Anda di halaman 1dari 12

BAB II

PEMBAHASAN
2.1 Pencemaran Udara
Udara merupakan campuran beberapa macam gas yang perbandingannya tidak
tetap, tergantung pada keadaan suhu udara, tekanan udara, dan lingkungan sekitarnya. Ketika
perbandingan gas-gas tersebut berubah dari keadaan normal dan mengganggu kehidupan
manusia, hewan, dan tumbuhan berarti udara tersebut sudah tercemar (Sugiarti, 2009. !at
pencemar adalah penyebab keadaan tersebut. "enurut #ardhana (dalam Sugiarti, 2009$ %2,
di dunia dikenal &at pencemar udara utama yang berasal dari kegiatan manusia berupa gas
buangan hasil pembakaran bahan bakar 'osil dan industri. (erkiraan persentase &at
pencemar udara utama di )ndonesia khususnya transportasi dan industri yaitu $
Karbon monoksida (*+ ,0,%0-
+ksida sul'ur (S+
.
0,9-
/itrogen oksida (/+
.
0,9-
(artikulat sebesar 1,22-
3idrokarbon (3* 10,24-
5as rumah kaca (*3
4
, *+
2
dan /
2
+, tersebar dalam nilai persentase sumber utama
5as karbon monoksida (*+ sangat berbahaya bagi kesehatan manusia, karena
*+ memiliki a'initas (daya ikat terhadap haemoglobin (3b lebih tinggi daripada oksigen.
+leh sebab itu, bila *+ masuk ke dalam peredaran darah maka 3b akan lebih banyak
mengikat *+ daripada mengikat oksigen, menghasilkan 3b*+ sehingga dapat menyebabkan
keracunan bahkan kematian. Selain mengganggu kesehatan manusia, pencemaran udara 6uga
menyebabkan permasalahan-permasalahan lingkungan, yaitu$
2.1.1. Pemanasan Global
1
(emanasan global adalah meningkatnya suhu rata-rata atmos'er, laut, dan
daratan di 7umi. 7erdasarkan data dari )ntergo8ernmental (anel on *limate *hange
()(**, para ilmuwan menyatakan dengan keyakinan 90- bahwa pemanasan global
yang kita alami, khususnya dalam kurun waktu %0 tahun terakhir ini adalah akibat
ulah manusia (9eam S+S, 2011. 7erikut adalah beberapa sumber yang menyebabkan
pemanasan global akibat ulah atau akti8itas manusia$
1. Karbondioksida (*+
2
, manusia telah telah meningkatkan 6umlah *+
2
yang dilepas
ke atmos'er ketika membakar bahan bakar 'osil, limbah padat, dan kayu.
(eningkatan 6umlah *+
2
di udara 6uga disebabkan oleh de'orestrasi
2. "etana (*3
4
, gas ini dilepaskan selama produksi dan transportasi batu bara, gas
alam, dan minyak bumi
3. /itrogen oksida (/+
.
, gas ini terutama dihasilkan dari pembakaran bahan bakar
'osil dan oleh lahan pertanian
4. Kloro'luorokarbon (*:*, dihasilkan oleh penggunaan peralatan pendingin dan
tabung penyemprot par'um
;dapun proses ter6adinya pemanasan global yaitu diawali dari bumi yang
menerima energi dalam bentuk radiasi gelombang pendek dari matahari. Ketika energi
ini memasuki permukaan bumi, ia berubah dari cahaya men6adi panas dan
menghangatkan bumi. (ermukaan bumi akan menyerap panas tersebut dan
memantulkannya kembali sekitar 4%- sebagai radiasi in'ramerah gelombang pan6ang
ke luar angkasa. Sebelum ke luar angkasa radiasi ini akan melewati lapisan atmos'er
dimana dalam keadaan normal radiasi ini akan sedikit diserap dan kemudian langsung
ke luar angkasa. /amun ketika gas-gas yang telah disebutkan diatas atau gas rumah
kaca dan gas rumah kaca yang lain berada di lapisan atmos'er dalam 6umlah yang
banyak, itu akan mengganggu proses keluarnya radiasi dari bumi menu6u ke luar
angkasa. 7ukannya dikeluarkan menu6u ke luar angkasa 6ustru radiasi ini dipantulkan
kembali menu6u bumi sehingga temperatur di bumi meningkat. ;kumulasi dari semua
itulah yang disebut pemanasan global (<usbiantoro, 2000. "eningkatnya temperatur
akan menyebabkan naiknya 8olume air laut, menimbulkan ban6ir di daerah pantai,
2
dapat menenggelamkan pulau-pulau kecil, seringnya ter6adi angin besar dimana-mana,
dan lain-lain.
