam mempertahankan sesuatu yang menjadi
kepentingan nasional yang selanjutnya dijadikan dasar dalam
berbagai kebijakan nasional. ,isalnya : terbuka atau tidaknya
negara untuk semua industri atau terbatas pada industri
tertentu terbuka?tidaknya sekuruh wilayah kekuasaan negara
bagi pendatang asing atau hanya kawasan tertentu saja
kebijkasanaan tentang penanaman moal asing sistem
perpajakan boleh ?tidaknya perusahaan asing melakukan
repatriasi keuntungan ke negara asal kebijakan tentang
pemanfaatan teknologi canggih kewajiban perusahaan untuk
melestarikan kekayaan alam kebijakan tentang pencemaran
udara kebijakan tentang kewajiban perusahaan untuk
melakukan daur ulang tingkat perlindungan atas hak cipta
kebijakan dalam pemanfaatan tenaga kerja asing dan
lokalperaturan perundang&undangan di bidang perburuhan
serta kebijakan mengenai penggunaan tenaga kerja wanita dan
anak&anak.
)kibatnya para manajer internasional menghendaki adanya
imbalan atas ketaatannya kepada peraturan perundang&
undangan dan kebijakan nasional yang ditentukan oleh
pemerintah setempat. 0mbalan tersebut dapat berupa stabilitas
poitik stabilitas ekonomi stabilitas sosial stabilitas ekonomi dan
keamanan dan ketenangan berusaha iklim dunia bisnis yang
18
memberikan peluang bagi para manajer internasional untuk
meraih keuntungan secara wajar.
2. Li%k+%a T+a R+ma'
,anajemen internasional dalam berinteraksi dengan
lingkungan tuan rumah dapat menghadapi berbagai tantangan.
#antangan&tantangan tersebut dapat diklasi%kasikan menjadi
tantangan dalam bidang politik ekonomi teknologi budaya
nasional persaingan lokal dan interdependensi antara anak
perusahaan dengan tuan rumah.
1./. Faktor Politik s"ba%ai Tata%a
+aktor politik akan menjadi tantangan jika seorang ditempatkan
di negara dunia ke& ;. Hal ini disebabkan negara dunia ketiga sering
diguncang oleh pergerakan politik situasi politik sering labil dan
penyebabnyapun beragam. ,isalnya: kurangnya pengalaman dalam
menjalankan roda pemerintahan suatu negara yang merdeka dan
berdaulat karena terlampau lama dijajah oleh kolonial asing. 6foria
kemerdekaan kadang menumbuhkan rasa nasionalisme yang
berlebihan yang kadang menjurus pada penolakan sesuatu yang
berbau asing. Demikian pula masalah politik di dunia ke tiga menjadi
lebih rumit karena kekurangpahaman arti hakiki dari demokrasi
pemerintahan yang otoriter dan represif dengan pimpinan nasional
yang berkuasa diktator. Dapat dikatakan pula bahwa manajer
19
internasional yang telah terbiasa dengan good governance dan
orientasi pelayanan aparatur pemerintahan di negara asalnya namun
kesulitan menghadapi poor governance dengan orientasi kekuasaan
birokrasi pemerintahan di negara para manajer internasional
ditempatkan. $udah tentu para manajer internasional dihadapkan pada
situasi dan kondisi yang berbeda antara negara asal dan negara
tempat manajer internasional beroperasi.
1.,. Faktor Ekoomi s"ba%ai Tata%a
#antangan dalam ekonomi merupakan tantangan yang cukup
berat bagi para manager internacional. )spek&aspek ekonomi yang
perlu dicermati antara lain :
1. 0klim perusahaan yang tidak selalu kondusif bagi
pengembangan usaha.
2. 1ebijkan ekonomi nasional yang sering restriktif
3. 'anyak jumlah penduduk yang berada dibawah garis
kemiskinan absolut.
). 4uasnya daerah pemukiman yanh kumuh
*. 1ondisi kesehatan dan mutu gi@i yang rendah
#. Daya beli masyarakat banyak yang rendah
.. #ingginya tingkat pengangguran terbuka maupun terlelubung
/. #ingkat keterampilan yang rendah yang berakibat pada
produkti!itas yang rendah
,. #ingkat inAasi yang sering tinggi
20
1-. #ingkat suku bunga yang tinggi
11. "enguasaan yang sangat besar oleh pemerintah atas
kehidupan perekonomian negara yang terlihat dari
banyaknya badan&badan usaha milik negara baik di tingkat
pusat maupun daerah.
12. *tang negara B pemerintah dan swasta yang sangat besar
yang tidak jarang bahkan melebihi 'ebt to Service (atio yaitu
prosentase penerimaan dari ekspor yang digunakan untuk
menjamin utang dan bunganya yang melebihi ambang yang
oleh dunia internasional dianggap aman yaitu :< C.
'erbagai tantangan tersebut membuat manajer internasional
harus jeli melihat dan menggunakan peluang yang ada. Hal ini berarti
bahwa para manajer internasional dapat melakukan analisis yang baik
tentang bidang usaha yang feasible untuk dimasuki dan menentukan
secara tepat barang dan jasa yang hendak dihasilkan agar perusahaan
dapat berkontribusi bagi masyarakat dan negara demi peningkatan
kesejahteraan rakyat.
1.1-. Tata%a $i Bi$a% T"koolo%i
"ara manajer internasional telah terbiasa menerapkan tekonologi
terkini atau sering disebut (State of the art technology) di negara asal
dalam hal kepentingan produksi pemasaran promosi layanan purna
jual manajemen penjualan manajemen sumberdaya manusia
manajer operasional dan lain&lain. 1enyataan ini dimulai dari strategi
21
manajemen bisnis yang bersifat padat modal?capital intensive.
sementara negara&negara yang sedang berkembang penggunaan
teknologi yang canggih sangat mungkin merupakan hal yang baru.
#enaga kerja lokal belum tentu memiliki keterampilan untuk
menggunakan teknologi canggih tersebut. $elain hal tersebut
berbagai masalh ekonomi yang dihadapi strategi manajemen bisnis
sering harus didasarkan pada pendekatan padat karya ()abor
intensive).
,emang benar bahwa penerapan teknologi canggih dapat
meningkatkan e%siensi efekti!itas dan produkti!itas organisasi.
(amun penerapan capital intensiv ini berakibat pada pengurangan
jumlah tenaga kerja. "ertanyaan yang harus dijawab adalah apa yang
hendak dilakukan bagi para pekerja yang tenaganya digantikan
teknologi canggih tersebut D” #entunya penerapan teknologi tepat
guna.
1.11. P"ma'ama B+$a(a Nasioal s"ba%ai Tata%a
$ecara aksiomatis setiap bangsa mempunyai budaya nasional
sendiri yang bersifat kas dan budaya nasional itulah yang menjadi
sumber penciptaan dan pemeliharaan budaya organisasi. 1luckhon dan
$trodtbeck mengidenti%kasi enam dimensi yang mengakibatkan
timbulnya perbedaan budaya nasional. 1e&enam dimensi tersebut
adalah :
22
7. Hubungan dengan alam yakni manusi menguasai alam
manusia harus tundak pada alam dan manusia harus memelihara
hubungan yang serasi dengan alam.
:. 3rientasi waktu yaitu orientasi masa depan masa kini dan
masa lalu.
;. $ifat dasar manusia pada dua sisi dimana pada dasarnya
dikatakan bahwa manusia itu baik sedangka di sisi lain secara
inheren manusia memiliki sifat buruk.
9. 3rientasi kegiatan dalam bentuk mengendalikan berbuat
dan sekedar mempertahankan eksistensi.
<. +okus letak tanggung jawab mengenai kesejahteraan
bersama.
E. 1onsep tentang ruang yaitu apakah umum dan terbuka
atau mengutamakan pri!asi.
Hofstede mengetengahkan empat dimensi yaitu :
7. 0ndi!idualisme !ersus kolekti!isme yang berarti
mengagungkan indi!idualisme atau menganut faham
kekeluargaan?kebersamaan.
:. "ower distance yaitu paham yang membenarkan
pandangan bahwa wajar dan pantas apabila orang&orang
tertentu dalam masyarakat mempunyai kekuasaan lebih besar
dari yang lain.
23
;. "engelakan ketidakpastian di masa yang akan
datang dan enggan membuat resiko dan membuat rencana
jangka panjang.
9. "enekanan pada makna kehidupan tertentu yaitu
kuantitas hidup yang berarti menggunakan kepemilikan materi
sebagai ukuran keberhasilan seseorang& !ersus kulaitas hidup
seperti kebahagiaan.
"emahaman budaya nasional oleh para manajer internasional
utlak perlu karena :
7. 0mplikasinya sangat luas dalam menciptakan menumbuhkan dan
memelihara budaya organisasi.
:. "ara manajer internasional harus terhindar dari kebiasaan
menjatuhkan !onis yang mengatakan bahwa suatu budaya
nasional tertentu baik atau tidak baik dengan menggunakan
takaran yang berlaku di negara asalnya sebab baik buruknya
suatu budaya ditentukan oleh diterima tidaknya berbagai elemen
budaya dimaksud oleh masyarakat yang menganutnya.
;. "emahaman ini akan membantu para manajer internasional
untuk melakukan penyesuaian&penyesuaian yang dituntut oleh
lingkungan tempat para manajer innternasional beroperasi.
1.12. P"rsai%a Lokal s"ba%ai Tata%a
"ara manajer internasional memang memiliki keunggulan seperti :
keunggulan kompetitif kemahiran dalam bidang manajemen proses
24
produksi dengan menggunakan teknologi canggih dan keunggulan
global. (amun merupakan suatu persepsi yang tidak tepat jika para
manajer internasional berpendapat pasti menang bersaing dengan
pengusaha loka. Hal ini disebabkan para manajer internasional
dihadapkan pada persaingan dengan para pengusaha lokal dalam hal :
7. "engenalan pasar lokal.
:. "emahaman kebiasaan dan preferensi konsumen.
;. 1emampuan menekan harga karena proses produksi yang
lebih sederhana.
9. *pah karyawan yang lebih rendah
<. ,utu produk yang meskipun tidak terlalu tinggi masih dalam
batas&batas yang akseptabel bagi para konsumen.
E. $olidaritas sosial para konsumen dengan para pengusaha
lokal tersebut yang mungkin sudah lama dikenal bertetangga
di daerah pemukiman atau adanya pertalian darah.
F. "erolehan bahan mentah atau bahan baku yang lebih murah.
G. ,enghadapi persaingan berdasarkan pendekatan Hero sum
game yang menurut prinsip&prinsip etika bisnis tidak
seharusnya terjadi tetapi tidak jarang diterapkan oleh
pengusaha lokal.
25
1.13. It"r$"0"$"si atara 1aba% P"r+sa'aa $"%a
&ator P+sat
"ara manajer internasional hendaknya menyadari bahwa
keberhasilan cabang&cabang perusahaan merupakan tolak ukur
keberhasilan perusahaan secara keseluruhan sehingga
interdependensi perusahaan dengan cabang&cabang perusahaan
hendaknya diciptakan dikembangkan dan dipertahankan.
1riteria interdependensi antara lain :
7. Dukungan kantor pusat dalam berbagai bentuk seperti
penyediaan tenaga manajerial yang handal.
:. Dukungan %nansiil untuk kepentingan in!estasi
;. Dukungan teknologi untuk kepentingan peningkatan
produkti!itas organisasi
9. Dukungan tenaga ahli untuk membantu tenaga kerja lokal
<. 1emampuan cabang perusahaan untuk bersaing di pasar lokal
E. 1eberhasilan meraih keuntungan sesuai target perusahaan
F. "emeliharaan citra positif perusahaan secara global
G. "emanfaatan para manajer yang berhasil untuk dipercayai
menduduki jabatan manajerial yang lebih tinggi di kantor
pusat perusahaan atau di tempat lain yang memerlukan
manajer yang siap menghadapi tantangan baru.
26
1.1). Li%k+%a O0"rasioal
"emahaman manajer internasional terhadap lingkungan
operasional akan diuji dalam bentuk fungsi perilaku dan tindakan
secara operasional.
a. F+%si4F+%si Maa!"rial $a P"rilak+ Ba6a'a s"ba%ai
Tata%a
$ecara konseptual dikatakan bahwa tidak ada perbedaan
yang berarti antara fungsi&fungsi yang hendak dijalankan oleh
manajer lokal dengan manajer internasional. 2ika ada
perbedaan maka perbedaan itu hanya bersifat nuansa dan
tidak bersifat idiosinkratis. /ontoh : perencanaan
pengorganisasian pengarahan pengkoordinasian
pengawasan dan pengendalian.
b. &"t"t+a Normati>
$etiap perusahaan wajib menaati berbagai ketentuan
normatif yang berlaku di lingkungan lokal dan berbagai dalam
berbagai bentuk seperti : peraturan perundang&undangan
yang dibuat oleh pemerintah pusat tingkat upah dan gaji
peranan serikat buruh tingkat upah dan gaji jam kerja sistem
bonus tunjangan hari raya hak cuti asuransi kecelakaan
asuransi jiwa perlakuan yang sama bagi karyawan dan
27
karyawati adat&istiadat yang tidak boleh dilanggar ketentuan
agama dan sebagainya.
9. B+$a(a Or%aisasi
'udaya organisasi bersumber dari budaya nasional.
