Anda di halaman 1dari 13

1

PENGKAJIAN

A. Data Umum
1. Data KK
Nama : Tn. A
Jenis Kelamin : Laki - laki
Umur : 63 tahun
No Telepon : -
Gol. Darah : -
Alamat : Ciirateun RT 04 / RW 02 Desa Mekarjaya Kecamatan
Arjasari Kabupaten Bandung
Pekerjaan : Buruh
Pendidikan : SD
Agama : Islam
Suku/bangsa : Sunda/Indonesia
Komposisi Keluarga :
N
o

Nama
J
K

H
u
b

K
e
l

K
K

U
m
u
r

G
o
l
.

D
a
r
a
h

P
e
n
d
i
d
i
k
a
n

P
e
k
e
r
j
a
a
n

A
g
a
m
a

S
u
k
u
/
B
a
n
g
s
a

Status Imunisasi
Ket
B
C
G

Polio DPT Hepatitis
C
a
m
p
a
k

1 2 3 4 1 2 3 1 2 3
1 Ny. J

P Su
a
mi
55
ta
hu
n
- S
D
T
i
d
a
k

b
e
k
e
r
j

I S - - - - - - - - - - - -
2. Genogram











2

3. Tipe keluarga
Keluarga Tn. A termasuk ke dalam keluarga lansia karena dalam satu rumah
tersebut kepala keluarganya berusia diatas 60 tahun.
4. Status sosial ekonomi
Keluarga sejahtera
Keluarga prasejahtera

B. Riwayat dan Tahap Perkembangan Keluarga
1. Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga termasuk kedalam tahap perkembangan keluarga lansia.
2. Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi yaitu merencanakan
kegiatan untuk mengisi waktu tua seperti berolahraga, berkebun atau
mengasuh cucu. Keluarga masih sibuk mengisi kegiatan untuk mencari
nafkah.
3. Riwayat kesehatan keluarga saat ini
Ny. J mengeluhkan nyeri pinggang serta persendian, kesemutan dan baal.
Nyeri dirasakan setiap saat, nyeri bertambah parah jika melakukan aktivitas.
Nyeri berkurang jika meminum obat dan istirahat. Ny. J juga mengeluhkan
tidur tidak nyenyak
4. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya
Tidak ada penyakit yang menurun dari generasi sebelumnya.

C. Data Ligkungan
1. Karakteristik rumah
Keluarga tersebut tinggal dalam rumah dengan ukuran ....., jumlah
ruangannya ada 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, 1 ruang keluarga, 1 ruangan
dapur, 1 kamar mandi. Untuk ventilasi terdapat jendela, pencahayaannya
cukup. Kamar mandi dan WC menempel dengan rumah. Pembuangan air
limbahnya ke selokan. Sarana air bersih didapat dari mata air, sumber air
minum pun dari air tersebut yang di didihkan terlebih dahulu.


3

Denah rumah (1:100).









2. Hubungan keluarga dengan tetangga
Hubungan keluarga dengan tetangga di sekitarnya sangat baik. Mereka biasa
saling membantu dengan sesama tetangga. Begitupun ketika ada anggota
keluarga yang sakit, tetangga akan membantu seperti bantuan transportasi
atau memberikan informasi yang diketahui tetangga berhubungan dengan
sakit yang dialami oleh keluarga.
3. Mobilitas geografis keluarga
Apakah keluarga sering berpindah tempat tinggal?
Ya tidak
Apakah ada keluarga yang sudah pisah rumah?
Ya tidak
4. Perkumpulan keluarga
Berapa kali keluarga berkumpul?
Setiap hari Tn. A dan Ny. J, anak kedua serta suaminya karena belum
pindah rumah. namun jika berkumpul dengan semua anak dan cucu
biasanya sebulan sekali.