2.1.2. Menipisnya Lapisan Ozon
=+&on adalah gas yang terdiri dari molekul-molekul o&on. Satu molekul o&on
mempunyai tiga atom oksigen. +leh karena itu, o&on mempunyai rumus kimia 0
2
>
(?a&uardi, 2002$ 100. Keberadaan o&on sendiri di alam terdapat di dua wilayah
atmos'er, yaitu lapisan tropos'er dan lapisan stratos'er. @i lapisan tropos'er (sekitar 10
sAd 1B km dari permukaan bumi kandungan o&onnya hanya 10-, sedangkan
selebihnya berada di lapisan stratos'er (%0 km dari puncak tropos'er, yaitu mencapai
90-. "aka seringkali disebut lapisan o&on, karena memiliki kandungan 0
2
(o&on
yang paling banyak.
(ada lapisan statos'er ter6adi pembentukan dan pemrombakan o&on, sinar
ultra8iolet (UC-7 dan UC-* dari pancaran sinar matahari diserap dan gas oksigen
diuraikan. "olekul oksigen tersebut terurai men6adi dua buah atom oksigen, proses ini
dikenal dengan nama photolysis. Kemudian kedua atom oksigen secara alami
bertumbukan dengan molekul gas oksigen yang ada disekitarnya, dan terbentuklah
o&on (;8icenna, t.t. @ua proses tersebut ter6adi terus-menerus dan seimbang. @engan
demikian konsentrasi o&on tetap konstan. /amun, ketika &at pencemar udara, seperti
*:*, 3alon dan /
2
+ mencapai lapisan o&on, proses perombakan o&on berlangsung
lebih cepat dibandingkan dengan proses pembentukannya kembali, sehingga
konsentrasi o&on menurun (?a&uardi, 2002$ 102. )tu artinya daya serap lapisan o&on
terhadap sinar ultra8iolet berkurang sehingga sebagian sinar utltra8iolet dapat
mencapai bumi. Ketika sinar ultra8iolet terutama UC-7 yang berbahaya bagi
kehidupan di darat dan di laut (manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme
dalam 6umlah banyak mencapai permukaan bumi maka akan berdampak negati',
contohnya menyebabkan kanker kulit, kerusakan mata, dan menurunkan kekebalan
tubuh.
3
2.1.3. Hujan Asam
Secara alami, hu6an mempunyai dera6at keasaman p3 %,B. ;pabila hu6an
mempunyai p3 kurang dari %,B dapat dikategorikan sebagai hu6an asam (Susanta,
5atut D 3ari Sut6ah6o, 200,. !at pencemar utama penyebab terbentuknya hu6an
asam adalah nitrogen oksida (/+
.
dan sul'ur dioksida (S+
2
. /itrogen oksida
dihasilkan dari pembakaran bahan bakar pada suhu yang tinggi, kebakaran hutan, petir
atau kilat dan lain-lain, sedangkan sul'ur dioksida dihasilkan dari kegiatan
pembangkit tenaga listrik yang berbahan bakar batu bara atau diesel dan pengolahan
logam yang mengandung bi6ih sul'ida. Kedua &at tersebut mudah larut dalam air, 6adi
ketika kedua &at tersebut terbawa ke atas oleh angin akan membentuk asam nitrat
(3/+
2
dan asam sul'at (3
2
S+
4
bersama dengan uap air. ;sam-asam ini kemudian
bergabung dengan uap air lain membentuk awan. ;wan yang mengandung asam ini
akan berkumpul lagi dengan awan-awan lain hingga ter6adi presipitasi. (resipitasi
yang ter6adi inilah yang disebut dengan hu6an asam.
;dapun dampak dari hu6an asam ini menurut Susanta, 5atut D 3ari Sut6ah6o
(200, antara lain$ merusak properti, monumenApatung, bahan logam seperti mobil
atau kompnen bangunan mobil, dapat mematikan berbagai 6enis tanaman dan
binatang, menghambat pertumbuhan tanaman pangan dan sayuran, menyebabkan
penyakit pernapasan, serta pada ibu hamil akan menyebabkan bayi lahir prematur dan
meninggal.