(amun setiap organisasi mempunyai budaya tersendiri yang
membedakannya dengan budaya lain. $etiap organisasi perlu
memiliki budaya inti (core culture) karena berfungsi sebagai :
7. "enentu batas&batas berperilaku dalam berorganisasi.
:. )lat menumbuhkan sense of belonging yang tinggi
;. Dasar membuat komitmen demi keberhasilan organisasi
9. 0nstrumen memelihara stabilitas organisasional
<. "engganti mekanisme pengendalian yang koersif.
"ara manajer dihadapkan pada dua tantangan budaya
organisasi yaitu :
1. Dilema bahwa budaya organisasi harus cukup kuat
sehinggafungsi&fungsi budaya tersebut dapat
terselenggara dengan baik. (amur bila budaya organisasi
melemah maka akan menjadi penghambat relima fungIs
budaya tersebut.
:. *nsur&unsur budaya organisasi induk perusahaan ataukah
unsur&unsur budaya yang disesuaikan dengan tuntutan
budaya nasional.
28
#idak rumusan yang pasti terhadap kedua tantangan
tersebut. 1uncinya terletak pada kemampuan para manajer
internasional untuk menjalankan roda organisasi dengan gaya
manajemen yang situasional kondisional temporal dan
spesial.
$. &"t"ram0ila T"a%a &"r!a Lokal
Diskriminasi yang terjadi diantara para manajer pribumi
yang bekerja di perusahaan multinasional dengan para
manajer ekspatriat merupakan tantangan bagi para manajer
internasional. #indakan diskriminatif ini dapat diatasi dengan
cara sebagai berikut :
7. )danya kebijakan perusahaan yang menghilangkan
tindakan diskriminatif dan dilaksanakan secara konsekwen.
:. )lih kemahiran manajerial
3. 1esediaan melakukan in!estasi insani (*uman +nvestment)
melalui program pendidikan dan pelatihan bagi para
karyawannya.
". Ta%%+% Ja6ab Sosial
#anggung jawab para manajer internasional akan tampak
pada kepedulian perusahaan tentang situasi dan kondisi di
sekitarnya. 1epedulian tersebut dapat tampak sebagai
berikut :
7. ,enghindari adanya sikap e&s&lusivisme
29
:. 1esediaan menyediakan fasilitas umum dan fasilitas sosial
seperti : jalan sekolah tempat ibadah dan lain&lain.
;. "emberian bantuan kepada warga yang ditimpa musibah
banjir kebakaran tanah longsor kerusakan akibat huru&
hara atau acts of God lainnya.
9. ,empekerjakan tenaga kerja yang tersedia di sekitar
perusahaan.
<. ,embeli bahan baku dan bahan pembantu dari pemasok
setempat dengan memperhatikan harga dan mutu
dipertanggungjawabkan.
E. ,emberikan beasiswa kepada anak&anak karywa dan anak&
anak sekitar perusahaan yang berprestasi tinggi
F. #idak mencemari udara sekitar perusahaan
G. Daur ulang bahan&bahan yang memang akan dibuang oleh
perusahaan.
30
BAB II
PENGENALAN LING&2NGAN LO&AL
"engenalan lingkungan lokal merupakan hal yang mutlak
dilakukan oleh para manajer internasional. Hal ini mutlak dilakukan
karena dengan mengenali lingkungan lokal para manajer internasional
dapat menyesuaikan diri sedemikian rupa sehingga kehadirannya
disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat sekaligus
sebagai salah satu tolok ukur keberhasilan para manajer internasional
di mata manajer puncak perusahaan yang mengirim para manajer
internasional tersebut.
,elalui pengenalan lingkunganlokal secara tepat berarti
memahami berbagai peluang yang hendak timbul. 'erbagai situasi
lingkungan yang mutlak dikenali bersifat multidimensional karena
31
mencakupi elemen politik ekonomi peraturan perundang&undangan
dan teknologi.
2.1. Li%k+%a Politik
"entingnya sikap proaktif dari para manajer untuk mengenal
lingkungan politik di negara&negara perusahaannya beroperasi atau
akan beroperasi di masa yang akan datang. "ara manajer internasional
perlu pula memahami berbagai faktor non politik yang sangat mungkin
berakibat pada instabilitas di bidang politik seperti : resiko politik
analisis resiko poltik dan penanganan resiko politik.
1. R"siko 0olitik
.esiko ini merupakan setiap tindakan pemerintah atau peristiwa
yang berlatar belakang politik yang diperkirakan akan merugikan
perusahaan atau mengurangi kemam&
puan menjalankan roda perusahaan secara menguntungkan untuk
kurun waktu tertentu di masa depan. $ecara khusus para manajer
internasional harus dapat memperkirakan apa yang mungkin terjadi
dalam enam bidang yaitu nasionalisasi pengambilalihan penyitaan
peristiwa&peristiwa politik bersifat mikro dan terorisme.
(asionalisasi dapat diartikan dalam : (dua) hal "ertama
.asionalisasi berarti : "enjualan secara paksa suatu perusahaan asing
32
kepada pembeli lokal dengan harga yang biasanya lebih rendah dari
nilai perusahaan sesungguhnya serta kepemilikan berpindah tangan
secara total. .asionalisasi juga dapat berarti "enjualan secara paksa
suatu perusahaan asing kepada pembeli lokal dengan harga yang
biasanya lebih rendah dari nilai perusahaan sesungguhnya dan pemilik
perusahaan masih dimungkinkan untuk menjadi pemilik saham
minoritas di perusahaan tersebut.
.isiko nasionalisasi menjadi lebih besar jika pemerintah
setempat merasionalisasi seluruh perusahaan asing atau keseluruhan
suatu industri. "eristiwa seperti ini pernah terjadi di hampir berbagai
negara yang baru merdeka yang menasionalisasikan semua
perusahaan milik penjajah baik dalam arti perusahaan milik negara
bekas penjajah maupun milik swasta yang berasal dari negara
penjajah tersebut.
.esiko pengambilalihan kepemilikan perusahaan asing dengan
atau tanpa pembayaran ganti rugi. "engambilalihan kepemilikan
perusahaan yang disertai dengan ganti rugi disebut sebagai
6kspropriasi. 2ika pengambilalihan tersebut tidak disertai dengan ganti
rugi maka disebut penyitaan?con,scation.
$elain ketiga bentuk tersebut peristiwa lain yang mengndung
resiko politik adalah jika suatu perusahaan menyerbu dan menduduki
negara lain dapat dipastikan bahwa semua kegiatan bisnis
internasional akan terhenti paling sedikit sampai terselesai B
33
kannya pihak&pihak bersengketa. 'entuk lainnya adalah jika sutau
pemerintahan yang represif menindas rakyatnya yang dituduh
membangkang seprti kaum buruh kaum intelegensia dan mahasiswa
dengan dampak negatif yang dirasakan di seluruh negeri dan dikecam
oleh berbagai negara terutama negara tetangga dengan konsekuensi
bahwa perusahaan asing yang sudah beroperasi di negara tersebut
akan menghentikan kegiatannya dan perusahaan lain yang semula
ingin menanamkan modal akan membatalkan niatnya untuk
berin!estasi. "eristiwa lainnya yaitu jika terjadi pergolakan politik
berakibat berakhirnya negara dalam bentuknya yang lama dan
timbulnya negara baru seperti yang dialami oleh *ni $o!iet dan
lahirnya Commonwealth of +ndependent States. 1esemuanya ini
berpengaruh negatif pada kegiatan bisnis.
"eristiwa&peristiwa mikro yang juga mengandung resiko politik
dapat dicontohkan sebagai berikut :
7. 2ika suatu pemerintahan menasionalisasikan suatu sektor
industri seperti industri ekstraktif misalnya perminyakan maka
hanya perusahaan&perusahaan perminyakan asing yang
merasakan dampaknya secara langsung. $ementara kegiatan
lainnya seperti manufaktur industri jasa perbankan pariwisata
dan industri jasa lainnya terus berlanjut meskipun intensitas
yang berkurang.
34
:. 1emungkinan terjadinya tindakan terorisme yang mengancam
keselamatan jiwa manusia dan aset perusahaan yang pada
gilirannya menghambat kelancaran roda pemerintahan.
#erorisme merupakan penggunaan atau ancaman penggunaan
tindakan kekerasan yang menimbulkan keresahan untuk tujuan
ideologi dan politik. #indakan ini dapat berupa pemboman
perusakan bangunan milik pemerintah pembajakan sarana
angkutan udara laut dan darat penculikan orang&orang tertentu
pembunuhan penyebaran issue yang tidak benar dan lain&lain.
#indakan teroris merupakan resiko karena pelakunya waktunya
dan tempatnya tidak diduga sebelumnya.
2. Aalisa Risiko Politik
.esiko politik dapat dianalisis dengan menggunakan 9 (empat)
jenis instrumen yaitu : penggunaan konsultan pemanfaatan tenaga
manajerial lokal sistem modeling dengan bantuan komputerdan
sistem peringatan dini.
$etiap instrumen tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. "enggunaan konsultan yaitu memanfaatkan mantan pejabat dan
para pakar yang ahli dalam bidang regional seperti )frika )sia
timur #engah dan )merika 4atin dan sebagainya karena
pengalaman dan pengetahuannya mampu memberikan nasihat
pada manajemen puncak berbagai perusahaan yang beroperasi
di negara atau kawasan yang rawan politiknya dan atau
35
rekomendasi yang berbobot yang dapat digunakan manajemen
puncak sebagai input penting dalam pengambilan keputusan.
2. "emanfaatan tenaga manajerial lokal yaitu pemanfaatan tenaga
yang berlatar belakang pendidikan pengalaman minat dan
bakat yang dianggap lebih memahami situasi lokal dibanding
para manajerial atau konsultan ekspatriat.
3. $istem modeling dengan bantuan komputer yaitu menggunakan
bantuan komputer untuk mengalisis data dari berbagai !ariabel
yang ditekankan pada mutu data sebagai bahan baku. 'erbagai
!ariabel tersebut dapat berupa :
a. 4ingkungan politik dan ekonomi yang terdiri dari : stabilitas
sistem politik konAik internal yang diperkirakan akan segera
muncul terutama di berbagai kalangan elit politik ancaman
yang diduga akan timbul di luar negara yang bersangkutan
tingkat pengendalian sistem perekonomian yang berlaku
serta dapat tidaknya negara yang bersangkutan dipercayai
sebagai mitra bisnis yang bertanggung jawab jaminan
konstitusional ada tidaknya sistem administrasi negara yang
handal dalam arti bersih dan berwibawa efektif berorientasi
pelayanan dan bukan kekuasaan kebebasan berserikat
peranan serikat buruh dan adatidaknya kedamaian sosial.
b. 1ondisi perekonomian domestik yang mencakupi antara lain :
jumlah pendudukJ pendapatan perkapitaJ pertumbuhan
36
ekonomiJ prospek pertumbuhan di masa depan tingkat
inAasi akses bagi orang asing pada kepada pasar modal
domesttikJ tersedia tidaknya tenaga kerja terampil di pasar
kerjaJ kesempatan bagi tenaga kerja asing di perusahaan
lokalJ sumber&sumber tenaga listrik bahan bakar minyak
batu bara tenaga uap tenaga nuklir dan tenaga surya yang
sudah tersedia atau dapat dikembangkanJ "eraturan
perundang&undangan seperti pelestarian lingkungan hidup
misalnya kebijakan daur ulang limbah industriJ udara bersihJ
pengurangan polusi udara dan pelestarian lingkungan melalui
penerapan bioteknologiJ adatidaknya sistem transportasi
yang dapat diandalkan serta jenis sarana komunikasi yang
tersedia di masa depan.
c. Hubungan ekomomi dengan dunia luar yang meliputi :
pembatasan kegiatan imporJ ketentuan tentang kegiatan
eksporJ iklim penanaman modal asingJ kebebasan memilih
mitra bisnis asingJ perlindungan atas hak cipta termasuk
paten dan merk produk yang dihasilkan.
d. Kariabel %skal dan moneter yang meliputi : pembatasan
menstranfer dana ke negeri asal perusahaanJ nilai tukar mata
uang lokal dengan berbagai mata uang asing yang kuat
seperti dolar )merika poundsterling 0nggris mark 2erman
dollar )ustralia Dollar $ingapura 6uro 6ropah dan >en
37
2epangJ situasi neraca pembayaran selama beberapatahun
terakhirJ besarnya utang dan bunganya serta tingkat Debt to
$er!ice .atio (D$.) dan sistem de!isa yang berlaku bebas
atau dikendalikan serta posisi %nansiil di mata internasional.
9. $istem peringatan dini yaitu mengenali gejala&gejala yang tidak
normal yang jika berlanjut akan menimbulkan resiko politik dan
ekonomi baik secara makro maupun mikro. -ejala&gejala yang
tidak normal seperti : meningkatnya peristiwa&peristiwa kriminal
kerusuhan demokrasi yang anarkis tuntutan kaum buruh yang
berlebihanJ tekanan mempekerjakan tenaga kerja lokalJ larangan
bekerja bagi orang asingJ pembatasan ekspor komoditas tertentu
dengan alasan bahwa produk tersebut diperlukan untuk
konsumsi domestik serta pembatasan impor dengan berbagai
alasan cadangan de!isa yang menipisJ de%sit besar dalam
neraca perdagangan.
