Anda di halaman 1dari 27

TUGAS

JARINGAN KOMPUTER





No. Nama NIM
1 M. Iskandar Zulkarnain 1341160019






POLITEKNIK NEGERI MALANG
JARINGAN TELEKOMUNIKASI DIGITAL
2B
2014
Macam-macam Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer beserta dengan peralatan
pendukungnya yang saling terhubung dan memungkinkan terjadinya pertukaran data/ informasi
tanpa harus memindahkan media penyimpan secara fisik. Jaringan komputer memang sangat
diperlukan dalam perkembangan teknologi, banyak alat alat atau perangkat keras jaringan yang
membingungkan seperti hub dan switch dan modem vs router. Namun dengan pemahaman yang
benar walaupun fungsi beberapa alat jaringan tersebut sama, namun pola kerjanya bisa saja
berbeda. Teknologi di dalamnya serta teknik dalam pengiriman data pasti berbeda antara yang satu
dengan yang lainnya.
Fasilitas Jaringan Komputer :
Mengakses data/file yang tersimpan di komputer lain secara langsung tanpa disket, CD-ROM
atau flash disk.
Menggunakan periferal yang terpasang di komputer lain misalnya printer.
Mengirim pesan ke pengguna komputer lain.
Menjalankan program yang tersimpan di komputer lain.
Manfaat Jaringan Komputer :
Menghemat biaya karena memungkinkan penggunaan bersama.
Menghemat kapasitas memori/media penyimpan.
Memungkinkan pengerjaan proyek secara bersama dalam jaringan.
Mempermudah dan mempercepat pertukaran informasi.

Macam-Macam Jaringan Komputer

Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/Data

1. Jaringan Terpusat(Host Based Network)
Karakteristik :
Komputer induk menyimpan semua data dan program aplikasi serta melaksanakan semua
pemrosesan data.
Komputer terminal hanya sebagai perantara bagi pemakai untuk mengakses komputer induk
pada saat mengakses informasi/aplikasi.
Terminal dapat berupa terminal bisu (tidak memiliki prosesor) atau terminal cerdas
(memiliki prosesor sendiri). Contohnya : Jaringan di supermarket/bank dalam pengaksesan
database(kode dan harga barang/daftar rekening).
2. Jaringan Terdistribusi(Distributed Network)
Karakteristik :
Memiliki beberapa komputer induk sebagai pusat layanan data/ informasi dan program
aplikasi dapat diakses dari berbagai terminal.
Pesan dapat dikirm dari sebuah terminal ke komputer induknya,simpul lain atau terminal
lain.
Berdasarkan Jangkauan Wilayah Geografis

3. LAN ( Local Area Network )
Merupakan bentuk jaringan komputer berjangkauan kecil.Contohnya terdapat di ruang
lab,kantor,gedung/kelompok gedung (sekolah,universitas ,dll.) ,warnet,dll.
4. MAN ( Metropolitan Area Network )
Merupakan jaringan komputer berjangkauan yang merentang di suatu wilayah
metropolitan.Contohnya jaringan telepon lokal,telepon seluler, televisi kabel,dan gabungan
sejumlah LAN.
5. WAN ( Wide Area Network )
Merupakan jaringan yang mencajup wilayah geografis luas seperti provinsi,pulau,negara,benua atau
seluruh dunia(50 Km).Contohnya jaringan telekomunikasi nasional,telekomunikasi seluler dan
televisi nasional.
6. SAN -Storage Area Network
Jaringan yang menghubungkan atau mengkoneksikan server dengan perangkat penyimpanan data.
7. WLAN -Wireless Local Area Network
8. LAN yang dihubungkan dengan memanfaatkan Wifi atau tanpa kabel, teknologi memungkinkan
konsep ini.
9. CAN Campus Area Network
Sebuah jaringan yang mencakup beberapa LAN tetapi lebih kecil dari MAN, seperti pada universitas
atau kampus serta restoran dan bisnis minimarket.

Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Proses Pertukaran Data
1. Client Server
Merupakan jaringan yang memisahkan antara komputer client (yang mengajukan permintaan
data/informasi atau menjalankan program yang tersimpan di server) dan server (yang menyediakan
data /informasi).
2. Peer to Peer ( P 2 P )
Setiap komputer dapat bertindak sebagai klien ataupun server dan mempunyai fungsi yang
sepadan.Biasanya digunakan untuk berbagi (sharing) dokumen dan ruang penyimpan (storage) atau
sumber daya lain.
Berdasarkan Media Transmisi yang Digunakan
1. Jaringan Berkabel
Setiap komputer hanya dapat berkomunikasi dengan komputer lain yang secara fisik terhubung.
2. Jaringan Nirkabel
Sinyal yang dikirim berupa gelombang elektromagnetik tanpa menggunakan kabel,sehingga dapat
diterima oleh siapapun yang mampu menangkapnya.




























Perangkat Jaringan Komputer


Perangkat jaringan komputer adalah perangkat yang digunakan untuk mencapai tujuan dari jaringan
komputer, yaitu :
a. Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
b. Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
c. Akses informasi: contohnya web browsing
Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah LAN.
Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat
tersebut adalah :
1. NIC (Network Interface Card)

Untuk memfungsikan PC Stand Alone agar dapat berkomunikasi dengan PC lain, diperlukan
Network Interface Card (NIC). NIC berfungsi menghubungkan PC dengan media yang
digunakan.

2. Kabel
Kabel yang biasa digunakan dalam jaringan ada 3 jenis, yaitu:
1. Coaxial

Kabel ini sering digunakan untuk antena televisi dan transmisi telepon jarak jauh.
Konektornya adalah BNC (British Naval Connector). Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu:
1. Coaxial baseband (kabel 50 ohm) digunakan untuk transmisi digital.
2. Coaxial broadband (kabel 75 ohm) digunakan untuk transmisi analog.
Tipe kabel coaxial juga dibagi 2, yaitu:
a. Thin (thinnet)

Kabel jenis ini lebih fleksibel, lebih gampang digunakan, dan lebih murah daripada
kabel thick.
b. Thick (thicknet)

Lebih tebal, susah dibengkokkan, jangkauannya labih jauh daripada thin, dan
harganya lebih mahal daripada thin.
Kelebihan:
Hampir tidak terpengaruh noise
Harga relatif murah
Kelemahan:
Penggunaannya mudah dibajak
Phick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang
2. Twisted Pair
Kabel ini sering digunakan pada kabel telepon. Pada komputer konektornya adalah RJ-
45. Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu:
A. STP (Shielded Twisted Pair)

Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi
dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel
STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.Shielded
Twisted Pair juga adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis
instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel. Kabel STP
juga digunakan untuk jaringan data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM.
Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi
EMI.
B. UTP (Unshielded Twisted Pair)

Kabel Unshield Twisted Pair (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel
UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya
berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang
kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang
disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP.
Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat kabel UTP
adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.

Kategori UTP
Terdapat 5 kategori untuk kabel UTP. Kategori ini mendukung sinyal suara
berkecepatan rendah (low-speed voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi. Kategori
5 UTP direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk instalasi LAN dan cocok
untuk topologi star. Tabel berikut menunjukkan masing-masing kategori :

Kelebihan:
Harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya
Mudah dalam membangun instalasi
Kelemahan:
Jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)
Mudah terpengaruh noise (gangguan)

3. Fiber Optic (Serat Optik)
Ukuran kabel ini kecil dan terbuat dari serat optik. Kabel ini dibagi menjadi 2, yaitu:
a. Multi mode

Penjalaran cahaya dari satu ujung ke ujung lainnya pada kabel jenis ini dapat melalui
beberapa lintasan cahaya karena diameter intinya (core) cukup besar (50 mm).
b. Single mode

Diameter intinya hanya 3-10 mm sehingga penjalaran cahaya hanya dapat melalui satu
lintasan.