2.2 Pencemaran Air
=(encemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat penampungan air
seperti danau, sungai, lautan, dan air tanah akibat akti8itas manusia> (#ikipedia. "enurut
Saktiyono (2004, sumber-sumber pencemaran tersebut terutama berasal dari limbah industri,
4
limbah pertanian, dan limbah rumah tangga. ?imbah industri (limbah pabrik mengandung
logam berat antara lain raksa, timbal, dan kanadium. ?ogam berat tersebut merupakan &at
pencemar yang berbahaya bagi manusia 6ika terkonsumsi. ?imbah pertanian, limbah ini
berasal dari penggunaan pupuk buatan serta penggunaan insektisida yang berlebihan dan
digunakan secara terus-menerus. @an yang terakhir adalah limbah rumah tangga, contoh dari
limbah rumah tangga, yaitu sampah baik yang organik maupun anorganik dan air buangan
yang mengandung detergen. 7erdasarkan tempat ter6adinya, pencemaran air dikelompokan
men6adi sebagai berikut.
2.2.1. Pencemaran Air ana!
;ir tanah adalah air yang terdapat dalam lapisan tanah atau bebatuan di bawah
permukaan tanah (#ikipedia. @i beberapa wilayah di )ndonesia, air tanah masih
men6adi sumber air utama. ;ir tanah yang masih alami tanpa gangguan manusia,
kualitasnya belum tentu bagus. 9erlebih lagi yang sudah tercemar oleh akti8itas
manusia, kualitasnya akan semakin menurun. "enurut :ree&e dan *herry (dalam
Kodoatei, <obert E. dan <oestam S6arie', 2010, beberapa sumber pencemaran yang
menyebabkan menurunnya kualitas air tanah antara lain$
1. Sampah dari 9(; 4. (embuanagn limbah cair pada sumur dalam
2. 9umpahan minyak %. (embuangan limbah ke tanah
3. Kegiatan pertanian B. (embuangan limbah radioakti'
Ketika sumber-sumber pencemaran tersebut terserap oleh tanah, tanah men6adi
tercemar dan akibatnya air tanah 6uga terkontaminasi, sehingga mutu air tanah
berkurang bahkan dapat membahayakan. ;dapun dampak yang lebih spesi'ik, yaitu
berkurangnya air bersih untuk dikonsumsi, menaikkan populasi mikroorganisme yang
bersi'at patogen, dan terganggunya kesehatan karena air yang dikonsumsi sudah
tercemar.
5
2.2.2. Pencemaran Air Sun"ai
(encemaran air sungai adalah keadaan dimana sungai mengandung bahan
yang menyebabkan timbulnya perubahan yang tidak di harapkan, baik yang bersi'at
'isik, kimiawi, maupun biologis sehingga air sungai tersebut kualitasnya menurun dan
berkurang nilai gunanya dan dapat mempengaruhi kehidupan makhluk hidup di
sekitarnya (;lhada, 2012. "enurut ?ut'i (2009, secara garis besar bahan yang
menyebabkan timbulnya perubahan tersebut dapat dikelompokkan men6adi$
1. 7ahan pencemar organik, baik yang dapat mengalami penguraian maupun yang
tidak dapat mengalami penguraian. 7ahan yang dapat mengalami penguraian oleh
mikroorganisme, contohnya kotoran hewan dan manusia, tumbuh-tumbuhan dan
hewan yang mati, dan sampah rumah tangga. @alam prosesnya, enguraian sampah-
sampah tersebut memerlukan banyak oksigen, sehingga apabila sampah-sampah
tersebut terdapat di sungai, maka sungai akan kekurangan oksigen, ikan-ikan dan
organisme sungai akan mati kekurangan oksigen. Selain itu proses penguraian
sampah yang mengandung protein (hewaniAnabati akan menghasilkan gas 3
2
S
yang berbau busuk, sehingga air tidak layak untuk diminum atau untuk mandi.
Sedangkan bahan yang tidak dapat mengalami penguraian, contohnya pestisida,
herbisida, plastik, deter6en, serat sintetis, limbah industri dan limbah minyak.