3. P"a%aa Risiko Politik
.esiko politik yang timbul dapat ditanggulangi dengan berbagai
cara yaitu :
a. 2ika manajemen mempersepsikan resiko politik yang terjadi
besar dampaknya maka manajemen akan segera
menghindar dari negara tempat perusahaannnya beroperasi
paling sedikit untuk sementara waktu.
38
b. 2ika diperkirakan resiko politik yang terjadi tidak terlalu
besar maka manajer internasional akan melakukan
penyesuaian&penyesuaian tertentu terutama yang berkaitan
dengan iklim peraturan perundan&undangan dan
penerapannya.
c. ,enciptakan kondisi ketergantungan cabang perusahaan
dan pemerintah setempat pada induk perusahaan yang
bersangkutan seperti : pengendalian bahan baku suku
cadang teknologi canggih dan penguasaan keterampilan
tertentu penegndalian pasar dan monopoli posisi manajerial
dan seterusnya.
). M"%'a$a0i R"siko T"rorism"
#indakan pengamanan yang dapat dilakukan untuk menghadapi
terorisme yaitu :
7. ,etal Detector untuk memeriksa setiap tamu yang datang ke
lokasi perusahaan dan sebagainya.
:. ,elakukan tindakan prefentif
;. 2ika harus bepergian tidak menggunakan sarana angkutan
terutama angkutan udara yang merupakan sasaran pemboman.
9. #idak berkunjung ke negara&negara gembong terorisme
beroperasi.
39
2.2. P"%"ala Li%k+%a Ekoomi
"erekonomian dunia didominasi oleh tiga sistem yaitu :
7. 1apitalisme yang dianut oleh sebagian besar negara&negara
'arat.
:. $istem sosialisme yang dianut oleh berbagai negara baik di
'arat di #imur seperti ../.
;. $istem 1omunisme yang dianut oleh *ni $o!iet dan negara&
negara satelitnya.
2.3. Li%k+%a 3+k+m $a P"r+$a%4+$a%a
"ara manajer internasional dituntut untuk memahami lingkungan
hukum dan perundang&undangan yang berlaku di negara tersebut.
$iapaun akan mengakui bahwa situasi dan kondisi yang didambakan
adalah pengakuan atau supermasi hukum dengan lembaga peradilan
yang bebas dari pengaruh pihak manapun sebagai ujung tombaknya.
,engenali lingkungan hukum dan perundang& undangan di negara
tempat perusahaan
beroperasi merupakan keharusan mutlak manajer internasional
karena :
7. "erusahaan yang dipimpin dipandang sebagai good corporate
citi-en.
:. "erusahaan dapat menunaikan kewajibannya semestinya.
40
;. #erhindar dari kebiasaan jalan pintas dalam mnyelesaikan
masalah seperti : penyuapan sogok uang pelicin
memanfaatkan koneksi dan sebagainya.
9. ,endeteksi sejak dini jalur hukum yang tersedia dalam
menyelesaikan konAik penyelesaian pertikaian perburuhan dan
sebagainya.
2.). Li%k+%a T"kolo%i
'erbagai kalangan masyarakat baik pada tingkat lokal nasional
maupun regional dan global mengetahui bahwa berkat perkembangan
ilmu pengetahuan sangat pesat teknologipun sudah mnyentuh semua
bentuk kegiatan dan penghidupan manusia. pengenalan lingkungan
teknologi oleh manajer internasional mendatangkan isu seperti :
7. )danya pandangan yang dianut oleh pihak antiteknologi yang
berpendapat bahwa penerapan teknologi membuat berbagai
organisasi tidak manusiawi.
:. )hli teknologi yaitu bahwa penguasaan teknologi tertentu dalam
proses produksi dan manufaktur merupakan aset organisasi yang
sangat kritikal.
;. "erlindungan hak milik suatu perusahaan atau seseorang atas
teknologi yang diciptakan dan atau dimiliknya.
9. "erkembangan ekonomi yang turut menentukan makna hakiki
dari penerapan teknologi tepat guna.
41
BAB III
TANGG2NG JA5AB SOSIAL MANAJEMEN
INTERNASIONAL
"erusahaan multinasional atau transnasional yang berkantor
pusat di negara&negara industri maju dan bukan perusahaan
multinasional yang berasal dari negara&negara yang sedang
berkembang dan beroperasi diberbagai belahan dunia. /iri&ciri
perusahaan multinasional adalah :
7. 'eroperasi di seluruh bagian dunia
:. ,empekerjakan banyak karyawan baik tenaga kerja asing
maupun lokal
;. ,enghasilkan barang dan jasa yang beraneka ragam
9. ,enggunakan teknologi canggih dalam menjalankan roda
perusahaan
<. ,odal kerja yang sangat besar
E. "enerimaan perusahaan adakalanya lebih besar dari
anggaran belanja negara tempat perusahaan beroperasi.
Dalam kondisi ini semua perusahaan dituntut untuk menjadi
”5arga negara korporasi (good corporate citi-ens)” yang pada
gilirannya dapat mengelola perusahaan dengan baik (good
governance). "engalaman menunjukkan bahwa ada dua pandangan
yang ekstrim tentang tanggungjawab sosial perusahaan multinasional.
"ertama pandangan yang mengatakan bahwa perusahaan selalu
42
mencari keuntungan yang sebesar&besarnya untuk memenuhi tuntutan
berbagai pihak yang berkepentingan (sta&eholders) di negara asal
seperti : para pemodal pemilik saham manajemen karyawan
pemeritah dan pemasok bahan mentah atau bahan baku. 1edua
"andangan yang ekstrim mengatakan bahwa suatu perusahaan
termasuk perusahaan multinasional mempunyai kewajiban untuk
memikul tanggungjawab sosial yang besar kepada berbagai pihak di
tempat perusahaan beroperasi. 1etiga .eaktif yaitu suatu perusahaan
pada tingkatan tertentu memberikan respon terhadap harapan
masyarakat sekitar kepedulian masalah lingkungan dan kesediaan
memikul biaya sosial dari tindakan yang dilakukan.
3.1 Mo$"l Ta%%+% Ja6ab Sosial P"r+sa'aa
).'. /aroll dalam karyanya yang berjudul : ” . !hree
'imensional Conceptual Model of Corporate /erformance ”
mengetengahkan model tiga dimensi yaitu komponen %loso%s
kategori tanggung jawab sosial dan masalah sosial yang perlu
mendapat perhatian adalah :
1. 1omponen %loso%s yang dapat digolongkan ke dalam 9
kategori yaitu : %lsafat yang proaktif akomodatif defensif dan
reaktif.
2. 1ategori tanggung jawab sosial yang meliputi : tanggung
jawab untuk memegang teguh norma&norma etika yang berlaku
tanggung jawab untuk taat terhadap berbagai ketentuan
43
normatif seperti perundang&undangan dan tanggung jawab di
bidang ekonomi.
$uatu perusahaan yang menganut %lsafat proaktif
manifestasinya akan terlihat pada rumusan dan penerapan
kebijaksanaan yang menunjukkan kepekaan sosial dan komitmen yang
besar untuk berpartisipasi dalam menyelesaikan tanggung jawab
tersebut. Hal ini berarti perusahaan rela memikul tanggung jawab
sosial kepada berbagai pihak yang berkepentingan (sta&eholders) di
negara tempat perusahaan beroperasi tanpa melupakan raison d0etre ?
mencari keuntungan.
$uatu perusahaan yang menganut %lsafat adaptif yaitu
perusahaan yang lemah komitmennya terhadap tanggung jawab
sosial. $edangkan suatu perusahaan yang bersifat defensif berarti
bahwa jenis bentuk dan intensitas kepedulian sosialnya hanya akan
sebatas penunaian kewajiban yang dituntut oleh peraturan perundang&
undangan yang berlaku di negara tempat perushaan beroperasi.
1emudian perusahaan yang bersifat reaktif adalah perusahaan pada
tingkat tertentu memberikan respon terhadap masalah& masalah yang
dipandang aktual di bidang sosial lingkungan dan harapan masyarakat
tertentu yang bersifat menunggu sampai ada pihak yang meminta
partisipasi perusahaan.
44
3.2 Etika $a Ta%%+% Ja6ab Sosial
"ara manajer internasional harus berupaya untuk memegang
teguh norma&norma etika yang dalam dunia bisnis diterima dan diakui
secara umum. (amun penerapannya memerlukan Aeksibilitas dan
diskresi dengan memperhitungkan faktor situasi kondisi waktu dan
tempat.
a. Norma4Norma Etika $alam M"%'a$a0i P"%+asa
"ara manajer internasional sering menghadapi dilema dalam
berinteraksi dengan para pengusaha demi terselenggaranya
fungsi pengaturan karena dalam menjalankan roda perusahaan
berbagai ketentuan dan persyaratan formal harus dipenuhi
seperti ijin usaha i@in impor i@in ekspor i@in mempekerjakan
orang asing i@in memiliki properti bahkan i@in mengemudi dan
lainnya. Hal&hal ini mempengaruhi biaya resmi tertentu yang
memang pantas dilakukan. (amun kenyataan bahwa i@in yang
diperlukan para manajer internasional sering hanya
terselenggara dengan lancar apabila yang memerlukan
melicinkan jalan dalam berbagai bentuk dan dalam berbagai cara
termasuk cara yang kasar sekalipun. ,ungkin saja di negara
asal para manajer internasional mengeluarkan uang pelicin dan
ucapan terimakasih merupakan hal yang tidak etis tetapi di
negara&negara tertentu cara demikian sudah sangat lumrah
sehingga dianggap sebagai cost of doing. $ecara ideal praktik
45
seperti itu tetap dibenarkan karena para pakar ekonomi
mengatakan bahwa bukan tidak saja etis tetapi berakibat pada
*igh Cost Economy.
b. Etika $alam 3+b+%a(a $"%a Promosi 0ro$+k
"erusahaan perlu melakukan promosi dengan mensponsori
kegiatan olahraga dan menggunakan berbagai media seperti :
iklan di #K siaran radio media cetak brosur dan papan
rekalame. Hal ini ditempuh dengan harapan dapat
mempertahankan pangsa pasar yang ada bahkan dapat
meningkatkannya.
9. Etika $alam 3+b+%a(a $"%a P"rsai%a
(orma&norma etika menekankan bahwa sepantanyalah terjadi
persaingan yang sehat. Dasarnya adalah keunggulan kompetitif
yang ditumbuhkan dan dipertahankan. (amun fakta
menunjukkan bahwa perusahaan cenderung melakukan
persaingan ”Hero sum game” yang menganut pandangan
bahwa : ” kesempitan anda merupakan peluang bagi saya.”
#erjadinya perang tarif dalam dunia penerbangan dan
perhotelan yang mengiklankan pemberian hadiah jika
berbelanja dengan menggunakan kartu kredit.
3.3 Ta%%+% Ja6ab $i Bi$a% 3+k+m
"ara manajer internasional mutlak perlu memahami sistem
hukum yang berlaku paling kurang memahami aspek hukum dari
46
berbagai aspek yang menyangkut keberadaan perusahaan kewajiban
kepada negara pemerintah dan masyarakat dimana perusaaannnya
dioperasikan. )spek hukum dan peraturan perundang&undangan
meliputi : keabsahan keberadaan perusahaan yang meliputi : i@in
usaha i@in in!estasi.
0@in tinggal mempekerjakan tenaga asing keharusan alih
teknologi proses transfer keuntungan ke negara asal i@in mengimpor
bahan mentah bahan baku dan mesin produksi.
3.) Ta%%+% Ja6ab $i Bi$a% Ekoomi
"ara manajer internasional memikul tanggung jawab
meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 'ila patokan bank dunia
dijadikan sebagai pegangan untuk menentukan status kemiskinan
seseorang yaitu penghasilan sebesar L *$ ;== per tahun maka akan
terlihat bahwa :?; penduduk dunia hidup dibawah garis kemiskinan
dan sebagian besar diantaranya hidup dibawah garis kemiskinan
absolut. Hal ini terlihat dari harga diri yang rendah pemukiman yang
kumuh markas para penjahat merajalelanya prostitusi markas para
penjahat korban banjir dan sebagainya.
3.* B"rba%ai Is+ Sosial S"ba%ai Dim"si &"ti%a
Dimensi ketiga dari tanggung jawab sosial menurut /arroll
mencakupi :
1. P"l"staria Li%k+%a 3i$+0
47
$ering timbul kesan kuat diberbagai kalangan mulai dari
dalam lingkungan pemerintahan maupun di luar pemerintahan
di lingkungan akademis maupun lembaga sosial masyarakat
bahwa upaya mengentaskan kemiskinan meningkatkan
kesejahteraan rakyat banyak dan mempercepat pertumbuhan
ekonomi melalui proses industrialisasi. 0ndustrialisai berarti juga
pemanfaatan kekayaan alam sebagai bahan mentah dan bahan
baku hingga menjadi produk yang dapat dijual.
"elestarian lingkungan hidup dapat juga berarti udara
bersih sebagai bagian dari lingkungan hidup. Hal ini merupakan
tanggung jawab para manajer internasional dalam
memgoparikan perusahaannya agar airudara dan tanah tidak
tercemar.