Kelebihan:
Ukuran kecil dan ringan
Sulit dipengaruhi interferensi/ gangguan
Redaman transmisinya kecil
Bidang frekuensinya lebar

Kelemahan:
Instalasinya cukup sulit
Tidak fleksibel
Harga relatif mahal

3. Switch

Switch jaringan (atau switch untuk singkatnya) adalah sebuah alat jaringan yang melakukan
bridging transparan (penghubung segementasi banyak jaringan dengan forwarding
berdasarkan alamat MAC).

Switch dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :
1. Manageable switch

Adalah switch yang bisa di atur untuk kebutuhan jaringan tertentu, ada beberapa
perbedaan mendasar yang membedakan antara switch manageable dengan switch non
manageable.perbedaan tersebut dominan bisa di lihat dari kelebihan yang dimiliki oleh
manageable switch itu sendiri. Berikut adalah kelebihan switch manageable :
1. Mendukung penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN
2. Pengaturan access user dengan access list
3. Membuat keamanan network lebih terjamin
4. Bisa melakukan pengaturan port yang ada.
5. Mudah memonitoring trafick maintenance network karena dapat diakses tanpa harus
berada di dekat switch.
2. Non Manageable Switch

Adalah switch yang tidak dapat di managed, switch tersebut sudah siap pakai tinggal
pasang dan switch sudah bisa digunakan tanpa perlu di seting. Harga switch Non
Manageble lebih murah jika dibandingkan Manageable Switch Namun apabila terjadi
masalah dengan jaringan kita, kita tidak akan bisa melakukan troubleshooting dengan
mudah karena switch nya tidak bisa diapa-apakan. Problem yang paling sering terjadi
diantaranya IP address conflict, tidak bisa connect dll. Apabila jaringan sudah mulai
tersebar di berbagai area, akan sangat sulit melakukan troubleshooting computer mana
yang menyebabkan masalah tersebut.

Karakteristik Switch
Switch utamanya disajikan untuk ethernet. Memiliki konfigurasi port yang beragam dari 5
port hingga puluhan port. Juga mendukung kecepatan 10 Mbps, 100 Mbps atau keduanya
(dual speed).
1. Tergolong peralatan Layer 2 dalam OSI Model (Data Link Layer)
2. Dapat menginspeksi data yang diterima
3. Dapat menentukan sumber dan tujuan data
4. Dapat mengirim data ke tujuan dengan tepat sehingga akan menghemat bandwith.
5. Dapat menangani lebih dari dua port dan lebih dari dua komunikasi data dalam waktu
bersamaan.

Cara Kerja Switch
Switch dapat dikatakan sebagai multi-port bridge karena mempunyai collision domain dan
broadcast domain tersendiri, dapat mengatur lalu lintas paket yang melalui switch jaringan.
Cara menghubungkan komputer ke switch sangat mirip dengan cara menghubungkan
komputer atau router ke hub. Switch dapat digunakan langsung untuk menggantikan hub
yang sudah terpasang pada jaringan

Keuntungan dan Kerugian
Keuntungan
Klien Performance: Karena sistem tertentu yang melekat pada switch hanya melihat
informasi secara eksplisit ditujukan kepada NIC, ada sedikit overhead waktu yang dihabiskan
membuang paket yang tidak perlu membaca. Throughput yang lebih tinggi: Karena hanya
lalu lintas yang relevan diturunkan jaringan setiap pelabuhan, setiap NIC mendapatkan paket
sendiri dikirimkan ke switch secara independen satu sama lain terikat dengan NIC beralih. Ini
berarti sebuah tombol dapat mengatur volume total yang lebih besar data dalam transit
pada waktu tertentu.

Kerugian
Switch: Jika saklar cukup mahal untuk memasukkan port mirroring kemampuan, suatu
sniffer adalah penggunaan terbatas pada sebuah switch karena switch secara otomatis
menyaring lalu lintas yang ingin diperoleh sniffer.

4. Modem (Modulator Demodulator)

Modem adalah singkatan dari Modulator-Demodulator. Modulate adalah proses
penerjemahan data dari digital ke analog sehingga bisa ditransmisikan. Demodulate adalah
sebaliknya, proses menerjemahkan dari analog ke digital.
Karakteristik Modem
1. Mekanik
2. Elektrik
3. Fungsional
4. Prosedural
Kegunaan / Fungsinya :
Mekanik : hubungan fisik antara DTE-DCE
Elektrik : level voltase & waktu perubahan voltase DTE-DCE harus sama, misal NRZ-L
Fungsional : fungsi DCE dalam kategori data, kontrol, waktu, dan ground.
Prosedural : urutan kejadian dalam mentransmisikan data

Cara Kerja Modem
Modem berasal dari singkatan MOdulator DEModulator. Modulator merupakan bagian yang
mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan,
sedangkan Demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data
atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi tersebut dapat diterima
dengan baik. Modem merupakan penggabungan kedua-duanya, artinya modem adalah alat
komunikasi dua arah.
Dalam kerjanya, modem melakukan proses modulasi dan demodulasi terhadapdata yang
dipancarkan. Modem menerima rangkaian pulsa biner dari periferal komputer, kemudian
memodulasikarakteristik sinyal analog (level tegangan, frekuensi atau fasa) agar dapat
disalurkan melalui saluran telepon atau cablelines. Sedangkan pada si penerima, sinyal yang
ditumpangi ini oleh rangkaian demodulator dipisahkan kembali dari sinyal yang
menumpanginya sehingga dapat dibaca oleh komputer, proses ini dinamakan demodulasi.
Standarisasi darimodulasi dewasa ini berfungsi untuk mencapai kecepatan yang lebih baik
lagi. Pada awalnya kecepatan dari modem ini adalah 300 bps dan dewasa ini telah mencapai
56 Kbps. Kecepatan modem itu sendiri sekarang ini sudah cukup cepat dibanding dahulu,
tetapi untuk penggunaannya di Indonesia masih dibatasi dengan kurang bagusnya jaringan
telepon yang tersedia. Saat ini kecepatan modem yang sering digunakan di Indonesia adalah
sebesar 56Kbps, tetapi dengan kondisi jaringan telepon yang ada, kecepatan tersebut
mungkin maksimal hanya sekitar 33.6 Kbps saja.

Keuntungan dari Modem
Keuntungan dari akses jaringan internet lewat cable modem juga meliputi semua
keuntungan koneksi internet dengan menggunakan telephone modem yang umum
digunakan saat ini untuk rumah tangga, namun tidak lagi dibutuhkan saluran telepon untuk
internet, sehingga saluran telepon tidak selalu sibuk, ditambah lagi dengan kecepatannya
yang tinggi, dan waktu koneksi yang tidak dibatasi. Namun hal yang terakhir ini bisa juga
merupakan kerugian jika ditinjau dari sisi lain, hal ini akan kita bahas kemudian.

Satu lagi keuntungan yang agak menonjol dari cable modem adalah bahwa satu cable
modem bisa dipakai bersama-sama oleh beberapa komputer sekaligus, misalnya jika anda
mempunyai lebih dari satu komputer di rumah yang terhubung dengan jaringan lokal kecil-
kecilan, maka seluruh jaringan tersebut bisa menikmati internet juga. Hal ini biasanya
dilakukan dengan memasang sebuah Hub ke cable modemnya, kemudian komputer-
komputernya dihubungkan ke Hub tersebut. Tentu saja anda bisa juga melakukan hal ini
dengan telephone modem biasa, tetapi ukuran bandwidthnya jauh lebih kecil daripada cable
modem, sehingga tidak efektif karena hanya sedikit data yang bisa lewat dalam satu saat,
apalagi jika komputernya cukup banyak.