7ahan pencemar ini tidak dapat dimusnahkan oleh mikroorganisme, sehingga akan
menggunung dimana-mana dan dapat mengganggu kehidupan dan kese6ahteraan
makhluk hidup.
2. 7ahan pencemar anorganik, misalnya logam-logam berat seperti merkuri (3g,
kadmium (*d, timah hitam ((b, tembaga (*u dan garam-garam anorganik.
7ahan pencemar tersebut bila terkonsumsi oleh manusia akan tertimbun dalam
organ-organ tubuh seperti gin6al, hati, limpa, dan saluran pencernaan lainnya
sehingga akan mengganggu 'ungsi organ tubuh tersebut.
6
3. 7ahan pencemar berupa sedimenAendapan seperti tanah dan lumpur akibat erosi
pada tepi sungai atau partikulat-partikulat padatAlahar yang disemburkan oleh
gunung berapi yang meletus, menyebabkan air men6adi keruh, sinar matahari yang
masuk berkurang, dan air kurang mampu mengasimilasi sampah.
4. 7ahan pencemar berupa radioakti', dapat menyebabkan penyakit kanker serta
merusak sel dan 6aringan tubuh. 7ahan pencemar ini berasal dari limbah (?9/ dan
dari percobaan-percobaan nuklir lainnya.
5. 7ahan pencemar berupa panas, berasal dari limbah pembangkit tenaga listrik atau
limbah industri yang menggunakan air sebagai pendingin. 7ahan pencemar panas
ini menyebabkan suhu air meningkat tidak sesuai untuk kehidupan akuatik
(organisme, ikan, dan tanaman dalam air. 9anaman, ikan dan organisme yang mati
ini akan terurai men6adi senyawa-senyawa organik. Untuk proses penguraian
senyawa organik ini memerlukan oksigen, sehingga ter6adi penurunan kadar
oksigen dalam air.
2.2.3. Pencemaran Air Lau#
(encemaran air laut biasanya disebut dengan pencemaran laut, yaitu masuk
atau dimasukannya mahluk hidup, &at, energi, dan atau komponen lain ke dalam laut
oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas air laut menurun
sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air laut men6adi kurang atau tidak dapat
ber'ungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (Siswanto, 2002. 9umpahan dari minyak
lah yang men6adi sumber utama pencemaran tersebut. Komponen minyak yang tidak
larut dalam air dan mempunyai massa 6enis yang lebih kecil dari air akan mengapung
dan menyebabkan air laut berwarna hitam. ?apisan minyak tersebut akan
menghalangi sinar matahari masuk ke laut, bukan hanya itu tetapi lapisan ini 6uga
menghalangi pertukaran gas dari atmos'er sehingga mengurangi kelarutan oksigen.
Keadaan tersebut akan menyebabkan berkurangnya 6umlah biota laut. /amun, masih
ada beberapa 'aktor yang menyebabkan pencemaran air laut, antara lain$
7
1. ?ogam berat, seperti merkuri (3g, timbal ((b, arsenik (;s, kadmium (*d,
kromium (*r, seng (!n, dan nikel (/i yang berasal dari masukan air yang
terkontaminasi oleh limbah buangan industri dan pertambangan
2. Sampah, sekitar 00- sampah di lautan adalah plastik. 7anyak hewan yang hidup
pada atau di laut mengonsumsi plastik karena tak 6arang plastik yang terdapat di
laut akan tampak seperti makanan bagi hewan laut. (lastik tidak dapat dicerna dan
akan terus berada pada organ pencernaan hewan ini, sehingga menyumbat saluran
pencernaan dan menyebabkan kematian melalui kelaparan atau in'eksi. Selain
berpengaruh terhadap kesehatan biota laut, adanya sampah dilaut 6uga berpengaruh
terhadap kesehatan manusia. (enyakit yang paling sederhana seperti gatal-gatal
pada kulit setelah bersentuhan dengan air laut (3ani'a, t.t.
3. (estisida, ketika pestisida masuk ke dalam ekosistem laut, mereka segera diserap
ke dalam 6aring makanan di laut. @alam 6aring makanan, pestisida ini dapat
menyebabkan mutasi serta penyakit yang dapat berbahaya bagi hewan laut dam
seluruh penyusun rantai makanan termasuk manusia.
4. (eningkatan keasaman, disebabkan oleh hu6an asam dan perubahan iklim.