2. Ga(a 3i$+0 Bar+
$uatu akibat dari meningkatnya taraf hidup masyarakat
yaitu merajalelanya gaya hidup konsumerisme?hedonisme
maupun demonstration eMect yaitu nilai&nilai terminal seperti
kebahagiaan kebersamaan solidaritas sosial gotong royong
dan kesakralan nilai&nilai spiritual digeser oleh pandangan li!e for
to day enjoy life so far so good tomorrow is another day.
8 &"las Pa%i t%l 2* A0ril 2-13 ; Sim"o -2)?
M.Akbar+$i-,2? Li9o T'omas -./? Okta<ia+s --1:
3. P"rlak+a Diskrimiati>
48
+akta menunjukkan bahwa diskriminasi terjadi karena
prejudis yang secara moral dan etika tidak dapat
dipertanggungjawabkan. Dasar prejudis tersebut berupa :
a. (asionalitas yang berangkat dari pandangan bahwa
karyawan dengan nasionalitas tertentu wajar mendapat
perhatian khusus sedangkan yang lain tidak
b. 6thnocentrism yaitu pendapat bahwa ras tertentu lebih
unggul dari ras lain karena memiliki kemampuan melebihi
kemampuan dari ras lain
c. 5arna kulit berkaitan erat dengan prejudis yang
menyangkut ras tidak sedikit orang yang menganut
paham bahwa orang yang berwarna kulit putih lebih cocok
untuk tugas&tugas manajerial sedangkan orang kulit lain
kuning hitam atau sawo matang hanya cocok untuk tugas&
tugas teknis dan pelaksana kegiatan operasional
d. )sal&usul sering digunakan sebagai dasar memperlakukan
para karyawan secara diskriminatif. 'anyak organisasi di
)merika $erikat yang mempraktikkan diskriminasi terhadap
karyawan atau calon karyawan yang berasal dari negara&
negara )merika 4atin dan )sia
e. -ender pun tidak jarang digunakan sebagai alasan untuk
perlakuan yang sifatnya diskriminatif. 'anyak pimpinan
yang berpandangan bahwa wanita tidak semampu pria u
49
ntuk menjalankan tugas&tugas kepimpinan. 5alaupun
belum ada penelitian ilmiah yang membenarkan hal
tersebut.
f. +anatisme agamapun adakalanya digunakan sebagai dasar
untuk perlakuan diskriminatif.
4. &"s"lamata k"r!a
1eselamatan kerja merupakan isu kekaryawan yang harus
mendapat perhatian semua jenis perusahaan. "impinan
perusahaan berkewajiban untuk mengambil langkah&langkah
nyata dalam menjamin keselamatan kerja karyawannya.
,isalnya melakukan asuransi kerja asuransi karyawan asuransi
kesehatan asuransi kecelakaan dimana pembayaran preminya
ditanggung oleh perusahaan. 1esediaan memikul beban %nansiil
ini sesungguhnya adalah demi keberhasilan perusahaan untuk
mencapai sasaran sosial
maupun sasaran %nansiil perusahaan.
3.# Ta%%+% Ja6ab &"0a$a Para Stak"'ol$"rs
1eberhasilan para manajer dalam mengelola perusahaan sangat
tergantung pada para sta&eholdersnya yaitu para manajer harus
memenuhi tuntutan dari para stakeholder tersebut.
#eori pemuasan tuntutan sta&eholders menunjukkan bahwa
perusahaan multinasional menghadapi tiga kelompok tuntutan
50
stakeholders yaitu masyarakat pada umumnya berbagai pihak di
negara asal perusahaan dan berbagai pihak di negara tempat
perusahaan beroperasi.
1. Mas(arakat L+as S"ba%ai Stakeholders
,anajer internasional bertanggung jawab meningkatkan
mutu hidup dari masyarakat luas dalam bentuk :
a. "emuasan kebutuhan primer yang tidak pernah mencapai
titik jenuh
b. )kses kepada pelayanan kesehatan
c. "emuasan kebutuhan sosial
d. #empat tinggal yang layak bagi manusia
e. "endidikan dan pelatihan yang bermutu
f. .ekreasi bagi diri sendiri dan keluarga
g. "emuasan simbol&simbol status.
"erusahaan dituntut melakukan pengelolaan dan pemanfaatan
sumber daya alam secara bertanggung jawab sehingga dapat
dinikmati oleh generasi saat ini dan generasi seterusnya.
"erusahaanpun harus dapat melestarikan lingkungan yaitu menjaga
kebersihan air tanah udara dan lingkungannya.
"erusahaanpun memikul tanggung jawab menciptakan
kebergantungan antar masyarakat dan antar bangsa khususnya dalam
mengentaskan kemiskinan di kalangan rakyatnya tanpa memelihara
51
hubungan interdependensi interaksi dan interrelasi dengan
pemerintahan dan masyarakat lain.
2. B"rba%ai 0i'ak (a% b"rk"0"ti%a $i "%ara asal
"ihak&pihak yang perlu dipuaskan oleh manajer internasional
adalah :
a. "emilik perusahaan sebagai pihak yang berkepentingan
b. "emerintah sebagai pihak yang berkepentingan
c. 1aryawan sebagai pihak yang berkepentingan
d. $erikat pekerja sebagai pihak yang berkepentingan
e. "emasok sebagai pihak yang berkepentingan
f. Distributor sebagai pihak yang berkepentingan
g. ,asyarakat sekitar sebagai pihak yang berkepentingan.
3. B"rba%ai 0i'ak (a% B"rk"0"ti%a $i N"%ara
P"r+sa'aa B"ro0"rasi
$esungguhnya tidak berbeda klasi%kasi berbagai pihak
yang berkepentingan di negara tempat beroperasinya
perusahaan mltinasional dengan pihak&pihak yang
berkepentingan di negara asal. Dalam praktek memang terdapat
perbedaan&perbedaan tertentu artinya situasi dan kondisi
setempat seperti sistem pemerintahan sistem hukum dan
perundang&undangan budaya nasional adat istiadat persepsi
mengenai orang asing %lsafat hidup yang dianut tingkat
52
pendidikan masyarakat luas dan tahap perkembangan ekonomi
merupakan faktor&faktor ekonomi yang harus diperhitungkan.
7. "emerintah sebagai pihak yang berkepentingan
:. "elaku ekonomi sebagai pihak yang berkepentingan
;. ,itra $trategis sebagai pihak yang berkepentingan
9. ,asyarakat $ekitar sebagai pihak yang berkepentingan
<. 1aryawan sebagai pihak yang berkepentingan
E. 1onsumen sebagai pihak yang berkepentingan
F. "emasok sebagai pihak yang berkepentingan
G. 1epentingan "ara Distributor dan )gen
BAB I7
&ONTE&S &2LT2RAL DARI MANAJEMEN
INTERNASIONAL
).1 P"%"rtia $a F+%si B+$a(a
1. P"%"rtia B+$a(a
'udaya pada umumnya diartikan sebagai persepsi yang sama di
kalangan masyarakat mengenai makna hakiki kehidupan
53
bermasyarakat. ,eskipun tidak diartikan secara aksiomatis budaya
suatu masyarakat terdiri dari nilai&nilai pemahaman asumsi dan
tujuan yang diakui dan diterima sebagai milik bersama. ,elalui proses
sosialisasi dan institusionalisasi budaya diwariskan dari suatu generasi
ke generasi berikutnya meskipun karena tuntutan tuntutan jaman
terjadi perubahan tertentu.
2. F+%si B+$a(a
+ungsi budaya dalam kehidupan bermasyarakat sebagai berikut :
a. "enentu batas&batas perilaku dalam arti menentukan yang
benar dan yang salah yang pantas dan tidak pantas yang
wajar dan tidak wajar yang sopan dan tidak sopan serta yang
dibenarkan dan yang dilarang.
b. 0nstrumen untuk mempertahankan jati diri yang
dimanifestasikan dalam kebanggaan menjadi warga
masyarakat tertentu.
c. "enumbuhan komitmen sosietal dalam berbagai bidang
kehidupan seperti di bidang politik ekonomi pendidikan dan
berbagai bidang kehidupan lainnya. ,isalnya komitmen untuk
tunduk k dan taat pada pemerintahan yang sah mendukung
proses demokratisasi terlibat dalam proses pertumbuhan
ekonomi memperjuangkan pendidikan yang makin bermutu
dan sebagainya.
54
d. "erekat rasa kebersamaan seperti menumbuhsuburkan
rasa kebersamaan gotong royong kekeluargaan solidaritas
sosial serta tidak menonjolkan egosentrisme dan sikap yang
indi!idualisme.
e. $ebagai pengganti mekanisme pengendalian yang
formalitas dan mengembangkan kemampuan untuk memantau
diri sendiri ( self1 monitoring).
).2 Aalisis Dim"si B+$a(a
"akar analisis dimensi budaya dapat disebutkan sebagai berikut :
1. &l+9k'o $a Stro$b"9k
1edua pakar ini mengidenti%kasi enam dimensi budaya berikut :
a. Hubungan dengan alam yang berintikan bahwa manusia
menguasai alam manusia harus tunduk dan taat terhadap
alam dan manusia harus menjaga hubungan yang serasi
dengan alam.
b. 3rientasi waktu yang dianut oleh manusia adalah masa kini
masa depan dan masa lalu.
c. "andangan tentang sifat dasar manusia yang mengatakan
bahwa pada dasarnya manusia bersifat baik maupun buruk.
d. 1egiatan yang warga masyarakatnya terlibat
e. 4etak tanggung jawab warga masyarakat dalam peningkatan
kesejahteraan masayarakat yang bersangkutan.
55
f. 1onsep tentang ruang terbuka dan tertutup
2. 3o>st"$"
Hofstede mengetengahkan dimensi budaya berikut ini :
a. Dimensi 0ndi!idualisme !ersus 1olekti!isme
Hofstede berpendapat bahwa ada masyarakat yang
menganut pandangan bahwa tanggung jawab dalam
meningkatkan kesejahteraan terletak pada indi!idu atau
bersama. Dalam masyarakat yang mengandung paham
indi!idualisme mempunyai kecenderungan untuk mengurus
diri sendiri dan keluarga langsung atau keluarga nukleusnya
saja. Dalam kehidupan bermasyarakat dan berorganisasi
menonjolkan kehidupan yang demokratis kesempatan untuk
berprakarsa secara indi!idual yang pada gilirannya bermuara
pada keberhasilan dan harga diri pribadi. 1ontak
emosionalnya dengan organisasi rendah dan di bidang
ekonomi ingin memiliki independensi . #iga negara sebagai
contoh indi!idualisme diagungkan adalah )merika serikat
0nggris dan )ustralia.
"aham kolekti!isme banyak dianut oleh masyarakat seperti :
"akistan "anama 2epang /ina dan lain&lain. /iri&ciri
masyarakat yang berpandangan kolekti!isme :
7. 0katan kekeluargaan yang kuat
56
:. 1etergantungan emosionalnya pada keanggotaan dalam
berbagai organisasi
;. 1eyakinan kuat bahwa keputusan yang diambil bersama
adalah yang terbaik
9. 'erlakunya keinginan kelompok bukan indi!idu
<. #imbulnya perilaku yang disfungsional dicegah melalui
tekanan sosial dan kehilangan muka.
,engutamakan keserasian sosial. $ingkatnya perilaku yang yang
didambakan adalah ke&kita&an dan bukan ke&aku&an. "rimordialisme
sering dipraktekkan dan dibenarkan dalam masyarakat yang menganut
kolekti!isme. ,eskipun para pakar 'arat berpendapat bahwa
produkti!itas kerja karyawan cenderung lebih tinggi di lingkungan
masyarakat yang menganut paham indi!idualisme ketimbang di
masyarakat yang menganut paham kolekti!isme. ,enurut para pakar
terdapat korelasi yang tinggi antara indi!idualisme kekayaaan dan
sistem politik dengan perimbangan kekuasaan antara eksekutif
legislatif dan yudikatif. (amun para pakar yang sama mengatakan
juga bahwa social loa,ng yang berarti menyerahkan produkti!itas
kerja kepada orang lain dengan menjadi anggota kelompok sedangkan
dia sendiri santai lebih besar kemungkinanterjadi pada masyarakat
penganut indi!idualisme dibandingkan dengan karyawan di negara
yang lebih menonjolkan pentingnya kolekti!isme. Di lingkungan
masyarakat yang menganut paham kolekti!isme sesorang diharapkan
57
bersedia menempatkan kepentingan kelompok diatas kepentingan
pribadi.
).3 Jarak &"k+asaa 8Po6"r $ista9":
2arak kekuasaan adalah orientasi masyarakat terhadap
kekuasaan. )da masyarakat yang berpendapat bahwa wajar jarak
kekuasaan itu besar. ,isalnya di ,alaysia +ilipina dan 0ndonesia.
(amun ada juga yang berpendapat bahwa jarak kekuasaan itu harus
kecil seperti pandangan pre!alen di Denmarka dan )ustralia. 1ontinum
yang biasa digunakan oleh para pakar mulai dari yang tinggi hingga
yang rendah adalah ,alaysia negara&negara di 2a@irah )rab ,eksiko
0ndonesia "rancis 0talia 2epang $panyol )rgentina )merika serikat
2erman 0nggris Denmark 0srael dan )ustria.