Selain digunakan di rumah tangga, tentu saja cable modem memiliki peluang besar untuk
digunakan di area lain, misalnya bisnis. Kantor-kantor yang masih menggunakan ISDN atau
teknologi lain yang sekelas dengan cable modem tetapi lebih mahal, akan sangat senang jika
ada solusi cable modem dengan harga yang lebih murah.

Kerugian dan Solusinya
Apabila anda tidak ingin seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak, untuk mengakses
jaringan internet tanpa pengawasan (atau di luar jam-jam yang ditentukan), ini adalah hal
yang patut dipertimbangkan.
Masalah ini tidak terlalu sulit dipecahkan jika anda menggunakan Operating System yang
menggunakan konsep multi-user, seperti misalnya Linux, di mana anda bisa membuat
beberapa user (mungkin sejumlah anggota keluarga anda), yang masing-masing diberi hak
berlainan. Namun tentunya pengguna Operating System seperti itu belum banyak untuk
rumah tangga yang pada umumnya menggunakan Operating System Windows atau
Macintosh.

Solusi lainnya mungkin tidak seefektif jika anda menggunakan OS multi-user, tetapi biasanya
dilakukan melalui pembatasan dari program pengakses internet, contohnya web browser
(misalnya Netscape atau Internet Explorer) dan program percakapan (misalnya mIRC), yaitu
dengan memasang password, yang hanya diketahui oleh anda, untuk menjalankannya, maka
setiap anggota keluarga lain akan menggunakan internet, harus dengan ijin anda.
Sepengetahuan penulis ada beberapa program shareware yang memang bertujuan untuk
memasang password untuk menjalankan program-program tertentu. Program-program
shareware bisa dicari di Download.com.

Kekurangan lain dari cable modem adalah kecepatan upstream (data keluar) yang tidak
sebanding dengan kecepatan downstream (data masuk), hal ini membuat cable modem
kurang sesuai jika dijadikan pilihan utama untuk membuka server, misalnya web atau FTP
server. Jika anda benar-benar membutuhkan koneksi yang memadai untuk server, maka
Anda sepertinya membutuhkan koneksi T1 atau yang lebih baik.

5. Router

Router adalah sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah
jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai
routing. Proses routing terjadi pada lapisan 3 (Lapisan jaringan seperti Internet Protocol) dari
stack protokol tujuh-lapis OSI.

Karakteristik Router
ROUTER mempunyaikarakteristik alat sebagai berikut :
1. Mempunyai adaptor dan spesifikasi yang berbeda
2. Mempuyai internet in / WAN
3. Mempunyai internet out / LAN
4. Mempunyai reset switch
5. Mempunyai indikator porwer
6. Mempunyai antena (jika wirelles)

Cara Kerja Router
Cara kerja router mirip dengan bridge jaringan, yakni mereka dapat meneruskan paket data
jaringan dan dapat juga membagi jaringan menjadi beberapa segmen atau menyatukan
segmen-segmen jaringan. Akan tetapi, router berjalan pada lapisan ketiga pada model OSI
(lapisan jaringan), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada lapisan itu,
seperti halnya alamat IP. Sementara itu, bridge jaringan berjalan pada lapisan kedua pada
model OSI (lapisan data-link), dan menggunakan skema pengalamatan yang digunakan pada
lapisan itu, yakni MAC address.

Lalu, kapan penggunaan bridge jaringan dilakukan dan kapan penggunakan router
dilakukan? Bridge, sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-segmen jaringan
yang menjalankan protokol jaringan yang sama (sebagai contoh: segmen jaringan berbasis IP
dengan segmen jaringan IP lainnya). Selain itu, bridge juga dapat digunakan ketika di dalam
jaringan terdapat protokol-protokol yang tidak bisa melakukan routing, seperti halnya
NetBEUI. Sementara itu, router sebaiknya digunakan untuk menghubungkan segmen-
segmen jaringan yang menjalankan protokol jaringan yang berebeda (seperti halnya untuk
menghubungkan segmen jaringan IP dengan segmen jaringan IPX.) Secara umum, router
lebih cerdas dibandingkan dengan bridge jaringan dan dapat meningkatkan bandwidth
jaringan, mengingat router tidak meneruskan paket broadcast ke jaringan yang dituju. Dan,
penggunaan router yang paling sering dilakukan adalah ketika kita hendak menghubungkan
jaringan kita ke Internet.

Keuntungan Menggunakan Router
Keuntungan yang didapatkan dengan menggunakan router pada jaringan adalah :
1. Isolasi trafik broadcast : Kemampuan ini memperkecil beban jaringan karena trafik jenis ini
dapat diisolasikan pada sebuah LAN saja.
2. Fleksibilitas : Router dapat digunakan pada topologi jaringan apapun dan tidak peka
terhadap masalah kelambatan waktu.
3. Pengaturan prioritas : Router dapat mengimplementasikan mekanisme pengaturan
prioritas antar protokol
4. Pengaturan konfigurasi : Router umumnya dapat lebih dikonfigurasi daripada bridge.
5. Isolasi masalah : Router membentuk penghalang antar LAN dan memungkinkan
masalah yang terjadi diisolasi pada LAN tersebut.
6. Pemilihan jalur : Router umumnya lebih cerdas daripada bridge dan dapat menentukan
jalur optimal antar dua sistem.

Kerugian Menggunakan Router
Kerugian yang terjadi dengan menggunakan router adalah :
1. Tergantung pada protocol : Router yang beroperasi pada lapisan network OSI hanya
mampu meneruskan trafik yang sesuai dengan protokol yang diimplementasikan.
2. Biaya : Router umumnya lebih kompleks daripada bridge dan lebih mahal. Overhead
pemrosesan pada router lebih besar sehingga throughput yang dihasilkan dapat lebih
rendah daripada bridge.
3. Pengalokasian alamat : Dalam internetwork yang menggunakan router, memindahkan
sebuah mesin dari LAN yang satu ke LAN yang lain berarti mengubah alamat jaringan pada
sistem itu.
4. Sistem tak terjangkau : Penggunaan routing table statik menyebabkan beberapa sistem
dapat terjangkau oleh sistem lain.

6. Hub

Hub adalah sebuah perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan
peralatan-peralatan dengan ethernet 10BaseT atau serat optik sehingga menjadikannya
dalam satu segmen jaringan. Hub bekerja pada lapisan fisik (layer 1) pada model OSI.