(eningkatan keasaman laut ini dapat mempengaruhi kemampuan hewan
bercangkang untuk membentuk cankang atau rangka. /amun, terumbu karang
adalah yang paling rentan, karena terumbu karang dapat rusak ketika p3 laut
men6adi asam.
5. Kebisingan, sumber dari kebisingan ini antara lain lalu lintas kapal, sur8ei seismik
eksplorasi minyak, dan 'rekuensi sonar angkatan laut Kebisingan ini dapat sa6a
menghasilkan 'rekuensi atau intensitas yang dapat berbentrokan atau bahkan
menghalangi suaraAbunyi biologi yang penting, yang men6adikan tidak terdeteksi
oleh mamalia laut. (adahal seperti diketahui bahwa suara-suara biologi ini penting
seperti untuk mencari mangsa, na8igasi, komunikasi antara ibu dan anak, untuk
manarik perhatian, atau melemahkan mangsa.
8
2.3 Pencemaran ana!
(encemaran tanah adalah keadaan dimana bahan kimia buatan manusia masuk dan
mengubah lingkungan tanah alami, sehingga mengakibatkan daya dukung tanah berkurang
(#ikipedia. 7erikut adalah beberapa 'aktor penyebab pencemaran tanah$
(embuangan bahan sintetis yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganisme, seperti
plastik, kaleng, dan kaca sehingga menyebabkan oksigen tidak bisa meresap ke tanah
(enggunaan pestisida secara berlebihan, hal ini menyebabkan tanah disekitar tanaman
terkontaminasi pestisida. ;kibatnya mahluk-mahluk kecil yang bukan hama ikut terbasmi,
padahal sebagian dari mahluk-mahluk kecil tersebuat membuat tanah men6adi subur
(enggunaan pupuk anorganik dalam 6angka pan6ang akan berdampak pada hilangnya
humus dari tanah, tanah men6adi padat dan keras, dan kurang sesuai untuk tumbuhnya
tanaman pertanian
Kebocoran limbah sanitasi
;sap dari pembakaran bahan bakar minyak, asap ini dapat dibersihkan secara alami oleh
hu6an namun sebagai akibatnya hu6an yang telah tercampur polutan tersebut diserap oleh
tanah
2.4 Hu#an
=3utan merupakan kumpulan pepohonan yang tumbuh rapat beserta tumbuh-
tumbuhan meman6at dengan bunga yang beraneka warna yang berperan sangat penting bagi
kehidupan di bumi ini> (;rie', 2001. (eran tersebut seperti telah kita ketahui, antara lain
sebagai penampung karbon dioksida (carbon dio.ide sink, penyuplai oksigen, habitat hewan,
dan modulator arus hidrologika serta pelestari tanah. /amun, dewasa ini hutan tidak bisa
melakukan perannya tersebut secara maksimal karena ulah manusia. Salah satu ulah manusia
yang menyebabkan hal tersebut adalah pembalakan liar (illegal logging.
(embalakan liar (illegal logging adalah kegiatan penebangan, pengangkutan dan
pembelian atau pen6ualan kayu yang tidak sah atau tidak memiliki i&in dari otoritas setempat
(#ikipedia. (embalakan liar ini ter6adi karena meningkatnya permintaan akan kayu, kertas,
9
dan produk-produk turunan lainnya atau karena penebangan untuk membuka lahan bau
perkebunan kelapa sawit.
