Anda di halaman 1dari 2

Kebijakan sebagai science dan pembuatan kebijakan sendiri sangat

berbeda namun dapat dan wajib untuk saling melengkapi (Plasman,2008).


Plasman menekankan beberapa hal lain yang penting untuk diperhatikan
dalam kerangka perencanaan kebijakan publik, yang dapat dirangkum
sebagai berikut :
1. Perencanaan kebijakan untuk pemanfaatan ruang pada suatu wilayah
akan melibatkan berbagai otoritas dan kelompok kepentingan dari
pusat hingga daerah. Oleh sebab itu penting untuk mencari dukungan
dari berbagai otoritas dan kelompok kepentingan tersebut dan
menempatkan mereka semua pada ruang yang sama agar peran dan
inputnya masing-masing dapat dipertimbangkan secara komprehensif.
2. Keberhasilan suatu implementasi perencanaan kebijakan juga sangat
penting ditentukan oleh preservasi kepribadian seorang pemimpin dan
seberapa kuat pemimpin tersebut memiliki kekuasaan. Ketepatan
menempatkan posisi perencanaan kebijakan pada level kepemimpinan
tertentu serta karakteristik individu seorang pemimpin memberikan
jaminan yang kuat atas keberhasilan implementasi suatu rencana
kebijakan.
3. Manfaatkan semua referensi kebijakan baik pada level nasional
maupun pada level internasional untuk memperkuat argumentasi
dalam pengambilan keputusan dan implementasi kebijakan publik.
4. Keilmuan serta ilmuwan dimanfaatkan seefektif mungkin sebab peran
mereka sangat penting dalam konteks perencanaan kebijakan.
Perencanaan kebijakan tidak dapat ditempatkan pada salah satu posisi
keilmuan saja melainkan harus dapat dibedah dari berbagai perspektif
keilmuan agar diperoleh suatu rencana yang komprehensif dengan
maksud agar menghindari dampak negatif terhadap salah satu aspek
ketika ia diimplementasikan.
5. Adanya rekonsiliasi antara penelitian keilmuan dengan solusi praktis
agar tidak terjadi gap yang kuat dimana rekomendasi keilmuan tidak
dapat memberikan solusi yang praktis dalam implementasi rencana
kebijakan publik. Dengan kata lain, science harus bisa ditempatkan
dalam kondisi praktis dan tidak hanya idealis.
6. Masalah waktu juga harus diperhatikan secara lebih cermat sebab
sering ada benturan antara ilmuwan perencanaan dengan politisi. Di
satu pihak para ilmuwan melihat suatu perencanaan dalam range
waktu jangka panjang dengan mempertimbangkan berbagai hal
termasuk sisi budgeting dan ketersediaan resources, sedangkan bagi
politisi hal itu kurang menguntungkan secara politis sehingga mereka
menghendaki diimplementasikan dalam jangka pendek. Para politisi
terikat pada waktu sebab kebijakan yang dibuat sangat berdampak
pada tingkat kepercayaan konstituen politik mereka, dimana semakin
cepat suatu kebijakan publik yang dibuat diimplementasikan dan
memberikan hasil yang positip, semakin kuat juga posisi politik mereka
untuk periode berikutnya.
7. Komunikasi dan transparasi dalam proses perencanaan dan
implementasi kebijakan memungkinkan suatu kebijakan publik dapat
diterima dan dipedomani oleh semua stakeholder yang terlibat di
dalamnya, termasuk kelompok masyarakat yang bersinggungan
dengan kawasan dimana kebijakan diimplementasikan.
8. Membangun kepercayaan dan dukungan publik akan penting artinya
dalam menerjemahkan dan melaksanakan perencanaan kebijakan
sebagai suatu produk keilmuan pada suatu kebijakan sebagai suatu
aktifitas praktis secara koheren.