"ada dasarnya pandangan tentang jarak kekuasaan berarti
penerimaan masyarakat tentang kewajaran tidak meratanya
pembagian kekuasaan dalam berbagai jenis organisasi atau institusi.
Dalam mas(arakat $"%a !arak k"k+asa (a% k"9il gaya
kepemimpinan yang diterapkan adalah gaya kepemimpinan
demokratis atau manajemen partisipatif dan relasi antara atasan dan
bawahan didasarkan atas persamaan. Dalam mas(arakat $"%a
!arak k"k+asa (a% b"sar pimpinan harus dihormati dengan
implikasi organisasional yang sering timbul adalah struktur organisasi
yang sentralistis dan gaya kepemimpinan yang otokratis.
58
).) P"%"laka &"ti$ak0astia
Dimensi ketiga dari buadaya nasional menurut Hofstede adalah
kecenderungan yang terdapat di masyarakat untuk mengelak atau
mengurangi situasi ketidakpastian. ,asyarakat merasa terancam jika
berhadapan dengan kondisi ketidakpastian atau ketidakjelasan dalam
kehidupannya. (egara&negara seperti 2epang >unani "ortugal
sentimen nasionalismenya kuat perangkap hukumnya lengkap dan
ditaati oleh warganya. Dalam dunia bisnis terimplikasi dalam bentuk
jaminan pekerjaan yang berlangsung seumur hidup para manajer
tidak terdorong untuk mengambil resiko besar dalam menjalankan
fungsinya dan tidak menyenangi sikap agresif. S"balik(a $i
li%k+%a mas(arakat (a% ba%i(a k"ti$ak0astia ti$ak
$a0at $i"lakka sentimen nasionalnya tidak terlalu kuat dan
anggota masyarakat yang ingin mengajukan protes atas sesuatu
tindakan pemerintah dihadapi oleh penguasa dengan sikap toleran.
Dalam dunia bisnis terlihat dari kesediaan para manajer untuk
mengambil keputusan dengan resiko tinggi sekalipun struktur dan tipe
organisasi yang disenangi adalah organis dan bukan birokratis seperti
organisasi fungsional organisasi maya organisasi tanpa batas
organisasi feminin. 1ehidupan organisasi lebih banyak diwarnai oleh
gaya informal ketimbang formal dan mobilitas tenaga kerja cukup
tinggi karena kebebasan untuk memilih jenis pekerjaan dan meniti
59
karier yang sesuai dengan pengetahuan keterampilan pengalaman
bakat dan minatnya.
).* Dim"si G"$"r ;Mask+liitas <"rs+s F"miitas
1alangan masyarakat yang menganut budaya maskulinitas
pandangan predominan adalah masing&masing gender mempunyai
tempat tersendiri dalam kehidupan masyarakat. ,enurut dimensi ini
secara tradisional yang bertanggung jawab mencari nafkah adalah
kaum pria sebagai kepala rumah tangga. "eranan wanita lebih pada
mengurus rumah tangga melayani suami dan mengasuh anak&anak.
)da ungkapan bahwa ” The Right Place For Women is in the
Kichen” /ontoh : 2epang dan )ustria. Di lingkungan masyarakat
0ndonesia jika seseorang berbicara tentang istrinya istilah yang sering
digunakan adalah ”ora% b"laka%”. Dalam masyarakat yang kuat
pandangan maskulinitasnya stres terhadap pekerjaan pada umumnya
tinggi karena ketidakmampuan dalam menghidupi keluarganya.
1alangan masyarakat yang menganut budaya feminitas cukup
dominan seperti $wiss dan $elandia 'aru maka banyak wanita yang
memasuki berbagai jenis lapangan pekerjaan bahkan tidak sedikit
yang mencapai posisi manajerial di tempat yang tinggimampu
mengatasi timbulnya konAik di tempat kerja sehingga tidak menjadi
stres dalam bekerja. ,enurut Hofstede kenyataan menunjukkan
bahwa tidak sedikit wanita )merika yang bekerja dan menjadi wanita
karier sedangkan tugas sebagai ibu rumah tangga dibantu oleh sarana
60
rumah tangga yang canggih seperti kulkas +ree@ermesin cuci
microwa!e serta mesin pencuci piring.
).# 7ariab"l &+lt+ral
,enurut para pakar paling sedikit G !ariabel kultural yang perlu
dipelajari karena mempunyai implikasi kuat secara mikro pada tingkat
perusahaan. 1edelapan !ariabel tersebut adalah : !ariabel
kekerabatan !ariabel pendidikan sistem ekonomi kehidupan politik
agama berbagai jenis asosiasikesehatan dan rekreasi
1. 7ariab"l k"k"rabata
,asyarakat yang menganut paham sistem keluarga
nukleus yang hubungan kekerabatannya sangat ketat seorang
kepala keluarga hanya bertanggung jawab untuk kesejahteraan
keluarganya (istri dan anak&anaknya termasuk anak angkatnya).
1alaupun yang bersangkutan menyatakan kesediannnya untuk
turut bertanggung jawab atas kesejahteraan orang lain dalam
keluarga besarnya sikap tersebut hanya karena kebaikan
hatinya bukan karena kewajiban.
,asyarakat yang menganut paham sistem keluarga
besar(eNtended familly system) yang tali kekerabatannya
bersifat longgar maka peningkatan kesejahteraan para anggota
keluarga merupakan tanggung jawab bersama dengan beban
utama dipundak mereka yang mempunyai pekerjaan tetap baik
sebagai usahawan maupun sebagai karyawan. Hal ini nampak
61
jelas dalam hal sistem rekrutmen penempatan jabatan maupun
promosi jabatan yang mendahulukan keluarga dari pada
kemampuan bekerja. 2adi dilihat dari sudut pandang sistem
kekerabatan yang berlaku tidak tepat apabila para manajer
internasional serta merta mengatakan bahwa primordialisme
yang dipandangnya sebagai praktik yang salah diterapkan
secara meluas.
2. 7ariab"l 0"$i$ika
#olak ukur kemajuan masyarakat dapat dilihat dari
pendidikannya. ,asyarakat yang pendidikannya lulusan sekolah
dasar atau kurang terkategori sebagai masyarakat terbelakang.
2ika masyarakat telah mencapai pendidikan tingkat sekolah
menengah pertama masyarakat itu disebut sedang
berkembang. $uatu masyarakat disebut maju jika pendidikan
rata&ratanya adalah lulusan sekolah menengah atas.
Kariabel pendidikan sangat penting karena berpengaruh
pada daya nalar kemampuan mengendalikan emosi berpikir
rasionalmampu melihat persoalan secara holistis mampu
berpartisiapsi secara aktif dalam pengambilan keputusan serta
mampu menggunakan berbagai kiat untuk meningkatkan
produkti!itas.
0mplikasinya bagi manajer internasional adalah manajer
internasional sebaiknya:
62
a. ,enggunakan standar lokal dalam menilai pengetahuan dan
keterampilan para lulusan lembaga pendidikan tingkat tertentu
dan bukan standar yang berlaku di negaranya
b. ,enyesuaikan jenis pertanyaan yang disampaikan kepada
para pelamar pekerjaan pada waktu ujian seleksi
c. ,enyusun program pelatihan yang bersifat tailor1made
d. ,enyesuaikan gaya kepemimpinan dengan kebiasaan
setempat. "ara manajer internasional ditantang untuk
menyesuaikan mutu pendidikan lokal tanpa mengorbankan
mutu hasil pekerjaannya dan tanpa merugikan reputasi
perusahaan
3. 7ariab"l Sist"m P"r"koomia
,ulanya sistem perekonomian dunia dalam bidang
pertanian usaha berskala kecil dan munculnya para artisan
seperti pandai besi dan sejenisnya. 4ahirnya re!olusi industri
pertama mengubah semuanya. )danya temuan mesin uap oleh
2ames 5att membawa tiga perubahan besar yaitu :
a. 4ahirnya organisasi bisnis dalam skala besar bermula dari
industri tekstil dan tambang.
b. #ampilnya para pemodal atau kapitalis sebagai pelaku utama
dalam kehidupan perekonomian yang berarti lahirnya
kapitalisme
63
c. #erjadinya pergeseran pola mencari nafkah dari kegiatan
mandiri seperti bertani menjadi buruh di perusahaan besar.
$uatu konsekuensi dari peningkatan peranan kapitalis adalah
tumbuhnya monopoli oligopoli dan kartel.
.eaksi terhadap sistem kapitalisme yang dianggap
melecehkan harkat dan martabat manusia maka timbul paham
sosialisme dalam mengelola perekonomian negara. $ebuah ciri
pokok sistem sosialisme yaitu negara memainkan peranan yang
sangat dominan dalam perekonomian. ,onopoli tidak berada di
tangan kapitalis melainkan di tangan para teknokrat dan birokrat
di lingkungan aparatur perekonomian negara yang secara
populer dikenal dengan istilah badan&badan usaha milik negara
dengan tiga bentuk utamanya yaitu "erjan "erum dan persero.
$aat ini gejala yang mendunia adalah lunturnya
kapitalisme dan sosialisme dalam pengelolaan perekonomian
negara. Di negara&negara kapitalisme pemerintah sering
menempuh kebijaksanaan pri!atisasi antara lain berupa
penjualan industri strategis seperti tambang perusahaan
penerbangan kereta api dan angkutan umum seperti bis kepada
pihak swasta kecuali industri militer atau industri perang. Di
lingkungan ini dikenal adanya Deregulasi dan Debirokratisasi. Di
negara&negara penganut paham sosialisme yang pengambilan
keputusan secara terpusat pada partai penguasa ditinggalkan
64
atau mulai dikurangi dan para manajer perusahaan yang
semuanya milik negara diberi wewenang yang lebih besar dalam
menjalankan roda perusahaan. Hal ini timbul berkat dominannya
paham bahwa kegiatan dan sistem perekonomian sebaiknya
diserahkan pada mekanisme pasar.
0mplikasinya bagi manajer internasional adalah para
manajer harus mengetahui:
a. 'agaimana cara yang terbaik bagi manajer internasional
dalam memilih mitra kerjanya.
b. 4angkah&langkah apa yang harus ditempuh dalam
menghadapi para manajer perushaan yang terbiasa mengikuti
garis partai dan tidak memahami atau menguasai teknik&
teknik manajemen bisnis mutakhir.
c. 'agaimana bentuk persaingan yang akan terjadi di masa yang
akan datang dan lain&lain
d. ,asih banyak lagi pertanyaan yang timbul dan harus dicari
jawabnya.
). 7ariab"l Politik
Di negara yang menganut paham demokrasi fenomena
kenegaraan dan kemasyarakatan yang sering mengemukakan
antara lain :
65
a. 1eyakinan bahwa suara rakyat adalah suara #uhan (2o# pouli
vo# dei) yang berarti kedaulatan berada di tangan rakyat dan
bahwa pemerintah menerima kedaulatan itu dari rakyat.
b. Diakuinya keberadaan lebih dari satu partai politik
c. 'erlangsungnya pemilihan umum secara berkala untuk
memilih partai politik yang layak mendapat kepercayaan
untuk menjalankan roda pemerintahanJ
d. "ergantian pemerintahan berlangsung dengan cara damai
e. #erdapat pembagian Bada yang me ngatakan pemisahan
kekuasaan antara pihak eksekutif legislatif dan yudikatif
dengan peranan yang diatur dalam konstitusi negara yang
bersangkutan.
f. .akyat diberdayakan sedemikian rupa sehingga makin
mampu berperan aktif dalam memantau jalannya
pemerintahan.
g. "erumusan dan penentuan kebijaksanaan berlangsung secara
transparan
"ada kondisi seperti yang telah diuraikan maka mudah bagi
manajer internasional dalam menyesuaikan diri terutama karena
prediktibilitas perilaku para penyelenggara negara. (amun tidak
semua negara dikelola dengan cara yang demokratis. 'agi
negara&negara yang berhaluan komunis dimana :
a. (egara yang bersangkutan hanya terdapat satu partai politik
66
b. #oko&toko dan para kader partailah yang menduduki berbagai
posisi manajerial di semua organisasi pemerintah termasuk di
aparatur perekonomian negara.
c. "erencanaan dilakukan secara terpusat
d. $istem politiknya disebut demokrasi rakyat
"ada sistem komunis ini manajer internasional hanya
mengikuti garis partai jika ingin diakui eksistensinya oleh
pemerintah. (amun ada juga negara yang dipimpin oleh seorang
diktator atau despot yang bercirikan:
a. ,emiliki kekuasaan yang absolut
b. ,emerintah dengan dekrit
c. ,engabaikan ketentuan dasar yang terdapat dalam undang&
undang dasar negara
d. 4embaga legislatif hanya berperan sebagai stempel karet
untuk melegitimasi kekuasaan sang diktator dan
e. #indakan atas nama rakyat hanya merupakan hiasan bibir
belaka
Dalam banyak hal yang menyangkut pengelolaan bisnis para
manajer internasional sering dihadapkan kepada dua pilihan.
"ertama mengikuti kemauan sang penguasa dan kedua
memutuskan untuk menghentikan kegiatan usahanya di negara
tersebut.
*. 7ariab"l &"a%amaa
67
Kariabel keagamaan biasanya merupakan keyakinan kuat
di dalam masyarakat penganut agama tertentu. Dogma atau
doktrin spritualnya menjadi dasar untuk bertindak dan berinteraksi
dengan orang lain termasuk dalam pengelolaan bisnis. 'anyak segi
kehidupan berorganisasi yang tunduk pada norma&norma agama.
