Anda di halaman 1dari 4

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1. Waktu dan Tempat Penelitian
Pada penelitian ini menggunakan metode eksperimen yang data-datanya
diperoleh dengan jalan melakukan eksperimen. Penelitian ini akan dilakukan di
Laboratorium Teknologi Pangan, Jurusan Teknik Kimia Politeknik Negeri
Sriwijaya Palembang dari bulan September sampai bulan Oktober 2014.
Membran yang digunakan pada proses ultrafiltrasi ini adalah membran
keramik. Adapun variabel penelitian yang dilakukan adalah:
3.2. Alat dan Bahan yang Digunakan
3.2.1. Alat yang digunakan
1) Peralatan membran 1 buah
2) Neraca analitik 1 buah
3) Magnetik stirrer 1 buah
4) Penangas air 1 buah
5) Hot plate 1 buah
6) Kaca arloji 1 buah
7) Termometer 100
o
C 1 buah
8) Erlenmeyer 1 buah
9) Pipet ukur 25 ml 1 buah
10) Gelas ukur 50 ml 1 buah
11) Gelas kimia 100 ml, 250 ml, 1000 ml, 2000 ml @2 buah
12) Bola karet 1 buah
13) Spatula 1 buah
14) Pisau 2 buah
15) Panci 2 buah
16) pH meter Jenway 1 buah
17) Piknometer 100.963 ml 1 buah
18) Stopwatch 1 buah

3.2.2 Bahan yang digunakan
1) Buah cempedak
2) Aquadest
3) Es batu
4) HCl 5 M
5) Ca(OH)
2-

6) CO
2


3.3. Prosedur Penelitian
3.3.1 Penentuan Permeabilitas Air Murni (Penentuan Fluks)
1) Memasang membran pada peralatan ultrafiltrasi
2) Aquadest dimasukkan ke dalam tanki umpan dan atur suhunya pada
temperatur 30
o
C
3) Menghidupkan pompa sirkulasi pada peralatan membran
4) Sel ultrafiltrasi diisi dengan aquadest yang berasal dari tanki umpan
5) Mengatur tekanan pada membran sebesar 0.5 kg/cm
3
dan menghidupkan
alat pengaduk. Diukur laju permeat dengan cara menampung volume
permeat pada gelas ukur dan mencatat volume yang dihasilkan setiap
kenaikan waktu 5 menit
6) Prosedur percobaan kemudian diulang untuk masing-masing tekanan 1.0
kg/cm
3
, 1.5 kg/cm
3
, 2.0 kg/cm
3
dan temperatur 30
o
C, 50
o
C, dan 70
o
C

3.3.2 Pembuatan Gula Cempedak Menggunakan Ultrafiltrasi Membran
Pada penelitian ini digunakan buah cempedak yang sudah dihidrolisis
dengan menggunakan air hangat (55-65
o
C) dengan perbandingan antara daging
buah cempedak dan air 1 : 1.5 dan penambahan 10% HCl 5M. Berikut langkah-
langkah yang dilakukan:
1) Buah cempedak dikupas, diambil daging buahnya dan dipisahkan dari biji
buahnya, lalu daging buah dicuci hingga bersih
2) Menimbang daging buah cempedak sebanyak 3500 gram dan
merebusnya dengan 7000 gram aquadest (1:1.5) pada temperatur 50-
55
o
C selama 1 jam dengan penambahan 70 ml HCl 5 M (10%)
3) Menyaring ekstrak buah cempedak dengan menggunakan saringan
biasa
4) Mengukur pH dan menambahkan 50 gram Ca(OH)
2
(150 gr CaO
dilarutkan dalam sejumlah air) sebagai penetral asam dan
menambahkan CO
2
selama 15 menit hingga ekstrak cempedak
berwarnah putih. Fungsi penambahan CO
2
adalah sebagai penetral
kapur di dalam larutan dan juga sebagai pembentuk endapan serta
sebagai pemucat warna pada larutan ekstrak buah cempedak
5) Hasil endapan yang terbentuk dipisahkan dari larutan jernihnya.
Kemudian larutan jernih inilah yang akan diproses menjadi gula
6) Lakukan pengukuran awal terhadap konsentrasi pH, densitas dan
volume larutan ekstrak buah cempedak yang digunakan
7) Mengoperasikan larutan ekstrak buah cempedak pada peralatan
membran dengan diberi variasi kondisi operasi. Temperatur yang
digunakan yaitu 40
o
C, 50
o
C dan 60
o
C dengan tekanan 2,2-3 kg/cm
3

8) Operasikan larutan selama 30 menit
Hasil operasi yang didapat, baik berupa permeat maupun retented dianalisa
dengan diukur pH, densitas, volume permeat dan retented untuk selang waktu 10
menit sampai didapat larutan gula kental

3.3.3 Penentuan Karakteristik Gula Cempedak
Retented yang dihasilkan dari proses ultrafiltrasi membran dianalisa.
Parameter analisa yang dilakukan meliputi pH, densitas serta konsentrasi retented
dan permeat.




Cempedak (dikupas,
dicuci, dipisahkan biji)

























Gambar 3. Diagram Blok Proses Pembuatan Gula dari Cempedak

Retented
(larutan gula kental)
Hidrolisis selama 1 jam
(50-55
o
C)
Cairan jernih
Pengoperasian dengan
U F Membran
Gula Cempedak
(sirup gula cempedak)
Ekstrak buah cempedak
Pemisahan (disaring)
Pemisahan
Permeat
10% HCl 5 M
Endapan
Ampas
5% Ca(OH)
2
CO
2
(15 menit)