5. Sistem pendukung keluarga
Keluarga memiliki jamkesma.
Kurang lebih 1000 meter jarak antara rumah dengan poskesdes.



Kamar Tidur



Kamar Tidur


Kamar Tidur


Kamar Tidur

Kamar Tidur Ruang
Tamu
Dapur
WC


Kamar Tidur
Ruang
Keluarga
4

D. Struktur Keluarga
1. Struktur peran
Apakah keluarga mengerti peran masing-masing dalam keluarga?
Mengerti, dilihat dari suami merawat istri yang sedang sakit.
Nilai atau norma yang dipelajari atau yang dianut keluarga yang
berhubungan dengan kesehatan ?
Jika salah satu anggota keluarga sedang sakit maka yang dilakukan
pertama oleh keluarga hanya memberikan obat warung, jika terlihat
semakin parah maka akan di bawa ke tempat praktek mantri atau
poskesdes.
2. Pola komunikasi keluarga
Bahasa yang digunakan sehari-hari?
Bahasa Sunda.
Siapa yang mengambil keputusan dalam keluarga?
Yang mengambil keputusan di keluarga adalah suami.
Bagaimana cara penyelesaian masalah dalam keluarga?
Dengan cara di musyawarahkan bersama dan diambil keputusannya oleh
suami.
3. Struktur kekuatan keluarga
Siapa yang paling berpengaruh di keluarga?
Yang paling berpengaruh adalah suami.

E. Fungsi Keluarga
1. Fungsi ekonomi
Siapa saja yang bekerja di keluarga?
Tn. A bekerja sebagai buruh untuk memenuhi kebutuhan sehari hari
Ny. J bekerja sebagai ibu rumah tangga
Apakah kebutuhan keluarga terpenuhi atau tidak?
Tercukupi untuk kebutuhan keluarga sehari-hari
Apakah keluarga mempunyai sumber dana atau simpanan lainnya (mis.
Tabungan)?
5

Keluarga tidak memiliki tabungan.
Berapa pendapatan dan pengeluaran keluarga per bulan?
Pendapatan : 1000.000/bulan
Pengeluaran : 850.000/bulan
2. Fungsi sosialisasi
Bagaimana hubungan antara anggota keluarga?
Hubungan antar anggota keluarga baik dan tidak ada masalah. Terkadang
keluarga saling berkunjung.
Sejauh mana anggota keluarga belajar tentang disiplin ?
Keluarga belum disiplin karena kurangnya pengetahuan keluarga tentang
kesehatan.
3. Fungsi pemenuhan kesehatan
Persepsi sehat sakit menurut keluarga?
Menurut keluarga, sehat merupakan keadaan dimana masih dapat
melakukan aktivitas sehari-hari tanpa bantuan, sedangkan sakit
merupakan keadaan dimana sudah tidak dapat beraktivitas seperti
biasanya dan hanya berada di tempat tidur.
Pengetahuan keluarga tentang penyakit yang diderita oleh anggota
keluarganya?
Pengetahuan keluarga tentang penyakit yang diderita cukup baik
dibuktikan dengan keluarga memanfaatkan fasilitas kesehatan.
Apa tindakan keluarga yang dilakukan pada saat ada anggota keluarga
yang sakit?
Tindakan awal yang dilakukan keluarga adalah dengan membeli obat
warung terlebih dahulu. Jika sakit sudah parah baru dibawa ke tempat
pelayanan kesehatan.
Pengetahuan keluarga tentang pemanfaatan sanitasi lingkungan?
Keluarga sudah dapat menerapkan kebersiahan lingkungan, karena
lingkungan sekitar tempat tinggal tampak rapih

.
6

4. Fungsi reproduksi
Apakah keluarga menggunakan alat kontrasepsi? Jika ya, apa jenisnya ?
Tidak.
Apakah keluarga memberikan pemahaman tentang pendidikan seks dini?
Tidak.
Apakah keluarga melakukan perencanaan keturunan atau anak?
Tidak
5. Fungsi afeksi
Apakah semua anggota mendapatkan kasih sayang yang sama?
Ya, semua kasih sayang disamakan, tidak ada yang dibeda-bedakan.
Apakah setiap anggota saling mendukung?
Semua saling mendukung selama keputusan atau melakukan hal yang
baik.
F. Stres dan Koping Keluarga
1. Stres jangka panjang dan jangka pendek
Ny. J sebagai IRT menderita sakit rematik dan memiliki hipertensi,
sehingga sewaktu penyakitnya kambuh Ny. J tidak dapat beraktivitas
dengan baik.
2. Kemampuan keluarga untuk berespon terhadap stressor
Membiarkan sakit yang dialami dan mencoba beradaptasi dan pasrah
dengan keadaan sekarang.
3. Strategi koping yang digunakan oleh keluarga
Musyawarah dengan keluarga.
4. Strategi adaptasi keluarga
Keluarga dapat menerima istri yang sedang sakit dan tidak dapat bekerja
secara maksimal.