Karakteristik Hub
Hub awalnya mensupport kecepatan ethernet 10 Mbps. Namun dewasa ini banyak hub
memiliki kecepatan data 100 Mbps. Beberapa jenis hub mendukung dua kecepatan 10 Mpbs
/ 100 Mbps atau dikenal dengan dengan dual-speed hubs.
1. Tergolong peralatan Layer 1 dalam OSI model (Physical layer).
2. Tidak dapat membaca paket-paket data.
3. Tidak dapat mengetahui sumber dan tujuan data.
4. Hanya berperan menerima dan meneruskan data yang masuk ke semua peralatan di
jaringan termasuk yang mengirim data.
Dapat memperkuat sinyal elektrik data yang masuk sebelum dikirimkan ke tujuan.
Cara Kerja Hub
Hub merupakan suatu device pada jaringan yang secara konseptual beroperasi pada
layer 1 (Physical Layer). Maksudnya, hub tidak menyaring menerjemahkan sesuatu, hanya
mengetahui kecepatan transfer data dan susunan pin pada kabel. Cara kerja alat ini adalah
dengan cara mengirimkan sinyal paket data ke seluruh port pada hub sehingga paket data
tersebut diterima oleh seluruh computer yang berhubungan dengan hub tersebut kecuali
computer yang mengirimkan. Sinyal yang dikirimkan tersebut diulang-ulang walaupun paket
data telah diterima oleh komputer tujuan. Hal ini menyebabkan fungsi colossion lebih sering
terjadi.
Misalnya ketika ada pengiriman paket data dari port A ke port B dan pada saat yang sama
ada pengiriman paket data dari port C ke port D, maka akan terjadi tabrakan (collision)
karena menggunakan jalur yang sama (jalur broadcast yang sama) sehingga paket data akan
menjadi rusak yang mengakibatkan pengiriman ulang paket data. Jika hal ini sering terjadi
maka collison yang terjadi dapat mengganggu aktifitas pengiriman paket data yang baru
maupun ulangan. Hal ini mengakibatkan penurunan kecepatan transfer data. Oleh karena itu
secara fisik, hub mempunyai lampu led yang mengindikasikan terjadi collision.
Ketika paket data dikirimkan melalui salah satu port pada hub, maka pengiriman paket data
tersebut akan terlihat dan terkirim ke setiap port lainnya sehingga bandwidth pada hub
menjadi terbagi ke seluruh port yang ada. Semakin banyak port yang tersedia pada hub,
maka bandwidth yang tersedia menjadi semakin kecil untuk setiap port. Hal ini membuat
pengiriman data pada hub dengan banyak port yang terhubung pada komputer menjadi
lambat.

7. Bridge

Bridge adalah peralatan yang berfungsi menghubungkan dua jaringan yang mempunyai
media komunikasi dan topologi berbeda tetapi mempunyai protokol yang sama.
Contoh, jaringan yang menggunakan kabel fiber optic bisa dihubungkan dengan jaringan
kabel coaxial dan jaringan yang menggunakan topologi ring bisa dihubungkan dengan
jaringan bertopologi star.

Karakteristik Bridge
Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node atau titik yang ada pada masing-masing
segmen jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas data yang diperlukan melintasi
bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika
segmennya sama, paket akan ditolak, dan jika segmennya berbeda, paket paket diteruskan
ke segmen tujuan. Dengan demikian bridge juga mencegah pesan rusak agar tidak menyebar
keluar dari satu segmen.

8. Repeater

Repeater adalah peralatan yang berfungsi memperkuat sinyal di dalam jaringan komputer.

Karakteristik Repeater
1. Mempunyai kelemahan tidak dapat melakukan filter traffic jaringan.
2. Data yang masuk ke port repeater akan tersebar ke segmen-segmen jaringan LAN tanpa
memperhitungkan apakah data dibutuhkan atau tidak.

Cara Kerja Repeater
Repeater pada umumnya diletakkan disuatu tempat ketinggian ,antennanyapun ditinggikan
lagi yang biasanya diletakkan diatas tower sehingga jangkauan pancaran akan lebih jauh.
Semakin tinggi letak repeater, maka akan lebih jauh pula daya jelajahnya. Seringnya repeater
diletakkan disuatu lokasi yang tinggi misalnya di puncak Gunung, atau Bukit , Antennanya
pun di instalasikan ditower yang cukup tinggi.
Memperkirakan jarak jangkau repeater, secara sangat sederhana adalah dengan melihat
area dari lokasi tsb dengan mata kita, bila yang terlihat sangat luas, maka hampir dapat
dipastikan, sejauh mata kita memandang, sampai sanalah area yang dapat dicover oleh
repeater itu, ( Line Of Sight ) Mengingat keterbatasan daya pandang, dapat saja coveragenya
lebih jauh dari pandangan kita.
Peformance sebuah repeater dipengaruhi pula oleh ,daya pancar repeater, sensitivitas, serta
sel;ektivitas dari repeater itu sendiri. Untuk meningkatkan kekuatan pancaran, selain
meletakkan repeater pada tempat yang tinggi, maka digunakan pula Antenna dengan
penguatan ( gain ) yang besar.

9. Access Point

Access Point adalah sebuah node yang telah dikonfigurasi secara khusus pada sebuah WLAN
(Wireless Local Area Network). Access Point bertindak sebagai pusat pemancar dan
penerima untuk sinyal-sinyal radio WLAN. Access Point sering disebut juga base station.

Karakteristik Access Point
Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP
melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan:

Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA)
Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
Dsb
Cara Kerja Access Point
Ada dua buah perangkat wireless, satu buah jenis wireless Access Point (AP) dan sebuah lagi
Wireless Cable/DSL Router. Kedua perangkat ini sudah lama tidak difungsikan secara
optimal, langsung saja timbul rasa penasaran untuk melakukan konfigurasi AP. Model dan
merk perangkat wireless tidak disebutkan, karena tidak dapat fee dari vendor dan
memungkinkan exploitasi menjadi lebih mudah oleh pengakses ilegal yang ada di area
sekitar kantor he.. he..
Konfigurasi pertama dilakukan terhadap AP, ada passwordnya, password default telah
berganti, tidak perlu bertanya ke konfigurator sebelumnya, cari cara untuk melakukan reset
ke default factory setting di google.com, dapat beberapa informasi dari forum/milis, setelah
dicoba akhirnya konfigurasi AP kembali ke setting awal.
Interface untuk mengatur setting AP dilakukan dengan memasukkan alamat IP perangkat AP
melalui browser, beberapa konfigurasi dilakukan, diantaranya dengan:
Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access (WPA)
Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
dsb
Beberapa konfigurasi yang dibuat tidak bekerja dengan baik, misalnya meski DHCP server
telah diatur, AP tidak memberikan IP sesuai dengan alokasi yang ditentukan.

Protokol Jaringan Komputer

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan,
komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan
pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang
terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Protocol digunakan untuk menentukan
jenis layanan yang akan dilakukan pada internet.
Macam-macam protocol:

IP ( Internet Protocol )
Internet Protocol (IP) adalah protokol yang digunakan untuk melakukan komunikasi data melalui
sebuah internetwork packet-switched menggunakan Internet Protocol Suite, juga disebut sebagai
TCP / IP. IP adalah protokol utama dalam Layer Internet Protocol Suite dan mempunyai tugas untuk
menyampaikan datagram, protokol dibedakan (paket) dari sumber host ke host tujuan semata-mata
berdasarkan alamat mereka. Untuk tujuan ini Protokol Internet mendefinisikan pengalamatan
metode dan struktur untuk enkapsulasi datagram. Versi utama pertama menangani struktur,
sekarang disebut sebagai Internet Protocol Version 4 (IPv4) masih dominan protokol Internet,
walaupun penggantinya, Internet Protocol Version 6 (IPv6) sedang digunakan secara aktif di seluruh
dunia
Karena abstraksi disediakan oleh enkapsulasi, IP dapat digunakan melalui jaringan heterogen, yaitu,
menghubungkan jaringan komputer dapat terdiri dari kombinasi Ethernet, ATM, FDDI, Wi-Fi, token
ring, atau lainnya. Setiap pelaksanaan link layer mungkin memiliki metode sendiri menangani (atau
mungkin kurang lengkap itu), dengan kebutuhan yang sesuai untuk menyelesaikan alamat IP ke
alamat data link. Resolusi alamat ini ditangani oleh Address Resolution Protocol (ARP) untuk IPv4
dan Neighbor Discovery Protocol (RPN) untuk IPv6.

