Anda di halaman 1dari 4

TUGAS MATA KULIAH UMUM

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN


DISUSUN OLEH:

Nama : Mutia Agustria
NIM : 04121001050
Kelas : A MKU (PDU Reguler 2012)


PENDIDIKAN DOKTER
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS SRIWIJAYA
2014

1. Mengupayakan kesejahteraan warga agar dapat menikmati kehidupan yang layak
Negara memiliki tujuan yang diharapkan dapat mensejahterakan dan memenuhi
kebutuhan rakyatnya. Untuk negara Indonesia sendiri, tujuan dari negara ini tercantum
dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 pada alinea keempat yang
berbunyi melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia,
memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut
melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan
keadilan sosial.Tujuan tersebut dilandaskan berdasarkan ideologi bangsa, pancasila.
Sedangkan fungsi negara yang harus dijalankan antara lain adalah mengupayakan
kesejahteraan warganya agar dapat menikmati kehidupan yang layak, meningkatkan
kecerdasan dan membina budi pekerti warganya, menjaga keamanan dan ketertiban
dalam masyarakat, mempertahankan negara dari gangguan eksternal, dan mewujudkan
keadilan bagi masyarakat.

2. Meningkatkan kecerdasan dan membina budi pekerti warga
Berdasarkan nilai Kemanusiaan dalam Sila Kemanusiaan yang adil dan beradab memberi
arah dan mengendalikan ilmu pengetahuan. Pengembangan ilmu harus didasarkan
pada tujuan awal ditemukan ilmu atau fungsinya semula, yaitu untuk
mencerdaskan, mensejahterakan, dan memartabatkan manusia, ilmu tidak hanya untuk
kelompok, lapisan tertentu.
Pada Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 tertera cita-cita nasional Rakyat
Indonesia salah satunya adalah memiliki pemerintah yang melindungi segenap Bangsa
Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan
umum, mencerdaskan kehidupan Bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia
yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial (bagian pertama
alinea keempat).
Memiliki susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan
berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab,
Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam
permusyawaratan/perwakilan serta dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh
Rakyat Indonesia (bagian akhir alinea keempat).

3. Menjaga ketertiban dan keamanan dalam masyarakat
Penguatan dibidang pertahanan dan keamanan mengandung arti bahwa setiap jengkal
tanah air ini harus dijaga keutuhan dan keberadaannya. Penguatan dibidang pertahanan
dan kemananan menjadi hak dan kewajiban setiap warganegara, walaupun TNI dan Polri
sebagai kekuatan utamanya. Sinergitas komponen bangsa dan Negara dalam menjaga
harkat, dan martabat bangsa serta kemerdekaan dan persatuan NKRI merupakan nilai
tertinggi dari makna bela negara.
Ada dua masalah mendasar untuk menjaga keutuhan NKRI. Pertama, bagaimana
memanfaatkan potensi keuntungan negara kepulauan? Kedua, bagaimana menyusun dan
menerapkan strategi pertahanan dan keamanan guna mengaktualkan potensi keuntungan
yang dimiliki?
Bangsa Indonesia tereiri dari berbagai suku bangsa dengan latar belakang budaya yang
berbeda-beda. Perbedaan suku bangsa ini bisa menjadi sumber konflik yang depot
menyebabkan perpecahan di tubuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keanekaragarnan itu seharusnya dapat menjadi sebuah kekuatan yang dahsyat untuk
menangkal semua gangguan atau ancaman yang ingin memecah belah persatuan bangsa.