,isalnya norma&norma moral dan etika yang menyangkut kejujuran
disiplin kerja dan loyalitas. 2ika di suatu negara terdapat agama
tertentu yang dominan dalam arti mayoritas penduduknya
menganut agama tersebut dogma agama itulah yang harus
diperhitungkan. #erkadang timbul masalah jika terdapat kelompok
radikal atau fundamentalis dalam masyarakat yang
menginterpretasikan doktrin agamanya secara kaku dan diterapkan
dengan fanatik.
#. 7ariab"l Asosiasi
Dapat digeneralisasi bahwa makin maju suatu masyarakat
makin banyak pula jenis asosiasi yang ada dalam masyarakat
tersebut. )da asosiasi yang dibentuk berdasarkan keyakinan
keagamaaan ikatan sarjana ekonomi perhimpunan sarjana
administrasi asosiasi profesi kedokteran pengacara dan
sebagainya. $etiap asosiasi mempunyai )D.#nya yang menjadi
pedoman interaksi bagi para anggotanya. Hal ini perlu diketahui
dan dipahami oleh manajer internasional karena dapat mengetahui
68
peranan apa yang dimainkan oleh para amnggota asosiasi dalam
kehidupan bisnis.
.. 7ariab"l &"s"'ata
$atu diantara konsekuensi positif dari kemajuan yang dicapai
dalam bidang ekonomi adalah meningkatnya kodisi kesehatan pada
umumnya. 'erbagai indikator yang biasa digunakan antara lain :
a. Harapan hidup yang semakin panjang
b. 'erkurangnya penyakit yang mungkin secara tradisional diderita
oleh banyak orang seperti #'/ dan malaria
c. ,utu pelayanan kesehatan oleh pemerintah yang semakin baik
d. ,eningkatnya kemampuan menyantap hidangan bergi@i
e. ,eningkatnya kesadaran tentang pentingnya hidup sehat
melaOlui pemeliharaan kebersihan.
f. ,enurunnya jumlah balita dan ibu&ibu melahirkan yang
meningggal
g. 'erhasilnya program keluarga berencana yang lebih menjamin
bertumbuhnya keluarga sejantera yang terlepas dari belenggu
kemiskinan.
1ondisi kesehatan demikian sudah tentu berdampak bagi
kehidupan berorganisasi termasuk menjadi karyawan dalam
berbagai jenis perusahaan. *paya meningkatkan produkti!itas kerja
dapat dilakukan. 1etidakhadiran karyawan di tempat kerja karena
sakit dapat dikurangi. /uti karyawan untuk pemeliaharaan
69
kesehatan dapat dikurangi. 'erkurangnya dana yang hendak
disisihkan oleh perusahaan untuk membayar asuransi kesehatan
asuransi kecelakaanasuransi jiwa berkurangnya biaya pengobatan
dan sebagainya. 'agi manajer internasonal sistem pemeliharaan
kesehatan sangat pentingdigalakan dalam rangka membahagiakan
karyawan.
/. 7ariab"l R"kr"asi
.ekreasi merupakan fungsi yang penting bagi kehidupan
manusia sebagai indi!idu sebagai karyawan di perusahaan maupun
sebagai anggota masyarakat. .ekreasi berkaitan dengan
pemeliharaan kesehatan dan kebugaran %sik serta mental. 0tulah
sebabnya seseorang disarankan untuk berolahraga secara teratur
seperti berenang joging. .ekreasi memungkinkan seseorang untuk
menghilangkan stress karena tekanan pekerjaan. .ekreasi dapat
menghilangkan kebosanan dan kejenuhan di tempat bekerja.
.ekreasi juga merupakan sebuah wahana sosial karena
memungkinkan seseorang berinteraksi secara informal dengan
orang lain yang terlibat dalam rekreasi yang sama seperti para
anggota keluarga sendiri dan tetangga.
1ebiasaan masyarakat dalam hal rekreasi perlu dipahami oleh
manajer internasional karena pengaturan tentang jam kerja
penugasan dan penyediaan fasilitas rekreasi dapat dilakukan
70
dengan tepat yang pada gilirannya akan meningkatkan
produkti!itas kerja karyawannya.
0mplikasi bagi manajer internasional adalah para manajer
hendaknya memahami tentang rekreasi dengan cara mengatur
waktu kerja penugasan dan penyediaan fasilitas rekreasi agar
dapat memberikan kesegaran dan kebugaran bagi karyawan yang
berdampak pada peningkatan produkti!itas kerjanya.
,elalui pemahaman tentang !ariabel lingkungan manajer
internasional dapat mengetahui !ariabel tersebut terhadap
penyelenggaraan fungsi&fungsi manajerial dalam menjalankan roda
perusahaan.
Kariabel budaya pada tingkat nasional mencakup sistem
perekonomian yang dianut sistem hukum dan perundang&
undangan sistem politik situasi %sik dan keterampilan di bidang
teknologi. Kariabel sosiokultural menyangkut agama sistem
pendidikkan tingkat pendidikan masyarakat banyak dan bahasa. Di
bidang agama misalnya apakah terdapat agama tertentu yang
dianut oleh mayoritas penduduknya ada&tidaknya iklim kebebasan
beragama bagi warga negara berdasarkan keyakinan sprituilnya
ada&tidaknya suasana toleransi dalam kehidupan beragama serta
ada&tidaknya campur tangan pemerintah dalam bidang keagamaan.
"erlu diamati pula dalam bidang pendidikan apakah
penyelengggaraan pendidikan berorientasi pada mutu atau sekadar
71
pemenuhan simbol status seperti pemilikan dan pnggunaan gelar
akademis. Demikian pula mengenai bahasa pelu mendapat
perhatian penting adalah apakah disuatu negara terdapat suatu
bahasa yang menjadi suatu lingua franca atau tidak. "ada
lingkungan masyarakat majemuk meskipun ada bahasa nasional
yang resmi menjadi medium dalam berkomunikasi di kalangan
masyarakat biasanya juga terdapat bahasa daerah yang
penggunaanya terbatas pada suku tertentu. "entingnya !ariabel
bahasa menjadi lebih nyata karena bahasa menjadi suatu cerminan
kepribadian masyarakat yang bersangkutan.
2elaslah bahwa !ariabel lingkungan membuahkan budaya
nasional yang wujud nyatanya terlihat pada sistem nilai norma&
norma hidup dan keyakinan tentang makna hakiki kehidupan
bersama. $istem nilai memiliki enam kategori:
7. (ilai teoritikal yaitu kebenaran ilmiah selalu bersifat relatif dan
tidak absolut
:. (ilai ekonomi yaitu selalu mengupayakan pengorbanan dan
biaya yang sekecil mungkin untuk memperoleh barang atau jasa.
,anfaat yang diperoleh diupayakan supaya semaksimal dan
selama mungkin.
;. (ilai politik berkisar pada perolehan dan penggunaan kekuasaan.
$ebuah dalil politik mengatakan bahwa politik berarti
mengetahui ”siapa dapat apa bilamana dan bagaimana”
72
,erupakan hal yang wajar dan normal bila seseorang berusaha
memiliki kekuasaan menentukan porsi apa yang diberikan
kepada siapa kapan akan diberikan dan bagaimana cara
memberikannya. $eseorang yang memiliki kekuasaan cenderung
akan menciptakan suasana ketergantungan orang lain
kepadanya.
9. (ilai sosial seseorang tidak dapat hidup norma jika hidup
sendirian menganut nilai sosial berarti manusia adalah makluk
sosial. (ilai ini mengandung makna kekeluargaan kebersamaan
solidaritas cinta kasih kerja sama rasa persaudaraan dan
suasana persahabatan.
<. (ilai estetika ,enghargai keindahan merupakan ciri dari banyak
masyarakat.
E. (ilai .eligius 'agi yang menghargai nilai religius mengakui
bahwa dalam kehidupan ini ada pengatur semesta alam yang
disebut nama #uhan. 1eagungan #uhan menurunkan berbagai
agama melalui para rasul dan nabi (ya.
0nterpretasi sistem nilai dalam khidupan organisasi adalah :
7. 1ewajiban
"enelitian di berbagai negara menunjukkan bahwa kewajiban
dapat digolongkan pada dua kategori yaitu kewajiban yang
bersifat pribadi dan kewajiban kepada masyarakat. 1ontinumnya
73
dimulai dari sistem nilai yang uni!ersalistis hingga kepada yang
partikularistis.
"emenuhan kewajiban berdasarkan sistem nilai yang
uni!ersalistis menyangkut :
a. "entingnya kekentuan formal yang berperan sebagai aturan
main
b. "enerapan sistem hukum yang bermuara pada pandangan
supermasi hukum
c. 1eterikatan pada kontrak atau perjanjian yang telah dibuat
d. )danya kewajiban yang lebih tinggi dari sekedar berusaha
melaksanakan tugas dengan baik
e. 3byekti!itas dalam menunaikan kewajiban
f. )danya satu cara yang dapat diterapkan secara umum
$ebailknya pemenuhan kewajiban berdasarkan sistem
nilai yang partikularistis:
a. ,enonjolkan pentingnya pemeliharaan hubungan dengan
orang lain
b. ,emperhitungkan sistem nilai yang dianut oleh orang per
orang dalam organisasi
c. ,ementingkan suasana saling mempercayai dan kesetiaan
kepada teman keluarga dan kaumkerabat lainnya.
d. ,ementingkan nilai relati!itas dalam interaksi dengan orang
lain.
74
e. ,engemukanya pandagan bahwa banyak cara yang dapat
ditempuh oleh seseorang dalam memenuhi kewajibannya.
:. 3rientasi emosional dalam relasinya dengan orang lain
3rientasi emosi yang bersifat netral memerlukan komunikasi
yang supel misalnya dengan penggunaan eufemisme
sedangkan pada tingkatan yang afektif komunikasi biasanya
terbuka dan !okal. Dalam sistem nilai yang mengandung unsur
orientasi emosional yang netral sikap seseorang tidak selalu
mudah dibaca sedangakn dalam kondisi yang afektif bahasa
tubuh yang digunakan mempermudah pemahaman tentang apa
yang ingin dikomunikasikan oleh teman berkomunikasi. ,isalnya
ekspresi wajah anggukan kepala gelengan kepala gerak&gerikm
tangan dan sebagainya.
;. #ingkat keterlibatan dalam berelasi
1eterlibatan dapat bersifat spesi%k tetapi mungkin dapat
beraneka ragam. 1eterlibatan yang spesi%k dalam berelasi pada
tingkat pribadi umumnya bersifat langsung melihat dan
menghadapi permasalahan secara terbuka terus&terang
spontan transparan dan terjadi pemisahan antara kehidupan
dalam berorganisasi dengan kehidupan pribadi.
1eterlibatan dalam pemeliharaan relasi dengan masyarakat
dapat bersifat tidak langsung mencegah situasi konfrontasional
75
lebih tertutup dan kehidupan pribadi serta kehidupan
berorganisasi tidak dipisahkan secara tegas.
9. 1eabsahan kekuasaan dan status
"ada tingkat indi!idual yang menonjol adalah keberhasilan
seperti status seseorang yang didasarkan pada kemampuan dan
kinerjanya. 1eanekaragaman tenaga kerja termasuk keberadaan
makin banyaknya kaum wanita di tempat bekerja para
pendatang baru&seperti karyawan yang baru masuk dalam
perusahaan& dan generasi muda hanya dihormati apabila
mereka mampu membuktikan kemampuannya dalam berkarya.
Di masyarakat pandangan tentang keabsahan dan status
didasarkan pada pandangan askriptif antara lain sebagai berikut
:
a. $tatus seorang ditentukan oleh kedudukannya makin tua
usianya makin dihormati& latar belakang pendidikan dan
berbagai kriteria sejenis lainnya
b. #enaga kerja lebih bersifat homogen artinya bahwa kaum
prialah yang pada dasarnya berperan sebagai pencari nafkah
c. #erdapat berbagai kriteria untuk menunjukkan rasa hormat
kepada orang lain dengan menggunakan berbagai simbol
status sebagai instrumennya.
76
BAB 7
FA&TOR B2DA=A DALAM BER&OM2NI&ASI
"ara manajer menggunakan sebagian besar jam kerjanya untuk
berkomunikasi dengan orang lain. 'ahkan ada yang mengatakan
bahwa F<C waktu seorang manajer digunakan untuk berkomunikasi
yang beraneka ragam bentuknya seperti berbicara mendengar
menulis dan membaca. Ditinjau dari aspek penggunaan waktu terlihat
bahwa komunikasi merupakan salah satu kegiatan manajerial yang
harus terselenggara dengan baik. #erselenggara dengan baik berarti
77
terjadinya komunikasi yang efektif. 6fektif berarti dengan distorsi yang
seminimal mungkin bahkan jika mungkin tanpa distorsi. "enyebab
utama distorsi adalah noise . $elanjutnya pada bab ini diulas tentang
faktor budaya sebagai sumber distorsi dalam berkomunikasi sehingga
para manajer mutlak perlu memahami budaya mitra komunikasinya.