7

G. Pemeriksaan Kesehatan
No Aspek yang di nilai Tn. A Ny. J
1 Tanda vital
Keadaan Umum Baik Baik
Kesadaran Compos mentis Compos mentis
Tekanan darah
Nadi
Respirasi
Suhu
120/90 mmHg
72x / menit
18x / menit
36,4C
160/120 mmHg
82x/ menit
20x/ menit
36,5 C
2 Pemeriksaan Fisik
3 Rambut/kepala Bersih Bersih
4 Mata, telinga, mulut,
hidung, tenggorokan
Dapat membaca, tidak
memakai kaca mata, telinga
bersih, pendengaran tidak
ada gangguan, terdapat
caries gigi.
Dapat membaca, tidak
memakai kaca mata,
telinga bersih,
pendengaran tidak ada
gangguan, terdapat caries
gigi.
5 Leher Tidak ada kaku leher, tidak
ada pembesaran kelenjar,
tidak ada pembesaran vena
jugularis
Tidak ada kaku leher, tidak
ada pembesaran kelenjar,
tidak ada pembesaran vena
jugularis.
6 Thoraks Dada simetris, tulang iga
tampak jelas, bunyi jantung
normal, suara nafas
vesikular
Dada simetris, tulang iga
tampak jelas, bunyi
jantung normal, suara
nafas vesicular
7 Abdomen Tampak simetris, mendatar,
tidak ada nyeri tekan, tidak
teraba benjolan, bising usus
positif
Tampak simetris,
mendatar, tidak ada nyeri
tekan, tidak teraba
benjolan, bising usus
positif.
8 Eliminasi BAB 1-2 x / hr
BAK 3 x / hr , lancar
BAB 1 x / hr.
BAK 3-4 x / hr , lancar.
9 Ekstremitas atas dan
bawah
Tidak ada kelainan
pergerakan, tidak ada
kekakuan sendi, ROM
penuh, kekuatan otot 5
Tidak ada kelainan
pergerakan, terdapat nyeri
di persendian lutut, tidak
ada kekakuan sendi, ROM
penuh, kekuatan otot 5.


8

H. Harapan Keluarga
Keluarga berharap dengan adanya tenaga kesehatan dapat membantu keluarga
agar dapat lebih sehat. Selain itu keluarga berharap dapat mendapatkan
informasi kesehatan mengenai penyakit yang diderita oleh keluarga.

ANALISA DATA
NO
TANGGAL
DAN
WAKTU
TANDA DAN
GEJALA
ETIOLOGI MASALAH
1












2


















22 September
2014
13.00 WIB










22 September
2014
13.00 WIB















DS :
Klien mengatakan
bahwa rematik
adalah nyeri kaki.
Kilen mengatakan
tidak ada
pantangan
makanan untuk
penyakit rematik.

DO : -


DS :
Ny. J mengeluh
nyeri pinggang dan
persendian
Nyeri dirasakan
bertambah saat
beraktivitas
Ny. W mengeluh
nyeri lutut
Nyeri bertambah
jika berjalan jauh
Ny. J merasa nyeri
berkurang jika
meminum obat
setelan dari
warung

DO :
Ny. J tampak
meringis kesakitan
Ketidakmampuan
mengenal
masalah
kesehatan
mengenai proses
penyakit
Reumatik