TCP (Transmission Control Protocol)
Transmission Control Protocol (TCP) , merupakan salah satu protokol inti dari Internet Protocol Suite.
TCP merupakan salah satu dari dua komponen asli suite (yang lainnya adalah Internet Protocol, atau
IP), sehingga seluruh paket sering disebut sebagai TCP / IP. Sedangkan IP menangani tingkat
transmisi yang lebih rendah dari komputer ke komputer sebagai pesan membuat jalan di Internet,
TCP beroperasi pada tingkat yang lebih tinggi, hanya peduli dengan dua sistem akhir, misalnya
browser Web dan server Web. Secara khusus, TCP menyediakan system yang handal,
memerintahkan pengiriman aliran byte dari sebuah program pada satu komputer ke program lain
pada komputer lain. Selain Web, aplikasi TCP umum lainnya termasuk e-mail dan transfer file. Di
antara tugas lainnya manajemen, ukuran segmen TCP kontrol, kontrol aliran, tingkat di mana data
dipertukarkan, dan kemacetan lalu lintas jaringan.
TCP menyediakan layanan komunikasi pada tingkat menengah antara program aplikasi dan Protokol
Internet (IP). Yaitu, ketika sebuah program aplikasi menginginkan untuk mengirim potongan besar
data di Internet menggunakan IP, bukan memecah data menjadi potongan IP-ukuran dan
menerbitkan serangkaian permintaan IP, perangkat lunak dapat mengeluarkan permintaan tunggal
untuk TCP dan biarkan TCP menangani rincian IP. TCP merupakan layanan streaming handal yang
menjamin pengiriman arus data yang dikirim dari satu host ke yang lain tanpa duplikasi atau
kehilangan data. Sejak transfer paket tidak dapat diandalkan, teknik yang dikenal sebagai pengakuan
positif dengan transmisi digunakan untuk menjamin kehandalan transfer paket. Teknik fundamental
mengharuskan penerima untuk merespon dengan pesan pengakuan seperti menerima data.
Pengirim menyimpan catatan dari setiap paket yang dikirim, dan menunggu confirmasi sebelum
mengirim paket berikutnya. Pengirim juga menggunakan waktu dari saat paket itu dikirimkan, dan
mentransmisikan kembali paket jika waktunya berakhir. Penghitung waktu diperlukan dalam kasus
sebuah paket akan hilang atau rusak.
TCP menggunakan nomor port gagasan untuk mengidentifikasi aplikasi mengirim dan menerima
end-titik pada suatu host, atau soket Internet. Setiap sisi dari sebuah koneksi TCP memiliki nomor
port 16-bit unsigned terkait (0-65535) dilindungi oleh mengirim atau menerima aplikasi. Paket data
TCP diidentifikasi sebagai milik koneksi TCP tertentu dengan socket, yaitu, kombinasi alamat host
sumber, port sumber, alamat tujuan host, dan port tujuan. Ini berarti bahwa komputer server dapat
menyediakan beberapa klien dengan beberapa layanan sekaligus, selama klien mengurus memulai
koneksi simultan ke satu port tujuan dari port sumber yang berbeda. nomor Port dikategorikan
menjadi tiga kategori dasar: yang terkenal, terdaftar, dan dinamis / swasta. Port terkenal ditetapkan
oleh Internet Assigned Numbers Authority (IANA) dan biasanya digunakan oleh sistem-level atau
proses root. Terkenal aplikasi yang berjalan sebagai server dan pasif mendengarkan untuk koneksi
biasanya menggunakan port. Beberapa contoh termasuk: FTP (21), SSH (22), TELNET (23), SMTP (25)
dan HTTP (80).

UDP (User Datagram Protocol)
User Datagram Protocol (UDP) adalah salah satu anggota inti dari Internet Protocol Suite,
seperangkat protokol jaringan yang digunakan untuk Internet. Dengan UDP, aplikasi komputer dapat
mengirim pesan, dalam hal ini disebut sebagai datagram, untuk host lain pada Internet Protocol (IP)
jaringan tanpa membutuhkan komunikasi sebelum mengatur saluran khusus atau jalur transmisi
data. UDP kadang-kadang disebut Universal Datagram Protocol.
UDP menggunakan model transmisi sederhana tanpa implisit hand-shaking dialog untuk menjamin
kehandalan, memesan, atau integritas data. Dengan demikian, UDP menyediakan layanan datagram
tidak dapat diandalkan dan mungkin tiba out of order, muncul digandakan, atau hilang tanpa
pemberitahuan. UDP mengasumsikan bahwa pemeriksaan kesalahan dan koreksi baik tidak
diperlukan atau dilakukan dalam aplikasi, menghindari overhead pengolahan tersebut pada tingkat
antarmuka jaringan. aplikasi Sisa-sensitif sering menggunakan paket UDP karena menjatuhkan
adalah lebih baik untuk menunggu untuk paket tertunda, yang tidak mungkin menjadi pilihan dalam
sistem real-time. Jika kesalahan fasilitas, koreksi dibutuhkan di tingkat antarmuka jaringan, aplikasi
dapat menggunakan Transmission Control Protocol (TCP) atau Stream Control Transmission Protocol
(SCTP) yang dirancang untuk tujuan ini.
Biasanya aplikasi UDP menggunakan soket datagram untuk membangun komunikasi host-to-host.
Soket mengikat aplikasi untuk port layanan, yang berfungsi sebagai titik akhir transmisi data. port
adalah struktur perangkat lunak yang diidentifikasi oleh nomor port, sebuah nilai integer 16 bit, yang
memungkinkan untuk nomor port antara 0 dan 65.535. Port 0 adalah reserved, tetapi apabila nilai
port sumber diperbolehkan, jika proses pengiriman tidak mengharapkan pesan dalam respon.
Port 1 sampai 1023 (0x3FF heksadesimal) diberi nama " well-known " port dan pada sistem operasi
mirip Unix, mengikat ke salah satu port ini membutuhkan superuser (root) akses. Port 1024 melalui
49.151 (0xBFFF) adalah port terdaftar. Pelabuhan 49.152 melalui 65.535 (0xFFFF) digunakan sebagai
port sementara terutama oleh klien ketika berkomunikasi dengan server.

DNS (Domain Name System)
Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem hirarki penamaan untuk komputer, jasa, atau
sumber daya yang terhubung ke Internet atau jaringan pribadi. Hal asosiasi berbagai informasi
dengan nama domain ditugaskan untuk masing-masing peserta. Yang terpenting, hal
menerjemahkan nama domain berarti bagi manusia ke dalam numerik (biner) pengidentifikasi yang
terkait dengan jaringan peralatan untuk tujuan menemukan dan menangani perangkat ini di seluruh
dunia. Sebuah analogi yang sering digunakan untuk menjelaskan DNS adalah bahwa ia berfungsi
sebagai buku telepon "untuk Internet dengan menerjemahkan nama host komputer yang digunakan
manusia menjadi alamat IP
Secara umum, DNS juga menyimpan informasi jenis lain, seperti daftar mail server yang menerima
email untuk domain Internet tertentu. Dengan memberikan seluruh dunia sebuah kata kunci layanan
berbasis redirection, Domain Name System merupakan komponen penting dari fungsi Internet.
Fungsi dari DNS adalah menerjemahkan nama komputer ke IP address (memetakan). Client DNS
disebut dengan resolvers dan DNS server disebut dengan name servers. Resolvers atau client
mengirimkan permintaan ke name server berupa queries. Name server akan memproses dengan
cara mencek ke local database DNS, menghubungi name server lainnya atau akan mengirimkan
message failure jika ternyata permintaan dari client tidak ditemukan. Proses tersebut disebut
dengan Forward Lookup Query, yaitu permintaan dari client dengan cara memetakan nama
komputer (host) ke IP address.