*.1 S+at+ Mo$"l Pros"s B"rkom+ikasi
1omunikasi adalah kegiatan penyampaian pesan dari satu pihak
yang disebut sumber atau komunikator kepada pihak lain yang disebut
sumber atau komunikan. 1omunikasi dapat dikatakan efektif jika
apabila pesan yang hendak disampaikan oleh komunikator diterima
dan dipahami oleh komunikan secara utuh baik secara hara%ah
maupun dalam arti jiwa dan semangatnya.
"roses komunikasi dapat dibagankan sebagai berikut :
"esan "esan "esan

"esan
1. P"ri'al S+mb"r
$umber adalah orang atau pihak yang memprakarsai terjadinya
komunikasi dengan orang lain karena ada pesan yang hendak
78
Sumber Pengkodean Saluran Interpretasi kode
Penerima
!mpan "alik
disampaikan. $ecara internal komunikasi dapat terjadi secara
horisontal ke kiri dan ke kanan dan dapat terjadi secara !ertikal ke
atas dan ke bawah.
2. P"ri'al P"sa
'anyak hal yang hendak disampaikan oleh sumber kepada
penerima. 1esemuanya itu dalam bahasa komunikasi dikategorikan
sebagai pesan. 1omunikasi akan berlangsung secara efektif jika
pesan yang disampaikan oleh sumber kepada penerima diterima
dan dipahami oleh penerima dalam jiwa dan semangat seperti yang
diharapkan oleh sumber secara utuh. "esan yang disampaikan
hendahnya jelas dan tidak terbuka kemungkinan untuk
diinterpretasikan oleh penerima berdasarkan seleranya. "esan
memang dapat disampaikan secara eksplisit misalnya dalam hal
memberikan nasihat teguran dan berdiplomasi. "esan dapat
menjadi salah satu penyebab terjadinya distorsi dalam proses
komunikasi.
3. P"ti%(a E9o$i%
6ncoding merupakan kegiatan mengubah pesan kedalam entuk
simbolis. 1egiatan ini berlaku dalam semua bentuk komunikasi
dalam arti berbicara menulis mendengar dan membaca baik
dalam komunikasi lisan maupun tertulis. 6mpat hal yang perlu
diperhatikan dalam menyampaikan pesan yaitu :
79
a. "engetahuan dalam berkomunikasi perlu memperhatikan tingkat
pendidikan dari penerima pesan agar pesan yang disampaikan
dapat dipahami.
b. 1eterampilan merupakan suatu bentuk teknis dari pengetahuan
yang dimiliki seseorang melalui pelatihan yang diikutinya.
0nstruksi yang terlalu bersifat ilmiah dan menggunakan jargon&
jargon yang yang sangat kompleks tidak akan mudah dipahami
oleh seorang yang terlatih dalam bidang kegiatan yang bersifat
sederhana. Demikian pula dalam komunikasi tertulis kalimat
yang panjang dan menggunakan istilah&istilah ilmiah atau dalam
bahasa asing tidak tepat digunakan karena penerima tidak
dibekali dengan keterampilan untuk itu.
c. 'ahasa yang digunakan secara baik dan tepat merupakan
instrumen komunikasi yang efektif. 'ahasa dapat dilihat sebagai
bahasa sebenarnya seperti bahasa 0ndonesia bahasa 0nggris
bahasa /ina dan seterusnya. $udut pandang yang kedua adalah
bahasa dapat diartikan dari profesi yang mempunyai arti
tersendiri. /ontoh "olisi di 0ndonesia menggunakan istilah
curanmor untuk pencurian kendaraan bermotor curas untuk
pencurian dengan kekerasan. 0stilah capital oleh orang ekonomi
adalah modal namun bagi pejabat pemerintah atau ahli
administrasi negara menggunakan istilah tersebut untuk
menyatakan ibukota. "engusaha yang bergerak di bidang
80
percetakandan penerbitan menggunakan kata capital untuk
menyatakan huruf besar. Hakim jaksa dan pengacara yang
menggunakan istilah capital punishment untuk menyatakan
hukuman mati. *lama yang berbicara tentang capital sin
berbicara tentang dosa berat. $udut pandang yang ketiga adalah
bahasa tubuh(body language ). 'ahasa tubuh ini sangat dipahami
dalam komunikasi lisan karena langsung dapat dibaca oleh
penerimanya. 'entuknya amat beragam dan dapat menjadi
penyebab distorsi.
d. 'udaya. $imbol&simbol yang digunakan dalam berkomunikasi
haris disesuaikan dengan budaya mitra bicaranya. ,enggunakan
bahasa secara lugas mungkin tepat dalam kondisi tertentu.
(amun dalam kondisi lain eufemismelah yang dianggap lebih
baik. /ontoh : orang tuli disebut tuna rungu orang bisu disebut
tuna wicara sedangkan orang gelandangan disebut tuna wisma
pengangguran disebut tuna karya orang buta disebut tuna
netra pelacur disebut tuna susila dan orang jompo disebut lanjut
usia.
). P"ri'al Sal+ra &om+ikasi
'eraneka ragam saluran yang tersedia untuk berkomunikasi yaitu
media cetak media elektronik media !ideo serta media !isual dan
multi media seperti : internet 5orld 5ide 5erb 6lectronic ,ail
+aksimail 0ntranet dan telepon seluler. 2ustru makin banyaknya
81
saluran komunikasi yang digunakan maka penting untuk
memperhatikan pula faktor pengetahuan keterampilan bahasa dan
budaya penerima menjadi semakin penting.
*. P"ri'al D"9o$i%
Decoding bertujuan untuk menerjemahkan simbol&simbol yang
digunakan oleh sumber pada kegiatan encodingsedemikian rupa
sehingga arti simbol&simbol tersebut sama dengan yang dimaksud
oleh sumber sehingga pesan yang hendak disampaikan oleh
sumber diterima oleh penerima dengan tepat.
#. P"ri'al 2m0a Balik
Dalam berorganisasi kondisi berinteraksi haruslah sedemikian rupa
sehingga faktor&faktor penyebab distorsi dapat diidenti%kasikan
secara bersama dan upaya mengurangi atau menghilangkannya
harus menjadi urusan bersama pula. "enting adanya transparansi
dalam berkomunikasi.
.. P"%'ambat &om+ikasi (a% E>"kti>
"enghambat dalam komunikasi yang efektif dapat berupa:
a. "enyaringan yaitu upaya memanipulasi informasi&baca pesan
yang hendak disampaikan kepada orang lain sedemikian rupa
sehingga menyenangkan hati penerima. Dalam kehidupan
berorganisasi biasanya informasi yang disampaikan kepada
atasan telah melalui proses pemadatan dan sistesis oleh para
bawahan. Hal ini dilakukan dengan maksud menjamin bahwa
82
para manajer senior tidak dibebani tugas membaca mempelajari
dan menyimak terlalu banyak informasi. (amun dalam
pemadatan dan sistesis yang dilakukan para bawahan umumnya
diwarnai oleh kepentingan persepsi bawahan serta perilaku
pimpinan yang sudah dikenal bawahanya. "enyaringan ini
banyak dilakukan oleh organisasi yang jarak kekuasaannya besar
dan mobilitas karyawannya tinggi.
b. "ersepsi selektif yaitu penerima pesan secara selektif melihat
dan menerima pesan dari sumber berdasarkan kepentingan
moti!asi pengalaman dan latar belakang pribadinya. "ersepsi
adalah cara pandang seseorang tentang berbagai hal yang
secara subyektif kemudian diinterpretasikan sebagai kenyataan
tanpa secara rasional melihat apa yang merupakan kenyataan
yang sebenarnya.
c. 0nformasi yang berlebihan?3verload information yaitu "emilihan
informasi dari sekian banyak informasi yang diterima untuk
diolah dan digunakan sesuai kemampuan penerima pesan.
)kibatnya ada informasiyang diabaikan atau langung dibuang.
d. $ikap defensif yaitu sikap yang ditunjukkan bila informasi yang
diterimanya dianggap mengancam dirinya dengan cara misalnya
menyerang orang lain sikap sakartis dalam berinteraksi dengan
orang lain dan mempertanyakan motif orang lain dalam berbuat
tindakan tertentu. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan
83
keluarganya kariernya dan penghasilannya. $ikap ini dapat
menghambat komunikasi yang efektif
e. 'ahasa
'ahasa dalam konteks berkomunikasi harus diinterpretasikan
dalam tiga bentuk yaitu bahasa dalam pengertian hara%ah
termasuk dialeg bahasa profesi dan bahasa tubuh. Dalam
berkomunikasi dengan menggunakan ketiga bentuk tersebut
sumber tidak bisa mengasumsikan bahwa kata&kata yang
digunakannya oleh penerima mempunyai arti yang sama karena
satu kata atau istilah dapat saja mempunyai beberapa arti
demikian pula bahasa profesi dan bahasa tubuh.
*.2 Maa!"m" &om+ikasi Litas B+$a(a
Kariabel budaya dalam proses berkomunikasi seperti sikap
organisasi sosial pola pikir peran pihak&pihak yang berkomunikasi
bahasa dan waktu penting untuk dipahami oleh manajer internasional
dalam berkomunikasi.
7. "erihal sikap. 6mpat bentuk sikap yang mengemuka yaitu :
a. *alo e4ect sikap yang terlihat dari cara seseorang menilai orang
lain dalam kehidupan organisasional termasuk berkomunikasi
hanya berdasarkan kesan pertama.
b. Constrasting yaitu sikap manajer yang kurang tepat yang dapat
menimbulkan noise dalam berkomunikasi karena
membandingkan sikap para bawahannya berdasarkan ras
84
kebangsaan atau negara asal. ,anajer internasonal perlu
memahami bahwa karyawan yang berasal dari masyarakat
dimana jarak kekuasaannnya tinggi atau besar akan
menyerahkan pengambilan keputusan pada atasannya dan puas
dengan apa yang diputuskan atasannya. $edangkan karyawan
yang berasal dari masyarakat yang jarak kekuasaannya rendah
akan senang bekerja dalam lingkungan organisasi yang
memberikannya otonomi dalam bekerja dan didorong untuk
mengambil keputusan menyangkut pekerjaannya
produkti!itasnya dan pemecahan masalah yang dihadapi.
c. /ro5ecting ("royeksi) yaitu "erilaku manajer dalam menilai
karyawannya berdasarkan dirinya sendiri.
d. Steretyping?$tereotip yaitu menggeneralisir tindakan
karakteristik perilaku sekelompok orang berdasarkan yang
berasal dari suatu suku atau daerah tertentu. "endekatan ini
mengabaikan kenyataan bahwa setiap orang adalah makluk
yang khas yang tidak ada duplikasinya di bumi ini.
:. 3rganisasi $osial
$ifat persepsi dan perilaku seseorang sangat dipengaruhi oleh
lingkungan keluarga (orang tua sanak saudara) lingkungan sekolah
(pendidik teman sekolah?kuliah) dan lingkungan masyarakat. +akta
bahwa semakin modern suatu masyarakat makin banyak organisasi
sosial yang diikutinya. 'esar&kecilnya pengaruh keanggotaan
85
seseorang dalam berbagai organisasi sosial akan mempengaruhi
caranya membentuk persepsi sistem nilai dan skala prioritas hidup
dan budayanya.
;. "ola pikir
"ola pikir seorang ditentukan pula oleh jenis dan tingkat
pendidikannya. (amun tidak membuat asumsi bahwa orang&orang
yang menempuh tingkat pendidikan yang sama akan sama pula
daya nalarnya. $istem pendidikan yang berlaku materi kurikulum
lingkungan sekolah teman bergaul di sekolah lingkungan keluarga
turut membentuk pola pikir seseorang. /ontoh yang sangat
sederhana adalah persepsi tentang ari dan manfaat garis putih di
tengah jalan. 1onon terjadi tabrakan anatara sebuah sedan yang
dikendarai oleh orang barat dan sebuah sepeda motor yang
dikendarai oleh orang )sia. "ada #1" polisis berkesimpulan bahwa
sepeda motorlah yang bersalah karena melewati sedan yang
dikendarai oleh orang barat tersebut dan menyalib sedan dengan
cara melewati garis putih. 1etika orang 'arat itu meminta polisi
untuk menindak pengendara sepeda motor polisi tidak dapat
melakukannya karena bagi pengendara sepeda motor garis putih
ditengah jalan menunjukkan bahwa garis putih di tengah jalan
membagi jalan menjadi dua. $ementara bagi orang 'arat garis
putih di tengah jalan itu bermakna bahwa dilarang untuk saling
mendahului.
86
9. "eranan ,anajer
"ara manajer internasonal tidak bisa berasumsi bahwa para
bawahannya berpresepsi yang sama tentang peranan seorang
manajer dalam perusahaan. $angat mungkin seorang manajer
dididik dilatih dan dimoti!asi untuk menggunakan manajemen
partisipatif dalam mengelola perusahaan. 'erlatar belakang
pendidikan tersebut manajer berusaha memberdayakan
karyawannya berupa mendorong otonomi dalam bekerja
mendelegasikan wewenang berupaya untuk menyelesaikan
masalah yang berkaitan dengan peleksanaan tugasnya. #anpa
memeperhatikan budaya dengan tepat manajer tersebut dapat
kebingungan menghadapi karyawannya yang berpresepsi lain
tentang manajernya. (0ngat peranan jarak kekuasaan membentuk
pola piki dan sikap seseorang).