Ketidaktahuan
keluarga dalam
merawat anggota
keluarga yang
sakit
















Kurang pengetahuan












Gangguan rasa
nyaman nyeri
keluarga Ny. J
















9

PRIORITAS MASALAH
Masalah ke 1
KRITERIA BOBOT PERHITUNGAN
1. Sifat masalah
Tidak/Kurang sehat: 3
Ancaman Kesehatan:2
Keadaan sejahtera:1
2 2/3 x 1 = 0,67
2. Kemungkinan masalah dapat
diubah
Mudah: 2
Sebagian: 1
Tidak dapat:0
1 1/2 x 2 = 1
3. Kemungkinan masalah dapat
dicegah
Tinggi: 3
Cukup: 2
Rendah: 1
1 1/3 x 1 = 0,33
4. Menonjolnya masalah
Segera: 2
Tidak segera: 1
Tidak dirasakan:0
1 1/2 x 1 = 0,5
Skor: 5 2,5







10

Masalah ke 2
KRITERIA BOBOT PERHITUNGAN
1. Sifat masalah
Tidak/Kurang sehat: 3
Ancaman Kesehatan:2
Keadaan sejahtera:1
3 3/3 x 1 = 1
2. Kemungkinan masalah dapat
diubah
Mudah: 2
Sebagian: 1
Tidak dapat:0
1 1/2 x 2 = 1
3. Kemungkinan masalah dapat
dicegah
Tinggi: 3
Cukup: 2
Rendah: 1
3 3/3 x 1 = 1
4. Menonjolnya masalah
Segera: 2
Tidak segera: 1
Tidak dirasakan:0
2 2/2 x 1 = 1
Skor: 9 4








11

FORMAT DIAGNOSA KEPERAWATAN

NO DIAGNOSA KEPERAWATAN (Dx)
1

2
Gangguan rasa nyaman nyeri keluarga Tn. A berhubungan dengan
ketidaktahuan keluarga dalam merawat anggota keluarga yang sakit.
Kurang pengetahuan berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga
mengenal masalah kesehatan mengenai proses penyakit reumatik.


PERENCANAAN
NO DX
TUJUAN EVALUASI
INTERVENSI
PANJANG PENDEK KRITERIA STANDAR
1 Ke 1 Setelah
dilakukan
kunjungan
keluarga
selama 3x
pertemuan,
nyeri yang
dirasakan
keluarga Tn.
A teratasi
Setelah
dilakukan
kunjungan
keluarga
selama 2 x
pertemuan
keluarga
mampu
merawat
anggota
keluarga
dengan
reumatik
Respon Verbal Keluarga dapat
menjelasakan cara
menangani
reumatik
menggunakan
teknik kompres
hangat

Diskusikan
bersama
keluarga
mengenai
teknik
kompres
hangat
Ajarkan cara
melakukan
teknik
kompres
hangat
Berikan
kesempatan
kepada
keluarga
untuk
mencoba
12

melakukan
teknik
kompres
hangat
2 Ke 2 Setelah
dilakukan
kunjungan
keluarga
selama 2
minggu,
pengetahuan
keluarga
bertambah
mengenai
penyakit
reumatik
Setelah
dilakukan
kunjungan
keluarga
selama 2 x
pertemuan
keluarga
mampu
mengenal
masalah
kesehatan
mengenai
penyakit
reumatik
Respon verbal Keluarga dapat
menjelaskan
mengenai
pengertian
penyakit reumatik

Keluarga dapat
menjelaskan
mengenai tanda
dan gejala
reumatik.

Keluarga dapat
menjelaskan hal-
hal apa saja yang
harus diperhatikan
saat ada anggota
keluarga yang
terkena penyakit
reumatik.

Keluarga
mengetahui dan
memahami cara
pencegahan
penyakit reumatik.
Diskusikan
dengan
keluarga apa
yang
dimaksud
dengan
reumatik
Diskusikan
dengan
keluarga
mengenai
tanda dan
gejala
reumatik
Diskusikan
dengan
keluarga hal
apa saja yang
harus
diperhatikan
saat ada
anggota
keluarga
mempunyai
reumatik
Berikan
13


Keluarga dapat
mengetahui cara
penanganan
penyakit reumatik.
penkes
mengenai
penyakit
reumatik
Motivasi
keluarga
untuk
menjelaskan
kembali
tentang hal-
hal yang
telah di
diskusikan
dan
mengenai
penkes yang
telah
disampaikan