4. Mempertahankan negara dari gangguan eksternal
Indonesia kaya akan berbagai macam budaya, suku, bahasa. Indonesia adalah Negara
kepulauan, masyarakat Indonesia tidak berada dalam satu pulau akan tetapi menyebar ke
seluruh pulau. Hal ini akan sangat memengaruhi persatuan bangsa, masyarakat akan
mudah tecerai berai jika mereka tidak sadar akan persatuan negaranya sendiri. Banyak
factor yang menyebabkan pecahnya kesatuan bangsa, salah satunya adalah factor
eksternal. Factor tantangan eksternal adalah factor yang timbul dari luar Negara
Indonesia, jika masyarakat Indonesia sendiri tidak menyadarinya, maka rakyat akan
dengan mudah tercerai berai.
Bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku bangsa dengan latar belakang budaya
yang berbeda-beda. Perbedaan suku bangsa ini bisa menjadi sumber konflik yang depot
menyebabkan perpecahan di tubuh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Keanekaragarnan itu seharusnya dapat menjadi sebuah kekuatan yang dahsyat untuk
menangkal semua gangguan atau ancaman yang ingin memecah belah persatuan bangsa.
Beberapa sikap dan perilaku yang dapat dilakukan untuk mempertahankan NKRI.
Menjaga wilayah dan kekayaan tanah air Indonesia, artinya menjaga seluruh
kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.
Menciptakan ketahanan nasional, artinya setiap warga negara menjaga keutuhan,
kedaulatan negara, dan mempererat persatuan bangsa.
Menghormati perbedaan suku, budaya, agama, dan warna kulit. Perbedaan yang
ada akan menjadi indah jika terjadi kerukunan, bahkan menjadi sebuah
kebanggaan karena merupakan salah satu kekayaan bangsa.
Mempertahankan kesamaan dan kebersamaan, yaitu kesamaan memiliki bangsa,
bahasa persatuan, dan tanah air Indonesia, serta memiliki pancasila, Undang-
Undang Dasar 1945, dan Sang Saka Merah putih. Kebersamaan dapat
diwujudkan dalam bentuk mengamalkan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945.
Memiliki semangat persatuan yang berwawasan nusantara, yaitu semangat
mewujudkan persatuan dan kesatuan di segenap aspek kehidupan social.
Mentaati peraturan, agar kehidupan berbangsa dan bernegara berjalan dengan
tertib dan aman. Jika peraturan saling dilanggar, akan terjadi kekacauan yang
dapat menimbulkan perpecahan.

5. Mewujdukan keadilan bagi masyarakat
Berdasarkan Pasal 27 UUD 1945 ayat (1) bahwa segala warga negara bersamaan
kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan
pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. Kemudian berdasarkan Sila ke-5
Pancasila mengandung makna adil dalam hal pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat.
Dalam pengertian ini, hasil pembangunan dan kekayaan bangsa dapat dinikmati secara
adil oleh seluruh lapisan masyarakat. Sesuai dengan Sila ke-5 Pancasila, maka keadilan
yang harus terwujud dalam kehidupan berbangsa adalah: Negara wajib memberikan
keadilan dalam bentuk kesejahteraan, subsidi, bantuan, serta kesempatan hidup bersama
berdasarkan hak dan kewajiban. Lalu dari segi warganegara, semua warganegara wajib
menaati peraturan perundangan yang berlaku.
Pentingnya jaminan keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah agar
terciptanya suatu keadilan merupakan tujuan sebuah negara termasuk Indonesia.
Terwujudnya keadilan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dapat memperkokoh
persatuan dan kesatuan bangsa. Hal ini dapat menunjukkan bahwa dengan adanya
keadilan, seluruh masyarakat merasa sama sebagai satu bangsa dan satu negara. Dengan
demikian masalah ketidakadilan yang membawa perpecahan dapat dihindarkan. Di masa
sekarang, masalah ketidakadilan yang sangat jelas adalah kemiskinan dan ketergantungan
struktural yang terwujud dalam struktur proses politik, sosial, ekonomi, dan budaya.
Contoh kasus yang terjadi adalah gerakan separatis papua yang ingin memisahkan diri
dari Indonesia. Oleh karena itu, perlu diupayakan terciptanya keadilan yang merata di
seluruh wilayah tanah air Indonesia untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
mencapai persatuan dan kesatuan bangsa,pemerintah harus memberi jaminan keadilan
dalam bentuk: (1) Pemerataan kesejahteraan hidup rakyat, (2) Mengembangkanrasa
keadilan di bidang hukum sesuai dengan pasal 27 ayat UUD 1945 (3) Memberikan
kesempatan yang sama dalam berpolitik sesuai dengan pasal 28 UUD 1945 (4)
Memberikan kebebasan warga negara dalam mengembangkan kebudayan sesuai pasal 32
UUD 1945