<. 'ahasa
'ahasa sering menyebabkan distorsi dalam komunikasi. Hal ini
dikarenakan :
a. ,anajer tidak menguasai bahasa yang diganakan oleh
masyarakat setempat termasuk karyawannya.
b. #erjemahan yang dilakukan secara hara%ah sering
menghilangkan makna yang sesungguhnya.
c. )neka ragam ideom jargon yang mempunyai arti khusus
d. Encoding yang tidak tepat.
87
e. 'anyak bahasa dan dialeg yang terdapa di dunia. Di 0ndia
terdapat 79 bahasa resmi dan banyak dialeg. Di )frika digunakan
G== bahasa. Di 0ndonesia skitar :<= dialeg disamping bahasa
0ndonesia sebagai )ingua Faranca.
f. Di kalangan bangsa serumpunpun terdapat berbagai nuansa
karena perkembangan bahasa secara lokal sehingga istilah yang
sama mempunyai ari yang berbeda. 1ata ”percuma” di ,alaysia
berarti gratis yang bagi orang 0ndonesia adalah ”/uma&/uma”
sedangkan” percuma” dalam bahasa 0ndonesia berari ” sia&sia”
atau tidak ada gunanya.
g. 'anyak istilah yang digunakan untuk menjelaskan sesuatu. 'agi
orang arab terdapat sekitar E.=== kata untuk menjelaskan
seekor unta dengan bagian&bagian tubuhnya. 'angsa eskimo
mempunyai lebih dari <= istilah untuk menjelaskan salju.
E. 1omunikasi (on!erbal yaitu komunikasi lisan. "erilaku yang perlu
mendapat perhatian dalam berkomunikasi adalah perilaku kinesik
proNemics paralanguage dan bahasa objek.
a. "erilaku kinetik adalah gerakan tubuh yang digunakan dalam
berkomunikasi seperti postur gerakan&gerakan bagian&bagian
tubuh ekspresi wajah dan kontak mata.
b. "roNemics yaitu pandangan bahwa jarak atau ruang yang
menentukan kedekatan seseorang dengan orang lain dalam
berkomunikasi dan bekerja. ,asyarakat )merika sangat
88
mementingkan pri!acy dan mnyenangi kesendirian di tempat
kerja meskipun tidak terlalu luas. $ebaliknya para manajer
2epang dan "erancis lebih menyenangi ditempatkan diruangan
bersama karyawannya yang berarti menempati posisi sentral
dalam jaringan informasi dan berkomunikasi. ,asyarakat yang
kolekti!isme berbeda dengan masyarakat yang indi!idualisme.
c. "aralanguage yaitu menginterpretasikan bagaiman seseorang
mengatakan sesuatu dan bukan mennerjemahkan kata&kata
yang diucapkannya secara hara%ah. #ermasuk dalam kategori ini
adalah kecepatan bicara nada suara tertawa menguap dan
berdiam diri. #ernyata berdiam diri merupakan salah satu cara
untuk menunjukkan ketidak setujuan tersinggung atau
memerlukan tambahan informasi sebelum mengambil
keputusan. /ontoh #iga manajer 2epang dan seorang manajer
)merika hendak membuka usaha mobil di 'rasilia. 1eempatnya
mengadakan pertemuan yang diawali oleh penjelasan dan
usulan oleh manajer yang berkebangsaan )merika.
"enjelasannnya ditanggapi oleh manajer jepang dengan berdiam
diri. ,anajer berkebangsaan )merika ini memberikan
kesempatan bagi para manajer 2epang untuk menjawab dalam
waktu ;= detik . #ernya tidak ada jawaban maka oleh orang
)merika rapat dibubarkan dan rencana kerja sama dibatalkan.
(amun bila manjer berkebangsaan )merika ini memahami ari
89
berdiam diri menurut orang 2epang dengan menunggu beberapa
waktu lagi atau mengajukan beberapa pertanyaan tambahan
maka keputusan dapat diambil.
d. 'ahasa 3bjek atau bahasa materi yaitu penggunaan secara tidak
langsung berbagai materi seperti hasil karya seni
arsitekturdesain perkantoran tata ruang perabot kantor
pakaian mobil atau kosmetika yang digunakan dalam
berkomunikasi. $eorang manjer internasional yang hendak
berunding di ,eksiko terdahulu dibawah bepergian untuk
menikmati karya seni gedung dan obyek lain yang dikagumi
oleh mitra berkomunikasi.
F. 5aktu ditinjau dari sudut pandang budaya waktu digolongkan
menjadi monokratis dan polikronis. 'agi masyarakat $wiss 2erman
dan )merika serikat menganut budaya waktu monokronistis. 5aktu
dilihat sebagai sesuatu yang bersifat linier yaitu masa lalu masa
kini dan masa depan. 'agi mereka waktu adalah komoditas yang
dapat digunakan dengan boros atau hemat. ,ereka sangat disiplin
menaati janji dan lebih menyenangi kurun waktu yang pendek.
0ndi!idualistis.
Dalam masyarakat dengan budaya yang menonjolkan kolekti!isme
dan sistem waktu yang polikronistis cenderung mengutamakan
hubungan jangka panjang kebersamaan termasuk dalam
pelaksanaan suatu rencana yang telah ditentukan.
90
BAB 7I
TE&NI& NEGOSIASI BAGI MANAJER
INTERNASIONAL
#.1 B"rba%ai Pi'ak (a% B"rk"0"ti%a
7. "ihak&pihak yang berkepentingan di negara asal
a. "ara pendiri pemilik modal pemilik saham perushaan
yang telah mempertahankan sebagian kekayaannya untuk
digunakan sebagai modal perushaan
b. "ara karyawan di kantor pusat
c. "ara pemasok
d. Dstributor dan agen
e. 1onsumen domestik
f. "emerintah
91
:. "ihak&pihak yang berkepentingan di negara yang 'eroperasi
a. "emerintah setempat
b. "ara distributor dan agen
c. 1aryawan ekspariat
d. "ara karyawan lokal
e. ,asyarakat luas
f. "ara pemasok
g. 1onsumen lokal
#.2 Ti0olo%i Ta6ar4m"a6ar
Dalam bernegosiasi manajer internasional perlu
mempertimbangkan keterlibatan dalam tawar&menawar
(bargaining). Dua #ipe keterlibatan dalam tawar&menawar
>aitu : tipe distributif dan tipe integratif.
1. #ipe 'istributif 6agraining yaitu perundingan yang sasarannya
adalah berbagai sumber tertentu yang bermuara pada situasi
menang&kalah (Win )ose Solution)
2. #ipe +ntergratif 6argaining yaitu perundingan yang
sasarannya adalah menemukan satu cara penyelesaian yang
bermuara pada solusi menang&menang (Win1Win Solution)
#.3 Pros"s B"r"%osiasi
4angkah&langkah yang hendak ditempuh dalam proses
bernegosiasi adalah J
92
7. "ersiapan dan perencanaan
:. "enentuan aturna main
;. 1lari%kasi dan pembenaran
9. #awar&menawar dan pemecahan masalah
<. "engakhiran negosiasi dan implementasi kebijakan.
BAB 7II
PER2M2SAN DAN IMPLEMENTASI STRATEGI
2NT2& BISNIS BERS&ALA INTERNASIONAL
'erbagai faktor perlu dipertimbangkan dalam merumuskan dan
mengimplementasikan strategi untuk bisnis berskala internasional.
#iga faktor tersebut adalah :
7. +aktor yang bersifat politis yang meliputi :
a. .untuhnya pemerintahan yang berhaluan komunis di negara&
negara 6ropa #imur seperti /hekoslowakia .umania 'ulgaria
Hongaria yang digantikan oleh pemerintahan yang menganut
paham demokrasi
b. "erubahan yang terjadi pada negara *ni $o!yet dan digantikan
oleh 1onfederasi negara&negara independen
93
c. ,encuatnya pandangan ,arNisme B4enisme di ../ digantikan
oleh sosialisme ”ala /ina” yang dikumandangkan oleh Deng $iao
"ing setelah kegagalan .e!olusi 1ebudayaan ,ao #se Dong yang
berakibat pada semakin terbukanya negara tersebut kepada
sistem perekonomian berdasarkan mekanisme pasar.
"erubahan di bidang ini ”melahirkan” pasaran baru bagi produk&
produk perusahaan yang berasal dari luar wilayah jurisdiksi.
:. +aktor "endidikan
,akin terbukanya akses bagi banyak negara di seluruh dunia untuk
meraih jenjang pendidikan yang lebih tinggi sehingga semakin
banyak tersedianya tenaga kerja yang terdidik dan terampil yang
dapat digunakan oleh perusahaan. Hal ini berdampak pada e%siensi
dan produkti!itas kerja yang tinggi
;. +aktor sosial dimana banyak terjadinya pergeseran persepsi tentang
peranan wanita.
'ukti telah terjadi pergeseran pandangan terhadap peranan wanita
adalah :
a. 1ian banyak wanita karier terutama yang berpendidikan tinggi
memutuskan untuk tidak menikah sama sekali atau menunda
usia perikahannya.
b. 'anyak wanita yang telah menikah menjadi tulang punngung
keluarga karena kondisi suaminya yang tidak memungkinkan.
94
c. $eorang istri harus membantu suaminya dalam mencari nafkah
akibat kurangnya nafkah dari sang suami
d. 1eanekaragaman tenaga kerja juga terjadi karena makin banyak
pernikahan yang dalam waktu singkat berakhir dengan
perceraian yang mengakibatkan makin banyak kaum ibu menjadi
single parent
e. 'anyak wanita yang menjadi single parent diusia muda yang
mempunyai anak diluar pernikahan resmi.
..1 &at"%orisasi Alasa B"ro0"rasi S"9ara It"rasioal
"erusahaan beroperasi secara internasional karena :
7. #anggapan yang bersifat reaktif meliputi :
a. "ersaingan internasional
b. Hambatan di bidang perdagangan
c. "eraturan perundang&undangan dan berbagai pembatasan
d. #untutan konsumen
:. #anggapan yang bersifat proaktif meliputi :
a. Economic of scale yaitu penghematan di bidang ekonomi jika
suatu perusahaan memutuskan untuk memproduksi barang
tertentu yang tidak akan berumur panjang sementara untuk
menghasilkannnya memerlukan biaya . P D yang mahal.
b. #erbukanya pasar yang baru
c. )kses kepada berbagai sumberdaya dan penghematan biaya
95
d. 0nsentif berupa kebebasan menstransfer uang tenaga kerja
yang tidak menuntut upah dan gaji nyang tinggi dan lain&lain
..2 Pros"s P"r+m+sa Strat"%i P"r+sa'aa
"erumusan strategi dapat dikategorikan menjadi :
7. $tartegi akbar (Grand Strategy) dirumuskan oleh manajemen
puncak dan dinyatakan secara umum tetapi menggambarkan
dalam kegiatan bisnis apa perusahaan bergerak sekarang dan
dalam kegiatan bisnis apa perushaan ingin bergerak untuk
suatu kurun waktu tertentu. )tas dasar strategi akbar para
manajer unit menentukan strategi dasar.
:. $trategi Dasar (6asic Strategy) yaitu strategi yang dilakukan
oleh para manajer uint untuk mengkaji mendalami dan
memahami hakikat strategi akbar perusahaan untuk dirinci
dan dijalankan.
;. $trategi +ungsional (Functional Strategy7
9. $trategi 3perasional (3pertional Strategy)
4ima langkah aspek&aspek perencanaan yang sifatnya strategi :
7. "enjelasan dan klari%kasi misi dan sasaran yang ingin dicapai
:. "engkajian lingkungan untuk diidenti%kasi peluang dan ancaman
yang mungkin timbul dan harus dihadapi
;. ,engkaji kekuatan dan kelemahan perushaan secara internal
9. ,empertimbangkan berbagai alternatif yang mungkin tersedia
dengan situasi persaingan sebagai instrumen analisis pokok
96
<. ,emilih strategi yang diyakini merupakan strategi yang paling
tepat
#iga 4angkah aspek&aspek proses implementasi :
7. ,engimplementasikan strategi yang telah ditentukan dengan
dukungan struktur organisasi yang tepat sistem manajemen
yang handal serta strategi operasional yang didasarkan pada
strategi fungsional strategi dasar dan strategi akbar
:. ,enyususn sistem pengendalian dan penilaian guna menjamin
keberhasilan
;. ,engembangkan dan menggunakan suatu sistem umpan balik
yang mengandung informasi baik yang menyangkut keberhasilan
maupun kekurangan keberhasilan yang akan sangat bermanfaat
dalam siklus perencanaan strategis berikutnya.
..3 Aliasi litas Batas $a Im0l"m"tasi Strat"%i
$aat ini bukan jamannya lagi suatu perushaan untuk
merumuskan menentukan dan mengimplementasikan strategi
globalisasinya sendirian. #eknologi yang digunakan sudah demikian
canggih pasar yang dimasuki begitu kompleks sehingga aliansi
lintas batas menjadi salah satu opsi yang semakain populer.
)liansi strategis adalah kemitraan antara dua atau lebih
perusahaan yang menyepakati dan memutuskan bersama bahwa
tujuan perushaannya akan lebih dapat terealisir jika menggabungkan
97
sarana dana dan daya yang dimiliki dalam bidang %nansial
manajerial teknologikal dan keunggulan kompetitif.
98