PPP (Point-to-Point Protocol)
Point-to-Point Protocol, atau PPP, merupakan data link protokol yang umum digunakan untuk
membuat sambungan langsung antara dua node jaringan. Ini dapat memberikan otentikasi koneksi,
transmisi privasi enkripsi, dan kompresi. PPP digunakan di banyak jenis jaringan fisik termasuk kabel
serial, line telepon, trunk line, telepon selular, radio link khusus, dan serat optik link seperti SONET.
Kebanyakan penyedia layanan Internet (ISP) menggunakan PPP untuk akses pelanggan dial-up ke
Internet. Dua bentuk enkapsulasi PPP, Point-to-Point Protocol over Ethernet (PPPoE) dan Point-to-
Point Protocol atas ATM (PPPoA), yang digunakan oleh Internet Service Provider (ISP) untuk
menghubungkan Digital Subscriber Line (DSL) layanan Internet.
PPP biasanya digunakan sebagai protokol data link layer untuk koneksi lebih dari rangkaian sinkron
dan asinkron, di mana sebagian besar telah digantikan dengan yang lebih tua, non-standar Serial
Line Internet Protokol (SLIP) dan perusahaan telepon standar diamanatkan (seperti Link Access
Protocol Balanced ( LAPB) dalam protokol X.25). PPP dirancang untuk bekerja dengan berbagai
protokol lapisan jaringan, termasuk Internet Protocol (IP), Novell IPX (IPX), NBF dan AppleTalk.

SLIP (Serial Line Internet Protocol)
Serial Line Internet Protocol (SLIP) adalah kebanyakan enkapsulasi usang dari Internet Protocol yang
dirancang untuk bekerja di port serial dan koneksi modem. Hal ini didokumentasikan di RFC 1055.
Pada komputer pribadi, SLIP telah digantikan oleh Point-to-Point Protocol (PPP), yang lebih baik
penggunannya, memiliki lebih banyak fitur dan tidak memerlukan konfigurasi alamat IP yang harus
ditetapkan sebelum dibentuk. Pada mikrokontroler, bagaimanapun, SLIP masih merupakan cara
yang disukai encapsulating paket IP karena overhead yang sangat kecil.
SLIP memodifikasi standar TCP / IP datagram dengan menambahkan " SLIP END " karakter untuk itu,
yang membedakan batas datagram dalam aliran byte. SLIP memerlukan konfigurasi port serial 8 bit
data, no parity, dan either EIA hardware flow control, atau mode CLOCAL (3-wire null-modem) UART
pengaturan operasi.
SLIP tidak menyediakan deteksi kesalahan, karena bergantung pada protokol lapisan atas untuk ini.
Oleh karena itu SLIP sendiri tidak memberikan koneksi dial-up error. Meskipun demikian masih
berguna untuk menguji kemampuan respon sistem operasi 'di bawah beban (dengan melihat
statistik flood-ping).SLIP juga saat ini digunakan dalam Protokol BlueCore Serial untuk komunikasi
antara modul Bluetooth dan komputer host.

ICMP (Internet Control Message Protocol)
Internet Control Message Protocol (ICMP) adalah salah satu protokol inti dari Internet Protocol
Suite. Hal ini terutama digunakan oleh sistem komputer jaringan operasi untuk mengirim pesan
kesalahan-menunjukkan, misalnya, bahwa layanan yang diminta tidak tersedia atau bahwa host atau
router tidak bisa dihubungi.
ICMP mengandalkan IP untuk melakukan tugasnya, dan merupakan bagian integral dari IP. Hal ini
berbeda dalam tujuan dari protokol transport seperti TCP dan UDP bahwa biasanya tidak digunakan
untuk mengirim dan menerima data antara sistem akhir. Hal ini biasanya tidak digunakan secara
langsung oleh aplikasi jaringan pengguna, dengan beberapa pengecualian sebagai alat ping dan
traceroute.
Pesan ICMP umumnya dihasilkan sebagai respons terhadap kesalahan di datagram IP (seperti
dispesifikasikan di RFC 1122) atau untuk tujuan diagnosa atau routing. Pesan ICMP yang dibangun
pada layer IP, biasanya dari sebuah datagram IP yang normal yang menghasilkan respon ICMP. IP
merangkum pesan ICMP yang sesuai dengan header IP yang baru (untuk mendapatkan pesan ICMP
ke host pengirim yang asli) dan memancarkan datagram yang dihasilkan dengan cara biasa. Sebagai
contoh, setiap mesin (seperti router perantara) yang ke depan sebuah datagram IP harus
menurunkan time to live (TTL) bidang header IP per satu; jika TTL mencapai 0, sebuah Sisa ICMP
untuk hidup melebihi transit pesan dikirim ke sumber datagram. Setiap pesan ICMP dienkapsulasi
secara langsung dalam IP datagram tunggal, dan dengan demikian, seperti UDP, ICMP tidak dapat
diandalkan. Meskipun ICMP pesan yang terkandung dalam datagram IP standar, pesan ICMP
biasanya diproses sebagai kasus khusus, dibedakan dari pengolahan IP normal, bukan diproses
sebagai sub-protokol IP normal. Dalam banyak kasus, perlu untuk memeriksa isi pesan ICMP dan
memberikan pesan kesalahan yang sesuai dengan aplikasi yang dihasilkan paket IP asli, salah satu
yang mendorong pengiriman pesan ICMP.

POP3 (Post Office Protocol version 3)
POP3 (Post Office Protocol version 3) adalah protokol yang digunakan untuk mengambil surat
elektronik (email) dari server email.Protokol ini erat hubungannya dengan protokol SMTP dimana
protokol SMTP berguna untuk mengirim surat elektronik dari komputer pengirim ke server.
Protokol POP3 dibuat karena desain dari sistem surat elektronik yang mengharuskan adanya server
surat elektronik yang menampung surat eletronik untuk sementara sampai surat elektronik tersebut
diambil oleh penerima yang berhak. Kehadiran server surat elektronik ini disebabkan kenyataan
hanya sebagian kecil dari komputer penerima surat elektronik yang terus-menerus melakukan
koneksi ke jaringan internet.Protokol ini dispesifikasikan pada RFC 1939.


IMAP (Internet Message Access Protocol)
Internet Message Access Protocol (IMAP) adalah salah satu dari dua protokol standar Internet yang
paling umum digunakan untuk pengambilan e-mail, yang sedang berinteraksi pada Post Office
Protocol (POP). Hampir semua modern e-mail client dan server mail. Lain mendukung kedua
protokol sebagai sarana untuk mentransfer e-mail dari server.
E-mail klien menggunakan IMAP umumnya meninggalkan pesan pada server sampai pengguna
secara eksplisit menghapusnya. Ini dan karakteristik lain dari operasi IMAP memungkinkan beberapa
klien untuk mengelola kotak surat yang sama. Kebanyakan klien e-mail dukungan IMAP di samping
untuk POP untuk mengambil pesan, namun lebih sedikit penyedia layanan internet (ISP) dukungan
IMAP. IMAP menawarkan akses ke toko mail. Klien dapat menyimpan salinan setempat dari pesan,
tetapi ini dianggap sebagai cache sementara.
E-mail akan dikirim ke server e-mail yang menyimpan pesan dalam kotak email penerima. Pengguna
mengambil pesan dengan klien e-mail yang menggunakan salah satu dari sejumlah e-mail protokol
pengambilan. Beberapa klien dan server preferentially penggunaan khusus vendor, protokol
proprietary, tetapi kebanyakan mendukung protokol standar Internet, SMTP untuk mengirim e-mail
dan POP dan IMAP untuk mengambil e-mail, memungkinkan interoperabilitas dengan server lain dan
klien. Sebagai contoh, Microsoft Outlook client menggunakan protokol khusus untuk berkomunikasi
dengan server Microsoft Exchange Server sebagai tidak Catatan IBM klien saat berkomunikasi
dengan server Domino, tapi semua produk ini juga mendukung POP, IMAP, dan SMTP keluar.
Dukungan untuk protokol Internet standar memungkinkan banyak e-mail klien seperti Pegasus Mail
atau Mozilla Thunderbird (lihat perbandingan e-mail klien) untuk mengakses server, dan
memungkinkan klien untuk digunakan dengan server yang lain (lihat daftar server mail) .

SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) adalah standar Internet untuk surat elektronik (e-mail) dan
melakukan transmisi di Internet Protocol (IP) jaringan. SMTP pertama kali didefinisikan dalam RFC
821 (STD 15) (1982) [1], dan terakhir diperbarui oleh RFC 5321 (2008) [2] yang meliputi SMTP
diperluas (ESMTP) penambahan, dan merupakan protokol yang digunakan secara luas hari ini. SMTP
ditetapkan untuk transportasi surat keluar dan menggunakan port TCP 25.
Sementara server surat elektronik dan agen surat lain transfer menggunakan SMTP untuk mengirim
dan menerima pesan email, aplikasi-aplikasi client user-level mail biasanya hanya menggunakan
SMTP untuk mengirimkan pesan ke server mail untuk menyampaikan. Untuk menerima pesan,
aplikasi-aplikasi client biasanya menggunakan baik Post Office Protocol (POP) atau Internet Message
Access Protocol (IMAP) untuk mengakses account email mereka di kotak server mail.
SMTP adalah protokol berbasis teks, di mana mail pengirim berkomunikasi dengan penerima mail
dengan menerbitkan string perintah dan penyediaan data yang diperlukan melalui saluran data yang
dapat dipercaya memerintahkan sungai, biasanya sebuah Transmission Control Protocol (TCP)
koneksi. Sebuah sesi SMTP terdiri dari perintah berasal oleh klien SMTP dan tanggapan yang sesuai
dari server SMTP dengan sesi yang dibuka, parameter sesi dipertukarkan, penerima ditentukan dan
mungkin diverifikasi, dan pesan telah dikirim, sebelum sesi ditutup. Tuan rumah yang berasal adalah
salah satu email client pengguna-akhir ini, fungsional diidentifikasi sebagai mail user agent (Mua),
atau transfer server melalui mail transfer agent (MTA)

HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah protokol untuk Layer Aplikasi terdistribusi, kolaboratif,
sistem informasi hypermedia. HTTP adalah standar permintaan-respon khas komputasi client-server.
Dalam HTTP, web browser atau laba-laba biasanya bertindak sebagai klien, sementara aplikasi yang
berjalan pada komputer hosting situs web bertindak sebagai server. Klien, yang mengajukan
permintaan HTTP, juga disebut sebagai user agent. Server merespons, yang menyimpan atau
menciptakan sumber daya seperti file HTML dan gambar, dapat disebut server asal. Di antara agen
pengguna dan server asal mungkin beberapa perantara, seperti proxy, gateway, dan tunnels.
HTTP tidak dibatasi pada prinsipnya untuk menggunakan TCP / IP, meskipun ini adalah implementasi
platform yang paling populer. Memang HTTP dapat "diimplementasikan di atas protokol lainnya di
Internet, atau jaringan lain." HTTP hanya mengandaikan sebuah transportasi yang handal; setiap
protokol yang menyediakan jaminan tersebut dapat digunakan. Sumber daya yang akan diakses oleh
HTTP diidentifikasi dengan menggunakan Uniform Resource Identifier (URI)-atau, lebih khusus,
Uniform Resource Locators (URL)-menggunakan http atau https URI skema.
Sebuah sesi HTTP adalah urutan transaksi jaringan permintaan-respon. Sebuah HTTP client memulai
permintaan. Ini menetapkan Daftar Transmission Control Protocol (TCP) koneksi ke port tertentu
pada host (biasanya port 80; melihat TCP dan nomor port UDP). Sebuah server HTTP yang
mendengarkan pada port menunggu pesan permintaan klien. Setelah menerima permintaan ini,
server akan mengirimkan kembali baris status, seperti "HTTP/1.1 200 OK", dan pesan sendiri, tubuh
yang mungkin merupakan sumber daya yang diminta, pesan kesalahan, atau beberapa informasi
lainnya.

HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure)
Hypertext Transfer Protocol Secure (HTTPS) adalah kombinasi dari Hypertext Transfer Protocol /
protokol TLS/SSL untuk menyediakan enkripsi dan pengaman (website pengujian keamanan)
identifikasi server. koneksi HTTPS sering digunakan untuk transaksi pembayaran di World Wide Web
dan untuk transaksi sensitif dalam sistem informasi perusahaan. HTTPS tidak harus bingung dengan
Secure HTTP (S-HTTP) yang ditentukan di RFC 2660.
Gagasan utama HTTPS adalah untuk membuat saluran aman melalui jaringan tidak aman. Ini
menjamin perlindungan yang wajar dari penyadap dan serangan man-in-the-middle, asalkan cipher
suite yang memadai digunakan dan bahwa sertifikat server diverifikasi dan terpercaya. Kepercayaan
yang melekat dalam HTTPS didasarkan pada sertifikat otoritas utama yang datang pra-instal di
software browser (ini setara dengan mengatakan "Saya percaya otoritas sertifikat (misalnya VeriSign
/ Microsoft / dll)
Sistem ini juga dapat digunakan untuk otentikasi client untuk membatasi akses ke web server untuk
pengguna yang sah. Untuk melakukan hal ini, administrator situs biasanya membuat sertifikat untuk
setiap pengguna, sebuah sertifikat yang dimuat ke / di browser nya. Biasanya, yang berisi nama dan
alamat e-mail dari pengguna yang berwenang dan secara otomatis diperiksa oleh server pada
masing-masing kembali untuk memverifikasi identitas pengguna, berpotensi bahkan tanpa
memasukkan password.


SSH (Secure Shell)
Secure Shell atau SSH adalah protokol jaringan yang memungkinkan data yang akan dipertukarkan
menggunakan saluran aman antara dua perangkat jaringan. Digunakan terutama di GNU / Linux dan
sistem Unix berbasis untuk mengakses account shell, SSH dirancang sebagai pengganti Telnet dan
system terpencil tidak aman lain, yang mengirim informasi, terutama password, di plaintext,
membuat mereka rentan terhadap analisis paket. Enkripsi yang digunakan oleh SSH menyediakan
kerahasiaan dan integritas data melalui jaringan tidak aman, seperti Internet.
SSH menggunakan kriptografi kunci publik untuk mengotentikasi komputer remote dan jika perlu,
memungkinkan komputer remote untuk mengotentikasi pengguna. SSH biasanya digunakan untuk
login ke mesin remote dan mengeksekusi perintah, tetapi juga mendukung tunneling, forwarding
TCP port dan koneksi X11, yang dapat mentransfer file menggunakan protokol SFTP berhubungan
atau SCP SSH. Menggunakan model client-server. TCP port standar 22 telah ditetapkan untuk
menghubungi server SSH. Sebuah program klien SSH biasanya digunakan untuk membangun koneksi
ke daemon SSH menerima koneksi jauh. Keduanya sering hadir pada sistem operasi paling modern,
termasuk Mac OS X, Linux, FreeBSD, Solaris dan OpenVMS. Proprietary, freeware dan versi open
source dari berbagai tingkat kompleksitas dan kelengkapan yang ada.