@i )ndonesia sendiri, pembalakan liar berada pada tingkat yang sangat
mengkhawatirkan, bahkan )ndonesia dinobatkan sebagai pelaku pengundulan hutan terbesar
di dunia, di mana sebagian besar kerusakannya ter6adi di hutan dataran rendah dan gambut di
Sumatera dan Kalimantan - satu-satunya habitat di dunia di mana harimau, orang utan, ga6ah,
dan badak hidup dalam habitat yang sama- (7achelord, 2014. @ampak dari pembalakan liar
tersebut sudah mulai dirasakan oleh )ndonesia baik secara langsung maupun secara tidak
langsung, diantaranya$
?ongsor dan ban6ir di berbagai wilayah
(emanasan global
7erkurangnya pohon yang menghasilkan oksigen untuk bernapas
"enurunnya produkti8itas lahan
7erkurangnya atau hilangnya keanekaragaman hayati
"elihat keadaan tersebut, 9he /ature *onser8ancy (9/* dan #orld #ide :und o'
/ature (##: menurut :erdinandus, ;gung dkk (2004 membentuk aliasni untuk
mempromosikan serti'ikasi dan memerangi pembalakan liar. ;liansi ini merupakan kegiatan
ber6angka waktu tiga tahun yang bertu6uan untuk$
"emperkuat sinyal-sinyal pasar untuk memperluas serti'ikasi dan memerangi pembalakan
liar
"eningkatkan pasokan produk kayu )ndonesia yang berserti'ikat
"enun6ukan solusi praktis untuk mencapai serti'ikasi dan membedakan pasokan legal dan
illegal
"engurangi pembiayaan dan in8estasi dalam perusahaan yang terlibat dalam kegiatan
pembalakan liar dan pembalkaan yang destrukti' di )ndonesia
7erbagi pela6aran yang dipela6ari dari proyek ini
10
2.5 Limba! Pada#
?imbah padat atau lebih dikenal sebagai sampah adalah hasil buangan industri berupa
padatan, lumpur, maupun bubur yang berasal dari sisa proses pengolahan (<ahayu, 2009.
Sampah ini berwu6ud padat dan bersi'at kering serta tidak dapat berpindah kecuali ada yang
memindahkannya, contohnya sisa makanan, sayuran, potongan kayu, sobekan kertas, plastik,
dan logam. "enurut bahannya sampah ini dikelompokkan men6adi sampah organik dan
sampah anorganik (#ikipedia.
Sampah +rganik
Sampah organik adalah sampah yang berasal dari mahluk hidup, seperti dedaunan, kotoran
manusia, sisa sayuran, dan lain-lain. Eika dikelola dengan baik sampah organik ini bisa
menghasilkan produk dengan nilai guna yang tinggi. 7erikut beberapa contoh sampah
organik dan produknya.
a. Sisa makanan dan daun, kedua sampah ini bisa men6adi bahan utama pembuatan
kompos
b. Kotoran hewan, terutama kotoran sapi bisa di6adikan sebagai biogas alam
c. Sampah kayu, sampah ini merupakan sumber energi yang terbarukan sehingga
peman'aatannya bisa beraneka ragam
Sampah ;norganik
Sampah anorganik adalah sampah yang dihasilkan dari bahan-bahan non-hayati (bukan
berasal dari mahluk hidup, baik berupa produk sinterik maupun hasil proses teknologi
pengolahan bahan tambang (#ikipedia. Sampah ini sulit terurai secara biologis sehingga
penghancurannya membutuhkan waktu yang sangat lama, contohnya plastik dan logam.
Eika kedua 6enis sampah tersebut tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan
dampak negati', seperti dapat menyumbat aliran air, penurunan kualitas udara, penurunan
kualitas air, dan kerusakan permukaan tanah.
2.6 Ener"i erbaru$an
11
Fnergi terbarukan adalah energi yang pada umumnya merupakan sumber daya
non'osil yang dapat diperbaharui dan apabila dikelola dengan baik maka sumber dayanya
tidak akan habis. Sumber dari energi terbarukan adalah sumber energi ramah lingkungan
yang tidak mencemari lingkungan. Sehingga energi terbarukan seakan men6adi solusi untuk
masalah-masalah lingkungan yang telah disebutkan di atas, khusunya pencemaran udara,
pencemaran air, dan pencemaran tanah. @imana ketiga pencemaran tersebut rata-rata
disebabkan oleh polutan atau &at pencemar yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar
'osil. Sumber energi terbarukan tersebut menurut #ikipeda adalah energi panas bumi, energi
surya, tenaga angin, tenaga air, dan biomassa.
/amun, energi terbarukan ini 6uga memiliki kelemahan atau kekurangan, misalnya
turbin angin bisa berbahaya untuk burung yang terbang, sedangkan bendungan air
pembangkit listrik dapat menciptakan penghalang bagi migrasi ikan - masalah serius di
bagian barat laut pasi'ik yang telah mengurangi populasi ikan salmon. (embakaran biomassa
dan bio'uel 6uga menyebabkan polusi udara yang sama dengan membakar bahan bakar 'osil,
meskipun karbon yang dilepaskan ke atmos'er ini dapat diserap kembali 6ika organisme
penghasil biomassa tersebut secara terus menerus dibudidayakan (#ikipedia.
12