TELNET (TErminaL NETwork)
TELNET (TErminaL NETwork) adalah protokol jaringan yang digunakan di Internet atau jaringan area
lokal untuk memberikan fasilitas komunikasi teks interaktif dua arah berorientasi koneksi melalui
virtual terminal. User data di-band diselingi dengan informasi DNS TELNET dalam sambungan data 8-
bit byte berorientasi selama Transmission Control Protocol (TCP).
Telnet adalah sebuah protokol client-server, berdasarkan koneksi-berorientasi transportasi yang
handal. Biasanya protokol ini digunakan untuk membuat sambungan ke Transmission Control
Protocol (TCP) nomor port 23, di mana aplikasi Telnet server (telnetd) adalah mendengarkan. Telnet,
Namun, ada sebelum TCP / IP dan awalnya tergilas Jaringan Control Program (NCP) protokol.
Sebelum 5 Maret 1973, Telnet adalah protokol ad-hoc tanpa definisi resmi . Pada dasarnya, dulu
saluran 8-bit untuk pertukaran data 7-bit ASCII. Setiap byte dengan bit set tinggi Telnet karakter
khusus. Pada tanggal 5 Maret 1973, sebuah standar protokol Telnet adalah pasti pada UCLA dengan
penerbitan dua dokumen NIC: Telnet Protocol Specification, NIC # 15372, dan Spesifikasi Opsi Telnet,
NIC # 15.373. Karena "" arsitektur protokol pilihan negotiable, banyak ekstensi dibuat untuk itu,
beberapa di antaranya telah diadopsi sebagai standar Internet, dokumen IETF STD STD 27 sampai 32.
Beberapa ekstensi telah diterapkan secara luas dan lain-lain diusulkan standar pada jalur standar
IETF.


FTP (File Transfer Protocol)
File Transfer Protocol ( FTP ) adalah protokol jaringan standar yang digunakan untuk pertukaran dan
memanipulasi file melalui jaringan TCP / IP berbasis, seperti Internet. FTP dibangun pada arsitektur
klien-server dan menggunakan kontrol terpisah dan koneksi data antara aplikasi client dan server.
FTP digunakan dengan otentikasi berbasis password atau pengguna dengan akses pengguna anonim.
Aplikasi interaktif awalnya alat baris perintah dengan sintaks perintah standar, tetapi antarmuka
pengguna berbasis grafik telah dikembangkan untuk semua sistem operasi desktop yang digunakan
saat ini.
Spesifikasi FTP yang asli adalah sebuah metode yang secara inheren aman untuk mentransfer file
karena tidak ada metode khusus untuk mentransfer data dengan cara dienkripsi. Ini berarti bahwa
konfigurasi jaringan yang paling bawah, nama user, password, perintah FTP dan file yang ditransfer
dapat ditangkap oleh siapa saja di jaringan yang sama menggunakan packet sniffer. Ini adalah
masalah umum untuk spesifikasi protokol Internet yang ditulis sebelum penciptaan SSL, seperti
HTTP, SMTP dan Telnet. Solusi umum untuk masalah ini adalah dengan menggunakan SFTP baik (SSH
File Transfer Protocol), atau FTPS (FTP melalui SSL), yang menambahkan enkripsi SSL atau TLS untuk
FTP sebagaimana tercantum dalam RFC 4217.
Sebuah host yang menyediakan layanan FTP tambahan dapat menyediakan akses FTP anonim.
Pengguna biasanya login ke layanan dengan account 'anonim' ketika diminta untuk nama pengguna.
Meskipun pengguna biasanya diminta untuk mengirim alamat email mereka sebagai pengganti
password, sedikit ada verifikasi sebenarnya dilakukan pada data yang disediakan, contoh untuk ini
adalah server FTP dari Pusat Informasi Nasional Bioteknologi Sebagai klien FTP modern biasanya
menyembunyikan proses login anonim dari pengguna, ftp klien akan menyediakan data dummy
sebagai password (karena alamat email pengguna mungkin tidak dikenal untuk aplikasi).


LDAP (Lightweight Directory Access Protocol)
Lightweight Directory Access Protocol (LDAP) adalah sebuah protokol aplikasi untuk queri dan
memodifikasi data menggunakan layanan direktori berjalan melalui TCP / IP. direktori adalah satu
set obyek dengan atribut yang diselenggarakan secara logis dan hirarkis. Sebuah contoh sederhana
adalah direktori telepon, yang terdiri dari daftar nama (baik orang atau organisasi) yang
diselenggarakan abjad, dengan nama masing-masing memiliki alamat dan nomor telepon yang
terkait dengannya.
Direktori LDAP sering mencerminkan politik, geografis, dan / atau batas-batas organisasi, tergantung
pada model yang dipilih. LDAP deployments hal ini cenderung menggunakan Domain Name System
(DNS) nama untuk penataan tingkat paling atas hirarki. Lebih dalam direktori entri mungkin muncul
mewakili orang-orang, unit organisasi, printer, dokumen, kelompok orang atau hal lain yang
merupakan catatan pohon tertentu (atau beberapa entri).
Sebagian besar bagian dari LDAP yang diperluas. Contoh: Satu dapat menentukan operasi baru.
Kontrol dapat mengubah permintaan dan tanggapan, misalnya diurutkan meminta hasil pencarian.
lingkup pencarian baru dan metode Bind dapat didefinisikan. Atribut dapat memiliki pilihan yang
dapat memodifikasi semantik mereka. Sebagai LDAP yang mendapatkan perhatian, vendor telah
menyediakan itu sebagai protokol akses ke layanan lainnya. implementasi kemudian recasts data
untuk meniru model LDAP/X.500, tetapi seberapa dekat model ini diikuti bervariasi. Misalnya, ada
perangkat lunak untuk mengakses database SQL melalui LDAP, meskipun LDAP tidak mudah
meminjamkan sendiri untuk ini. Server [7] X.500 dapat mendukung LDAP juga. Demikian pula, data
yang sebelumnya diselenggarakan di jenis lain menyimpan data kadang-kadang dipindahkan ke
direktori LDAP. Misalnya, pengguna Unix dan kelompok informasi dapat disimpan dalam LDAP dan
diakses melalui PAM dan modul NSS. LDAP sering digunakan oleh layanan lainnya untuk

SSL (Secure Socket Layer)
SSL (Secure Socket Layer) adalah teknologi keamanan standar untuk mendirikan sebuah link
dienkripsi antara web server dan browser. Link ini memastikan bahwa semua data yang melewati
antara web server dan browser tetap swasta dan integral. SSL adalah suatu standar industri dan
digunakan oleh jutaan situs dalam perlindungan transaksi online mereka dengan pelanggan mereka.
Supaya dapat membuat sambungan SSL web server membutuhkan Sertifikat SSL. Bila ingin memilih
mengaktifkan SSL di server web Anda, Anda akan diminta untuk melengkapi sejumlah pertanyaan
tentang identitas situs Web Anda dan perusahaan Anda. web server Anda kemudian membuat dua
kunci kriptografi - Private Key dan Public Key.
Biasanya sebuah SSL Certificate akan berisi nama domain Anda, nama perusahaan, alamat Anda,
kota Anda dan negara Anda. Hal ini juga akan berisi tanggal berakhirnya Sertifikat dan rincian
Otoritas Sertifikasi bertanggung jawab atas penerbitan Sertifikat. Ketika browser menghubungkan ke
situs yang aman akan mengambil situs SSL Sertifikat dan memeriksa bahwa itu belum kedaluwarsa
dan telah dikeluarkan oleh browser Sertifikasi Otoritas, dan yang sedang digunakan oleh situs web
yang telah diterbitkan . Jika gagal di salah satu dari pemeriksaan ini browser akan menampilkan
peringatan kepada pengguna akhir membiarkan mereka tahu bahwa situs tersebut tidak dijamin
dengan SSL.